p-Index From 2021 - 2026
10.568
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Indonesian Journal of Geography Jurnal Teknologi Pendidikan Wahana Didaktika Prosiding Universitas PGRI Palembang Jurnal Populasi Jurnal Edukasi Matematika dan Sains JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT JPsd ( Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar ) KALPATARU: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKN Media Penelitian Pendidikan : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan dan Pengajaran E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Majalah Lontar Civis: Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Pendidikan Demography Journal of Sriwijaya Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Jurnal Sinergitas PkM & CSR JURNAL SWARNABHUMI PROSIDING SEMINAR NASIONAL PROGRAM PASCASARJANA Jurnal Riset Pendidikan Dasar Jurnal Ilmiah Dikdaya Journal on Education Harmony : Jurnal Pembelajaran IPS dan PKN Jurnal Gentala Pendidikan Dasar COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Ibtida'i : Jurnal Kependidikan Dasar eL.Muhbib: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Dasar Jurnal Pendidikan dan Konseling JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia) Holistika : Jurnal Ilmiah PGSD Bada'a: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Autentik : Jurnal Pengembangan Pendidikan Dasar Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Journal On Teacher Education (Jote) Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa JURNAL CERDAS PROKLAMATOR Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan These proceedings represent the work of researchers participating in The International Conference on Elementary Education (ICEE) which is being hosted by the Elementary Education Study Programme School of Postgraduate Studies, Universitas Pendidikan Jurnal Sinestesia LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Jurnal PRIMED:Primary Education Journal atau Jurnal Ke-SD An Genderang Asa: Journal of Primary Education Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Jurnal Pendidikan, Sains dan Teknologi ANTHOR: Education and Learning Journal Indonesian Research Journal on Education JS (Jurnal Sekolah) JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Jurnal Pendidikan Sosial dan Konseling Journal of Social Work and Science Education Lensa Pendas Advance Sustainable Science, Engineering and Technology (ASSET) ANTHOR: Education and Learning Journal Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Majalah Lontar

