Articles
PERBANDINGAN NILAI KEKASARAN PERMUKAAN PROSES FRAIS BAHAN ALUMINIUM 6061 MENGGUNAKAN ENDMILL DAN FLY CUTTER DENGAN VARIASI SPINDLE SPEED PADA PROSES FINISHING
Arif Rahman Syam;
Yufrizal A;
Abd Aziz;
Budi Syahri;
Royhan Restu Aliafi
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 3 No 4 (2021): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (613.96 KB)
|
DOI: 10.24036/vomek.v3i4.249
Proses finishing merupakan proses terakhir dari proses pengerjaan suatu benda kerja. Proses finishing berjuan untuk menghasilkan permukaan yang lebih halus setelah dilakukan beberapa kali proses roughing. Proses finishing dengan tuntutan kualitas dan ketelitian yang tinggi baik secara geometri maupun nilai/tingkat kekasaran permukaannya. Ketika proses produksinya seperti finishing operator seringkali mengganti jenis pisau frais seperti endmill dan fly cutter yang berdampak kepada nilai/tingkat kekasaran yang dihasilkan tidak optimal antar benda kerja yang di produksi dengan jenis pisau yang berbeda. Perbedaan nilai kekasaran dapat dilihat dari pengujian dengan penggunaan spindle speed yang berbeda. Metode yang dilaksanakan pada penelitian ini yaitu metode eksperimen. Metode eksperimen dapat dilakukan untuk menguji dan mencari pengaruh tertentu terhadap objek lain dalam keadaan yang dikendalikan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan nilai kekasaran permukaan menggunakan endmill dan fly cutter. Variasi putaran spindel yang digunakan adalah 1200 rpm, 1500 rpm dan 1700 rpm dengan feed rate 350 mm/menit. Berdasarkan hasil penelitian didapat bahwa nilai kekasaran permukaan paling rendah menggunakan fly cutter pada spindle speed 1700 rpm dengan feed rate 350 mm/menit diperoleh nilai rata-rata Ra sebesar 0,24 µm, sedangkan penggunaan endmill nilai kekasaran terendah diperoleh pada spindle speed 1700 rpm dengan feed rate 350 diperoleh nilai rata-rata Ra sebesar 1,95 µm. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa penggunaan fly cutter lebih baik dibandingkan menggunakan endmill pada proses finishing.
PERSEPSI SISWA MENGENAI PEMBELAJARAN PDTM DALAM MASA PANDEMI COVID-19 KELAS X TEKNIK PEMESINAN SMK NEGERI 5 PADANG
Steven Thomas Anggriyanto;
Eko Indrawan;
Arwizet K;
Budi Syahri
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 3 No 4 (2021): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (892.598 KB)
|
DOI: 10.24036/vomek.v3i4.263
Dunia pendidikan sekarang ini sedang mengalami keterpurukan yang disebabkan oleh pembelajaran yang dilakukan secara daring atau dalam jaringan karna pandemi Covid-19. Banyak siswa yang mengeluhkan atau tidak paham terhadap materi yang disampaikan oleh guru. Salah satu permasalahan yang dialami yaitu pada mata pelajaran PDTM. Masalah dalam penelitian ini adalah tentang persepsi siswa mengenai pembelajaran PDTM dalam masa pendemi Covid-19 kelas X Teknik Pemesinan SMK Negeri 5 Padang, sehingga perumusan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimana persepsi siswa mengenai pembelajaran PDTM dalam masa pendemic covid-19 kelas X Teknik Pemesinan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat persepsi siswa pada pembelajaran PDTM. Penelitian ini didasari observasi peneliti pada masa pandemi Covid-19 untuk mencari tahu persepsi siswa pada pelajaran tersebut. Penelitian ini termasuk metoda deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini mengumpulkan data dengan menggunakan kuesioner (angket penelitian). Penelitian dilakukan di SMK Negeri 5 Padang menggunakan teknik Porpuse Sampling pada kelas X TPM. Hasil penelitian diperoleh Pada variable persepsi didapatkan nilai persentase dari hasil data angket dengan sampel sebanyak 67 responden 19 item pernyataan dengan skor 1-5, capaian responden didapatkan nilai sebesar 74%. Persepsi siswa mengenai pembelajaran PDTM dalam masa pandemi covid-19 dapat dikategorikan Cukup dengan melihat hasil persentase dari capaian responden yang di dapat melalui angket.
