Claim Missing Document
Check
Articles

Gerakan Remaja Anti Rokok (GEMANTIK) Di Desa Sanggula Kecamatan Moramo Utara Tahun 2023 Bahar, Hartati; Rahman, Rahman; Paridah, Paridah; Rachma, Lula Nur; Warsyadi, Fadhil Dwinendra Palawa; Al Fitrah, Talitah; Alfadat, Ramsia; Isdawati, Isdawati; Helvinawati, Helvinawati; La Doni, La Doni
Jurnal Dedikatif Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Vol 4, No 2 (2024), April
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/dedikatifkesmas.v4i2.850

Abstract

Sekolah merupakan salah satu lembaga pendidikan formal. Sekolah merupakan subsistem pendidikan formal. Sekolah merupakan subsistem pendidikan, karena lembaga Pendidikan, karena lembaga pendidikan itu sesungguhnya identic dengan jaringan-jaringan kemasyarakatan, sebab dalam prosesnya terdapat aktifitas kemanusiaan dan pemanusiaan sejati. Sementara itu, siswa/i membutuhkan konsumsi pangan yang cukup dengan gizi seimbang karena masih mengalami masa pertumbuhan dan perkembangan. Siswa SMP menghabiskan seperempat waktunya untuk beraktivitas di sekolah. Mereka lebih banyak mengkonsumsi makanan jajanan. Hal yang perlu diperhatikan adalah pemilihan makanan jajanan yang baik untuk dikonsumsi sehingga tidak menimbulkan masalah Perilaku Merokok, maka dari itu tujuan dari kegiatan ini ialah untuk memberikan pemahaman kepada siswa (i) di SMP Negeri 21 Konawe Selatan mengenai Perilaku Merokok dan cara menghindari rokok sejak dini melalui media leaflets. Berdasarkan hasil kuesioner pre test dan post test didapatkan bahwa ada perbedaan yang signifikan rata-rata pre test yang diberikan sebelum penyuluhan dan post test yang diberikan setelah penyuluhan. Hal ini menandakan bahwa pemberian poster kepada siswa (i) sebagai media penyuluhan telah berhasil merubah pengetahuan dan sikap mereka.
EFEKTIVITAS PENYULUHAN PENTINGNYA KUNJUNGAN KE POSYANDU PADA IBU DI DESA RANOOHA, KECAMATAN RANOMEETO, KABUPATEN KONAWE SELATAN Bahar, Hartati; Yusran, Sartiah; Nurmulya, Wa Ode Sitti; Lestari, Hariati; Paridah, Paridah
VARIABLE RESEARCH JOURNAL Vol. 2 No. 01 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan posyandu balita masih sangat rendah. Ibu merupakan orang yang bertanggungjawab terhadap tumbuh kembang anaknya, apabila ibu kurang pengetahuan maka kepatuhan kunjungan ke posyandu bisa rendah dan berdampak bagi kesehatan anak. Tujuan dari  penelitian ini adalah memberikan informasi kepada ibu-ibu yang memiliki anak balita untuk rutin membawa anaknya ke Posyandu di Desa Ranooha, Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan. Metode : Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain Pra-Eksperimental, menggunakan rancangan one group pretest and posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja yang bersedia mengikuti  penelitian dengan jumlah sampel penelitian berjumlah 27 orang yang diambil dengan teknik sampling purposive sampling. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan di distribusikan berdasarkan hasil pre-test dan post-test. 9 (33,3%) dari hasil pre test berada pada kategori “baik”, 6 (22,2%) pada kategori “cukup”, dan 12 (44,4%) pada kategori “kurang”. Kemudian terjadi perubahan yang sangat signifikan pada distribusi pengetahuan berdasarkan post test dimana 27 (100,0%) dengan kategori baik. Hasil Menggunakan uji t sampel berpasangan, hasilnya menunjukkan bahwa p (0,000) < α (0,05), yang berarti H0 ditolak dan H1 diterima. Ini menggambarkan perbedaan antara rata-rata hasil pre-test dan post-test.
