p-Index From 2021 - 2026
25.781
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Ahkam: Jurnal Ilmu Syariah Bestuur 'ADALAH Hunafa: Jurnal Studia Islamika Al-Iqtishad : Jurnal Ilmu Ekonomi Syariah (Journal of Islamic Economics) FIAT JUSTISIA: Jurnal Ilmu Hukum SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i Jurnal Cita Hukum MAGISTRA: Media Pengembangan Ilmu Pendidikan Dasar dan Keislaman KARSA: Jurnal Sosial dan Budaya Keislaman (Journal of Social and Islamic Culture) Al-Ihkam: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial Hijri Dauliyah Journal of Islamic and International Affairs PROSIDING SEMINAR NASIONAL CENDEKIAWAN STAATSRECHT: Indonesian Constitutional Law Journal ETTISAL Journal of Communication JOIV : International Journal on Informatics Visualization Jurnal Ilmiah Hukum LEGALITY SAMARAH: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam Jurnal Ilmiah Al-Syir'ah Al-Jinayah: Jurnal Hukum Pidana Islam Mandala: Jurnal Ilmu Hubungan Internasional NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Jurnal Hukum Samudra Keadilan Journal of Creativity Student Jurnal Justitia : Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Publik Indonesia Al-Risalah : Jurnal Studi Agama dan Pemikiran Islam DINAMIKA GLOBAL : JURNAL ILMU HUBUNGAN INTERNASIONAL JHR (Jurnal Hukum Replik) Jurnal Tarbiyatuna : Kajian Pendidikan Islam Al Qisthas : Jurnal Hukum dan Politik Indian Journal of Forensic Medicine & Toxicology STAATSRECHT: Indonesian Constitutional Law Journal JOURNAL of LEGAL RESEARCH Ekonomica Sharia: Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Ekonomi Syariah Mimbar Agama Budaya Islamic Banking : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Perbankan Syariah Sosio-Didaktika: Social Science Education Journal Hunafa: Jurnal Studia Islamika Indonesia Sport Journal MAGISTRA: Media Pengembangan Ilmu Pendidikan Dasar dan Keislaman Indonesia Law Reform Journal (ILREJ) Al-Karim: International Journal of Quranic and Islamic Studies Jurnal Hukum Islam Depik Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan, Pesisir, dan Perikanan Mavisha: Law And Society Journal Al-Risalah Jurnal Studi Agama dan Pemikiran Islam Legitima : Jurnal Hukum Keluarga Islam Dame Journal of Law Al-Infaq : Jurnal Ekonomi Islam Mizan: Journal of Islamic Law al Hairy | Journal of Islamic Law Legitima: Jurnal Hukum Keluarga Islam
Claim Missing Document
Check
Articles

Constitutional Law: Implikasi Bentuk Negara, Bentuk Pemerintahan dan Sistem Pemerintahan Terhadap Sistem Bernegara Lithuania Yunus, Nur Rohim
BULETIN ADALAH Vol. 5 No. 5 (2021)
Publisher : UIN Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/adalah.v5i5.38454

Abstract

There is a mixed system of governance in the Republic of Lithuania, which is a unitary republic located in the northeastern part of Europe. The system is mainly influenced by parliament. The prime minister and his cabinet hold the primary executive power in this system, while the Seimas, which corresponds to the national parliament, are the ones who hold the legislative power. In spite of the fact that there is a president who serves as the head of state, the president's powers are more restricted than in other presidential systems, with the primary emphasis being placed on matters pertinent to defense and foreign policy. A commitment to democratic values, integration with Western countries, and efforts to promote national identity and maintain the cultural legacy of the country are all emphasized by the method of government that is utilized in Lithuania.
Constitutional Law: Implikasi Bentuk Negara, Bentuk Pemerintahan dan Sistem Pemerintahan Terhadap Sistem Bernegara Latvia Yunus, Nur Rohim
BULETIN ADALAH Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : UIN Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/adalah.v5i6.38463

