p-Index From 2021 - 2026
6.318
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PENGGUNAAN MODUL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Efi Nilasari; Ery Try Djatmika; Anang Santoso
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.7, Juli 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.325 KB) | DOI: 10.17977/jp.v1i7.6583

Abstract

The objective of this study to determine the effect of contextual learning moduls use student achievement of students in grade V in charge of thematic material in SD Muhammadiyah 9 Malang. The type of research is a quasi-experimental design in nonequivalent control group design. Subjects of research were 42 students of grade V. The instrument used is a multiple choice in 10 itemss. The analysis using data independent T test aided IBM SPSS 21. The results of this study show the influence of contextual learning module on learning outcomes of students in grade V in charge thematic.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan modul pembelajaran kontekstual terhadap hasil belajar siswa kelas V pada muatan materi tematik di SD Muhammadiyah 9 Malang. Jenis penelitian ini yaitu kuasi eksperimen dengan desain nonequivalent control group design. Subjek penelitian berjumlah 42 orang siswa kelas V. Instrument yang digunakan yaitu tes pilihan ganda yang berjumlah 10 butir. Analisis data yang digunakan menggunakan uji T independent berbantuan IBM SPSS 21. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh modul pembelajaran kontekstual terhadap hasil belajar siswa kelas V pada muatan tematik. 
Perbandingan Implementasi Budaya Literasi Membaca antara Sekolah Rujukan dan Nonrujukan Gerakan Literasi Sekolah Marlinda Ramdhani; Ah. Rofi’uddin; Anang Santoso
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 6, No 3: MARET 2021
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v6i3.14628

Abstract

Abstract: This qualitative study is to compare the implementation of literacy culture at a referral school and a non-referral School Literacy Movement (SLM). The type of this research is multiple case study research and is located in two Senior High Schools in remote area, East Lombok, West Nusa Tenggara. The results of the study show that the implementation of literacy culture in the schools differ in five categories, namely the literacy facilities and infrastructure, the variety and frequency of books borrowed from school libraries, the school activities related to literacy, the literacy community at schools, and the factors affecting students' interest in reading.Abstrak: Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk mengkaji perbandingan implementasi budaya literasi membaca antara sekolah rujukan dan nonrujukan Gerakan Literasi Sekolah. Jenis penelitian ini termasuk studi kasus ganda dan berlokasi di dua SMA yang terletak di daerah 3T, Lombok Timur, NTB. Hasil penelitian ini menunjukkan implementasi budaya literasi membaca di sekolah dibagi menjadi lima kategori, yaitu implementasi sarana dan prasarana literasi, ragam dan frekuensi peminjaman bahan bacaan di perpustakaan, kegiatan sekolah yang berkaitan dengan literasi membaca, komunitas baca tulis di sekolah, dan faktor yang memengaruhi minat baca siswa.
TUTURAN MEMUJI OLEH GURU PEREMPUAN DALAM INTERAKSI PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Pandu Meidian Pratama; Anang Santoso; Martutik Martutik
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.7, Juli 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.576 KB) | DOI: 10.17977/jp.v1i7.6563

Abstract

Research on speech acts of female teachers in Indonesian language learning interaction is based on the patterns of communication that occurs between teachers and students in the context of learning in the classroom. The purpose of this study was to describe (1) the nature praised the speech act, (2) functions praised the speech act, and (3) the mode of speech act of praise spoken by women who work as teachers Indonesian. In addition to describing the form, function, and mode of speech acts raving, this study also tried to describe the use of language women are seen from the perspective of culture and the features it uses, namely (1) tag question, (2) avoidance of strong swear words, (3) superpolite form, (4) empathic stress, and (5) intensifiers.Penelitian tentang tuturan guru perempuan dalam interaksi pembelajaran bahasa Indonesia ini dilandasi oleh pola komunikasi yang terjadi antara guru dan siswa dalam konteks pembelajaran di kelas. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan (1) wujud tuturan memuji, (2) fungsi tuturan memuji, dan (3) modus tuturan memuji yang dituturkan oleh kaum perempuan yang berprofesi sebagai guru bahasa Indonesia. Selain mendeskripsikan wujud, fungsi, dan modus tuturan memuji, penelitian ini juga berusaha mendeskripsikan penggunaan bahasa perempuan dipandang dari sudut pandang budaya dan fitur-fitur yang digunakannya, yaitu (1) tag question, (2) avoidance of strong swear words, (3) superpolite form, (4) emphatic stress, dan (5) intensifiers. 
Model Pelaksanaan Gerakan Literasi Sekolah di Sekolah Dasar Gheanurma Ekahasta Novarina; Anang Santoso; Furaidah Furaidah
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 4, No 11: NOVEMBER 2019
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v4i11.12989

