p-Index From 2021 - 2026
6.723
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL HUKUM Grenek: Jurnal Seni Musik Jurnal Pranata Hukum Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Jurnal Ilmu Kelautan Spermonde COMPETITIVENESS JOURNAL Gender Equality: Internasional Journal of Child and Gender Studies Jurnal Penelitian Pertanian Terapan English and Literature Journal SAMARAH: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam ELS Journal on Interdisciplinary Studies in Humanities International Journal for Educational and Vocational Studies Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Chemistry Education Practice LEGAL BRIEF Jurnal Media Ekonomi Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Jurnal Kewarganegaraan Bima Nursing Journal International Journal of Educational Review, Law And Social Sciences (IJERLAS) Jurnal Ekonomi Journal of Research in Social Science and Humanities Indonesian Journal of Multidisciplinary Science VIVA THEMIS- Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora Journal of Governance, Taxation, and Auditing Asean International Journal of Business Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kearifan Lokal (JIPKL) Journal of Informatics and Electronics Engineering Aceh International Journal of Science and Technology Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi Muslim English Literature Buletin Pengabdian VISA: Journal of Vision and Ideas El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Kelautan dan Perikanan Indonesia Scientific Journal of Informatics International Journal Of Synergi In Law, Criminal And Justice Jurnal Pendidikan MIPA Jurnal Sistem Transportasi & Logistik Jurnal Inovasi Pendidikan Profesi Guru
Claim Missing Document
Check
Articles

Aplikasi Konsentrasi Pupuk Organik Eco-Farming dan Anorganik Terhadap Peningkatkan Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Padi (Oryza Sativa L.) Ramli, Ramli; Kaimuddin, Kaimuddin; Rachmat, Rachmat; Hamzah, Pratiwi; Dahlan, Dahlan; Parawansa, Ismaya Nita Rianti
Jurnal Penelitian Pertanian Terapan Vol 25 No 1 (2025)
Publisher : Politeknik Negeri Lampung.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/jppt.v25i1.3832

Abstract

Food crop commodities, especially rice, are needed by the people of Indonesia because they are a staple food. Food security is a requirement to produce healthy food. This study aims to analyze the effect of eco farming organic fertilizers and NPK on increasing the growth and production of rice plants. This research was carried out in Romanglompoa Village, Bontomarannu District, Gowa Regency. This research activity took place from February to September 2022. This research was designed using a Split Plot Design consisting of two factors. The first factor used as the main plot was inorganic namely 0% inorganic, 25% inorganic and 50% inorganic, and the second factor which was used as a subplot was Eco farming, Eco farming 25 ml, Eco farming 50 ml, and Eco farming 75 ml. These two factors were combined so that there were 9 treatment combinations. Each treatment series was repeated four times so that there were 36 treatments. The results showed that the 50 ml eco farming treatment showed the highest results on plant height (117.5 cm), panicle length (25.78 cm), rice grain (84.04 grains), number of seeds (122.63 grains), weight seeds (43.16 g), and the weight of 100 seeds (3.17 g). 50% inorganic treatment and 50 ml eco farming showed the highest results compared to other treatments.
The Portrayal of African Woman’s Struggle Reflected in the Novel “How Beautiful We Were” By Imbolo Mbue (2021) Junaid, Syahruni; Nahdhiyah, Nahdhiyah; Dahlan, Dahlan; Andini, Citra; Muh. Dzulhijjah, Azis
ELS Journal on Interdisciplinary Studies in Humanities Vol. 7 No. 2 (2024): JUNE
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34050/elsjish.v7i2.34882

Abstract

Ecofeminism is an understanding of the relationship between women and the universe that approaches issues of environmental degradation and social injustice from the premise that how we treat nature and how we treat each other are inseparable. This research discusses the character of a woman in the novel How Beautiful We Were which aims to find out the depiction of the struggle of African women in protecting their environment. This research uses the theory of ecofeminism from Greta Gaard and Murphy with descriptive qualitative research methods and note- taking as an instrument. This research was conducted to add and give awareness to readers about the importance of preserving and protecting the environment around us. The results found in this novel that the female character named Thula fulfills the three aspects of women's struggle in the theory of ecofeminism. The researcher concluded that in this novel, the most visible struggle of women leads to the community, so that the movement carried out by the main character is able to realize that it is important to fight for and protect our nature from the threat of companies that come to destroy it
Kekuatan Hukum Akta Van Dading Hasil Mediasi Sebagai Bagian Dari Putusan Perkara Perceraian di Pengadilan Agama Tebing Tinggi Afandi, Muhammad Yusuf; Dahlan, Dahlan
Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) Vol 9 No 1 (2025): SANTHET: (JURNAL SEJARAH, PENDIDIKAN DAN HUMANIORA) 
Publisher : Proram studi pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/santhet.v9i1.5024

