p-Index From 2021 - 2026
10.543
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Humanika Prosiding Seminar Nasional MIPA Indonesian Journal on Computing (Indo-JC) JPPM (JURNAL PENELITIAN DAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA) Tech-E al-Afkar, Journal For Islamic Studies Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar EQIEN - JURNAL EKONOMI DAN BISNIS Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik PSYCHOPEDIA : Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang JURNAL PENDIDIKAN MIPA Jurnal Inovasi Teknik Kimia Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Al-Muaddib : Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Jurnal Pengabdian Polinema Kepada Masyarakat PROFICIO: Jurnal Pengabdian Masyarakat An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Journal of Informatics and Communication Technology (JICT) Jurnal Pengabdian Multidisiplin English Language Teaching Journal NUSANTARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Info Kripto Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Jurnal Ilmiah Administrasi Pemerintahan Daerah Jurnal Buana Pengabdian Journal of Social Empowerment Populer: Jurnal Penelitian Mahasiswa Tanzhimuna : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia (JIIPSI) Proceeding Applied Business and Engineering Conference Ta'rim: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini eProceedings of Engineering Journal of Research and Publication Innovation Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Jurnal Teknik Kimia dan Lingkungan Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Jurnal Bima: Pusat Publikasi Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Buletin Ilmiah Ilmu Komputer dan Multimedia (BIIKMA) APPA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek EduInovasi: Journal of Basic Educational Studies Mimbar Kampus: Jurnal Pendidikan dan Agama Islam Journal of Informatics and Communication Technology (JICT) Amandemen: Jurnal Ilmu Pertahanan, Politik dan Hukum Indonesia Business and Accounting Education Journal LEMBARAN PUBLIKASI MINYAK DAN GAS BUMI Idarotuna: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Khidmah Nusantara Jurnal Studi Islam dan Sosial Galaxy: Jurnal Pendidikan MIPA dan Teknologi J+Plus: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah Al I'tibar Jurnal Pendidikan Islam Prosiding Seminar Nasional Ilmu Sosial dan Teknologi (SNISTEK) International Conference on Digital Advanced Tourism, Management, and Technology Momentum International Journal of Civil Engineering (MIJCE)
Claim Missing Document
Check
Articles

Makna Aksiologi dalam Manajemen Pendidikan Islam untuk Pengembangan Kualitas Pendidikan Arif Rahman Hakim; Adang Hambali
Idarotuna: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 1, No. 2 (November 2024) Idarotuna: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan dan UPT Publikasi Ilmiah (Universitas Islam Bandung)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/idarotuna.v1i2.5694

Abstract

Islamic education management not only focuses on administration and resource management but also integrates Islamic moral values and ethics to shape students' character. Axiology, which studies values, becomes key in determining educational goals that encompass intellectual intelligence and the formation of noble character. Therefore, understanding the meaning of axiology in Islamic education management is crucial for improving educational quality. This study aims to explore the application of axiology in Islamic education management and its impact on the quality of education. The approach used is qualitative with an in-depth literature review, analyzing expert views on axiology, educational management, and the quality of education. The research findings show that the integration of Islamic values into the curriculum, teaching, and assessment provides a strong moral foundation in education. Axiology not only supports academic achievement but also aids in character formation that aligns with Islamic teachings. Thus, the application of axiology in Islamic education management plays an important role in creating more holistic, relevant, and beneficial education for the community, both intellectually and morally for students.
PENGARUH MEDIA VISUAL PREZI TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN IPS KELAS VII DI MTsN 1 PONOROGO Eli Tasya Wulandari; Arif Rahman Hakim
JIIPSI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/jiipsi.v5i1.4352

