p-Index From 2021 - 2026
10.312
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Interaksi : Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Ilmu Komunikasi Academica Komunikator Professional : Jurnal Komunikasi dan Administrasi Publik Jurnal Kajian Komunikasi Kanal : Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Communicatus: Jurnal Ilmu Komunikasi AL ISHLAH Jurnal Pendidikan Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat J-IKA : Jurnal Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas BSI Bandung PRofesi Humas Nyimak: Journal of Communication Jurnal Komunikasi IJoLE: International Journal of Language Education Jurnal ASPIKOM urnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi PROSIDING KOMUNIKASI LUGAS Jurnal Komunikasi JURNAL HERITAGE JIKE : Jurnal Ilmu Komunikasi Efek Referensi : Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Jurnal Profetik Jurnal Ilmiah LISKI (Lingkar Studi Komunikasi) Jurnal Riset Komunikasi Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian LINIMASA: JURNAL ILMU KOMUNIKASI DIALEKTIKA Komunikologi: Jurnal Pengembangan Ilmu Komunikasi dan Sosial Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Best Journal (Biology Education, Sains and Technology) PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Jurnal Ranah Komunikasi Jurnal Ilmu Komunikasi Komunikasiana: Journal of Communication Studies Jurnal Kesehatan Tambusai Entrepreneur : Jurnal Bisnis Manajemen dan Kewirausahaan Jurnal Digital Media dan Relationship GREENOMIKA AJAD : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat ProBisnis : Jurnal Manajemen Research of Service Administration Health and Sains Healthys Journal of Innovation Research and Knowledge Journal of Social And Economics Research Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Mediator: Jurnal Komunikasi Journal of Knowledge Management Jurnal Communio: Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi Jurnal Komunikasi, Masyarakat Dan Keamanan Da'watuna: Journal of Communication and Islamic Broadcasting El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia JER journal of social and economic research J-CEKI PESHUM
Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi Komunikasi Orang Tua dalam Mengatasi Rasa Jenuh Anak Saat Belajar Daring Nopita Dewi; Dasrun Hidayat; Iris Fatia Maharani
Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 2 (2022): Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/interaksi.v6i2.8674

Abstract

Pembelajaran daring selama pandemi membut anak merasa jenuh. Pada akhirnya anak-anak melakukan mogok atau malas-malasan dalam belajar. Fenomena ini penting dikendalikan oleh orangtua melalui peran aktif mereka ketika anak sedang melakukan pembelajaran. Penelitian bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi orangtua dalam mengelola rasa jenuh anak saat pembelajaran daring. Menggunakan metode kualitatif dengan studi fenomenologi. Studi yang bermaksud mengkonstruksi tiap temuan lapangan dalam bentuk narasi berupa pengalaman sadar tiap individu yang memiliki masalah yang sama berupa pengalaman dalam menerapkan strategi komunikasi selama mendampingi anak belajar daring. Data lapangan diperoleh melalui teknik wawancara dengan melibatkan tiga informan orang tua siswa Sekolah Dasar di wilayah Sulaksana Kelurahan Cicaheum Kota Bandung. Data hasil wawancara dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan data. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa orang tua sepakat menerapkan beberapa strategi komunikasi meliputi strategi komunikasi bermain, strategi komunikasi interaktif, dan strategi komunikasi koersif. Tiap strategi komunikasi diterapkan sesuai dengan kebutuhan. Kata Kunci: belajar daring, strategi komunikasi, pengalaman komunikasi, jenuh
Collaborative Adaptive Learning Model with a Communication Competency Approach during the Covid-19 Pandemic in Indonesia and Japan Erliany Syaodih; Dasrun Hidayat; Haslina Halim; Leili Kurnia Gustini; Sukatno Krisbianto
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 14, No 4 (2022): AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v14i4.2661

