p-Index From 2021 - 2026
17.892
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Karakter Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan Jurnal Demokrasi ANTHROPOS: JURNAL ANTROPOLOGI SOSIAL DAN BUDAYA (JOURNAL OF SOCIAL AND CULTURAL ANTHROPOLOGY) Jurnal Pendidikan Indonesia Jurnal Sosiologi Reflektif JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Mimbar Pendidikan: Jurnal Indonesia untuk Kajian Pendidikan Al Ishlah Jurnal Pendidikan Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Jurnal Moral Kemasyarakatan DIDAKTIKA TAUHIDI: JURNAL PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR Jurnal PIPSI: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia IRJE (Indonesian Research Journal in Education) JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Journal of Moral and Civic Education MUHARRIK: JURNAL DAKWAH DAN SOSIAL JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Journal of Civic Education Al-Ta'lim Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme PERSPEKTIF Dinasti International Journal of Education Management and Social Science Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Jurnal Sikola: Jurnal Kajian Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Science and Environmental Journals for Postgraduate Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Didaktika: Jurnal Kependidikan Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Journal of Education, Cultural, and Politics Naradidik: Journal of Education & Pedagogy Paradigma: Jurnal Kajian Budaya Jurnal Ideologi dan Konstitusi Jurnal Edukasi Terkini
Claim Missing Document
Check
Articles

Kontribusi Minat Belajar Terhadap Hasil Belajar Sosiologi Siswa SMA Kurnia Novera; Junaidi Junaidi
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 4 No. 2 (2025): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (June 2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v4i2.343

Abstract

Penelitian ini memfokuskan pada kontribusi minat belajar terhadap hasil belajar sosiologi siswa di SMAN 1 Ampek Angkek, Agam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis besaran kontribusi minat belajar terhadap hasil belajar sosiologi pada siswa kelas XII F8-F10. Faktor internal yang diteliti adalah minat belajar, dengan indikator yang mencakup perasaan senang siswa dalam mengikuti pembelajaran, perhatian terhadap pembelajaran, ketertarikan terhadap pembelajaran, keingintahuan siswa, dan kebutuhan terhadap pembelajaran. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian Ex Post Facto. Populasi penelitian ini berjumlah 93 peserta didik, dengan sampel sebanyak 75 peserta didik yang dipilih menggunakan teknik Proportional Random Sampling. Instrumen yang digunakan berupa angket untuk mengumpulkan data. Sebelum dilakukan analisis data, terlebih dahulu dilakukan uji asumsi yang meliputi uji normalitas dan uji linearitas. Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data berdistribusi normal, sedangkan uji linearitas menunjukkan hubungan yang linear antara variabel minat belajar dan hasil belajar. Uji hipotesis dilakukan dengan analisis regresi sederhana Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rhitung > rtabel dengan signifikansi 0,258 > 0,227, yang mengindikasikan bahwa minat belajar berkontribusi terhadap hasil belajar siswa. Analisis koefisien determinasi (r²) menunjukkan bahwa minat belajar memberikan kontribusi sebesar 7% terhadap hasil belajar sosiologi siswa, sementara sisanya 93% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Penelitian ini memberikan kebaharuan dengan meneliti kontribusi minat belajar terhadap hasil belajar sosiologi siswa di SMAN 1 Ampek Angkek, Agam yang belum banyak diteliti sebelumnya. Temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh faktor internal terhadap hasil belajar siswa di sekolah menengah.
Pertimbangan Orangtua Menyekolahkan Anak Ke SD IT Mutiara Hati Kota Payakumbuh Adrian Fadhilla; Junaidi Junaidi
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 4 No. 4 (2025): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (December 2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v4i4.358

