p-Index From 2021 - 2026
7.716
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Litera MODUL Humanus: Jurnal ilmiah Ilmu-ilmu Humaniora Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika Jurnal Pendidikan Kimia Beyond Words : a journal on language education, applied linguistics and curriculum & instructions LiNGUA: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Jurnal S2 Pendidikan Sains Jurnal Celtic NALARs Prosiding Pendidikan Sains LingTera Englisia Journal Prosiding Semnastek Alchemy Jurnal Penelitian Kimia JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN FISIKA AL BIRUNI Jurnal Inovasi Pendidikan IPA Journal of English and Education EDULITE: Journal of English Education, Literature and Culture Journal of Foreign Language Teaching and Learning Journal of Language and Literature Jurnal Arsitektur KOMPOSISI International Journal of Built Environment and Scientific Research PURWARUPA Jurnal Arsitektur Script Journal: Journal of Linguistic and English Teaching INKUIRI : Jurnal Pendidikan IPA Arsitektura : Jurnal Ilmiah Arsitektur dan Lingkungan Binaan PAEDAGOGIA Eralingua : Jurnal Pendidikan Bahasa Asing dan Sastra Journal of Islamic Architecture Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Biology Education Jurnal Arsitektur ZONASI Voices of English Language Education Society Journal of English Language Teaching and Linguistics Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series REiLA: Journal of Research and Innovation in Language Border: Jurnal Arsitektur Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknik Journal of Architectural Design and Development (JAD) Lakar: Jurnal Arsitektur JOLLT Journal of Languages and Language Teaching JAS: Journal of Architecture Students Indonesian Journal of EFL and Linguistics DIMENSI: Journal of Architecture and Built Environment Formosa Journal of Applied Sciences (FJAS) Formosa Journal of Sustainable Research (FJSR) AGORA : Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Arsitektur Usakti Studies in English Language and Education International Journal of Contemporary Studies in Education Indonesian Journal of Advanced Research (IJAR) Jurnal Pengabdian West Science Enrichment: Journal of Multidisciplinary Research and Development Journal of Literature Language and Academic Studies (J-LLANS) Journal of Environment and Sustainability Education Journal of Development and Integrated Engineering Jurnal Pendidikan Progresif
Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN KONSEP ARSITEKTUR EKOLOGI PADA PERANCANGAN KAWASAN WISATA AIR DANAU SUNTER DI JAKARTA Syaid Adi Putro; Ashadi Ashadi; Lukmanul Hakim
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol 2, No 2 (2018): Purwarupa Vol 2 No 2 September 2018
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.248 KB)

Abstract

Area resapan Air di Provinsi DKI Jakarta masih sangat sedikit jumlahnya. Danau Sunter merupakan salah satu resapan air yang ada di Jakarta Utara. Namun, keadaannya sekarang danau Sunter semakin menurun karena menjadi penampungan limbah yang notabene berada di tengah-tengah kawasan pabrik dan pergudangan. Hal ini mengakibatkan degradasi kualitas air danau karena penanganan limbah yang secara langsung dibuang ke danau tersebut membuat ekosistem danau Sunter menjadi terganggu dan berakibat penurunan fungsi ekologi di kawasan tersebut. Tujuan perencanaan dan perancangan ini untuk mengatasi masalah penanganan limbah dan sebagai sarana rekreasi wisata air. Dengan pendekatan arsitektur ekologi, maka diharapkan hasil rancangan akan meminimalisir kawasan tersebut menjadi kawasan yang dapat mengolah limbah dan berkelanjutan. Dari latar belakang di atas, maka pada tugas akhir ini penulis akan menyusun konsep perencanaan dan perancangan penataan kawasan wisata air danau Sunter dengan konsep arsitektur ekologi di Jakarta.
