Articles
Eksplorasi Kemampuan Literasi dan Numerasi Siswa Sekolah Dasar dengan Pemodelan Rasch
Icha Apipatunnisa;
Ghullam Hamdu;
Rosarina Giyartini
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 4 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22460/collase.v5i4.11511
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengeksplorasi tingkat kemampuan literasi dan numerasi siswa. Partisipan dalam penelitian ini adalah siswa kelas V disalah satu sekolah dasar yang berada di kota Tasikmalaya yang berjumlah 25 siswa. Sedangkan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, studi dokumantasi dan instrument test. Wawancara dan studi dokumentasi dilakukan untuk memperoleh data awal penelitian dan memperkuat hasil penelitian. Sedangkan instrument tes digunakan untuk mengukur kemampuan literasi dan numerasi siswa. Data mentah yang berupa skor siswa dalam mengerjakan instrument tes, akan diolah dan dianalisis dengan menggunakan Rasch model. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kemampuan literasi dan numerasi siswa masih cukup rendah. Siswa yang memiliki kemampuan literasi dan numerasi tinggi hanya berjumlah satu orang. Sedangkan siswa yang memiliki kemampuan sedang sebanyak 44%, dan siswa yang memiliki kemampuan literasi dan numerasi rendah yaitu sebanyak 52%. Dengan demikian, siswa dengan kemampuan literasi dan numerasi rendah, lebih mendominasi. Kemampuan literasi dan numerasi siswa dapat dikembangkan melalui proses pembelajaran serta asesemen pembelajaran berbasiskan literasi dan numerasi.
Elektronik-Lembar Kerja Peserta Didik berbasis ESD di Sekolah Dasar
Nesya Nurul Fauziah;
Ghullam Hamdu
Attadib: Journal of Elementary Education Vol 6, No 1 (2022): Attadib: Journal of Elementary Education
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Ibn Khaldun Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32507/attadib.v6i1.1152
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengembangkan LKPD berbasis elektronik yang tentunya akan membuat pembelajaran semakin menarik dan dapat digunakan kapan saja dan dimana saja sehingga peserta didik dapat mandiri dan pembelajaran tidak berfokus kepada guru. Dengan mengimplementasikan nilai-nilai ESD ke dalam E-LKPD yang dibuat, maka diharapkan terciptanya pembelajaran yang berkualitas sehingga dapat menggali kemampuan literasi dan numerasi peserta didik, peserta didik memiliki kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan, kesadaran akan sosial, budaya bahkan ekonomi. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif menggunakan teknik pengumpulan data diskusi kelompok (FGD). Penggunaan FGD dalam penelitian ini sebagai alat pengumpulan data pra-research dengan tujuan untuk memperoleh data serta produk awal E-LKPD berbasis ESD yang layak digunakan.
Implementasi E-LKPD Berbasis ESD pada Kompetensi Berpikir Kritis di SD
Syifa Fauziyah;
Ghullam Hamdu
Attadib: Journal of Elementary Education Vol 6, No 1 (2022): Attadib: Journal of Elementary Education
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Ibn Khaldun Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32507/attadib.v6i1.977
Menjelaskan bagaimana implementasi E-LKPD berbasis ESD pada kompetensi berpikir kritis di sekolah dasar
Education for Sustainable Development in Science National Exam Questions of Elementary School
Lilis Suryani;
Ghullam Hamdu
ASEAN Journal of Science and Engineering Education Vol 1, No 1 (2021): AJSEE: March 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (552.565 KB)
|
DOI: 10.17509/ajsee.v1i1.32396
The purpose of this study is to describe the theme of Education for Sustainable Development (ESD) and the system thinking skills set out in the 2016-2018 National Science Examination Questions for Elementary Schools. This study uses qualitative research with content analysis methods presented through descriptive delivery techniques. The results of this study indicate that the average result of the highest percentage of ESD theme content on the 2016-2018 Elementary School National Science Examination questions is on biodiversity subject as many as 52.2%, while the average result is the highest percentage of systems thinking competency on the exam questions. 65.9% of the National Science Elementary School from 2016 to 2018 is in the ability to perform complex analysis because students are asked more questions on the plants and animals body parts shape and function; type of animal; ecosystem components; how living things conform; and natural resources. Also, students are given more questions in system component analysis.
