p-Index From 2021 - 2026
7.716
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Litera MODUL Humanus: Jurnal ilmiah Ilmu-ilmu Humaniora Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika Jurnal Pendidikan Kimia Beyond Words : a journal on language education, applied linguistics and curriculum & instructions LiNGUA: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Jurnal S2 Pendidikan Sains Jurnal Celtic NALARs Prosiding Pendidikan Sains LingTera Englisia Journal Prosiding Semnastek Alchemy Jurnal Penelitian Kimia JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN FISIKA AL BIRUNI Jurnal Inovasi Pendidikan IPA Journal of English and Education EDULITE: Journal of English Education, Literature and Culture Journal of Foreign Language Teaching and Learning Journal of Language and Literature Jurnal Arsitektur KOMPOSISI International Journal of Built Environment and Scientific Research PURWARUPA Jurnal Arsitektur Script Journal: Journal of Linguistic and English Teaching INKUIRI : Jurnal Pendidikan IPA Arsitektura : Jurnal Ilmiah Arsitektur dan Lingkungan Binaan PAEDAGOGIA Eralingua : Jurnal Pendidikan Bahasa Asing dan Sastra Journal of Islamic Architecture Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Biology Education Jurnal Arsitektur ZONASI Voices of English Language Education Society Journal of English Language Teaching and Linguistics Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series REiLA: Journal of Research and Innovation in Language Border: Jurnal Arsitektur Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknik Journal of Architectural Design and Development (JAD) Lakar: Jurnal Arsitektur JOLLT Journal of Languages and Language Teaching JAS: Journal of Architecture Students Indonesian Journal of EFL and Linguistics DIMENSI: Journal of Architecture and Built Environment Formosa Journal of Applied Sciences (FJAS) Formosa Journal of Sustainable Research (FJSR) AGORA : Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Arsitektur Usakti Studies in English Language and Education International Journal of Contemporary Studies in Education Indonesian Journal of Advanced Research (IJAR) Jurnal Pengabdian West Science Enrichment: Journal of Multidisciplinary Research and Development Journal of Literature Language and Academic Studies (J-LLANS) Journal of Environment and Sustainability Education Journal of Development and Integrated Engineering Jurnal Pendidikan Progresif
Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN KONSEP ARSITEKTUR METABOLISME PADA BANGUNAN BANDAR UDARA INTERNASIONAL YOGYAKARTA choirul umom; ashadi ashadi
MODUL Vol 22, No 1 (2022): MODUL vol 22 nomor 1 tahun 2022 (7 articles)
Publisher : architecture department, Engineering faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/mdl.22.1.2022.51-61