PERANCANGAN LANSEKAP KAMPUS UMJ DENGAN PENDEKATAN KONSEP ANALOGI LAFADZ MUHAMMAD Syafrial Jamin; Ashadi Ashadi; Luqmanul Hakim
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol 1, No 1 (2017): Purwarupa Vol 1 No 1 Maret 2017
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.599 KB)

Abstract

ABSTRAK. Seiring dengan peningkatan jumlah mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Jakarta dari tahun ke tahun, peningkatan kualitas pendidikan dan penambahan sarana dan prasarana harus dilakukan untuk mendukung proses belajar mengajar yang mengikuti perkembangan era kontemporer modern dan memadai tanpa kehilangan identitas Islam Muhammadiyah dengan tujuan memurnikan ajaran agama Islam diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW. Kampus UMJ sebagai salah satu pusat kegiatan pendidikan strategis untuk melakukan pembangunan sesuai dengan strategi dan rencana kota dan rencana wilayah pemerintah kota Tangerang Selatan. Kampus UMJ sebagai pusat kegiatan pendidikan ciputat timur merupakan salah satu kampus terbesar daerah dengan daya tarik tinggi. Kata Kunci: kampus, islami, pendidikan, modern, kontemporer ABSTRACT. Along with the increase in the number of students at the University of Muhammadiyah Jakarta from year to year, the improvement of the quality of education and the addition of facilities and infrastructure should be made to support the teaching and learning process that follows the development era of contemporary modern. It should be adequate without losing the Islamic identity of the Muhammadiyah with the purpose of purifying the religious teachings of Islam that was revealed to the Prophet Muhammad. UMJ campus as one of the centers of educational activity is strategic to developin accordance with the strategy and the city plan and government areas plan of South Tangerang city. UMJ campus as a center of educational activities in East Ciputat is one of the area's largest campus with high attraction. Keywords: campus, islamic, education, modern, contemporary
PENERAPAN KONSEP ARSITEKTUR KONTEMPORER DEKONSTRUKSI PADA BANGUNAN PERTUNJUKAN TEATER JAKARTA guntur ismawan; Ashadi Ashadi
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol 5, No 1 (2021): Purwarupa Vol 5 No 1 Maret 2021
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK. Arsitektur Kontemporer Dekonstruksi merupakan konsep sebuah desain arsitektur yang lebih maju/ terbaharukan dengan menggunakan bentukan geometri yang tidak lazim. Konsep ini muncul akibat kebosanan dan kejenuhan pada gaya arsitektur modern dan mulai diterapkan pada bangunan pertunjukan di era modern ini untuk menghilangkan rasa kebosanan terhadap geometri pada umumnya. Hal tersebut membuat geometri pada bangunan pertunjukan dirasa cocok sebagai media penerapan konsep arsitektur kontemporer dekonstruksi di era modernisasi. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini berusaha mengkaji konsep arsitektur kontemporer dekonstruksi pada bangunan pertunjukan Teater Jakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dan pengumpulan data menggunakan studi literatur terkait dengan arsitektur kontemporer dekonstruksi. Analisis dilakukan dengan menggunakan pendekatan prinsip desain arsitektur kontemporer dekonstruksi, menghasilkan kajian bahwa Teater Jakarta menerapkan konsep arsitektur kontemporer dekonstruksi berdasarkan penerapan prinsip bentuk hybrid (bentuk campuran), bentuk yang complexity (kompleks), memiliki estetika dan ornament, pro simbolik, disorder (ketidakteraturan), disharmony (tidak harmoni), methaphor (metafora), distorsi (distortion) dan kontras (contrast). Kata Kunci: arsitektur, dekonstruksi, kontemporer. pertunjukan. ABSTRACT. Deconstruction Contemporary Architecture is the concept of a more advanced / updated architectural design using unusual geometric formations. This concept emerged as a result of boredom and boredom in modern architectural styles and began to be applied to performance buildings in this modern era to eliminate the sense of boredom towards geometry in general. This makes the geometry of the performance building suitable as a medium for implementing the contemporary architectural concept of deconstruction in the modernization era. Based on this background, this study seeks to examine the contemporary architectural concept of deconstruction in the Jakarta Theater performance building. The method used in this research is descriptive qualitative method and data collection using literature studies related to contemporary architecture deconstruction. The analysis was carried out using a contemporary architectural design principle approach to deconstruction, resulting in a study that the Jakarta Theater applies a contemporary architectural concept of deconstruction based on the application of the principle of hybrid expression, forms that are complex, have aesthetics and ornament, pro symbolic, disorder, disharmony, metaphor, distortion and contrast. Keywords: Architecture, Deconstruction, Contemporary, theatre 