Implementasi Assessment Sikap Berpikir Kritis Berbasis Education for Sustainable Development (ESD) di Sekolah Dasar
Suci Nurlailah;
Ghullam Hamdu
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 7 No 3 (2021): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus)
Publisher : Ideas Publishing
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32884/ideas.v7i3.390
Penelitian ini dilatar belakangi masih kurang pahamnya guru di sekolah dasar mengenai penilaian sikap berbasis Education for Sustainable Development (ESD) dengan kompetensi berpikir kritis. Dalam pembelajaran penilaian sikap sangat penting untuk membentuk sikap peserta didik yang baik untuk membentuk sikap berpikir kritis secara berkelanjutan. Tujuan dari adanya penelitian ini untuk mengetahui penerapan penilaian sikap yang digunakan oleh guru sekolah dasar terutama di kelas tinggi. Subjek penelitian ini adalah guru kelas di Sekolah Dasar. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Penggunaan instrumen assessment sikap masih minim digunakan. 2) belum terdapat instrumen assessment sikap berupa rubrik terutama menyangkut dengan ESD. 3) Instrumen assessment sikap yang perlu dikembangkan yaitu terkait dengan sikap berpikir kritis dengan basis ESD. The background of this research is that teachers in elementary schools still understand the Education for Sustainable Development (ESD) based assessment with critical thinking competence. In learning attitudes, it is very important to form good student attitudes to form critical thinking attitudes on an ongoing basis. The purpose of this study was to determine the attitude assessment used by elementary school teachers, especially in high grades. The subjects of this study were classroom teachers in elementary schools. The analysis technique used is descriptive qualitative analysis. The results of the study show that 1) The use of attitude assessment instruments is still minimally used. 2) there is no attitude assessment instrument in the form of a rubric, especially regarding ESD. 3) Attitude assessment instruments that need to be developed related to critical thinking attitudes based on ESD.
Pembekalan Pengembangan Lembar Kerja Siswa Bagi Guru Sekolah Dasar
Ghullam Hamdu;
Karlimah;
Akhmad Nugraha;
Ahmad Mulyadiprana
Proseding Didaktis: Seminar Nasional Pendidikan Dasar Vol. 4 No. 1 (2019): DIDAKTIS 4: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar 2019
Publisher : Program Studi PGSD Kampus UPI di Serang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (215.331 KB)
Kebermaknaan dalam proses pembelajaran yang diperoleh oleh siswa dapat diidentifikasi secara jelas melalui pengukuran hasil belajar. Namun pengukuran hasil berlajar tidak dapat serta merta dilaksanakan tanpa perancangan perangkat pembelajaran yang baik. Perangkat pembelajaran harus disiapakan sebagai komponen untuk menunjang target ketercapaian kompetensi yang harus dimiliki oleh siswa. Perangkat pembelajaran yang harus disiapkan salah satunya lembar kerja siswa (LKS) yang memiliki fungsi sebagai alat bantu penilaian guru kepada siswa. Pemahaman guru mengenai pengembangan lembar kerja siswa tentunya menjadi urgensi yang perlu dikontrol sebagai upaya tersusunnya perangkat pembelajaran yang diharapakan sesuai untuk mencapai target kompetensi yang harus dimiliki oleh siswa. Peran lembaga pendidikan tenaga kependidikan (LPTK) mengenai hal tersebut tentunya sangat dibutuhkan, salah satunya melalui programprogram pelatihan atau pembekalan mengenai pengembangan perangkat pembelajaran bagi guru. Kegiatan pelatihan atau pembelakan tersebut dapat terjalin dengan baik melalui kerjasama anatara unsur guru, masyarakat, LPTK dan pihak-pihak lainnya. Dalam konteks ini penulis menyasar guru-guru sekolah dasar melalaui kelompok kerja guru (KKG) di salah satu kabupaten di wilayah Indonesia untuk pelaksanaan pelatihan atau pembekalan lembar kerja siswa.