EFEKTIVITAS VIDEO ANIMASI TERHADAP PENGETAHUAN, SIKAP, MOTIVASI DAN TINDAKAN BAHAYA MINUMAN BERKARBONASI DALAM UPAYA PENCEGAHAN GAGAL GINJAL DI SDN 84 KENDARI TAHUN 2025 Reski, Rika Astrika; Majid, Ruslan; Bahar, Hartati
VARIABLE RESEARCH JOURNAL Vol. 2 No. 02 (2025): APRIL 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurangnya asupan air putih dan konsumsi minuman berkarbonasi yang berlebihan menjadi faktor risiko utama dalam peningkatan kasus gagal ginjal. Rendahnya pemahaman masyarakat, khususnya anak-anak terhadap bahaya minuman ini memerlukan pendekatan edukatif yang efektif. penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas video animasi dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, motivasi, dan tindakan siswa SDN 84 Kendari tahun 2025 terhadap bahaya minuman berkarbonasi guna mencegah gagal ginjal. Pendekatan kuantitatif adalah jenis desain pra-eksperimental yang menggunakan desain pretest dan posttest untuk satu kelompok. Dengan menggunakan rumus Slovin dan pendekatan stratified random sampling, sampel dari 105 responden dipilih dari populasi penelitian yang terdiri dari 142 siswa. Dengan masing-masing nilai-p pengetahuan (0,000) < alpha (0,05), nilai-p pengetahuan (0,000) < alpha (0,05), nilai-p pengetahuan (0,000) < alpha (0,05), dan nilai-p pengetahuan (0,000) < alpha (0,05), hasil T-test Wilcoxon Signed Ranks menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, sikap, motivasi, dan tindakan setelah pemaparan video animasi kepada siswa SDN 84 Kendari. Selama 21 hari, penyelidikan dilakukan.
EFEKTIVITAS EDUKASI KESEHATAN REPRODUKSI DAN PERGAULAN BEBAS DI SMP NEGERI 9 KENDARI Bahar, Hartati; Asrul, Muh Zaki Alfiansyah; Sani, Nur Insan; Aulia K , Rahma; Anggraeni , Sartika Putri; Marlina, Siti; Mandasari , Titin; Powatu , Virji Andini Tri Ramadhani; Ariani, Wa Ode Gusni; Alifah , Wa Ode Najwa; Azzahra , Zhafira Syarlianti
VARIABLE RESEARCH JOURNAL Vol. 2 No. 03 (2025): JULI 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Laporan BKKBN Provinsi Sulawesi Tenggara tahun 2018 mencatat  bahwa perilaku seksual berisiko pada remaja meliputi 14,7% melakukan ciuman bibir, 5,2% melakukan perabaan atau perangsangan, serta 6,1% sudah pernah melakukan hubungan seksual pra-nikah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja mengenai kesehatan reproduksi dan pergaulan bebas melalui intervensi berupa edukasi dengan menggunakan model edukasi berbasis pemberian layanan informasi berupa poster edukatif, sebagai panduan pendidikan seks dan pergaulan bebas. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kuantitatif dengan desain Pra-Eksperimen yang  menggunakan rancangan pre-test dan post-test sebanyak 27 sampel sebagai percontohan. Temuan dari hasil analisis mengindikasikan terdapat 15 remaja (55,56%) menunjukkan pemahaman yang baik, 10 remaja (37,04%) berada dalam kategori cukup, dan 2 remaja (7,4%) berada pada tingkat pengetahuan rendah. Uji statistik berpasangan menunjukkan adanya perbedaan antara skor rata-rata pre-test dan post-test, dimana nilai awal sebesar 12,27 meningkat menjadi 20,27 dengan p-value = 0,009 (p < 0,05). Hasil tersebut menunjukkan bahwa edukasi dengan menggunakan model edukasi berbasis pemberian layanan informasi berupa poster edukatif sebagai panduan pendidikan seks dan pergaulan bebas dapat meningkatkan pengetahuan remaja mengenai kesehatan reproduksi dan pergaulan bebas.
