p-Index From 2021 - 2026
13.048
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Cakrawala Pendidikan Jurnal Sendratasik Grenek: Jurnal Seni Musik Gorga : Jurnal Seni Rupa Resital: Jurnal Seni Pertunjukan (Journal of Performing Arts) PROMUSIKA: Jurnal Pengkajian, Penyajian, dan Penciptaan Musik Harmonia: Journal of Research and Education SWARA - Jurnal Antologi Pendidikan Musik Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan JPsd ( Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar ) Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Naturalistic : Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Al Ishlah Jurnal Pendidikan Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Gondang: Jurnal Seni dan Budaya JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Basicedu Dewa Ruci : Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni Gelar : Jurnal Seni Budaya Komposisi: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Seni Journal of Humanities and Social Studies EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN JSM (Jurnal Seni Musik) Tonika: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Seni International Journal of Visual and Performing Arts Journal of Music Science, Technology, and Industry (JOMSTI) Jurnal Paedagogy Musikolastika: Jurnal Pertunjukan dan Pendidikan Musik Journal of Innovation in Educational and Cultural Research Virtuoso: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Musik Didaktika: Jurnal Kependidikan Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Jurnal Sosial dan Teknologi These proceedings represent the work of researchers participating in The International Conference on Elementary Education (ICEE) which is being hosted by the Elementary Education Study Programme School of Postgraduate Studies, Universitas Pendidikan Berajah Journal Jurnal Citra Pendidikan Journal of Scientech Research and Development Jurnal Basicedu Jurnal Citra Pendidikan Anak Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Proceeding of International Conference on Science, Education, and Technology JPLED Paradigma: Jurnal Kajian Budaya Journal of Innovative and Creativity Journal of Social Work and Science Education Indonesian Journal of Music Research, Development, and Technology KOLEKTIF: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran Harmonia: Journal of Arts Research and Education Jurnal Citra Pendidikan Edumaspul: Jurnal Pendidikan Jurnal bahasa, sastra, seni, dan pengajarannya OSTINATO Journal of Music Study and Research
Claim Missing Document
Check
Articles

Kurikulum Merdeka sebagai new-framework dalam pengembangan pembelajaran musik fase-A Muhammad Aji Fathurohman; Yudi Sukmayadi
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 8, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v8i1.85072

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis kurikulum merdeka sebagai framework baru pengembangan pembelajaran musik pada fase-A di SD Tridaya Tunas Bangsa. Dengan fokus pada konteks pembelajaran musik, studi ini mengidentifikasi implementasi kurikulum merdeka sebagai suatu faktor krusial dalam memperkaya pengalaman belajar siswa pada fase awal pendidikan. Untuk mengkaji hal tersebut peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini menyoroti kontribusi positif kurikulum merdeka terhadap pengembangan pembelajaran musik pada fase-A, termasuk pendekatan inovatif dalam merancang dan menyajikan materi pembelajaran. Ditemukan pula bahwa kurikulum tersebut mendorong integrasi teknologi dan kreativitas dalam pengajaran musik, memberikan ruang ekspresi bagi siswa di tingkat awal pendidikan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman lebih mendalam tentang peran kurikulum merdeka dalam memajukan pembelajaran musik pada fase-A, serta memberikan panduan bagi penyelenggaraan kurikulum yang mendukung pengembangan kompetensi musik siswa sejak dini. Implikasi temuan ini diharapkan dapat memberikan sumbangan konstruktif bagi pengembangan kebijakan pendidikan dan praktik pengajaran musik di tingkat dasar. Merdeka Curriculum as a new framework in the development of A-phase music learning Abstract: This research aims to explore and analyze the independent curriculum as a new framework for developing music learning in the A-phase at SD Tridaya Tunas Bangsa. Focusing on the context of music learning, this study identifies the implementation of the Merdeka curriculum as a crucial factor in enriching students' learning experiences in the early phase of education. To examine this, the researcher used a qualitative approach with a case study research method. Data collection techniques used interviews, observations, and documentation studies. The results of this study highlighted the positive contribution of the independent curriculum to the development of music learning in the A-phase, including innovative approaches in designing and presenting learning materials. It was also found that the curriculum encourages the integration of technology and creativity in music teaching, providing a space of expression for students at the early level of education. This research is expected to provide a deeper understanding of the role of an independent curriculum in promoting music learning in the A-phase, as well as provide guidance for the implementation of a curriculum that supports the development of students' musical competencies from an early age. The implications of these findings are expected to provide constructive contributions to the development of educational policies and music teaching practices at the primary level.
Pengembangan kompetensi guru dalam menghadapi masa peralihan Kurikulum Merdeka Debora Catherine Pranata; Yudi Sukmayadi; Nandang Budiman
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 8, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v8i1.80164