Abstract

Penelitian ini untuk mendeskripsikan pertimbangan orang tua menyekolahkan anaknya ke SDIT Mutiara Hati Kota Payakumbuh. Permasalahan dalam penelitian ini adalah banyaknya SD Negeri mata pelajaran agama hanya dipelajari satu kali pertemuan setiap minggunya, hal ini menimbulkan siswa lupa dan jauh terhadap agamanya yang merupakan sebagai penunjuk arah bagi mereka dalam berkembang, sehingga SDIT menjadi solusi yang bagus bagi orangtua bagi anaknya untuk mendapatkan pendidikan yang seimbang antara pendidikan umum dan agama. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pertimbangan orang tua menyekolahkan anaknya ke SDIT Mutiara Hati Kota Payakumbuh. Penelitian ini dianalisis menggunakan teori kebutuhan yang dikemukakan oleh Abraham Maslow, memperkenalkan teori kebutuhan berjenjang yang mengemukakan lima kebutuhan manusia berdasarkan tingkat kepentingannya. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data interaktif dari Miles dan Huberman, meliputi: pengumpulan data, reduksi data, penyaijan data, dan penarikan kesimpulan. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian kualitatatif dengan tipe studi kasus. Penentuan informan dilakukan dengan memakai teknik purposive sampling dengan informan berjumlah 15 orang informan. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pertimbangan orang tua menyekolahkan anaknya ke SDIT Mutiara Hati Kota Payakumbuh yaitu: 1) Ingin Mengenal Islam kepada Anak Sejak Dini, 2) Melihat dari Fasilitas Sekolah, 3) Mempertimbangkan Program Pembelajaran, 4) Pelayanan Sekolah, 5) Akhlak atau Perilaku yang Baik.
Peningkatan Kemampuan Nagari Tanjung Pondok dalam Penggunaan Datafikasi Pendidikan Penunjang SDGs 2030 Junaidi Junaidi; Ika Sandra; Hendrik Heri Sandi; Nurlizawati Nurlizawati; Revitasari Revitasari; Fauzi Ramadhan; Rama Arya Kurniawan
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 2 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i2.1088

Abstract

Sustainable Development Goals (SDGs) adalah rencana global dalam mencapai kehidupan yang berkelanjutan seperti mengakhiri kemiskinan, mengurangi kesenjangan, dan terciptanya pendidikan berkualitas. Salah satu tujuan SDGs adalah memastikan pendidikan berkualitas yang inklusif dan adil. Indonesia mendukung tujuan ini melalui agenda Pendidikan Berkualitas, yang memiliki urgensi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Namun, kurangnya kecakapan perangkat Nagari dalam memanfaatkan teknologi menjadi kendala. Meski UU No. 6 tahun 2014 mengamanatkan penggunaan sistem informasi desa berbasis IT, ketidakmampuan perangkat Nagari mengancam pembangunan. Solusi dari permasalahan ini adalah internalisasi datafikasi kepada perangkat Nagari melalui program komprehensif yang dirancang tim pengabdian melalui PPNB yang bertempat di Nagari Tanjung Pondok Tapan, Kab Pesisir Selatan. Belum adanya penggunaan sistem informasi berbasis IT di Nagari Tanjung Pondok menjadi alasan tim melakukan pengabdian di Nagari tersebut. Datafikasi sendiri merupakan proses pengubahan informasi, kegiatan, dan aktivitas pendidikan menjadi data yang dapat diukur dan dianalisis. Hasil analisis ini akan dijadikan pertimbangan dalam perumusan kebijakan pendidikan oleh pemerintah guna meningkatkan kualitas pendidikan. Sehingga tujuan dalam pengabdian ini adalah mengenalkan konsep datafikasi kepada perangkat Nagari Tanjung Pondok melalui sosialisasi dan pelatihan. Selain itu Pre-Post test juga digunakan dalam mengukur tingkat pemahaman perangkat Nagari sebelum dan setelah sosialisasi dilaksanakan. Hasil dari pre-post test di dapatkan persentase sebesar 71% peningkatan pemahaman datafikasi oleh perangkat Nagari. Ini mengindikasikan bahwa perangkat Nagari sudah memiliki pemahaman yang baik mengenai datafikasi.
Pendampingan Penyusunan Modul P5 Pembelajaran Berdiferensiasi dan Asesmen pada Kurikulum Mardeka mewujudkan Quality Educations (SDGS) di SMA Negeri 1 Basa Ampek Balai Nurlizawati Nurlizawati; Junaidi Junaidi; Dendy Marta Putra
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 2 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i2.1093

