Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KESULITAN BELAJAR MEMBACA PERMULAAN PADA SISWA KELAS I SDI BOBAWA KECAMATAN GOLEWA SELATAN KABUPATEN NGADA Alwisia Meo; Maria Patrisia Wau; Yosefina Uge Lawe
Jurnal Citra Pendidikan Vol 1 No 2 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.959 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesuslitan membaca permulaan siswa kelas I SDI Bobawa. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas I SDI Bobawa berjumlah 5 siswa terdiri dari 3 perempuan dan 2 laki-laki yang dilakukan hanya pada kelompok belajar di lingkungan Bobabaru, Bobalama, dan Watutedo karena pandemi covid-19 yang sedang melanda dunia sedangkan obyek dalam penelitian ini aktivitas belajar kelas I SDI Bobawa. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes, observasi, dan dokumentasi. Seluruh siswa kelas I SDI Bobawa dengan jumlah 20 siswa, 5 siswa mengalami kesulitan membaca permulaan. Proses penelitian ini dimulai dengan memberikan tes membaca pada siswa, kemudian setelah aspek kesulitan diketahui, lalu diamati karakteristik siswa yang mengalami kesulitan membaca tersebut. Deskripsi hasil penelitian yaitu aspek siswa yang mengalami kesulitan belajar membaca permulaan yaitu tidak lancar dalam membaca, banyak kesalahan ketika membaca, sulit membedakan huruf yang mirip, memiliki kekurangan dalam memori visual, dan tidak mampu memahami simbol bunyi. Karakteristik kesulitan membaca permulaan siswa yaitu: kesulitan mengidentifikasi huruf dan merangkai susunan huruf, membalik huruf, mengubah kata, menghilangkan huruf dalam susunan kata, mengeja terbata-bata, mengucapkan kata salah, kurang memperhatikan tanda baca tidak memahami isi bacaan, dan sulit konsentrasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa aspek kesulitan belajar membaca permulaan yaitu siswa belum mampu menganalisis huruf, siswa belum mampu mengenali huruf atau kata secara global, siswa mengganggap bahwa huruf atau kata yang dihilangkan tidak diperlukan, siswa belum memahami kaitan antara huruf dan bunyi pada kata meliputi pengetahuan tentang semua huruf (konsonan, vocal, konsonan ganda, bunyi mati, bunyi sempurna, dan sebagainya), dan kekurangan dalam mengenal huruf, bunyi bahasa(fonik) dan bentuk kata.
PENERAPAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TEMATIK TEMA 4 BERBAGAI PEKERJAAN SUB TEMA I JENIS-JENIS PEKERJAAN PADA SISWA KELAS IV SDN WATUWULA KECAMATAN GOLEWA KABUPATEN NGADA Maria Angela Marici Tanggo; Pelipus Wungo Kaka; Yosefina Uge Lawe
Jurnal Citra Pendidikan Vol 2 No 1 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (610.261 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar tematik siswa dengan menerapkan model Contextual Teaching and Learning pada siswa kelas IV SDN Watuwula Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang didesain oleh Kemmis dan Mc Taggart dan terdiri dari tiga tahapan, yaitu perencanaan, tindakan dan pengamatan, serta refleksi. Pelaksanaan tindakan dilakukan dalam dua siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Watuwula. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes objektif yang dilakukan pada akhir siklus. Data dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai rata-rata siklus I diperoleh 66,4 dan nilai rata-rata persentase sebesar 66,4%, sedangkan ketuntasan klasikalnya 20%, berada pada kategori cukup. Sedangkan pada siklus II, hasil belajar siswa mengalami peningkatan dengan nilai rata-rata 92,8 dan nilai rata-rata persentase mencapai 92,8%, hasil belajar siswa secara klasikal yaitu 100%. berada pada kategori sangat baik, persentase peningkatan hasil belajar dari siklus I ke siklus II yaitu 26,6%.
UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEMATIK PADA TEMA INDAHNYA KEBERAGAMAN DI NEGERIKU MELALUI PENDEKATAN SAINTIFIC PADA SISWA KELAS IV SDI WAESIA KECAMATAN GOLEWA KABUPATEN NGADA TAHUN AJARAN 2019/2020 Marselinus Deghe; Yosefina Uge Lawe; Ermelinda Yosefa Awe
Jurnal Citra Pendidikan Vol 2 No 3 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v2i3.655

Abstract

ABSTRAK Artikel ini sudah disetujui dan diperiksa oleh Pembimbing I: Yosefina Uge Lawe, S.Si., M.Pd dan Pembimbing II: Ermelinda Yosefa Awe, S.Sos., M.Pd. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas dan hasil belajar tematik melalui pendekatan saintific pada siswa kelas IV SDI Waesia, Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada Tahun Ajaran 2019/2020. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SDIWaesia dengan jumlah 9 orang siswa, yang terdiri dari 4 orang siswa perempuan dan 5 orang siswa laki-laki. Metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Data penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi untuk memperoleh analisis aktivitas belajar tematik dan hasil belajar tematik berupa tes.Terjadi peningkatan aktivitas belajar tematikdari siklus I ke siklus II. Hasil analisis data aktivitas belajar pada siklus I diperoleh nilai rata-rata sebesar 14,16 dengan kategori cukup aktif, persentase aktivitas belajar tematik sebesar 56,64%. Sedangkan hasil belajar tematik pada siklus I diperoleh nilai rata-rata sebesar 63, berada pada kategori cukup, dengan persentase 63% dan ketuntasan klasikalnya adalah 44,44%. Hasil penelitian pada siklus II diperoleh nilai rata-rata aktivitas belajar 20,6 kategori sangat aktif, persentase sebesar 82,4%. Sedangkan hasil belajar pada siklus II diperoleh nilai rata-rata 85,44% berada pada kategori sangat baik dengan ketuntasan klasikal adalah 100%. Berdasarkan hasil penelitian pada siklus I dan siklus II menunjukan bahwa terjadinya peningkatan aktivitas belajar sebesar 25,76 % dan hasil belajar tematik mengalami peningkatan sebesar 55,56%. Berdasarkan analisis data di atas, dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan saintific dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar tematik pada Tema Indahya Keberagaman di Negeriku pada Siswa Kelas IV SDI Waesia Kecamatan Golewa Kabupaten Ngada Tahun Ajaran 2019/2020.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TEMATIK TEMA 8 “LINGKUNGAN SAHABAT KITA” PADA SISWA KELAS V SDI RUTOSORO KECAMATAN GOLEWA KABUPATEN NGADA TAHUN AJARAN 2019/2020 Monika Bozu; Yosefina Uge Lawe; Maria Desidaria Noge
Jurnal Citra Pendidikan Vol 1 No 1 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (510.806 KB) | DOI: 10.38048/jcp.v1i1.156

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Tematik siswa kelas V SDI Rutosoro menggunakan model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dikembangkan oleh Kemmis dan Mc. Taggart, berdasarkan dua siklus serta per siklusnya dengan prosedur adalah perencanaan, pelaksanaan dan observasi, serta refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDI Rutosoro yang dibentuk dalam kelompok belajar mandiri sebanyak 10 orang, terdiri dari 7 siswa perempuan dan 3 siswa laki-laki. Penelitian ini dilakukan hanya dengan menggunakan kelompok belajar saja karena adanya Covid 19. Data penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda. Data dianalisis dengan statistik deskriptif kuantitatif. Perolehan penelitian tindakan siklus I dengan nilai rata-rata hasil belajar tematik sebesar 60, setelah diperoleh (M) persen sebesar 60% berada pada kategori cukup serta ketuntasan klasikalnya 20%. Pada kegiatan siklus II rata-rata hasil belajar tematik sebesar 87 setelah diperoleh (M) persen sebesar 87% berada pada kategori sangat baik dan ketuntasan klasikalnya 100%. Kenaikan rata-rata dari siklus I ke siklus II sebesar 27 dengan persentase 27% Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar tematik pada peserta didik SDI Rutosoro kelas V Tahun Ajaran 2019/2020.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TEMATIK TEMA LINGKUNGAN SAHABAT KITA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBASIS SPIRIT MEDA MAZI PADA SISWA KELAS V SDK PIGA KECAMATAN SOA KABUPATEN NGADA TAHUN AJARAN 2019/2020 Maria Y. Deu Dugo Towary; Pelipus Wungo Kaka; Yosefina Uge Lawe
