p-Index From 2021 - 2026
9.003
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan Natural Science: Journal of Science and Technology Kolaboratif Jurnal Sain Peternakan Indonesia Jurnal Edukasi dan Penelitian Informatika (JEPIN) Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Ilmiah Peuradeun Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Jurnal Pendidikan Terbuka Dan Jarak Jauh Philanthropy: Journal of Psychology Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Psychology, Evaluation, and Technology in Educational Research Jurnal Respirologi Indonesia Majalah Kedokteran Andalas Psikoislamedia : Jurnal Psikologi Bioscientia Medicina : Journal of Biomedicine and Translational Research Pepatudzu : Media Pendidikan dan Sosial Kemasyarakatan EKONOMI BISNIS Asian Journal of Aquatic Sciences Tarbiyah Al-Awlad: Jurnal Kependidikan Islam Tingkat Dasar Jurnal Kebidanan Malakbi Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran INSPIRA: Indonesian Journal of Psychological Research Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bioscientia Medicina : Journal of Biomedicine and Translational Research Journal Peqguruang: Conference Series BASHAIR Baselang: Jurnal Ilmu Pertanian, Peternakan, Perikanan dan Lingkungan SRIWIJAYA JOURNAL OF ENVIRONMENT Jurnal Mahasiswa Karakter Bangsa Journal of Innovation Research and Knowledge Proceeding National Conference Business, Management, and Accounting (NCBMA) Journal Research of Social Science, Economics, and Management Indonesian Research Journal on Education Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Majority Science Journal Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Syiah Kuala Psychology Journal Educational Studies and Research Journal Seurune : Jurnal Psikologi Unsyiah Jurnal Perikanan Proceeding International Conference on Islamic Economics Community Services Jurnal Pendidikan Refleksi Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Kajian Ilmiah Mahasiswa Administrasi Publik (KIMAP) JIWA:Jurnal Psikologi Indonesia Jurnal Indonesia Studi Moderasi Beragama
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Syiah Kuala Psychology Journal

Karakteristik Kepribadian Ditinjau Dari Preferensi Musik Pada Mahasiswa Di Banda Aceh Sarbulis, Sarbulis; Afriani, Afriani; Mawarpury, Marty; Faradina, Syarifah
Syiah Kuala Psychology Journal Vol 1, No 2 (2023)
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/skpj.v1i2.28435

