Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN IPAS BERBASIS ETNOSAINS UNTUK LITERASI SAINS BAGI SISWA KELAS V Ndoya, Maria Karmelita; Ledu, Maria Goreti Gowa; Lawe, Yosefina Uge; Pae, Yolenta Ule
Jurnal Ilmiah Mandalika Education (MADU) Vol. 2 No. 1 (2024): APRIL
Publisher : Lembaga PKBM Tunas Harapan Varoso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/madu.v2i1.122

Abstract

Literasi merupakan salah satu alat terpenting dalam mendidik siswa dan masyarakat umum. Akibat keluarnya Indonesia dari kawasan Asia Pasifik, negara kepulauan ini menjadi negara literasi. Penelitian ini menggunakan metode analisis tindakan kelas. Subjek artikel ini adalah Seksi V SD Inpres Mauponggo Kabupaten Nagekeo yang berjumlah 27 anggota dengan rentang usia 17 hingga 10 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi sains berbasis etnosains ketika membandingkan IPAS dengan literasi. Pohon literasi dipilih karena dapat membangun kreativitas peserta didik yang meliputi daya pikir dan kreativitas, serta memotivasi peserta didik untuk selalu membaca. Selain itu, pohon literasi berkembang secara lambat dan lambat. Pohon literasi dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas hidup para siswa. Demikianlah contoh Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terbagi menjadi dua bagian, yang masing-masing bagiannya mulai dari observasi, refleksi, perencanaan, tindakan, observasi, hingga refleksi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah silabus, rencana pelaksanaan pembelajaran, lembar observasi, dan tes keterampilan literasi. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dapat diketahui bahwa masyarakat sastra V Sd Inpres Mauponggo banyak dipengaruhi oleh berbagai media sastra. Dengan menggunakan prasiklus, tingkat pencahayaan yang diterima oleh subjek digambarkan berada pada kisaran 13 sampai 15. Kualitas dari hasil kerja seseorang dijabarkan sebagai kategori dengan rasio rata-rata 39,2 untuk Bagian I. Kemampuan literasi peserta yang dijabarkan pada bagian II masuk ke dalam kategori rata-rata 55.
PENGGUNAAN ALAT PERAGA IPAS DALAM MENINGKATAKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS V SDK MATALOKO Nuwa, Aprilia Ayuni Io; Meo, Antonia ripo; Lawe, Yosefina Uge; Wunu, Mathilde Dhiu
Jurnal Ilmiah Mandalika Education (MADU) Vol. 2 No. 1 (2024): APRIL
Publisher : Lembaga PKBM Tunas Harapan Varoso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/madu.v2i1.124

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas 5 di SDK Mataloko melalui penggunaan alat peraga dalam pembelajaran IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial). Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar, observasi, dan wawancara dengan peserta didik.Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam hasil belajar peserta didik setelah penerapan alat peraga. Pada siklus pertama, rata-rata nilai meningkat dari 65 menjadi 75, sedangkan pada siklus kedua meningkat menjadi 85. Selain itu, penggunaan alat peraga juga meningkatkan motivasi dan partisipasi aktif peserta didik dalam proses pembelajaran. Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa penggunaan alat peraga IPAS efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas 5 SDK Mataloko
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL PADA PEMBELAJARAN IPAS DI KELAS IV Dhey, Kristanti Afriliana; Ndek, Fransiska Saveriana; Tini, Fransiskus Aloysius; Lawe, Yosefina Uge; Loda, Theresia
Jurnal Ilmiah Mandalika Education (MADU) Vol. 2 No. 1 (2024): APRIL
Publisher : Lembaga PKBM Tunas Harapan Varoso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/madu.v2i1.133