Toleransi dalam Masyarakat Plural Ginting, Rosalina; Aryaningrum, Kiki
MAJALAH ILMIAH LONTAR Vol 23, No 4 (2009): Majalah Ilmiah Lontar
Publisher : MAJALAH ILMIAH LONTAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Pada era reformasi, kemajemukan masyarakat cenderung menjadi beban daripada modal  bangsa Indonesia. Hal itu terbukti dengan munculnya berbagai persoalan yang sumbernya  berbau kemajemukan, terutama bidang agama. Dalam perspektif keagamaan, semua  kelompok agama belum yakin bahwa nilai dasar setiap agama adalah toleransi.Akibatnya yang muncul intoleransi dan konflik. Padahal agama bisa menjadi energi positif untuk    membangun nilai toleransi guna mewujudkan negara yang adil dan sejahtera. Seharusnya pada era reformasi ini, kita menjunjung tinggi demokrasi dan toleransi. Demokrasi tanpa toleransi akan melahirkan tatanan politik yang otoritarianistik, sedangkan toleransi tanpa demokrasi akan melahirkan pseudo- toleransi, yaitu toleransi yang rentan konflik-konflik  komunal.Oleh sebab itu, demokrasi dan toleransi harus saling terkait, baik dalam komunitas masyarakat politik maupun masyarakat sipil. Disamping itu nilai dasar setiap  agama adalah toleransi, terutama agama Islam tidak kurang dari 300 ayat menyebut mutiara toleransi secara eksplisit. Sehubungan dengan kedua hal tersebut, dipandang penting adanya  toleransi dalam kehidupan masyarakat plural yang demokratis.Permasalahannya sekarang bahwa toleransi dalam kehidupan bersama semakin   lemah, dan anti toleransi serta anti pluralisme semakin menguat. Untuk itu toleransi perlu   dikembangkan dalam masyarakat plural Kata-kata Kunci : Toleransi, masyarakat plural
Model Pembelajaran Portofolio pada Mata Pelajaran PKn Aryaningrum, Kiki; Budoyo, Sapto
MAJALAH ILMIAH LONTAR Vol 23, No 4 (2009): Majalah Ilmiah Lontar
Publisher : MAJALAH ILMIAH LONTAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstraks: Masalah utama dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) ialah penggunaan metode atau model pembelajaran dalam menyampaikan materi pelajaran secara tepat, yang memenuhi muatan tatanan nilai, agar dapat diinternalisasikan pada diri siswa serta mengimplementasikan hakekat pendidikan nilai dalam kehidupan sehari-hari-belum memenuhi harapan seperti yang diinginkan. Guru PKn mengajar lebih banyak mengejar target yang berorientasi pada nilai ujian akhir, di samping masih menggunakan model konvensional yang monoton, aktivitas guru lebih dominan daripada siswa, akibatnya guru seringkali mengabaikan proses pembinaan tatanan nilai, sikap, dan tindakan; sehingga mata pelajaran PKn tidak dianggap sebagai mata pelajaran pembinaan warga negara yang menekankan pada kesadaran akan hak dan kewajiban tetapi lebih cenderung menjadi mata pelajaran yang jenuh dan membosankan. Salah satu model pembelajaran inovatif,efektif,yang dapat digunakan guru adalah model pembelajaran portofolio. Melalui model pembelajaran portofolio, selain diupayakan dapat membangkitkan minat belajar siswa secara aktif, kreatif, juga dapat mengembangkan pemahaman nilai-nilai kemampuan berpartisipasi secara efektif, serta diiringi suatu sikap tanggung jawab.Penggunaan model pembelajaran portofolio dalam pembelajaran PKn berimplikasi luas terhadap khasanah piranti professional guru sebagai seorang fasilitator, director-motivator, mediator, rekonstruktor pembelajaran bagi siswa, dalam upaya mengembangkan dan membekali sejumlah keterampilan dan wawasan life skill kewarganegaraan siswa, yaitu : civic life, civic skill, civic participation, yang wajib dimiliki oleh setiap insan, agar siswa dapat hidup bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara sesuai dengan hak dan kewajibannya.   Kata Kunci : Model Pembelajaran Portofolio, Mata Pelajaran PKn
Toleransi dalam Masyarakat Plural Ginting, Rosalina; Aryaningrum, Kiki
MAJALAH ILMIAH LONTAR Vol 23, No 4 (2009): Majalah Ilmiah Lontar
Publisher : MAJALAH ILMIAH LONTAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Pada era reformasi, kemajuan masyarakat cenderung menjadi beban daripada modal bangsa Indonesia. Hal itu terbukti dengan munculnya berbagai persoalan yang sumbernya berbau kemajemukan, terutama dalam bidang agama. Dalam perspektif keagamaan semua kelompok agama belum yakin bahwa nilai dasar setiap agama adalah toleransi. Akibatnya yang muncul intoleransi dan konflik. Padahal agama bisa menjadi energi positif membangun nilai toleransi guna mewujudkan negara yang adil dan sejahtera. Seharusnya pada era reformasi ini, kita menjunjung tinggi demokrasi dan toleransi. Demokrasi tanpa toleransi akan melahirkan tatanan politik yang otoritaristik, sedangkan toleransi tanpa demokrasi akan melahirkan pseudo- toleransi, yaitu toleransi yang rentan konflik-konflik komunal. Oleh sebab itu toleransi dan demokrasi harus saling terkait, baik dalam komunitas masyrakat politik maupun masyarakat sipil. Disamping itu nilai dasar setiap agama adalah toleransi, terutama agama islam tidak kurang dari 300 ayat menyebutkan mutiara toleransi secara eksplisit. Sehubungan dengan kedua hal tersebut, dipandang penting adanya toleransi dalam kehidupan masyarakat plural yang demokratis. Permaslahannya sekarang bahwa toleransi dalam kehidupan bersama semakin lemah, dan anti toleransi serta anti pluralism semakin menguat. Untuk itu toleransi perlu dikembangkan dalam masyarakat plural. Kata-kata kunci : Toleransi, masyarakat plural
Model Pembelajaran Portofolio pada Mata Pelajaran PKn Kiki Aryaningrum; Sapto Budoyo
MAJALAH LONTAR Vol 23, No 4 (2009): Majalah Ilmiah Lontar
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ltr.v23i4.241

