p-Index From 2021 - 2026
12.289
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Cakrawala Pendidikan Jurnal Sendratasik Grenek: Jurnal Seni Musik Gorga : Jurnal Seni Rupa Resital: Jurnal Seni Pertunjukan (Journal of Performing Arts) PROMUSIKA: Jurnal Pengkajian, Penyajian, dan Penciptaan Musik Harmonia: Journal of Research and Education SWARA - Jurnal Antologi Pendidikan Musik Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan JPsd ( Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar ) Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Naturalistic : Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Gondang: Jurnal Seni dan Budaya JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Basicedu Dewa Ruci : Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni Gelar : Jurnal Seni Budaya Komposisi: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Seni Journal of Humanities and Social Studies EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN JSM (Jurnal Seni Musik) Tonika: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Seni International Journal of Visual and Performing Arts Journal of Music Science, Technology, and Industry (JOMSTI) Jurnal Paedagogy Musikolastika: Jurnal Pertunjukan dan Pendidikan Musik Journal of Innovation in Educational and Cultural Research Virtuoso: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Musik Didaktika: Jurnal Kependidikan Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Jurnal Sosial dan Teknologi These proceedings represent the work of researchers participating in The International Conference on Elementary Education (ICEE) which is being hosted by the Elementary Education Study Programme School of Postgraduate Studies, Universitas Pendidikan Berajah Journal Jurnal Citra Pendidikan Journal of Scientech Research and Development Jurnal Basicedu Jurnal Citra Pendidikan Anak Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Proceeding of International Conference on Science, Education, and Technology JPLED Paradigma: Jurnal Kajian Budaya Journal of Social Work and Science Education Indonesian Journal of Music Research, Development, and Technology KOLEKTIF: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran Harmonia: Journal of Arts Research and Education Jurnal Citra Pendidikan Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

Efektivitas Penggunaan VSTi Suling Sunda dalam Meningkatkan Kreativitas dan Pengenalan Budaya pada Non-Musisi Pratama Muharram, Yusuf Aulia; Sukmayadi, Yudi; Insani Midyanti, Hafizhah
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 4 No. 9 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v4i9.1376

Abstract

Suling adalah alat musik tiup tradisional yang terbuat dari bambu, kayu atau bahan sejenis lainnya. Suling yang digunakan di Jawa Barat menggunakan nada pentatonik, yang terdiri dari 5 nada dasar: Da (1), Mi (2), Na (3), Ti (4), La (5).  Nada-nada pentatonik memiliki laras yang berbeda-beda, dan setiap laras memiliki suara khas tersendiri. Di era perubahan dan globalisasi yang semakin meningkat, kebudayaan Indonesia sedang mengalami masa krisis akibat dampak westernisasi yang berujung pada krisis budaya dan hilangnya popularitas nilai-nilai budaya menjadi suatu kesatuan bangsa.  Berdasarkan identifikasi dan analisis, pemanfaatan teknologi digital sampling berupa desain suara merupakan salah satu cara untuk melestarikan dan mempertahankan kebudayaan tradisional Jawa Barat di era revolusi industri 4.0. Sehingga menjadi sebuah produk alat musik virtual yang kemudian dapat digunakan sebagai sarana berkreasi dan menyajikan musik kepada masyarakat. Khususnya di Jawa Barat, masih kurangnya media dan teknologi yang menjelaskan informasi tentang alat musik tradisional Jawa Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi seberapa efektif VSTi (Virtual Studio Technology Instrument) Suling Sunda sebagai sarana pembelajaran dan pengenalan suling sunda kepada masyarakat yang belum memiliki pengetahuan musik sebelumnya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan melalui kuesioner dan eksperimen tentang penggunaan suling digital. Hasil penelitian menunjukan bahwa siswa terbantu dengan adanya pembelajaran suling digital ini dalam mempelajari suling sunda.  Kesimpulannya VSTi Suling Sunda terbukti sebagai media pembelajaran yang efektif untuk memperkenalkan Suling Sunda, bahkan bagi mereka yang tidak memiliki pengetahuan musik sebelumnya. Penggunaan teknologi digital dalam melestarikan budaya tradisional di era modern dapat menjadi salah satu cara menjaga nilai-nilai budaya yang mulai tergerus oleh globalisasi.
Kurikulum Musik dan Pengembangan Sosial-Emosional Siswa: Sebuah Kajian Kurikulum Musik dalam Pendidikan Ananda, Fazrin Sheila; Sukmayadi, Yudi; Gunara, Sandie
Tonika: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Seni Vol. 7 No. 2 (2024): Volume 7 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Abdiel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37368/tonika.v7i2.756

