p-Index From 2021 - 2026
16.544
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Interaksi : Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Ilmu Komunikasi Academica Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Penelitian Komunikasi dan Opini Publik Komunikator Professional : Jurnal Komunikasi dan Administrasi Publik Jurnal Kajian Komunikasi Kanal : Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi ProTVF Communicatus: Jurnal Ilmu Komunikasi Al Ishlah Jurnal Pendidikan Jurnal Studi Komunikasi Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat J-IKA : Jurnal Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas BSI Bandung PRofesi Humas Nyimak: Journal of Communication Jurnal Komunikasi IJoLE: International Journal of Language Education Jurnal ASPIKOM Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Persepsi : Communication Journal urnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi PROSIDING KOMUNIKASI LUGAS Jurnal Komunikasi JURNAL HERITAGE JIKE : Jurnal Ilmu Komunikasi Efek Referensi : Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Jurnal Profetik Jurnal Ilmiah LISKI (Lingkar Studi Komunikasi) Jurnal Riset Komunikasi (JURKOM) Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian LINIMASA: JURNAL ILMU KOMUNIKASI DIALEKTIKA Komunikologi: Jurnal Pengembangan Ilmu Komunikasi dan Sosial Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Best Journal (Biology Education, Sains and Technology) PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) BASKARA: Journal of Business and Entrepreneurship Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Jurnal Ranah Komunikasi Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Mutakallimin : Jurnal Ilmu Komunikasi Komunikasiana: Journal of Communication Studies International Journal of Marketing and Human Resource Research Jurnal Kesehatan Tambusai Entrepreneur : Jurnal Bisnis Manajemen dan Kewirausahaan Jurnal Digital Media dan Relationship GREENOMIKA Jurnal Sains Manajemen AJAD : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat ProBisnis : Jurnal Manajemen Jurnal Sosial dan Abdimas Research of Service Administration Health and Sains Healthys Journal of Innovation Research and Knowledge Journal of Social And Economics Research Business Management Postgraduate Management Journal Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia JS (Jurnal Sekolah) Mediator: Jurnal Komunikasi Prohealth Journal Journal of Knowledge Management Jurnal Communio: Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi IIJSE Jurnal Komunikasi, Masyarakat Dan Keamanan Da'watuna: Journal of Communication and Islamic Broadcasting El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia Finance and Business Management Journal (FBMJ) JER Holistik Jurnal Kesehatan Jurnal Cendekia Ilmiah PESHUM Jurnal Ilmiah Manajemen Dan Kewirausahaan Majalah Bisnis & IPTEK Journal of Applied Digital Business Management
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Refleksi Diri Terhadap Lagu Tenang Yura Yunita Haura Hermawanti; Cecilia Putri Christa; Dasrun Hidayat
Jurnal Digital Media dan Relationship Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Digital Media & Relationship
Publisher : LPPM Universitas ARS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jdigital.v3i1.514

Abstract

Artikel ini memuat analisis refleksi diri terhadap lirik lagu “Tenang” karya Yura Yunita. Refleksi diri berhubungan dengan komunikasi intrapersonal dimana komunikasi terjadi hanya kepada diri kita. Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui lebih dalam mengenai suatu makna denotasi, konotasi dan mitos yang menggunakan teknik analisis Semiotika Roland Barthes. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan. pemerolehan data didapatkan dari berbagai sumber yang memuat data yang diperlukan dalam penelitian ini, data yang dipakai dalam penelitian ini adalah data sekunder yang didapatkan dari sumber lain seperti dokumentasi, dan internet. Hasil analisis Semiotika terhadap lirik lagu “Tenang” adalah sebagai berikut. Makna denotasinya adalah keinginan penulis lagu merasakan perasaan tenang ditengah segala permasalahan yang dihadapi, meminta agar seseorang dapat mengerti perasaan yang sedang dialami dan berharap seseorang dapat memberikan petunjuk untuk dapat menemukan rasa tenang itu sendiri. Makna konotasinya adalah penulis menggambarkan lagu ini merupakan doa yang mengacu kepada refleksi diri, bagaimanapun keadaan hati kita, pasti kita akan kembali kepada Tuhan. Karena hanya Tuhanlah yang paling mengerti akan keadaan hati kita. Karena kerinduan itulah yang membuat kita memohon Kepada-Nya untuk memberikan cahaya dan petunjuk-Nya untuk dapat menemukan rasa tenang. Makna mitosnya adalah sang penulis ingin menyampaikan bahwa kita percaya bahwa Tuhanlah yang selalu berada di samping kita dan Dialah yang mampu membuat keadaan hati menjadi tenang.
Peran Media Whatsapp Pada Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah Alya Rahma Zahrani; Aisya Sucy Nabila; Afifah Nurul Mardhiyah; Muhammad Rofi Jamil; Syifarina Mutiara Oktaviani; Dasrun Hidayat
Jurnal Digital Media dan Relationship Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Digital Media & Relationship
Publisher : LPPM Universitas ARS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jdigital.v3i1.515