Abstract

Indonesia and Japan are among the countries affected by the COVID-19 pandemic. Education in the two countries relies on digital technology so learning is done online. This situation is interesting to study because this is the first time massive online learning has been implemented. The options are either studying online or picking up death. However, online learning of course must be well prepared so as not to leave a bad impact on students. The purpose of this study was to compare students' experiences during online learning during the pandemic between Indonesia and Japan. This research uses a phenomenological study with a qualitative approach. Data collection techniques were through interviews with 30 college students as informants consisting of several universities in Indonesia and Japan. The results of this study are that Indonesian students still experience synchronous and asynchronous obstacles, consisting of technical and non-technical obstacles. Technically with regard to internet networks. Meanwhile, non-technical means that students are not ready to follow online learning so assistance is needed. Students in Indonesia also need time to adapt to using technology. Meanwhile, online learning in Japan has no obstacles. Even online situations are designed to be like classroom learning environments. Lecturers apply a collaborative adaptive learning model by prioritizing an adaptation approach to situations. Adaptation is categorized as one of the aspects of online communication competence which is considered as a success factor in online learning in Japan.
Komunikasi Virtual Saat Hari Raya Idul Fitri Pada Masa Covid-19 Henhen Siti Rugoyah; Dasrun Hidayat
Dialektika Vol 9 No 1 (2022): Maret
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32816/dialektika.v9i1.2113

Abstract

Pandemi Covid-19 di Indonesia yang sudah berlangsung kurang lebih 2 tahun ini membuat pemerintah terus melakukan berbagai strategi dalam mengatasi virus covid-19 diantaranya pembatasan mobilitas masyarakat terlebih pada perayaan hari raya idul fitri 1442 H, dimana masyarakat dilarang untuk mudik. Namun pada pelaksanaannya penerapan kebijakan larangan mudik menuai pro dan kontra. Untuk mensiasati kondisi tersebut kebanyakan masyarakat memanfaatkan teknologi digital melalui Relationship Virtual. Namun demikian, kondisi tersebut menimbulkan masalah baru yaitu apakah relationship virtual dapat menggeser tradisi silaturahmi secara tatap muka dan masyarakat dapat menerima kondisi tersebut pada hari raya idul fitri 1442 H. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menempatkan peneliti sebagai bagian peranan dari masyarakat dan menguraikan data yang ditemukan di lapangan menggunakan teknik observasi, wawancara serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat adanya pergeseran budaya, yaitu tradisi mudik sebelum pandemi dan hambatan-hambatan yang terjadi di masa adaptasi kebiasaan baru setelah adanya komunikasi virtual.
Pengetahuan dan Perilaku Masyarakat Memaknai Social Distancing Novian Agung Pratama; Dasrun Hidayat
Jurnal Digital Media dan Relationship Vol 2 No 1 (2020): Jurnal Digital Media & Relationship
Publisher : LPPM Universitas ARS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jdigital.v2i1.270

Abstract

Penelitian ini fokus membahas tentang social distancing. Penelitian dilatar belakangi oleh beragamnya pengetahuan, sikap, dan perilaku masyarakat dalam memaknai social distancing. Situasi ini mengakibatkan pelaksanaan social distancing juga berbeda di tiap masyarakat. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui persepsi masyarakat tentang social distancing. Hal ini untuk mengukur tingkat pemahaman mereka terkait kebijakan pemerintah membatasi jarak interaksi dan menghindari kerumunan sebagai upaya memutus mata rantai COVID-19. Untuk menjawab tujuan tersebut peneliti menggunakan studi deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara online bersama para informan yaitu masyarakat di kota Bandung. Informan ditetapkan berdasarkan teknik purposif. Pada penerapan teknik tersebut peneliti terlebih dahulu menetapkan kriteria informan. Adapun kriterianya adalah mereka yang berdomisi di kota Bandung dan sekitarnya. Usia produktif antara 18-45 tahun, mengetahui kebijakan tentang social distancing, dan bersedia untuk dijadikan informan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa social distancing sebagian besar sudah diketahui dan dipahami oleh masyarakat sebagai strategi pencegahan penyebaran COVID-19. Namun, masih ada yang melanggar ketentuan tersebut karena alasan ekonomi dan relasi sosial. Ekonomi terkait dengan nafkah sehari-hari, khususnya bagi kelompok masyarakat kelas bawah. Sedangkan aspek relasi sosial muncul karena masih ada keyakinan bahwa social distancing akan mengakibatkan hubungan sosial menjadi jauh.
Employee Engagement dalam Konteks Government Public Relations Muhammad Raji Alfathian; Dasrun Hidayat
Jurnal Digital Media dan Relationship Vol 2 No 2 (2020): Jurnal Digital Media & Relationship
Publisher : LPPM Universitas ARS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jdigital.v2i2.282