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis kearifan lokal dalam pembelajaran ilmu pengetahuan alam dan sosial (IPAS), media pembelajaan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi IPAS sekaligus memperkenalkan dan melestarikan kearifan lokal. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development ( R&D). Pengembangan produk dilakukan pada tiga tahap utama, yaitu analysis, desain dan development. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan efektif digunakan dalam pembelajaran IPAS. Media ini mendapatkan respon positif dari siswa dan guru, serta mampu meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Implementasi kearifan lokal dalam media pembelajaran ini juga mendapatkan apresiasi karena mampu memperkaya pengetahuan siswa mengenai kearifan lokal. Dengan demikian, pengembangan media pembelajaran berbasis kearifan lokal ini dapat dijadikan sebagai alternatif media pembelajaran yang inovatif dan kontekstual dalam pembelajaran IPAS.
PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ETNOSAINS DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH Maria Bate; Poang, Fransika; Lawe, Yosefina Uge; Lodo, Noni Stephana A
Jurnal Ilmiah Mandalika Education (MADU) Vol. 2 No. 1 (2024): APRIL
Publisher : Lembaga PKBM Tunas Harapan Varoso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/madu.v2i1.134

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan media pembelajaran berbasis etnosains dalam meningkatkan keterampilan pemecahan masalah. media pembelajaran berbasis etnosains mengintegrasikan konsep ilmiah dengan nilai-nilai budaya lokal sehingga menciptakan konteks pembelajaran yang lebih relevan dan menarik bagi siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode PTK (penelitian tindakan kelas) dengan subjek penelitian siswa sekolah dasar sebanyak 23 orang. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan tes keterampilan pemecahan masalah sebelum dan sesudah penerapan media pembelajaran berbasis etnosains. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadinya peningkatan hasil tes keterampilan pemecahan masalah pada siklus I diperoleh nilai rata-rata 74,43 dan persentase 74,43% serta ketuntasan klasikal sebesar 47,09%. Pada siklus IIterjadi peningkatan jyang signifikan yaitu diperoleh nilai rata-rata keterampilan pemecahan masalah sebesar 79,61 dan persentase 79,61% dengan ketuntasan klasikal sebesar 91,35%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan media pembelajaran berbasis etnosains dapat meningkatkan keterampilan pemecahan masalah pada siswa kelas V di SDN Sobo.
IMPLEMENTASI LESSON STUDY UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPAS PADA SISWA KELAS V SDK RAKALABA Ta'i, Yasinta; Nanga, Benyamin; Yosefina Uge Lawe; Mego, Maria Yasinta
Jurnal Ilmiah Mandalika Education (MADU) Vol. 2 No. 1 (2024): APRIL
Publisher : Lembaga PKBM Tunas Harapan Varoso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/madu.v2i1.135

Abstract

Berdasarkan temuan observasi, peneliti menyimpulkan bahwa prestasi akademik siswa, khususnya pada mata pelajaran sains di SDK Rakalaba, sangat buruk. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai efektivitas pemanfaatan Lesson Study dalam meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas V SDK Rakalaba. Metodologi penelitian yang digunakan adalah pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang melibatkan 33 siswa kelas V. Data dikumpulkan melalui penilaian hasil belajar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa prestasi akademik siswa pada mata pelajaran IPA di SDK Rakalaba telah menunjukkan peningkatan. Hal ini terlihat dari peningkatan prestasi belajar siswa dengan rata-rata hasil meningkat sebesar 75%, daya serap sebesar 80%, dan ketuntasan belajar sebesar 85% dari siklus I ke siklus II setelah dilakukan penerapan Lesson Study. Oleh karena itu, penerapan Lesson Study dinilai dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Disarankan peneliti bagi sekolah dan guru SDK Rakalaba untuk memperkenalkan kegiatan Lesson Study pada kelas mata pelajaran lain untuk meningkatkan hasil belajar siswa.
IMPLEMENTASI ASESMEN NONKOGNITIF PADA ASPEK KESIAPAN BELAJAR BAGI SISWA KELAS IV Odje, Maria Stefania; Ngadha, Christina; Lawe, Yosefina Uge; Ceme, Margareta
Jurnal Ilmiah Mandalika Education (MADU) Vol. 2 No. 1 (2024): APRIL
Publisher : Lembaga PKBM Tunas Harapan Varoso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/madu.v2i1.139