Abstract

Abstract: This study describe the implementation of school literacy movement consisting of its habituation, development and learning and obstacles in SD Muhammadiyah 4 of Surabaya. Habituation stage covers literacy activities habituation, supporting facilities, creating a literacy-rich environment, and public involvement. Development stage covers habits of literacy activities, literacy activities supporting program, educators and education force in literacy activities, school literacy team and professional literacy development for educator and education force. Learning stage includes the use of enrichment book, textbook selection, responding to the text activities, and facilities utilization in learning. The research findings showed that the implementation of school literacy movement ran optimally. During its implementation, there were some obstacles such as the time to conduct the literacy activities, the availability of reading materials in the class, and diminishing commitment of the teachers to run the literacy activities inside the class along with the changing policy of the literacy habituation from the headmaster.Abstrak: Studi ini mendeskripsikan tentang pelaksanaan gerakan literasi sekolah yang terdiri dari pembiasaan, pengembangan dan pembelajaran dan kendalanya di SD Muhammadiyah 4 Kota Surabaya. Dalam tahap pembiasaan  meliputi pembiasaan kegiatan literasi, penyediaan sarana dan prasarana, pengadaan lingkungan kaya teks dan pelibatan publik. Tahap pengembangan, meliputi kebiasaan kegiatan literasi, program pendukung kegiatan literasi, partisipasi pendidik dan tenaga kependidikan dalam kegiatan literasi, tim literasi sekolah, dan pengembangan profesional literasi bagi pendidik dan tenaga kependidikan. Tahap pembelajaran, meliputi penggunaan buku pengayaan, pemilihan buku teks pembelajaran, kegiatan menanggapi teks, pemanfaatan sarana dan prasarana dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan gerakan literasi sekolah berjalan optimal, namun masih terdapat kendala dalam pelaksanaannya, seperti masalah waktu pelaksanaan kegiatan literasi, berkurangnya koleksi baca di dalam kelas, dan berkurangnya komitmen guru dalam melaksanakan kegiatan pembiasaan membaca di kelas bersamaan dengan berubahnya kebijakan dari kepala sekolah atas pentingnya pembiasaan literasi untuk siswa.
Pengaruh Metode Permainan Kata Teka-Teki Silang dan Anagram terhadap Penguasaan Kosakata Siswa Kelas IV Siska Nurma Yunitasari; Anang Santoso; Ari Sapto
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 4, No 2: FEBRUARI 2019
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.12 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v4i2.11974

Abstract

Abstract: Vocabulary mastery is crucial to be taught to elementary school students because it significantly affects the student’s language skills. This research was aimed to explain the influence of wordplay method such as crosswords and anagramss toward the vocabulary mastery of elementary school students. This study used a pretest posttest control group design with a sample of 36 students. The hypothesis test carried out using anacova test. The result show that there is a significant effect on the wordplay method include crosswords and anagrams to vovabulary mastery with the sig. value  of 0,000 < 0,05.Abstrak: Penguasaan kosakata sangat penting untuk diajarkan kepada peserta didik di sekolah dasar karena hal tersebut sangat memengaruhi keterampilan berbahasa peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan pengaruh metode permainan kata teka-teki silang dan Anagram terhadap penguasaan kosakata siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pretest-posttest control group design dengan sampel 36 peserta didik. Uji hipotesis dilakukan dengan uji Anacova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan metode permainan kata teka-teki silang dan Anagram terhadap penguasaan kosakata  dengan nilai Sig. 0,000 < 0,05.
Subjektifitas Bacaaan Sastra dan Implikasinya terhadap Pembelajaran Sastra Adi Probo Laksono; Djoko Saryono; Anang Santoso
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 6, No 12: DESEMBER 2021
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v6i12.15152