Abstract

Latvia is a democratic nation located in Northern Europe that operates under a parliamentary republican style of governance. Latvia, as a unitary state, exhibits a centralized distribution of government power, with its capital located in Riga. The Republic of Latvia operates under a republican form of government, wherein the executive authority is wielded by the prime minister and his cabinet, who are accountable to the parliament, known as the Saeima. The president, in their capacity as the chief executive, assumes a ceremonial and diplomatic function, having been chosen by the Saeima for a designated duration of service. The governmental structure of Latvia exhibits a harmonious equilibrium between legislative and executive authority, wherein the parliament assumes the principal role in enacting legislation and overseeing the government, while the prime minister assumes responsibility for the day-to-day administration. The role of the President in Latvia's national unity and exterior relations is of symbolic significance. The Republic of Latvia exhibits a robust parliamentary democracy characterized by a well-balanced framework of government institutions, as evidenced by its form of state, form of government, and system of governance.
Constitutional Law: Implikasi Bentuk Negara, Bentuk Pemerintahan dan Sistem Pemerintahan Terhadap Sistem Bernegara Estonia Yunus, Nur Rohim
BULETIN ADALAH Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : UIN Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/adalah.v5i1.38487

Abstract

Negara Republik Estonia adalah sebuah negara yang terletak di wilayah Baltik di Eropa Utara. Bentuk negaranya adalah republik, dengan sistem pemerintahan parlementer. Pemerintahannya terdiri dari tiga cabang: eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Presiden adalah kepala negara dan perdana menteri adalah kepala pemerintahan. Estonia memiliki sistem multipartai dengan Parlemen atau Riigikogu yang menjadi badan legislatif tertinggi. Sistem pemerintahannya didasarkan pada prinsip demokrasi representatif, di mana warga negara memilih wakil-wakil mereka untuk mewakili kepentingan mereka dalam proses pembuatan keputusan politik.
Constitutional Law: Implikasi Bentuk Negara, Bentuk Pemerintahan dan Sistem Pemerintahan Terhadap Sistem Bernegara Georgia Yunus, Nur Rohim
BULETIN ADALAH Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : UIN Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/adalah.v5i2.38488

Abstract

Georgia, sebagai mantan negara konstituen Soviet, telah berkembang menjadi republik demokratis independen dengan sistem pemerintahan presidensial. Bentuk negaranya adalah sebuah republik, di mana presiden berfungsi sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan. Sistem pemerintahannya terdiri dari tiga cabang yang independen: eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Presiden dipilih langsung oleh rakyat dalam pemilihan umum setiap lima tahun. Legislatif diwakili oleh Majelis Nasional, terdiri dari dua kamar. Sistem pemerintahan Georgia bertujuan untuk memastikan keseimbangan kekuasaan antar cabang pemerintahan serta untuk mengukuhkan prinsip-prinsip demokrasi dan supremasi hukum di negara tersebut.
Constitutional Law: Implikasi Bentuk Negara, Bentuk Pemerintahan dan Sistem Pemerintahan Terhadap Sistem Bernegara Armenia Yunus, Nur Rohim
BULETIN ADALAH Vol. 5 No. 3 (2021)
Publisher : UIN Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/adalah.v5i3.38489

Abstract

Armenia adalah sebuah negara yang terletak di wilayah Kaukasus Selatan. Setelah menjadi bagian dari Uni Soviet selama beberapa dekade, Armenia memperoleh kemerdekaannya pada tahun 1991. Negara ini memiliki bentuk negara berupa republik dengan pemerintahan yang dipimpin oleh seorang presiden sebagai kepala negara dan seorang perdana menteri sebagai kepala pemerintahan. Sistem pemerintahan Armenia adalah republik semi-presidensial, di mana kekuasaan dipegang oleh kedua institusi eksekutif tersebut serta Majelis Nasional, yang merupakan badan legislatif negara tersebut.
Constitutional Law: Implikasi Bentuk Negara, Bentuk Pemerintahan dan Sistem Pemerintahan Terhadap Sistem Bernegara Azerbaijan Yunus, Nur Rohim
BULETIN ADALAH Vol. 5 No. 4 (2021)
Publisher : UIN Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/adalah.v5i4.38490