Abstract

Akta Perdamaian (Acte van Dading) diatur dalam Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia No. 1 Tahun 2016 tentang Prosedur Mediasi di Pengadilan (“Perma No. 1/2016”). Perma No. 1/2016 diundangkan sebagai salah satu komponen reformasi birokrasi Mahkamah Agung Republik Indonesia yang bertujuan untuk mencapai tujuan mewujudkan badan peradilan indonesia yang agung adalah mediasi sebagai alat untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap keadilan sekaligus melaksanakan asas penyelenggaraan peradilan yang mudah, cepat, dan murah. Dalam pelaksanaan Perma No. 1/2016, Majelis Hakim yang memeriksa dan mengadili suatu perkara di tingkat pertama pada peradilan umum maupun peradilan agama wajib memberitahukan kepada Para Pihak untuk menempuh Mediasi pada hari sidang yang telah ditentukan dan dihadiri oleh Para Pihak. Pada proses Mediasi, Mediator memberi kesempatan yang sama kepada Para Pihak, baik Penggugat maupun Tergugat, untuk mengajukan tawaran perdamaian dengan itikad baik kepada pihak lawannya. Tawaran perdamaian ini nantinya akan dibahas pada saat proses Mediasi untuk menentukan apakah Kesepakatan Perdamaian antara Para Pihak dapat tercapai atau tidak. Ketentuan di atas berlaku pada saat pemeriksaan perkara di tingkat pertama, baik pada peradilan umum ataupun peradilan agama. Dalam tingkat pertama, Para Pihak memiliki hak untuk mengajukan tawaran perdamaian kepada Mediator pada saat proses Mediasi yang diwajibkan oleh Perma No. 1/2016. Akta perdamaian agar mempunyai kekuatan hukum selanjutnya dituangkan dalam putusan oleh hakim yang menangani perkara tersebut. Pada akta perdamaian melekat kekuatan hukum, hal ini diatur dalam Pasal 130 ayat (2) dan (3) HIR yang meliputi putusan tersebut disamakan dengan putusan yang telah berkekuatan hukum tetap, mempunyai kekuatan eksekutorial, dan terhadap akta perdamaian tidak dapat dibanding ataupun kasasi. Berdasarkan kekuatan hukum tersebut penulis menilai bahwa akta perdamaian merupakan cerminan asas keadilan yaitu prosedural dan substantif.Kesepakatan/akta perdamaian mengakhiri perkara. Kesepakatan/akta perdamaian harus mengakhiri perkara secara tuntas dan keseluruhan. Tidak adalagi yang disengketakan karena semuanya telah diatur dan dirumuskan penyelesaiannya dalam akta tersebut. Selama masih ada yang belum diselesaikan dalam kesepakatan maka akta perdamaian tersebut mengandung cacat formil. Kesepaktan/akta perdamaian dibuat dalam bentuk tertulis. Hal ini dinyatakan dalam Pasal 1851 KUH Perdata dan Pasal 11 ayat (1) PERMA Nomor 1 Tahun 2016 “Persetujuan tidak sah melainkan jika dibuat secara tertulis”. Berdasarkan Pasal tersebut tidak dibenarkan kesepakatan perdamaian yang disampaikan secara lisan.
PENGARUH LINGKUNGAN KERJA DAN KOMUNIKASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN SDM KABUPATEN MUSI RAWAS Surajiyo, Surajiyo; Dahlan, Dahlan
Jurnal Media Ekonomi (JURMEK) Vol 24 No 2 (2019): Jurnal Media Ekonomi (JURMEK) Agustus
Publisher : LPPM UNIVERSITAS BINA INSAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32767/jurmek.v24i2.575