Abstract

Sebuah karya dalam rancangan desain arsitektural ada dikenal sebuah aspek konseptual seperti sebuah ide yang mendasari sebuah karya yang dibuat. Salah satunya gagasan atau konsep desain dalam karya arsitektur adalah konsep arsitektur metabolisme yang muncul pada zaman arsitektur modern yang berasal dari negara Jepang. Konsep desain arsitektur metabolisme memiliki gagasan desain bangunan yang memungkinkan ruang dan bentuk dapat disesuaikan dengan perubahan (berkembang) sesuai dengan kebutuhan fungsinya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif naratif. Metode dengan cara ini yaitu melihat kondisi nyata yang terjadi sesuai keadaan aslinya dan selanjutnya melakukan analisis dengan cara dideskripsikan secara naratif. Hasil dari penelitian ini adalah melihat pada objek studi kasus yaitu bangunan Bandar Udara Internasional Yogyakarata apakah menerapkan ciri-ciri arsitektur metabolisme. Pada penelitian diharapkan dapat memberikan pemahaman dan hasil identifikasi untuk menambah pembendaharaan ilmu khususnya terkait dengan penerapan ciri-ciri arsitektur metabolisme yaitu: modular, arsitektur yang fleksibel, bentuk geometris, dan memiliki konteks budaya pada bangunan studi kasus Bandar Udara Intenasional Yogyakarta
KAJIAN KONSEP ARSITEKTUR METABOLISME PADA BANGUNAN BANDAR UDARA INTERNASIONAL (KUALA LUMPUR DAN QUEEN ALIA) choirul umom; ashadi ashadi
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol 5, No 2 (2021): Purwarupa Vol 5 No 2 September 2021
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebuah karya dalam arsitektur ada dikenal sebuah aspek konseptual seperti sebuah gagasan yang mendasari sebuah karya yang dibuat. Salah satunya gagasan atau konsep dalam desain arsitektur adalah konsep arsitektur metabolisme yang lahir pada zaman arsitektur modern yang berasal dari Jepang. Konsep rancangan desain arsitektur metabolisme memiliki ide desain bangunan yang memungkinkan ruang dan bentuk dapat disesuaikan dengan perubahan (berkembang) sesuai dengan kebutuhan fungsinya dimasa depan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif naratif. Metode dengan cara ini yaitu melihat kondisi nyata yang terjadi pada objek penelitian dan selanjutnya melakukan analisis yang dideskripsikan secara naratif. Hasil dari penelitian ini adalah melihat pada objek studi kasus yaitu bangunan Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur dan Bandar Udara Internasional Queen Alia apakah menerapkan ciri-ciri arsitektur metabolisme. Pada penelitian diharapkan dapat memberikan pemahaman dan hasil identifikasi untuk menambah pembendaharaan ilmu khususnya terkait dengan penerapan ciri-ciri arsitektur metabolisme yaitu: modular, arsitektur yang fleksibel, dan teknologi prefabrikasi pada bangunan studi kasus bandar udara.
Penerapan Arsitektur Metabahasa Pada Bangunan Sirkuit Drag Race Sepang Malaysia Adi Hermawan; Ashadi Ashadi
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol 6, No 1 (2022): Purwarupa Vol 6 No 1 Maret 2022
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahasa merupakan suatu alat untuk manusia saling berkomunikasi satu sama lain, oleh karena itu kita perlu memahami bahasa, karena mempunyai peran yang sangat besar dalam manusia. Tetapi bukan hanya makhluk hidup atau manusia yang selalu berkomunikasi, adapun benda mati yang bisa menyampaikan ekspresi atau bentuk dari desain tersebut, salah satu contohnya adalah sebuah konsep desain bangunan yang menerapakan konsep arsitektur metabahasa. Prinsip pada pendekatan arsitektur metabahasa memiliki dua prinsip, bangunan yang memiliki makna konotatif, dan bangunan yang memiliki unsur budaya. Pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif naratif. Karena kondisi yang tidak memungkinkan untuk datang ke lokasi secara langsung. Metode ini digunakan untuk mendeskripsikan hasil pengumpulan data-data yang diperoleh kemudian dilakukan analisis kualitatif berdasarkan dari teori-teori yang sudah dikumpulkan. Studi literatur di dapatkan dari buku, jurnal, internet, sehingga sumber yang di dapatkan mempermudah untuk melakukan analisis. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana penerapan konsep arsitektur metabahasa pada bangunan sirkuit drag race sepang Malaysia.
PERENCANAAN RUANG PUBLIK TERPADU DI SAWANGAN, DEPOK, JAWA BARAT Anisa Anisa; Ashadi Ashadi; Ari Widyati Purwantiasning; Finta Lissimia; Taufik Hidayat
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknik Vol 2, No 1 (2019): Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknik (JPMT)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jpmt.2.1.35-38

Abstract

Perencanaan ruang publik terpadu di Sawangan Depok merupakan program pengabdian masyarakat prodi Arsitektur yang bertujuan untuk memberi ruang bermain dan bersosialisasi yang aman dan edukatif bagi warga. Permasalahan yang ditemui adalah dalam lingkup 1 RT belum terdapat ruang yang dapat digunakan untuk bermain anak-anak secara aman. Metode yang dilakukan adalah observasi lapangan ke lokasi untuk mengetahui kondisi eksisting yang dilengkapi dengan wawancara ke pengurus RT. Hasil dari pengabdian masyarakat ini adalah perencanaan ruang publik terpadu pada lokasi dan desain yang sudah dibicarakan antara tim pengmas dengan warga. Perencanaan ini kemudian menjadi bagian proposal pengajuan ruang publik terpadu untuk direalisasikan.
DISAIN PENGEMBANGAN MASJID AT-MUTTAQIN YAYASAN YASPIA CIGANJUR, JAGAKARSA, JAKARTA SELATAN Ari Widyati Purwantiasning; Saeful Bahri; Ashadi Ashadi; Anisa Anisa; Ahmad Yusuf
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknik Vol 3, No 1 (2020): Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknik (JPMT)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jpmt.3.1.1-6