Abstract

Sosial-emosional menjadi aspek yang minim diperhatikan dalam pembelajaran musik didasari atas fokus berlebih terhadap penguasaan alat musik dalam capaiannya. Penelitian ini mengeksplorasi peran kurikulum pendidikan musik dalam mendukung perkembangan sosial-emosional siswa di berbagai jenjang pendidikan. Melalui tinjauan literatur yang komprehensif, temuan menunjukkan bahwa musik berfungsi sebagai sarana ekspresi emosi yang efektif, membantu siswa menyalurkan dan mengelola perasaan mereka. Partisipasi dalam ansambel musik, seperti paduan suara dan orkestra, mengembangkan keterampilan sosial siswa, termasuk komunikasi dan kerjasama. Selain itu, keterlibatan dalam program musik berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan emosional siswa, mengurangi gejala depresi dan meningkatkan kebahagiaan. Strategi pengajaran yang mengintegrasikan pembelajaran sosial-emosional (SEL) dalam pendidikan musik terbukti efektif dalam mendukung perkembangan holistik siswa. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi hambatan signifikan dalam implementasi, seperti kurangnya pelatihan guru dan keterbatasan sumber daya. Implikasi dari temuan ini menekankan perlunya pengembangan kurikulum musik yang lebih inklusif dan holistik serta peningkatan pelatihan dan dukungan sumber daya bagi guru. Rekomendasi untuk pembuat kebijakan dan pendidik mencakup peningkatan pelatihan guru dalam pendekatan pengajaran yang mendukung sosial-emosional, alokasi sumber daya yang memadai untuk program musik, dan penelitian lebih lanjut tentang dampak jangka panjang pendidikan musik terhadap perkembangan sosial-emosional siswa. Dengan demikian, pendidikan musik dapat menjadi alat yang kuat untuk mendukung perkembangan emosional dan sosial siswa, menciptakan individu yang seimbang secara akademis dan emosional.
Kontinuitas Pendidikan Seni Teater di Komunitas Celah-Celah Langit Bandung Muniir, Muhammad Sirojul; Sukmayadi, Yudi; Masunah, Juju
Jurnal Paedagogy Vol. 10 No. 4: Jurnal Paedagogy (October 2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jp.v10i4.9171

Abstract

This research aims to describe the process of actor education, which includes materials, methods, and indicators of learning outcomes in the Celah-Celah Langit community as an effort to continuity theater arts education in Bandung. This research method used a descriptive method with a qualitative approach, where the data collection techniques include observation, interviews, and documentation. The data analysis technique of this research used interpretative analysis. The results of this study indicated that art education in the community had a curriculum structure designed based on the community owner, namely (1) Actorial learning material obtained from the historical experience of the Community founder, (2) lecture learning methods used in teaching, with a game model for learning material (3) indicators of learning achievement as an actor who lives the character and increases maturity.
Technological Pedagogical and Content Knowledge (TPACK) Integration in Teaching Music : A Perception of High School Music Teacher Cipta, Febbry; Sukmayadi, Yudi; Milyartini, Rita; Kholid, Dody Mohamad; Gunara, Sandie
Jurnal Paedagogy Vol. 11 No. 2 (2024): April
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jp.v11i2.9624

Abstract

This study aims to describe the perceptions of TPACK integration among high school music teachers in Bandung, West Java province, Indonesia. This study used mixed-methods with a sequential explanatory design. The research subjects consist of 19 respondents. In the first phase, quantitative data were obtained through questionnaires and analyzed using descriptive and inferential statistical techniques. In the second phase, in an effort to explore the results of the questionnaire, qualitatively conducted interviews as well as observations. The findings of this study showed that integration of each TPACK domain in music teaching was perceived as high confidence. Each domain, from one to another, positively correlated with varied interpretations. Demographic characteristics, both gender and tenure, did not show contrasting differences in confidence. This perception is the impact of the teacher education process that has been experienced, involvement in a number of trainings that have been followed, support from stakeholders in the procurement and enrichment of educational and technological resources, and the dynamics of the times that force them to be adaptive and innovative towards technological developments.
Joyful Learning : An Effective Strategies for Interactive Drum Learning Sembiring, Piter; Sukmayadi, Yudi; Gunara, Sandie
Jurnal Paedagogy Vol. 12 No. 2 (2025): April
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jp.v12i2.14825