Abstract

Pada tahun ajaran 2023/2024, Kurikulum Merdeka ditetapkan sebagai kurikulum nasional untuk mengatasi learning loss selama pandemi Covid-19 dan memberikan kebebasan belajar yang lebih luas bagi peserta didik. SMA Negeri 1 Basa Ampek Balai Kabupaten Pesisir Selatan, meskipun berakreditasi B, telah menerapkan Kurikulum Merdeka sejak tahun ajaran 2022/2023. Sekolah ini belum menjadi sekolah penggerak, meski memiliki potensi dengan adanya dua guru penggerak dan dua pengajar praktik. Guru penggerak berperan dalam mengarahkan siswa untuk mengembangkan pemikiran kritis, kreativitas, dan mewujudkan profil pelajar Pancasila. Penguatan profil Pancasila diintegrasikan dalam kegiatan intrakurikuler dan proyek penguatan profil pelajar Pancasila (P5). Studi dokumen dan wawancara menunjukkan bahwa pelaksanaan P5 di SMA Negeri 1 Basa Ampek Balai masih menghadapi kendala, terutama dalam penilaian dan pelaksanaan. Penilaian hanya dilakukan di akhir proyek, mengabaikan penilaian proses. Seharusnya, penilaian melihat kemajuan setiap pertemuan. Modul P5 belum memberikan petunjuk yang jelas dalam materi, metode, dan penilaian, serta instrumen penilaian belum kontekstual dengan tema yang dilaksanakan. Kendala ini timbul karena beberapa guru belum memahami tujuan penerapan P5 dan belum mampu merancang modul proyek serta instrumen penilaian yang tepat. Pentingnya modul P5 yang berdiferensiasi dan instrumen penilaian yang tepat sangat perlu dipahami oleh guru, sehingga penilaian tidak hanya dilakukan di akhir proyek tanpa instrumen yang tepat. Maka dari itu, perlu peningkatan kompetensi guru dalam merancang instrumen penilaian P5 yang berdiferensiasi.
Meningkatkan Skill Digital untuk Profesionalisme Guru Abad 21 Reno Fernandes; Delmira Syafrini; Nora Susilawati; Rhavy Ferdyan; Bunga Dinda Permata; Sabar Aulia Rahman; Gusmira Wita; Junaidi Junaidi; Erianjoni Erianjoni; Febi Dwi Lianda
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 1 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i1.1561

Abstract

Pembelajaran abad 21 merupakan pembelajaran yang menghendaki penguasaan teknologi digital. Selain itu, siswa yang saat ini merupakan Generasi Z adalah bagian penting dari Pembelajaran Abad 21. Keadaan di lapangan guru masih kesulitan dalam mengembangkan dan menggunakan teknologi digital, hal yang sama ditemukan pada MGMP Sosiologi kota Sawahlunto. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan skill digital guru dalam memfasilitasi proses pembelajaran digital yang dituntut saat ini. Metode yang digunakan adalah sosialisasi, seminar/workshop, pengumpulan data, analisis, dan evaluasi. Hasil program ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan skill digital guru. Pemahaman yang meningkat tentunya juga akan menigkatkan skill digital guru. Skill digital memungkinkan penggunaan berbagai alat multimedia dan platform pembelajaran online yang membuat proses belajar lebih interaktif dan menyenangkan. Melalui program ini diharapkan profesioanlisme guru-guru MGMP Sosiologi kota Sawahlunto semakin meningkat dengan penguatan skill digital yang dilakukan.
Enhancing Pancasila Education Through the Merdeka Mengajar Platform: An Analysis of Its Impact on Teaching Quality in Secondary Schools Rizky Ramadhani; Junaidi Indrawadi; Azwar Ananda; Isnarmi Moeis
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 16, No 4 (2024): AL-ISHLAH: JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v16i4.6099

