p-Index From 2021 - 2026
16.423
P-Index
This Author published in this journals
All Journal SOROT: Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Kedokteran Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan Jurnal Tepak Manajemen Bisnis Jurnal Pendidikan Usia Dini Daya Saing : Jurnal Ilmu Manajemen Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal AUDI Tunjuk Ajar: Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Jurnal Manajemen Pendidikan Penelitian Kualitatif Jurnal JUMPED (Jurnal Manajemen Pendidikan) Proceedings of the 1st UR International Conference on Educational Sciences Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) PAUD Lectura: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal Smart PAUD JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Aulad : Journal on Early Childhood EQIEN - JURNAL EKONOMI DAN BISNIS Journal on Education Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan Generasi Emas: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Procuratio : Jurnal Ilmiah Manajemen GOLDEN AGE: JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Raudhatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Jurnal Pendidikan dan Konseling Instructional Development Journal Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Jurnal Zona PUCUK REBUNG: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Journal of Educational Sciences Indonesian Research Journal on Education Innovative: Journal Of Social Science Research International Journal of Educational Best Practices
Claim Missing Document
Check
Articles

METODE DAN TEKNIK MENGAJARKAN KEJUJURAN PADA ANAK SEJAK USIA DINI Daviq Chairilsyah
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpsbe.v5i1.3822

Abstract

Kejujuran adalah nilai kehidupan mendasar yang paling penting yang harus diajarkan padaanak sejak ia kecil. Mengajarkan anak untuk berkata, bersikap dan berperilaku jujur akan menjadipembelajaran yang berguna untuk kehidupannya kelak. Sebab penanaman ilmu sejak diniumumnya akan cenderung lebih mudah diserap anak dan ditanamkan hingga mereka dewasasehinga menjadi sebuah kebiasaan yang baik. Penerapan sikap jujur kehidupan kita itu sangatperlu dan dibutuhkan dalam kehidupan sehari hari. Karena sikap jujur itu adalah sikap yangbaik dan terpuji. Kejujuran adalah sangat penting bagi setiap orang dan kita harus terbiasamenanamkan serta menerapkan itu alam kehidupan sehari hari. Kejujuran sangat di perlukandalam berbagai aspek kehidupan. Dalam keluarga, kejujuran sangat diperlukan agar rasakekeluargaan yang ada dapat terjaga dan tertuuk dengan baik. Penerapannya itu di mulai dariusia dini dan dan pada keluarga bisa di terapkannya sikap jujur supaya dalam keluarga tersebutbisa terjalin lebih erat dan tidak ada kata bohong di dalam keluarga. Sikap jujur tersebut bisaditerapkan jika seorang anak itu melakukan sesuatu yang terjadi antara lain: Jika bersalahharus mengakui kesalahanya, antara ucapan dan perbuatan harus sama, memberitakansesuatu hal baik ke orang tua ataupun kedalam lingkungan masayarakat, memegang danmenjalankan amanah dengan baik. Beberapa Teknik Mengajarkan kejujuran pada anak sejakusia dini adalah 1) Terapkan dalam kehidupan sehari-hari 2) Berikan pengetahuan dankeyakinan bahwa Tuhan Maha Melihat 3) Berikan pemahaman bahwa ‘Jujur Itu Nikmat’ 4)Sebuah Cerita Sebelum Tidur 5) Pemberitahuan dan Pujian dan 6) Uji Coba.
METODE DAN TEKNIK MENGAJARKAN BUDAYA ANTRI PADA ANAK USIA DINI Daviq Chairilsyah
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpsbe.v4i2.3379