Abstract

Setiap perusahaan memiliki visi & misi. Untuk mencapai visi & misi tersebut, diperlukan karyawan yang loyal terahadap pekerjaanya. Loyalitas tersebut ditunjukkan melalui komitmen dalam menyelesaikan pekerjaan. Namun, untuk membangun komitmen tersebut, diperlukan adanya keterikatan (employee engagement) terhadap pekerjaan atau perusahaannya. Kondisi ini yang melatar belakangi pentingnya penelitian ini dilakukan. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah employee engagement merupakan hasil dari pencapaian positif di institusi pemerintah yakni Humas Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat (Humas Dinas TPH Jabar). Dinas TPH dipilih sebagai obyek dan subyek penelitian karena pada tahun 2019 pegawainya tercatat sebagai karyawan berprestasi. Untuk menjawab tujuan tersbut peneliti menggunakan studi kualitatif deskriptif. Data diambil dengan menggunakan teknik wawancara, observasi, dan telaah dokumentasi. Wawancara melibatkan pegawai dan Humas Dinas TPH Jabar. Observasi melalui pengamatan secara tidak langsung ketika peneliti sedang melakukan praktek lapangan. Telaah dokumentasi melalui beberapa referensi seperti website institusi dan artikel ilmiah terkait. Hasil dalam penelitian ini ditemukan bahwa karyawan sudah terikat (engaged) dengan instansi dan pekerjaannya. Sehingga dengan adanya keterikatan tersebut, menghasilkan kinerja yang positif secara signifikan terhadap instansi.
FIGHTING THE DISINFODEMIC: FACT- CHECKING MANAGEMENT OF HOAX COVID-19 IN INDONESIA Dasrun Hidayat; Acep Rohendi; Deri Hanafy D; Maylanny Christin; Nur'aeni Nur'aeni
Profetik: Jurnal Komunikasi Vol 15, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/pjk.v15i2.1996

Abstract

Indonesia was currently fighting disinfodemic COVID-19. During this situation, several hoaxes related to COVID-19 were circulating. Of course, the hoax news makes people even more worried and afraid. One way to prove the facts in that news is through a fact-checking system. This system is intended to check facts and verify information so that the truth can be identified. Fact-checking needs to be known by the public to suppress the spread of hoax news, especially related to the circulation of COVID-19 in Indonesia. Based on this phenomenon, the purpose of this study is to determine the informants’ experience related to the fact-checking process. The study informant referred to Mafindo, an internationally licensed fact-checking agency. To answer the objective of the research, the researcher used an ethnographic study of public relations with a qualitative approach. The ethnographic study of public relations focuses on examining communication activity planning using analysis units of Insight, Strategic Program, Program Implementation, Action, and Reputation or the IPPAR Model. The results of this study indicate that the Mafindo fact checker interprets the fact-checking for COVID-19 news as important, to reduce public concerns. The lack of reference sources to be used as data and evidence of hoax news becomes a challenge when doing fact-checking. The fact-checking phases include data collection, sorting, analyzing, and checking the results before publishing them to the public. The discussion is an effort to maintain the credibility of the results, image, and reputation of the fact-checker institution.
MESSAGE PLATFORM ATRIBUT SIGER LAMPUNG DI DALAM KEBHINEKAAN MULTIKULTUR Dasrun Hidayat; Engkus Kuswarno; Feliza Zubair; Hanny Hafiar
Jurnal Kajian Komunikasi Vol 5, No 1 (2017): June 2017
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.852 KB) | DOI: 10.24198/jkk.v5i1.9481