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena terdapanya permasalahan mengenai menurunya minat belajar siswa pada pembelajaran IPS kelas VII. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan bahwa penerapan media visual prezi berpengaruh terhadap minat beljar siswa pada pembelajaran IPS kelas VII di MTsN 1 Ponorogo. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen. Desain dalam penelitian ini menggunakan desain eksperimen semu (Quasi Experimental). Sedangkan teknik sampling yang digunakan peneliti adalah cluser random sampling (Area Sampling). Sampel pada penelitian ini terdiri dari du akelas yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalan angket. Hasil penelitiaan menunjukan bahwa, 1) Terdapat perbedaan minat belajar antara menggunakan media visual dengan menggunakan metode ceramah dalam pembelajaran IPS kelas VII MTsN 1 Ponorogo dapat diktakan sedang. Diperoleh berdasarkan hasil angket yang diberikan pada kelas eksperimen dengan jumlah 25 siswa yang memiliki nilai rata-rata 36,12 sedngkan pada kelas kontrol dengan jumlah 24 siswa yang memiliki nilai rata-rata 27,25. (2) Terdapat pengaruh yang signifikan pada media visual terhadap minat belajar siswa dalam pembelajaran IPS kelas VII MTsN 1 Ponorogo. Hal ini diperoleh dari hasil uji independent sample T-test dengan hasil nilai sig (2-tailed) 0,000 < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima.
KARAKTERISTIK LIMBAH PADAT RUMPUT LAUT PADA INDUSTRI KARAGINAN Wahyu Tri Handoyo; Sang Kompiang Wirawan; Bakti Berlyanto Sedayu; Arif Rahman Hakim
Jurnal Inovasi Teknik Kimia Vol. 9 No. 4 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/inteka.v9i4.12511

Abstract

Pada proses ekstraksi karaginan berbahan dasar rumput laut Euchumma cottonii hanyamenghasilkan produk sekitar 30% dan sisanya menjadi limbah yang belum dimanfaatkan.Berdasarkan beberapa penelitian yang telah dilakukan, limbah tersebut mengandung selulosa,hemiselulosa dan lignin yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan bioetanol dan biokomposit.Namun dari beberapa penelitian dilaporkan bahwa kandungan selulosa sangat bervariasikarena dipengaruhi oleh metode ekstraksi, perbedaan bahan baku dan teknik analisis yangdigunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan limbah padat rumput lautpada industri karaginan. Analisis yang dilakukan meliputi analisis kadar air, kadar selulosa,kadar abu, dan thermal gravimetry analysis (TGA). Hasil penelitian menunjukkan bahwalimbah padat memiliki kadar air, kadar selulosa, dan kadar abu berturut-turut yaitu 3 – 6%,65,28%, dan 83 – 85%. Selain itu hasil TGA menunjukkan sisa massa yang cukup besar yaitusekitar 86%. Hasil analisis menunjukkan bahwa limbah padat sisa industri karaginan memilikikandungan selulosa yang relatif tinggi, namun diduga terdapat tanah diatom yang tidak larutketika analisis.
MANAJEMEN PELATIHAN KOMPUTER DALAM PROGRAM CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY PT. TELKOM UNTUK MENUMBUHKAN MINAT BELAJAR MASYARAKAT DI BROADBAND LEARNING CENTER TAMAN PRESTASI SURABAYA ARIF RAHMAN HAKIM
J+PLUS UNESA Vol. 4 No. 1 (2015): vol 5 tahun 2015
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Era globalisasi ditandai dengan adanya kemajuan di berbagai bidang, salah satunya kemajuan ilmu pengetahuan di bidang teknologi. Namun pada kenyataannya, kemajuan ilmu pengetahuan di era global tidak selalu diikuti dengan kemajuan sumber daya manusianya. Berdasarkan data koran harian online Tempo menyebutkan pada tahun 2012 dari 239 juta penduduk Indonesia, hanya 10 persennya atau sebanyak 23,9 juta orang yang melek teknologi. Dan dari 497 kota besar di Indonesia, hanya 10 di antaranya yang siap mengadopsi teknologi tingkat tinggi. Selain itu, isu ASEAN Free Trade Area (AFTA) tahun 2015 semakin menuntut pemerintah untuk menyelenggarakan program atau kegiatan pembelajaran dalam menyiapkan masyarakat yang cerdas dan berkualitas dalam menguasai bidang teknologi. Berdasarkan hal tersebut Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Surabaya bekerjasama dengan PT. Telkom Divisi Regional V Jawa Timur membangun Broadband Learning Center (BLC) yang bertujuan untuk mewujudkan Surabaya Multi Media City (SMMC). Program ini merupakan salah satu bentuk kegiatan Corporate Social Responsibilty (CSR) PT. Telkom berupa pelatihan komuter yang diselenggarakan di enam tempat di kota Surabaya, dimana salah satunya bertempat di Taman Prestasi Surabaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui manajemen pelatihan yang digunakan dalam pelatihan komputer, serta untuk mengetahui bentuk minat belajar masyarakat dalam mengikuti pelatihan komputer di BLC Taman Prestasi Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dalam arti data yang digunakan bukan hanya berupa data empiris (bagan, tabel, dsb), melainkan juga berasal dari hasil wawancara, observasi, catatan lapangan, serta dokumentasi pribadi. Hasil penelitian ini menyebutkan penyelenggaraan pelatihan komputer di BLC Taman Prestasi dinilai cukup berhasil, hal ini terbukti dengan adanya kesesuaian tujuan yang dirumuskan oleh pihak BLC dengan tujuan peserta didik. Selain itu, peran instruktur dalam pelatihan komputer yang diselenggarakan di BLC Taman Prestasi dapat dikatakan sangat penting, hal ini terbukti dengan cukup tingginya minat belajar masyarakat dalam mengikuti pelatihan komputer. Hal ini dibuktikan dengan hasil prosentase yang menyebutkan peserta didik yang mengikuti pelatihan komputer sebanyak 75%, sedangkan sisanya atau sebanyak 25% merupakan peserta didik yang terkadang hadir dalam pelatihan komputer. Kata kunci : manajemen pelatihan, minat belajar
Pendampingan Uji Kandungan NPK pada Pupuk Organik di Desa Wringinsongo Diana Rachmawati; Ria Lusiyani; Hardjono; Anang Takwanto; Windi Zamrudy; Arif Rahman Hakim
Khidmah Nusantara Vol. 1 No. 2 (2024): Februari 2025
Publisher : CV.RIZANIA MEDIA PRATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69533/sxks4b68