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah Lingkungan Kerja dan Komunikasi mempunyai pengaruh terhadap kinerja Pegawai dan untuk mengetahui kombinasi dari Lingkungan Kerja dan Komunikasi mempunyai pengaruh terhadap kinerja Pegawai. Populasi yang digunakan pada penelitian ini adalah pegawai Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kbupaten Musi Rawas yang berjumlah 46 Pegawai. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 32 responden, metode pengumpulan data menggunakan Kuisioner dengan convenience sampling sebagai teknik pengambilannya. Pengujian Hipotesis dalam penelitian ini menggunakan analisis Model Statistik yang terdiri dari Uji validitas, Uji Reabilitas, Uji asumsi Klasik, Regresi Linear berganda, Uji F, Uji t dan Koefisien Determinasi ( R2). Hasil penelitian menunjukan terdapat hubungan antara variabel Independen yaitu Lingkungan kerja dan komunikasi terhadap Variabel dependen yaitu Kinerja Pegawai. Nilai Uji Hipotesis ( Ttest) diperoleh bahwa variabel Lingkungan Kerja mempunyai pengaruh terhadap Kinerja Pegawai , kemudian Variabel Komunikasi mempunyai pengaruh terhadap Kinerja Pegawai. Uji F menunjukan bahwa Lingkungan Kerja dan Komunikasi secara bersama-sama mempunyai pengaruh terhadap Kinerja Pegawai. Uji Koefisien determinasi dari kinerja Pegawai di pengaruhi oleh variabel Lingkungan Kerja dan Komunikasi, dan model tersebut telah diuji melalui dari hasil asumsi klasik.
Education and vulnerability strategies of coffee farmers in facing the climate change in Kekuyang Village, Aceh Tengah District [Edukasi dan strategi kerentanan petani kopi dalam menghadapi perubahan iklim di Gampong Kekuyang Kabupaten Aceh Tengah] Fachruddin, Fachruddin; Pramulya, Rahmad; Ariska, Nana; Aulia, Muhammad Reza; Dahlan, Dahlan
Buletin Pengabdian Vol 5, No 1 (2025): Bull. Community. Serv.
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/bulpen.v5i1.43003

Abstract

Upas fungal disease on coffee plants is a threat that causes young plants to die. Poor access to infrastructure, especially roads to coffee farms for women farmers, as well as a lack of training on Good Agricultural Practices (GAP) and coffee agritourism, are also significant obstacles to the economic development of coffee farmers. In addition, population growth and new land clearing in unauthorized areas further worsen environmental and coffee land conditions in Kekuyang Village. This service aims to educate and strategize the vulnerability of coffee farmers in facing climate change in Kekuyang Village, Aceh Tengah District. The coffee farmer vulnerability education program has been implemented successfully through Focus group discussion (FGD). The team delivered educational materials focused on the application of adaptation strategies with a multidimensional approach. In the human aspect, training and raising awareness of sustainable agricultural practices are required. In the social dimension, strengthening community networks and cooperation with various parties is very important. Meanwhile, in the environmental aspect, crop diversification and the use of coffee varieties that are more resistant to climate change can help minimize risks. From a financial perspective, better access to insurance and value-enhancing products is a priority. In addition, improvements to agricultural infrastructure and the application of environmentally friendly technologies are key strategies to deal with the challenges of climate change in an integrated manner.
Makna dan Nilai-Nilai Yang Terkandung Dalam Pertunjukan Kesenian Alat Musik Tradisional Gendang Beleq Daud, Albi Eka; Dahlan, Dahlan; Sumardi, Lalu
Grenek: Jurnal Seni Musik Vol. 11 No. 2 (2022): Grenek: Jurnal Seni Musik (December)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/grenek.v11i2.38691

