p-Index From 2021 - 2026
8.601
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Sendratasik Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Jurnal Kreatif Tadulako Online AKSIOMA Jurnal Pendidikan Matematika Tadris: Jurnal keguruan dan Ilmu Tarbiyah Agora Jurnal Ilmiah Rekayasa dan Manajemen Sistem Informasi Taqdir NUMERICAL (Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika) Jurnal Ecodemica : Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis Wanastra : Jurnal Bahasa dan Sastra Jurnal Pendidikan Matematika (JUDIKA EDUCATION) Jurnal Basicedu Prima: Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Dunia Kesmas JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Jurnal Manajemen dan Bisnis Jayakarta Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar JKPBL (Jurnal Kesehatan Panca Bhakti Lampung) Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan) Yumary: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat MAHESA : Malahayati Health Student Journal Jurnal Perak Malahayati : Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Experimental and Clinical Pharmacy (JECP) Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbankan Syariah (JIMPA) ANJANI Journal (Medical Science & Healthcare Studies) Journal of Advanced Sciences and Mathematics Education Journal of Agri-Food Science and Technology (JAFoST) Jurnal Basicedu Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi Journal of Public Health Concerns Nanggroe: Journal Of Scholarly Service Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa JME (Journal of Mathematics Education) Jurnal Sadewa: Publikasi Ilmu Pendidikan, Pembelajaran dan Ilmu Sosial JOURNAL OF Mental Health Concerns Nanggroe: Journal of Scholarly Service Journal of Management Accounting, Tax and Production Tarsius: Jurnal Pengabdian Tarbiyah, Religius, Inovatif, Edukatif dan Humanis Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Jurnal Tadris Matematika (JTMT) Prosiding Dedikasi: Pengabdian Mahasiswa Kepada Masyarakat Environmental and Agriculture Management Jurnal Pendidikan MIPA CHI JOURNAL OF Community Health Issues Midwifery Journal AKSIOMA
Claim Missing Document
Check
Articles

The Effect Of Lemon Aromatherapy On Section Caesarea Surgery Pain Lukmana, Diah; Isnaini, Nurul; Lathifah, Neneng Siti; Anggraini, Anggraini
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 11, No 10 (2025): Volume 11 No 10 Oktober 2025
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v11i10.11457

Abstract

Latar belakang: Operasi sectio caesarea (SC) adalah melahirkan janin melalui sayatan dinding perut dan dinding rahim. WHO menyatakan nilai ideal operasi SC adalah 10-15%, berdasarkan Riskesdas 2018 angka SC di Provinsi Lampung 13,6%. Nyeri akibat tindakan SC dapat diatasi dengan memberikan aromaterapi lemon, karena jika tidak segera ditangani dapat menyebabkan postpartum blues.Tujuan: Mengetahui pengaruh aromaterapi lemon terhadap nyeri luka SC di ruang kebidanan RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung.Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, menggunakan pendekatan quasy eksperimen dengan rancangan one grup pretest-posttest design, dilaksanakan dari Januari sampai dengan Juni  di RSUD Abdul Moeloek Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder dengan jumlah sampel sebanyak 30 orang ibu bersalin dengan operasi SC. Instrumen penelitian mengunakan Numeric Rating Scale dan lembar observasi. Analisis data dengan cara analisis univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon.Hasil: Didapatkan nilai rata-rata nyeri sebelum intervensi sebesar 6,13 dengan standar deviasi 1,137. Sedangkan nilai rata-rata nyeri sesudah intervensi sebesar 2,80 dengan standar deviasi 1,243. Analisis bivariat mendapatkan bahwa nilai perbedaan rata-rata nyeri sebelum dan sesudah intervensi sebesar 3,33 dengan Uji Wilcoxon mendapatkan p=0,000, yang berarti ada pengaruh aromaterapi lemon dalam menurunkan nyeri luka operasi SC.Kesimpulan: Aromaterapi lemon terbukti menurunkan nyeri post sectio caesarea.Saran: Dapat diberikan aromaterapi lemon pada pasien yang mengalami nyeri post sectio caesarea. Kata Kunci : Aromaterapi lemon, Nyeri luka, Sectio caesarea.  ABSTRACT Background: Sectio Caesarea (SC) surgery is giving birth to a fetus through an incision in the abdominal wall and uterine wall. WHO states that the ideal value for SC surgery is 10-15%, and based on the Basic Health Research 2018, the SC rate in Lampung Province is 13.6%. Pain due to the SC procedure can be overcome by giving lemon aromatherapy, because if it is not treated immediately it can cause postpartum blues.Purpose: To determine the effect of lemon aromatherapy on SC wound pain in the obstetric room at RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung.Methods: This type of research is quantitative, using a quasi-experimental approach with a one-group pretest-posttest design, it was carried out from January to June at RSUD Abdul Moeloek Bandar Lampung. This study used primary and secondary data with a total sample of 30 mothers who gave birth through SC surgery. The research instrument used the Numeric Rating Scale and observation sheets. Data analysis used univariate and bivariate analysis using the Wilcoxon test.Result: The average pain value before the intervention was 6.13 with a standard deviation of 1.137. While the average value of pain after the intervention was 2.80 with a standard deviation of 1.243. The bivariate analysis found that the mean difference in pain before and after the intervention was 3.33 with  The Wilcoxon test obtained p = 0.000, which means that lemon aromatherapy has an effect in reducing the pain of SC surgical wounds.Conclusion: Lemon aromatherapy has an effect in reducing the pain of SC surgical woundsSuggestion: They hope to use non-pharmacological therapies such as lemon aromatherapy to reduce SC surgical wound pain as a complement to pharmacological therapy. Keywords: Lemon aromatherapy, Wound pain, Sectio caesarea 
Edukasi gizi seimbang: Gerakan cegah stunting (GEGATI) Apdola, Zikrina; Anggraini, Anggraini; Rachmawati, Fijri; Fratama, Aldy; Putri, Miranda
JOURNAL of Public Health Concerns Vol. 5 No. 8 (2025): JOURNAL of Public Health Concerns
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v5i8.1454