IMPLEMENTASI AUGMENTED REALITY DALAM MATA PELAJARAN TEKNIK BUBUT DI JURUSAN TEKNIK MESIN SMK MUHAMMADIYAH 1 PADANG
Muhammad Abdi Nugraha;
Budi Syahri;
Waskito Waskito;
Primawati Primawati
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (176.056 KB)
|
DOI: 10.24036/vomek.v4i1.327
Mata Pelajaran Teknik Bubut SMK Muhammadiyah 1 Padang memiliki permasalahan dalam proses belajar – mengajar, yaitu pada era Pandemi COVID – 19 semua proses pembelajaran dilaksanakan melalui daring, maka dari itu disini Penulis mengenalkan aplikasi Augmanted Reality dan ingin mengetahui tanggapan dari siswa SMK Muhammadiyah 1 Padang. Keterbatasan penguasaan ilmu pengetahuan oleh siswa dikarenakan metode belajar yang diggunakan guru cenderung kepada ceramah sehingga menyebabkan siswa menjadi jenuh dan bosan, karena tidak adanya fasilitas pendukung yang baik. Metoda ini mengakibatkan siswa kurang tertarik mengikuti proses pembelajaran. Observasi ini dimaksudkkan untuk mengetahui anggapan siswa kelas XI dan XII tentang pemakaian Augmented Reallity (AR) untuk Bidang Studi Teknik Bubut di Jurusan Teknik Mesin SMK Muhammadiyah 1 Padang. Observasi ini ditujukaan metoda deskriptif yang ditujukkan mendeskriptifkan secara sistematis, fakta dan akurat memakai fakta-fakta. Observasi ini dilaksanakan di bulan Agustus 2021 untuk siswa Jurusan Teknik Mesin SMK Muhammadiyah 1 Padang menggunakkan informan 30 siswa. Teknik sampel yang diggunakkan ialah total sampel yaitu seluruh siswa kelas XI dan XII jurusan teknik mesin SMK Muhammadiyah 1 Padang sejumlah 30 siswa. Kesimpulan penelitian yang dilakukan pada 30 siswa diperoleh nilai pencapaian sebesar 92.5%. kesimpulan data tersebut dapat dirangkum bahwa anggapan siswa mengenai pemakaian Augmented Reallity untuk proses pembelajaran pada mata pelajaran teknik bubut termasuk dalam kategori sangat baik.
OPTIMASI PARAMETER PEMESINAN TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN BAJA EMS 45 PADA PROSES FINISHING MESIN BUBUT KONVENSIONAL
Ilham Rinaldo Putra;
Eko Indrawan;
Hendri Nurdin;
Budi Syahri
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (271.842 KB)
|
DOI: 10.24036/vomek.v4i1.338
Kualitas permukaan benda kerja disebabkan oleh faktor parameter pemesinan, faktor tersebut ialah kecepatan spindel dan kecepatan pemakanan. Permasalahan kekasaran akibat parameter pemesinan perlu diteliti dan dikaji agar diketahui seberapa besar pengaruhnya. Penelitian ini bermaksud agar kecepatan spindel dan kecepatan pamakanan diketahui seberapa besar pengaruhnya terhadap kekasaran benda kerja. Eksperimen model taguchi digunakan pada riset ini. Taguchi digunakan agar kualitas dapat diperbaiki dengan penentuan parameter optimal agar kekasaran yang diperoleh lebih baik. Spesimen yang diuji ialah baja EMS 45 diamemter 25 mm, panjang 90 mm, dengan dalam pemakanan 0,2 mm. penelitian ini menggunakan 3 variasi putaran spindel dan 3 variasi laju pemakanan yaitu putaran spindel 1459 rpm, 1658 rpm dan 1990 rpm dan laju pemakanan 0.040 milimeter/revolution, 0.120 milimeter/revolution dan 0.200 milimeter/revolution. kesimpulan yang diproleh dari riset ini ialah kecepatan putaran dan laju pemakanan berpengaruh terhadap hasil kekasaran dengan persentase kontribusi terbesar ialah kecepatan putaran dengan kontribusi 78.67% pada analysis of variance rata-rata sedangkan pada SNR memberikan kotribusi 69,87%. Kontribusi laju pemakanan berkontribusi sebesar 11.63% pada ANOVA nilai rata-rata dan 10.03% pada SNR. Parameter pemesinan optimal pada penelitian ini ialah kecepatan spindel pada setingan 1990 rpm dengan laju pemakanan 0.200 milimeter/revolution. Parameter pemesinan yang telah ditentukan dengan optimal diharapkan mampu memperoleh kekasaran yang optimal.
PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS VIDEO TUTORIAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATA KULIAH TEKNIK OTOMASI INDUSTRI JURUSAN TEKNIK MESIN UNIVERSITAS NEGERI PADANG
Anang Puji Nugroho;
Budi Syahri;
Abdul Aziz;
Rifelino Rifelino
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (402.9 KB)
|
DOI: 10.24036/vomek.v4i2.355
Proses belajar mengajar Teknik Otomasi Industri proses belajar mengajar masih bersifat monoton belum adanya penggunaan media video tutorial penyampaian materi masih didominasi metode ceramah dan hanya berupa pemberian tugas, Penggunaan metode ceramah hanya efektif di menit-menit awal dimana jika waktu yang lama dapat mengakibatkan mahasiswa menjadi bosan, kurang termotivasi dalam menjalani pembelajaran. capaian penelitian ini untuk meningkatkan hasil belajar mahasiswa dalam mata kuliah Teknik Otomasi Industri dengan menggunakan media pembelajaran berbasis Video Tutorial. Penelitian ini ialah Penelitian Tindakan Kelas (CAR Classroom Action Research) Penelitian tindakan kelas yaitu penelitian tindakan yang dilaksanakan guna memperbaiki praktik pembelajaran yang ada di kelas dimana mengunakan test untuk pengambilan data dengan sampel 36 mahasiswa yang mengambil mata kuliah teknik otomasi industri. Hasil penelitian pada siklus I di dapat peserta didik kurang terbiasa dengan pelaksanaan penerapan media video tutorial tersebut, sehingga mengakibatkan nilai mahasiswa belum maksimal, dan pada saat siklus II di dapat adanya kenaikan prestasi belajar peserta didik selama pembelajaran, dimana dibuktikan dari hasil belajar mahasiswa yang mengalami kenaikan ketuntasan secara klasikal peserta didik. Dari penelitian yang mendapatkan hasil, Peningkatan prestasi belajar dilihat dari adanya kelulusan keseluruhan terdapat pada siklus I sebesar 75% dengan 27 mahasiswa yang tuntas meningkat dengan baik di siklus II berubah menjadi 94,4% dengan 34 mahasiswa yang tuntas dari total 36 mahasiswa dan dapat disimpulkan bahwa Penerapan media pembelajaran berbasis video tutorial dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.
TINJAUAN INDIKATOR POSITIF PEMBELAJARAN ONLINE PADA MATA PELAJARAN TEKNIK PEMESINAN BUBUT KELAS XII SMK NEGERI 2 PEKANBARU
Yogi Refvan Chaniago;
Budi Syahri;
Refdinal Refdinal;
Rizky Ema Wulansari
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (265.204 KB)
|
DOI: 10.24036/vomek.v4i2.356
Peneliti telah melakuakan observasi pada Praktek Lapangan Kependidikan di SMK Negeri 2 Pekanbaru pada semester ganjil Juni–Desember tahun ajaran 2020/2021 pada Mata pelajaran Teknik Pemesinan Bubut. Pada Kurikulum 2013 Pemerintah Menetapkan untuk Pembelajaran Sekolah Menenga Kejuruan, 70% praktek dan 30% teori.Tetapi Pembelajaran Teknik Pemesinan Bubut dilakukan secara online tentu kemampuan siswa untuk melakukan Praktek menjadi tidak efesien. Pelajaran yang seharusnya di lakukan secara tatap muka, kini berubah menjadi online, yang mengharuskan siswa memahami pelajaran tersebut tanpa ada praktek dilapangan. Sehingga kemampuan siswa pada praktikum Teknik Pemesinan Bubut tergolong rendah. Tujuan penelitian ini melihat Dampak Pembelajaran online pada Mata Pelajaran Teknik Pemesinan Bubut kelas XII SMK Negeri 2 Pekanbaru. Metode yang dipakai pada penelitian ini yaitu metode Deskritif Kuantitatif. Teknik ananlisi data dalam penelitian ini yaitu dengan ananlisi data deskritif kuantitatif. Berdasarkan data diketaui bahwa jumlah populasi 69 siswa. Analisis data penelitian yang dilaksanakan terhadap 69 responden, yang memiliki 32 butir soal dari 8 item menunjukkan bahwa rata-rata indikator tentang tinjauan pembelajaran online 1401,49 ( 43,80% ) atau mean indikator 22,9 ( 23,04% ) dengan ketegori sedang. Dapat disimpulkan bahwa Tinjauan Pembelajaran Online dapat diketegorikan sedang. Hal ini menunjukan bahwa hal-hal atau kondisi yang banyak mempengaruhi siswa SMK Negeri 2 Pekanbaru untuk Pembelajaran Online. Siswa sedikit antusias untuk mengikuti kegiatan pembelajaran daring di Jurusan Teknik Pemesinan, Sehingga minat belajar bukanlah faktor utama yang menyebabkan timbulnya sikap negatif dari siswa pada saat proses pembelajaran online.
FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT SISWA TERHADAP PEMILIHAN JURUSAN TEKNIK PENGELASAN DI SMK NEGERI 1 SUNGAI LIMAU
Ronaldi Ronaldi;
Budi Syahri;
Purwantono Purwantono
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (57.047 KB)
|
DOI: 10.24036/vomek.v4i2.366
Pendidikan memiliki kedudukan untuk menambah kualitas sumber daya manusia (SDM. Setiap siswa memiliki minat tersendiri dalam pemilihan jurusan, siswa juga memiliki pertimbangan tersendiri sebelum memilih jurusan. Belum lagi biaya sekolah yang dikeluarkan oleh orang tua. Untuk sekolah menengah kejuruan yang terletak di perkampungan, minoritas masyarakat bekerja sebagai petani dengan pendapatan yang minim, biaya pendidikan sekolah menengah kejuruan yang cukup tinggi, bagi masyarakat. Jurusan Teknik Pengelasan terdapat di SMK Negeri 1 Sungai Limau. Hanya ada 5 siswa yang berminat pada Jurusan Teknik Pengelasan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh minat siswa terhadap pemilihan Jurusan Teknik Pengelasan di SMK Negeri 1 Sungai Limau. kurangnya minat siswa dalam memilih jurusan tersebut dikarenakan berbagai faktor yang mempengaruhi siswa. Peneliti memakai analisis deskriptif data memanfaatkan regresi sederhana dan regresi ganda. Pada hasil penyebaran angket siswa didapatkan bahwa persentase tabulasi angket pada indikator perhatian sebesar 81%, kesenangan sebesar 83% dan kemauan sebesar 79% bahwa ketiga indikator tersebut sangat berpengaruh dalam pemilihan jurusan teknik las pada SMK Negeri 1 Sungai Limau. Dalam hasil wawancara yang dilakasanakan dengan guru mata pelajaran Teknik Pengelasan di SMK Negeri 1 Sungai Limau diketahui bahwa pemilihan jurusan teknik las memang berdasarkan kemauan, kesenangan dan perhatian siswa serta peran sekolah dalam memajukan sekolah atau departemen kepada siswa. Dari hasil analisi data yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa pemelihan jurusan teknik pengelasan memang berdasarkan pada kemauan, kesenangan dan perahtaian siswa serta peran sekolah dalam mempromosikan sekolah atau jurusan kepada siswa.
PENGARUH MEDIA PENDINGIN TERHADAP KEKERASAN BAJA AISI 4140 SETELAH PERLAKUAN PANAS HARDENING
Arizal Saputra;
Purwantono Purwantono;
Rifelino Rifelino;
Budi Syahri
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 4 No 3 (2022): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/vomek.v4i3.402
Penelitian ini menggunakan metode eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui media pendingin mana yang lebih berpengaruh pada baja AISI 4140 setelah diberikan perlakuan panas hardening. Spesimen berbentuk batangan dengan ukuran 12 mm tinggi dan diameter 24 mm. Spesimen dibagi menjadi 12 dengan rincian 3 untuk media pendingin air, 3 untuk media pendingin oli, 3 untuk media pendingin air garam dan 3 untuk raw material. Raw material dijadikan panduan awal untuk melihat hasil perlakuan panas. Spesimen dipanaskan pada suhu 720º C selama 15 menit lalu didinginkan secara cepat dengan menggunakan media pendingin air, oli dan air garam. Volume media pendingin yang digunakan yaitu satu liter dan untuk air garam, volume air dan garam satu berbanding satu. Hasil kekerasan spesimen yang didinginkan menggunakan media pendingin air yaitu 29.4 HRC, hasil kekerasan menggunakan media pendingin oli yaitu 26.2 HRC sedangkan hasil kekerasan menggunakan media pendingin air garam yaitu 33.6 HRC. Memberikan media pendingin air, oli dan air garam memberikan kenaikan kekerasan yang signifikan terhadap hasil kekerasan. Yang mana kekerasan raw material dari baja AISI 4140 yaitu 21.8 HRC. Hasil kekerasan setelah menggunakan media pendingin air meningkat 34%, hasil kekerasan setelah menggunakan media pendingin oli meningkat 20%, hasil kekerasan menggunakan media pendingin air garam meningkat sebesar 54%.
