Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search
Journal : Prosiding University Research Colloquium

LATIHAN FISIK DAN PEMBATASAN KALORI MERUBAH TIPE SERAT OTOT RANGKA Adnan Faris Naufal; Renny Hidayati Zein
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.817 KB)

Abstract

Pendahuluan : Kami menguji pengaruh dari pemberian latihan fisik dan pembatasan kalori dalam peningkatan protein PGC-1α pada otot rangka mencit jantan. Latihan fisik yang diberikan menggunakan runingweal yang dibuat khusus untuk mencit. Pemberian pembatasan kalori diberikan dengan cara mengurangi sebanyak 30% dari jumlah makanan yang biasa dimakan mencit setiap harinya. Tujuan : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur kadar protein PGC-1α pada otot rangka mencit yang diberikan latihan fisik dan pembatasan kalori. Metode : 28 mencit jantan berusia 6 minggu dibagi menjadi 4 kelompok yang terdiri dari kelompok kontrol, Latihan Fisik (LF), Pembatasan Kalori (PK) dan Latihan Fisik + Pebatasan Kalori (LF+PK). Penelitian dilakukan selama 8 minggu dan analisa protein PGC-1α menggunakan teknik laboratorium ELISA. Analisa data menggunakan SPSS versi 21.0. Hasil : Setelah 8 minggu mencit diberikan latihan fisik dan pembatasan kalori, hasilnya menunjukan terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan pada rerata kadar PGC-1α disetiap kelompok (p> 0,05) dengan mengguankaan uji Anova. Kesimpulan : Terdapat perbedaan peningkatan konsentrasi protein PGC 1 α pada otot rangka mencit jantan yang diberikan latihan fisik dan pembatasan kalori.
Pengaruh Baby Massage dan Baby Spa (Solus per Aqua) terhadap Motorik Kasar Bayi Usia 4-6 Bulan Adnan Faris Naufal; Prilliya Artika
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.911 KB)

Abstract

Baby massage adalah sentuhan / pijat pada bayi yang dapat memberikan kontak tubuh berkelanjutan yang dapat mempertahankan perasaan aman pada bayi. Baby Spa (Solus per aqua) adalah stimulasi yang bermanfaat bagi kesehatan dan perkembangan bayi. Bermain air atau berenang akan melatih otot-otot bayi berkembang dengan sangat baik, sendi tumbuh optimal, pertumbuhan berat badan dan panjang badan akan meningkat, dan tubuh akan menjadi fleksibel. Mengetahui perbedaan pengaruh baby massage dan baby spa terhadap peningkatan motorik kasar bayi usia 4 – 6 bulan di bidan praktek mandiri wulan singopuran. Metode penelitian menggunakan pendekatkan quasi eksperimental dengan desain penelitian pre dan post test. Sempel penelitian adalah bayi usia 4 – 6 bulan dengan jumlah 20 bayi, 10 kelompok perlakuan baby massage dan 10 perlakuan baby spa (solus per aqua). Penelitian ini dilakukan secara rutin 1 minggu 1 kali selama 4 kali dengan durasi 20-30 menit. Dari hasil uji paired sample t- test pada hasil pre test dan post test nilai motorik kasar dengan GMFN (Gross Motor Function Measure) menggambarkan bahwa kelompok baby massage dan kelompok baby spa mampu memberikan pengaruh terhadap peningkatan motorik kasar bayi usia 4-6 bulan, karena nilai p = 0,000 yang berarti p < 0,05 jadi Ha diterima. Dan hasil uji independent t-test yang tujuannya untuk mengetahui perbandingan peningkatan motorik kasar pada kelompok baby massage dan kelompok baby spa, hasil menunjukkan bahwa pada kelompok baby massage nilai p = 0,562 berarti Ha ditolak. Sedangkan pada kelompok baby spa nilai p = 0,562 berarti Ha ditolak. Ada pengaruh pemberian perlakukan baby massage dan baby spa terhadap peningkatan motorik kasar bayi usia 4-6 bulan dan tidak ada perbedaan pengaruh perlakuan baby massage dan baby spa terhadap peningkatan motorik kasar bayi usia 4-6 bulan di PMB Wulan Singopuran.
Penggunaan Media Edukasi Touch Me Baby (Sentuh Aku Sayang) Untuk Meningkatkan Kontraksi Otot Tangan Dan Mengurangi Hipotonus Pada Komunitas Difabel Tasikmadu Karanganyar Adnan Faris Naufal; Syarif Hidayat; Siti Raihani
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.693 KB)