Abstract

Abstract: The construction of agent subjectivity in learning, from a social point of view, is formed through learning. The subjectivity of literature lecturer readings is formed through structuration carried out by educational institutions. Therefore, this study aims to (1) describe the disposition of literary readings of literature lecturers and (2) describe the objectivity of the subjectivity of literature lecturers to literary readings. This research is a qualitative research with descriptive method. The data analysis in this research is based on Pierre Bourdieu's theory of cultural reproduction. The results of this study indicate that the socio-cultural background is the basis for the initial formation of value subjectivity in literary reading. The accumulated experience during the education period structures the subjectivity of literature lecturers in choosing literary readings. The objectification of the subjectivity of literature lecturers is manifested in the form of choosing reading materials that are suggested to students in college learning.Abstrak: Konstruksi subjektivitas agen dalam pembelajaran, dalam sudut pandang social, terbentuk melalui pembelajaran. Subjektivitas bacaan dosen sastra dibentuk melalui strukturasi yang dilakukan oleh lembaga pendidikan. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan disposisi bacaan sastra dosen sastra dan (2) mendeskripsikan objektivikasi subjektivitas dosen sastra terhadap bacaan sastra Penelitian ini merupakan penilitian kualittatif dengan metode deskriptif. Analisis data pada peneilitian ini didasarkan pada pemikiran teori reproduksi budaya Pierre Bourdieu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa latar belakang sosio-budaya menjadi dasar pembentukan awal subjektivitas nilai pada bacaan sastra. Akumulasi pengalaman pada masa pendidikan menstrukturkan subjektifitas dosen sastra dalam memilih bacaan sastra. Objektivikasi subjektifitas dosen sastra diwujudkan dalam bentuk pemilihan bahan bacaan yang disarankan kepada mahasiswa pada pmebelajaran di perguruan tinggi.
Sarana Kohesi Dalam Kumpulan Puisi Cinta Karya Kahlil Gibran“Melancholic Gibran Karya-Karya Syahdu Penggugah Jiwa“ Rusdiyana Ulfa; Syukur Ghazali; Anang Santoso
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 5, No 5: MEI 2020
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v5i5.13488

Abstract

Abstract: This study aims to describe and explain the means of cohesion in the formation of the wholeness of discourse in a collection of love poems by Kahlil Gibran entitled "Melancholocic Gibran Works by Soul-Raising Syahdu". The approach used in this study uses a qualitative descriptive approach and this type of research uses the type of discourse analysis research. The data in this research are in the form of excerpts from poetry that can describe cohesion and coherence in a collection of love poems by Kahlil Gibran. The data source of this research is a collection of love poems by Kahlil Gibran entitled "Melancholocic Gibran Works by Soul-Saving Souls". The results of this research are grammatical cohesion tools used by a collection of love poems by Kahlil Gibran entitled "Melancholocic Gibran by Soul-Enhancing Syahdu Works" are exophoric references, anaphoric references, wordfora references, nominal substitution, elliptical clauses, additive and conjunctive coordinating conjunctions, are exophoric references, anaphoric references, wordaphoric references, nominal substitution, elliptical clauses, additive and conjunctive coordinating conjunctions, are exophoric references, anaphoric references, wordaphoric references, nominal substitution, elliptical clauses, additive and conjunctive coordinating conjunctions. resistance, attribute subordinative conjunction, and subordinative conjunction time.Abstrak: Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menjelaskan sarana kohesi dalam pembentukan keutuhan wacana pada kumpulan puisi cinta karya Kahlil Gibran yang berjudul “Melancholocic Gibran Karya-karya Syahdu Penggugah Jiwa”. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian analisis wacana. Data dalam penelitan ini berupa kutipan larik puisi yang bisa menggambarkan kohesi dan koherensi dalam kumpulan puisi cinta karya Kahlil Gibran. Sumber data penelitian ini ialah kumpulan puisi cinta karya Kahlil Gibran yang berjudul “Melancholocic Gibran Karya-karya Syahdu Penggugah Jiwa”. Hasil dari penelitan ini sarana kohesi gramatikal yang digunakan kumpulan puisi cinta karya Kahlil Gibran yang berjudul “Melancholocic Gibran Karya-karya Syahdu Penggugah Jiwa” adalah referensi eksofora, referensi anafora, referensi katafora, substitusi nomina, elipsis klausa, konjungsi koordinatif penambahan dan, konjungsi koordinatif perlawanan, konjungsi subordinatif atributit, dan konjungsi subordinatif waktu.
NILAI RELASIONAL DALAM FITUR GRAMATIKA WACANA AKADEMIK DI PERGURUAN TINGGI Afdhal Kusumanegara; Anang Santoso; Sunoto Sunoto
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.1, Januari 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.776 KB) | DOI: 10.17977/jp.v1i1.6602