Abstract

Background: Stunting is the stunted growth and development of children due to chronic malnutrition. This is characterized by a child's height not meeting standards, especially during the first 1,000 days of life. In Banjar Masin Village, several children fall into the malnourished category. Purpose: To provide knowledge to expectant mothers and mothers with toddlers regarding stunting, its management and prevention, and the importance of balanced nutrition for child growth and development. Method: The GEGATI "Stunting Prevention Movement" outreach program was held at the Banjar Masin Village Hall, West Kota Agung District, on August 14, 2025. The event was held from 10:00 AM to 12:00 PM WIB. Forty-four participants, including pregnant women and mothers with toddlers, attended the event. The outreach program was conducted interactively, with open discussions and questions and answers. The informational materials covered stunting prevention in the health sciences, including using turmeric and honey, and processing tempeh into nuggets. Pre-test and post-test were used to measure changes in respondents' knowledge levels. Results: The majority of respondents' knowledge before (pre-test) education was in the poor category (39%, 88.6%), while the majority of respondents' knowledge after (post-test) education was in the good category (35%, 79.6%). Conclusion: Counseling activities are very effective in improving and increasing the understanding of stunting among expectant mothers and mothers with toddlers. Increased knowledge about nutrition and health can shape the mindset and parenting practices of the community to improve stunting prevention. Suggestion: Village cadres are expected to coordinate with the village government and health workers and regularly organize community knowledge-building activities related to nutrition, healthy lifestyles, and environmental protection. This will specifically empower mothers and expectant mothers to gain knowledge about childcare, from pregnancy through the first 1,000 days of life. Keywords: Balanced nutrition; Prevention; Stunting Pendahuluan: Stunting adalah terhambatnya tumbuh kembang anak karena kekurangan gizi kronis. Hal ini bisa ditandai dengan tinggi badan anak yang tidak sesuai standar, terutama pada 1000 hari pertama kehidupan. Di Pekon Banjar Masin, ada beberapa anak yang masuk dalam kategori gizi buruk. Tujuan: Untuk memberikan pengetahuan calon ibu dan ibu yang mempunyai balita terkait stunting, penanggulangan dan pencegahannya, serta gizi seimbang yang sangat penting untuk tumbuh kembang anak. Metode: Penyuluhan GEGATI “Gerakan Cegah Stunting” di Balai Pekon Banjar Masin, Kecamatan Kota Agung Barat dilaksanakan pada tanggal 14 Agustus 2025. Kegiatan ini dilaksanakan pada pukul 10.00-12.00 WIB. Responden yang hadir dalam acara ini sebanyak 44 peserta yang terdiri dari ibu hamil dan ibu yang mempunyai balita. Penyuluhan ini dilakukan secara interaktif, diskusi terbuka dan tanya jawab bersama dengan para responden. Materi informasi terkait dengan pencegahan stunting dalam bidang ilmu kesehatan, dengan temulawak dan madu serta dengan olahan tempe menjadi nugget. Pre-test dan post-test digunakan untuk mengukur perubahan tingkat pengetahuan responden. Hasil: Menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan responden sebelum (pre-test) pemberian edukasi adalah sebagian besar dalam kategori kurang yaitu sebanyak 39 (88.6%), sedangkan tingkat pengetahuan responden sesudah (post-test) pemberian edukasi adalah sebagian besar dalam kategori baik yaitu sebanyak 35 (79.6%). Simpulan: Kegiatan penyuluhan sangat efektif memberikan peningkatan dan pemahaman calon ibu dan ibu dengan balita terhadap stunting. Meningkatnya pengetahuan tentang gizi dan kesehatan dapat membentuk pola pikir dan pola asuh masyarakat menjadi lebih baik dalam pencegahan terjadinya stunting. Saran: Diharapkan para kader desa untuk selalu berkoordinasi dengan pemerintah desa dan tenaga kesehatan, secara berkala menyelenggarakan kegiatan peningkatan pengetahuan masyarakat terkait pemahaman tentang gizi, pola hidup sehat dan menjaga lingkungan, sehingga secara khusus untuk para ibu atau calon ibu mendapatkan pengetahuan tentang pola asuh anak, baik sejak kehamilan sampai 1000 hari pertama kehidupan.
The Effect Of Citrus (Lemon) Aromatherapy To Reduce Level Of Pain In Active Phase I Labor Mulia, Anissa; lathifah, Neneng Siti; Anggraini, Anggraini; Mariza, Ana
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 10, No 4 (2024): Volume 10,No.4 April 2024
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v10i4.11932