Abstract

Program Pengabdian pada Masyarakat (PPM) dilaksanakan oleh Jurusan Teknik Kimia Politeknik Negeri Malang di Desa Binaan Wringinsongo, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, dengan tujuan mengatasi masalah lingkungan akibat limbah kotoran sapi. Desa Wringinsongo menghadapi tantangan dalam pengelolaan kotoran sapi, yang apabila tidak diolah dapat mencemari lingkungan. Sebelumnya telah dilakukan pendampingan untuk mengolah kotoran sapi menjadi pupuk organik. Melalui kegiatan pendampingan, masyarakat dibekali pengetahuan tentang pengujian kandungan N, P, dan K pada pupuk organik, yang penting untuk meningkatkan kesuburan lahan pertanian secara berkelanjutan. Kegiatan ini menerapkan metode SL (Servis Learning) dimana mahasiswa dilibatkan sebagai pendamping dalam proses analisis kandungan N, P, dan K menggunakan alat uji portabel (PUPO). Hasilnya, terjadi peningkatan pemahaman masyarakat tentang cara mengelola pupuk organik secara efisien. Program ini juga menghasilkan luaran berupa publikasi, video dokumentasi, dan booklet edukasi. Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan ekonomi masyarakat desa secara berkelanjutan.
Sistem Pakar Meindentifikasi Cacat Pada Rotan Tabu-Tabu Arif Rahman Hakim; Rahmat Fauzi
Prosiding Vol 1 (2018): SNISTEK
Publisher : LPPM Universitas Putera Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Taboo rattan is a large rattan with thinner and cream colored skin, and its contents (heart) are white and have rather larger pores, making rattan taboo is softer and more flexible, rattan taboos are widely used for furniture as raw material, each stem from taboos and taboos has a flaw, where every defect of the rattan affects the quality and price of the stem from a rattan taboo, so there are still many of the taboo taboo enthusiasts who do not know about defects. Sometimes people are often deceived into buying taboo taboos. Expert System is a branch of AI (Artificial Intelligence) which makes special extensions to the specialization of knowledge in order to solve a problem in the Human Expert. The method used is the backward chaining method that is suitable in identifying the rattan taboo defects because in this approach tracking starts from the destination, then find a rule that has the purpose for the conclusion. Furthermore, the tracking process uses the premise of the rule as a new goal and looks for other rules with new goals as the conclusion and the process continues until all possibilities are found. Backward Chaining is used to retreat from the destination to the path that leads to the destination. Therefore, it can be referred to as a driven goal. This research aims to make it easier for people to identify the defects of taboos and taboos, with the help of the application to provide knowledge about the defects in rattan taboos.
Ragam Genetik, Heritabilitas dan Korelasi Karakter Kuantitatif Beberapa Genotipe Padi Gogo di Lahan Sawah Tadah Hujan Lombok Tengah Arif Rahman Hakim; Kisman; I Wayan Sudika
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v4i1.7115