ANALISIS KUALITAS AIR MINUM PADA DEPOT AIR MINUM ISI ULANG DI KELURAHAN KAMBU TAHUN 2025 Putri, Aliana; Tosepu, Ramadhan; Bahar, Hartati
VARIABLE RESEARCH JOURNAL Vol. 3 No. 01 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Depot air minum isi ualng (DAMIU) merupakan usaha industri yang melakukan proses pengelolaan air baku menjadi air minum dan menjual langsung kepada konsumen. Masalah Pada Penelitian Ini Yaitu Bagaimana Kualitas Air Minum Pada Depot Air Minum Isi Ulang Di Kelurahan Kambu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air minum pada depot air minum isi ulang (DAMIU) di Kelurahan Kambu. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif observasional dengan pendekatan uji laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara fisik seluruh sampel air minum memenuhi syarat. Namun, dari aspek mikrobiologi, hanya 7 sampel yang memenuhi syarat dengan kandungan bakteri Escherichia coli, sedangkan 8 sampel tidak memenuhi syarat karena terdeteksi positif mengandung E. coli. Hasil analisis menunjukkan bahwa kategori tempat yang memenuhi syarat berjumlah 9 sampel, tidak memenuhi syarat 6 sampel, kategori peralatan dan penjamah masing-masing memenuhi syarat dan kategori air baku yang memenuhi syarat berjumlah 14 sampel dan 1 sampel tidak memenuhi syarat. Kesimpulan dari penelitian ini meyatakan bahwa parameter fisik menunjukkan tidak berbau, tidak berwarna dan tidak berasa. Parameter biologi menunjukkan bahwa dari 15 sampel, 7 sampel negatif dan 8 sampel yang positif E.coli. dan higiene sanitasi menunjukkan bahwa kategori tempat, peralatan, penjamah dan air baku memenuhi syarat
Strengthening the Role of Community Health Workers in High Stunting Prevalence Areas of Kendari City, Southeast Sulawesi Province, Indonesia: A Qualitative Study Bahar, Hartati; Effendy, Devi Savitri; Lestari, Hariati
Public Health of Indonesia Vol. 11 No. 4 (2025): October - December
Publisher : YCAB Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36685/phi.v11i4.983

Abstract

Background: The role of posyandu (integrated health post) cadres constitutes a critical pillar in accelerating stunting reduction efforts in Indonesia. Nevertheless, in practice, their contribution is often perceived as supplementary within primary healthcare services. Objective: This study aims to conduct an in-depth analysis of the strengths of posyandu cadres in assuming an active role in stunting reduction efforts in the stunting locus area of Dapu-dapura Village. Methods: This qualitative study employed three data collection techniques: focus group discussions (FGDs), in-depth interviews, and direct observations. Two FGD sessions were conducted, and interview transcripts were analyzed using content analysis. Informants included posyandu cadres, healthcare workers, mothers of stunted children, and local government representatives. A total of 16 participants aged 28 to 63 years were involved. Results: The findings indicate that elderly cadres (60+ years) possess greater experience and employ interpersonal approaches that are more readily accepted by the community than younger cadres. These senior cadres have effectively shifted maternal perceptions related to stunting stigma, particularly among those hesitant to attend posyandu. They serve as key intermediaries connecting healthcare workers responsible for program implementation with mothers as service users. Strategic efforts are needed to prepare younger cadres to gradually assume these roles as part of cadre regeneration. Conclusion: Posyandu cadres in Dapu-dapura Village play an essential intermediary role in stunting prevention; however, their performance is constrained by social stigma, limited maternal nutritional literacy, and geographic barriers. Strengthening competencies in management, measurement accuracy, and counseling is necessary to enhance their effectiveness in contributing to stunting reduction at the community level.