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teknik permainan kesenian gendang beleq, makna alat dan pertunjukan, dan nilai-nilai yang terkandung dalam pertunjukan kesenian gendang beleq. Pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian phenomeolog. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi. Teknik penentuan sampel penelitan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisis data penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, menarik kesimpulan. Berdasarkan hasil temuan penelitian teknik  permainan alat musik gendang beleq yaitu : a) gendang; ditabuh & dikeplak. b) kenceng/cemprang; ditepuk. c) oncer/petuk; ditabuh.   d) rincik; ditabuh. e) trompong; ditabuh.  f) gong; ditabuh. g) suling; ditiup.  Makna alat yaitu : a) gendang,  berbahan kayu yang membran sebelah kiri dan kanan dilapisi kulit hewan sapi dan kambing. b) kenceng/cemprang. berbentuk piringan terbuat dari logam yang berbahan kuningan. c) oncer/petuk, berbentuk bulat terbuat dari logam berbahan kuningan. d) rincik, berbentuk piringan terbuat dari logam berbahan kuningan. e) trompong, berbentuk bulat terbuat dari logam berbaan kuningan.. f) gong, berbentuk bulat terbuat dari logam berbahan kuningan. g) suling,  terbuat dari bambu. Makan pertunjukan yaitu : a) bentuk pelestarian. b) pembentuk sikap gotong royong. Nilai-nilai dalam gendang beleq yaitu : a) nilai estetika. b) nilai tanggung jawab. c) nilai kerja keras. d) nilai ekonomis. 
EMPOWERING POLITENESS IN MAKING PROTEST: A CRITICAL DISCOURSE STUDY IN YOUNG MOSLEM LITERATUTE AND ITS PEDAGOGICAL VALUES Dahlan, Dahlan
Elite : English and Literature Journal Vol 12 No 1 (2025): June : Linguistic and ELT
Publisher : UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study explores the concept of empowering politeness in protest discourse within young Muslim literature, employing a critical discourse analysis (CDA) framework. It examines how politeness strategies are used not to soften resistance, but to assert agency, uphold moral authority, and engage in constructive dissent. The study employs a qualitative approach, using Critical Discourse Analysis (CDA) to examine a corpus of texts written by young Muslim authors. These texts cover two novel narratives, reflecting a Moslem sociocultural context. Through close textual analysis, the results of the study showcase how the authors empower protest not as an act of aggression, but as a principled stance that aligns with religious and cultural norms. The results of the study also show how linguistic choices and strategies reflect etiquette (adab) and wisdom (Hikmah) values of respect, empathy, and ethical engagement, even within confrontational contexts. The research results further highlight the pedagogical potential of such texts in educational settings. They offer rich material for teaching critical literacy, intercultural communication, and ethical reasoning. Through the lens of empowering politeness, students can learn to articulate dissent responsibly. This study advocates for the integration of diverse voices and values in both literary appreciation and language education.
Blended learning model based on portfolio and HOTS: How is it developed in LPTKs? Herianto, Edy; Dahlan, Dahlan; Tripayana, I Nengah Agus; Basariah, Basariah; Setyowati, Rr. Nanik
International Journal for Educational and Vocational Studies Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/ijevs.v4i1.6299

Abstract

During the covid-19 pandemic, learning can no longer be done directly. LPTKs are given the option to organize blended learning, a mixture of offline and online. The main problem is how to develop blended learning, which includes portfolio focus and HOTS? This is development research. The aim is to find, develop and validate a product produced during 2020/2021, even the semester lecture process. The resulting learning products can be in the form of lecture handouts, final assignments, and lecture textbooks resulting from the application of portfolio-based and HOTS-based blended learning models. The process to be carried out in the development of learning products includes 1) planning (preliminary studies, proposal making), 2) product development, 3) product trials and revisions, and 4) dissemination and utilization. The results of the discussion on the acquisition of existing data can be concluded that the blended, portfolio, and HOTS-based learning activities have been carried out smoothly and comprehensively. The implementation of blended learning can be seen in the discussion of online and offline lectures and offline lecture exams. The student activity portfolio is contained in lecture activities, individual and group assignments, and individual exams. HOTS content is contained in assignments individually and in groups.
Tinjauan Yuridis Pembatalan Sertipikat Hak Atas Tanah menurut Hukum Perdata (Analisis Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Nomor 115/G/2023/PTUN.MDN) Simangunsong, Wilyam Wesmartim; Dahlan, Dahlan; Andiza, Dina
VIVA THEMIS Vol 8, No 1 (2025): VIVA THEMIS
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/vt.v8i1.4144

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengenalisis hasil putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Medan Nomor 115/G/2023/PTUN.MDN terkait sengketa pembatalan sertipikat hak atas tanah. Metode penelitian yang digunakan bersifat yuridis normatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembatalan sertipikat dilakukan karena ditemukan sejumlah pelanggaran, seperti cacat administratif dalam proses pendaftaran tanah yakni pengukuran yang tidak akurat, pengabaian hak-hak penggugat sebagai pihak yang menguasai tanah secara sah, kesalahan data fisik dan yuridis, serta ketidakhadiran asas itikad baik dan prinsip kehati-hatian dalam penerbitan sertipikat. Putusan ini memperkuat prinsip hukum perdata bahwa hak milik harus didasarkan pada penguasaan yang sah dan sesuai prosedur hukum yang berlaku. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi antara kepastian hukum administrasi pertanahan dan perlindungan hak-hak perdata untuk menciptakan keadilan dalam penyelesaian sengketa tanah di Indonesia.
THE BINDING POWER OF ELECTRONIC SIGNATURES IN CIVIL AGREEMENTS: A COMPARATIVE STUDY OF THE CIVIL CODE AND ELECTRONIC INFORMATION AND TRANSACTIONS LAW Dahlan, Dahlan; Bangun, Anza Ronaza; Prakarsa, Taruna
PRANATA HUKUM Vol. 20 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Law Faculty of Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/pranatahukum.v20i2.408