Abstract

Kurikulum dapat dianggap sebagai alat untuk mencapai tujuan pendidikan. Setelah sebelas kali pergantian kurikulum di Indonesia, pada tahun 2022 pemerintah kembali mengubah kurikulum dengan memperkenalkan kurikulum merdeka. Oleh karena perubahan dari kurikulum 2013 menjadi kurikulum merdeka, maka diperlukan penyesuaian dan usaha yang dilakukan untuk mengembangkan kompetensi guru dalam menghadapi masa revolusi merdeka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami pengembangan kompetensi guru dalam menjaga pelestarian masa kondisi kemandirian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dengan teknik wawancara semi terstruktur dan studi dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah setelah dilaksanakan selama hampir 1 tahun pembelajaran dengan tantangan dan tantangan yang dihadapi juga pembekalan akan kurikulum merdeka, sekolah dapat menggunakan kurikulum merdeka dengan baik. Simpulan dari penelitian ini adalah dalam mendukung keberhasilan implementasi iklim merdeka diperlukan pengembangan kompetensi guru melalui sosialisasi, lokakarya, dan pelatihan yang dibekali oleh pemerintah dan yayasan. Teacher competency development in facing the transition period of the Merdeka Curriculum Abstract: The curriculum is a tool to achieve educational goals. In 2022, the government will change the curriculum again by introducing a Merdeka Curriculum. Because of these changes, adjustments are needed and efforts are made to develop teacher competence in facing the transition period of the independent curriculum. The aim of this research is to understand the development of teacher competency in facing the transition period of the independent curriculum. This research uses a descriptive qualitative approach. Data collection was carried out by literature study and interviews. The results of this research are that teachers have a main role in facilitating the learning process. In facing the transition to the independent curriculum, schools must prepare teacher competencies, namely pedagogical competencies, personality competencies, social competencies and professional competencies that are adapted to the independent curriculum. After almost 1 year of learning with the obstacles and challenges faced as well as the provision of the independent curriculum, the school was able to use the independent curriculum well. The conclusion of this research is that to support the successful implementation of the independent curriculum, it is necessary to develop teacher competency through outreach, workshops, and training provided by the government and foundations.
DIGITAL LEADERSHIP IN THE ERA OF DIGITAL TRANSFORMATION: A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW OF SCOPUS-INDEXED PUBLICATIONS FROM 2020-2024 Haka, Eddy Aprianto; Kristiyano, Agung; Firdaus, Jhon; Suswanti, Tutik; Sukmayadi, Yudi; Sembodo, Joko; Wahyudianto, Eko
Journal of Scientech Research and Development Vol 6 No 2 (2024): JSRD, December 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v6i2.572

Abstract

This study presents a systematic review of digital leadership research from 2020 to 2024, analyzing literature indexed in Scopus to understand the evolution, components, and implications of digital leadership in contemporary organizations. Through comprehensive analysis of publication trends and thematic development, the research identifies four key competency domains: technical, strategic, human-centric, and adaptive capabilities. The findings reveal a significant evolution from basic technical skills to an integrated leadership approach that combines technological proficiency with strategic vision and human-centered management. The study demonstrates that successful digital leaders integrate multiple competencies and adapt their leadership style to specific organizational contexts. Analysis of 235 publications shows a substantial increase in digital leadership research, with emerging focus areas including artificial intelligence integration, virtual team management, and digital transformation strategies. The research provides practical implications for organizations developing digital leadership capabilities and offers a framework for future research directions. The findings indicate that organizations with well-developed digital leadership are significantly more successful in achieving digital transformation objectives and maintaining competitive advantage in the digital age.
Pengembangan Virtual Studio Technology Instrument (VSTi) Suling Sunda Anugrah, Agung Tresna; Sukmayadi, Yudi; Midyanti, Hafizhah Insani
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v6i1.6382