Abstract

Akhir-akhir ini masyarakat kita sudah mulai melupakan budaya antri. Ini terlihat pada saat antrimembayar di kasir atau membayar tiket, antri mengambil formulir, antri saat ke bank ataukantor, maupun antri dalam kegiatan sosial dan masyarakat, terlihat bahwa masih banyakmasyarakat Indonesia yang tidak mau antri dan memotong antrian orang lain. Hal ini bersumberdari luntrurnya budaya antri yang sudah mulai tidak diajarkan lagi di pendidikan formal dalampendidikan moral dan karakter. Budaya antri adalah berpusat pada pengajaran dan bukan padahukuman. Dengan budaya antri anak diberikan informasi yang benar dan dibutuhkan agarmereka dapat belajar dan mempraktekkan tingkah laku yang benar. Selain itu, dapat diajarkanpada anak bagaimana membina hubungan baik seperti saling menghargai, bekerjasama,melibatkan ketegasan, kewibawaan dan rasa hormat pada sesama dan pada orang yang lebihtua. Budaya antri yang efektif dan positif menyangkut bagaimana pendidik mengajar danmembimbing anak, termasuk anak Taman Kanak-kanak (TK) untuk mengenal berbagai aturanyang berlaku di lingkungannya. Dengan menerapkan teknik yang tepat dan sesuai denganperkembangan anak memungkinkan budaya antri yang dikenalkan kepada anak TK dapatdipahami. Guru seharusnya dapat mengajarkan budaya antri pada anak dimulai dengan halhalkecil seperti: Guru mengajarkan anak untuk dapat bergiliran main dalam permainan, Gurumengajarkan anak berurutan masuk kelas dan keluar kelas, Guru mengajarkan bergiliran ketikaingin bertanya, Guru mengajarkan untuk dapat bergantian ketika ingin maju kedepan kelas,Guru mengajarkan anak ketika berpamitan ingin pulang harus secara berurutan. Orang tuaseharusnya juga dapat mengajarkan budaya antri pada anak dimulai dengan hal-hal kecilseperti: Orang tua mengajarkan anak untuk dapat bergiliran ketika ingin mengambil makanan,Orang tua mengajarkan anak untuk dapat berurutan masuk dan keluar rumah, Orang tuamengajarkan bergantian ketika ingin menonton tv, Orang tua mengajarkan anak untuk dapatbergantian untuk membersihkan rumah atau membantu membersihkan rumah, danmemberikan contoh modeling dalam meningkatkan budaya antri pada anak usia dini.Kata kunci: metode, mengajarkan, budaya antri, anak usia dini
GAMBARAN PENGELOLAAN KELOMPOK BERMAIN DI TK FKIP UNIVERSITAS RIAU Daviq Chairilsyah
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpsbe.v7i2.6518

Abstract

This research is to find out how the description of the management of the Play Group (KB) in TKFKIP University of Riau (UR). The research subjects in this study were one KB room in FKIP URwith the number of indicators to be examined as many as 8 indicators and 17 sub-indicatorsused. The method used is quantitative descriptive method to find out the description of familyplanning management. Data collection techniques used are using observation sheets. Basedon the results of data analysis obtained the results of the percentage of 8 indicators, namely: Onthe indicator of the physical arrangement of FP FKIP UR is (87.5%) the KB FKIP UR is said to bevery good (SB). Indicators of toys and KB equipment FKIP UR are (75%) the KB FKIP UR is saidto be good (B). The indicator of the ratio of caregivers of FPIP UR KB children is (75%) the KB FKIPUR is said to be good (B). Indicators of FKIP UR’s KB daily activities are (100%) the FKIP UR KBis said to be very good (SB). The indicator of FPIP UR KB caregiver qualification is (75%) the FKIPUR KB is said to be good (B). Indicators of FKIP UR KB adult interaction are (100%) the FKIP URKB is said to be very good (SB). The indicator of the relationship with the parents of FKIP UR KBis (100%) the KB FKIP UR is said to be very good (SB). The indicator of licensing and KBaccreditation FKIP UR is (87.5%) then in general the FP FP UR management is said to be verygood (SB). Penelitian ini untuk mengetahui bagaimana gambaran pengelolaan Kelompok Bermain (KB) diTK FKIP Universitas Riau (UR). Adapun subjek penelitian dalam penelitian ini adalah satu ruanganKB di FKIP UR dengan jumlah indikator yang akan diteliti sebanyak 8 indikator dan 17 subindikator yang digunakan. Metode yang digunakan yaitu metode deskriptif kuantitatif untukmengetahui gambaran pengelolaan KB tersebut. Teknik pengumpulan data yang digunakanyaitu menggunakan lembar observasi. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh hasil persentasedari 8 indikator yaitu: Pada indikator pengaturan fisik KB FKIP UR adalah (87,5%) maka KB FKIPUR sudah dikatakan sangat baik (SB). Indikator mainan dan Peralatan KB FKIP UR adalah(75%) maka KB FKIP UR sudah dikatakan baik (B). Indikator rasio pengasuh anak KB FKIP URadalah (75%) maka KB FKIP UR sudah dikatakan baik (B). Indikator kegiatan sehari-hari KBFKIP UR adalah (100%) maka KB FKIP UR sudah dikatakan sangat baik (SB). Indikator kualifikasipengasuh KB FKIP UR adalah (75%) maka KB FKIP UR sudah dikatakan baik (B). Indikatorinteraksi orang dewasa KB FKIP UR adalah (100%) maka KB FKIP UR sudah dikatakan sangatbaik (SB). Indikator hubungan dengan orang tua KB FKIP UR adalah (100%) maka KB FKIP URsudah dikatakan sangat baik (SB). Indikator perizinan dan akreditasi KB FKIP UR adalah (87,5%)maka secara umum pengelolaan KB FKIP UR sudah dikatakan sangat baik (SB).
MENGAJARKAN TATA CARA BERTAMU KEPADA ANAK USIA DINI (UNTUK GURU DAN ORANGTUA) Daviq Chairilsyah
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpsbe.v5i2.3842