Abstract

Penelitian ini fokus pada pengelolaan keberagaman dan kebinekaan di tengah masyarakat Lampung yang multikultur. Aspek yang dikaji yakni pesan komunikasi dan negosiasi nilai keragaman untuk mencapai kebbinekaan yang terdapat pada makna Siger. Menggunakan studi kasus dengan paradigma konstruktivis, penelitian ini menemukan bahwa bentuk Siger sebagai lambang kebesaran gelar yang dimiliki masyarakat adat Saibatin Lampung. Siger dengan 7 lekukan menggambarkan tentang posisi, perang dan tanggung jawab setiap gelar atau Juluk Adok. Lekukan pertama berukuran paling tinggi, artinya posisi paling depan menggambarkan posisi gelar tertinggi. Lekukan berikutnya dengan ukuran semakin pendek artinya posisi gelar yang berada di bawah posisi gelar sebelumnya dan seterusnya. Adat Saibatin mempunyai 7 gelar dengan pembagian dua wilayah Ke-Bandandakhan dan Ke-Sebatinan. Ke-Bandakhan terdiri dari gelar Sultan, Pangikhan, Dalom/Batin, Khaja, Khadin, Minak dan Kimas. Ke-Sebatinan meliputi gelar Dalom/Batin, Khaja, Khadin, Minak, Kimas, Mas, dan Layang. Message Platform yang ada pada atribut siger menonjolkan tentang identitas budaya yang menghasilkan integrasi budaya melalui pernikahan antar suku yang harus dikelola oleh setiap penerima gelar. Tanggung jawab untuk mengelola keberagaman adat istiadat di tengah kebinekaan masyarakat multikultur. Reputasi bahwa masyarakat Lampung ramah dan terbuka menjadi salah satu faktor perekat keberagaman menjadi kebinekaan.
Nilai-nilai budaya soméah pada perilaku komunikasi masyarakat Suku Sunda Dasrun Hidayat; Hanny Hafiar
Jurnal Kajian Komunikasi Vol 7, No 1 (2019): June 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.744 KB) | DOI: 10.24198/jkk.v7i1.19595

Abstract

Penelitian ini didasari oleh keingintahuan tentang budaya soméah sebagai ciri khas yang melekat pada masyarakat Suku Sunda. Penelitian bertujuan untuk mengetahui secara spesifik tentang nilai-nilai budaya soméah termasuk implikasi dan aplikasinya pada perilaku komunikasi masyarakat Suku Sunda. Untuk menjawab tujuan tersebut, peneliti menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma konstruktivis dan studi etnografi public relations, studi yang berfokus pada kajian budaya dengan pendekatan teori public relations. Penelitian menemukan bahwa budaya soméah mengandung nilai-nilai kerendahan hati, kesopanan dan keramahan. Nilai-nilai tersebut merepresentasikan brand personality masyarakat Suku Sunda. Hal ini selaras dengan filosofi hidup mereka yaitu Soméah Hade ka Sémah yang artinya ramah, bersikap baik, menjaga, menjamu dan membahagiakan setiap orang. Implikasi dan aplikasi nilai-nilai filosofi hidup tersebut terdapat pada setiap perilaku komunikasi yang terjadi secara berulang di lingkungan internal dan eksternal. Perilaku komunikasi dengan menggunakan bahasa punten dan mangga. Bahasa punten mengandung makna kerendahan hati. Sedangkan penggunaan istilah mangga sebagai wujud penawaran, ajakan, mempersilahkan dan permohonan. Hasil penelitian ini juga menemukan bahwa terdapat dua aspek yang membuktikan bahwa masyarakat Suku Sunda merupakan pribadi yang soméah, yakni selalu tampil menarik dengan wajah ramah dan murah senyum. Masyarakat Sunda juga memiliki selera humor yang tinggi. Kesimpulannya bahwa budaya soméah sebagai nilai kearifan lokal bertujuan untuk membangun dan menjaga hubungan berbasis budaya.
Analisis Semiotika Umberto Eco pada Nilai Budaya Patriarki dalam Unsur Sinematik Web Series Little Mom Astuti, Gita; Hidayat, Dasrun; Kamarani, Dinar Dina
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 11 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.118 KB) | DOI: 10.54371/jiip.v5i11.1082