Abstract

Advances in information technology have brought significant changes in the way people draft and agree to agreements, including through the use of electronic signatures. In the legal context in Indonesia, the existence of electronic signatures has been given legitimacy through the Electronic Information and Transactions Law (UU ITE). However, on the other hand, the conventional civil law system is still based on traditional principles regulated in the Civil Code (KUHPerdata). This study aims to examine the extent of the binding force of electronic signatures in the realm of civil agreements, while at the same time comparing the approach of the Civil Code and the provisions of the ITE Law. The research was conducted using a normative legal method, through a review of laws and comparative legal analysis. The results of the study show that although normatively the ITE Law has provided a legal standing for electronic signatures, the Civil Code has not fully adapted to the dynamics of digital law. This inequality can raise doubts in practice, especially in terms of proof and validity of contracts. For this reason, steps are needed to harmonize classical civil regulations and digital laws and regulations in order to provide legal certainty for the parties in agreements made electronically.
Co-Authors Abdul Halim Talli Abdurachman, Aulia Azhar Abyadi, Syaidil Aceng Haetami, Aceng Afandi, Muhammad Yusuf Afriyani, Afriyani Aghtyana, Melhanda Suci Putri Ahmad, Tri Sulkarnain Ahmed, Zahoor Akram, Andi Ananda, Ilham Andiza, Dina Antonio Kasman, Riko Ardiansyah, A. Arhas, Firman Rija Ariska, Nana Arismansyah, Arismansyah Arsyad, Muhammad Fahmi Azhari Yahya Bangun, Anza Ronaza Basariah Basariah, Basariah Burjulius, Renol Cipta Burnama, Eko Citra Andini Dalya, Nurdin Daud, Albi Eka Dian Mustika Intan Djamereng, Jumharia Edy Herianto Erna, Ernawati Fachruddin Fachruddin Fadli , Kartika Hariandiny Fatmawada, Fatmawada Febrian, Alfan Didit Febriandy, Boy Fitri, Muhammad Habibi Al Fridayanti, Nelly Gusri, Latifah Haetami , Aceng Hamzah, Pratiwi Harrang, agussalim Henry Aspan I Nengah Agus Tripayana . I Nengah Surati Jaya Irawan, Hermanu Irfan Harmain Iriawan, Hermanu Iskandar, Rachmat Jam'an, Andi Jarnawi Jarnawi Junaidi Junaidi Kaimuddin Kaimuddin, Kaimuddin Khairul Amri klaudiya, Sindi Kurniadi Kurniadi, Kurniadi Lena, Sonty Lukman Hakim LUKMAN, LUKMAN Mafizatun Nurhayati Mahatma Lanuru Mahfud Mahfud Mansari, Mansari Manullang, Hotman Martunis - Mohammad Ismail Muh. Dzulhijjah, Azis Muhammad Buce Saleh Mulyadi, Tedi Muzailin Affan Nahdhiyah Nahdhiyah, Nahdhiyah Nanda, Rizki Nia Ekawati, Nia Nining Puspaningsih Nurarafah, Nurarafah Nurlansi, Nurlansi Nurnovan, Nurnovan Parameshwara, Parameshwara Parawansa, Ismaya Nita Rianti Parroha Patar Siadari, Lagat Pasang, Nofianto Paulangan, Yunus Pramulya, Rahmad Putra, Arisa Rachma Puspita, Sesaria Mardhiani RACHMAT RACHMAT Ramli Ramli Ramon Nofrial, Ramon Reyhano, Sava Ria Anisa, Ria Rini Hendari, Rini Rohmayani, Dini Rr Nanik Setyowati Rusmana, Endang Saida Rasnovi Saipan, Saipan Saraya, Sitta Sawaludin, Sawaludin Setia Budi Simangunsong, Wilyam Wesmartim Sinelele, Ashar Sitanggang, Darsono Siti Aisyah Sri Yanti Suciaty, Tety SUGIANTO, AHMAD Sugianto, Castaka Agus Sumardi, Lalu Sumarno , Sumarno Supriadi - Surajiyo Surajiyo Susilawati, Lastri Syahruni Junaid, Syahruni Syaiful Dinata Syawallisa , Syawallisa Syharani, Dinda Herlinda Tamaulina Br. Sembring Tan Kamello Taruna Prakarsa Teewa, Sefrianty Trio AD, Alex V. Lilik Hariyanto Veni Sofia Wibowo, Heriyanto Wijaya, Andrean Nugrah Wira Dharma