Abstract

The Merdeka Mengajar Platform (PMM) is designed to support Indonesia's Independent Curriculum, aimed at enhancing instructional quality by aligning with the needs of individual schools. Specifically, in Pancasila Education, PMM is expected to facilitate effective, high-quality learning. This qualitative study used a case study approach to examine PMM’s effectiveness in Pancasila Education (PKn) at SMP Negeri 51 Palembang. Data were collected through observations and interviews with three PKn teachers, focusing on the challenges they encounter and their strategies to integrate PMM into their teaching. Analysis followed the Miles and Huberman model, involving data collection, display, reduction, and conclusion drawing. Findings indicate that PMM aids PKn teachers in delivering high-quality instruction by providing accessible teaching materials and interactive learning media aligned with the Independent Curriculum. However, challenges persist, including limited teacher familiarity with PMM, inadequate devices and internet access, and difficulties in integrating PMM with classroom practices. Teachers employ various strategies to overcome these barriers, including self-directed learning and school-provided training sessions, which enhance their technological competence and understanding of PMM. Additionally, the platform’s resources are adaptable, allowing teachers to modify content to meet curriculum standards effectively. PMM has significant potential to improve teaching quality in PKn education, though its effectiveness is influenced by the availability of resources and teacher training. Enhanced support in these areas could maximize PMM’s impact in Indonesian schools.
Implementation Of The Pancasila Student Profile Strenghening Project (P5) In The Independent Curriculum In High Schools Ritagustiani Ritagustiani; Erianjoni Erianjoni; Junaidi Indrawadi; Eka Asih Febriani
Dinasti International Journal of Education Management And Social Science Vol. 6 No. 4 (2025): Dinasti International Journal of Education Management and Social Science (April
Publisher : Dinasti Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/dijemss.v6i4.4345

Abstract

The purpose of this study is to provide an overview of the successful implementation of the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5) in Senior High Schools through a literature review of several related articles. The research method used is library research by accessing the Google Scholar database using the keywords "Implementation" and "Pancasila Student Profile Strengthening Project". The results of the study show that the readiness of schools, teachers, supervision, and students greatly affects the success of the implementation of P5. Schools need to provide adequate facilities, involve school committees and communities in planning, and periodically evaluate programs. Teachers play an important role in the implementation of P5, so it is necessary to receive training to understand the preparation of modules, develop learning methods, and master contextual principles, holistic, exploratory, and student-centered. These principles encourage students to be more active, creative, and independent in the learning process. In addition, internal and external supervision is also an important supporting factor. School supervisors provide direction and motivation, while principals and teachers guide and monitor the course of student activities. Structured oversight helps identify constraints and provide timely solutions. With good support from all elements of the school, the implementation of P5 can run more optimally, allowing students to develop academic competence, social skills, and character in accordance with the values of Pancasila, which is the main foundation of education in Indonesia.
Inovasi Sains dalam Organisasi Kepemudaan: Membangun Kesadaran Sosial untuk Pembangunan Berkelanjutan Riky Pratama Susilo; Al Rafni; Junaidi Indrawadi; Susi Fitria Dewi
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 3 (2025): March
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i3.10567

Abstract

This study aims to analyze the role of youth organizations in increasing youth social awareness in Sei Kandis Village and identify science innovations applied to support sustainable development. The method used is qualitative with a phenomenological approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation, with informants determined by purposive sampling. The results showed that Karang Taruna plays an important role in increasing social awareness through science innovation-based programs, such as environmentally friendly technology training. Factors that influence youth social awareness include internal factors, such as enthusiasm and commitment, and external factors, such as adequate facilities and infrastructure. The conclusion of this study is that the application of science innovation in karang taruna programs can increase youth participation in social activities and support sustainable development in the village.
Development of PjBL-Based Pancasila Education E- Module with AI-Powered Interactive Content for Strengthening Character Values High School Students in Padang City Wulandari, Tiara; Rafni, Al; Montessori, Maria; Indrawadi, Junaidi
Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum Vol. 24 No. 1 (2025): Pena Justisia
Publisher : Faculty of Law, Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/pj.v24i1.6899