Abstract

Menurut Irwanto (2002) masa-masa dominan dalam pembentukan karakter dan kepribadiananak itu di dalam keluarga. Fase tersebut mulai dari periode kanak-kanak akhir (late childhood)hingga periode dewasa awal (early adulthood). Jika pada fase itu dilakukan proses penanamannilai-nilai moralitas- yang terangkum dalam pendidikan karakter secara sempurna, maka akanmenjadi pondasi dasar sekaligus warna kepribadian anak ketika dewasa kelak. Menurut EdyWaluyo (2007) pendidikan karakter terhadap anak hendaknya menjadikan mereka terbiasauntuk berperilaku baik; sehingga ketika seorang anak tidak melakukan kebiasaan baik itu, yangbersangkutan akan merasa bersalah. Dengan demikian, kebiasaan baik sudah menjadisemacam instink, yang secara otomatis akan membuat seorang anak merasa kurang nyamanbila tidak mekakukan kebiasaan baik itu. Salah satu contoh karakter baik adalah pada saatmenerima ataupun bertamu. Cara bertamu yang baik adalah: meminta ijin masuk, janganmengintip ke dalam rumah, berpakaian yang rapi dan pantas, memperkenalkan diri sebelummasuk, masuk dan duduk dengan sopan, menerima jamuan tuan rumah dengan senang hatidan memilih waktu yang tepat untuk bertamu. Cara menerima tamu yang baik adalah: berpakaianyang pantas, menerima tamu dengan sikap yang baik, menjamu tamu sesuai kemampuan dantidak perlu mengada-adakan, dan antarkan sampai ke pintu halaman jika tamu pulang. Ajarkananak menjadi tuan rumah yang baik dengan cara membuat tamu merasa diterima dengan cara;fokus pada tamu, mengatakan “aku senang kamu bisa datang”, menghentikan kegiatan yangsedang dilakukan ketika temannya datang, mulailah suatu kegiatan yang memungkinkan temanbisa ikut serta dan mengantisipasi kebutuhan tamu.
DISRUPTIVE BEHAVIORS AMONG ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS Daviq Chairilsyah
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.176 KB) | DOI: 10.33578/jpfkip.v11i1.8532

Abstract

One of the negative behaviors that often appears among elementary school students is disruptive behavior. Symptoms of disruptive behaviors are the behaviors related to learning activities, the behaviors that interfere with students' rights in learning, psychologically and physically unsafe behaviors, and the behaviors that cause property damages at schools. This article aims to provide insightful knowledge, especially for parents and teachers, about disruptive behavior and understand it so that parents and teachers can reinforce it and the children avoid disruptive behavior. The research method in this article is a literature review. This article contains definitions, causes, and symptoms of disruptive behavior. In addition, this article provides some solutions and tips for teachers and parents on how to deal with children who behave disruptively. One of the strategies to deal with disruptive behavior is guidance and counseling services based on a developmental approach. There are several forms of intervention to overcome disruptive behavior that practitioners of clinical and developmental therapy have carried out with different target focuses, namely on children, parents, and the environment. These interventions are necessary so that the opportunity to take advantage of childhood development can be appropriately realized.  
THE PHENOMENON OF CHEATING AMONG ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS Daviq Chairilsyah
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 9, No 6 (2020)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.885 KB) | DOI: 10.33578/jpfkip.v9i6.8090