Penerapan Konsep Arsitektur Analogi Pada Bangunan Museum Purna Bhakti Pertiwi Muhammad Muslimin; Ashadi Ashadi
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol 4, No 2 (2020): Purwarupa Vol 4 No 2 September 2020
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK. Museum merupakan bangunan yang menyimpan benda-benda bersejarah, karya seni dan yang bersifat edukasi lainya. Dalam perencanaanya setiap museum memiliki desain yang berbeda tergantung apa yang dipamerkan didalam museum, diantara pendekatan yang digunakan dalam perancangan museum adalah pendekatan konsep arsitektur analogi, konsep ini sudah banyak digunakan oleh para arsitek dalam perancangan karya dan menghasilkan karya yang spektakuler. Penelitian ini bertujuan untuk memahami lebih dalam tentang makna arsitektur analogi dan bagaimana penerapan prinsip-prinsip arsitektur analogi kedalam bangunan museum, metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif yaitu dengan mengumpulkan teori-teori dari beberapa ahli dan observasi studi kasus secara langsung, hal ini memungkinkan peneliti mendapatkan data secara lebih akurat. penerapan prinsip arsitektur analogi selalu menghasilkan desain yang unik dan kontras terhadap bangunan disekitar nya, benang merah dalam penerapan prinsip arsitektur analogi ini adalah bahwa dalam penerapan nya tidak secara langsung menjiplak objek analogi akan tetapi diperlukan analisis mendalam sehingga tercipta bentuk yang sesuai.Kata kunci: Arsitektur Analogi, Museum, Museum Purna Bhakti Pertiwi ABSTRACT. The museum is a building that holds historic objects, senior artwork and that opposes other education. In each museum has a different design depending on what is exhibited in the museum, between what is used in the design of the museum is the concept of analogy architecture, this concept has been widely used by architects in the design of works and produce spectacular works. This study aims to discuss more about the meaning of analogy architecture and the application of the principles of analogy to building a museum, the method used in this research is a descriptive qualitative method relating to gathering theories from several experts and direct case study observations, this allows researchers get data accurately. The application of analogy architecture produces a unique design and contrast to the building concerned, the common thread in the application of this analogy architecture is that in its application it does not directly trace the object of the analogy it will require the necessary analysis so that an appropriate shape is created.Keywords: Analogy Architecture, Museum, Museum Purna Bhakti Pertiwi
KONSEP ARSITEKTUR EKOLOGI PADA PENATAAN KAWASAN WISATA CANDI CANGKUANG DI GARUT, JAWA BARAT Abdul Azis Muslim; Ashadi Ashadi; Anggana Fitri Satwikasari
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol 2, No 2 (2018): Purwarupa Vol 2 No 2 September 2018
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (606.017 KB)

Abstract

Kawasan Wisata Candi Cangkuang merupakan salah satu destinasi wisata di kabupaten Garut. Kawasan ini termasuk ke dalam kawasan strategis wilayah kabupaten yang penataannya diprioritaskan. Tempat ini banyak didatangi pengunjung ataupun peziarah dari berbagai daerah untuk berwisata, melaksanakan ibadah di Candi Cangkuang dan ziarah ke makam Syeh Arief Muhammad yang menyebarkan agama Islam di kawasan Cangkuang. Tempat ini memiliki potensi besar untuk mejadi destinasi wisata unggulan, akan tetapi pada kenyataannya jumlah wisatawan yang berkunjung kesini jumlahnya sedikit bila dibandingkan dengan wisata sejenis di daerah lain. Berdasarkan latar belakang tersebut maka diperlukan penataan ulang  pada kawasan wisata Candi Cangkuang ini dengan menerapkan konsep arsitektur ekologi yang ramah lingkungan dan memaksimalkan potensi alam yang ada. Penataan ini bertujuan untuk meningkatkan jumlah wisatawan yang berkunjung ke kawasan. Metode yang digunakan dalam penelitian dan perancangan ini dilakukan dengan wawancara serta observasi untuk mendapatkan data eksisting dan data penunjang. Penataan Kawasan Wisata Candi Cangkuang dengan konsep arsitektur ekologi diharapkan dapat membuat citra kawasan wisata ini semakin menarik untuk dikunjungi, masyarakat sekitar kawasan menjadi lebih sejahtera karena dengan meningkatnya jumlah wisatawan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar akan tetapi tetap mengedepankan desain yang ramah terhadap lingkungan.