Abstract

Disain pengembangan Masjid At-Muttaqin Yayasan Yaspia Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan merupakan salah satu bentuk kepedulian Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta yang dilaksanakan dalam rangka kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan solusi disain dalam perencanaan pengembangan bangunan musholla yang berada dalam satu lahan dengan sekolah SMK YASPIA. Musholla yang ada dianggap sudah tidak layak dalam mengakomodasi kebutuhan siswa maupun masyarakat sekitarnya, untuk itu Yayasan YASPIA membuat perencanaan untuk mengembangkan musholla yang ada menjadi masjid dua lantai. Dengan pengembangan musholla menjadi masjid, maka diharapkan dapat memenuhi kebutuhan para siswa-guru dan masyarakat sekitarnya.
KAJIAN KONSEP ARSITEKTUR RASIONALISME PADA BANGUNAN UNIVERSITAS BAUHAUS DI JERMAN Priambudi Dwi Prasetyo; Ashadi Ashadi
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol 7, No 1 (2023): Purwarupa Vol 7 No 1 Maret 2023
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/purwarupa.7.1.51-56

Abstract

ABSTRAK. Seni dan ilmu Arsitektur merupakan bidang yang dituntut mampu mengikuti perkembangan zaman. Pada zaman modern saat ini, area hidup manusia telah menjadi hal yang berharga bagi sebagian masyarakat, terutama masyarakat perkotaan yang pastinya menjadi tempat berkumpul ragam lapisan masyarakat. Kenyataan ini tentunya juga mempengaruhi sebuah bangunan Pendidikan, yang menjadi perhatian adalah efisien ruang di dalamnya agar terciptanya ruang yang nyaman untuk aktifitas yang vital seperti Pendidikan. Dari fenomena tersebut dirasa memiliki keterkaitan dengan gaya atau konsep rasionalisme, salah satu konsep turunan dari gaya arsitektur modern. Arsitektur rasionalisme yang berfokus terhadap fungsi sebuah ruang tentunya menuntut efisiensi dengan meminimalkan ornament ataupun hiasan serta sebagai penggantinya dalam mendukung kesan estetiknya, konsep rasionalisme menghadirkannya lewat organiknya bentuk-bentuk yang dituntut oleh ruang atau secara sederhana sering disebut bentuk ruang mengikuti fungsi. Penelitian kali ini memiliki tujuan untuk mengetahui serta memahami bagaimana konsep rasionalisme dalam arsitektur salah satunya dengan mengetahui prinsip-prinsip yang membentuknya. Kemudian mengetahui bagaimana penerapan konsep arsitektur rasionalisme dapat diterapkan dengan baik pada elemen arsitektur itu sendiri. Beberapa temuan dari penelitian ini meliputi pemahaman mengenai prinsip pada bangunan berkonsep arsitektur rasionalisme seperti yang paling umum ialah bentuknya yang cenderung monoton dari perpaduan bentuk geometeri sederahana. Selain itu juga menemukan contoh tentang elemen arsitektur yang mampu berperan dalam penerapan konsep rasionalisme. Kata Kunci: Arsitektur, Rasionalisme, Pendidikan, Modern ABSTRACT. Art and science of Architecture is a field that is required to be able to keep up with the times. In modern times, the area of human life has become a valuable thing for some people, especially urban people, which is certainly a gathering place for various levels of society. This fact certainly also affects an Education building, the concern is the efficient space in it in order to create a comfortable space for vital activities such as education. From this phenomenon, it is felt that it has a connection with the style or concept of rationalism, one of the concepts derived from the modern architectural style. The architecture of rationalism that focuses on the function of a space certainly demands efficiency by minimizing ornamentation or decoration and as a substitute in supporting its aesthetic impression, the concept of rationalism presents it through the organic forms demanded by space or simply often called the form of space following function. This research aims to find out and understand how the concept of rationalism in architecture is one of them by knowing the principles that shape it. Then find out how the application of the architectural concept of rationalism can be well applied to the elements of architecture itself. Some of the findings of this study include an understanding of the principles in buildings with the concept of rationalism architecture, as the most common is that the form tends to be monotonous from the combination of geometery forms. In addition, it also finds examples of architectural elements that are able to play a role in the application of the concept of rationalism. Keywords: Architecture, Rationalism, Education, Modern
Kajian Konsep Arsitektur Brutalisme Pada Bangunan Perkantoran Wisma Hayam Wuruk Nur Ikhsan; Ashadi Ashadi
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol 7, No 1 (2023): Purwarupa Vol 7 No 1 Maret 2023
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/purwarupa.7.1.57-62