Abstract

 Latar Belakang: Nyeri persalinan merupakan suatu keadaan fisiologis. Keadaan ini merupakan perasaan tidak menyenangkan yang terjadi pada saat proses persalinan. Jumlah ibu hamil di Kabupaten Tulang Bawang khususnya di RS Mutiara Bunda pada tahun 2022 sebanyak 1638 ibu hamil yang mengalami persalinan normal sebanyak 364 orang dan diperkirakan seluruhnya akan mengalami nyeri saat persalinan (61,53%). Tujuan penelitian: mengetahui pengaruh aromaterapi jeruk (lemon) terhadap penurunan tingkat nyeri persalinan kala aktif I di RS Mutiara Bunda Kabupaten Tulang Bawang pada tahun 2023.Metode: Jenis penelitian kuantitatif, desain penelitian eksperimen sederhana (Pretest-Postes With Control Group Design). Populasi ibu yang akan melahirkan sebanyak 364 responden per tahun. Sampel yang digunakan sebanyak 30 responden yang dibagi menjadi 2 kelompok yaitu 15 intervensi dan 15 kontrol (tanpa perlakuan). Teknik pengambilan sampel purposif. Analisis data univariat dan bivariat menggunakan uji t independen.Hasil: Rata-rata intensitas nyeri persalinan fase aktif I pada kelompok intervensi sebelum diberikan inhalasi aromaterapi jeruk (lemon) dengan mean 8,60. Intensitas nyeri persalinan kala I fase aktif pada kelompok intervensi setelah diberikan aromaterapi jeruk (lemon) d inhalasi dengan mean 6,40. Rata-rata intensitas nyeri persalinan fase aktif I sebelum kelompok tidak diberikan inhalasi aromaterapi jeruk (lemon) dengan rerata 8,67. Rata-rata intensitas nyeri persalinan fase aktif I setelah kelompok tidak diberikan inhalasi aromaterapi jeruk (lemon) dengan rerata 8,20. Kesimpulan : Hasil uji statistik diperoleh p-value = 0,000 (<0,05) yang berarti terdapat pengaruh aromaterapi jeruk (lemon) terhadap penurunan tingkat nyeri persalinan kala I kala I. persalinan di RS Mutiara Bunda Kabupaten Tulang Bawang pada tahun 2023. Saran : Diharapkan kepada petugas kebidanan baik di rumah sakit maupun yang mempunyai praktik bidan mandiri agar dapat memberikan promosi kesehatan melalui media leaflet yang berisi materi manfaat dan manfaat. kegunaan aromaterapi untuk kesehatan, khususnya untuk relaksasi persalinan. Kata Kunci : Aromaterapi Jeruk (Lemon), Nyeri, Fase Aktif Fase I ABSTRACT Background: Labor pain is a physiological condition. This situation is an unpleasant feeling that occurs during the birth process. The number of pregnant women in Tulang Bawang Regency, especially at Mutiara Bunda Hospital in 2022, is 1638 pregnant women who experience normal delivery as many as 364 people and it is estimated that all of them will experience pain during labor (61.53%). Research objective: to know the effect of citrus (lemon) aromatherapy to reduce the level of pain in the first active phase of labor at Mutiara Bunda Hospital, Tulang Bawang Regency in 2023.Method: Type of quantitative research, simple experimental research design (Pretest-Postes With Control Group Design). The population of mothers who will give birth is 364 respondents per year. The sample used 30 respondents who were divided into 2 groups, namely 15 interventions and 15 controls (without treatment). Purposive sampling technique. Univariate and bivariate data analysis using independent t-test.Results: The average intensity of active phase I labor pain in the intervention group before being given citrus (lemon) aromatherapy inhalation with a mean of 8.60. The intensity of labor pain in the first stage of active phase in the intervention group after being given citrus (lemon) aromatherapy d inhalation with a mean of 6.40. The average intensity of labor pain during the first active phase before the group was not given citrus (lemon) aromatherapy inhalation with a mean of 8.67. The average intensity of labor pain during the first active phase after the group was not given citrus (lemon) aromatherapy inhalation with a mean of 8.20. Conclusion: The results of the statistical test obtained a p-value = 0.000 (<0.05), which means that there is an influence of citrus (lemon) aromatherapy to reduce the level of pain in the active phase of labor in the first stage of labor at Mutiara Bunda Hospital, Tulang Bawang Regency in 2023. Suggestion: It is hoped that midwifery officers, both in hospitals and those who have independent midwife practices, should be able to provide health promotion through the media of leaflets containing material on the benefits and uses of aromatherapy for health, especially for relaxing labor. Keywords : Citrus (Lemon) Aromatherapy, Pain, Active Phase I Phase 
Factors Related To Providing Early MPASI To Babies Aged 0-6 Months Naswati, Wawat; Mariza, Ana; Anggraini, Anggraini; Iqmy, Ledy Octaviani
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 10, No 1 (2024): Volume 10, No 1 Januari 2024
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v10i1.12547

