Claim Missing Document
Check
Articles

PENGOLAHAN MAKANAN AGAR – AGAR DARI JAMU PAHITAN DENGAN BAHAN DASAR DAUN SAMBILOTO DAN KAYU SACANG Maullana Arifin, Muhammad; Erlangga, Erlangga; Khansa Rakha Dimas, Rocky; Safiyah, Resalatus; Dwi Yulianti, Annisa; Mulyati, Awin
ABDIMAS Vol 3 No 06 (2023): PENDIDIKAN MASYARAKAT
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produk “JaGar” adalah suatu inovasi yang mengubah jamu pahitan tradisional menjadi makanan agar – agar dengan rasa manis, tetapi tetap mempertahankan karakteristik jamu pahitan. Visi dan Misi usaha “JaGar” berfokus pada pemanfaatan rempah – rempah Indonesia sebagai suatu bahan olahan inovatif. Hal ini merupakan salah satu konsep inovatif yang menggabungkan minuman tradisional jamu pahitan dengan tren makanan modern. Proses pengelolaan melibatkan adanya pemilihan bahan dasar jamu pahitan yaitu dari daun sambiloto dan kayu sacang yang memiliki karakteristik kesehatan yang diakui secara tradisional. Produk JaGar yang kami kembangkan ini membuat sebuah konsep Business Model Canvas guna memudahkan tim dalam merancang atau menggambarkan ide dari bisnis tersebut. Produk JaGar sendiri dalam pemasarannya dilakukan secara langsung dan tidak langsung, dimana secara langsung yaitu menawarkan kepada calon konsumen ke lapangan dan tidak langsung menggunakan media sosial. Selama kegiatan PMW kami mencoba untuk menjualkan produk JaGar ini dengan harga yang relatif terjangkau dan keuntungan yang kami peroleh adalah merugi, namun ke depannya kami akan berencana untuk mengembangkan dan memperhitungkan kembali produk JaGar ini. Bahan-bahan ini artinya akan diintegrasikan dengan agar-agar untuk menciptakan produk makanan yang kenyal, lezat serta mudah diterima dikalangan remaja. Dalam proses pembuatan produk JaGar sendiri terdapat beberapa tahapan yang harus dilalui, dimana yang pertama adalah pencucian bahan baku yaitu kayu secang dan daun sambiloto hingga produk JaGar siap untuk dihidangkan dan dipasarkan. Produk JaGar diharapkan dapat menjadi inovasi baru menggabungkan minuman ke dalam makanan. Dengan strategi pemasaran yang cermat dan perhitungan keuangan yang matang, diharapkan Jagar dapat memberikan kontribusi positif terhadap dunia bisnis makanan.
Analisa Perbandingan Penurunan Awal Bendungan Tipe Material Timbunan Urugan Batu dan Urugan Tanah (Studi Kasus Bendungan Digoel-Papua): Comparative Analysis of the Initial Decline of Dam Material Type of Stone Urugan Embankment and Soil Urugan (Digoel Dam-Papua Case Study) Erlangga, Erlangga; Sadono, Kresno Wikan; Putranto, Thomas Triadi
Bentang : Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil Vol 12 No 1 (2024): BENTANG Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil (Januari 2024)
Publisher : Universitas Islam 45

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/bentang.v12i1.7876

Abstract

To create prosperity for the people of Papua Province. The government has made one of the programs, namely the construction of the Digoel Dam in Boven Digoel Regency – Papua. The successful construction and operation of a dam requires a comprehensive evaluation of the design prior to commencement of the construction process. This study aims to analyze the initial settlement that occurred in the Digoel dam type earth fill and rock fill. Initial settlement analysis was carried out using the modulus parameter obtained from the literature. SIGMA/W software has been used to estimate dam crest settlement due to static loading. From the results of the analysis of the initial settlement of the dam with the rock fill and earth fill types, it is accepted that the maximum permissible settlement is 1.59%.
Characteristics Nesting Ground of Turtle (Lepidochelys olivaceae) in Gampong Gelumpang Sulu Timur Dewantara Sub-district, North Aceh Regency Muliani, Muliani; Erlangga, Erlangga; Mutia, Mutia; Ayuzar, Eva; Mahdaliana, Mahdaliana
JURNAL PEMBELAJARAN DAN BIOLOGI NUKLEUS Vol 8, No 2: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Juli 2022
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpbn.v8i2.2547