Abstract

Abstraks: Masalah utama dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) ialah penggunaan metode atau model pembelajaran dalam menyampaikan materi pelajaran secara tepat, yang memenuhi muatan tatanan nilai, agar dapat diinternalisasikan pada diri siswa serta mengimplementasikan hakekat pendidikan nilai dalam kehidupan sehari-hari-belum memenuhi harapan seperti yang diinginkan. Guru PKn mengajar lebih banyak mengejar target yang berorientasi pada nilai ujian akhir, di samping masih menggunakan model konvensional yang monoton, aktivitas guru lebih dominan daripada siswa, akibatnya guru seringkali mengabaikan proses pembinaan tatanan nilai, sikap, dan tindakan; sehingga mata pelajaran PKn tidak dianggap sebagai mata pelajaran pembinaan warga negara yang menekankan pada kesadaran akan hak dan kewajiban tetapi lebih cenderung menjadi mata pelajaran yang jenuh dan membosankan. Salah satu model pembelajaran inovatif,efektif,yang dapat digunakan guru adalah model pembelajaran portofolio. Melalui model pembelajaran portofolio, selain diupayakan dapat membangkitkan minat belajar siswa secara aktif, kreatif, juga dapat mengembangkan pemahaman nilai-nilai kemampuan berpartisipasi secara efektif, serta diiringi suatu sikap tanggung jawab.Penggunaan model pembelajaran portofolio dalam pembelajaran PKn berimplikasi luas terhadap khasanah piranti professional guru sebagai seorang fasilitator, director-motivator, mediator, rekonstruktor pembelajaran bagi siswa, dalam upaya mengembangkan dan membekali sejumlah keterampilan dan wawasan life skill kewarganegaraan siswa, yaitu : civic life, civic skill, civic participation, yang wajib dimiliki oleh setiap insan, agar siswa dapat hidup bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara sesuai dengan hak dan kewajibannya. ?é?á Kata Kunci : Model Pembelajaran Portofolio, Mata Pelajaran PKn
Toleransi dalam Masyarakat Plural Rosalina Ginting; Kiki Aryaningrum
MAJALAH LONTAR Vol 23, No 4 (2009): Majalah Ilmiah Lontar
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ltr.v23i4.239

Abstract

Abstrak: Pada era reformasi, kemajemukan masyarakat cenderung menjadi beban daripada modal?é?á bangsa Indonesia. Hal itu terbukti dengan munculnya berbagai persoalan yang sumbernya?é?á berbau kemajemukan, terutama bidang agama. Dalam perspektif keagamaan, semua?é?á kelompok agama belum yakin bahwa nilai dasar setiap agama adalah toleransi.Akibatnya yang muncul intoleransi dan konflik. Padahal agama bisa menjadi energi positif untuk?é?á?é?á?é?á membangun nilai toleransi guna mewujudkan negara yang adil dan sejahtera. Seharusnya pada era reformasi ini, kita menjunjung tinggi demokrasi dan toleransi. Demokrasi tanpa toleransi akan melahirkan tatanan politik yang otoritarianistik, sedangkan toleransi tanpa demokrasi akan melahirkan pseudo- toleransi, yaitu toleransi yang rentan konflik-konflik?é?á komunal.Oleh sebab itu, demokrasi dan toleransi harus saling terkait, baik dalam komunitas masyarakat politik maupun masyarakat sipil. Disamping itu nilai dasar setiap?é?á agama adalah toleransi, terutama agama Islam tidak kurang dari 300 ayat menyebut mutiara toleransi secara eksplisit. Sehubungan dengan kedua hal tersebut, dipandang penting adanya?é?á toleransi dalam kehidupan masyarakat plural yang demokratis.Permasalahannya sekarang bahwa toleransi dalam kehidupan bersama semakin?é?á?é?á lemah, dan anti toleransi serta anti pluralisme semakin menguat. Untuk itu toleransi perlu?é?á?é?á dikembangkan dalam masyarakat plural Kata-kata Kunci : Toleransi, masyarakat plural
Toleransi dalam Masyarakat Plural Ginting, Rosalina; Aryaningrum, Kiki
MAJALAH LONTAR Vol 23, No 4 (2009): Majalah Ilmiah Lontar
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ltr.v23i4.665