Abstract

Cheating on Elementary School Students has occurred for a long time but it is still hard for teachers and the schools to overcome this phenomenon. Cheating will cause the children to be dishonest in achieving a high score. Besides, cheating will also be impactful until the students become adults. This behavior is harmful to other students who have studied hard and been honest in completing exams and assignments from teachers at school. Cheating is an act that is dishonest, fraudulent, and justifies anything to get a high score in completing the task, especially on tests or exams. This article applied a literature review as the research methodology to explain the situational, dispositional, personal, and external factors causing cheating. It was observed that cheating mostly acted by students were changing the answers in the exam after reading notes when the teacher was out of the classroom, using the notes prepared for answering the questions, looking at or asking for answers from other students, and allowing other students to view or copy his answers. This article encouraged the participation from parents, classroom teachers, and school institutions to work together to improve the students’ self-awareness in order that cheating would not become a habit to reach a high score in the future.
GAMBARAN KETANGGUHAN DIRI (RESILIENSI) PADA MAHASISWA TAHUN PERTAMA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS RIAU Sherty Amelia; Enikarmila Asni; Daviq Chairilsyah
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Kedokteran Vol 1, No 2 (2014): Wisuda Oktober Tahun 2014
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Resilience is an individual ability to face a difficult situations. First year students have to deal with new environment which sometimes difficult. The purpose of this study was to find out the resilience level of first year students in Medical Faculty of Riau University. This study used descriptive cross-sectional method. The population are students in the Faculty of Riau University batch 2013. Samples of this research were 119 students. This research used a questionnaire based on the Reivich & Shatte's Resilience Theory. From the result, it was found that the majority (89,07%) students are in intermediate level of resilience. The aspects of resilience in order from highest to lowest level are empathy, emotion regulation, achievement, self-efficacy, optimism, analyzes the causes of the problem, and control of impulse.
PENGARUH GERAK DAN LAGU TERHADAP KEPERCAYAAN DIRI ANAK USIA 4-5 TAHUN DI TK RAUDHATUR RAHMAH KECAMATAN MARPOYAN DAMAI PEKANBARU Rubinah Rubinah; Daviq Chairilsyah; Hukmi Hukmi
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 3, No 1 (2016): Wisuda Februari 2016
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims 1) To determine the child's confidence before the application of movement and song. 2) To determine the child's self confidence after the adoption of the motion and song. 3) To determine how much influence the implementation of the motion and the song of the child's confidence. This type of research used in this research is the experimental approach of a study that sought influence of certain variables on other variables in strictly controlled conditions. In this case that is the subject of this research is in TK Raudhatur Rahmah Marpoyan Damai Pekanbaru with the number of children 12, 5 boys and 7 girls. Collecting data using observation and documentation. Collecting data using observation and documentation. Based on the survey results revealed that 