Abstract

Latar belakang : Menurut data Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS, 2021) 52,5% atau hanya setengah dari 2,3 juta bayi berusia kurang dari enam bulan yang mendapat ASI eksklusif di Indonesia, atau menurun 12 persen dari angka di tahun 2019. Menurut Dinas Kesehatan Propinsi Lampung pada tahun 2021 bayi yang diberikan MPASI sampai usia 6 bulan hanya (32,2%). Dari data Desa Sidokayo juga menyebutkan angka kejadian diare pada bayi umur kurang dari 1 tahun pada tahun 2022 meningkat sebanyak 39 kasus, sedangkan pada bulan Januari hingga Februari 2022 terdapat 8 kasus diare bayi dalam 1 bulan. Dan dari 8 kasus tersebut bayi yang terkena diare kebanyakan dari mereka telah diberikan MP ASI sebelum usia 6 bulan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor apasaja yang berhubungan dengan diberikannya MPASI dini pada anak usia 0-6 bulan di Desa Sidokayo Kecamatan Abung Tinggi Kabupaten Lampung Utara Tahun 2023. .Metode penelitian : penelitian ini merupakan survey analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang mempunyai bayi usia 0-6 bulan yang berjumlah 40 bayi. Tehnik sampling dengan Total Sampling yaitu sebanyak 40 bayi. Cara pengumpulan data dengan kuesioner. Analisa yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat  (chi square).Hasil penelitian ada hubungan hubungan antara pengetahuan, pendidikan dan pekerjaan dengan diberikannya MPASI dini pada anak usia 0-6 bulan.Kesimpulan Berdasarkan hasil univariat menujukkan distribusi frekuensi pengetahuan ibu yang baik (52,5%), Pendidikan tinggi (52.5%), ibu yang bekerja (52.5%) dan responden yang memberikan MPASI dini sebanyak 57.5%. Hasil bivariat didapatkan bahwa dari tiga variabel yang diteliti yaitu pengetahuan, pendidikan dan pekerjaan diperoleh p = 0,001,  022 ≤ α = 0,05, , maka ada hubungan antara pengetahuan, pendidikan dan pekerjaan dengan diberikannya MPASI dini pada anak usia 0-6 bulan. Diharapkan bagi masyarakat untuk lebih meningkatkan pengetahuan dengan media yang ada, seperti internet, youtube, leflet dan lain sebagainya.Saran Diharapkan petugas kesehatan dapat memberikan penyuluhan kesehatan tentang MP-ASI terutama kepada ibu dengan pendidikan rendah dan atau ibu yang bekerja Kata kunci : MPASI Dini, Pengetahuan, Pendidikan, Pekerjaan ABSTRACT Background : According to Basic Health Research data (RISKESDAS, 2021) 52.5% or only half of the 2.3 million babies aged less than six months are exclusively breastfed in Indonesia, a 12 percent decrease from the 2019 figure. According to the Lampung Provincial Health Office in 2021, only 32.2% of infants were given complementary foods until 6 months of age. Data from Sidokayo Village also states that the incidence of diarrhea in infants aged less than 1 year in 2022 increased by 39 cases, while in January to February 2022 there were 8 cases of infant diarrhea in 1 month. And of the 8 cases of infants affected by diarrhea, most of them had been given MP ASI before the age of 6 months. This study was conducted to determine what factors are associated with early complementary feeding in children aged 0-6 months in Sidokayo Village, Abung Tinggi District, North Lampung Regency in 2023. .Research method : this research is an analytical survey using a cross sectional approach. The population in this study were all mothers who had babies aged 0-6 months totaling 40 babies. The sampling technique with Total Sampling is as many as 40 babies. How to collect data with a questionnaire. The analysis used was univariate and bivariate analysis (chi square).The results showed that there was a relationship between knowledge, education and work with the provision of early solidity in children aged 0-6 months.Conclusion Based on the univariate results, the frequency distribution of good maternal knowledge (52.5%), high education (52.5%), working mothers (52.5%) and respondents who gave early solids as much as 57.5%. The bivariate results showed that of the three variables studied, namely knowledge, education and work, p = 0.001, 022 ≤ α = 0.05, so there is a relationship between knowledge, education and work with early complementary feeding in children aged 0-6 months . It is expected for the community to further increase knowledge with existing media, such as the internet, YouTube, leaflets and so on.Suggestions It is hoped that health workers can provide health counseling about complementary foods, especially to mothers with low education and or working mothers. Keywords : Early complementary feeding, knowledge, education, work 
The Effect Of Guided Imagery And Music (Gim) Relaxation On Anxiety Of Pregnant Women Facing Labor In Primigravida Pregnant Womentrimester III Ferdiana, Nurlinda; Nurliyani, Nurliyani; Anggraini, Anggraini
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 10, No 8 (2024): Volume 10,No.8 Agustus 2024
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v10i8.11672