Abstract

Abstrak: Pada era reformasi, kemajuan masyarakat cenderung menjadi beban daripada modal bangsa Indonesia. Hal itu terbukti dengan munculnya berbagai persoalan yang sumbernya berbau kemajemukan, terutama dalam bidang agama. Dalam perspektif keagamaan semua kelompok agama belum yakin bahwa nilai dasar setiap agama adalah toleransi. Akibatnya yang muncul intoleransi dan konflik. Padahal agama bisa menjadi energi positif membangun nilai toleransi guna mewujudkan negara yang adil dan sejahtera. Seharusnya pada era reformasi ini, kita menjunjung tinggi demokrasi dan toleransi. Demokrasi tanpa toleransi akan melahirkan tatanan politik yang otoritaristik, sedangkan toleransi tanpa demokrasi akan melahirkan pseudo- toleransi, yaitu toleransi yang rentan konflik-konflik komunal. Oleh sebab itu toleransi dan demokrasi harus saling terkait, baik dalam komunitas masyrakat politik maupun masyarakat sipil. Disamping itu nilai dasar setiap agama adalah toleransi, terutama agama islam tidak kurang dari 300 ayat menyebutkan mutiara toleransi secara eksplisit. Sehubungan dengan kedua hal tersebut, dipandang penting adanya toleransi dalam kehidupan masyarakat plural yang demokratis. Permaslahannya sekarang bahwa toleransi dalam kehidupan bersama semakin lemah, dan anti toleransi serta anti pluralism semakin menguat. Untuk itu toleransi perlu dikembangkan dalam masyarakat plural. Kata-kata kunci : Toleransi, masyarakat plural
Co-Authors ., Mimayanti Adarea, Riswan Adrianus Dedy Adrianus Dedy, Adrianus Afiah Agus Joko Pitoyo Ahmad Adi Suhendra Ahyanika, Oksatiarani Akhbar , M Taheri Aldi, Nopri Aldora Pratama Aldora Pratama Ali Fakhrudin Ali Fakhrudin Ali Fakhrudin, Ali Ali Fakhurdin Andri Kurniawan Anisa Ambarwati Anissa syalsadilla Anugrah Tanbayu Arafat, Yasir Arief Kuswidyanarko Arief Kuswidyanarko Arisman - Arisman Arisman . Armansyah Armansyah Armansyah Armansyah Ayurachmawati, Puji Bambang Kumoro Binti Nurmala Boby Kurniawan Bukman Lian Bukman Lian Bukman Lian, Bukman Desi Arisagita Simamora Desi Dwi Safitri Dessy Wardiah, Dessy Desti Niwarni Desti Niwarni Desti Seri Hanggrraini Dyah Anggraini Eel Lestari Eko Julianto ellyarisvamargolang Elpeni Dwi Azahara Elvira Maulidya Eni Heldayani Ericka Damayanty Eva Dina Chairunisa Eva Dina Chairunisa, Eva Dina Faipri Selegi , Susanti Faipri Selegi, Susanti Fatimah, Siti Asfatul Harminia, Anggun Henni Riyanti Henni Riyanti HERA, TRENY Hetilaniar Hetilaniar, Hetilaniar Hetilaniar, M.Pd Hj. Yenny Puspita, Hj. Yenny Husnil Kirom Husnil Kirom Ida Suryani Ida Suryani Ida Suryani, Ida Intan Permatasari Irawan, David Budi Ita, Ita Novianti Jeliwanti, Mesy Kholina Juaidah Agustina Junita Sri Rahayu Kuswidyanarko, Arief Lukman Hakim Lukman Hakim Lukman Hakim M. Taheri Akhbar, M. Taheri Maharani Oktavia Maharani Oktavia Maharani Oktaviani Masyithah, Almarhia Mega Kusuma Putri Mega Kusuma Putri Moh. Rasyid Ridho Monalisa Monalisa Monanisa, Monanisa Muhamad Idris Muhamad Idris, Muhamad Muhammad Andra Pratama Muhammad Andri Hapni Murjainah . Murjainah, Murjainah Mutia Hanifah mutia Nabila Dwi Lestari Nia Olivia Nila Septri Setiawati Nila Septri Setiawati Nopianti, Indri Novi Ratnasari Novitasari, Lidia Nugraha, Nisa Nur Annisa Nurmala Hayati Okpiani, Seli Oktavia, Haeny Oktavia, Maharani Ozzy Tiara Deksi Pepi Permana Pertiwi, Bunga Arum Bella Pita Purnama Sari Pratama, Rafika Erliana Puji Ayurachmawati Puji Ayurachmawati, Puji Pujianto Puspita, Yenny Putri Amalia Putri Putri Anjani Putri Dewi Nurhasana Putri, Cindy Dinda Putri, Sintiya Arentika Rahmawati Ramadhan, Vico Ramadhani, Nurfaizah Alya Ramanata Disurya, Ramanata Rattriana Rattriana Rhamadan, Muhammad Qobul Ridho Ridho, M Rasyid Rini Hartini Rio, Wendy Oscar Ririn Marcela RIZHARDI, RURY Robert Budi Laksana Rosalina Ginting Rosi Amelia Rosmiyati , Evi Salsabila Sapto Budoyo Sapto Budoyo SAPUTRA, TITUS HENDRA Saputri, Nabila Sefta Hanifa, Asvera Septina, Rina Silawati Silawati Silfhina Wijaya Putry Silvy Shaleha Yulianti Siregar, Meliana Siti Asiyah Siti Nurhaliza Siti Rachmi Indah Sari Smita Manurung, Elida Sonia Anisah Utami Suci Permata Sari Sukmaniar Sukmaniar Sukmaniar Sunedi Sunedi Sudarman Sunedi Sunedi Sunedi, Sunedi Susanti Faipri Selegi, Susanti Faipri Suwarno Widodo Tanbayu, Anugrah Taufiqurrahman Tira Tira Titik Haryati Titik Haryati Umi Kalsum Vahrani Parastika Aulia Veronnica, Ni Wayan Wanda Vinanda, Efrisa Jelsi Viona Viona Wahyu Saputra Wahyu Saputra Wanda Wanda Yenti Adinda, Resti Yuni Salsabillah Yuni Zahara Zeta Ulpatara Wandira