Abstract

Hari Raya Idul Fitri menjadi momen berharga, berkumpulnya keluarga dan silaturahmi antar warga untuk saling bermaaf-maafan, khususnya bagi yang beragama Islam di Indonesia bahkan seluruh dunia. Menjadi perhatian menarik pada perayaan hari besar kali ini, yaitu Idul Fitri 1442 H atau 2021 pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk adanya larangan mudik lantaran Covid-19 yang kian meningkat di masyarakat. Sebagai bentuk adaptasinya, masyarakat memanfaatkan fasilitas teknologi komunikasi untuk berinteraksi dan berhubungan dengan kerabat, sahabat, dan teman yang tinggal di daerah yang berbeda. Perkembangan teknologi komunikasi telah membawa perubahan pada perilaku komunikasi dan budaya masyarakat. Salah satu contohnya adalah penggunaan WhatsApp yang dijadikan sebagai media silaturahmi, bermaaf-maafan hingga bertukar tunjangan hari raya (THR) pada momen lebaran 1442 H. Sehingga masyarakat tetap bisa merakasan euforia lebaran seperti Idul Fitri pada tahun-tahun sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran media WhatsApp pada perayaan hari raya Idul Fitri 1442 H. Penulis menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara yang dilakukan secara online dan offline. Berdasarkan hasil wawancara, masyarakat sudah memanfaatkan dan merasa terbantu dengan hadirnya teknologi komunikasi, khususnya di masa pandemi Covid-19. Walaupun terdapat kebijakan-kebijakan baru yang membuat Idul Fitri 1442 H berbeda dengan Idul Fitri di tahun-tahun sebelumnya, masyarakat tetap bisa merasakan euforia Idul Fitri dengan cara melakukan silaturahmi dan saling berhubungan melalui media sosial, salah satunya melalui WhatsApp. Dengan demikian, peran media WhatsApp pada perayaan hari raya Idul Fitri 1442 H sebagai media untuk berinteraksi, bersilaturahmi, dan bermaaf-maafan.
SISTEM KERJA VIRTUAL PHOTOSHOOT DITENGAH PANDEMI COVID-19 Rangga Alfara; Dasrun Hidayat
Jurnal Ranah Komunikasi Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Ranah Komunikasi (JRK)
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.673 KB) | DOI: 10.25077/rk.5.1.59-69.2021

Abstract

Virtual photoshoot is a photography trend nowadays. Where virtual photoshoots are an alternative business activity for photographers in the midst of a social distancing policy due to the Covid-19 pandemic outbreak. The method in this study used a qualitative descriptive method, and then a phenomenological study approach was carried out. The research sampling was carried out through purposive sampling method, namely the virtual photoshoot actors in the city of Bandung. The results in this study indicate the creative aspects of the virtual photoshoot which consist of methods, creative processes and obstacles. Meanwhile, the aspect of consumer trust consists of establishing a portfolio, educating the virtual photoshoot stage and targeting new potential markets. Whereas the virtual media photoshoots used consisted of social media references, media technology and the relationship between technology and photography media in order to improve business activities amid the ongoing Covid-19 pandemic.
E-GOVERNMENT: STUDY FENOMENOLOGI RW-NET SEBAGAI PELAYANAN PUBLIK YANG TRANSPARAN DAN AKUNTABEL DENGAN OPTIMALISASI FUNGSI E-GOVERNMENT DI PEMERINTAH KOTA BANDUNG Viky Ferdiansyah; Dasrun Hidayat
J-IKA : Jurnal Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas BSI Bandung Vol 1, No 1 (2014): Jurnal J-IKA
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (770.298 KB) | DOI: 10.31294/kom.v1i1.221