Abstract

This research aims to explore the application of non-cognitive diagnostic assessments related to learning readiness and learning styles of grade IV students at SDK Tanalodu, Ngada Regency. The research method used is descriptive analytical with a qualitative approach. Data was collected through questionnaires, interviews and direct observation. The results of the analysis show that the majority of students (80.79%) show fairly good or higher learning readiness, with 46.16% in the fairly good category and 34.63% in the good category. Nevertheless, 19.21% of students showed the poor category, highlighting the need for additional attention to them. Variations in student learning styles were identified with the dominance of kinesthetic style (47.11%), followed by auditory style (26.95%) and visual style (26.95%). These findings emphasize the importance of considering learning style preferences in developing learning strategies that effectively support student learning success. This research provides a comprehensive picture of students' learning readiness and learning styles at SDK Tanalodu, with implications for the adoption of more adaptive and personalized learning approaches according to individual learning needs
PERAN GURU DALAM MELAKSANAKAN PEMBELAJARAN IPAS SESUAI KEBUTUHAN SISWA Menge, Catharina Derici; Weo, Maria Stefania; Lawe, Yosefina Uge; Ndola, Maria Roliastri Y
Jurnal Ilmiah Mandalika Education (MADU) Vol. 2 No. 1 (2024): APRIL
Publisher : Lembaga PKBM Tunas Harapan Varoso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/madu.v2i1.140

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peran guru dalam pembelajaran IPAS di kelas IV. Penelitian deskriptif kualitatif dilakukan dalam penelitian ini. Penelitian dilakukan di SDI Aekela. Guru dan siswa kelas IV yang berjumlah 16 siswa menjadi sumber data utama penelitian ini. Observasi, wawancara dan dokumentasi merupakan metode pengumpulan data. Tahapan analisis data meliputi reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, peran guru dalam pembelajaran IPAS adalah 1) Guru sebagai fasilitator. Sebagai fasilitator, guru berperan dalam pengembangan media pembelajaran IPAS, seperti media pembelajaran berbasis video dan media pembelajaran berbasis gambar, yang akan digunakan dalam proses pembelajaran. 2) Guru sebagai manajer pembelajaran. Guru bertanggung jawab merencanakan tujuan pembelajaran yang akan diajarkan, termasuk pertanyaan kepada siswa, sebagai manajer pembelajaran. 3) Guru adalah sebagai motivator, Guru mempunyai peran dalam memotivasi siswa selama pembelajaran berlangsung. 4) Guru adalah pembimbing. Guru adalah pemberi bimbingan kepada siswa secara individu atau kelompok. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa guru kelas IV SDI Aekela berusaha menjalankan perannya dalam pembelajaran IPAS.
PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ETNOSAINS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH IPAS PADA SISWA KELAS IV Itu, Maria Alexandra; Soro, Viorentina Meo; Lawe, Yosefina Uge; Ferdinandus, Maria Suzana
Jurnal Ilmiah Mandalika Education (MADU) Vol. 2 No. 1 (2024): APRIL
Publisher : Lembaga PKBM Tunas Harapan Varoso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/madu.v2i1.141

Abstract

Abstract : This study aims to implement and evaluate the effectiveness of the use of ethnoscience-based learning media in improving the skills of fourth grade students in solving science problems. The research method used is classroom action research (CAR). This study aims to improve students' ability in solving problems through the use of ethnoscience-based learning media. Data were collected through problem-solving ability tests, classroom observations, and interviews with students and teachers. Data analysis was carried out qualitatively by comparing student progress between cycles to evaluate the effectiveness of the media. The results showed a significant increase in students' problem- solving abilities after using ethnoscience-based media. In the first cycle, the average score of students' problem-solving tests was 62.6 with a passing rate of 35%. In the second cycle, there was an increase with an average score of 75.5 and a passing rate of 75%. The increase from the first cycle to the second cycle was 12.9%, with a significant increase in the passing rate of 40%. In conclusion, the use of ethnoscience-based learning media is effective in improving the skills of fourth grade students in science problems at SDK Kisanata
PENERAPAN MODEL PBL BERBASIS ETNOSAINS DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR IPAS SISWA KELAS V SDK WOLOWIO Lulu, Maria Julita; Dhiu, Maria Isabela; Lawe, Yosefina Uge; Koe, Magdalena
Jurnal Ilmiah Mandalika Education (MADU) Vol. 2 No. 1 (2024): APRIL
Publisher : Lembaga PKBM Tunas Harapan Varoso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/madu.v2i1.142