Abstract

Difabel adalah suatu kehilangan atau ketidaknormalan baik psikologis, fisiologis maupun kelainan struktur atau fungsi anatomis. Ada beberapa hal yang menyebabkan seseorang menjadi cacat (difabel), diantaranya adalah penyebab lahir atau bawaan dari lahir, pada umumnya yang menyebabkan seorang anak bisa terlahir cacat adalah kurangnya nutrisi yang diterima oleh kandungan. Program pengabdian masyarakat ini ada tiga belas pasien menderita difabel. Pasien diminta untuk memainkan alat Touch Me Baby dengan level-level yang telah ditentukan untuk dapat mengahasikan luaran yang diharapkan. Luaran utamanya adalah isi perubahan data dari hasil program yang telah dilaksanakan yaiu dapat meningkatkan fungsi gerak motorik pada tangan. Luaran sampingannya adalah komunitas difabel dapat mandiri dan menjadi pelopor untuk terus bergerak Subjek dapat memainkan alat Touch Me Baby secara tepat dengan mengikuti instruksi yang telah diberikan sebelumnya. Dengan hasil yang diperoleh adanya peningkatan signifikan pada kekuatan kontraksi otot tangan. Touch Me Baby merupakan program yang dapat meningkatkan kontraksi otot tangan dan mengurangi hipotonus pada komunitas difabel.
Edukasi Dan Analisa Postur Pada Anak di TPA Amanda Desa Gonilan Adnan Faris Naufal; Savilla Dara Ardiani; Agus Widodo; Amaliyah Hana Safitri; Dinik Ayundya Marlis; Riast Eka Oktaviana; Lusi Amalia Triyani
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Mahasiswa (Student Paper)
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.765 KB)

Abstract

Kegiatan latihan edukasi kesehatan yang dilakukan pada anak-anakTPA Amanda Gonilan diikuti oleh sekitar 30 anak pada pertemuanpertama dengan usia 6-12 tahun. Kegiatan awal diisi denganpengenalan dan screening foot print sebagai pemeriksaan flat footdan didapatkan data dari 30 anak TPA 19 diantaranya menderita flatfoot. Penentuan flat foot menggunakan perhitungan clark’s angle,dengan rata-rata sudut 19-20 derajat dan mengukur keseimbangananak dengan kondisi flat foot. Setelah didapatkan data anak yangmengalami flat foot dilakukan diskusi ddengan pengurus TPAAmanda Gonilan terkait perizinan latihan pada keluarga anak yanghasilnya tiap anggota komunitas terbagi menjadi 2 kelompok untukmelakukan perizinan door to door ke tiap anak. Dari 19 anak yangmenderita flat foot hanya 8 diantaranya yang bisa mengikutiprogram latihan, permasalahan perizinan yang tidak diberikankeluarga terkait lokasi latihan, kesibukan anak, ataupun dari anakitu sendiri tidak kooperatif dalam kunjungan
Perbandingan Kadar Bilirubin pada Bayi Normal dan Bayi Prematur yang Mengalami Hiperbilirubinemia di RSUD Dr. Moewardi Adnan Faris Naufal; Adelia Rahmayanti; Anisa Asri Pratiwi; Wina Rohmadhani
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Kesehatan dan MIPA
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.817 KB)