Analisis Rubrik Penilaian Keterampilan Berpikir Kritis Berbasis ESD di Kelas Tinggi Sekolah Dasar
Nadia Nahariy Saffanah;
Ghullam Hamdu
JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA) Vol 10 No 1 (2022): JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Singaperbangsa Karawang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35706/judika.v10i1.5344
Abstract ESD is an alternative in the world of education that is expected to direct students in realizing a sustainable life. Critical thinking competencies are one of the eight key ESD competencies that must be developed through esd-based skills assessment rubrics. This study aims to analyze the skill assessment rubric associated with ESD-based critical thinking competencies. The research using is a qualitative method with descriptive. The subjects of this study were 6 teachers in high grade in Garut and Tasikmalaya districts. The research data was carried out through interview method and documentation studies of the rubrics that had been used by the teacher. The results of this study indicate that there are 3 esd areas that are in accordance with the 2013 curriculum, it can be seen if in the rubric that the researchers analyzed there are 50% rubrics covering social, economic, and environmental. However, in the context of critical thinking, only 25% of rubrics used critical thinking indicators in assessing the skills of learners. Teachers find it difficult to use and develop skills assessment rubrics. The development of ESD-based critical thinking skills rubric will be effective and important to facilitate teachers in conducting skills assessments. Keywords: ESD, assessment rubric, critical thinking, skill assessment
Pelatihan Teknis Analisis Instrumen Penilaian Melalui Pemodelan Rasch Bagi Guru Sekolah Dasar
Taopik Rahman;
Ghullam Hamdu;
Agnestasia Ramadhani Putri;
Anggit Merliana
Jurnal Abdidas Vol. 3 No. 6 (2022): December Pages 944 - 1124
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/abdidas.v3i6.724
Dalam mendukung peningkatan kapasitas dan kompetensi guru perlu adanya pembinaan yang kontinu kepada para guru melalui pendampingan dari perguruan tinggi dalam bentuk pembinaan dan pelatihan. Pola pelatihan salah satunya harus menyasar kepada bagaimana guru dapat melakukan asesmen autentik secara tepat dan efektif dalam proses pembelajaran. Pelatihan yang dilakukan yakni pengenalan dan bimbingan teknis pengembangan instrumen penilaian serta analisis instrumen penilaian melalui Pemodelan Rasch dengan bantuan software winsteps versi 3.75. Hasil menunujukkan bahwa analisis melalui Pemodelan Rasch mampu menjelaskan tingkat kesulitan item instrumen penilaian beserta kesesuaiannya dan menjelaskan kategori kemampuan siswa beserta kesesuaiannya. Proses analisis Rasch Model ini dengan mengidentifikasi hasil penilaian yang dapat menjadi rekomendasi bagi para guru untuk merefleksikan dan memperbaiki proses pembelajaran yang telah dilakukan sehingga menjadi lebih baik lagi. Hasil dari kegiatan ini yakni pemahaman awal kepada guru mengenai pentingnya implementasi asesmen dalam pembelajaran di sekolah dasar serta menghasilkan keterampilan guru dalam melakukan teknik analisis analisis instrumen melalui pemodelan rasch sebagai alternatif asesmen di pendidikan. Oleh sebab itu, kegiatan ini akan relevan dilakukan untuk dapat membina dan membantu dalam peningkatan kompetensi guru dalam pedagogik dan profesional dalam waktu tertentu.
Provision of Innovative Learning Development and Assessment for Teachers at SDIT Al Multazam, Kuningan District
Ghullam Hamdu;
Ade Yulianto;
Agnestasia Ramadhani Putri;
Anggit Merliana
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2023): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35568/abdimas.v6i1.2929
In supporting the increase in teacher capacity and competency, there is a need for continuous guidance for teachers through assistance from universities in the form of coaching and training. One of the training patterns must target how teachers can develop learning tools and authentic assessments appropriately and effectively in the learning process. The training carried out is introduction and technical guidance on the development of learning tools and authentic assessments. Teachers must have knowledge not only of subject matter but how that subject matter can be taught and learned as well as a more general knowledge of teaching and learning. The results of this activity are the teacher's initial understanding of the importance of implementing assessments in learning in elementary schools and producing teacher skills in developing authentic learning tools and assessments in education. Therefore, this activity will be relevant to be able to foster and assist in increasing teacher competence in pedagogy and professionalism within a certain time.
Kesadaran Keberlanjutan Siswa pada Aspek Pengetahuan Melalui Penerapan Program Education For Sustainable Developmnet (ESD) di Sekolah Dasar
Ahmad Mulyadiprana; Taopik Rahman;
Ghullam Hamdu;
Ade Yulianto
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v5i1.4283
Education for Sustainable Development (ESD) merupakan program yang diintegrasikan dalam pembelajaran IPA yang diimplementasikan dengan penerapan Green Behavior di sekolah dasar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengaruh penerapan ESD yang diintegrasikan dalam pembelajaran IPA yang diimplementasikan dengan penerapan Green Behavior terhadap Keterampilan berpikir kritis, disposisi berpikir kritis dan kesadaran keberlanjutan siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode Pre-Eksperimental dengan desain single group designs (one group pretest-posttest design). Sampel penelitian terdiri dari 47 siswa kelas 4 sekolah dasar, dimana dalam pelaksanaan siswa mengikuti pembelajaran dengan pendekatan ESD yang diikutsertakan dalam kegiatan Green Behavior yang dilakukan secara rutin di sekolah dan di rumah atau lingkungan sekitar. Data penelitian dikumpulkan menggunakan instrumen penelitian berupa instumen skala sikap kesadaran keberlanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan ESD yang diintegrasikan dalam pembelajaran IPA yang diimplementasikan dengan penerapan Green Behavior terdapat peningkatan yang signifikan terhadap kesadaran keberlanjutan siswa sekolah dasar. Penelitian ini berimplikasi pada keaktifan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran juga memberikan kesempatan untuk siswa dalam menciptakan kondisi untuk berpikir kritis dan mempertimbangkan solusi ketika berhadapan dengan masalah keberlanjutan