Behavior of Consuming Blood Supplement Tablets Among Female Students of SMP Negeri 1 Kendari Hartati Bahar
Journal of Epidemiology and Health Science Vol. 2 No. 1 (2025): January - April
Publisher : Yayasan Cipta Anak Bangsa (YCAB) Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Anemia is a medical condition characterized by a decreased number of red blood cells or hemoglobin levels below the normal range. It is often caused by micronutrient deficiencies and is prevalent among adolescent girls. One of the primary preventive measures is the administration of iron and folic acid supplements, commonly referred to as blood supplement tablets. In 2018, the coverage of blood supplement tablet distribution among adolescents in Indonesia reached 48.52%, surpassing the target set in the 2018 Strategic Plan, which was 25%. However, Southeast Sulawesi ranked 18th nationally, with a coverage rate of only 22.0%. Objective: This study aims to assess the knowledge, attitudes, and practices related to the consumption of blood supplement tablets among female students at SMP Negeri 1 Kendari. Methods: This research employed a descriptive survey design. The population consisted of 134 female students at SMP Negeri 1 Kendari, from which a sample of 100 was selected using a simple random sampling technique. Results: The findings indicate that 46% of the respondents possessed good knowledge regarding the importance of consuming blood supplement tablets, while 42% demonstrated poor knowledge. In terms of attitude, 41% exhibited a positive attitude, whereas 59% showed a negative attitude. Regarding practices, 41% of the students reported consuming blood supplement tablets, while 59% did not. Conclusion: A majority of the students (59%) did not consume blood supplement tablets, despite the known benefits for anemia prevention. Therefore, it is recommended that continuous education and awareness programs be implemented to improve knowledge and promote the regular consumption of blood supplement tablets among adolescent girls. Keywords: Anemia, Adolescents, Iron and Folic Acid Supplementation, Blood Supplement Tablets
GAMBARAN SANITASI DASAR DAN KEJADIAN DIARE PADA IBU DAN ANAK PADA ORANG BAJO DI TAMPO KECAMATAN NAPABALANO KABUPATEN MUNA TAHUN 2025 sari, Nunung; bahar, Hartati; Saktianyah, Laode
VARIABLE RESEARCH JOURNAL Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondisi kesehatan lingkungan di Indonesia masih memprihatinkan akibat sanitasi masyarakat yang belum optimal sehingga memicu tingginya kejadian penyakit infeksi dan menular. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran sanitasi dasar dan kejadian diare pada ibu dan anak Suku Bajo di Tampo, Kecamatan Napabalano, Kabupaten Muna Tahun 2025. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan analisis univariat dan uji one way ANOVA. Hasil menunjukkan bahwa air bersih yang digunakan responden umumnya telah memenuhi karakteristik fisik, seperti tidak berbau, tidak berasa, tidak berwarna, suhu normal, dan tidak keruh. Namun, aspek sanitasi lainnya belum memadai. Jamban keluarga belum memenuhi syarat dari segi konstruksi, kebersihan, dan pengelolaan limbah tinja. Selain itu, SPAL dan pengelolaan sampah rumah tangga juga belum sesuai standar kesehatan lingkungan. Disimpulkan bahwa sarana sanitasi dasar, meliputi air bersih, jamban, SPAL, dan tempat pembuangan sampah, belum tersedia secara layak. Oleh karena itu, diperlukan peran pemerintah setempat dalam meningkatkan sosialisasi dan intervensi sanitasi guna meningkatkan status kesehatan serta menurunkan risiko penularan penyakit.