Abstract

This study aims to describe the application of the Joyful Learning method in drum lessons at Favore Music and to identify effective strategies in increasing student motivation and engagement. Using a qualitative descriptive approach with a participatory method, this study involved four drum students at Favore Music, Bandung City, through observation, structured interviews, and documentation. The data were analyzed through processes of data reduction, data display, and conclusion drawing, while method triangulation was applied to ensure research validity. The results showed that the application of Joyful Learning through rhythmic exploration, improvisation, and dynamic interaction was able to significantly increase student engagement. Learning strategies such as the use of backing tracks, variations in sticking exercises with various objects, and the challenge of tempo changes and fill-ins create a more interactive and enjoyable learning experience. This approach not only deepens students' musical understanding but also increases their confidence and consistency in practicing. This study contributes to innovation in private music education and provides new insights into the effectiveness of experiential learning in improving the quality of drum learning.
Optimizing AI-Powered Music Creation Social Media to Amplify Learning Content Cipta, Febbry; Sukmayadi, Yudi; Milyartini, Rita; Hardini, Tri Indri
Jurnal Kependidikan : Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran Vol. 10 No. 3 (2024): September
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jk.v10i3.12332

Abstract

This research aims to describe the orienting, implementing, and assessing aspects constructed by music teachers in optimizing AI-powered music creation social media to amplify learning content. This research used a qualitative approach with a descriptive method. Data were collected through focus group discussions (FGDs) and documentation studies. The data analysis technique used the Miles and Huberman model with the stages, 1) data collection, 2) data reduction, 3) data presentation, 4) conclusion drawing/verification. Data validity used triangulation techniques, including source and technical triangulation. The results show that, orientatively, the experience of interacting with technological advances and social dynamics has shaped the respondents' knowledge and understanding, not only on various types and functions, but also in determining the strengths, weaknesses, opportunities, and threats of the platform. Implementatively, in line with the values of music education, the integration of a platform that amplifies content into learning is used to engage students' creative dimensions where cognitive, affective, and psychomotor are bound to the ethical principles of AI use and aesthetic criteria of music. By assessment, the involvement of peer teachers and students provided an important drive in establishing effectiveness, impact, and support from stakeholders. This study recommends that the development of AI used in creation is a new challenge for music teachers in strengthening the integrity of their professionalism. The utilization of these tools and resources makes it easier for them to be creative in clarifying and emphasizing the elements of musical sound to build effective and valuable learning.
PREFERENSI DIGITAL AUDIO WORKSTATION (DAW) DAN PENGARUHNYA TERHADAP GAYA ESTETIKA MAHASISWA MINAT STUDI MUSIK TEKNOLOGI Jaohari, Enry Johan; Karyono, Tri; Sukmayadi, Yudi; Purwanto, Andrian
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v5i2.5425