Abstract

Perbandingan Kadar Bilirubin pada Bayi Normal dan Bayi Prematur yang Mengalami Hiperbilirubinemia di RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Latar Belakang: Bilirubin merupakan hasil pemecahan hemoglobin yang dianggap sebagai penanda kelainan pada hati dan darah. Produksi bilirubin pada bayi baru lahir dua kali lipat dari pada orang dewasa, yaitu sekitar 8,5 ± 2,3 mg/kg berat badan per hari. Hiperbilirubinemia adalah kondisi dimana sklera dan kulit menguning disebabkan oleh kadar bilirubin total yang melebihi 5 mg/dL. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan kadar bilirubin pada bayi normal dan prematur yang mengalami hiperbilirubinemia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Moewardi Surakarta pada tahun 2019. Metode Penelitian: Cross-sectional study dilakukan pada 77 bayi baru lahir di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Moewardi Surakarta pada tahun 2019. Data di analisis menggunakan uji normalitas Kolmogorov-smirnov dan uji beda Mann-Whitney. Hasil: Hasil dari uji Kolmogorov-smirnov adalah p = 0.000 yang berarti data berdistribusi tidak normal dan hasil dari uji beda Mann-whitney adalah p = 0.019 yang berarti hipotesis alternatif diterima. Kesimpulan: Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan terdapat perbedaan yang signifikan antara kadar bilirubin pada bayi normal dan bayi prematur yang mengalami hiperbilirubinemia di Rumah Sakit
Hubungan Kelahiran Bayi Premature Dengan Kondisi Hyperbilirubinemia Di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Moewardi Surakarta Adnan Faris Naufal; Wina Rohmadhani; Anisa Asri Pratiwi; Adelia Rahmayanti
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.634 KB)

Abstract

Kelahiran prematur adalah penyebab umum kematian sebesar 70% pada bayi baru lahir, dan mungkin disebabkan oleh banyak faktor lainnya seperti 50% dari komplikasi neurologis jangka panjang pada bayi baru lahir. Hyperbilirubinemia merupakan masalah umum yang sering dijumpai pada bayi baru lahir yang belum cukup umur atau sering disebut juga prematur. Dampak dari hyperbilirubinemia akan berpengaruh pada aspek tumbuh kembang seorang anak seperti kerusakan sel otak dan kerusakan saraf terutama saraf auditori yang memengaruhi pendengaran. Mengetahui adanya hubungan kelahiran bayi yang terlahir prematur dengan kondisi hyperbilirubinemia di Rumah Sakit Umum Daerah Dr Moewardi Surakarta pada tahun 2019. Jenis penelitian ini merupakan penelitian observational dengan menggunakan pendekatan cross sectional study. Teknik pengambilan data menggunakan total sampling. Jumlah sample sebanyak 79 bayi. Menggunakan uji normalitas kolmogorov-smirnov dan uji kolerasi sperman rho. Hasil dari uji normalitas p = 0,000. Hasil uji kolerasi sperman rho didapat nilai p = 0,018 dan nilai kolerasi r = 0,259. Berdasarkan dari kajian data dan pembahasan, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat hubungan antara bayi yang terlahir prematur dengan kasus hyperbilirubinemia.
Program Try Out Ujian Kompetensi Fisioterapi Berbasis Internet Based Tes : Pengabdian Masyarakat Adnan Faris Naufal; Savilla Dara Ardiani; Hikmah Ma’rifatul Azizah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 15th University Research Colloquium 2022: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (909.526 KB)