Abstract

Azerbaijan adalah sebuah negara berbentuk republik yang terletak di perbatasan antara Eropa Timur dan Asia Barat Daya. Setelah memperoleh kemerdekaan dari Uni Soviet pada tahun 1991, Azerbaijan menerapkan sistem pemerintahan republik presidensial. Pemerintahan negara ini terdiri dari tiga cabang kekuasaan yang terpisah: eksekutif yang dipimpin oleh presiden, legislatif yang dipegang oleh Majelis Nasional, dan yudikatif yang independen. Dengan demikian, Azerbaijan telah menetapkan fondasi untuk demokrasi berkembang di wilayah tersebut.
Constitutional Law: Implikasi Bentuk Negara, Bentuk Pemerintahan dan Sistem Pemerintahan Terhadap Sistem Bernegara Kazakhstan Yunus, Nur Rohim
BULETIN ADALAH Vol. 5 No. 5 (2021)
Publisher : UIN Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/adalah.v5i5.38491

Abstract

Kazakhstan adalah negara yang terletak di Asia Tengah dengan sejarah yang kaya sebagai mantan negara konstituen Uni Soviet. Negara ini memiliki bentuk negara berupa republik dengan bentuk pemerintahan yang berupa presidensial. Sistem pemerintahannya adalah republik presidensial, di mana kekuasaan eksekutif terpusat pada presiden yang dipilih secara langsung oleh rakyat dalam pemilihan umum.
Constitutional Law: Implikasi Bentuk Negara, Bentuk Pemerintahan dan Sistem Pemerintahan Terhadap Sistem Bernegara Turkmenistan Yunus, Nur Rohim
BULETIN ADALAH Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : UIN Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/adalah.v5i6.38492

Abstract

Turkmenistan adalah negara bekas anggota Uni Soviet yang terletak di Asia Tengah. Negara ini memiliki bentuk negara berupa republik unitari dengan bentuk pemerintahan presidensial otoriter. Sistem pemerintahannya didominasi oleh satu partai politik, yaitu Partai Demokrat Turkmenistan yang memimpin secara absolut di bawah presiden. Kekuasaan eksekutif dan legislatif terpusat dalam tangan presiden, sementara kebebasan sipil dan politik terbatas.
Indonesian Foreign Policy In Maintaining Multilateral Relations of ASEAN Members Abdurofiq, Atep; Putra, Gilang Rizki Aji; Yunus, Nur Rohim
BULETIN ADALAH Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : UIN Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/adalah.v7i1.38886

Abstract

Indonesia's foreign policy remains consistent, adhering to free and active diplomacy principles grounded in Pancasila and the 1945 Constitution. The Indonesian foreign policy is characterized by its autonomy and proactivity, maintaining a neutral stance while consistently adapting to the ever-changing dynamics of world politics. Independently shape perspectives on global issues without being bound by military might or alliances, and actively promote peace, justice, camaraderie, and mutually advantageous collaboration among states. Indonesia continues to regard ASEAN as the primary foundation of its foreign strategy. Hence, this article seeks to elucidate Indonesia's foreign policy towards ASEAN, the collaborative relations between Indonesia and ASEAN member states, and the outcomes of their cooperation in fostering political stability in Southeast Asia. The conclusion asserts that Indonesia's foreign policy remains committed to the principle of free and active engagement with ASEAN and endeavours to uphold the stability of multilateral relations among ASEAN member nations. 
Indonesian Foreign Policy In Maintaining Multilateral Relations of APEC Members Abdurofiq, Atep; Putra, Gilang Rizki Aji; Yunus, Nur Rohim
BULETIN ADALAH Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : UIN Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/adalah.v8i2.38902