Abstract

This research aims to develop e-modules of Pancasila Education based on Project- Based Learning (PjBL) with the help of AI-Powered Interactive Content to support the strengthening of the character of high school students. The development process follows the ADDIE model which consists of the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation. The analysis stage was conducted through teacher interviews, student questionnaires, as well as curriculum and literature studies to identify the need for relevant teaching materials, student characteristics, and materials that support character value learning. The product was developed in the form of a flipbook-based interactive digital e-module that contains materials, collaborative project activities, QR-code learning videos, and character reflection elements. Validation was conducted by material, media, and language experts, with the results showing a very high level of validity in the aspects of content, language, and visual design. The practicality test involved three teachers and thirty students, resulting in an average score of 3.810 and 3.646 which indicated that the e-module was classified as very practical to use. The effectiveness test through pretest and posttest in the experimental class showed a significant increase in learning outcomes (p < .001), with Cohen's d of 3.393. In addition to cognitive improvement, character values such as caring, responsibility, and cooperation were also strengthened based on teacher assessment and student self-assessment. Based on these findings, the e-module is declared valid, practical, and effective as an alternative learning media that is contextual and relevant to the needs of the digital generation
P5 Project Theme: The Voice of Democracy As Cross-Curricular Political Education (Study at SMA Dek Padang) Pratama, Mayoga; Rafni, Al; Suryanef, Suryanef; Indrawadi, Junaidi
Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum Vol. 24 No. 1 (2025): Pena Justisia
Publisher : Faculty of Law, Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/pj.v24i1.7084