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar nilai ragam genetik, heritabilitas dan korelasi pada sifat-sifat kuantitatif beberapa genotipe padi gogo. Penelitian dilakukan di Desa Kawo Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah pada bulan Maret sampai Juni 2022, disusun berdasarkan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 11 genotipe, masing-masing genotipe diulang sebanyak 3 kali, sehingga terdapat 33 petak tanam. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan kriteria keragaman genetik padi gogo yaitu kategori luas pada karakter tinggi tanaman, jumlah anakan produktif, jumlah anakan total, panjang daun bendera dan bobot biji bernas per rumpun. Terdapat perbedaan kriteria heritabilitas pada karakter kuantitatif padi gogo dengan kriteria yang tergolong heritabilitass tinggi yaitu pada karkater tinggi tanaman, jumlah anakan produktif, panjang daun bendera, umur berbunga, umur panen dan bobot 1000 biji. Terdapat karakter yang berkorelasi positif nyata dengan umur panen yaitu karakter umur berbunga dengan kriteria yang tergolong sangat kuat, terdapat juga karakter yang berkorelasi negatif nyata dengan umur panen yaitu pada karakter tinggi tanaman dengan kriteria cukup kuat, karakter panjang malai dan bobot biji bernas per rumpun dengan kriteria sangat lemah dan cukup kuat. Sedangkan dengan hasil terdapat karakter yang berkorelasi positif nyata yaitu bobot 1000 biji dan bobot biji bernas per rumpun dengan kriteria sangat kuat, terdapat juga karakter yang berkorelasi negatif nyata yaitu pada karakter tinggi tanaman, panjang malai dan panjang daun bendera dengan kriteria kuat.
Faktor Penyebab Perkelahian Carok di Madura di Tinjau Dari Kriminologi Arif Rahman Hakim; Sulistyanta Sulistyanta
Amandemen: Jurnal Ilmu pertahanan, Politik dan Hukum Indonesia Vol. 2 No. 3 (2025): Amandemen: Jurnal Ilmu pertahanan, Politik dan Hukum Indonesia
Publisher : Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/amandemen.v2i3.952