Abstract

Ujian Uji Kompetensi atau UKOM merupakan kegiatan ujian yang diselenggarakan bagi calon tenaga kesehatan termasuk di bidang Fisoterapi. Seorang Tenaga Kesehatan yang ingin mengabdikan dirinya di instansi kesehatan, diwajibkan untuk mengikuti UKOM guna mendapatkan Surat Tanda Registrasi (STR). Sesuai aturan perundang-undangan fisiterapi atau profesi kesehatan lainnya dalam menjalakan praktik profesinya pada masyarakat wajib memiliki STR. Menyelenggarakan Try Out (TO) Uji Kompetensi Fisioterapi Indonesia yang bertujuan untuk mengukur sejauh mana kemampuan individu/mahasiswa dalam menjawab soal-soal uji kompetensi fisioterapi dan juga memperkenalkan interface atau aplikasi yang digunakan dalam uji kompetensi. Fisioner menyelenggarakan pelatihan atau edukasi terkait try out untuk dapat mnemahami tipe-tipe soal agar terus bagi mahasiswa sesuai dengan kriteria soal uji kompetensi fisioterapi, serta mendapatkan edukasi terkait tips menjawab soal-soal uji kompetensi fisioterapi Indonesia. Diharapkan dengan diadakan try out fisioner dapat melaksanaan uji kompetensi fisioterapi terutama fokus pada persiapan-persiapan (input) uji kompetensi fisioterapi. Untuk mencapai output yang memuaskan .
Buku Perkembangan Anak Berkebutuhan Khusus Adnan Faris Naufal; Zunitasari Kholifah Islamiatun; Nabila Ardelia Zahra; Muhammad Dhaffa Karyanto; Yan Ari Tya Dharmawan; Arif Pristianto
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa tumbuh kembang anak merupakan masa-masa rawan yang membutuhkan perhatian serius oleh orang tua maupun orang dewasa lainnya. Informasi tentang tumbuh kembang anak dapat diperoleh dari berbagai sumber, dan tentunya akan berpengaruh terhadap masa depannya. Anak berkebutuhan khusus adalah anak yang mengalami keterbatasan atau keluar biasaan, baik fisik, mental-intelektual, sosial, maupun emosional, yang berpengaruh secara signifikan dalam proses pertumbuhan atau perkembangannya dibandingkan dengan anak-anak lain yang seusia dengannya. Cerebral Palsy merupakan salah satu klasifikasi anak tunadaksa yang mengalami hambatan fisik di sebabkan terjadi gangguan atau kerusakan pada sistem syaraf pusat yang menyebabkan gangguan atau hambatan pada kemampuan mobilisasi, sensoris dan kemampuan koordinasinya. Penyebab dari kelainan yang dimiliki ini banyak karena letak kerusakan pada penyandang cerebral palsy ini terdapat pada sistem syaraf pusat pada bagian otak dan sum-sum tulang belakang yang merupakan pusat dari aktivitas hidup manusia (pusat sensoris, pusat motorik, pusat keseimbangan dan lain sebagainya). Hal yang terpenting adalah orang tua harus membantu anak mengembangkan kemampuan pada berbagai aspek kehidupan, seperti kemampuan komunikasi, bina-bantu diri, mobilitas, perkembangan pancaindera, motorik halus dan kasar, kognitif, dan sosial. Di samping itu juga di Indonesia sekarang belum ada buku yang dimana berfungsi sebagai rapot atau perkembangan anak dalam menjalani terapi. Down syndrome adalah kelainan genetic disebabkan oleh trisomi kromosom 21. Sehingga dengan adanya kegiatann komunitas ini,kami membuat buku guna membantu prosesassessment anak berkebutuhan khusus