Abstract

Musik adalah salah satu bentuk seni yang sangat dekat dengan keseharian manusia. Preferensi musik yang dimiliki seseorang dapat digunakan untuk mengungkapkan karakteristik-karakteristik dari kepribadiannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan antara preferensi musik dengan kepribadian pada mahasiswa di kota Banda Aceh. Sampel penelitian ini adalah 352 mahasiswa (18-25 tahun) di kota Banda Aceh yang dipilih menggunakan teknik cluster dan proportionate stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala Short Test of Music Preference (STOMP) untuk mengukur preferensi musik dan skala Ten Item Personality Inventory (TIPI) untuk mengukur kepribadian. Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan antara preferensi musik upbeat and conventional (r=0,10, p0,05), energetic and rhythmic (r=0,11, p0,05), intense and rebellious (r=0,16, p0,01) dengan trait kepribadian extraversion; preferensi musik upbeat and conventional dengan trait kepribadian agreeableness (r=0,14, p0,01); preferensi musik upbeat and conventional (r=0,15, p0,01) dengan trait kepribadian conscientiousness; preferensi musik reflective and complex (r=0,12, p0,05), upbeat and conventional (r=0,14, p0,01), intense and rebellious (r=0,11, p0,05) dengan trait kepribadian emotional stability; preferensi musik reflective and complex (r=0,11, p0,05), upbeat and conventional (r=0,11, p0,05), intense and rebellious (r=0,12, p0,05) dengan trait kepribadian openess to experience. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa preferensi musik berkaitan dengan karakteristik kepribadian seseorang.Music is one of art that very near to everyday human life. A person's music preference can be used to reveal the characteristics of his personality. The aimed of this study was to determine the relationship between music preferences with personality among students in Banda Aceh. The sample were 352 students (18-25 years old) in Banda Aceh that selected using cluster technique and proportionate stratified random sampling. The data were measured using Short Test of Music Preference (STOMP) to measure the music preferences and Ten Item Personality Inventory (TIPI) to measure the personality. The results of analysis found that there were significant relationships between upbeat and conventional (r=0,10, p0,05), energetic and rhythmic (r=0,11, p0,05) intense and rebellious (r=0,16, p0,05) music preferences with extraversion personality trait; upbeat and conventional music preference (r=0,14, p0,05) with agreeableness personality trait; upbeat and conventional music preference (r=0,15, p0,05) with conscientiousness personality trait; reflective and complex (r=0,12, p0,05), upbeat and conventional (r=0,14, p0,05), intense and rebellious (r=0,11, p0,05) music preferences with emotional stability personality trait; reflective and complex (r=0,11, p0,05), upbeat and conventional (r=0,11, p0,05), intense and rebellious (r=0,12, p0,05) music preferences with openess to experience personality trait. In conclusion, the study showed that music preferences are related to ones personality.
Daya Tarik Fisik Wanita Berdasarkan Gaya Hijab Setiawati, Lilis; Afriani, Afriani; Mirza, Mirza; Kumala, Intan Dewi
Syiah Kuala Psychology Journal Vol 2, No 1 (2024)
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/skpj.v2i1.29674

Abstract

Bagi seorang wanita, daya tarik fisik menjadi sangat penting dan diyakini dapat memengaruhi hubungan interpersonal. Gaya berbusana diantaranya penggunaan jilbab khususnya pada wanita muslim dimana adalah sebuah kewajiban dalam agama, menjadi komponen pelengkap dalam menilai daya tarik fisik seorang wanita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan daya tarik fisik wanita dari gaya jilbab oleh mahasiswa pria muslim di Universitas Syiah Kuala. Sampel penelitian berjumlah 42 mahasiswa berasal dari dua Fakultas yang terpilih secara acak dengan menggunakan teknik cluster dan proportionate stratified random sampling. Penelitian ini dilakukan secara eksperimen dengan pendekatan pre-experiment design dengan bentuk one shot case study. Intervensi yang diberikan adalah penyajian sejumlah foto wanita dengan berbagai gaya hijab yang disusun oleh peneliti mengacu pada referensi model dan jenis hijab. Subjek penelitian adalah laki-laki usia dewasa awal yang diminta untuk memberikan penilaian berupa persepsi ketertarikan dalam rentang 1 yaitu tidak menarik sama sekali hingga 7 yaitu sangat menarik pada setiap foto yang diberikan. Hasil analisis menggunakan repeated measure ANOVA menunjukkan nilai greenhouse-geisserdf = 3,75 (p0,05) dan nilai sig = 0,00 (p0,05). Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan penilaian daya tarik fisik wanita dilihat dari gaya jilbab syari (bercadar dan tanpa cadar) dan non syari oleh mahasiswa Universitas Syiah Kuala. Hasil menunjukkan wanita dengan penggunaan jilbab syari (tanpa cadar), baju tunik panjang dan rok yang longgar dianggap lebih menarik dibanding dengan gaya penggunaan jilbab lainnya. For a woman, physical attractiveness becomes very important and affects interpersonal relationships. Clothing styles, such as hijab, especially for Muslim women, become a complementary component in assessing the physical attractiveness of a woman. This study aims to determine the difference in women's bodily attractiveness compared to the style of hijab used by Muslim male students at Syiah Kuala University. The research sample comprised 42 students from two faculties randomly selected using cluster and proportionate stratified random sampling techniques. This research was a pre-experimental design approach in the form of a one-shot case study. The intervention given is the presentation of several photos of women with various hijab styles arranged by the researcher referring to the reference model and type of hijab. Subjects were asked to rate the level of attractiveness in the range of 1, which is not attractive at all, to 7, which is very attractive in each photo provided. The data was analyzed using repeated measure ANOVA and showed the value of greenhouse-geisser df = 3.75 (p 0.05) and sig = 0.00 (p 0.05). It revealed that there are significant differences in the degree of women's physical attractiveness based on the hijab styles. More subjects are likely to rate higher on pictures of women wearing hijab syari than non-syari. Specifically, women who wear hijab (without veil) with long tunic dress and loose skirts are considered more attractive compare with other hijab styles.
Menelaah Sensation Seeking: Perbedaan Antara Remaja Awal Perokok dan Non-Perokok Sari, Rianti Keumala; Sulistyani, Arum; Afriani, Afriani; Faradina, Syarifah
Syiah Kuala Psychology Journal Vol 3, No 1 (2025)
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/skpj.v3i1.31953