Abstract

This research explores the phenomenon of carok as a form of traditional violence that persists in Madurese society, particularly in Sampang Regency. Carok refers to a duel involving sharp weapons, usually carried out by men to defend their honor and dignity, which they believe has been tarnished. This study aims to identify the factors that cause carok from a criminological perspective and to analyze the efforts that have been made to address and prevent such incidents. The research employs an empirical legal method with a qualitative approach. Data were collected through interviews with local police officers, sub-district officials, village heads, and traditional leaders in Sampang District, as well as through documentation and field observations. The findings reveal that the primary causes of carok include issues related to personal honor—especially concerning a man’s wife—personal disputes, revenge, and social environments that legitimize violence as a way of resolving conflict. From a criminological standpoint, carok can be explained through social conflict theory and the concept of crime of passion. Efforts to prevent carok have included both preventive measures, such as legal education, and repressive actions by law enforcement authorities. However, these efforts have proven to be only partially effective due to the deeply rooted cultural values that continue to support carok as a traditional form of justice. Therefore, a more intensive cultural approach involving community leaders is necessary to promote peaceful conflict resolution and reduce the incidence of violence.
Kajian Dasar Teologi Pendidikan Islam dalam Mewujudkan Masyarakat Berakhlak Mulia melalui Pendidikan Islam Arif Rahman Hakim; Adang Hambali; Andewi Suhartin
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 12 No 2 (2025): Al I'tibar: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/f9fzey06

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis landasan teologis pendidikan Islam dalam membentuk masyarakat yang bermoral mulia. Fokus utamanya adalah menggali peran teologi dalam reformasi pendidikan Islam agar tetap relevan terhadap tantangan zaman dan dinamika sosial. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi pustaka dari berbagai sumber literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teologi pendidikan Islam, yang bersumber dari Al-Qur’an dan Hadis, memberikan fondasi filosofis yang kuat dalam pembentukan karakter, akhlak mulia, serta penguatan spiritualitas umat. Teologi tidak hanya mencakup aspek kognitif, tetapi juga dimensi moral dan spiritual yang membentuk kepribadian peserta didik secara utuh. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya penerapan prinsip-prinsip dasar Islam, seperti konsep tauhid dan nilai-nilai universal Islam, dalam memperkuat hubungan antaragama dan membangun masyarakat yang harmonis dan adil di era globalisasi. Keunikan studi ini terletak pada upayanya menjawab tantangan zaman dan keberagaman budaya melalui pendekatan teologis dalam pendidikan. Dengan demikian, teologi pendidikan Islam diharapkan menjadi instrumen strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga unggul secara moral dan spiritual dalam kehidupan sehari-hari.
TRANSFORMASI PENDIDIKAN ISLAM MENUJU SOCIETY 5.0: ANALISIS KURIKULUM DAN KOMPETENSI GURU Arif Rahman Hakim; Zulaekah
AL-MUADDIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol. 7 No. 3 (2025): Juli
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/muaddib.v7i3.1849