Jurnal Citra Pendidikan Vol 1 No 1 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (594.7 KB) | DOI: 10.38048/jcp.v1i1.176

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar tematik dengan menggunakan model kontekstual berbasis spirit meda mazi pada siswa kelas V SDK Piga. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan menggunakan desain yang dikembangkan oleh Kemmis dan Taggart terdiri dari 3 langkah yaitu perencanaan, pelaksanaan dan observasi, serta refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V yang dibentuk dalam kelompok belajar mandiri sebanyak 5 siswa, yang terdiri dari*1 orang siswa laki-laki serta 4 siswa perempuan dan objek dalam penelitian ini adalah hasil belajar tematik tema lingkungan sahabat kita dengan menerapkan model pembelajaran kontekstual berbasis spirit meda mazi. Metode pengumpulan data menggunakan metode tes. Tes yang digunakan adalah tes pilihan ganda yang dilakukan pada setiap akhir siklus. Analisis data menggunakan analisis deskripsi kuantitatif. Hasil penelitian siklus 1 diperoleh rata-rata hasil belajar tematik sebesar 66,4 dan persentase 66,4% berada pada kategori cukup dan ketuntasan klasikalnya 20%. Penelitian siklus I belum dikatakan tuntas karena belum*mencapai KKM yang sudah ditetapkan, dan dilanjutkan pada siklus berikutnya pada tindakan siklus II diperoleh rata-rata hasil belajar tematik sebesar 92,8 dan persentase 92,8% berada pada ketegori sangat baik dan ketuntasan klasikalnya 100%. Hasil analisis pada kegiatan siklus II telah mencapai KKM yang sudah ditetapkan yaitu 75%. Berdasarkan data hasil belajar siswa di siklus I dengan siklus II menemukan bahwa hasil belajar tematik mengalami peningkatan sebesar 26,6%. Berdasarkan data di atas, dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran kontekstual berbasis spirit meda mazi dapat meningkatkan hasil belajar tematik pada siswa kelas V SDK Piga tahun ajaran 2019/2020. Kata kunci: : Kontekstual,^ Spirit Meda Mazi, Hasil Belajar Tematik.
PENGGUNAAN BAHAN AJAR ELEKTRONIK MULTIMEDIA BERBASIS BUDAYA LOKAL NGADA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TEMATIK TEMA INDAHNYA KEBERAGAMAN DI NEGERIKU PADA SISWA KELAS IV SDK OLABOLO KECAMATAN GOLEWA KABUPATEN NGADA Klara Pare; Maria Patrisia Wau; Yosefina Uge Lawe
Jurnal Citra Pendidikan Vol 1 No 3 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (511.782 KB) | DOI: 10.38048/jcp.v1i3.188

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar tematik tema indahnya keberagaman di negeriku dengan menggunakan bahan ajar elektronik multimedia berbasis budaya lokal Ngada pada siswa kelas IV SDK Olabolo kecamatan Golewa kabupaten Ngada tahun ajaran 2019/2020. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dengan menggunakan desain penelitian Kemmis dan Mc Taggart (dalam Kusuma dan Dwitaga, 2010). Desain penelitian ini terdiri dari 3 tahapan yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan dan observasi, dan tahap refleksi. Kegiatan penelitian dilaksanakan sebanyak dua siklus. Subjek penelitian tindakan kelas ini adalah siswa kelas IV SDK Olabolo Kecamatan Golewa Kabupaten Ngada. Dengan adanya virus covid-19 yang masih melanda dunia maka kegiatan Penelitian ini dilakukan dengan membentuk kelompok belajar yang berjumlah 7 siswa, yang terdiri dari 2 siswa laki-laki dan 5 siswa perempuan. Metode penelitian data yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode tes. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini adalah soal tes uraian. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata yang diperoleh pada siklus I yaitu sebesar 70 dengan persentase rata-rata sebesar 70% dan ketuntasan klasikal 42,85%. Rata-rata yang diperoleh pada siklus II adalah 94,3 dengan rata-rata persentase sebesar 94,3% dan ketuntasan klasikalnya 100%. Kenaikan rata-rata dari siklus I ke siklus II sebesar 24,3. Jadi dapat disimpulkan bahwa penggunaan bahan ajar elektronik multimedia berbasis budaya lokal Ngada tema indahnya keberagaman di negeriku dapat meningkatkan hasil belajar tematik siswa kelas IV SDK Olabolo pada kelompok belajar matahari kecamatan Golewa kabupaten Ngada.