Abstract

One of the reptiles whose natural habitat is in the sea and has the ability to migrate very far is the turtle. Threats that endanger the turtle population, both directly and indirectly, come from natural sources and from human activities. The factors that influence turtle nesting ground were predators, sand grain size, substrate humidity, substrate temperature, beach width, coastal vegetation and beach slope. Humans as one of the predators of the availability of turtles in nature by taking turtle eggs. The aim of the study was to determine the nesting habitat characteristics of the Lekang turtle (Lepidochelys Olivaceae) in the coastal area of Gampong Geulumpang, East Sulu, Dewantara District, North Aceh Regency. This research was carried out in November 2021, which took place on the coast of the village of Gelumpang, East Sulu, Dewantara District, North Aceh Regency. In this study, observational data collection and biophysical measurements were set at 3 stations. Station 1 (Dusun Cot U Sibak), station 2 (Dusun Pasie Kuala), and station 3 (Dusun Teupin). The distance between stations in this study was ± 2 km. Data analysis was carried out by weight body and scoring methods. Based on the results of data analysis from three observation stations at turtle nesting locations from several parameters such as beach slope is 4.5-9.3%, beach width is 10.20 -22 meters, the sand temperature is 29-32 0C, humidity is 21-28%, the size of the sand grains is 0.15322-0.31601 mm, while the coastal vegetation is 16.7-49.4%, it is concluded that the three observation stations are in the very suitable category for turtle nesting locations
PENDAMPINGAN PEMANFAATAN TERAK ATAU LIMBAH PENGECORAN TANUR KUPOLA DI KECAMATAN CEPER KLATEN JAWA TENGAH SEBAGAI AGREGAT KASAR PADA PEMBUATAN BATAKO Hariningsih, Hariningsih; Pengestu, Adam Yoga; Erlangga, Erlangga
Abdi Teknoyasa Volume 5, No. 2, Desember 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/abditeknoyasa.v5i2.1911

Abstract

Sekitar 30 industri pengecoran logam di daerah Kecamatan Ceper  Klaten masih menggunakan tanur kupola untuk melebur besi cor. Selain besi cair, peleburan besi cor dengan tanur kupola menghasilkan limbah padat yang disebut terak. Limbah terak berbentuk seperti batu namun tajam seperti pecahan kaca dan dapat menyebabkan pencemaran tanah yang mengakibatkan tanah menjadi tidak subur. Sejauh ini terak tersebut hanya digunakan untuk bahan timbunan pada sawah atau kebun, dan terkadang digunakan untuk menimbun jalan. Masalah pembuangan limbah terak ini menjadi masalah tersendiri bagi industri dan masyarakat sekitar. Oleh karena itu masyarakat dan industri perlu dilibatkan dalam penanganan limbah tersebut. Limbah terak dapat dimanfaatkan sebagai agregat kasar pada pembuatan batako. Hasil pengabdian masyarakat berupa produk batako berbahan tambah limbah terak. Selain itu penggunaan limbah terak sebagai agregat kasar pembuatan batako dapat mengurangi jumlah limbah terak di industri, mengurangi polusi tanah, menaikan nilai ekonomis limbah terak, dan dapat menurunkan biaya produksi batako. Capaian peningkatan keterampilan peserta dalam memahami materi pelatihan diukur dengan jenis pendekatan kualitatif cara wawancara. Hasil wawancara menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi dari peserta pelatihan. Peserta sudah memahami dan dapat membuat batako dengan bahan tambah limbah terak secara mandiri.
Pengolahan Pupuk Organik Cair dari Limbah Ikan Laut untuk Pemberdayaan Perempuan Masyarakat Pesisir Desa Hagu Selatan Imanullah, Imanullah; Erniati, Erniati; Adhar, Saiful; Muliani, Muliani; Andika, Yudho; Erlangga, Erlangga
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 4, No 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah ikan melibatkan dari banyak jenis ikan yang merupakan hasil tangkapan sampingan, produk sampingan tersebut biasanya memiliki nilai komersial yang rendah. Ciri-ciri produk sampingan adalah ukuran ikan yang terlalu kecil, ikan yang rusak akibat proses penangkapan serta jenis ikan yang ditangkap dalam jumlah kecil sehingga tidak mendukung proses penjualan. Limbah ikan ilak yang tertangkap dibuang begitu saja oleh nelayan sehingga menimbulkan bau busuk di lingkungan pesisir Desa Hagu Selatan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan ketrampilan kepada ibu-ibu rumah tangga di Desa Hagu Selatan tentang pengolahan limbah ikan menjadi pupuk organik cair untuk mengatasi persoalan limbah rumah tangga. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan bulan Agustus 2024 di Desa Hagu Selatan. Pengabdian pengolahan limbah ikan laut menjadi pupuk organik cair terdiri dari dua tahap kegiatan, yaitu tahap 1: MoU antara Kepala Desa dan Dekan Fakultas Pertanian dan Ketua Jurusan Perikanan dan Kelautan. Tahap 2: Pelatihan pengolahan limbah ikan menjadi pupuk organik cair. Kegiatan pengabdian masyarakat tentang pembuatan pupuk organik cair dari limbah ikan laut terlaksana dengan sangat baik, terstruktur, lancar dan sukses. Pemberian materi pelatihan dan demonstrasi memberikan informasi dan pengetahuan baru akan pentingnya mengelola dan memanfaatkan limbah ikan laut sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan. Harapan dari pengabdian ini adalah implementasi yang konsisten diterapkan sacara nyata sehingga berdampak pada peningkatan kreativitas ibu-ibu dan suatu saat nanti dapat menjadi produk local yang dapat dijual.
Klasifikasi Penyakit Daun Tanaman Tomat Menggunakan EfficientFormer Wihardi, Yaya; Erlangga, Erlangga; Himmah, Amirah Dzatul; Siregar, Herbert
Jurnal Aplikasi dan Teori Ilmu Komputer Vol 7, No 2 (2024): September 2024, Jurnal Aplikasi dan Teori Ilmu Komputer (Jatikom)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jatikom.v7i2.80339