SENTUHAN ETNIK JAWA PADA PERENCANAAN DESAIN BANDARA INTERNASIONAL DI TULUNGAGUNG, JAWA TIMUR DENGAN KONSEP HYBRID Candik Fahtu Siam Agung; Ashadi Ashadi; Luqmanul Hakim
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol 1, No 1 (2017): Purwarupa Vol 1 No 1 Maret 2017
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.851 KB)

Abstract

ABSTRAK. Sebuah Bandara Udara Internasional merupakan bangunan yang melayani transportasi udara penerbangan lokal atau domestik dan Internasional. Pembangunan Bandara udara di Tulungagung merupakan suatu kebutuhan dewasa ini dikarenakan belum tersedianaya Bandara Udara Internasional untuk mengakomodir kebutuhan masyarakat didaerah Tulungagung dan sekitarnya. Dengan adat Jawa yang masih dijunjung tinggi maka pembangunan Bandara Udara Internasional dengan unsur kearifan lokal masyarakat Tulungagung lebih tepat untuk sebuah konsep Bandara Udara di daerah Tulungagung. Kebutuhan ruang dan kelengkapan fasilitas Bandara Udara harus memenuhi standar syarat sebuah Bandara Internasional yang telah ditetapkan oleh pihak yang berwenang dalam hal ini Kementerian Perhubungan.Kata Kunci : Bandara Udara Internasional, Tulungagung, Budaya Jawa, Hybrid ABSTRACT. International Airport is a building that serve air transportation including domestic and International flight. Internasional airport build in Tulungagung is a urgently need lately due to the absent of International airport to accomodate people’s need in Tulungagung and around. The Javanese culture still being uphold in Tulungagung society, so International Airport with local genius from Tulungagung Society for a concept of International Airport in Tulungagung considered appropriate. Space needs and facilities in International Airport have to fulfill Standard of International Airport, in this case standard from Ministry of Transportation.Keyword : International Airport, Tulungagung, Javanese Culture, Hybrid
PENERAPAN PRINSIP WALKABILITY DALAM KAWASAN PERMUKIMAN DAN STASIUN LRT DI CIBUBUR JAKARTA TIMUR Micco Elfandi; Ashadi Ashadi; Dedi Hantono
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol 2, No 1 (2018): Purwarupa Vol 2 No 1 Maret 2018
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK. Konsep penataan yang ada padakawasan permukiman di Cibubur didasarkan oleh pertumbuhan cerdas atau Smart Growthyang memiliki beberapa prinsip yang salah satunya adalah tersedianya sarana dan prasarana bagi pejalan kaki baik pedestrian maupun pesepeda atau disebut walkability yang memiliki tujuan untuk mengurangi penggunaan kendaraan bermotor menjadi penggunaan transportasi publik berupa LRT yang sedang dalam pembangunan dan penggunaan sepeda di dalam kawasan serta bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang livable.Lokasi kawasan permukiman berada di Jalan akses Tol Jagorawi yang terletak di wilayah Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur. Perencanaan yang dilakukan pada kawasan ini terfokus pada akses bagi pejalan kaki dari hunian rumah deret dan rumah susun menuju ke titik pusat kegiatan dan seblaiknya dengan luas site ±56 Ha dan luas permukiman ±22 Ha. Dimensi walkability terdiri atas tiga komponen, yaitu komponen kenyamanan, keselamatan dan dukungan kebijakan. Dukungan kebijakan walkabilitas di Indonesia terdapat dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 03 tahun 2014 tentang Pedoman Perencanaan, Penyediaan dan Pemanfaatan, Prasarana dan Sarana Jaringan Pejalan Kaki di Kawasan Perkotaan, yang keberadaannya bertujuan untuk memenuhi ketersediaan prasarana dan sarana jaringan pejalan kaki di kawasan perkotaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji sarana dan prasarana walkabilitas yang ada pada site dan di sekitar site serta membuat konsep penyediaan sarana walkabilitas bagi penghuni rusun maupun masyarakat umum. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah dengan mengumpulkan data sekunder melalui pengamatan langsung dan melalui searching dan browsing.Metode analisisdilakukan dengan cara deskriptif dan intrepretif tentang konsep walkabilityyang dapat digunakan dan menghubungkan antara permukiman, stasiun LRT dan komersil berupa mall. Kesimpulannya adalah bahwa strategi walkabilitas dapat digunakan sebagai salah satu solusi masalah pergerakan perkotaan serta ekologi perkotaan. Perlu dilakukan penelitian lanjutan tentang model jalur pergerakan dengan strategi walkabilitas sebagai salah satu langkah menuju kota yang berkelanjutan. Kata Kunci: cibubur, kawasan, permukiman, walkability  ABSTRACT. The concept of arrangement that exist in the residential area in Cibubur is based by the growth of intelligent or Smart Growth, which have some of the principles that one of them is the availability of facilities and infrastructure for pedestrians better pedestrian and cyclists or so-called walkability that has a goal to reduce the use of motor vehicle be the use of public transport in the form of the LRT that are currently in development and the use of bicycles in the region as well as aims to create an environment that is livable. The location of the settlement area is located on the access Road to Jagorawi Toll road which is located in the Subdistrict of Ciracas, East Jakarta. Planning done in this area focused on access for pedestrians from the residential row-houses and flats towards to the center point of activities and preferably with extensive site ±56 ha and extensive settlements ±22 ha. The dimensions of the walkability consists of three components, namely the components of comfort, safety and policy support. Policy support walkabilityin Indonesia contained in the Regulation of the Minister of Public works No.03 of 2014 on Guidelines for the Planning, Provision and Utilization, Infrastructure and Pedestrian Network in the Urban Area, the existence of which aims to meet the availability of infrastructure and the pedestrian network in the urban area. The purpose of this study was to examine the facilities and infrastructure walkability that exist on the site and around the site as well as make the concept of the provision of the walkability for the occupants of flats and the general public. The methods used in data collection is by collecting secondary data through direct observation and through searching and browsing. Method the analysis is carried out by means of descriptive and interpretive about the concept of walkability that can be used and connecting between settlements, the LRT station and the commercial form of the mall. The conclusion is that the strategy walkability can be used as one solution to the problem of the movement of the urban as well as urban ecology. Need to do further research about the model of the path of movement with a strategy walkability as one step towards sustainable city. Keywords: cibubur, region, residential, walkability
HISTORICAL ATTACHMENT SEBAGAI KONSEP PENATAAN KAWASAN LUAR BATANG JAKARTA UTARA Handri Saputra; Ashadi Ashadi; Ratna Dewi Nur'aini
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol 2, No 1 (2018): Purwarupa Vol 2 No 1 Maret 2018
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK.Kawasan Kampung Luar Batang merupakan sebuah kawasan permukiman yang memiliki nilai sejarah yang tinggi yang masih dapat dirasakan sampai saat ini adalah keberadaan Masjid dan Makam Keramat Luar Batang sebagai bangunan Cagar Budaya yang ditetapkan oleh pemerintah DKI Jakarta. Akan tetapi kondisi kawasan saat ini sangatlah memperihatinkan. Hal ini dikarenakan tingkat pertumbuhan bangunan hunian dikawasan ini tidak diimbangi dengan ketersediaan lahan untuk hunian tersebut. Sehingga pembangunan bangunan pada kawasan ini sudah tidak sesuai dengan Peraturan Tata Ruang Kota yang mengakibatkan tidak teraturnya tata letak guna massa bangunan pada kawasan ini dan tidak mendukung keberadaan bangunan masjid yang memiliki nilai sejarah. Untuk itu perlunya penataan untuk mengembalikan pola tata letak guna ruang/massa bangunan yang sesuai dengan Peraturan Tata Guna Lahan Kota dan memiliki kelakatan dalam segala aspek dengan bangunan masjid yang bersejarah. Metode yang dilakukan adalah dengan melakukan pengumpulan data dari studi literatur, preseden, dan observasi lapangan. Setelah itu melakukan analisis untuk mendapatkan konsep penataan Kawasan Luar Batang Jakarta Utara dengan Pendekatan Kelekatan Sejarah yang dapat mempertahankan nilai dan rasa sejarah dari bangunan dan kawasan di dalam Kampung Luar Batang.  