PENERAPAN LEMBAR KERJA SISWA TEMATIK BERBASIS BUDAYA LOKAL NGADA PADA TEMA INDAHNYA KEBERSAMAAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF TINGKAT TINGGI SISWA KELAS IV SDI NIRMALA KECAMATAN GOLEWA SELATAN KABUPATEN NGADA Agustina Mogi; Yosefina Uge Lawe; Maria Patrisia Wau
Jurnal Citra Pendidikan Vol 1 No 3 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (519.176 KB) | DOI: 10.38048/jcp.v1i3.230

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan kognitif tingkat tinggi siswa kelas IV SDI Nirmala dengan menerapkan lembar kerja siswa tematik berbasis budaya lokal Ngada pada tema indahnya kebersamaan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan menggunakan desain Kemmis dan Mc Taggart yang terdiri dari beberapa tahap yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan dan observasi dan tahap refleksi. Kegiatan penelitian ini dilaksanakan sebanyak dua siklus. Hasil penelitian menunjukan bahwa terjadi peningkatan kemampuan kognitif siswa dari siklus I ke siklus II. Hal ini dapat dilihat dari presentasi hasil belajar siswa yaitu 67,3% dengan kategori cukup yang berada pada tingkat presentase 65-79% meningkat menjadi 91% dengan kategori sangat tinggi yang berada pada tingkat presentase 90-100%. Peningkatan presentasi kemampuan kognitif tingkat tinggi siswa dari siklus I ke siklus II sebesar 23,7%. Berdasarkan hasil rekapan dari masing-masing siklus maka dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan lembar kerja siswa tematik berbasis budaya lokal Ngada pada tema indahnya kebersamaan dapat meningkatkan kemampuan kognitif tingkat tinggi siswa kelas IV SDI Nirmala pada kelompok belajar Desa Nirmala Kecamatan Golewa Selatan Kabupaten Ngada Tahun Ajaran 2019/2020.
ANALISIS KESULITAN BELAJAR MEMBACA PERMULAAN PADA SISWA KELAS I SDI BOBAWA KECAMATAN GOLEWA SELATAN KABUPATEN NGADA Alwisia Meo; Maria Patrisia Wau; Yosefina Uge Lawe
Jurnal Citra Pendidikan Vol 1 No 2 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.959 KB) | DOI: 10.38048/jcp.v1i2.247

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesuslitan membaca permulaan siswa kelas I SDI Bobawa. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas I SDI Bobawa berjumlah 5 siswa terdiri dari 3 perempuan dan 2 laki-laki yang dilakukan hanya pada kelompok belajar di lingkungan Bobabaru, Bobalama, dan Watutedo karena pandemi covid-19 yang sedang melanda dunia sedangkan obyek dalam penelitian ini aktivitas belajar kelas I SDI Bobawa. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes, observasi, dan dokumentasi. Seluruh siswa kelas I SDI Bobawa dengan jumlah 20 siswa, 5 siswa mengalami kesulitan membaca permulaan. Proses penelitian ini dimulai dengan memberikan tes membaca pada siswa, kemudian setelah aspek kesulitan diketahui, lalu diamati karakteristik siswa yang mengalami kesulitan membaca tersebut. Deskripsi hasil penelitian yaitu aspek siswa yang mengalami kesulitan belajar membaca permulaan yaitu tidak lancar dalam membaca, banyak kesalahan ketika membaca, sulit membedakan huruf yang mirip, memiliki kekurangan dalam memori visual, dan tidak mampu memahami simbol bunyi. Karakteristik kesulitan membaca permulaan siswa yaitu: kesulitan mengidentifikasi huruf dan merangkai susunan huruf, membalik huruf, mengubah kata, menghilangkan huruf dalam susunan kata, mengeja terbata-bata, mengucapkan kata salah, kurang memperhatikan tanda baca tidak memahami isi bacaan, dan sulit konsentrasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa aspek kesulitan belajar membaca permulaan yaitu siswa belum mampu menganalisis huruf, siswa belum mampu mengenali huruf atau kata secara global, siswa mengganggap bahwa huruf atau kata yang dihilangkan tidak diperlukan, siswa belum memahami kaitan antara huruf dan bunyi pada kata meliputi pengetahuan tentang semua huruf (konsonan, vocal, konsonan ganda, bunyi mati, bunyi sempurna, dan sebagainya), dan kekurangan dalam mengenal huruf, bunyi bahasa(fonik) dan bentuk kata.
PENERAPAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TEMATIK TEMA 4 BERBAGAI PEKERJAAN SUB TEMA I JENIS-JENIS PEKERJAAN PADA SISWA KELAS IV SDN WATUWULA KECAMATAN GOLEWA KABUPATEN NGADA Maria Angela Marici Tanggo; Pelipus Wungo Kaka; Yosefina Uge Lawe
Jurnal Citra Pendidikan Vol 2 No 1 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (610.261 KB) | DOI: 10.38048/jcp.v2i1.333

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar tematik siswa dengan menerapkan model Contextual Teaching and Learning pada siswa kelas IV SDN Watuwula Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang didesain oleh Kemmis dan Mc Taggart dan terdiri dari tiga tahapan, yaitu perencanaan, tindakan dan pengamatan, serta refleksi. Pelaksanaan tindakan dilakukan dalam dua siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Watuwula. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes objektif yang dilakukan pada akhir siklus. Data dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai rata-rata siklus I diperoleh 66,4 dan nilai rata-rata persentase sebesar 66,4%, sedangkan ketuntasan klasikalnya 20%, berada pada kategori cukup. Sedangkan pada siklus II, hasil belajar siswa mengalami peningkatan dengan nilai rata-rata 92,8 dan nilai rata-rata persentase mencapai 92,8%, hasil belajar siswa secara klasikal yaitu 100%. berada pada kategori sangat baik, persentase peningkatan hasil belajar dari siklus I ke siklus II yaitu 26,6%.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MULTILINGUAL BERBASIS KONTEN DAN KOTEKS BUDAYA LOKAL ETNIS NGADA PADA TEMA KEBERSAMAAN UNTUK SISWA KELAS II SD Yordanius Adong; Yosefina Uge Lawe; Dr. Dek Ngurah Laba Laksana
Jurnal Citra Pendidikan Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v2i2.582

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menghasilkan bahan ajar multilingual berbasis budaya lokal etnis Ngada tema kebersamaan untuk siswa kelas 2 Sekolah dasar. Bahan ajar ini terbatas pada pengembangan tiga bahasa yaitu Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan bahasa daerah Bajawa. Subjek uji coba dalam penelitian ini antara lain guru kelas 2 SDI Rutosoro sebagai ahli materi atau isi, dosen STKIP Citra Bakti sebagai ahli bahasa Indonesia, penulis cerita daerah dan penulis puisi daerah bajawa sebagai ahli bahasa daerah, guru SMPN 4 Golewa sebagai ahli bahasa Inggris dan dosen Universitas Nusantara PGRI Kediri sebagai ahli desain. Sedangkan objek yang diteliti adalah konten dan konteks budaya lokal etnis Ngada yang dapat diintegrasikan dengan materi kelas 2 SD pada tema kebersamaan untuk dijadikan bahan ajar multilingual berbasis konten dan konteks budaya lokal etnis Ngada. Bahan ajar multilingual berbasis konten dan konteks budaya lokal etnis Ngada ini dikembangkan menggunakan model ADDIE. Model ADDIE Terdiri dari lima langkah yaitu: (1) Analyze (Analisis), (2) Design (Desain), (3) Development (Pengembangan), (4) Implementation (Implementasi) dan (5) Evaluation (Evaluasi). Hasil penelitian pengembangan bahan ajar multilingual berbasis konten dan konteks budaya lokal etnis Ngada berdasarkan hasil uji coba ahli adalah sebagai berikut. (1) uji coba ahli materi pada kategori “sangat baik” dengan nilai rata-rata 4,6, (2) uji coba untuk ahli bahasa Indonesia ada kategori “sangat baik” dengan rata-rata 4,8, (3) uji coba untuk ahli bahasa daerah ada pada kategori “baik” dengan rata-rata 3,5, (4) uji coba untuk ahli bahasa Inggris ada pada kategori “sangat baik” dengan rata-rata 4,7, (5) uji coba untuk ahli desain ada pada kategori “baik” dengan rata-rata 3,7. Dari hasil pengujian kepada beberapa ahli diatas maka disimpulkan bahan ajar multilingual berbasis budaya lokal etnis Ngada tema kebersamaan untuk siswa kelas 2 Sekolah Dasar layak dan siap digunakan.