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskontruksi dan menganalisis makna nilai-nilai budaya patriaki menggunakan unsur sinematik dalam Web Series Little Mom yang di tayangkan di platform WeTV Original tahun 2021. Dengan menggunakan teori semiotika yang dikembangkan oleh Umberto Eco dengan metode kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah ditemukan nilai-nilai budaya patriarki yang ditunjukan melalui tanda-tanda unsur sinematik dalam beberapa adegan dalam Web Series Little Mom. Adanya beberapa stigma pada isu sosial yang terdapat dimasyarakat Indonesia. Stigma-stigma tersebut ialah peran Naura dalam Web Series ini, bahwa perempuan yang tidak mempunyai hak untuk menolak sebuah pernikahan. peran nuara yang di-representasikan tidak mempunyai pilihan dan hak untuk berpendidikan, lalu bagaimana cara berpakaian naura dengan menggunakan rok mini yang memuat laki-laki tergoda, stigma lain yaitu posisi perempuan yang berapa di bawah laki-laki sehingga wanita harus tunduk pada pria.
Optimalisasi Komunikasi Terapeutik Paramedis dan Pasien dengan Sistem Protokol Kesehatan Covid-19 Merri Indriana; Dasrun Hidayat; Iris Fatia Maharani; Gartika Rahmasari
Jurnal Communio : Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi Vol 11 No 2 (2022): July
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jikom.v11i2.7252