Abstract

Indonesia's proactive foreign policy has dramatically impacted the Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) group's (APEC) worldwide relationship. Due to its active foreign policy, Indonesia can make judgments and formulate plans that are in line with its national interests, free from the influence of political blocs that are driven by dominance. Indonesia's aggressive foreign policy has contributed to the country's growing importance outside of APEC. With 21 member nations cooperating to support steady economic growth in Asia-Pacific, APEC has become a prominent participant in the world economy. In addition to its active participation in international financial institutions like the World Bank and Asian Development Bank, Indonesia's active foreign policy has contributed to its status as a significant participant in global monetary and fiscal affairs.
Co-Authors A Salman Maggalatung, A Salman Abbas Sofwan Matlail Fajar Abbas Sofwan Matlail Fajar abd rahman dahlan Abdurahman Abdurrahman Abdurrauf Abdurrauf Abu Tamrin Achmad Irwan Hamzani Afidah Wahyuni, Afidah Afrinal Afrinal Agustin, Suciati Ahmad Mukri Aji Al-Fatih, Solahudin Aliyeva Patimat Shapiulayevna Andri Gunawan Andri Gunawan Anggraeni, RR Dewi Anggraeni, RR. Dewi Annissa Rezki Annissa Rezki Annissa Rezki Annissa Rezki Annissa Rezki Annissa Rezki Aravik, Havis Arif Mohamad Azhar Annas Arrois, Syaiful Makhi Ula Asep Syarifuddin Hidayat, Asep Syarifuddin Atep Abdurofiq, Atep Azizah Azizah BAMBANG ALI KUSUMO Dianna Primadianti Dien Noviany Rahmatika Disemadi, Hari Sutra Dwi Putri Cahyawati, Dwi Putri Dwi Sulastyawati Dwi Sulastyawati Dwi Sulastyawati Dwi Sulastyawati, Dwi Faiqatul Husna Fajar, Abbas Sofwan Matlail Fathinuddin Fathinuddin Fifik Wiryani Fitria Esfandiari Fitriyani Zein Fitriyani Zein Fredinan Yulianda Frida Aprillia Wahjudi Gilang Rizki Aji Putra Hamlan Andi Baso Malla Harahap, Putri Ramadayanti Harefa, Meilinda Suriani Harisah, Harisah Havis Arafik Helvis, Helvis Herlina, Ratna Hikmatiar, Erwin Ida Susilowati Ika Ika Atikah Imam Fachruddin Indithohiroh, Rosa Intana Sari, Tiara Irfan Hielmy Irwan Irwan Karmawan Karmawan karmawan karmawan Khaeruddin Yusuf Kusniawati, Kusniawati Latipah Nasution Latipah Nasution Lubis, Rahmad Mahmudi, Abdul Halim Malla, Hamlan Andi Baso Mara Sutan Rambe Mardhotillah, Ananda Mery Noviyanti Mesraini Mesraini Muhamad Soleh Muhammad Ali Hanafiah Selian Muhammad Ishar Helmi, Muhammad Ishar Muhammad Nasser MUHAMMAD SHOLEH Muhammad Sholeh Muhammad Sholeh Mukhlas, Umlina Muttaqin, Ahmad Izza Najih, Mokhammad Nasution, Latipah Noor Prasetyo, Said Novi Rizka Amalia Nur Oktaviana, Ulfah Nur Putri Hidayah Nurul Ummah Pramuja, Imam Purnama, Desi Putra, Gilang Rizki Aji Raihani, Fina Refly Setiawan Rezki, Annissa Rohmah, Siti Ngainnur Rosdiana Rosdiana Rulia Feriera Saptaning Ruju Paminto Shapiulayevna, Aliyeva Patimat Shapiulayyevna, Aliyeva Patimat Sholahuddin Al-Fatih SIAGIAN, AMRIZAL Siregar, Kamaluddin Sitanggang, Jonatan Pardamean Siti Marwiyah Siti Nurhalimah Siti Nurhalimah Siti Nurhalimah Siti Romlah Siti Romlah Siti Romlah Suhendar Suhendar Suhendar Suhendar, Suhendar Sulistiono Surya Anoraga Syarifah Gustiawati Mukri Taryono Taryono Taryono Taryono Tavia Yuga Ayutia Trini Diyani Trini Diyani Umlina Mukhlas Waluyo, St Budi Wicaksono, Galih Wasis Yan Kahnovich Yunasril Ali Yusman Yusman Yusman, Yusman Yusuf, Khaeruddin Zahrotunnimah Zahrotunnimah Zein, Fitriyani