Abstract

Musik dan teknologi menjadi kombinasi yang sangat penting dalam penciptaan sebuah karya digital, semua instrumen modern di era sekarang semuanya telah menggunakan audio teknologi atau virtual instrumen. Namun sampai saat ini belum adanya pengembangan instrumen suling Sunda ke dalam bentuk virtual atau VSTi. Tujuan penelitian ini yaitu mengembangkan prototype VSTi suling Sunda yang dapat digunakan untuk pembuatan komposisi ataupun media pembelajaran musik. Metode yang digunakan yaitu 4D-model dengan pendekatan kualitatif melalui studi literatur, wawancara, serta analisis teknis berupa mempelajari secara teknis tentang proses pengembangan perangkat lunak. Pada pengembangan virtual instrumen ini dilakukan dua kali uji coba pada 15 orang mahasiswa. Hasil dari penelitian ini berupa prototype virtual instrumen Suling Tresna V.1.0 yang berisi 433 sampel suara suling sunda terdiri atas suling nada Degung, Madenda (Ti=Tugu), Madenda (Ti=Panelu), dan Salendro. Hasil pengujian menunjukan bahwa VSTi Suling Tresna V.1.0 merupakan kebaruan yang dapat dimanfaatkan sebagai pembuatan komposisi musik dan media pembelajaran musik teknologi.
Transforming music learning: Keroncong guitar VSTi prototype as a catalyst for educational innovation Kusuma, Adel Sulaiman; Sukmayadi, Yudi; Riyadi, Lanang
Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan Vol. 11 No. 4 (2024): December
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jitp.v11i4.71223

Abstract

The rapid development of technology in music education requires music educators to be creative and critical in developing technology-based learning tools. This ensures that learning aligns with current trends and is implemented more effectively. In addition to enhancing learning, technology also addresses challenges faced by music composers. This study focuses on creating a Virtual Studio Technology Instrument (VSTi) for the keroncong guitar as a teaching aid. In keroncong music, the guitar plays a key role in improvising chord progressions, demanding specialized skills from musicians and composers. Using a practice-oriented approach, this study covers the pre-production, production, and post-production stages of developing a VSTi for the Keroncong guitar. The results show that the VSTi operates effectively in a Digital Audio Workstation (DAW), serving as a valuable learning tool and reference for keroncong guitar patterns. The assessment demonstrated significant improvements in sound quality and user satisfaction, with 90% of users approving. Integration with other instruments showed a 25% average improvement, while flexibility and ease of improvisation received positive feedback from 80% and 75% of users. To conclude, the prototype of the Keroncong Guitar VSTi can catalyze educational innovation.
Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Pembelajaran Seni Musik di SMP Negeri 2 Satap Kabila Bone: Sebuah Analisis Terhadap Tantangan, Upaya, dan Dampaknya Hulumudi, Siti Indriyani; Sukmayadi, Yudi
Naturalistic: Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 9 No. 1 (2024): Naturalistic: Jurnal Kajian Penelitian dan Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal ini diterbitkan oleh: PGSD FKIP Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/naturalistic.v9i1.4564

Abstract

Penelitian ini merupakan studi kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang bertujuan untuk mengungkap implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran seni musik di SMP Negeri 2 Satap Kabila Bone. Fokus penelitian adalah mengidentifikasi hambatan, keunikan, dan dampak penerapan kurikulum tersebut. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara dengan guru seni budaya dan pengelola kurikulum, serta analisis dokumen terkait pembelajaran seni musik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka Belajar diterapkan mulai dari kelas VII, sementara kelas VIII dan IX masih menggunakan Kurikulum 2013. Metode pembelajaran berbasis proyek umum digunakan, namun guru seni budaya menghadapi keterbatasan pemahaman seni musik. Keterbatasan sumber daya, kurangnya tenaga pendidik terlatih, dan keterbatasan akses teknologi menjadi kendala utama dalam pembelajaran seni musik. Meskipun Kurikulum Merdeka memberikan kebebasan ekspresi kepada siswa, implementasinya masih menghadapi kesulitan dalam mengenali metode terbaik sesuai dengan kebutuhan individual siswa. Penelitian ini memberikan pemahaman mendalam tentang dinamika, tantangan, dan upaya yang terlibat dalam pelaksanaan Kurikulum Merdeka di konteks pembelajaran seni musik di SMP Negeri 2 Satap Kabila Bone. Kendala yang diidentifikasi dapat menjadi dasar evaluasi dan perbaikan untuk meningkatkan mutu pembelajaran seni musik serta menciptakan pengalaman belajar yang lebih baik.
Optimalisasi padlet sebagai pemantik siswa dalam kreasi Kemis ngARTis Maulana, Rizqi; Sukmayadi, Yudi
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 9, No 4: APRIL 2024
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v9i4.25070