Abstract

Latar Belakang: Kecemasan merupakan salah satu faktor yang berkontribusi terhadap kemajuan persalinan, 28,7% ibu hamil merasa cemas sehingga perlu dilakukan upaya guna mengurangi kecemasan tersebut. Salah satu contoh terapi relaksasi yang cukup populer dilakukan adalah terapi Guided Imagery yang dibarengi dengan lantunan musik pada ibu hamil. Tujuan penelitian diketahui pengaruh relaksasi guided imagery and music (GIM)) terhadap kecemasan ibu hamil menghadapi persalinan pada ibu hamil primigravida Trimester III di Wilayah Kerja Puskesmas Punggur Kabupaten Lampung Tengah Tahun 2023. Metode Penelitian : Jenis penelitian kuantitatif rancangan penelitian pra eksperimen dengan rancangan one group pre – post test design. Populasi ibu hamil Primigravida Trimester III fisiologis di Wilayah kerja Puskesmas Punggur sebanyak 55 rsponden dengan sampel yang digunakan sebanyak 16 responden menggunakan. proposional random sampling. Penelitian telah dilaksanakan pada bulan Januari - Juli 2023 di Puskesmas Puggur. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, analisis data secara univariat, dan bivariat menggunakan (uji t test- paired sample test). Hasil penelitian diketahui rata-rata kecemasan ibu hamil menghadapi persalinan pada ibu hamil primigravidarum trimester III sesudah dilakukan terapi guided imagery and music (GIM) adalah 56,7 dan sesudah dilakukan terapi guided imagery and music (GIM) adalah 34,4. Hasil bivariat diketahui ada pengaruh relaksasi guided imagery and music (GIM) terhadap kecemasan ibu hamil menghadapi persalinan pada ibu hamil primigravida Trimester III di Wilayah Kerja Puskesmas Punggur Kabupaten Lampung Tengah Tahun 2023 (p-value = 0,000). Saran bagi Puskesmas dapat memberikan layanan kesehatan ibu hamil untuk tetap meningkatkan program kelas ibu dan latihan relaksasi Guide Imagery Music dapat dijadikan model atau alternatif intervensi untuk mengelola kecemasan ibu hamil dalam menghadapi persalinan. Kata Kunci : Kecemasan ibu hamil, relaksasi GIM ABSTRACT Background Anxiety is one of the factors that contribute to the progress of labor, 28.7% of pregnant women feel anxious so efforts need to be made to reduce this anxiety. One example of relaxation therapy that is quite popular is Guided Imagery therapy accompanied by music for pregnant women.The aim of this research was to know the effect of guided imagery and music (GIM) relaxation on the anxiety of pregnant women facing childbirth in third trimester primigravida pregnant women in the Working Area of Punggur Public Health Center, Central Lampung Regency, in 2023.Research Methods This type of quantitative research is a pre-experimental research design with a one group pre-post test design. The population of Primigravida Trimester III physiological pregnant women in the working area of the Punggur Public Health Center was 55 respondents with a sample of 16 respondents. Proportional random sampling. The research was carried out in February - July 2023 at Punggur Public Health Center. Data collection used a questionnaire, whereas data analysis was univariate, and bivariate used (t-test paired sample test).The results showed that the average anxiety of pregnant women facing childbirth in third trimester primigravidarum pregnant women after guided imagery and music (GIM) therapy was 56.7 and after guided imagery and music (GIM) therapy was 34.4. The bivariate results show that there is an effect of guided imagery and music (GIM) relaxation on the anxiety of pregnant women facing childbirth in third trimester primigravida pregnant women in the Working Area of Punggur Public Health Center, Central Lampung Regency, 2023 (p-value = 0.000).Suggestions for the Public Health Center to provide health services for pregnant women to continue to improve mother class programs and relaxation exercises Guide Imagery Music can be used as a model or alternative intervention to manage pregnant women's anxiety in facing childbirth. Keywords: Anxiety of pregnant women, GIM relaxation
The Effect Of Giving Soy Milk To Postpartum Mothers On Increasing The Weight Of Newborns Nisyatun, Nisyatun; Anggraini, Anggraini; Sunarsih, Sunarsih; Zarma, Zarma
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 10, No 5 (2024): Volume 10,No.5 Mei 2024
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v10i5.12426