Abstract

The application of learning models that are less effective can cause a decrease in students' interest in learning, especially in science and science learning in elementary schools. This lack of interest is often caused by students' failure to solve problems related to the subject matter. This research aims to ask whether the ethnoscience-based Problem Based Learning (PBL) model can increase students' interest in learning in elementary schools. The research population consisted of 18 fifth grade students at SDK Wolowio, and the type of research used was classroom action research. Data was collected through questionnaires and tests, with the results of data analysis using qualitative descriptive. The research results showed that in cycle I, students' interest in learning in the low category reached 17%, medium 61%, and high 0%. However, in cycle II, the low category decreased to 0%, medium to 11%, and high to 89%. Based on these findings, it can be concluded that the application of the ethnoscience-based PBL model is effective in increasing students' interest in learning.
ANALISIS ASESMEN KONGNITIF DAN NON KONGNITIF MATA PELAJARAN IPA KELAS V PADA KURIKULUM MERDEKA DI SDK WAERANA ll Algiana Yuliamat Rasapril Jaun; Alvensiana Ayuti Ratna Ndasi; Yosefina Uge Lawe
Jurnal Ilmiah Mandalika Education (MADU) Vol. 2 No. 2 (2024): OKTOBER
Publisher : Lembaga PKBM Tunas Harapan Varoso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/madu.v2i1.189