PENGARUH PEMBERIAN LABELLING NEGATIF TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA
Musytari Rahmat;
Budi Syahri;
Yufrizal A;
Rahmat Azis Nabawi
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 4 No 4 (2022): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/vomek.v4i4.422
Seringkali banyak ditemukan peserta didik yang diberi lebelling negative oleh guru berdasarkan tingkat pengetahuan dan keterampilannya. Hal ini menjadi faktor yang mempengaruhi peserta didik dalam keberhasilan menjalani pembelajaran. Karena pemberian labelling membuat seorang peserta didik tidak percaya diri. Berdasarkan fenomena yang terjadi ini, penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan pengaruh pemberian lebelling negative ini terhadap minat belajar peserta didik. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan jenis korelasional yang menerapkan lebelling negative pada peserta didik dan melihat dampaknya terhadap minat belajar seorang siswa. Penelitian dilaksanakan pada 68 orang siswa kelas X Teknik Pemesinan di SMK N 1 Bukitinggi. Analisis data menggunakan metode deskripktif dan analisis regresi. Hasil pengujian diketahui nilai signifikan sebesar 0,037 yang artinya > 0,005. Sehingga diketahui jika Ha diterima dan Ho ditolak, artinya ada dampak signifikans antar variabel pemberian labelling terhadap variabel minat belajar siswa. Dari hasil riset ini disimpulkan bahwasanya ada kontribusi yang signifikan antara pemberian labelling negative pada minat belajar siswa. Seorang anak diberikan label negatif akan membuat anak tersebut dijauhkan dari temannya. Hal ini berdampak terhadap kepercayaan diri siswa. Seseorang yang memperoleh label negatif akan meyakini dirinya sesuai denga lebel negatif yang disematkan kepada dirinya. Hal ini sangat berpengaruh terhadap minat seseorang terhadap pembelajaran dan berdampak langsung kepada prestasi belajar.
PENGARUH DISIPLIN SISWA DAN FASILITAS LABORATORIUM GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS X PADA MATA PELAJARAN GAMBAR TEKNIK DI SMK NEGERI 1 TANJUNG RAYA
Syawaldi Eka Syahputra;
Mulianti Mulianti;
Yufrizal Yufrizal;
Budi Syahri
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 4 No 4 (2022): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/vomek.v4i4.423
Latar belakang penelitian yang dilakukan terdapat turunnya hasil belajar pada pembelajaran Gambar Teknik kelas X di SMK Negeri 1 Tanjung Raya. Ada beberapa masalah yang dilihat yaitu fasilitas dan juga disiplin siswa yang kurang. Tujuan dari penelitian melihat adakah pengaruh disiplin peserta didik dan sarana prasarana laboratorium gambar pada hasil belajar. Metode penelitian yang dipakai ialah correlational research. Penelitian dilakukan dibulan Juli 2022. Populasi penelitian ini ialah peserta didik kelas X Teknik Mesin di SMK Negeri 1 Tanjung Raya siswa bertotal 53, dan sampel riset berjumlah 35 peserta didik memakai rumus random sampling. Data terkumpul dianalisis menggunakan bantuan aplikasi SPSS versi 23.0. Analisa hipotesis memakai uji kerelasi sederhana dan uji korelasi berganda. Hasil pengujian korelasi sederhana X1 terhadap Y, mempunyai nilai koefisien 0,946 bertaraf akseptasi 0,000 dan bentuk hubungan yang positif, maka dapat disimpulkan dampak positif yang sangat signifikan dan sempurna antara disiplin pembelajaran pada hasil belajar peserta didik, dan X2 terhadap Y mempunyai nilai koefisien 0,946 bertaraf akseptasi 0,000 dan bentuk hubungan yang positif, maka dapat disimpulkan terdapat dampak positif yang cukup signifikan dan sempurna antar fasilitas laboratorium gambar pada hasil belajar. Untuk hasil korelasi berganda signifikan F change bernilai 0,000 < 0,05 jadi dapat dinyatakan data X1 dan X2 berkorelasi, dan nilai pearson correlation sebanyak 0,958 di tingkat korelasi sempurna. Dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat pengaruh antara variabel X1 dan X2 terhadap Y.