Abstract

Tomatoes are crucial crops for Indonesian farmers, but they often suffer from diseases caused by fungi, bacteria, and viruses, leading to potential 40% yield loss. Current methods of spotting these diseases by eye result in costly and ineffective use of pesticides. This study focuses on a new way to classify tomato plant diseases using EfficientFormer. This method aims for high accuracy and fast inference time. The model reached an impressive 92% accuracy and takes just 0.4 seconds to identify diseases. This new approach could help farmers spot tomato plant diseases more accurately and quickly, potentially reducing economic losses and excessive pesticide use in Indonesia.
Analisis Kekuatan AC-WC Bahan Fly Ash Batu Bara sebagai Pengganti Abu Batu dengan Metode Marshall Nurdin, Ade; Erlangga, Erlangga; Nuklirullah, M.
Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Sipil Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/komposit.v7i2.9190

Abstract

Abstract: The layers contained in flexible pavement, one of which is the Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC) layer, is a layer that is quickly damaged compared to other layers, because this layer is located at the top and is directly related to environmental conditions and vehicle wheel loads. One of the efforts that can be made to increase the strength of the road pavement structure in the AC-WC layer is by utilizing waste material from burning coal as a substitute for stone ash. The material used is fly ash mixed with successive levels namely (0: 100), (25:75), (50:50), (75:25) and (100:0). The optimum asphalt content (OAC) used was 5.78%. Based on the results of the physical characteristic test using the Marshall test, the fly ash material to be used meets the required specifications. As it is affected by aggregate gradation, bitumen content and compaction process, the flow rate increases simultaneously. The stability value obtained from the asphalt content of 5.781% (10%) variant is 1097.0 kg, higher than the other variants. Only 2 sample variants meet VIM specifications. Obtained optimum asphalt value of 5.75% which is close to the initial optimal asphalt estimated. Key words: Coal Fly ash, Marshall Test, AC-WC, Optimum Asphalt Content, MQ-optimum
Utilization of mangosteen peel extract (Garcinia mangostana) to inhibitor Vibrio Parahaemolyticus bacteria in tiger shrimp (Penaeus monodon) Salamah, Salamah; Mahdaliana, Mahdaliana; Wahyuni, Riri; Rusydi, Rachmawati; Erlangga, Erlangga
Arwana: Jurnal Ilmiah Program Studi Perairan Vol 6 No 1: May 2024
Publisher : Program Studi Akuakultur, Fakultas Pertanian, Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/jipsbp.v6i1.1939