Edukasi Penerapan Constraint Induced Movement Therapy Menggunakan Media Puzzle Terhadap Anak Cerebral Palsy Di Sanggar Inklusi Kinasih Wijaya Alya Yuanita Ramadhanti; Melati Ulee Keumala; Stevenny Aulia Risbiyanto; Nuristiqomah Dwi Putri; Ana Triasari; Adnan Faris Naufal; Arif Pristianto
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cerebral palsy adalah suatu gangguan permanen tapi tidak berubah yang melibatkan gangguan gerakan atau postur atau keduanya, dan gangguan motorik fungsi disebabkan oleh gangguan non-progresif, lesi, atau kelainan yang muncul di otak yang sedang mengalami perkembangan. Gangguan utama pada tipe ini terletak pada sistem koordinasi dan pusat keseimbangan pada otak Cerebellum. sehingga dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Teknik Constraint Induced Movement Therapy (CIMT) adalah teknik yang digunakan dalam pengobatan rehabilitasi untuk mengobati individu dengan penurunan fungsi ekstremitas atas untuk meningkatkan kemapuan motorik.Setelah dilakukan terapi selama 8 kali didapatkan adanya peningkatan kemampuan motorik pada ekstremitas atas.Penatalaksanaan Contraint Induced Movement Therapy (CIMT) terdapat peningkatan tonus otot dan kemampuan mototrik.
Pengaplikasian Permainan Untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Pada Anak Autism Di SLB Mitra Ananda Colomadu, Karanganyar Diajeng Sabina Purwagayatri; Hana Laila Nabilah; Daru Mukti Baehaqi; Annisa Khusnul Khotimah; Eva Arnaz Sari; Adnan Faris Naufal; Arif Pristianto
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aktivitas motorik anak autisme memiliki perbedaan dengan anak normal terletak pada perkembangan motorik anak yang lebih lambat dari anak normal sehingga mengalami ketidakmampuan aktivitas motorik untuk melakukan tugas-tugas yang memerlukan koordinasi motorik dan keterampilan gerak. Bermain merupakan suatu kegiatan yang menyenangkan dan mengasyikkan, memberikan kesempatan kepada anak untuk beradaptasi dengan orang lain dan lingkungan serta berdampak pada perkembangan motorik dengan menggerakkan otot secara berulang-ulang untuk meningkatkan kekuatan, kecepatan, dan kelincahan otot, sehingga terjadi perkembangan motorik kasar dan halus. Mitra dari kegiatan pengabdian ini adalah SLB Mitra Ananda Colomadu, Karanganyar. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan motorik anak autism yang mengalami keterlambatan dengan memberikan permainan motorik. Kegiatan berupa pengenalan dan pengaplikasian permainan pada anak autism dan melakukan evaluasi pada anak terkait permainan dengan mengamati anak ketika bermain. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah permainan yang diberikan dapat diikuti dengan cukup baik walaupun ada beberapa anak autism yang memerlukan bantuan tetapi sebagian besar anak autism mengerti dan mengikuti instruksi yang diberikan. Permainan motorik dapat diterima oleh anak autism dengan antusias sebagai kegiatan yang menyenangkan dan bisa dijumpai anak autism bermain dengan permainan motorik yang telah diberikan saat istirahat ataupun waktu luang sehingga meningkatkan kemampuan motorik anak autism.