Abstract

Abstrak - Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui makna  Program RW-Net  dalam peningkatan layanan publik yang dapat diterima secara transparan dan dapat dipertanggung jawabkan kepada masyarakat. Pada pelaksanaanya, RW-Net sebagai sarana dalam menerapkan fungsi dari E-Government di pemerintah kota Bandung sangat diperlukan untuk membantu pelaksanaan pemerintahan. Penelitian ini fokus pada  pembahasan tentang makna Program RW-Net dan Pola Layanan Publik dalam Program RW-Net sebagai wujud fungsi E-Government. Hasil penelitian yang diperoleh adalah RW-Net  memberikan  kemudahan  berkomunikasi dan berinteraksi antara warga dengan  pemerintah, atau warga dengan warga lainnya. Pemerintah Kota Bandung bisa menyampaikan  informasi tanpa perantara yang biasanya memakan waktu. Jika program ini sudah berjalan secara maksimal, maka keterbukan dan akuntabilitas antara pemerintah dengan warga akan sangat terasa, sehingga  memudahkan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa  pengembangan e-government menghasilkan kedekatan dan interaksi atau keterlibatan masyarakat semakin besar, luas dan cepat. Pola interaksi berubah dari  one  stop  service menjadi  non-stop service. Namun, Pola pelayanan dalam RW-Net tergantung dari bagaimana budaya kerja organisasi dan kesiapan teknologi serta sumber daya manusia yang dapat mempengaruhi pelaksanaan pemerintahan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.Kata Kunci: RW-Net, Pola Layanan Publik, Transparan, Akuntabel. Abstract - The purpose of the study was to determine the meaning of RW-Net Program in improving services that can be received in a transparent and accountable to the public. In the implementation, RW- Net as a means to implement the function of E-Government in city government is needed to assist the implementation of the government. This research focuses on the discussion of the meaning of RW-Net Programs and Patterns of Public Service in RW-Net program as a form of E-Government. The results obtained are RW Net provides ease of communication and interaction between citizens and government, or people   with other people. Bandung City Government can convey information without intermediaries who usually takes. If the program is already running optimally, then openness and  accountability between government and citizens will be felt, making it easier for public confidence in the government. The final conclusion is that the development of e-government interactions or generate closeness and greater community involvement, wide and fast. Interaction patterns changed from one stop service to non-stop service. However, the pattern of the RW-Net services depends on how the work culture of the organization and readiness of technology and human resources that could affect the implementation of government transparent and accountable. Keywords: RW-Net, Patterns Of Public Service, Transparent, Accountable
KOMUNIKASI ANTARPRIBADI DALAM MEMBANGUN KEPRIBADIAN SANTRI Mudzammil Fikri Haqani; Dasrun Hidayat
J-IKA : Jurnal Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas BSI Bandung Vol 2, No 1 (2015): Jurnal J-IKA
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (531.355 KB) | DOI: 10.31294/kom.v2i1.201