Abstract

is study examines the implementation of the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5) with the theme Voice of Democracy at SMA DEK Padang as a vehicle for cross-curricular political education. Political education is considered crucial for shaping young citizens who are knowledgeable, critical, and participatory in democratic life. However, it often remains limited to cognitive aspects, neglecting democratic practices and participatory skills. Using a qualitative descriptive approach, this research collected data through interviews, participatory observation, and questionnaires involving teachers, student council administrators, and eleventh-grade students. The findings reveal that the Voice of Democracy project provided students with meaningful experiences in understanding and practicing democracy through activities such as election simulations, open debates, campaign design, and collaborative decision-making. These activities successfully integrated multiple subjects, including Civic Education, Indonesian Language, and Visual Communication Design, enriching students’ political literacy, communication, and creativity. Moreover, the project fostered deliberative participation, negotiation skills, and political efficacy, as students not only learned concepts theoretically but also experienced democratic processes in practice. The reflection stage enabled critical evaluation, encouraging students to internalize values of justice, tolerance, and responsibility. Despite challenges such as uneven student engagement and cross-subject coordination, the project demonstrated significant potential in developing democratic attitudes and participatory skills. Ultimately, this study highlights the strategic role of schools as agents of political education in the Merdeka Curriculum era, showing how project-based learning can transform abstract democratic principles into lived experiences for students.
Co-Authors Adrian Fadhilla Ahmad Ahmad Aila Gustira, Beta Ajeng Irani, Hesti Al Rafni Alia Azmi Alvita Dewi Ardayah Amelia, Denia Amrii, Ulil Anak Agung Gede Sugianthara Angelia, Inge Anggreni, Silvia Annisa Maesa Aprilia, Tazia Aqlaqul Kharimah Arfan, Rocky Arieska Dwi Asmil Arieska Dwi Asmil Arisman Trisno Atika Permata Bunda Atri Waldi Azizah, Cici Nur Azwar Ananda Azzahra, Dinda Bintang Utami Brilliany Dwi Mitry Bunga Dinda Permata Cahyani, Sadita Dwi David Hidayat Dea Sinta Maharani Dea Sinta Maharani Delmira Syafrini Delviyani, Delviyani Dendy Marta Putra Dendy Marta Putra Desi Wulandari Desmi Sofia Despita, Selvia Devi Laura, Rifky Dewi, Susi Fitria Dika, Filla Dzilfikrirrasyid, Dzilfikrirrasyid Efriman Efriman Egis, Laofena Eka Asih Febriani Eka Asih Febriani Eka Putri, Wulanda Ella Asri Handayani Emilia Dewita Eni Kurniawati Erfin Listiorini Erianjoni Erianjoni Erianjoni Erianjoni Erik Fahron Setiadi Erma Santia Ernawati Ernawati Ersya, Muhammad Prima Ezy Ulandari Fachry Abda El Rahman Fadil Rahman Rezhki Fadila, Nurul Fahira, Salsabilla Luthfian Fatia Fatimah Fatmariza Fatmariza Fauzi Ramadhan Febi Dwi Lianda Fedri Excel Fernando, Robi Fetri Demi Susanti Firdayani, Mei Bunga Fismanelly, Fismanelly Fitra Fitra Fitri Eriyanti Fitri, Kurnia Fitria, Reza Ghani Syuhada Putra Hafsyari Hafsyari Hafsyari Icha Hajri, Priazki Hani Aprida Hanuzral, Muhammad Hasanah, Annisa Hasrul Hasrul, Hasrul Hasrul Piliang Heki Mandri Saputra Hendra Hendra Hendrik Heri Sandi Henni Muchtar Hertiani, Rahmi Husna, Fitratul Husni, Khalifah Tur Icha, Hafsyari Ideal Putra Ika Sandra Indah Tria Audina Indah Wijaya Lase Indri Okta Sari Intan Krisnawati Irwan Hamdi Irwan Irwan Irwan Irwan Isnarmi Moeis Izsta, Muhammad Fadhil Joni, Erian Joya Rahma Junita, Upik Karmila, Roza Kirana Kirana Kurnia Novera Kurniawan, Cecep Ladiva, Hasmai Bungsu Lusiana Rosalina Luthfi Dara Amalia Luthfi, Zaky Farid M aqil Al Afif Maria Montessori Marisa, Ade Maya Anggraini Melda Neli Midun Midun Miftahul Jannah Monica Tiara Monica Tiara Muchtar, Henny Muhammad Arif Yuzanda Nadya Pradiva Fibra Nadya Salsabillah Nahdah Kurnia, Arinda Nesti, Tirza Nia Novita Sari Nilam Sari, Silvia Nora Susilawati Novi Novi Novriunanda, Dhea Nur Aini Nurdin, Ilham Nurhidayati Nurhidayati Nurhidayati Nurhidayati Nurhotma Nurhotma Nurlizawati Nurman Nurman Nurman Nurman Nurman S Nurman S NURUL FAIZAH Nurul Fitri Yani Oftayanti, Nala Okhada, Elsa Monara Olivia Annisa Pandra Oktum Zalmi Prabowo, Ade Pratama, Mayoga Purnama Sari, Tika Purnama, Tetti Eka Putri Lenggogeni Putri, Reza Eka Rafhi Febryan Putera Rahima, Afifa Rahman HM Rahmat Danil Rahmayanti, Vera Rahmi Fauzia Rahmi, Rika Rama Arya Kurniawan RANI RANI, RANI Ratna Rosima Wulandari Ratna Sari, Rina Rendy Tri Utama Reno Fernandes Revalina, Atiqah Revinna Ornela Kartini Revitasari Revitasari Rhavy Ferdyan Rika Febriani, Rika Riky Pratama Susilo Rina Satty Welly Riani Ritagustiani Ritagustiani Ritagustiani, Ritagustiani Rizky Ramadhani Rosa Fitria Zonti Rosnelly, Rosnelly Ruli Rizky Syafrina Ryan Prayandi Viano Sa'diyah, Halimatun Sabar Aulia Rahman Sabela, Zahra Safitri, Sanseni Sakinah, Gita Sari Salsa Billa Salsabila, Dzykra Salsabila, Hima Saputri, Rahmawati Sarah Zikriana Sari, Serli Retno Sari, Vita Monika Sari, Widia Permata Sencia Nurkhaini Septania Caesaria Setiadi Septiani, Depi Sihombing, Radot Maruli T Sitorus, Yalizar Rahayu Sri Wulandari Suari, Susy Suci Pratiwi Surya Dharma Suryanef Suryanef Syahriani, Fadilla Syamsuddin Anas Tiara, Monica Tika Rosmadini Tua Sibarani, Ramot Ulhasna, Nisa Ulil Amri Ulpa, Fadilla Veithzal Rivai Zainal Vitri Intan Sari Wahyudi Saputra Whisnu Mahisa mandala Putra Winda Arjulita Wirdanengsih Wirdanengsih Wirdanengsih, Wirdanengsih Wirdati, Wirdati Wisniati, Wisniati Wita, Gusmira Wulandari, Tiara Yogi Febri Andhika Yosya, Ahmad Afdhol Yudiana, Yudiana Yurni Suasti Yusnanik Bakhtiar Zaenuddin Hudi Prasojo Zahara, Nurul Husna Zalia, Fathihah Resky Zatalini, Rinia Zulnaimi, Mitha