1) the ability of self-confidence of children aged 4-5 years in TK Raudhatur Rahmah Marpoyan Damai Pekanbaru before treatment is given in the form of the motion and the song is low. 2) The ability of the confidence of children aged 4-5 years in TK Raudhatur Rahmah Marpoyan Damai Pekanbaru after treatment is given in the form of motion and tracks have increased and relatively high. 3) Motion and the songs have a significant effect on confidence in the ability of children aged 4-5 years in TK Raudhatur Rahmah Marpoyan Damai Pekanbaru. It can be seen that there are differences in the form of increased confidence in the ability of children before and after treatment. And track motion has the effect of 30.56% confidence in the ability of children aged 4-5 years TK Raudhatur Rahmah Marpoyan Damai Pekanbaru.Keywords: Motion And Songs, Confidence
ANALISIS PERILAKU SOSIAL ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK LABORATORIUM FKIP UNIVERSITAS RIAU Sri Aflianna Hasibuan; Daviq Chairilsyah; Febrialismanto Febrialismanto
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan VOL 6 : EDISI 1 JANUARI-JUNI 2019
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to determine the social behavior of cooperation, competition, support, sympathy, empathy, sharing, familiarity, imitation, and knowing the development of social behavior of children aged 5-6 years in the fkip laboratory of the university of riau. As for the population in this study, the B1 and B2 classes were 41 children and the sample in this study ampunted to 41 children. This research was conducted on independent variables, without making comparisons or connecting with other variables. the approach used in this study is a quantitative descriptive approach (describing research results based on numbers) based on the results of the study it can be concluded that the development of successful social behavior in children aged 5-6 years in the fkip laboratory of riau university is included in the BSH category because it has an average of 73,47%Key Words: Analysis, Social behavior
ANALISIS KOMPETENSI KEPRIBADIAN GURU TK SE KECAMATAN TALAMAU KABUPATEN PASAMAN BARAT Tris Madona; Daviq Chairilsyah; Wusono Indarto
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 3, No 2 (2016): Wisuda Oktober 2016
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This descriptive study aims to reveal the personality of the teacher competency kindergarten Talamau at Subdistrict of West Pasaman. The sample in this study is a kindergarten teacher Talamau at Subdistrict of West Pasaman many as 49 teachers. The data collection technique using a questionnaire containing statements about the competence of the teacher's personality Early Childhood Education. Analysis data technique using large-scale testing and analysis of statistical methods with SPSS for Windows Ver. 20. Based on the results of this study concluded that personal competence kindergarten teachers throughout the at Subdistrict Talamau West Pasaman as many as 49 teachers earn a percentage 85.22%, in the category "High" is 81-100%. The highest percentage was in the indicator to two that present themselves as a person who is honest, noble and example for young children and people with a percentage of 88.48% based on the value of the assessment categories can be categorized as "High". While the lowest percentage in the four indicators to show the work ethic, high responsibility, self-confidence and pride in being a teacher 82.04% can be categorized as "high", it can be concluded that personal competence of teachers in kindergarten Se-Pasaman of the at Subdistrict Talamau west belongs to the category "High". This is in accordance with the opinion of Syamsul Bahri Talib (2010) personal competence is a personal capacity reflects the personality of a solid, stable, mature, wise and authoritative, become role models for students, and noble.Key words: Teachers, Personality Competence.