Abstract

This article presents a program for optimizing the use of multimedia called padlet as a trigger for students' creativity to develop a variety of movements in domyak art. What was discussed was the process of revitalizing the domyak art which was brought to junior high schools in Purwakarta district. The material studied is a variety of tilu tapping movements in domyak art for SMP Negeri 1 Wanayasa. The type and method of research used is qualitative. Based on the analysis, it can be concluded that with the padlet application, students not only learn the art of various tap tilu movements, but also study the contextual problems of domyak dance in society, including the use of the padlet application as a student learning tool.
Sinergi Orang Tua dan Guru dalam Mengoptimalkan Perkembangan Musikal Anak: Sebuah Tinjauan Literatur Fauziyyah, Nida Ghaida; Sukmayadi, Yudi
KOLEKTIF: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran Vol. 1 No. 1 (2024): September
Publisher : CV ALFA EDU KARYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70078/kolektif.v1i1.26

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran orang tua dan guru dalam pendidikan musik anak, dengan latar belakang bahwa kolaborasi antara kedua pihak ini sangat penting untuk mendukung perkembangan musikal anak secara optimal. Tujuan penelitian adalah untuk memahami bagaimana dukungan emosional dan finansial dari orang tua, serta bimbingan teknis dan teoritis dari guru, memengaruhi keberhasilan anak dalam belajar musik. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur dari berbagai studi yang relevan dalam 10 tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan orang tua dan pengajaran guru yang efektif saling melengkapi, menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi anak. Kolaborasi yang baik antara orang tua dan guru tidak hanya meningkatkan keterampilan musikal anak, tetapi juga memperkuat motivasi, kepercayaan diri, dan kesejahteraan emosional mereka. Kesimpulannya, kolaborasi yang efektif antara orang tua dan guru adalah kunci untuk mengoptimalkan potensi musikal anak, dengan rekomendasi untuk mengembangkan program-program yang mendorong partisipasi aktif orang tua dan memperbaiki komunikasi antara kedua belah pihak.
Perancangan Aplikasi sebagai Media Pemahaman Notasi Musik bagi Anak Usia Dini Ananda, Fazrin Sheila; Sukmayadi, Yudi; Riyadi, Lanang
Musikolastika: Jurnal Pertunjukan dan Pendidikan Musik Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan Musik FBS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/musikolastika.v6i1.146

Abstract

Purpose: This research aims to develop a music learning application specifically designed for early childhood, utilizing smartphone technology in an educational context. The need for innovative and engaging learning methods is becoming increasingly important, especially since the COVID-19 pandemic has driven digital transformation in education. Methods: This research uses the Research and Development (R&D) method with a Design and Development Research approach. The main focus is on developing an app that educates children about the basics of music, including music notation, pulse, tempo, and note values. The app is designed to make it easier for teachers to deliver music learning materials and provide parents with educational tools to teach music to children at home. Results and Discussion: In its development, this application uses visual and audio elements, such as bright colors, images, voice over narration, and animation, to attract and maintain children's focus. Considering the limitations of teachers in using learning media and the prevalence of gadget use by children, this application is expected to be a more interactive and fun learning resource. Conclusion: This research contributes to the development of music learning media in early childhood and kindergarten schools, as well as being an alternative educational resource for parents in educating their children about music at home, particularly through the positive and educational use of gadgets.
Kurikulum Musik dan Pengembangan Sosial-Emosional Siswa Ananda, Fazrin Sheila; Sukmayadi, Yudi; Gunara, Sandie
Tonika: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Seni Vol 7 No 2 (2024): Volume 7 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Abdiel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37368/tonika.v7i2.756