Abstract

Windu shrimp (penaeus monodon) is one of the export commodities that are a priority of the Ministry of Marine Affairs and Fisheries (KKP) in 2021-2024, one of the factors that cause disease in windu shrimp cultivation is vibrio parahaemolitycus bacteria. This study aims to determine the use of mangosteen peel extract (Garcinia mangostana) in feed as an inhibitor or Vibrio parahaemolyticus bacteria in windu shrimp (Penaeus monodon). This research was conducted from January to March 2022 at the Hatchery Laboratory and Cultivation Technology program of Malikussaleh University Aquaculture study program. The method used in this study was carried out in an experimental way using a complete random design (RAL) non-factorial with four three-treatment treatments. The results showed that the feeding mixed with mangosteen skin extract with different doses had an effect on clinical symptoms, healing duration, survival and absolute growth. Statistical test analysis with test F showed that feed mixed with mangosteen peel extract (garcinia mangostana) had a very noticeable effect on the duration of healing, survival, absolute growth of windu shrimp (Penaeus monodon) infected with vibrio parahaemolitycus bacteria and organoleptic test on feed. The water quality range is in the good range for the maintenance of windu shrimp.
ANALISIS PENYELENGGARAAN PROGRAM PELATIHAN TATA BOGA UNTUK MENINGKATKAN MINAT KEWIRAUSAHAAN PEREMPUAN DI PKBM KEDONDONG SAMARINDA Erlangga, Erlangga; Dwiyono, Yudo; Lukman, A. Ismail
Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ls.v5i2.4842

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap penyelenggaraan program pelatihan tata boga yang dilaksanakan oleh PKBM Kedondong di Kota Samarinda. Pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif digunakan untuk menggambarkan secara mendalam proses pelaksanaan program pelatihan tersebut. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen, dengan narasumber utama Kepala PKBM Kedondong serta pelaksana pelatihan, instruktur, dan peserta. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan triangulasi sumber dan teknik sebagai uji keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyelenggaraan pelatihan dilakukan melalui tiga tahapan utama yaitu sosialisasi, pelaksanaan, dan pemantauan program. Sosialisasi dilakukan untuk mengenalkan program dan menjaring peserta. Pelaksanaan program mencakup persiapan pembelajaran, penyusunan modul dan materi, penerapan prinsip pembelajaran partisipatif, serta keterlibatan instruktur yang profesional. Pemantauan dilakukan untuk memastikan peningkatan keterampilan peserta dan efektivitas program secara menyeluruh. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan boga peserta, khususnya perempuan terdampak pandemi, serta mendorong terbentuknya komunitas mikro ekonomi berbasis wirausaha.
Model of nitrogen-phosphorus ratio and phytoplankton relationship in lake Laut Tawar, Indonesia Adhar, Saiful; Khalil, Munawwar; Erlangga, Erlangga; Muliani, Muliani; Rusydi, Rachmawati; Mainisa, Mainisa; Imanullah, Imanullah; Andika, Yudho
Depik Jurnal Ilmu Ilmu Perairan, Pesisir, dan Perikanan Vol 12, No 3 (2023): DECEMBER 2023
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/depik.12.3.33935