Co-Authors ', Delima ', Febrialismanto ', Helvanita ', Zulkifli AA Sudharmawan, AA Ade Sisca Irwanda Adis Astrid Adisty Afliza, Helsi Afrizal Afrizal Agusti, Silvia Ainama Nafisa Putri Ainama Nafisa Putri Amanda Wulandari Amreni, Sri Anggi Saputri Bama Anggun Putri Anggun Putri Anisa Zulfi Anita Anita Anita Anita Anita Anita Anugrah, Dinda Putri Ardaneti, Ardaneti Argina Sofia Arza Aibonotika Asril, Suci Pratiwi Astika Astika Atmeirida, Nofia Rahyefi Ayu Nurjanah Ayu Oktafia Azhar Azhar Azprima, Jeli Bayel, Hardinan Haniel Bunari, Bunari Burhanuddin, Dudung Cania, Sukma Caska - Cipta Fitrah Haryati Cut Nisrina Nurrady Daeng Ayub Dahlia Rosnani, Dahlia Dedi Futra Defni Satria Desiyanti, Desiyanti Desyi Purnama Putri Detri Anisa Devi Cholivawati Devi Risma Dewi Utari Dian Permata Sari Permata Sari, Dian Permata Sari Permata Diana Sari Sari, Diana Sari Dinda Tri Andriani Dini Anggia Dipayani, Sri Dwi Puspita Sari Dwi Puspita Sari, Dwi Puspita Edi Suhendri Eka Kusuma Wardani Elentika, Elentika Elfis Suanto Eliana, Desi Eliza Eka Putri Elni Yakub Elni Yaqub Elsa Yonanda Hasibuan Elvina Putri Setiawan Elvina Putri Setiawan Ely Alfina Enda Pupitasari Enda Puspita Puspita Enda Puspita Puspita, Enda Puspita Enda Puspita Sari Enda Puspitasari Enda Puspitasari Enda Puspitasari Endang Ratna Susilawati Enikarmila Asni Erna Ayu Lestari A.P Ernizalina Ernizalina Ervi Anggriyanti Ester Teti Teresa Tambunan Eva Nabila Andriana Eviati Riyana Fachry Abda El Rahman Fadly Azhar Fajriati, Sukma Fanri Daniel Pakpahan Faras Mentari Fardini, Indri Fatimah Adriani Fatmaliza Fatmaliza, Fatmaliza Febrialisma ' Febrialismanto Febrialismanto ' Febrialismanto Febrialismanto Febrialismanto Febrialismanto Febrialismanto Febrialismanto Febrialismanto Febrialismanto Febrialismanto, Febrialismanto Febrialismanto, Febrialismanto Febrialismanto, Febrialismanto Febrialismanto3 Febriana, Sella Febriliasmanto Febriliasmanto Fitri Afrila, Fitri FITRI RAHMAWATI Fitria Ramadhani Fitria Yanti, Fitria Fitriani, Mira Fitriani, Sy Fromika, Frans Siska Gilang Perdana Putra Gusmalinda ' Handayani, Priti Oktari Handayani, Yayuk Hanud Rusnayati Hapzi Ali Harnum Pratiwi Hasibuan, Alza Annisa Hasnah Faizah AR Hasnita Hasnita Hemat Tarigan Hendra Setyawan Heni Pujiastuti Heni Sumanti Herlina Herlina Herliza Herliza Herliza Hilda Sari Ardina Hukmi ' Hukmi Hukmi Hukmi Hukmi ' Hukmi Hukmi, Hukmi Hukmi Muktar, Hukmi Husni Ibadatika Arif Hussurur, Miftah Hutabarat, Renofa Ikke Zelita Putri Ilni Nurlina Ilyas Ilyas Imam Suprayogi Indah Hairunisa Indradewa, Rhian Indri Cahya Dita Indri Yani, Indri Isjoni Isjoni Isjoni Isjoni Isnaini Fatmanita Iswan Mufajar Iven Eka Fitria Jama'awati, Jama'awati Jama’awati Jaspar Jas Jaspar Jas, Jaspar Jelfita Jelfita Jufrizal Jufrizal Jumiati Jumiati Kaban, Karyn Stevania karina, Ulpa Kenny Anthia Kenny Anthia Laila Ayu Insyani Lathifa, Raisya Vio Lia Wahyuni Kanoer Lili Artika Lindawati Lindawati Lisa Sepriana Machasin Machasin Machasin Machasin Machasin Machasin Mahdum Makhdalena Makhdalena Maret, Selvina Maria, Ilga Mariana, Ides Marnita, Eva Marta Yuana MASLIAH NOVITA Maulidatul Istiqomah Maya Paula Sari Maya Sari Melda Wimar Mensupriantos Mensupriantos, Mensupriantos Monita, Rosa