EVALUASI KINERJA PETUGAS PUSKESMAS ABELI KOTA KENDARI DALAM UPAYA PENCEGAHAN DAN PENANGANAN STUNTING BERDASARKAN VARIABEL PSIKOLOGIS TAHUN 2025 Jannah, Zahratul; Bahar, Hartati; Akifah, Akifah
VARIABLE RESEARCH JOURNAL Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting merupakan permasalahan gizi kronis yang masih menjadi prioritas dalam pembangunan kesehatan di Indonesia karena berdampak terhadap kualitas sumber daya manusia di masa depan. Keberhasilan upaya pencegahan dan penanganan stunting tidak terlepas dari kinerja petugas kesehatan yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk variabel psikologis seperti persepsi, sikap, kepribadian, proses belajar, dan motivasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja petugas Puskesmas Abeli Kota Kendari dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting berdasarkan variabel psikologis tahun 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif melalui wawancara mendalam terhadap informan utama yang terdiri dari tenaga kesehatan serta informan pendukung. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan telaah dokumen, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi, sikap, kepribadian, dan proses belajar petugas berada pada kategori baik, yang tercermin dari pemahaman dan keterlibatan aktif dalam program stunting. Namun demikian, aspek motivasi masih menghadapi kendala yang dipengaruhi oleh keterbatasan sumber daya, beban kerja, serta dukungan lingkungan yang belum optimal. Dengan demikian, diperlukan penguatan kapasitas sumber daya manusia, peningkatan motivasi kerja, serta dukungan institusional yang berkelanjutan guna meningkatkan efektivitas pelaksanaan program penurunan stunting.
THE EFFECTIVENESS OF IMPLEMENTING THE FREE NUTRITIOUS FOOD PROGRAM FROM THE PERSPECTIVE OF NUTRITIONISTS AND POSYANDU CADRES IN THE BENU BENUA PUBLIC HEALTH CENTER AREA, KENDARI CITY Alisa, Nur; Bahar, Hartati; Rahman, Rahman
VARIABLE RESEARCH JOURNAL Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting terus menjadi permasalahan utama dalam kesehatan masyarakat Indonesia, dengan prevalensi nasional sebesar 20,2% menurut Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, di mana tercatat 83 kasus di Puskesmas Benu-Benua, Kota Kendari. Sebagai strategi pencegahan, pemerintah melaksanakan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas implementasi Program MBG dari perspektif petugas gizi dan kader posyandu, menggunakan kerangka manajemen POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) di Dapur SPPG Dapu-Dapura, Kelurahan Dapu-Dapura, Kota Kendari. Metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi diterapkan, melibatkan 5 informan yang dipilih melalui purposive sampling: 2 informan kunci (petugas gizi dan kader posyandu) serta 3 informan pendukung (kepala dapur SPPG dan 2 ibu hamil). Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, rekaman audio, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan efektivitas optimal pada planning, dengan menu sesuai standar gizi seimbang dan jadwal distribusi prioritas. Organizing terstruktur melalui pengadaan PO H-1 serta tim distribusi 4 orang ditambah 2 kader, meskipun berisiko kelelahan chef pada jam kerja pukul 01.00 WIB dan ketergantungan supplier tunggal yang rentan kekosongan stok. Actuating higienis dalam pengolahan bahan, tetapi defisien pada penggunaan masker di dapur akibat panas serta distribusi menggunakan mobil bak terbuka untuk ibu hamil. Controlling kuat pada inspeksi dapur dan umpan balik (kepuasan ibu hamil tinggi), namun lemah dalam monitoring lapangan. Secara keseluruhan, Program MBG efektif secara operasional, tetapi memerlukan penguatan hilir guna memastikan kepatuhan SOP. Kesimpulan: Implementasi MBG berhasil melalui kerangka POAC, dengan organizing yang solid pada pengadaan bahan dan tim distribusi; namun, jam kerja chef berpotensi mengancam kesehatan, supplier tunggal menghambat pasokan, actuating higienis meski masker minim dan kendaraan tidak sesuai SOP, serta controlling superior pada sidak dan umpan balik (kepuasan tinggi) tetapi defisien pada pengawasan lapangan (LILA/KEK). Rekomendasi meliputi penguatan tim lapangan, diversifikasi supplier/cadangan chef, kendaraan tertutup, penyediaan APD lengkap, pelaporan terstruktur, dan ketaatan karyawan terhadap pedoman tata kelola Program MBG
Co-Authors A.Daulat, Astrifatih Adel, Rei Restu Adelia Adiyaningsi, Riska Aftia, Nur Agnes Mersatika Hartoyo Agustin, Adelia Agustin, Gracia Indri Ainun, Nur Hikmah Aisyah, Sabrina Nurul Akib, Nurhijrianti Akifah Akifah Akifah, Akifah Al Fitrah, Talitah Albar Kalza, Lade Albrina Roza Rezkillah Alfadat, Ramsia Alfina Damayanti Alfrida Alik Langgesa, Alfrida Alik Alifah , Wa Ode Najwa Alimuzhafar, Alimuzhafar Alini, Deswita Putri Cahya Alisa, Nur Amalia, Asri Nur Ambo Upe Anesta, Resqy Nongri Anggau, Angela Anastasya Anggraeni , Sartika Putri Annaba, Muh. Fitra Apriyani, Desi Aremanita, Nazhifa Nahda Ariani, Wa Ode Gusni Arnida, Fadhilah Alya Asdhar, Ahmad Asmiati Arif asriati asriati Asrul, Muh Zaki Alfiansyah Astuti, Waode Fiki ASWAR WALA Aswatun Hasanah Aulia K , Rahma Azzahra , Zhafira Syarlianti Cahyaning Teguh Fitria CECE SURIANI ISMAIL Cece Suriani Ismail, Cece Suriani CINDY APRILLA Darajat, Nurzakia Darmina, Darmina Daulian, Fika Defriani Delima, Nur Devi Savitri Effendy Devi Savitri Effendy Devi Savitri Effendy, Devi Savitri Dewi, Ariska Auliana Dian Sasmita, Dian Dinda Dinda Dwi Febriani DWYNDAWATI INTA Effendy, Lisnawati Endang Sutriani Erawan, Putu Eka ERIK ADI RAHMAT Fachlevy, Andi Faizal Fadila, Rahma Resky FARIT REZAL Farming Febriana Muchtar Febriana Muchtar Febriana Muchtar Febriana Muchtar Fifi Nirmala Findriyanti, Findri Finna Eka Arum Sari FITRIANTI Fitriyanti Fitriyanti GISRI MAYA SARI Gusti Ayu Putu Reskiyanti Haliza, Nur Handayani, Listy Hariati Lestari Hariati Lestari Harleli Harleli, Harleli Hasanah, Indah Nur Helvinawati, Helvinawati Hidayanty, Healthy Hijroh, hijroh Hikmawati , Zainab Indah, Mawar Yanti Intan Eran Saputri Iratama, Idha Rezky