Abstract

Abstract : The focus of this research is the fulfillment of emotional needs of students in the boarding school Baitul Izzah that the majority of his students are still out of educational primary school and still in dire need of attention and affection from their parents and teachers. With the fulfillment of emotional needs, students will reflect a healthy personality. This study used a qualitative approach, case study and critical theory paradigm. The result of this study is a model of emotional fulfillment students, which is Taking Role Model, a model of role-taking in order to grow the concept of self-confident students, Protection of Student Model, a boarding school rules in order to protect students feel comfortable living in the boarding school, Model Environment , an environment and parental involvement in the formation of personality, Model awareness, is the result of the awareness of parents of students personality, and Model of emotional needs which is fulfilling the emotional needs through parent and teacher relationships.Keywords: Personality, Taking Role Models, Protection of Student Model, Model of Emotional Needs. Abstrak : Fokus penelitian ini adalah metode pemenuhan kebutuhan emosional santri di pondok pesantren Baitul Izzah yang mayoritas santrinya masih mengeyam pendidikan SD dan masih sangat membutuhkan perhatian dan kasih sayang dari orang tua dan pengajar mereka. Dengan terpenuhinya kebutuhan emosional, akan tercermin kepribadian santri yang sehat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, metode studi kasus dengan paradigma teori kritis. Hasil penelitian ini adalah model pemenuhan kebutuhan emosional santri, yaitu Model Role Taking, merupakan model pengambilan peran agar tumbuh konsep diri santri yang percaya diri, Model Protection of Student, merupakan peraturan pondok pesantren dalam melindungi santri agar merasa nyaman tinggal di pondok pesantren, Model Environment, merupakan keterlibatan lingkungan dan orang tua dalam terbentuknya kepribadian, Model Awareness, merupakan hasil dari kesadaran orang tua terhadap kepribadian santri, dan Model of Emotional Needs yang merupakan pemenuhan kebutuhan emosional melalui hubungan orang tua dan pengajar.Kata kunci: Kepribadian, Model Role Taking, Model Protection of Student, Model of Emotional Needs
Kemasan Baso Cinta Dasrun Hidayat
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 2 No. 2 (2012): Oktober
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.861 KB) | DOI: 10.15642/jik.2012.2.2.%p

Abstract

Brand
Pendekatan intercultural communication pada public relations PT Santos dalam membangun komunikasi empati Neng Yayu; Anisti Anisti; Dasrun Hidayat; Mahardiansyah Suhadi
PRofesi Humas Vol 4, No 1 (2019): PRofesi Humas Accredited by Kemenristekdikti RI SK No. 10/E/KPT/2019
Publisher : LP3 Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1041.901 KB) | DOI: 10.24198/prh.v4i1.18626

Abstract

Fenomena yang diteliti tentang komunikasi yang dibangun oleh public relations PT Santos. Pada praktiknya komunikasi tidak berjalan baik sehingga diperlukan pendekatan khusus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendekatan komunikasi antara public relations Santos dengan masyarakat Gili Genting Madura Provinsi Jawa Timur. Untuk menemukan tujuan tersebut, peneliti menggunakan metode kualitatif dengan studi etnografi public relations. Studi ini berfokus pada perilaku komunikasi untuk membangun hubungan. Dalam hal ini adalah komunikasi empati public relations dalam membangun hubungan dengan masyarakat Gili Genting. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara mendalam yang melibatkan delapan orang informan. Adapun teori yang digunakan yaitu teori public relations budaya, komunikasi empati dan manajemen hubungan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pendekatan komunikasi empati public relations PT Santos, dipengaruhi oleh budaya lokal. Budaya sebagai konteks komunikasi untuk memahami situasi masyarakat setempat. Hal ini dilakukan melalui kegiatan analisis situasi. Selanjutnya, public relations membuat perencanaan komunikasi meliputi pembuatan program, sosialisasi program, dan evaluasi program. Pendekatan yang dilakukan melalui keterlibatan secara langsung dengan kegiatan masyaraat. Public Relations menyesuaikan diri, melakukan adaptasi dengan lingkungan setempat. Penyesuaian meliputi bahasa dan gaya berpakaian. Hal ini sangat membantu perolehan data yang dapat dijadikan sebagai dasar pembuatan dan sosialisasi program. Keterlibatan diri dengan menposisikan sebagai anggota masyarakat setempat merupakan bagian dari upaya komunikasi empati yang dibangun oleh public relations. Komunikasi ini dilandasi oleh rasa percaya dan keterbukaan sehingga dapat membangun relasi budaya.
Strategi Public Relations DJ Arie School Mempertahankan Corporate Branding Selama COVID-19 Merri Indriana; Dasrun Hidayat
Lingkar Studi Komunikasi (LISKI) Vol 7 No 2 (2021): SEPTEMBER 2021
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/liski.v7i2.3600