Abstract

Smoking has become part of the lifestyle of Indonesian society. Even the age at which individuals first start smoking is getting younger. On average, individuals start smoking in early adolescence, which is between the ages of 10 and 14 years. One of the personality factors that contribute to smoking behaviour in early adolescents is sensation seeking, which is the need to seek new, different and complex sensations and experiences, accompanied by a willingness to take risks, both physically and socially, in order to obtain these experiences. This study aims to identify differences in sensation seeking between early adolescents who smoke and those who do not smoke. The study sample comprised 150 early adolescents, 75 smokers and 75 non-smokers. Data collection used the Brief Sensation Seeking Scale (BSSS) adapted to the Indonesian language and culture, with a reliability coefficient of = 0,757. The independent sample t-test analysis showed a difference in the mean value of sensation seeking between early adolescents who smoke (M = 26,08, SD = 5,22) and early adolescents who do not smoke (M = 19,95, SD = 4,78). Based on these findings, it concluded that early adolescents who smoke have higher sensation seeking compared to adolescents who do not smoke t (148) = 7,51, p = 0,00 (two-tailed). The results of this study indicate the role of sensation-seeking in the formation of smoking behaviour. Therefore, smoking prevention efforts are needed with an approach that considers the characteristics of sensation seeking in early adolescence. Merokok telah berkembang menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Indonesia, bahkan usia di mana individu pertama kali mulai merokok semakin lebih muda. Rata-rata, individu mulai merokok pada masa remaja awal, yaitu antara usia 11 hingga 14 tahun. Salah satu faktor kepribadian yang berkontribusi terhadap perilaku merokok pada remaja awal adalah sensation seeking, yaitu kebutuhan untuk mencari sensasi dan pengalaman yang baru, berbeda, serta kompleks, yang disertai dengan kesediaan untuk mengambil risiko, baik secara fisik maupun sosial, guna memperoleh pengalaman tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perbedaan sensation seeking pada remaja awal yang merokok dan yang tidak merokok. Sampel penelitian berjumlah 150 remaja awal, yang terdiri atas 75 remaja perokok dan 75 remaja non-perokok. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan Brief Sensation Seeking Scale (BSSS) yang telah diadaptasi sesuai dengan bahasa dan budaya Indonesia, dengan koefisien reliabilitas sebesar = 0,757. Hasil analisis independent sample t-test menunjukkan adanya perbedaan nilai rerata sensation seeking antara remaja awal yang merokok (M = 26,08, SD = 5,22) dan remaja awal yang tidak merokok (M = 19,95, SD = 4,78). Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa remaja awal yang merokok memiliki sensation seeking yang lebih tinggi dibandingkan dengan remaja yang tidak merokok t (148) = 7,51, p = 0,00 (two-tailed). Hasil penelitian ini mengindikasikan adanya peran sensation seeking terhadap terbentuknya perilaku merokok. Oleh karena itu diperlukan upaya pencegahan merokok dengan pendekatan yang mempertimbangkan karakteristik sensation seeking pada remaja awal.
Konsep Diri dan Online Disinhibition Effect Pada Dewasa Awal di Banda Aceh Akyun, Suri; Sari, Kartika; Afriani, Afriani; Sulistyani, Arum
Syiah Kuala Psychology Journal Vol 3, No 1 (2025)
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/skpj.v3i1.32505