Abstract

Phytoplankton blooms in the lake cause ecological, economic, health, energy, and aesthetic losses. It reduces water quality and biota diversity, creates toxins in the waters, and changes the structures and functions of the ecosystem. The essential nutrients for the growth of phytoplankton are nitrogen and phosphorus. Controlling phytoplankton growth can be managed by controlling the limiting nutrient input. This study aims to identify the limiting nutrient, analyze variations in TN:TP ratio spatially and temporally, and model TN:TP ratio and chlorophyll-a relationship. This study used secondary data from previous studies, namely TN, TP, and chlorophyll-a observed monthly in seven stations purposively during a year. Rainfall data was also obtained from the previous study. Limiting nutrients were determined by Redfield theory, and data were analyzed by Spearman correlation, One-way ANOVA, Kruskal-Wallis, and regression analysis. The results showed phosphorus was a limiting nutrient for phytoplankton growth in Lake Laut Tawar. TN:TP ratio and chlorophyll-a did not vary spatially, indicating the lake surface waters were evenly mixed. The parameters varied temporally, expressing the influence of hydroclimatological factors, especially rainfall. Rainfall increases nutrient input to the lake, but only rain below 200 mm/month causes an increase in the concentration of nutrients in the lake. The rainfall above 200 mm/month increases lake water volume significantly, thereby reducing nutrient concentrations. TN:TP ratio and chlorophyll-a related negatively and formed a non-linear relationship with an empirical model Chlorophyll-a = 2770.285 (TN/TP)-1.871. Eutrophication of Lake Laut Tawar should be anticipated by controlling the anthropogenic phosphorus input.Keywords:AnthropogenicChlorophyll-aEutrophication,Limiting nutrientRainfall
Co-Authors Ade Nurdin Akbar, Syawaluddin Ali Alam, Iskandar Andika, Yudho Anisa Anisa Annisa Wolio, Nurmiyati Anom Maruta Ari Kurniawan Saputra Ari, Ari Kurniawan Saputra Ariski, Firli Aryanti, Andini Setia Ashira, Nurul Ayu Andira AYU LESTARI Aziza, Widia Sahpa Nur Bahagia Bahagia Bambang Hartono Cut Meurah Nurul ‘Akla Daulay, Anggi Mayulina Deddy Kurniawan Wikanta Dila, Nuriana Dini, Nur Amruna Dwi Yulianti, Annisa Dwiyono, Yudo Eka Fitrajaya Rahman Eko Adi Sarwoko Endra , Robby Yuli Erniati Erniati Erwin Erwin Eva Ayuzar, Eva Fajar, Malik Fathimah, Nusuki Syari'ati Febrina Rolin Febriza, Delia Fenty Ariani Fitri, Zakiatul Fitria, Ade Fitriani Fitriani Gurusinga, Eliana Mahesa GYMNASTIAR, GAZALI Hadinata, Fitra Wira Handayani, Meutia Hariningsih, Hariningsih Harmes, Harmes Hayatun Nufus Haykal Ramadhan, Salman Hermawan Dwi A Hermawan, Nadira Arevia Hermawan, Raihan Cagiva HIKMAH, PADEL Himmah, Amirah Dzatul Husaen, Yusril Hutwan Syarifuddin Imamshadiqin, Imamshadiqin Iman Syahrizal Imanullah, Imanullah Irmayunita, Irmayunita Jamin, Jamin Johannes Alexander Putra Judie, Rizky Rachman Julianda Sahputra, Julianda Junaeti, Enjun Khaidir Khaidir, Khaidir Khansa Rakha Dimas, Rocky Kresno Wikan Sadono Kurniawan, Ahmad Shaleh Kusnendar, Jajang Leni, Yusyam Likdanawati Lukman, A. Ismail Lukmanul Hakim Lusiana, Andria Mahdaliana, Mahdaliana Mainisa, Mainisa Mardiah, Nur Ainun Mariana Mariana Marzuki, Erliza Mataniari, Azhari Maulana, Asroful Maulida, Aulia Maullana Arifin, Muhammad Misrita, Misrita Mohamad Endy Y Muchammad Fauzi Muhammad Amin Muhammad Ardiansyah Muhammad Robi, Muhammad Muliani Muliani, Muliani Mulyati, Awin Munawar Khalil Munawwar Khalil, Munawwar Mutia Mutia, Mutia Mutmainnah Mutmainnah Muwardi, Haris Nella Tri Agustini, Nella Tri Ningsih, Irma Fahrizal Butsi Nuklirullah, M. Nurmayanti, Nurmayanti Pamanalu, Analdi Pengestu, Adam Yoga Piantari, Erna Prabawa, Harsa Wara Prama Hartami Prasetya, Yukis Angga Prasetyo, Repki Putri, Adinda Aulia Putro, Budi Laksono Rachmawati Rusydi, Rachmawati Rahman, Erwan Rahmatul Husna, Rahmatul Ramadansyah, Syahrul Ramadhan, Azizi Rasim, Rasim Rika Anggraini Riri Ezraneti Risnita Tri Utami Ritonga, Gara Hasonangan Rizky, Lalu Muhamad Faisal Sabrawijaya Sabrawijaya Safiyah, Resalatus Saiful Adhar salamah salamah Salsabilla, Hanum Sam Hermansyah Sariasi, Puspita Setialestari, Renny Sigalingging, Kevin Noven Siregar, Herbert Siti Suharyatun Situmorang, Devi Permata Sari Srinanda Rizki, Srinanda Sukmawati Nur Endah Sundari, Ellys Mei Surbakti, Livia Chasinta Sutiana Sutiana, Sutiana SYAHRIAL SYAHRIAL Syamsiar, Syamsiar Taqwan Thamrin Thomas Triadi Putranto, Thomas Triadi Tia Tanjung, Tia Usman, Umaruddin Ute Chairuz M Nasution Wahyuni, Riri Wawan Gunawan Welmar Olfan Barat, Welmar Olfan Wihardi, Yaya willyansah, willyansah Winda Rahmawati Wiwin Susanty Yudistira, Andrian Zaitun, Urmila Zaki, Muhammad Radin