Abstract

ABSTRAK. Bangunan perkantoran yang merupakan sekumpulan ruang kantor memiliki tipologi bangunan yang menunjang fungsi, fasilitas dan pelayanan kantor. Perkembangan jaman telah merubah karakter perkantoran yang tadinya hanya sekadar tempat bekerja menjadi sebuah ‘pride’ kebanggaan dalam mecapai suatu hasil bagi perusahaan maupun karyawan yang bekerja. Bangunan perkantoran dapat mendeskripsikan citra yang ingin ditampilkan termasuk konsep brutalisme. Permasalahan dari penelitian ini adalah bagaimana penerapan prinsip-prinsip arsitektur brutalisme pada bangunan perkantoran. Tujuan kajian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan prinsip-prinsip arsitektur brutalisme dan penerapannya pada studi kasus yang diteliti. Obyek penelitian merupakan bangunan perkantoran  Wisma Hayam Wuruk Jakarta yang menerapkan konsep arsitektur brutalisme. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan menganalisis penerapan prinsip-prinsip arsitektur modern pada studi kasus tersebut. Hasil dari penelitian ini akan menjelaskan berbagai hal yang berkaitan dengan desain arsitektur brutalisme pada bangunan perkantoran. Diharapkannya dengan adanya perencanaan dan perancangan bangunan perkantoran dengan konsep arsitektur brutalisme ini bisa memberikan alternatif gaya arsitektur post modern guna memperkaya khazanah dalam mendesain bangunan perkantoran.   Kata Kunci: arsitektur brutalisme, perkantoran, fasad, beton ABSTRACT. Office buildings which are a group of office spaces have a building typology that supports office functions, facilities and services. The development of the era has changed the character of the office which was just a place to work into a 'pride' of pride in achieving results for the company and the employees who work. Office buildings can describe the image you want to display, including the concept of brutalism. The problem of this research is how to apply the architectural principles of brutalism to office buildings. The purpose of this study is to identify and describe the architectural principles of brutalism and their application to the case studies studied. The research object is the Wisma Hayam Wuruk Jakarta office building which applies the architectural concept of brutalism. The research method used is descriptive qualitative, by analyzing the application of modern architectural principles in the case study. The results of this study will explain various matters relating to the architectural design of brutalism in office buildings. It is hoped that the planning and design of office buildings with the architectural concept of brutalism can provide an alternative post-modern architectural style to enrich the treasures in designing office buildings.Keywords:brutalism architecture, offices, facades, concrete
IDENTIFIKASI ADAPTASI SPASIAL PADA HUNIAN VERNAKULAR. KASUS STUDI : RUMAH-RUMAH DI KOTA LAMA KUDUS Anisa Anisa; Ashadi Ashadi; Finta Lissimia; Rustama Fasda Bimatukmaru
NALARs Vol 22, No 2 (2023): NALARs Volume 22 Nomor 2 Juli 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/nalars.22.2.153-160