Abstract

Latar Belakang: Menyusui mempunyai banyak manfaat bagi ibu dan bayi. Beberapa manfaat ASI bagi bayi adalah mencegah terjadinya gizi buruk, tumbuh kembang bayi sangat ditentukan oleh banyaknya ASI yang diperoleh termasuk energi dan zat gizi lain yang terkandung dalam ASI. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian susu kedelai pada ibu nifas terhadap kecukupan ASI di wilayah kerja UPTD Puskesmas Ulak Rengas Tahun 2023.Tujuan Penelitian : Tujuan mengetahui pengaruh pemberian Susu Kedelai pada ibu nifas terhadap peningkatan berat badan bayi baru lahir di wilayah kerja UPTD Puskesmas Ulak Rengas Tahun 2023.Metode Penelitian : ini menggunakan metode penelitian quasi eksperimen. Desain penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one Group Pretest and Postest Design, kelompok intervensi diberikan susu kedelai selama 14 hari, dengan populasi seluruh ibu nifas di wilayah UPTD Puskesmas Ulak Rengas yaitu 38 orang dengan purposive teknik pengambilan sampel berdasarkan inklusi yaitu 15 responden. Data dianalisis menggunakan analisis univariat, bivariat, dengan uji normalitas Shapiro wilk dan disajikan dalam bentuk tabel.Hasil penelitian: diketahui nilai mean skor peningkatan berat badan bayi sebelum pemberian susu kedelai pada ibu nifas adalah 3077 dan meningkat menjadi 3633 (nilai mean setelah perlakuan). Diketahui nilai t-hitung sebesar 21 dengan probabilitas (sig.) 0,000. karena probabilitas (sig.) 0,000 > 0,005 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulannya pemberian susu kedelai pada ibu nifas berpengaruh signifikan terhadap peningkatan berat badan bayi baru lahir di UPTD Puskesmas Ulak Rengas tahun 2023. Saran diharapkan dapat memberikan susu kedelai pada ibu nifas sebagai alternatif non farmakologi dalam upaya untuk meningkatkan berat badan bayi baru lahir. menambah berat badan bayi. Kata kunci. : Susu kedelai pada ibu nifas, meningkatkan pertambahan berat badan bayi ABSTRACT  Background:  Breastfeeding has many benefits for mothers and babies. Some of the benefits of breast milk for babies are preventing malnutrition, the growth and development of babies is largely determined by the amount of breast milk obtained including energy and other nutrients contained in breast milk. The purpose of this study was to determine the effect of giving soy milk to postpartum mothers on the adequacy of breast milk in the work area of UPTD Ulak Rengas Health Center in 2023.Research Objective: The purpose of knowing the effect of giving Soy Milk to postpartum mothers on the increase in newborn weight in the work area of the UPTD Ulak Rengas Health Center in 2023.Research Methods: this uses a quasi experiment research method. This research design uses a pre-experimental design with a one Group Pretest and Postest Design approach, the intervention group is given soy milk for 14 days, with a population of all postpartum women in the UPTD Puskesmas Ulak Rengas area, namely 38 people with purposive sampling technique based on inclusion, namely 15 respondents. Data were analyzed using univariate analysis, bivariate, with Shapiro wilk normality test and presented in tabular form.The results of the study: it is known that the mean value of the score of increasing baby weight before giving soy milk to postpartum mothers is 3077 and increased to 3633 (mean value after treatment). It is known that the t-count value is 21 with a probability (sig.) 0.000. because the probability (sig.) 0.000> 0.005 then Ho is rejected and Ha is accepted. The conclusion that the provision of soy milk to postpartum mothers has a significant effect on increasing the weight of newborns at the UPTD Puskesmas Ulak Rengas in 2023. Suggestions are expected to give soy milk to postpartum mothers as a non-pharmacological alternative in an effort to increase baby weight. Keywords : Soy milk in postpartum mothers, increased infant weight gain
Prospects of wheat flour in improving the economy of the Labuandiri village Siontapina district, Buton regency, Indonesia Purnamasari, Wa Ode Dian; Al Zarliani, Wa Ode; Wardana, Wardana; Anggraini, Anggraini
Environmental and Agriculture Management Vol 1 No 2 (2024): Environmental and Agriculture Management : November 2024
Publisher : Institute for Research and Community Service (LPPM), Universitas Islam Madura, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31102/eam.1.2.91-100

Abstract

The production of raw crackers made from wheat flour has developed as a potential small business in Labuandiri Village, Buton Regency. In the context of business development, it is important to know to what extent the production process is able to create added value for craftsmen. The problem formulation in this research is how much added value results from converting wheat flour into raw crackers. This research aims to analyze the added value of converting wheat flour into raw crackers in Labuandiri Village, Siotapina District, Buton Regency, using the Hayami method. The sample consisted of 10 participants selected purposively. Data collection techniques include observation, interviews and documentation. The results show that the average production of raw crackers is 56 kg per month with 48 kg of raw materials and involving 1.8–2 workers. The resulting added value is $1.11/kg of raw materials, with a profit of $0.84/kg and labor compensation of $0.27/kg. This research is expected to provide insight for craftsmen and stakeholders about the potential for added value and encourage the development of small businesses to increase the income of local craftsmen.
Profile of Problem Solving System of Linear Equations Two Variables of MTs Al-Khairat Tomini Students Based on Student Learning Styles Raiyan, Raiyan; Sukayasa, Sukayasa; Anggraini, Anggraini; I Nyoman Murdiana, I Nyoman Murdiana
JME (Journal of Mathematics Education) Vol 8, No 2 (2023): JME
Publisher : Universitas Sembilanbelas November Kolaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31327/jme.v8i2.1969

Abstract

This research aims to obtain a description of the problem-solving profile of two-variable linear equation systems of MTs Al-Khairat Tomini students based on the student's learning styles. This type of research is qualitative. The subjects of this research were three students in class VIII B MTs Al-Khairat tomini, each consisting of one student with visual, auditory, and kinesthetic learning styles. Data on student problem-solving was obtained from written tests and interviews. This research shows that the subject (IN) carries out the problem-solving plan by the solution plan questions, and the subject did not recheck the problem-solving because he did not understand how to do it. The subject (MA) carries out the problem-solving plan by the problem-solving plan, and the subject can check and solve questions by checking the written answers again.
PROFILE OF STORY PROBLEM SOLVING OF THE TANGENT LINE ON THE CIRCLE BY STUDENTS OF CLASS IX E SMPN 5 PALU Indriyani, Indriyani; Hasbi, Muh.; Anggraini, Anggraini; Baharuddin, Baharuddin
JME (Journal of Mathematics Education) Vol 9, No 1 (2024): JME
Publisher : Universitas Sembilanbelas November Kolaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31327/jme.v9i1.2128