Abstract

Sosial-emosional menjadi aspek yang minim diperhatikan dalam pembelajaran musik didasari atas fokus berlebih terhadap penguasaan alat musik dalam capaiannya. Penelitian ini mengeksplorasi peran kurikulum pendidikan musik dalam mendukung perkembangan sosial-emosional siswa di berbagai jenjang pendidikan. Melalui tinjauan literatur yang komprehensif, temuan menunjukkan bahwa musik berfungsi sebagai sarana ekspresi emosi yang efektif, membantu siswa menyalurkan dan mengelola perasaan mereka. Partisipasi dalam ansambel musik, seperti paduan suara dan orkestra, mengembangkan keterampilan sosial siswa, termasuk komunikasi dan kerjasama. Selain itu, keterlibatan dalam program musik berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan emosional siswa, mengurangi gejala depresi dan meningkatkan kebahagiaan. Strategi pengajaran yang mengintegrasikan pembelajaran sosial-emosional (SEL) dalam pendidikan musik terbukti efektif dalam mendukung perkembangan holistik siswa. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi hambatan signifikan dalam implementasi, seperti kurangnya pelatihan guru dan keterbatasan sumber daya. Implikasi dari temuan ini menekankan perlunya pengembangan kurikulum musik yang lebih inklusif dan holistik serta peningkatan pelatihan dan dukungan sumber daya bagi guru. Rekomendasi untuk pembuat kebijakan dan pendidik mencakup peningkatan pelatihan guru dalam pendekatan pengajaran yang mendukung sosial-emosional, alokasi sumber daya yang memadai untuk program musik, dan penelitian lebih lanjut tentang dampak jangka panjang pendidikan musik terhadap perkembangan sosial-emosional siswa. Dengan demikian, pendidikan musik dapat menjadi alat yang kuat untuk mendukung perkembangan emosional dan sosial siswa, menciptakan individu yang seimbang secara akademis dan emosional.
Co-Authors Abizar Algifari Saiful ADITYA NUGRAHA Agung Prabowo Agus Budiman Agus Budiman Ananda, Fazrin Sheila Andini, Mustika Andrian Purwanto Anugrah, Agung Tresna Arif Purnama Aryuda Fakhleri Fallen Asep Rizwan Nurfalah Ayo Sunaryo Ayo Sunaryo Azra Mahira Ihzadila Bayu Denia Shanti Cece Sobarna Chandra Diana Islamanov Cipta, Febbry Dadang Dwi Septiyan Daranua, N. Yeremias Kasimirus Debora Catherine Pranata Dedy Ari Nugroho Dedy Setyawan Dera Raksaesa Regawa Dini Oktavia Dody Mohamad Kholid Dopo, Florentianus Dwi Catur Berlianda Dwi Utami Ningsih Eko Wahyudianto Enry Johan Jaohari Fallen, Aryuda Fakhleri Fauziyyah, Nida Ghaida Fauzy Ananda, Rizky Febriyani Febriyani Fensy Sella Firdaus, Jhon Gilang Maulana Haka, Eddy Aprianto Haviana, Asani Gian Hendra Rizal Hikmah Sari Hikmah Sari, Hikmah Hulumudi, Siti Indriyani Insani Midyanti, Hafizhah Islamanov, Chandra Diana Iwan Gunawan Jerry Rinaldo Jilian Sarasati Heropurnindia Joko Sembodo Juju Masunah Juju Masunah Julia Julia Julia Kristiyano, Agung Kusuma, Adel Sulaiman Kusumah, Satria Manggala Lanang Riyadi Latifatuzzahra, Hilmia Maulana, Marsel Ridky Maulana, Rizqi Midyanti , Dwi Marisa Midyanti, Hafizhah Insani Moeradi, Vista Amabile Mugiyat, Arellya Muhamad Ihsan, Muhamad Muhamad Zulfikri Husaeni Muhammad Aji Fathurohman Muhammad Fiqri Rizqullah Muhammad Sirojul Muniir Muniir, Muhammad Sirojul Munir Nada Sofia Irmanika Nadine Rizkita Najamudin, Muhammad Nana Supriatna Nandang Budiman Narawaty, Taty Nikawanti, Gia Nisyar Fauzi Noor Noviyanti Maulani Piter Sembiring Pratama Muharram, Yusuf Aulia Purwanto, Andrian Putri Anastasya Rachmad, Tono Rachmajumadila Agustint Raden Muhammad Mulyadi Rahman, Pispian Regawa, Dera Raksaesa Respati, Resa Ridwan, Ridwan Rita Milyartini Rizal, Hendra Rizali, Rizki Rizki Rizali Rizkita, Nadine Rizqi Maulana Saiful, Abizar Algifari sandie gunara, sandie Saprudin Saprudin, Saprudin Satria Manggala Kusumah Satya, Royys Bagja Rizky Sella, Fensy Selvi Rahmadani Pratiwi Sembiring, Piter Siti Indriyani Hulumudi Slamet Haryono Sri Wahyuni Srilestari, Widia Sunaryo, Ayo Supiarza, Hery Suswanti, Tutik Tati Narawati Tawangsasi, Uni Tono Rachmad Pudjo Harto Tresnadi, Soni Tri Indri Hardini Tri Karyono Trianti Nugraheni Trianti Nugraheni Trimulyani Nurjatisari Urfan Saniylabdhawega Ridhwan uus karwati Vista Amabile Moeradi Wadiyo Wadiyo Widia Srilestari Wiharja, Muh. Kurniawan Adikusuma Yana Endrayanto Yustianingsih, Desti Zafirahana, Mutia Rahmi