Co-Authors Adong, Yordanius Adriana Wea Sopo Agustin Palmarista Bela Agustina Mogi Alensiana Ayuti Ratna Ndasi Alexander Uta Alexandra itu Algiana Yuliamat Rasapril Jaun Algiana Yuliamat Rasapril Jaun Alvensiana Ayuti Ratna Ndasi Alwisia Meo Ana Fortunata Longa Anastasia Range Andi Nafsia Angela Mersi Yitu Angeliani Permata Liu Anggela Fridoliani Meo Antonia Jelaha Antonia Ripo Meo Aprilia Io Arnoldus Yansen Watu Awe, Ermelinda Yosefa Baka, Maria Yasinta Bali, Yohanes Fromantius Bate, Nasarius Sensius Bebhe, Agustina Beka, Dionisia Beku, Veronika Yuliana Bela, Agustin Palmarista Benyamin Nanga Bergita Raga Bernadetha Soubyrous Yadha Beru, Martha Yuliani Bhaya, Maria Imakulata Prihartini Bhena, Maria Melania Oktaviana Bhoki, Emirensiana Bhoko, Vinsensia Bolo, Maria Oliva Bozu, Monika Brigita Siwu Ceme, Margareta Chatarina Chatarina Derici Menge Christina Ngadha Cristina Marlinda Deme Daniela Densi Dhiku Deghe, Marselinus Deme, Cristina Marlinda Desidaria Noge, Maria Dhema, Ludgardis Noe Dhema, Yuliana Dhera, Maria Magdalena Dhey, Kristanti Afriliana Dhiu , Maria Anjelina Dhiu, Ludgardis Maria Dhiu, Lusia Florida Dhiu, Maria Isabela Dhoka, Fransiska Angelina Dimas Qondias Dopo, Trivonia Dua, Tarsisius Donbosko Dugo Towary, Maria Y. Deu Dungan , Kristiani Edelbertus Wede Efrida Ita Elisabeth Tantiana Ngura Elisantinia Endu Emiliana Wae Endu, ElisantiNia Endu, Santi Ermelinda Mbagha Ernesta Menge ESTIANA NESI Falentina Kedhi Ferdinandus Bate Dopo Ferdinandus, Maria Suzana Feto, Wilhelmus Fono Fole, Fransisika Fransisika Fono Fole Fransiska Angelina Dhoka Fransiska Poang Fransiska Saveriana Ndek Fransiskus Tonda Fransiskus Xaverius Dolo Fransiskus. A Tini Gego, Yosephina Emirensiana Wea Gensiana Mawa Gheme, Selviana Gua, Oktaviani Harti, Maria Dolfina Hendriana Audogsia Mawa Hendriana Audogsia Mawa Heribertus Agaptus Wea Ida Bagus Putu Arnyana Inda, Fransiska Kabrini Inggo, Maria Srimaya Io, Aprilia Irmina Marince Itu itu, Alexandra Itu, Irmina Marince Itu, Maria Alexandra Jaun, Algiana Yuliamat Rasapril Jelaha, Antonia Kae, Ester Rosadalima Kaka, Philipus Wungo Kaka, Yakub Lere Karolus Dhena Karunia, Yustina Kata, Fransiska Klara Pare Klau, Angelina Eno Koe, Magdalena Kristanti Afriliana Dhey Kristina Kedhi Kristina Milo Kua, Maria Yuliana Laba Laksana, Dek Ngurah Laba Laksana, Dr. Dek Ngurah Lajo, Maria Yunita Laksana, Dek Ngurah Laba Lalo, Libertus ledu, Maria Goreti Gowa Lelo, Theresia Avila Menge Libertus Lalo Linung, Flaviana Lobo, Yanuarius Sebastianus Loda, Theresia Lodo, Noni Stephana A Longa, Viviana Meo Lopa, Sebastiana Beo Lulu, Maria Julita Luna, Yohana Yosefa Luxcya Martir Wona Manggus, Meliana Yosefa Mara Oktaviani Pio Maria Angela Marici Tanggo Maria Bate Maria Dela Yona Maria Desidaria Noge Maria Desidaria Noge Maria Desideria Noge Maria Goreti Gowa Ledu Maria Iko Maria Ines Pare Maria Isabela Dhiu Maria Julita Lulu Maria Kristina Ngadhi Maria Kristina Ytu Maria Lidwina Teku To Maria Listia Jawa Maria Oktaviani Pio MARIA PATRISIA WAU Maria Patrisia Wau Maria Patrisia Wau