Abstract

ABSTRAK. Manusia dalam kehidupan sehari-hari membutuhkan ruang sebagai wadah kegiatannya. Idealnya ruang direncanakan dan dirancang berdasarkan analisis kegiatan terlebih dahulu. Namun pada kenyataannya, manusia seringkali mendapatkan hunian yang sudah ada sebagai tempat melakukan kegiatan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan dan menafsirkan adaptasi spasial pada hunian vernakular. Kasus penelitian adalah rumah-rumah di Kota Lama Kudus dengan batasan rumah yang mempunyai bentuk asli berupa rumah tradisional Kudus. Pengambilan data dilakukan dengan pengamatan dan wawancara, yang dilakukan bersamaan dengan proses analisis. Hasil penelitian ini adalah ditemukan adaptasi spasial yang terjadi pada hunian vernakular pada hunian di Kota Lama Kudus mengikuti tingkatan atau hirarki ruang. Selain itu juga ditemukan macam strategi adaptasi yang dilakukan pada ruang berupa perubahan tata ruang, perubahan fungsi ruang, dan perubahan ukuran ruang. Perubahan tersebut dilakukan sebagai upaya adaptasi spasial dengan tujuan tidak hanya memenuhi kebutuhan semata namun juga untuk menambah kenyamanan pengguna hunian. Kata kunci: adaptasi spasial, hunian, vernakular ABSTRAK. Humans in everyday life need space as a container for their activities. Ideally, space is planned and designed based on prior activity analysis. However, in reality, humans often get existing housing as a place to carry out activities. This research is a qualitative research that aims to describe and interpret spatial adaptations in vernacular dwellings. The research case is the houses in the Kudus Old City with the boundaries of houses that have the original form of the traditional Kudus house. Data collection was carried out by observation and interviews, which were carried out simultaneously with the analysis process. The results of this study found that spatial adaptations that occur in vernacular dwellings in the Old City of Kudus follow levels or spatial hierarchies. In addition, various adaptation strategies were also found in space in the form of spatial changes, changes in spatial functions, and changes in spatial size. These changes were made as a spatial adaptation effort with the aim of not only meeting the needs but also to increase the comfort of dwelling users. Kata kunci: spatial adaptations, dwelling, vernacular 
STUDY OF FEMINISM ARCHITECTURE CONCEPT IN MUSEUM BUILDING "THE SOLOMON R GUGGENHEIM MUSEUM IN AMERICA US" Afied Dien Haqsaleh; Ashadi Ashadi
Journal of Development and Integrated Engineering Vol 1, No 1 (2021): Journal of Development and Integrated Engineering (JoDIE)
Publisher : Program Studi Arsitektur S-2 Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: A study of the concept of feminist architecture in the Solomon R Guggenheim Museum building. In the past, an understanding held by society regarding sex differences between men and women affected control, where women were not given freedom, power and rights completely different from men who could do anything and be anything. In the world of architecture, feminism is present as part of post-modern architecture because of the saturation of modern buildings that occur. studies the concept of Feminist Architecture at the Solomon R Guggenheim Museum in New York, America, which is considered to have approached the principles of feminist architecture in its buildings and the method to be used is descriptive qualitative. The author needs to do research on the concept of Feminism Architecture in order to know its true characteristics. From the research results, it is concluded that the case study of the building that has been studied is the Feminist Architecture approach and applies it and among them is having the form of a building that resembles the shape of items used by women, the shape of the building has arches reflecting the woman's body, there is a division of space as a divider between women and men, as well as the use of colors in buildings or interiors that match the preferences of women. Keywords: Architecture, Architecture Feminism, Feminism, Solomon R Guggenheim Museum, Women.
Understanding Changes in Architectural Form-Function-Meaning Relations: in the Case of Kampong Aquarium, Jakarta, Indonesia. Ashadi Ashadi; Ratna Dewi Nur'aini; Anisa Anisa; Finta Lissimia; Suriani Ngah Abdul Wahab
International Journal of Built Environment and Scientific Research Vol 8, No 1 (2024): International Journal of Built Environment and Scientific Research
Publisher : Department of Architecture Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/ijbesr.8.1.81-92