Kata Kunci: Kawasan, Kelekatan, Luar Batang, Penataan, Sejarah   ABSTRACT. Kampung Luar Batang district is a residential area with high historical value that can still be felt up till now is the existence of Mosque and Makam Keramat Luar Batang as the building of Cultural Heritage that be appointed by the government of DKI Jakarta. However, the existing condition of the district is very worrying. This is because the growth rate of residential buildings in this area is not matched with the availability of land for the dwelling. As of the construction of buildings in this area is not suitable with the City Spatial Regulations that resulted in irregular layout for the mass of buildings in this area and does not support the existence of mosque buildings that have historical value. Therefore, the necessity for structuring to restore the layout pattern for the space/mass of buildings in accordance with the City Land Use Rules and have the talent in all aspects with the building of the historic mosque. The method used is to collect data from literature studies, precedents, and field observations. After doing the analysis to get the concept of the arrangement of North Jakarta Batang Luar Batang with the Approach to Historical Attachment that can retain the value and sense of history of the buildings and areas inside Kampung Luar Batang.. Keywords: Area, Arrangement, Attachment, History, Luar Batang
TELAAH KONSEP ARSITEKTUR DEKONSTRUKSI Galih Prakasa; Ashadi Ashadi
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol 4, No 1 (2020): Purwarupa Vol 4 No 1 Maret 2020
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4904.911 KB)

Abstract

ABSTRAK. Arsitektur merupakan bidang ilmu yang akan terus mengalami perkembangan dari masa ke masa. Perkembangan tersebut melahirkan banyak aliran atau gaya dari Arsitektur itu sendiri. Salah satu gaya yang menyita perhatian dengan banyaknya pro dan kontra terkait gayanya yang tidak biasa, adalah Arsitektur Dekonstruksi. Gaya tersebut terinspirasi oleh dua peristiwa yang sedang popular pada waktu itu yaitu paham deconstruction Derrida terkait tata bahasa dan gerakan Konstruktivisme di Rusia di bidang seni rupa. Gaya yang tidak biasa pada Arsitektur Dekonstruksi bisa diketahui melalui konsepnya. Dalam telaah konsep Arsitektur Dekonstruksi ini menggunakan metode analisis terhadap isi dari pandangan, komentar, umpan balik dan pemikiran mengikuti taktik dari studi kualitatif. Studi analisis dilakukan pada karya-karya Daniel Libeskind, Zaha Hadid dan Frank O. Gehry. Telaah tersebut mengarahkan pada satu benang merah yaitu setiap tokoh-tokoh Arsitektur dekonstruksi sama-sama tidak mau terkekang pada satu aturan baku dan menuntut hal-hal yang baru pada setiap desainnya. Kata Kunci: Dekonstruksi, Dekonstruktivis ABSTRACT. Architecture is a field of science that will continue to experience development from time to time. These developments create many styles of architecture itself. One style that has drawn attention with the pros and cons of its unusual style is Deconstruction Architecture. The style was inspired by two events that were popular at the time, namely Derrida's deconstructionism related to grammar and the Constructivism movement in Russia in the field of fine arts. The unusual style of Deconstruction Architecture can be known through the concept. In the study of the concept of Deconstruction Architecture uses the method of analysis of the contents of the views, comments, feedback and thoughts following the tactics of qualitative studies. Analysis studies were carried out on the works of Daniel Libeskind, Zaha Hadid and Frank O. Gehry. The study leads to a conclusion that each deconstruction architectural figure does not want to be restrained by one standard rule and demands new things in each design. Keywords: deconstruction, deconstructivism, avant garde,
PENERAPAN KONSEP ARSITEKTUR PERILAKU PADA KAWASAN WISATA ISLAM KAMPUNG BANDAN JAKARTA UTARA Thoriq Septiawan; Ashadi Ashadi; Ratna Dewi Nur'aini