Co-Authors Adelia Rahmayanti Adindha Puteri Ayu Zahwani Afifah Nur Fauzani Agus Widodo Agus Widodo Almas Awanis Alya Aufa Gamal Alya Yuanita Ramadhanti Amalia Faradilla Rahim Amalia Ferina Anggraeni Amaliyah Hana Safitri Ana Triasari Anas Pradana Anggita Nurul Ikshanty Anggun Pramudya Putri Anida Azkia Fitri Anindhita Mella Pratama Anisa Asri Pratiwi Annisa Fitri Dewi Annisa Khusnul Khotimah Anzela Rosepti Farlinda Ariana Candra Dewi Arif Pristianto Arif Setiawan Arin Supriyadi Ashabul Jannah Kholiliyah Atikah Itsna Zulfatirrohman Atikah Nurulinsani Aura Anisa Caesar Riskia Awalia Nurfitria Khoirunnisa Ayu Nisa Fransiska Azizah Ridha Syaiful Bagas Satrio Wibowo Berta Arwi Yunita Daru Mukti Baehaqi Desty Tri Rahmadhani Deti Juriansari Diajeng Sabina Purwagayatri Diajeng Sabina Purwagayatri Diki Retno Yuliani, Diki Retno Dini Afriani Khasanah Dini Afriani Khasanah Dinik Ayundya Marlis Durratun Nafi&#039;ah Dwi Rosella Komala Sari Egalia Novika Hidayat Eka Salsabila Mardiani Putri Elif Nur Efendi Eri Fersiana Safitri Eva Arnaz Sari Fahrizal Sidiq Radiasto Farid Rahman Farita Adhynda Amithya Fenisa Nurul Hidayah Firdaus, Hilman Muhammad Fitri, Anida Azkia Galih Adhi Isak Setiawan Gita Shofwa Lahati Hafizhah Putri Ilma Darojati Hana Laila Nabilah Hariani Wahyu Ningtyas Herlambang, Rahmat Hidayat Sukri Hikmah Ma’rifatul Azizah I Ketut Suada Ibnu Charis Rachmanda Istimrorul Najibatil Fikriyah Istimrorul Najibatil Fikriyah Jihadilia Islami Putri Khairunnisa Pebriana Khasanah, Dini Afriani Khusniyati Masykuroh Kingkinarti Kingkinarti Klarissa Salsa Bila Maharani Kurnia Febriani Harahap Lusi Amalia Triyani M Irfan Alhady M. Fahreza Ramadani M. Halim M. Rayyan Berliansyah Marlita Prasetyani Mauliddina Adinda Putri Indah Pakerti Mediano Melania Kartika Sari Melati Ulee Keumala Melur Belinda Mely Erlika Sari Merina Merina Muhamad Nasuka Muhammad Dhaffa Karyanto Muhammad Nizar Siddiq Muhammad Raihan Ishad Mulatsih Nita Utami Nabila Ardelia Zahra Nabila Jaiza Mawarni Nabila, Aulia Safa’ Nadiah Ulfah Nadya Aqsha Tamarinda Nafi’ ika Salsabila Naliatul Muna Nanda Dwi Mahardika Nesa Oktavia Toligaga Ni Luh Gadung Widyaningrum Nisya Khairani Simatupang Noor Ifah Wahyuni.H Nur Aeni Afiyah Fauziah Nur Indah Swariningrum Nuristiqomah Dwi Putri Nurrofifah Luthfi Amjad Nurul Azizah Nurul Fikri Mufidah Oktaviani Fitriyah Orlens Rambu Jeara Perdana, Suryo Saputra Pramudita Widi Ismara Pramudya Kurnia Prilliya Artika Puji Eva Annisaa Puspita Asri Pradipta Rahma Annisa Rahmi Windhy Astari Renny Hidayati Zein Reza Arshad Yanuar Riast Eka Oktaviana Rina Kusuma Wardani Risa Fitri Kurniati Riza Amalia Rizki Setiawan Rizqi Mutia Andini Samiyem, Samiyem Saskia Maulina Savilla Dara Ardiani Savilla Dara Ardiani Savilla Dara Ardiani Septerina Purwandani Winarso Shafira Dilla Setya Ardana Silvi Puspitasari Siti Khadijah Siti Maryam Siti Raihani Sitti Qomariyah Diu Sri Yunanto Stevenny Aulia Risbiyanto Syalwa Fitria Wurandhani Syarif Hidayat Syazana Zahra Umardi Talitha Qanitah Taufik Eko Susilo Taufiq Anwar Tiara Fatmarizka Trijaya Ulfa Noviyana Viona Putri Giwani Vivin Sari Sukmawati Wahyu Tri Sudaryanto Wijianto - Wina Rohmadhani Yan Ari Tya Dharmawan Yasyfi Addiningsih Yayu Latifah Yudha Setya Farisna Yudith Leo Bantara Yuli Kusumawati Yuliana Davi Yusria Apriliani Zahra Almadani Zahra Fatmawati Jabir Zara Sugiyarti Zulfikar Yucha Putra Zunitasari Kholifah Islamiatun