Abstract

. Artikel ini membahas tentang strategi Public Relations suatu perusahaan yang sedang terkena dampak wabah virus berbahaya yaitu COVID-19. Keadaan ini membawa suatu perubahan, karena manusia dituntut masuk ke era disruptif. Manusia dituntut untuk lebih pintar dalam menggunakan dan memanfaatkan media digital. Metode fenomenologi merupakan studi yang digunakan dalam penelitian ini dengan pendekatan kualitatif. Adapun tujuan penelitian untuk mengetahui cara agar perusahaan tidak mengalami krisis dan tetap bertahan selama era disruptif dengan menggunakan media digital. Informan yang terlibat adalah Public Relations, Owner DJ Arie School, dan administration DJ Arie School di kota Bandung. Teknik penentuan informan secara purposive menentukan kriteria informan yang dapat menjadi key person dalam penelitian. Public Relations DJ Arie School melakukan strategi Public Relations yang efektif sesuai teori Cutlip & Center terdapat 4 tahapan yaitu: Fact Finding and Feedback, Planning and Programming, Communicating and Action, and Evaluation. Peneliti menemukan pengalaman tentang pemanfaatan media digital dalam proses strategi Public Relation DJ Arie School selama terkena dampak COVID-19. Hasil penelitian menunjukan bahwa strategi Public Relations DJ Arie School melalui media digital dalam mempertahankan Corporate Branding selama wabah COVID-19 menjadi solusi yang sangat baik untuk perusahaan. Penelitian ini dapat dijadikan pedoman untuk masyarakat pemilik perusahaan besar ataupun kecil yang sedang terkena dampak COVID-19 dengan cara, menerapkan strategi melalui media digital dan membangun citra perusahaan agar tidak mengalami penurunan secara drastis kedepannya. Kata Kunci: Corporate Branding, Covid-19, Media Digital, Pandemi, Strategi Public Relations.
KONSTRUKSI GENDER DALAM PERKAWINAN "NYAKAK" DAN "SEMANDA" DI MASYARAKAT ADAT SAIBATIN LAMPUNG Dasrun Hidayat
Lingkar Studi Komunikasi (LISKI) Vol 2 No 1 (2016): FEBRUARI 2016
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/liski.v2i1.52

Abstract

This study focuses on the marital status Nyakak construction and Semanda in customary marriage Saibatin society. Construction of the meaning of the marital status through a gender perspective. Saibatin recognize three types of marital status; (1) marriage Nyakak, (2) the marriage Semanda, (3) and marriage Kings. The study used a qualitative approach to the constructivist paradigm and methods of phenomenology. Saibatin informant indigenous peoples who undergo marital status Semanda and Nyakak Sukabanjar Lampung village. The study states that indigenous peoples Saibatin Lampung, more familiar forms of marital status Nyakak and Semanda. Marital status used as one of the conditions determining customary title or Juluk Adok the bride and groom. Saibatin society, explicitly recognize patriarchal lines or following the path of man, so that after marriage the wife came home with the husband's family or customary terms Saibatin namely Nyakak. While the application of marriage Semanda, know matrilineal system, after marriage the husband follows the lines and kinship status wife. All related roles and responsibilities of the material as well as customs automatically switch family wife. Nyakak marriage and Semanda occur due to several factors such as economic status, parents have many children, all children consisting of all female or all male, child, first child and for not getting permission from parents. Marital status Kings today become an alternative for indigenous communities Saibatin. They decided this as a gesture of rights and the same responsibilities, so that they do not wish to be bound by or among the family of marital status. Marriage Kings is rated as a solution in the middle of gender dominiasi between family men and women.
RESPON MASYARAKAT TERHADAP BANTUAN PEMERINTAH SELAMA COVID-19 DI KOTA BANDUNG Yuliana Maknolia; Dasrun Hidayat
Jurnal Mutakallimin : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jm.v3i2.3694