Abstract

Penyelesaian soal cerita oleh siswa perlu diprofilkan agar guru dapat mengetahui gambaran atau gambaran kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal cerita. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh profil penyelesaian soal cerita garis singgung sekolah lingkaran oleh siswa kelas IX E SMPN 5 Palu. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui tes tertulis dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa subjek berkemampuan matematika tinggi (SH) mampu mengerjakan soal dengan benar sebagai langkah-langkah penyelesaian soal cerita. Kemudian hasil penyelesaian subjek berkemampuan matematika sedang (EZ) menunjukkan adanya penyelesaian yang belum selesai sehingga jawaban yang diperoleh salah. Kemudian hasil penyelesaian subjek berkemampuan matematika rendah (FR) menunjukkan tidak mampu menyelesaikan soal sebagaimana langkah-langkah penyelesaian soal cerita sehingga jawaban yang diperoleh salah. Berdasarkan hasil penelitian tersebut peneliti menarik kesimpulan bahwa profil penyelesaian soal cerita siswa berbeda-beda berdasarkan kemampuan matematika siswa. Completion of story problems by students needs to be profiled so that teachers can know the description or description of students' abilities in solving story problems. This study aims to obtain a profile of the completion of the circle tangent story problem by students of class IX E SMPN 5 Palu. This type of research is descriptive research with a qualitative approach. Data were collected through written tests and interviews. The results of this study showed that SH was able to do the problem correctly as the steps of solving the story problem. Then the results of EZ's solution show that there is an unfinished solution so that the answer obtained is wrong. Then the results of FR's completion showed that he was unable to solve the problem as the steps of solving the story problem so that the answer obtained was incorrect. Based on the results of this study, the researcher draws the conclusion that the profile of solving students' story problems varies based on students' mathematical abilities.
Efektivitas Tingkat Pengetahuan Seks Bebas Terhadap Gaya Berpacaran Remaja Siswa Kelas XI di SMA Patriot Bekasi Wilayah Jawa Barat Anggraini, Anggraini; Yuliani, Indah
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 3, No 10 (2023): Volume 3 Nomor 10 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v3i10.10911