Abstract

AbstractThis study explores the preference for Digital Audio Workstation (DAW) and its influence on the musical aesthetics of students majoring in Music Technology. Employing a qualitative descriptive approach with a practice-based research framework, the research involved active students at the Music Study Program, School of Art and Design Education, Universitas Pendidikan Indonesia. Data were collected through open-ended questionnaires, semi-structured interviews, and documentation of students’ digital music works. The findings reveal that DAW selection is influenced by a combination of technical, pedagogical, and creative factors, with Studio One being the most preferred. The features most utilized by students include mixing effects, MIDI sequencing, and preset plugins. Approximately one-third of the students acknowledged that DAW significantly impacted the structure and aesthetic style of their works, while others emphasized personal identity over technological influence. These results indicate that DAWs act not only as production tools but also as mediators of musical thought and expression. The study suggests the necessity of pedagogical frameworks that encourage both technical proficiency and critical reflection in digital music education. The findings also highlight the need for curriculum development that provides students with diverse DAW platforms to support artistic exploration and identity formation. Key Words DAW, music technology, musical aesthetics, digital creativity, music education AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi preferensi penggunaan Digital Audio Workstation (DAW) dan pengaruhnya terhadap estetika musikal mahasiswa aktif Program Studi Musik yang mengambil Minat Studi Musik Teknologi. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan kerangka practice-based research. Data dikumpulkan melalui angket terbuka, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi karya musik digital mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemilihan DAW dipengaruhi oleh kombinasi faktor teknis, pedagogis, dan kreatif, dengan Studio One menjadi platform yang paling dominan. Fitur yang paling sering digunakan mahasiswa meliputi efek mixing, editor MIDI, dan preset plugin. Sekitar sepertiga mahasiswa mengakui bahwa DAW berkontribusi signifikan dalam membentuk struktur dan gaya estetika karya mereka, sedangkan sebagian besar lainnya menilai bahwa identitas musikal pribadi lebih berpengaruh. Temuan ini menunjukkan bahwa DAW berperan tidak hanya sebagai alat produksi, tetapi juga sebagai mediator dalam berpikir dan mengekspresikan ide musikal. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan kurikulum musik digital yang menyeimbangkan penguasaan teknis dengan refleksi kritis terhadap penggunaan teknologi. Kata Kunci DAW, teknologi musik, estetika musikal, kreativitas digital, Pendidikan musik.
Integrating Digital Tools in Drum Learning: A Qualitative Exploration of Students’ Perceptions Sembiring, Piter; Sukmayadi, Yudi; Gunara, Sandie
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan pesat teknologi digital telah secara signifikan mengubah pendidikan musik, khususnya dalam pembelajaran drum, dengan menyediakan sumber belajar yang interaktif dan fleksibel. Penelitian ini mengkaji persepsi siswa sekolah dasar dan sekolah menengah pertama terhadap penggunaan YouTube, LALAL.AI, dan Pro Metronome dalam mendukung latihan drum. Dengan menggunakan pendekatan studi kasus deskriptif kualitatif, sebanyak 16 siswa berusia 10–14 tahun di Favore Music dipilih secara purposif. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang didukung triangulasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa YouTube membantu memvisualisasikan teknik dasar drum, LALAL.AI meningkatkan ketepatan ritmis melalui isolasi suara instrumen, dan Pro Metronome memperkuat konsistensi tempo. Integrasi ketiga alat tersebut memperkaya perkembangan teknis, kognitif, dan motivasional siswa. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap wacana literasi digital dalam pendidikan musik dengan menunjukkan nilai pedagogis dari kombinasi aplikasi berbasis video, kecerdasan buatan, dan metronom dalam pembelajaran drum tingkat awal.
From Agrarian Ritual to Cultural Performance: The Social Representation and Educational Values of Kungkurung Music among the Dayak Meratus Najamudin, Muhammad; Sukmayadi, Yudi; Masunah, Juju; Karyono, Tri
Journal of Social Work and Science Education Vol. 7 No. 1 (2026): Forthcoming Issue
Publisher : Yayasan Sembilan Pemuda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52690/jswse.v7i1.1354

Abstract

This study explores the transformation of Kungkurung music among the Dayak Meratus community in Piani Village, Tapin Regency, South Kalimantan, from its origin as an agrarian ritual toward a contemporary form of cultural performance. Employing a qualitative ethnographic approach, data were collected through participant observation, in-depth interviews, and documentation to reveal the symbolic, social, and pedagogical dimensions of Kungkurung. The findings demonstrate that Kungkurung functions as a medium of collective identity formation and ecological spirituality, reflecting Pierre Bourdieu’s concept of habitus and Merriam’s tripartite framework of music as concept, behavior, and sound. The shift from ritual to public performance exemplifies Jeff Todd Titon’s idea of “continuity in change,” indicating that the community’s adaptation preserves traditional meanings while embracing new socio-cultural contexts. Ethnopedagogically, Kungkurung embodies four educational values collectively, discipline, spirituality, and ecological harmony that sustain intergenerational transmission of cultural wisdom. The study concludes that Kungkurung represents not merely a musical expression but an evolving pedagogical system that integrates art, environment, and social cohesion, thus contributing to cultural sustainability and character education rooted in local wisdom.
Integrating audio technology and FFT analysis to explore microtonality and the "missing fundamental" in kacapi siter Midyanti, Hafizhah Insani; Sukmayadi, Yudi; Munir; Julia; Sella, Fensy; Saiful, Abizar Algifari; Midyanti , Dwi Marisa
Dewa Ruci: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni Vol. 20 No. 2 (2025)
Publisher : Pascasarjana Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/dewaruci.v20i2.7686