Maria Stefania Odje Maria Stefania Weo Maria Y. Deu Dugo Towary Maria Yasinta Ytu Maria Yefilmat Ndana Maria Yunita Lajo Maria Yunsiana Ninu Mario Antonius Basan Marselina Dua Marselina Pau Marselina Yolanda Bupu Marselinus Deghe Marsianus Aristo Tangi Martina Simplisia Baghe Martir , Luxcya Mawa, Hendriana Audogsia Mego, Maria Yasinta Meka, Marsianus Melania Tuna Melkior Wewe Melkior Wewe Meme, Yosefina Owa Menge, Catharina Derici Meo, Alwisia Meo, Antonia Ripo Meo, Katarina Miding, Maria Kristianti MOGI, AGUSTINA Mogi, Theresia Moi, Maria Alfiana Moi, Maria Aquinda Monika Bozu Mude, Alfridus Mugi, Ermelinda Nanga, Benyamin Nari Sae, Floranida Naru, Deiflora Meo Nasarius Sensius Bate Natalia Boro Kaka Natalia Rosalina Rawa Natalia Rosalina Rawa Ndana, Maria Yefilmat Ndasi, Alensiana Ayuti Ratna Ndek, Fransiska Saveriana Ndoang, Tanti Irwanti Ndola, Maria Roliastri Y Ndoya, Maria Karmelita NESI, ESTIANA Ngadha, Christina Ngeo, Matilde Ngurah Mahendra Dinatha Ninu, Maria Yunsiana Noni Stephana Ariany Lodo Nono , Ulrikus Nono, Ulrikus Nurwijayanti Nuwa, Aprilia Ayuni Io Odje, Maria Stefania Oktaviani Gua Owa, Yosefa Kafasin Owa, Yosefa Kafasin Owa Paba, Maria Skolastika Pae, Yolenta Ule Pare, Klara Pare, Maria Ines Pase, Yohana Pau, Marselina Paula Maria Bhoko Pawe, Yovita Maria Pawe Pelipus Wungo Kaka Pio, Maria Oktaviani Poang, Fransika Prisko Yanuarius Djawaria Pare Putu Budi Adnyana Qondias , Dimas Raga, Maria Yosefina Resi, Marselina Rewang, Maria R. Jein Rewo, Josep Marsianus Ria, Fransiskus Xaverius Rifaldus Wogo Ripo, Frumensia Rolince Menge Ruba, Yunita Rufina Sae, Floranida Nari Santi Endu Sarita Natalia Wona Sego, M. Ignasia S. Selo, Maria Kristina Sito, Maria Anisiata Siwu, Brigita Sopo, Adriana Wea Soro, Viorentina Meo Suparmi, Ni Wayan Susik, Dolina Saltilitas Ta'i, Yasinta Tai, Yasinta Tanggo, Maria Angela Marici Tanggu, Ariance Te'a, Yolenta Varista Teku, Maria Selviana Tensa, Kristina Petra Theresia Avila Menge Lelo Theresia Yasintha Mau Ti'a, Edeltrudis Tini, Fransiskus Aloysius Tini, Fransiskus. A Tua, Maria Esterina Una, Yosefani Una, Yosefania Valentina Yunita Rey Veronika Yuliana Beku Vinsensia Bhoko Vinsensius Meo Azi Viorentina Meo Soro Viviana Meo Longa Wa'e, Emiliana Wae, Emiliana Watu, Arnoldus Yansen Watu, Maria Fransiska Wau, Maria Patrisia Wea, Heribertus Agapitus Wea, Heribertus Agaptus Wea, Raymunda Yosefina Wea, Rosadalima Wede, Edelbertus Wele, Maria Ancelina Weo, Maria Stefania Wero, Lidwina Wewe, Melkior Wilibaldus Bhoke Wona, Luxcya Martir Wona, Maria Hilda Wona, Sarita Natalia Wungo Kaka, Pelipus Wunu, Mathilde Dhiu Yadha, Bernadetha Soubyrous Yakub Lere Kaka Yanuarius Sebastianus Lobo Yitu, Angela Mersi Yohana Rasdiyanti Yohanes Berchmans Walona Yohanes Mite Oli Yohanes Vianey Sayangan Yolenta Varista Te'a Yordanius Adong Yosefa Kafasin Owa Owa Yosefani Una Yosephina Emirensiana Wea Gego Yovita Awu Yovita Awu Awu Yovita Maria Pawe Yovita Maria Pawe Pawe Ytu, Maria Yasinta Yudit Menge Yuliana Dhema Yuliana Soli Yuliani Susanti Moi Zembang, Anastasia Z