Abstract

Internet has changed the way individuals communicate with others, so that individuals tend to have the freedom to express everything in cyberspace including expressing bad comments or hate speech on social media. The online disinhibition effect was found to be associated with aggressive and deviant behavior carried out online. One of the factors that influences the online disinhibition effect in early adulthood is self-concept. This research aims to determine the relationship between self-concept and the online disinhibition effect in early adulthood in Banda Aceh. A total of 303 early adults in Banda Aceh were selected based on the criteria of being 20-40 years old, using a smartphone or computer, accessing the internet and using social media and domiciled in Banda Aceh. This research uses a convenience sampling sample selection technique. Data collection using the Online Disinhibition Scale (ODS) and Personal Self-Concept Questionnaire (PSQ). The results of the hypothesis test show a correlation coefficient value of (r)=-0.145 and a significance value of (p)=0.016 (p0.05) meaning that there is a negative relationship between self-concept and the online disinhibition effect in early adulthood in Banda Aceh, which means that the higher the self-concept in early adulthood in Banda Aceh, the lower the online disinhibition effect, and vice versa.Internet telah mengubah cara individu berkomunikasi dengan orang lain, sehingga individu cenderung leluasa untuk mengekspresikan segala hal di dunia maya termasuk mengungkapkan komentar buruk atau ujaran kebencian di media sosial. Online disinhibition effect ditemukan berhubungan dengan perilaku agresif dan menyimpang yang dilakukan secara daring. Salah satu faktor yang memengaruhi online disinhibition effect pada dewasa awal adalah konsep diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsep diri dengan online disinhibition effect pada dewasa awal di Banda Aceh. Sebanyak 303 dewasa awal di Banda Aceh dipilih dengan kriteria berusia 20-40 tahun, menggunakan ponsel pintar atau komputer, mengakses internet dan menggunakan sosial media serta berdomisili di Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan teknik pemilihan sampel convenience sampling. Pengumpulan data menggunakan Online Disinhibition Scale (ODS) dan Personal Self-Concept Questionnaire (PSQ). Hasil analisis menunjukkan nilai korelasi (r)=-0.145 dan nilai signifikansi (p)=0.016 (p0,05) artinya terdapat hubungan yang negatif antara konsep diri dengan online disinhibition effect pada dewasa awal di Banda Aceh, yang artinya bahwa semakin tinggi konsep diri pada dewasa awal di Banda Aceh maka semakin rendah online disinhibition effect, begitu pula sebaliknya.