Abstract

ABSTRACT Adolescence is a period of transition from child to adulth. Teenagers have changes in behavior and social relations with their environment. Physical changes are very visible in adolescents, for example, many already have relationships with the opposite sex, namely dating. The problem found is the low knowledge of teenagers about healthy dating, based on interview results.10 teenagers 7 of them did not know about free sex knowledge on dating style. To find out the effectiveness of providing education on the level of free sex knowledge on the dating style of adolescents in the class XI at SMA Patriot Bekasi. This study used a quasi experimental method and used a one group pretest posttest study with a total sampling technique in April-June 2023 with a sample of 71 respondents. The results of this study indicate an increase in good knowledge of 19 respondents (26,8%), suffcient knowledge of 37 respondents (52,1%), insuffcient knowledge of 15 respondents (21,1%). 38 respondents (53,5%) were not at risk of adolescent sexual behavior and 33 respondents (46,5%) were at risk. The results of the wilcoxon test obtained a p value 0,000≤0,05 indicating that there were differences in the level of knowledge before and after being given health education in high school patriots jakarta. There is an influence of health education on the level of students’ knowledge about free sex knowledge on dating style. Respondents are expected to be able to increase knowledge about free sex on dating styles. Keywords: Knowledge, Dating style, Youth  ABSTRAK Remaja merupakan masa transisi dari anak menuju dewasa. remaja memiliki perubahan perilaku dan hubungan sosial dengan lingkunganya merupakan perubahan fisik yang sangat terlihat pada remaja contohnya banyak yang sudah memiliki hubungan dengan lawan jenis yaitu berpacaran. Masalah yang ditemukan yaitu rendahnya pengetahuan remaja tentang pacaran yang sehat, berdasarkan hasil wawancara 10 remaja 7 diantaranya tidak tahu tentang pengetahuan seks bebas terhadap gaya berpacaran. Untuk mengetahui efektivitas pemberian edukasi tingkat pengetahuan seks bebas terhadap gaya berpacaran remaja siswa kelas XI di SMA Patriot Bekasi. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dan menggunakan penelitian pretest posttest one grup dengan teknik pengambilan sample total sampling.pada bulan April-Juni tahun 2023 dengan sample sebanyak 71 responden. Hasil penelitian ini menunjukan terjadinya peningkatan pengetahuan baik sebanyak 19 responden (26,8%), pengetahuan cukup sebanyak 37 responden (52,1%), pengetahuan kurang sebanyak 15 responden (21,1%). Perilaku seksual remaja tidak beresiko sebanyak 38 (53,5%) dan beresiko sebanyak 33 (46,5%). Hasil uji wilcoxon didapatkan p value 0,000≤0,05 menunjukan adanya perbedaan tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan edukasi kesehatan di SMA Patriot Bekasi. Adanya pengaruh edukasi kesehatan terhadap tingkat pengetahuan siswa tentang pengetahuan seks bebas terhadap gaya berpacaran. Bagi responden diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan tentang seks bebas terhadap gaya berpacaran. Kata Kunci : Pengetahuan, Gaya Berpacaran, Remaja
Co-Authors A. Agustan Arifin Abd. Hamid Agus Aktawan, Agus Agustin, Feni Nia Agustina, Sera Ahmad Fatoni Al Kahar, Aris Armeth Daud Alfisyahra, Alfisyahra Alhaddad, Bujuna Alzarliani, Waode Ananda, Ananda Andi Asma Anggraini, Dinda Mutia Anggraini, Sarinah Septeria Ani Rakhmanita Anisa Anisa Anisa, Nurul Anisatul Khoiriyah Anita Anita Apdola, Zikrina Aprilia, Ghina Aprillia, Selfi Arrofik Zulkarnaen Arsinah, Feny Aslam, Fatmawati Aspari Aspari Asri asri Astriana Astriana, Astriana Azizah, ⁠⁠Nur Baharuddin Baharuddin Baharuddin Paloloang Bakri Bakri Banneringgi, Nersy Barakati, Intan Faramita Bella Karmelia Cahyani Pratisti, Cahyani Cici, Cici Darussalam, M. darwis darwis, darwis Dasa Ismaimuza Desti, Desti Desy Tri Desy Tri Desy Tri Anggarini Dewi Yuliasari Dianra, Atmika Radifa Diyanti, Krisma Eliyana, Eliyana Elwaren, Jimmy Yonathan Ermasari, Anissa Ermasari, Annisa Esa Kurniawan Evie Awuy Evrianasari , Nita Evrianasari, Nita Fajar, Rahmat Fajriani Fajriani Fakhrina Faridatul Hasanah fatimah Fatimah Fatma Dhafir Faza, Amirah Febriana Febriana, Febriana Ferdiana, Nurlinda Fitria Fitria Fitriyaningsih, Ari Fratama, Aldy Gandung Sugit Gandung Sugita Gede Megantara, I Putu Agus Hamdini, Hamdini Hardiyanti Hardiyanti Haryanto Haryanto Hasandi, Vebby Sandrina Hasbi, Muh Hendri Marhadi Herudini Herudini Holil, Holil Huljannah, Miftha I Nyoman Murdiana I Nyoman Murdiana, I Nyoman Murdiana Ibni Hadjar Idrus M. Said Ilham Ilahi Imronah, Imronah Indah Yuliani Indriyani Indriyani Intan Kartika Sari, Intan Kartika Iqmy, Ledy Octaviani Irnayanti, Ayu Jaeng, Maxinus Jamanuddin Jamanuddin Jayawarsa, A.A. Ketut Jihadillah Saepurohman, ⁠Muthi'ah Julianti, Alda Kadir Kadir Karniman, Tegoeh S Karniman, Tegoeh S. Karniman, Teguh S. Kartika, Eva Dwi Kastarina, Yuni Kurniasari, Devi Lapalesa, Ester Lastri, Widya Monica Lathifah, Neneng Siti Lia Nurmalia Lineaus, Julvian Fredy Lukmana, Diah M. Huda Maisyaroh, Siti Marcella, Fanna Marina Mahesi Marinus B. Tandiayuk Marinus Barra Tandiayuk Mariza, Ana Masyita Masyita Mauliasari, Mauliasari Maulida, ⁠Ida Megantara, I Putu Agus Gede Meinarni, Welli Miana, Rischa Laura Agus Minarsih Minarsih Mirawati, Ni Kadek MISMIWATI, MISMIWATI MISMIWATI Moh. Rizal, Moh. Muazin, Muhammad Mu’min, Vemy Asirudin Mubarik Mubarik Mufidah Mufidah Muh Hasbi Muh. Hasbi Muh. Rizal Muhammad Afif Muhammad Fendrik Muhammad, Atha Muhammadinah Muhammadinah, Muhammadinah Mulia, Anissa MUSTAMIN IDRIS Mustilah, Feni Muzdalivah, Muzdalivah Nasir, Rahma Naswati, Wawat Nia Kurniadin Nisyatun, Nisyatun Nitaleni Mentara Nugraheni, Dwi Ary Nurfaizah Nurfaizah, Nurfaizah Nurhaliza, Saripa Nurhasnah Nurhasnah Nurhayadi Nurliyani Nurliyani Nursusanti, Nursusanti Nurul Isnaini Oktoviana, Leli Dewi Palunsu, Evi Febriani R. Pathuddin Patrisia, Iie Permata, Dyah Prasetyo, Ratno Eko Jati Pratara, Yula Puput Puji Lestari, Puput Puji Purnamasari, Wa Ode Dian Purnami, Wayan Sri Puspita, Riri Ageng Puspita, Rita Putri, Miranda Putri, Ratna Dewi Rachmawati, Fijri Rafika Rafika Rahayu Rahayu Rahmatullah, Alfian Raiyan, Raiyan Ramanda, Rafika Ramdhani, Moh. Faisal Riduwansyah, Riduwansyah Rita Lefrida Rizal Rizal Rizki Aidawati Rosmida, Rosmida Rosmiyati Rosmiyati Rosniar Rosniar, Rosniar Rumi, Moh. Fadhel Rusmawa, I Ketut Beni Samino Samino SANDY SAPUTRA Saprianto, Saprianto saputra, fajar Saputra, Yandy Anugraha Sari, Rani Nadila Sarita, Rahma Sihaloho, Rizka Yunita Sirait, Afriyanti Elsyah Br Siti Helmyati Siti Marwiyah Siti Uswatun Hasanah Siti Zulaikha Sriwijaya, Reza Agung Sugiyarti, Listya Suharman Suharman, Suharman Sukawati, Ni Made Ari Sukayasa Sukiman Sukiman Sunarsih Sunarsih Sunarsih Sunarsin Susilawati Susilawati Susilawati, Susilawati Susmiarti Sutji Rochaminah Syamsiar, Syamsiar Teguh Purnomo, Teguh Ulfiana, Dewi Unpris Yastanti Usman, Usman H.B Utami, Vida Wira Wahyuningsih, Yusminar Wardana Wardana Watini, Watini Widiatmoko, Ryan Wisnawati, Ni Luh Putu Juni Yanti, Puspa Yatik, Emeliyana Yuli Yantina Yusmaniar, Erma Yuspita, Yeni Yuviska, Ike Ate Zarma, Zarma Zuhraini, Rani Zulfajri, Zulfajri