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol 2, No 2 (2018): Purwarupa Vol 2 No 2 September 2018
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.397 KB)

Abstract

Kawasan Wisata Islam Masjid Al- Mukkarromah Kampung Bandan banyak didatangi pengunjung ataupun peziarah dari berbagai daerah untuk melaksanakan ibadah dan ziarah ke makam Habib yang menyebarkan agamaIslam di kawasan Kampung Bandan. Dengan terbatasnya lahan terbuka di area masjid sehingga banyak kendaraan pengunjung tidak tertampung, selain itu masyarakat di sekitar masjid tersebut juga diuntungkan dengan membuka peluang usaha untuk meningkatkan perekonomian dengan cara berdagang untuk dijualkan ke pengunjung atau peziarah. Untuk memenuhi kebutuhan para pengunjung dan peziaraha dilakukan penataan kawasan wisata Islam Masjid Al-Mukkarromah Kampung Bandan dengan konsep arsitektur perilaku. Penataan Kawasan Wisata Islam dengan konsep arsitektur perilaku di Kampung Bandan bertujuan untuk mempertahankan  dan memperlihatkan nilai bangunan bersejarah pada kawasan Kampung Bandan. Metode yang digunakan dalam penyusunan ini dilakukan dengan wawancara serta observasi untuk mendapatkan data. Penataan Kawasan Wisata Islam dengan konsep arsitektur perilaku mempermudah aktifitas pengunjung dan peziarah agar lebih tertata untuk berkunjung ataupun berziarah di kawasan Masjid Al- Mukkarromah Kampung Bandan.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Azis Muslim Adawiyah, Siti Lutfiah Rabiyatul Ade Sumiahadi, Ade Adhima Faidir, Muhammad Fauzan Adi Hermawan Afied Dien Haqsaleh Agniaturrizki, Agniaturrizki Ahmad Taufiq Ahmad Yusuf Aini, Rahma Akmal, Muhamad Faiz Ammar, Faris Faisal Anggana Fitri Satwikasari anisa Anisa Anisa Anisa Anisa Anisa Anisa Anisa Anisa Annisa Nurul Firdausi Ardlillah, Queen Fiqi Ari Widyati Purwantiasning Ariansyah, Ahmad Ariesinta, Dimiar Assa'adah, Putri Alvy Atik Puji Rahayu Aziza, Nur Azizah, Shofiah Nur Bakti Mulyani Bimatukmaru, Rustama Fasda Budi Utami Candik Fahtu Siam Agung Candra, Ayu Dwi Chairunisa Ayu Saputri choirul umom Dedi Hantono Dedi Hantono Delly Rachman Dewanto Harjunowibowo Dewi, Arista Novia Dzul Rachman, Dzul Edy, Nur Azizah Dikastuti Eka Fajar Nugraha Ekan Fitrianto Erna Andriyanti Fadhillah, Hilman Faiqoh, Avita Elok Fathin, Sayyid Muhammad Fatnalaila, Fatnalaila Feri, Zefki Okta Fikri, Ahmad Rifat Finta Lissimia Finta Lissimia, Finta Galih Prakasa Gultom, Aryadi Manuel Guntur is mawan guntur ismawan Handri Saputra Haryono Haryono Havidz, Ichsan I Putu Indra Kusuma Ibrahim, Muhammad Luthfi Idam Ragil Widianto Atmojo Indah Tri Susilowati Ista Maharsi Izwan Ariq Nursandi Jamilah Jamilah Jannatussholihah, Siti Kus Sri Martini Lukmanul Hakim Luluk Fajri Luqmanul Hakim Luqmanul Hakim Luqmanul Hakim Lusi Nurhayati Lutfi Prayogi M. Masykuri Maman Suryaman Margana Margana Marlin, Sri Masykuri Masykuri Micco Elfandi Mohammad Masykuri Muhammad Muslimin Muhammad Rivai Mulyantoro, Ahmad Azis N Nelfiyanti Nana Setiawan Nana Setiawan, Nana Ni Wayan Surya Mahayanti Norasiah, Norasiah Norma Eralita Noviyanti, Anggi Nur Ikhsan Nurfidianty Annafi Nursandi, Izwan Ariq Pertiwi, Octaviani Putri Pertiwi Prakasa, Galih Pranoto Pranoto Pratiwi, Rinta Dian Pratomo Widodo Priambudi Dwi Prasetyo PUGUH KARYANTO Raharja, Ernita Ratna Dewi Nur'aini Rifka Houtrina Rifka Houtrina, Rifka Rohmiyati, Nazillatur Rosyidah, Dyana Maftuhatu Rustama Fasda Bimatukmaru Rustama Fasda Bimatukmaru Saeful Bahri Saiful Anwar Sajidan Sajidan Saragih, Rode Arta Yuliani Sari, Desy Mutia Sarjono, Alfiyan Wahyudianto Sentot Budi Rahardjo Sentot Budi Raharjo Setyoningrum, Vita Diah Siti Mukminatun, Siti Sri Indriani Solehah Sri Mulyani Sri Yamtinah Sugirin Sugirin Suharsono Suharsono Sukarmin Sulis Triyono Sulistyo Saputro Suriani Ngah Abdul Wahab Suriani Ngah Abdul Wahab Suryadi Budi Utomo Syafrial Jamin Syaid Adi Putro Tanjung, Pradana Akbar Taufik Hidayat Thoriq Septiawan Titik Sudartinah Tri Aulia Mutia Rahma Guritno, Tri Aulia Mutia Tri Nanik Wulandari, Tri Nanik Umar, Nasir Wahyu Hidayat wahyu hidayat Waly, Muchamad Muchibbuddin Wardani, Umi Sismia Winarno, Widha Wipsar Siwi Dona Ikasari Wulandari, Nunik Herani Yeni Artanti Yeptadian Sari Zam, Fakhruddin Zam