Abstract

Kurikulum Merdeka merupakan kurikulum yang digunakan pada dunia Pendidikan Indonesia saat ini, dimana proses pembelajaran dilaksanakan dengan berpusat pada siswa dan pada kebutuhan, serta karakteristik peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informsasi terkait kecendrungan gaya belajar peserta didik kelas V SDK Waerana II. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif yang mengumpulkan data melalui observasi, angket, dan wawancara yang dikembangkan sesuai dengan perkembangan peserta didik. Hasil penelitian ini dimasukan sebagai asesmen kognitif dan non kognitif, sebagai bahan untuk pelaksanaan proses pembelajaran pada mata Pelajaran IPA. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan peneliti bahwa gaya belajar peserta didik berbeda-beda yang meliputi gaya belajar auditorik, visual, dan audiovisual. Hal ini menunjukan bahwa pemahaman tentang kesiapan gaya belajar siswa sangat penting bagi pendidik untuk mengoptimalkan strategi mengajar dan meningkatkan hasil belajar siswa.
Co-Authors Adong, Yordanius Adriana Wea Sopo Adriana Wea Sopo Agustin Palmarista Bela Agustina Mogi Alensiana Ayuti Ratna Ndasi Alexander Uta Alexandra itu Algiana Yuliamat Rasapril Jaun Algiana Yuliamat Rasapril Jaun Alvensiana Ayuti Ratna Ndasi Alwisia Meo Ana Fortunata Longa Anastasia Range Andi Nafsia Angela Mersi Yitu Angeliani Permata Liu Anggela Fridoliani Meo Antonia Jelaha Antonia Ripo Meo Aprilia Io Arnoldus Yansen Watu Awe, Ermelinda Yosefa Baka, Maria Yasinta Bali, Yohanes Fromantius Bate, Nasarius Sensius Bebhe, Agustina Beka, Dionisia Beku, Veronika Yuliana Bela, Agustin Palmarista Benyamin Nanga Bergita Raga Bernadetha Soubyrous Yadha Beru, Martha Yuliani Bhaya, Maria Imakulata Prihartini Bhena, Maria Melania Oktaviana Bhoki, Emirensiana Bhoko, Vinsensia Bolo, Maria Oliva Bozu, Monika Brigita Siwu Ceme, Margareta Chatarina Chatarina Derici Menge Christina Ngadha Cristina Marlinda Deme Daniela Densi Dhiku Deghe, Marselinus Deme, Cristina Marlinda Desidaria Noge, Maria Dhema, Ludgardis Noe Dhema, Yuliana Dhera, Maria Magdalena Dhey, Kristanti Afriliana Dhiu , Maria Anjelina Dhiu, Ludgardis Maria Dhiu, Lusia Florida Dhiu, Maria Isabela Dhoka, Fransiska Angelina Dimas Qondias Dimas Qondias Dopo, Trivonia Dua, Tarsisius Donbosko Dugo Towary, Maria Y. Deu Dungan , Kristiani Edelbertus Wede Efrida Ita Elisabeth Tantiana Ngura Elisantinia Endu Emiliana Wae Endu, ElisantiNia Endu, Santi Ermelinda Mbagha Ernesta Menge ESTIANA NESI Falentina Kedhi Ferdinandus Bate Dopo Ferdinandus, Maria Suzana Feto, Wilhelmus Fono Fole, Fransisika Fransisika Fono Fole Fransiska Angelina Dhoka Fransiska Poang Fransiska Saveriana Ndek Fransiskus Tonda Fransiskus Xaverius Dolo Fransiskus. A Tini Gego, Yosephina Emirensiana Wea Gensiana Mawa Gheme, Selviana Gua, Oktaviani Harti, Maria Dolfina Hendriana Audogsia Mawa Hendriana Audogsia Mawa Heribertus Agaptus Wea Ida Bagus Putu Arnyana Inda, Fransiska Kabrini Inggo, Maria Srimaya Io, Aprilia Irmina Marince Itu itu, Alexandra Itu, Irmina Marince Itu, Maria Alexandra Jaun, Algiana Yuliamat Rasapril Jelaha, Antonia Kae, Ester Rosadalima Kaka, Philipus Wungo Kaka, Yakub Lere Karolus Dhena Karunia, Yustina Kata, Fransiska Klara Pare Klau, Angelina Eno Koe, Magdalena Kristanti Afriliana Dhey Kristina Kedhi Kristina Milo Kua, Maria Yuliana Laba Laksana, Dek Ngurah Laba Laksana, Dr. Dek Ngurah Lajo, Maria Yunita Laksana, Dek Ngurah Laba Lalo, Libertus ledu, Maria Goreti Gowa Lelo, Theresia Avila Menge Libertus Lalo Linung, Flaviana Lobo, Yanuarius Sebastianus Loda, Theresia Lodo, Noni Stephana A Longa, Viviana