Abstract

The use of grammatical features in academic discourse in college contains a relational value for a particular purpose. To assess the value of relational use of grammatical features, required analytical model is based on a critical paradigm, namely critical discourse analysis. Model of critical discourse analysis that is used is model analysis Fairclough that combines text analysis, discourse practice and socio-cultural practices. Realm of discourse that researched is the academic discourse i.e the research proposal seminar in college. Relational value represent dimension of 'social relations' in academic discourse. The results showed that the relational value using by 5 features of grammar, namely (1) declarative sentence, (2) interrogative sentences, (3) imperative sentence, (4) modalities of relational, and (5) personal pronouns for the purpose of ideological and domination. The use of grammatical features of ideological and repressive conducted by moderator, keynote address, main comparators and general comparator.Penggunaan fitur gramatika dalam wacana akademik di perguruan tinggi mengandung nilai relasional untuk tujuan tertentu. Untuk mengkaji nilai relasional pada penggunaan fitur gramatika, diperlukan model analisis yang didasarkan pada paradigma kritis, yaitu analisis wacana kritis. Model analisis wacana kritis yang digunakan adalah model Fairclough yang menggabungkan analisis teks, praktik kewacanaan, dan praktik sosiokultural. Ranah wacana yang diteliti adalah wacana akademik, yakni seminar proposal penelitian di perguruan tinggi. Nilai relasional merepresentasi dimensi ‘hubungan sosial’ dalam wacana akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai relasional dilakukan dengan menggunakan 5 fitur gramatika, yakni (1) kalimat deklaratif, (2) kalimat interogatif, (3) kalimat imperatif, (4) modalitas relasional, dan (5) pronomina persona untuk tujuan secara ideologis dan dominasi. Penggunaan fitur gramatika secara ideologis dan represif tersebut dilakukan oleh moderator, pemrasaran, pembanding utama dan pembanding umum.
Citra Perempuan dalam Buku Teks Pelajaran Bahasa Indonesia SMA Imam Syafi’i; Anang Santoso; Moch. Syahri
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 6, No 10: OKTOBER 2021
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v6i10.15047

Abstract

Abstract: This study aims to describe (1) the choice of vocabulary that is often used to describe women and (2) the position of women in society. The method used in this research is Fairclough's critical discourse analysis. The data of this research are words, phrases, sentences, and pictures/illustrations that show the image of women. While the data sources are six high school level Indonesian language textbooks sourced from two publishers, Kementrian Kebudayaan dan Pendidikan and Penerbit Erlangga. Data were analyzed using critical reading. The results show that (1a) weak physical, psychological, and social images of women (1b) passivization and nominalization of women, (1c) women's work variety, (2a) women as a means to achieve goals, and (2b) hierarchical relationships between women and men.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan (1) citraan perempuan secara linguistik dalam buku teks bahasa Indonesia SMA dan (2) kedudukan perempuan dalam tatanan masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis wacana kritis Fairclough. Data penelitian ini adalah kata, frasa, kalimat, dan gambar/ilustrasi yang menunjukkan citraan perempuan. Sementara sumber datanya adalah enam buku pelajaran bahasa Indonesia tingkat SMA yang bersumber dari dua penerbit, yakni Kementrian Kebudayaan dan Pendidikan serta Penerbit Erlangga. Data dianalisis menggunakan pembacaan kritis. Hasilnya menunjukkan bahwa (1a) citra fisik, psikologis, serta sosial perempuan yang lemah secara lingusitik (1b) pasivisasi dan nominalisasi perempuan secara linguistik, (1c) ragam pekerjaan perempuan linguistik, (2a) perempuan sebagai alat untuk mencapai tujuan, dan (2b) hubungan hierarkis perempuan dan laki-laki.
Pengaruh Model Discovery Learning Berbantuan Media Benda Nyata terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Pemahaman Konsep IPA Henik Nur Khofiyah; Anang Santoso; Sa’dun Akbar
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 4, No 1: JANUARI 2019
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v4i1.11857