Abstract

Kajian ini dilatar belakangi oleh situasi pandemi COVID-19. COVID-19 merupakan virus jenis baruyang saat ini belum ditemukan obat dan vaksin yang bisa digunakan untuk mengatasi penularan danpenyebarannya. Hal ini membuat pemerintah dan pihak-pihak bersangkutan harus bekerja keras untuk menanganisituasi ini. Berbagai upaya dilakukan pemerintah untuk mengatasi pandemi ini, mulai dari peningkatan protokolkesehatan, pelaksanaan physical distancing hingga penyaluran bantuan secara ekonomi dan sosial kepadamasyarakat terdampak COVID-19. Salah satu bantuan yang dikeluarkan pemerintah adalah BLT atau BantuanLangsung Tunai. Bantuan ini menimbulkan berbagai respon dari masyarakat, mulai dari kritik mengenaipenyalurannya yang tidak tepat, manfaat dari bantuan ini, hingga saran yang disampaikan masyarakat mengenaikeefektifan bantuan yang diberikan. Respon merupakan reaksi penolakan atau persetujuan dari diri seseorangsetelah menerima pesan. Timbulnya respon disebabkan oleh adanya subjek yang menarik perhatian komunikan.Adapun respon yang dimaksud seperti Menurut Saifuddin Azwar (2015:14) dalam bukunya yang berjudul SikapManusia Teori dan Pengukurannya respon adalah suatu reaksi atau jawaban yang bergantung pada stimulus ataumerupakan hasil stimulus tersebut. Respon hanya timbul apabila individu dihadapkan pada stimulus yangmenghendaki adanya reaksi individu. BLT dari pemerintah menyebabkan munculnya respon dari masyarakatyang justru banyak menuai kritik. Hal ini terjadi disebabkan kurangnya informasi, sosialisasi dan kegagalandistribusi yang mengakibatkan BLT yang disalurkan tidak tepat sasaran.Kata Kunci: COVID-19;Bantuan Langsung Tunai;Respon masyarakat.
Co-Authors A Rohendi A Rohendi A. Rohendi Acep Rohendi Achmad Wildan Kurniawan Achmad Wildan Kurniawan, Achmad Wildan Afifah Nurul Mardhiyah Agia Dwi Vici Utami Agueda Da Conceicao Agung Prasetya Agung, Wiseto Prasetyo Ahmad Jaenal Mustopa Jaenal Mustopa Aisya Sucy Nabila Alam, Hikmatul Alila Pramiyanti Aliya Azrifatin, Anis Alvi Fitrianti Alya Rahma Zahrani Andikarya, Oke Andikarya, R. Oke Anisa Nurul Hasanah Anisti, Anisti Annisa Luthfah Shafira Annisa Nurhasanah Arif Nur Hidayanto Arif Rachman Arif Rachman Arzaq Fikrian Zahrawan Astuti, Gita Atie Rachmiatie Aulia, Ellena Fitri Axel Ivander Ayu Wulandari Bagenda, Wahyuddin Bambang Sugiyarto Baruna Tyaswara Baskoro, Lahandi Bayu Rizky Ramadhani Beatrik Yunike Yulanda Sroyer Berliani, Ajeng Novia Birowo, Anandito Budi Santoso Budi Santoso Cecilia Putri Christa Citta, Givania Diwiya Darajat Wibawa Deri Hanafy D Dessy Maya Kartika Eka Putri Destien Mistavakia Sirait Dian Aprianita Diana Soesilo, Diana Diaz Alifarizki Zuvarcan Dinda Rizkyana Diny Fitriawati, Diny Dudi Rustandi Dwi Budi Santoso Dyah Putri Ayuningtyas Eli Susana, Eli Ellena Fitri Aulia Elsa Yuniarti Endang Komara Engkus Kuswarno Erliany Syaodih Erliany Syaodih Fadilah, Alya Najla Fatmah Hulaibi Febry Ramadanu Feliza Zubair Feliza Zubair Femi Oktaviani Ferdinandus Ngare Firda Diah Utami Freddy Yusanto Gartika Rahmasari Gartika Rahmasari, Gartika