Irma Irwan, Ikha Zilfana Isdawati, Isdawati Isnaini, Ikhlas Ibnu Jannah, Zahratul Jayanti Johan, Annisa Dwi Ramadhani Jumakil, Jumakil Kadi, Abdul Rahman Kaimuddin, Sitti Mikarna Kalisi, Hadi Kamrin Kamrin Kamrin Kamrin Kamrin Karimuna, Sitti Rabbani Karisma Dewi, Febri Kasmin, Shofiyah Kemala, Dila Asti Asti Kohali, Rizki Eka Sakti Octaviani Kombong, Oselya Meidy La Doni, La Doni La Ode Ali Imran Ahmad, La Ode La Ode Ali Imran Ahmad, La Ode Ali Imran La Ode Ali Imran, La Ode Laode Ali Imran Ahmad Lestaria, Wa Ode Puji Liawati, Leli Linda Ayu Rizka Putri Lisnawaty Lisnawaty Lisnawaty Lisnawaty, Lisnawaty Luwiyana, Hesti Lymbran Tina Mandasari , Titin Manik, Sri Ulina Mardiati, Naufalia Marfi, Wa Ode Elsa Marhan, Citra Maulana, Mey Sri Mina Wahyuni Miswanto, Miswanto Muchtar, Febriana Muhamad Yunus Ahmadi L Mulyasari, Andi Devi Murfika, Murfika Namrin, Najwa Nani Yuniar Novi Damayanti, Novi Novia Wulandari, Novia NUR AINUN AFDY Nur Faisah Nur Nashriana Jufri Nurcahyati Nurcahyati Nurdesi, Waode Sitti Nurjanna, Yustina Nurmaladewi Nurmaladewi Nurmaladewi, Nurmaladewi Nurmulya, Wa Ode Sitti Nurna Ningsih Nurwajid, Yasti Paridah Paridah Paridah Paridah Paridah Paridah Paridah Patricia, Putri Pitrah Asfian, Pitrah Powatu , Virji Andini Tri Ramadhani Prasetya, Fikki Pratiwi, Hariska Pratiwi, Rahma Ayu Priadin, Ari Puspitasari, Ferlin Dewi Pusvitasari, Inne Putri, Adinda Syakiba Marwan Putri, Aliana Putri, Amelia Putu Eka Meiyana Erawan, Putu Eka Meiyana Rachma, Lula Nur Rahman Rahman Rahman Rahman, Mishri Hidayatul Rahmaniar Rahmaniar Rahmaniar Rahmat Hidayat Rahmawati Ramadhan RAHMAYANI RAHMAYANI Ramadhan Tosepu Ramadhan Tosepu Ramadhan, Harisman Ramadhani, Andi Rizky Ramadhani, Asmiranda Ramadhanty, Wa Ode Nurul Rasma Rasma Rastika Dwiyanti Liaran Renni Meliahsari Renni Meliahsari Reski, Agil Reski, Rika Astrika Rezal, Farid Rezal, Farid Riski, Wa Ode Muna Rizki Eka Sakti Octaviani Rizki Eka Sakti Octaviani K Ronsumbre, Agnes Risma Rosmini Rosmini Rukmyasannah Rukmyasannah Ruslan Majid Ruslan Majid, Ruslan Sabril Munandar, Sabril Sabrin Sabrin, Sabrin Sabrina Wahyuni Meyitia Safitri, Nur Haliza Saktianyah, Laode Sanggi, Okti Ramadhani Sani, Nur Insan Saputra, Rois Kurnia Sari, Bulan Sari, Nunung Sartiah Yusran Sartika Sartika Sasmita, Rista Savitri Effendy , Devi Savitri Effendy, Devi Selamat, Laode Muh. Zulkifli Sella Febrina Septiani, Dea Silvia, Nadila Sisnawati, Nur Siti Marlina, Siti Siti Nurfadilah H SITI ROSMINI Sitti Nur Arah Like Sri Nina Ningsih Sri Rahmawati Suci, Winarzih SUKAENA MAS’UD Sulfiatri, Sulfiatri Sunarjo, Ida Sriwaty Syamsuddin, Syam Sinar Toaso, Andi Nur Taqfiyatul Rizka Tome, Selfi Tossepu, Ramadhan Trisazena. W, Alzagita Tuljanah, Rawia Ummah, Fadhilah Hamiatul Utami, Mufida Vebyarti, Vebyarti Wa Ode Analestariastuti Wahyuni, Mina Warsyadi, Fadhil Dwinendra Palawa WINDA PARORRONGAN Wulandari, Asse Wulandari, Iken Yani, Indra Yuli, Wa Ode Yunita Yunita Yusran, Sartiah Zahrah, Inayah Zaima, Asra Zainab Hikmawati Zamzam, Zamzam Zhafirah, Maydina