Muliasari Muliasari Mungkur, Maria Putriani Murni, Rini Anggraini Murniati ' Musliati ' Mutiya, Mutiya Nadia Septriani Septriani Narulita Narulita Natalia Ngatini Natasya Novriani Nauli, Vioro Nauli, Vioro Neli Susanti Nelvita Nelvita Nensi Villanesia Nensi Villanesia Nike Azlina Nila Mayang Sari, Nila Mayang Ninda Novella Sari Nita Budi Astuti Nofryani, Sizka Nopita Sari Norhayati Norhayati, Norhayati Norma Yannaila Noviani Yunita Sari Novianti , Ria Novita, Wiwi Nurbani Nurbani NURHAYATI ' Nurhayati Nurhayati Nuri Sulistiyani Nuria Putri, Tiara Anindita Nurjanah, Ayu Nurlin Fauzi Nurlita ' Nurlita Nurlita Nurlita, Nurlita Nurmalasari, Eva Nursa, Septia Nursaleha Nursaleha NURUL HIKMAH Nurul Riana Nurul shoffariyah Pahmi, Syamsul Pangarti, Wanda Mingga Pardede, Eka Sartika Parningsih Parningsih Patma, Mitra Pratiwi, Bunga Indra Pratiwi, Retno Tri Pratiwi, Yurika Mulya Putri Yuanita Putri, Endrisa Kurnia Putri, Rima Irda Putri, Rossy Arnova Putri, Wiyuen Eka R. Sapto Hendri Boedi Soesatyo Rafika Septia Artha, Rafika Septia Rafika Yanti Rahmah Anugrah Putri Rahmawati, Rusmita Ayu Rahmi Rahmadani Rahmita, Yuliani Rahwani, Siti Rama Yulianti Ratnawati Ratnawati Renny Syafputri Repsi Mei Atalia Resy Nur Aisya Adma Ria Novianti Ria Novianti Ria Novianti Ria Novianti Novianti Ria Novianti Ria Novianti Rian Mahilda Richi Novelia N Novelia N Rika Muji Senawati Rika Muji Senawati, Rika Muji Rika Yuliana, Rika Rika Yunandar Rika Yunandar Rindi Antika Risma Amelia, Risma Rita Aryanti Rita Kurnia Rita Kurnia Ritonga, Ayu Satria Rizki Imran Rizki Surya Amanda Rokiah Rokiah Rony, Zahara Tussoleha Rosmawati Rosmawati Royana, Yuni Rr Sri Kartikowati Rubinah Rubinah Saidah, Jummi Salawati ' Salmah Salmah Salmiati Salmiati, Salmiati Santoso, Dessya Liana Saraswati, Gading Sari , Linda Permata Sari Maulida Purnama Sari, Enda Puspita Sari, Hesti Kumala Sari, Yenita Sari, Yunita Puspa Satria, Defni Selviana, Mery Septia Ningsih Ningsih Septian, Shendy Sevtri Dani Siska Sherty Amelia Sianturi, Juli Ana Sibarani, Zuansi Putra Silalahi, Mutiara L Sinaga, Desna Sari Sipangkar, Renita Br Siti Helmyati Siti Khodijah Sitompul, Kasthera Putri Sri Aflianna Hasibuan Sri Dewi Pramita Sari Sri Dipayani Sri Indarti Sri Jumiati, Sri Sri Kartikowati Sri Kartikowati SRI RAHAYU Sri Suarni Sri Suarni Sri Sumiati Stevi Marsel Suarman Suarman Suci Wulandari Sudji Septiani Suhartini Suhartini Sukmawati Sukmawati Sumarno Sumarno SUMIYATI SUMIYATI Suryani Suryani Syafitri, Syafitri Syahidah ' Syamsul Anwar Syarif Hidayatullah Syarif Syarif Syarifah Aini Syarifah Nurzila Rapika Syifa Fadhila Syukri, Dewi Tarigan, Hemat Theresia Maranatha Simanjuntak Tri Mardiana, Tri Tris Madona Turnip, Elvyona Sumurung Ulin Lestari Vioro Nauli Visvidya Husna Pratiwi Vivi Ihda Sulhiya Wahyu Jumiarti Wahyuni, Sri Wirda Warnawati Warnawati, Warnawati Wekaningtyas Andalas Andalas Wenda Wahyuni Weny Siska Putri Handayani WIDARTI WIDARTI Widia Lestari Widya Ramadhenty Widya Safitri Widyia Asmariza Wita Sari Wulandari, Uke Wusono Indarto Yanza, Nadya Dwi Yati, Indi Suhari Yaya Murni Dasril Murni Dasril Yearshi, Christina Yelin Nur Amalia Yeni Karmalia Yeni Solfiah Yeni Solfiah Yeni Solfiah Solfiah Yeni solfiah, Yeni Yesi Yuliana Yosi Refida Siahaan Yulia Indrasari Yulia Yulia Yulita, Efni Yundari, Yundari Yunita Puspa Sari Yunita, Nurmi Yusni Herlin Yusra Hanum Sinamo Zulfadil, Zulfadil Zulfan Saam Zulhelda Zulhelda Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain Zulkifli N Zulkifli N Zulkifli N ' Zulkifli N Zulkifli N Zulkifli N Zulkifli N ' Zulkifli Zulkifli Zulkifli Zulkifli