Meo Lopa, Sebastiana Beo Lulu, Maria Julita Luna, Yohana Yosefa Lusia Florida Dhiu Luxcya Martir Wona Manggus, Meliana Yosefa Mara Oktaviani Pio Maria Alexandra Itu Maria Alexandra Itu Maria Angela Marici Tanggo Maria Anisiata Sito Maria Bate Maria Dela Yona Maria Desidaria Noge Maria Desidaria Noge Maria Desideria Noge Maria Goreti Gowa Ledu Maria Iko Maria Ines Pare Maria Isabela Dhiu Maria Julita Lulu Maria Kristina Ngadhi Maria Kristina Ytu Maria Lidwina Teku To Maria Listia Jawa Maria Oktaviani Pio Maria Patrisia Wau Maria Stefania Odje Maria Stefania Weo Maria Y. Deu Dugo Towary Maria Yasinta Ytu Maria Yefilmat Ndana Maria Yunita Lajo Maria Yunsiana Ninu Mario Antonius Basan Marselina Dua Marselina Pau Marselina Yolanda Bupu Marselinus Deghe Marsianus Aristo Tangi Martina Simplisia Baghe Martir , Luxcya Mawa, Hendriana Audogsia Mego, Maria Yasinta Meka, Marsianus Melania Tuna Melkior Wewe Melkior Wewe Meme, Yosefina Owa Menge, Catharina Derici Meo, Alwisia Meo, Antonia Ripo Meo, Katarina Miding, Maria Kristianti MOGI, AGUSTINA Mogi, Theresia Moi, Maria Alfiana Moi, Maria Aquinda Monika Bozu Mude, Alfridus Mugi, Ermelinda Nanga, Benyamin Nari Sae, Floranida Naru, Deiflora Meo Nasarius Sensius Bate Natalia Boro Kaka Natalia Rosalina Rawa Natalia Rosalina Rawa Ndana, Maria Yefilmat Ndasi, Alensiana Ayuti Ratna Ndek, Fransiska Saveriana Ndoang, Tanti Irwanti Ndola, Maria Roliastri Y Ndoya, Maria Karmelita NESI, ESTIANA Ngadha, Christina Ngeo, Matilde Ngurah Mahendra Dinatha Ninu, Maria Yunsiana Noni Stephana Ariany Lodo Nono , Ulrikus Nono, Ulrikus Nurwijayanti Nuwa, Aprilia Ayuni Io Odje, Maria Stefania Oktaviani Gua Owa, Yosefa Kafasin Owa, Yosefa Kafasin Owa Paba, Maria Skolastika Pae, Yolenta Ule Pare, Klara Pare, Maria Ines Pase, Yohana Pau, Marselina Paula Maria Bhoko Pawe, Yovita Maria Pawe Pelipus Wungo Kaka Philipus Wungo Kaka Pio, Maria Oktaviani Poang, Fransika Prisko Yanuarius Djawaria Pare Putu Budi Adnyana Qondias , Dimas Raga, Maria Yosefina Resi, Marselina Rewang, Maria R. Jein Rewo, Josep Marsianus Ria, Fransiskus Xaverius Rifaldus Wogo Ripo, Frumensia Rolince Menge Ruba, Yunita Rufina Sae, Floranida Nari Santi Endu Sarita Natalia Wona Sego, M. Ignasia S. Selo, Maria Kristina Siwu, Brigita Soro, Viorentina Meo Suparmi, Ni Wayan Susik, Dolina Saltilitas Ta'i, Yasinta Tai, Yasinta Tanggo, Maria Angela Marici Tanggu, Ariance Te'a, Yolenta Varista Teku, Maria Selviana Tensa, Kristina Petra Theresia Avila Menge Lelo Theresia Yasintha Mau Ti'a, Edeltrudis Tini, Fransiskus Aloysius Tini, Fransiskus. A Tua, Maria Esterina Una, Yosefani Una, Yosefania Valentina Yunita Rey Veronika Yuliana Beku Veronika Yuliana Beku Vinsensia Bhoko Vinsensius Meo Azi Viorentina Meo Soro Viviana Meo Longa Viviana Meo Longa Wa'e, Emiliana Wae, Emiliana Walona, Yohanes Brchaman Watu, Arnoldus Yansen Watu, Maria Fransiska Wea, Heribertus Agapitus Wea, Heribertus Agaptus Wea, Raymunda Yosefina Wea, Rosadalima Wede, Edelbertus Wele, Maria Ancelina Weo, Maria Stefania Wero, Lidwina Wewe, Melkior Wilibaldus Bhoke Wona, Luxcya Martir Wona, Maria Hilda Wona, Sarita Natalia Wunu, Mathilde Dhiu Yadha, Bernadetha Soubyrous Yakub Lere Kaka Yanuarius Sebastianus Lobo Yitu, Angela Mersi Yohana Rasdiyanti Yohanes Berchmans Walona Yohanes Mite Oli Yohanes Vianey Sayangan Yolenta Varista Te'a Yordanius Adong Yosefa Kafasin Owa Owa Yosefani Una Yosefina Owa Meme Yosephina Emirensiana Wea Gego Yovita Awu Yovita Awu Awu Yovita Maria Pawe Yovita Maria Pawe Pawe Ytu, Maria Yasinta Yudit Menge Yuliana Dhema Yuliana Soli Yuliani Susanti Moi Yunita Rufina Ruba Zembang, Anastasia Z