Abstract

This article examines the transformation of Islamic education towards Society 5.0, focusing on two main aspects: curriculum and teacher competence. The Society 5.0 era demands an education system that integrates technology with humanistic values, where Islamic education must adapt to the changing times without neglecting the moral and ethical dimensions that are integral to Islamic teachings. This study employs a descriptive qualitative approach to analyze the Islamic education curriculum and teacher competence in Madrasah Aliyah and private Islamic schools that have implemented technology-based learning. The findings indicate that although several institutions have attempted to integrate technology, its use in learning is still limited to material delivery and has not been fully optimized to develop critical and creative thinking skills. Moreover, the competence of Islamic Religious Education teachers in utilizing technology needs to be strengthened through more intensive training. The Islamic education curriculum needs to undergo transformation to accommodate students' needs in mastering 21st-century skills while continuing to reinforce character based on Islamic values. The study concludes that the development of an adaptive curriculum and the continuous enhancement of teacher competence are key to realizing relevant Islamic education in the Society 5.0 era.
Co-Authors Achmad Sjaifullah Adang Hambali Adela Abigail Widiasari Putri Adi Nur Cahyono Adiwar Agung Kurniawan Ahmad Fuad Fadhil Ahmad Fu’adi Ahmad Levy Fachrul Avivy Ahmad Tohirin Aini Wandari Alfi Fadli Amalia Alfitrianingrum Amalia Nur Hanisah Amalia Nurhanisah Amaliah Nurhanisah Gultom Amanda Rizki Agustian Amat Basri Ananda Naufal Rahmatullah Andewi Suhartin Andewi Suhartini Andi Sulastri Andri Ariyanto Andyan Lutfahyanto Andyan P.L Ari Susanti Arif Rio Kari Arifatun Nisa Mardhotilah Arlina Ashidiqie, Haidar Fikri Khairunnida Ashidiqie Bakti Berlyanto Sedayu Bambang Widiono Basuki Danang Endarto Putro Daniel Oktavianus Kristian S Deki Satria Deny Haryadi Desi Sabtina Dewi Marini Umi Atmaja Diana Rachmawati Dimala, Cempaka Putrie Donna Boedi Maritasari Dwi Nur Luthfiah Eli Tasya Wulandari Erlina Putri Siskawati Erzi Hidayat Esti Agriyani Bawaulu Fadeli Ehsan Hanafi Fahri Yusuf farida, lasmi Fauzan Azhar Alhadi Fauziah Shanti CSM Firman Arizandi Fithri Asmelia Frado Dymas Prasetyo Fridya Nirwana Gea Desta Rini Giri Loviansyah Giri Wahyu Putra H. Supiana Haditsa Qur'ani Nurhakim Haekal Mauludin Hakim Giraldi Saputra Haniek Listyorini Hardjono Hardjono Hardjono Haryono, Wasis Hofidatul maulana Hasby Holy Greata Singadimedja Hurun In I Gusti Ayu Purnamawati I Wayan Sudika Idawati Manurung Ikah Mudrikah Ilyas Rohili Indah Nur Azizah Intan Nurfitasari Ipung Yuwono Irmayani Isnan Rojibillah Jeklin Darsono Sidebang Jvana Wahyu Pratami Khaidah Try Apnisyah Sitorus Kharisma Nurmalitasari Khoirunnisa Maharani Kisman Laela Kamila M. Tohimin Apriyanto Mahfud Al Hayat Mahmud Masulin MAMAT RAHMAT Marhisar Simatupang, Marhisar Matori Matori Meilita Karenda Putri Mijahamuddin Alwi Mochammad Agung Indra Iswara Mohammad Aditya Kurniawan Mohammad Asikin Mufid Mufid Muhamad Farhan Muhammad Akbar Thoha Muhammad Fahmi Hidayatullah Muhammad Rifky Fauzan Muhammad Sururuddin Muhammad Zacky Muharsih, Lania Munthe, Agyanata Tua Mutia Lina Dewi Nadif Ali Wasil Laeli napis Napis Napis Nur Ainy Sadijah Nur Asiah Nur Ikhsan Kharisma Sitorus Nurwajdah Ahmad Priyadi Priyadi Puji Rahayu Putri Aprilia Daniatul M Qilbaaini Effendi Muftikhali Qiqi Yuliati Zakiah Qiqi Yuliati Zakiyah Rahmat Fauzi Rahmatulloh Rahmatulloh Rahmatulloh Raka Sebastian Fajardika Rana Zaini Fathiyana Randwitya Ayu Ganis Regi Ramadan Ria Lusiyani Rida Aulia Rusli Ridho Nurardiansyah Riki Aprijal Rini Amelia Siagian Risa Umami Risky Yunitasari Riswanto Halim Riza, Wina Lova Rizki Akbar Syabani Rizky Akbar Syabani Rohmatil Laili Roi Riski Fauzi Ruaida Susanti Sahidin . Salwa Azizah Rahman Samsul Wadi Sang Kompiang Wirawan Sigit Hadiantoro, Sigit Siregar, Linda Mora Siti Ardiyanti Subanji Subanji Suklani Sulistyanta Sulistyanta Supiana Suryandari, Ade Sonya Suwaryo, Niko Swasono Raharjo Syariah Hafizhoh Takwanto, Anang Wafi Dhiya Ulhak Wahyu Tri Handoyo Wahyu Wahidin Windi Taruna Agustin Windi Zamrudy Yerin Tri Agustina Yolanda Nindy Hermawan Yudha Adrianto Yuflinawati Away Yuniar Lestarini Yuniastini Yuniastini Zalia Muspita Zenita Claudia Salsabillah Zulaekah Zulkarnain Muhammad Ali