Abstract

The history of architectural theory can be seen as a debate between those who place more emphasis on form than function. or vice versa. It is around these themes that the differences between the architects of the late 19th century and the Modernists are best understood. Then came the architects of the postmodern period, in about the last quarter of the 20th century, who added aspects of meaning and considered them important in architecture. This paper aims to understand the form-function-meaning relation in architecture in the case of Kampong Aquarium, Jakarta, Indonesia, with an architectural qualitative descriptive method. The results of the study show that there has been a significant change in the form-function-meaning of Kampong Aquarium, especially since the evictions in 2016. Because the phenomenon of Architectural Change (form-function-meaning relationship) Kampong Aquarium is relatively new, there has not been much research on it. So that this research is expected to open up opportunities for further research with the same theme.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Azis Muslim Adawiyah, Siti Lutfiah Rabiyatul Ade Sumiahadi, Ade Adhima Faidir, Muhammad Fauzan Adi Hermawan Afied Dien Haqsaleh Agniaturrizki, Agniaturrizki Ahmad Taufiq Ahmad Yusuf Aini, Rahma Akmal, Muhamad Faiz Ammar, Faris Faisal Anggana Fitri Satwikasari anisa Anisa Anisa Anisa Anisa Anisa Anisa Anisa Anisa Annisa Nurul Firdausi Ardlillah, Queen Fiqi Ari Widyati Purwantiasning Ariansyah, Ahmad Ariesinta, Dimiar Assa'adah, Putri Alvy Atik Puji Rahayu Aziza, Nur Azizah, Shofiah Nur Bakti Mulyani Bimatukmaru, Rustama Fasda Budi Utami Candik Fahtu Siam Agung Candra, Ayu Dwi Chairunisa Ayu Saputri choirul umom Dedi Hantono Dedi Hantono Delly Rachman Dewanto Harjunowibowo Dewi, Arista Novia Dzul Rachman, Dzul Edy, Nur Azizah Dikastuti Eka Fajar Nugraha Ekan Fitrianto Erna Andriyanti Fadhillah, Hilman Faiqoh, Avita Elok Fathin, Sayyid Muhammad Fatnalaila, Fatnalaila Feri, Zefki Okta Fikri, Ahmad Rifat Finta Lissimia Finta Lissimia, Finta Galih Prakasa Gultom, Aryadi Manuel Guntur is mawan guntur ismawan Handri Saputra Haryono Haryono Havidz, Ichsan I Putu Indra Kusuma Ibrahim, Muhammad Luthfi Idam Ragil Widianto Atmojo Indah Tri Susilowati Ista Maharsi Izwan Ariq Nursandi Jamilah Jamilah Jannatussholihah, Siti Kus Sri Martini Lukmanul Hakim Luluk Fajri Luqmanul Hakim Luqmanul Hakim Luqmanul Hakim Lusi Nurhayati Lutfi Prayogi M. Masykuri Maman Suryaman Margana Margana Marlin, Sri Masykuri Masykuri Micco Elfandi Mohammad Masykuri Muhammad Muslimin Muhammad Rivai Mulyantoro, Ahmad Azis N Nelfiyanti Nana Setiawan Nana Setiawan, Nana Ni Wayan Surya Mahayanti Norasiah, Norasiah Norma Eralita Noviyanti, Anggi Nur Ikhsan Nurfidianty Annafi Nursandi, Izwan Ariq Pertiwi, Octaviani Putri Pertiwi Prakasa, Galih Pranoto Pranoto Pratiwi, Rinta Dian Pratomo Widodo Priambudi Dwi Prasetyo PUGUH KARYANTO Raharja, Ernita Ratna Dewi Nur'aini Rifka Houtrina Rifka Houtrina, Rifka Rohmiyati, Nazillatur Rosyidah, Dyana Maftuhatu Rustama Fasda Bimatukmaru Rustama Fasda Bimatukmaru Saeful Bahri Saiful Anwar Sajidan Sajidan Saragih, Rode Arta Yuliani Sari, Desy Mutia Sarjono, Alfiyan Wahyudianto Sentot Budi Rahardjo Sentot Budi Raharjo Setyoningrum, Vita Diah Siti Mukminatun, Siti Sri Indriani Solehah Sri Mulyani Sri Yamtinah Sugirin Sugirin Suharsono Suharsono Sukarmin Sulis Triyono Sulistyo Saputro Suriani Ngah Abdul Wahab Suriani Ngah Abdul Wahab Suryadi Budi Utomo Syafrial Jamin Syaid Adi Putro Tanjung, Pradana Akbar Taufik Hidayat Thoriq Septiawan Titik Sudartinah Tri Aulia Mutia Rahma Guritno, Tri Aulia Mutia Tri Nanik Wulandari, Tri Nanik Umar, Nasir Wahyu Hidayat wahyu hidayat Waly, Muchamad Muchibbuddin Wardani, Umi Sismia Winarno, Widha Wipsar Siwi Dona Ikasari Wulandari, Nunik Herani Yeni Artanti Yeptadian Sari Zam, Fakhruddin Zam