Co-Authors Abdul Azis Abdul Aziz Abdul Latif Ahzara, Yulia Rizka Ainul Yaqin Natsir, Nurul Akhmad, Reznita Adityani D Akyun, Suri ALIM SUMARNO Amdadi, Zulaeha A Amin , Wirawati Andi Kristanto Angriani, Eka Anie Insulistyowati, Anie Anjani, Zira Zulvi Arbajayanti, Rahma Dini Ardelia, Icha Dewi Arief, M. Arum Sulistyani Arwan, Juwintar Febriani Aryo Pinandito Asdar Asdar Asih, Irsanti Widuri asrini, diana nur Auliandari, Ela Azwar Ananda Berliana Berliana Br Tarigan, Sadina Fitriani Citra Kurniawan Dahlia Dahlia Damayanti, Amanda Darmawan, Dicky Denisa, Denisa Depison Depison Desi Rahmawati Dhiauddin Dhiauddin, Dhiauddin Dhini, Bachriah Fatwa Djoko Rahardjo Dyah Muji Rahayu Elijonnahdi Elijonnahdi Elymaizar, Zulfa Emilzoli, Mario Ermayanti, Sabrina Fachry Abda El Rahman Fadilah, Tiara Fitriani Fahlefi, Rizal Fahri Fahri faradina, Syarifah Farhan Ramadhani, Farhan Farhan Ramdhani Fauzan Ramadan Febri, Dewi Susanti Filawati Filawati Fitrallisan Fitrallisan Gestina Aliska Hafizah, Nadya Haimin, Haimin Hanifa, Sukma Aulia Haris Lukman Hariski, M Hariwibawanto, Hariwibawanto Harnesti, Iyang Ragel Hasanah Hasanah Hasriadi, Hasriadi Hastuti Husain Henry Praherdhiono Herlina Ahmad, Herlina Hermanto, Zul Herry Sujaini Heru Handoko Hidayati Hidayati Husaema, Siti Husnul Hatimah, Husnul Ihyani Malik Illahi , Selvia Rizki Wahyu Imsar, Imsar Intan Dewi Kumala, Intan Dewi Iskandar, Hidayat Ismail, Nazaruddin Jamaludin . karmila karmila Kartika Sari Khatijatusshalihah, Khatijatusshalihah Kinanti, Tri Ade Kosasih, Fauzy Rahman Laksmi Dewi, Laksmi Lestari, Nuzul Mela Lilis Setiawati Lubis, Putri Nurul Zulia Maharani , Anggun Tammas Marhaeni, Marhaeni Marty Mawarpury Matin, Matin Mauila, Nada Maulidya, Rizki Maulina, Syanti Mihwan Sataral Mirza Mirza Misra Misra Miswan Miswan Muhammad Afif Muhlis Madani, Muhlis Muji Rahayu, Dyah MUKARRAMAH, SITI Mukarramah, Sitti Muttalib, Abdul N, Reski Amaliyah Nadhifa, Pocut Najmia, Azza Nasution, Muhammad Irwan Padli Nasution, Siti kholizah Nelwida Nelwida Nengsi, Ratna Niken Candraningrum Ningsi, Agustina Ningsih, An Nisa Wahyu Nisnawati, Nisnawati Novita Sari Novriana, Hasmelia Nurainun Nurainun Nurdin K, Nurdin K Nurfatun, Nurfatun Nurhayati Nurhayati Nurtaqia, Nurtaqia Nurul Sari Oea Khairsyaf Piliang, Agus Salim Pohan, Nauli Pujianto, Pangestu Eko Putri, Aulia Denisa Putri, Helmalia Putri, Rela R. A. Muthalib Rahadi, Didan Ariadapa Rahimah, Ainun Rahmadini, Indriani Ramadhan Sumarmin Ramadhan, Dai Nur Ramlah Ramlah Rangkuti, Fatima Rahma Rani Anggraini, Rani Rapina . Rijanto Purbojo Risana Rachmatan Rizki, Fitri Amelia Rustam, Fitri S, Anita. Saadong, Djuhadiah Sabur, Fitriati Safira, Diana SAFITRI, NABILA Sakila, Indah Saniyyah, Azzah Sanjana, Alwi Saputra, M.Abid Sarbulis, Sarbulis Sari, Rianti Keumala Septy Heltria Soerachmad, yuliani Sohora, Sitti Sohorah, Sitti Sonda, Maria Suharno, Hadi Sulemana, Sulemana Suriani B Suryono Suryono Syafruddin Syafruddin Syahira, Rahma Wahiba Ruslan Widi Nopiardo Wirawati Amin Wirawati Amin Wiwaha Anas Sumadja Wiwik Handayani Wulandari Wulandari Yessy Susanty Sabri Yun Alwi Zhafira, Alifya Zym, Nibras Adila Abrar