Abstract

The Sundanese Kacapi Siter exhibits distinctive microtonal characteristics and acoustic phenomena requiring objective documentation. This study integrates high-fidelity audio recording with Fast Fourier Transform (FFT) analysis to examine the microtonal properties of the Pelog Sunda tuning system and the missing fundamental phenomenon in this traditional instrument. Using Practice-Led Research methodology, we recorded 20 single-note samples with a Neumann TLM 103 condenser microphone in natural reflective classroom conditions, analyzing them through SPAN FFT spectral analysis and cent deviation calculations against 12-TET standards. Results demonstrate systematic microtonality with deviations ranging from -15 to +28 cents, with note "Ti" consistently sharp (+17 to +28 cents) and note "Na" consistently flat (-5 to -13 cents) across octaves (p<0.001, effect size d=2.4). Spectral analysis reveals a missing fundamental phenomenon in low-register notes (La 4: 58.2 Hz, Ti 4: 66.5 Hz), where harmonics dominate perceived pitch despite weak fundamental-frequency energy (-14.3 to -8.9 dBFS fundamental vs. -6.2 to -4.1 dBFS second harmonic). These findings provide quantitative evidence that Sundanese tuning represents a structured non-Western pitch system with intentional microtonal design, advancing computational ethnomusicology through objective acoustic documentation methods that enable preservation, comparative analysis, and technological applications in digital instrument development.
Co-Authors Abizar Algifari Saiful ADITYA NUGRAHA Agung Prabowo Agus Budiman Agus Budiman Ananda, Fazrin Sheila Andini, Mustika Andrian Purwanto Anugrah, Agung Tresna Arif Purnama Aryuda Fakhleri Fallen Asep Rizwan Nurfalah Ayo Sunaryo Ayo Sunaryo Azra Mahira Ihzadila Bayu Denia Shanti Cece Sobarna Chandra Diana Islamanov Cipta, Febbry Dadang Dwi Septiyan Daranua, N. Yeremias Kasimirus Debora Catherine Pranata Dera Raksaesa Regawa Dini Oktavia Dody Mohamad Kholid Dopo, Florentianus Dwi Catur Berlianda Dwi Utami Ningsih Eko Wahyudianto Enry Johan Jaohari Fallen, Aryuda Fakhleri Fauziyyah, Nida Ghaida Fauzy Ananda, Rizky Febriyani Febriyani Fensy Sella Firdaus, Jhon Haka, Eddy Aprianto Haviana, Asani Gian Hendra Rizal Hikmah Sari Hikmah Sari, Hikmah Hulumudi, Siti Indriyani Insani Midyanti, Hafizhah Islamanov, Chandra Diana Iwan Gunawan Jerry Rinaldo Jilian Sarasati Heropurnindia Joko Sembodo Juju Masunah Juju Masunah Julia Kristiyano, Agung Kusuma, Adel Sulaiman Kusumah, Satria Manggala Lanang Riyadi Maulana, Marsel Ridky Maulana, Rizqi Midyanti , Dwi Marisa Midyanti, Hafizhah Insani Moeradi, Vista Amabile Mugiyat, Arellya Muhamad Zulfikri Husaeni Muhammad Aji Fathurohman Muhammad Sirojul Muniir Muniir, Muhammad Sirojul Munir Nada Sofia Irmanika Nadine Rizkita Najamudin, Muhammad Nana Supriatna Nandang Budiman Narawaty, Taty Nikawanti, Gia Nisyar Fauzi Noor Noviyanti Maulani Piter Sembiring Pratama Muharram, Yusuf Aulia Purwanto, Andrian Putri Anastasya Rachmad, Tono Rachmajumadila Agustint Raden Muhammad Mulyadi Rahman, Pispian Regawa, Dera Raksaesa Respati, Resa Ridwan, Ridwan Rita Milyartini Riyadi, Lanang Rizal, Hendra Rizali, Rizki Rizki Rizali Rizkita, Nadine Rizqi Maulana Saiful, Abizar Algifari sandie gunara, sandie Satria Manggala Kusumah Satya, Royys Bagja Rizky Sella, Fensy Selvi Rahmadani Pratiwi Sembiring, Piter Siti Indriyani Hulumudi Slamet Haryono Srilestari, Widia Sunaryo, Ayo Supiarza, Hery Suswanti, Tutik Tati Narawati Tawangsasi, Uni Tono Rachmad Pudjo Harto Tresnadi, Soni Tri Indri Hardini Tri Karyono Trianti Nugraheni Trianti Nugraheni Trimulyani Nurjatisari Urfan Saniylabdhawega Ridhwan uus karwati Vista Amabile Moeradi Wadiyo Wadiyo Widia Srilestari Wiharja, Muh. Kurniawan Adikusuma Yana Endrayanto Yustianingsih, Desti Zafirahana, Mutia Rahmi