Gita Melati Gusdianto, Adi Gustini, Leili Kurnia Halita, Yessi Okta Hamdani, Neng Heni Rachmawati Handayani , Nining Handayani, Ni Luh Handhika Perdhana Putra Hanny Hafiar Harikatang, Agung Damai Haslina Halim Haura Hermawanti Hendrawan, Heri Henhen Siti Rugoyah Hidayat, Sarah Nursa'diah I Made, Dwi Saputra Ida Ayu Galih Pertiwi Ign Wiseto P Agung Indria Angga Dianita ingrid susanti Irsan Mubarak Ismail, Muhammad Iswanto Iswanto Jayawijaya, Firman Julia Nur Andina Kahar Mulyani Kahar Mulyani Kahar Mulyani Kahar Mulyani Kamarani, Dinar Dina Karamani, Dinar Dina Karina Widia Sari Supriatna Karlina Nadya Kharmi Juni Yanti Koleangan, Peter Joshua Alexander Kusharini, Omitta Yuliastuti Lalu Anugrah Nugraha Lazuardy, Muhammad Azhary Lee, Yoseph Lena Lena Lestari, Yuniati Lyndon, Novel Lyndon, Novel Anak Maeskina, Mega Mutia Maharani Siregar Maharani, Iris Fatia Mahardiansyah Suhadi Mahardiansyah Suhadi Manik, Siti Lolo Sundari Maya Retnasari Maya Retnasary Maylanny Christin Mega Mutia Maeskina Mega Mutia Maeskina Mega Puspa Dias Merri Indriana Merri Indriana Mochamad Sukrisno Mardiyanto Mohamad Audy Novaldi Mubaraq Juli Saputra Mudzammil Fikri Haqani Muhammad Raji Alfathian Muhammad Rofi Jamil Mujianto, Haryadi Mulyana Syarip Panjia Mulyani, Kahar Nabila Damayani Marzaman Nadia Agustina Rahayu Nano Isdiyanto Naya, Pramedistiyani N Ain Neng Yayu Nining Handayani Nining Handayani Noer Rizky Helga Widowati Noer Rizky Helga Widowati Noeraida Noeraida Nofha Rina Nopita Dewi Nova Yasita Novian Agung Pratama Novianti Eka Kartika Nur Afifa, Vanessa Aura Nur'aeni Tarmidzi Nur'aeni, Nur'aeni Nur, Risti Nur’Aeni, Nur’Aeni Pasha Muhpriaji Pipit Fitriani Poppy Yuniawati Primaditya, Intan Nararia Purwadhi Purwadhi Purwadhi Purwadhi Purwadhi Purwadhi R Oke Andikarya R. Oke Andikarya Rahmani, Tazkia Falah Rahmat Hidayat Raihan Robiansyah Rangga Alfara Raudya Putri Damayanti Rena Delianti Reza Rizkina Taufik Rhenald Fahmi Andhika Rian Andriani Rico Kurnia Yudhaswara Rinawati Rinidji, Alif Putra Robert Robert Rohendi, A Rubini, Rizki Adriansyah S Nurul Fatonah Salinda, Rheihan Atridya Saputra, Yakobus Angga Ricardo Saputri, Almauri Satia Rahmawati, Lusi Seli Dela Sufiati Sigourney Ruth Bunga Tanuwijaya Simamora, Harmoni Sobia Shahzad Sri Dewi Setiawati Suci Nujiana Sudiryo Sudiryo Sudiryo Sudiryo, Sudiryo Suherman, Suherman Sukajie, Bambang Sukatno Krisbianto Sukatno Krisbianto Sukma Sahadewa Sukma, Firandicha Prawira Sukmawati, Nisrina Sulistyowati, Yekti Surman, Surman Susanto, Dede Himawan Dwi Suyono, Seso Sulijaya Syafiqoh, Salwa Syarifuddin , Didin Syifarina Mutiara Oktaviani Tabitha Hemastuti Tara, Elena Silvia Tita Melia Milyane Titin Suhartini Titin Suhartini Trisnaryan Pratama, Fahri Ummah, Syadathul Utomo, Muhammad Aditya Vebrianti, Seni Veranita, Mira Vica Claudia Budiono Viky Ferdiansyah Yani Restiani Yani Restiani Widjaya Yani Restiani Widjaya Yaser Mubarok Yen Efawati Yenie Surveyanti Yolanda Maulydia Yuliana Maknolia Yuniati Lestari Zainur Rosidah Zikri Fachrul Nurhadi, Zikri Fachrul Zulfa Nurul Fath