Abstract

Memasuki tahun 2021 wabah virus COVID-19 hingga saat ini terus meningkat. Pemerintah mengeluarkan kebijakan kepada masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan. Kebijakan tersebut dinyatakan untuk meminimalisir laju penyebaran COVID-19. Seluruh masyarakat hingga pelayanan kesehatan menerapkan kebijakan protokol kesehatan yang sering didengar dengan sebutan 3M yaitu menggunakan masker, membersihkan tangan, dan menjaga jarak. Dengan sistem kebijakan tersebut menimbulkan adanya perubahan dalam penyampaian pesan komunikasi salah satunya komunikasi terapeutik pada layanan kesehatan. Fenomena ini menarik dan unik untuk diteliti karena adanya perubahan yang muncul setelah komunikasi terapeutik dilakukan dengan sistem protokol kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui optimalisasi komunikasi terapeutik paramedis dan pasien dengan sistem protokol kesehatan COVID-19. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penentuan 12 informan meliputi 4 paramedis dan 8 pasien dilakukan dengan teknik purposive sampling, yang berdasarkan memenuhi kriteria peneliti. Teknik pengumpulan data didapat dari hasil observasi, wawancara, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan, terdapat komunikasi tertutup yang berlangsung secara singkat dengan tujuan menghindari adanya kontak fisik selama proses pelayanan dengan tatap muka, selain itu bahasa verbal dan bahasa non verbal diangap penting oleh paramedis dan pasien dalam berkomunikasi disaat menjalankan protokol kesehatan Covid-19.
Co-Authors Acep Rohendi Achmad Wildan Kurniawan Achmad Wildan Kurniawan, Achmad Wildan Afifah Nurul Mardhiyah Agia Dwi Vici Utami Agung Prasetya Agung, Wiseto Prasetyo Ahmad Jaenal Mustopa Jaenal Mustopa Aisya Sucy Nabila Alam, Hikmatul Aliya Azrifatin, Anis Alvi Fitrianti Alya Rahma Zahrani Andikarya, Oke Anisa Nurul Hasanah Anisti, Anisti Arif Rachman Astuti, Gita Atie Rachmiatie Aulia, Ellena Fitri Bagenda, Wahyuddin Bambang Sugiyarto Baruna Tyaswara Baskoro, Lahandi Bayu Rizky Ramadhani Berliani, Ajeng Novia Birowo, Anandito Cecilia Putri Christa Citta, Givania Diwiya Darajat Wibawa Deri Hanafy D Destien Mistavakia Sirait Dian Aprianita Diana Soesilo, Diana Dinda Rizkyana Diny Fitriawati, Diny Dyah Putri Ayuningtyas Eli Susana, Eli Ellena Fitri Aulia Elsa Yuniarti Endang Komara Engkus Kuswarno Erliany Syaodih Erliany Syaodih Fath, Zulfa Nurul Febry Ramadanu Feliza Zubair Feliza Zubair Femi Oktaviani Ferdinandus Ngare Gartika Rahmasari Gartika Rahmasari, Gartika Gita Melati Gusdianto, Adi Gustini, Leili Kurnia Halita, Yessi Okta Hamdani, Neng Heni Rachmawati Handayani , Nining Handayani, Ni Luh Handhika Perdhana Putra Hanny Hafiar Harikatang, Agung Damai Haslina Halim Haura Hermawanti Hendrawan, Heri Henhen Siti Rugoyah Hidayanto, Arif Nur Indria Angga Dianita Iswanto Iswanto Jayawijaya, Firman Kahar Mulyani Kahar Mulyani Kamarani, Dinar Dina Karamani, Dinar Dina Karlina Nadya Kharmi Juni Yanti Koleangan, Peter Joshua Alexander Kusharini, Omitta Yuliastuti Lalu Anugrah Nugraha Lazuardy, Muhammad Azhary Lee, Yoseph Lena, Lena Lestari, Yuniati Lyndon, Novel Lyndon, Novel Anak Maeskina, Mega Mutia Maharani, Iris Fatia Mahardiansyah Suhadi Mahardiansyah Suhadi Maya Retnasari Maya Retnasary Maylanny Christin Mega Mutia Maeskina Mega Mutia Maeskina Merri Indriana Merri Indriana Mudzammil Fikri Haqani Muhammad Raji Alfathian Muhammad Rofi Jamil Mujianto, Haryadi Mulyani, Kahar Nabila Damayani Marzaman Nadia Agustina Rahayu Naya, Pramedistiyani N Ain Neng Yayu Nining Handayani Nining Handayani Noer Rizky Helga Widowati Noer Rizky Helga Widowati Noeraida Noeraida Nofha Rina Nopita Dewi Novian Agung Pratama Novianti Eka Kartika Nugraha, Lalu Anugrah Nur Afifa, Vanessa Aura Nur'aeni, Nur'aeni Nur, Risti Nur’Aeni, Nur’Aeni Primaditya, Intan Nararia Purwadhi Purwadhi Purwadhi Purwadhi R. Oke Andikarya Rahmani, Tazkia Falah Rahmat Hidayat Raihan Robiansyah Rangga Alfara Raudya Putri Damayanti Rena Delianti Restiani, Yani Reza Rizkina Taufik Rhenald Fahmi Andhika Rian Andriani, Rian Rinidji, Alif Putra Rohendi, A S Nurul Fatonah Saputri, Almauri Satia Rahmawati, Lusi Sigourney Ruth Bunga Tanuwijaya Simamora, Harmoni Sobia Shahzad Sri Dewi Setiawati Sroyer, Beatrik Yunike Yulanda Suci Nujiana Sudiryo, Sudiryo Suherman, Suherman Sukajie, Bambang Sukatno Krisbianto Sukatno Krisbianto Sukmawati, Nisrina Sulistyowati, Yekti Surman, Surman Suyono, Seso Sulijaya Syafiqoh, Salwa Syarifuddin , Didin Syifarina Mutiara Oktaviani Tabitha Hemastuti Tara, Elena Silvia Tarmidzi, Nur'aeni Titin Suhartini Titin Suhartini Trisnaryan Pratama, Fahri Ummah, Syadathul Utomo, Muhammad Aditya Vebrianti, Seni Veranita, Mira Viky Ferdiansyah Yani Restiani Widjaja Yani Restiani Widjaja, Yani Restiani Yaser Mubarok Zikri Fachrul Nurhadi, Zikri Fachrul