Abstract

Abstract: This research was aimed to get result about the effect of discovery learning assisted by real media to critical thinking and understanding science concept This studyis quasi experiment, the design of Posttest-Only Control Group Design. The technique for sampling is saturated sampling. Data analysis using t test. The conclusion is; (a) there are differences in critical thinking skills of students using discovery learning models assisted by media real with students by discovery learning models. (b) There are differences in understanding of concepts between students using discovery learning models assisted by media real with students by discovery learning models.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model discovery learning berbantuan media benda nyata terhadap keterampilan berpikir kritis dan pemahaman konsep IPA. Metode yang digunakan quasi experiment dengan rancangan Posttest-Only Control Group Design. Teknik pengambilan sampel adalah sampling jenuh. Analisis data menggunakan Uji t. Kesimpulan dari penelitian ini adalah (a) terdapat perbedaan keterampilan berpikir kritis siswa menggunakan model discovery learning berbantuan media benda nyata dengan siswa dengan model discovery learning dan (b) terdapat perbedaan pemahaman konsep antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model discovery learning berbantuan media benda nyata dengan siswa yang dibelajarkan dengan model discovery learning.
Co-Authors - Martutik A. H. Rofi'uddin Abdul Syukur Ibrahim Abdurahim, Antasary Adi Probo Laksono Afdhal Kusumanegara Ah. Rofi'uddin Alif Mudiono Alifian, Muhammad Afnani Andriyani, Noni Antok Risaldi Anwar, Amriyadi Ari Sapto Ary Fawzi, Ary Asmah Amir Asri Ismail Astutik, Pipit Pudji Aswan Aswan Azizatuz Zahro Cahyawati, Rina Susi Cicik Tri Jayanti Dawud Dawud Destrianika Binoto Dewi Puji Lestari Dewi Tryanasari Dewi, Susana Eka Didin Widyartono Djoko Saryono Efi Nilasari Ery Tri Djatmika RWW Ery Try Djatmika Faizatul Lutfia Yasmin Farid, Mujahidin Febri Taufiqurrahman Febrianita Putri Solihah Fitriani Fitriani Fuad, Akhmad Dzukaul Furaidah Gatut Susanto Gheanurma Ekahasta Novarina Hanum Lintang Siwi Suwignyo Hasan Suaedi Henik Nur Khofiyah Heriwanty Heriwanty Hikma, Nurul Hyink, Sean Ida Yeni Rahmawati Ifit Novita Sari Imam Suyitno Imam Syafi’i Ixsir Eliya Khalida Rozana Ulfah Kusubakti Andajani Lailatul Fitriah fitri Lazuardi Imaniar Lusi Ari Agustin Madu Trisna Devi Marlinda Ramdhani Mety Toding Bua, Mety Toding Moh. Ali Yafi Mohammad Setyo Wardono Muakibatul Hasanah Mudjianto Mudjianto Nabilla Nabilla NFN Aswan Nihayatul Luaili Nina Septia Rahmawati Noorhana Noorhana Novi Eka Susilowati Nurchasanah Nurul Hikma Pandu Meidian Pratama Punadji Setyosari Punaji Setyosari Radeni Sukma Indra Dewi Rahmawati, Ida Yeni Rifa Hanifah Risaldi, Antok Risca Candra Vinalistyosari Ritenour, Makenna Roekhan Roekhan Rokhmah, Ummi Nur Roni Wibowo Rusdiyana Ulfa Sa'dun Akbar Sainee Tamphu Sari, Cut Purnama Sean Hyink Shirly Rizki Kusumaningrum Sholikhah, Himmatus Sigit Priatmoko Silvy Dwi Yulianti Silvy Dwi Yulianti, Silvy Dwi Siska Nurma Yunitasari Siti Maisaroh Sitti Aliffatul Hasanah Sugeng Utaya Sugerman Sugerman Sukiman Sukiman Sukiman Sukiman Sulthoni Sumadi Sumadi Sunoto Sunoto Sunoto Sunoto Suparno Suparno Suparno Suparno Syahri, Moch. Syamsudin Syamsudin Syamsul Hadi Syukur Ghazali Teguh Tri Wahyudi Titik Harsiati Trio Erawati Siregar Uswatun Hasanah Utami Widiati Wahyudi Siswanto Wicaksono, Helmi Widiastuti, Yuanita Wiku Aji Sugiri Yuni Pratiwi Yunina Resmi Prananta Yunita Wildaniati, Yunita