p-Index From 2021 - 2026
9.696
P-Index
This Author published in this journals
All Journal STUDIA ISLAMIKA Refleksi: Jurnal Kajian Agama dan Filsafat Teosofi: Jurnal Tasawuf dan Pemikiran Islam Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Kompetensi JURNAL KOLABORASI Al-Ahwal: Jurnal Hukum Keluarga Islam Info-Teknik Jurnal Ilmiah Peuradeun Jurnal EMT KITA Jurnal Ilmiah Didaktika : Media Ilmiah Pendidikan dan Pengajaran SAMARAH: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam TARBIYA ISLAMIA : Jurnal Pendidikan dan Keislaman Anterior Jurnal Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora (KAGANGA) Ulumul Syar\'i : Jurnal Ilmu-Ilmu Hukum dan Syariah Al-Banjari : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Keislaman Khazanah: Jurnal Studi Islam dan Humaniora El-Tsaqafah: Jurnal Jurusan PBA JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan JURNAL CRANKSHAFT MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-ilmu Sosial Jurnal Paedagogy Riwayah : Jurnal Studi Hadis Realita : Jurnal Bimbingan dan Konseling Jurnal Kesehatan Tambusai Jurnal Teknologi Pendidikan : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembelajaran Jurnal hukum IUS PUBLICUM Jurnal Ahsana Media : Jurnal Pemikiran, Pendidikan dan Penelitian ke-Islaman Proceedings of International Conference on Multidiciplinary Research Empiricism Journal JURNAL PENDIDIKAN INDONESIA: Teori, Penelitian, dan Inovasi Jurnal Puan Indonesia Malikussaleh Social and Political Reviews Andalas International Journal of Socio-Humanities (AIJOSH) Tadbiruna: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Journal of Innovation Research and Knowledge Tsaqofah: Jurnal Penelitian Guru Indonesia Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan Jurnal Dedikasi Madani : Jurnal Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Diagnosa: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Keperawatan Bahtsuna: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam International Journal Multidisciplinary Jurnal Malikussaleh Mengabdi INTAN CENDEKIA: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Jurnal Solusi Masyarakat (JSM) Ta'bir Al-'Arabiyyah Al-Hashif: Jurnal Pendidikan dan Pendidikan Islam Jurnal Wicara Desa Jurnal Seumubeuet Ittishal : Jurnal Komunikasi dan Media Arba: Jurnal Studi Keislaman Insight Journal Studia Islamika Pena Anda Scientific Journal for Nation Building
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Empiricism Journal

Survei Kriteria Rumah Sehat di Kawasan Kampung Bugis: Tantangan dan Solusi Kesehatan Lingkungan Mujiburrahman, Mujiburrahman; Sofyandi, Arif
Empiricism Journal Vol. 5 No. 2: December 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v5i2.2523

Abstract

Perumahan warga yang tidak memenuhi persyaratan rumah sehat akan mempengaruhi kualitas kesehatan dari masyarakat tersebut, masalah kesehatan yang akan ditimbulkan seperti infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), tuberclosis (TBC), demam berdarah dengue (DBD), diare dan penyakit lainnya. Pendekatan pada penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Deskriptif kuantitatif adalah penelitian yang dilakukan dengan tujuan utama membuat gambaran atau deskriptif suatu keadaan secara obyektif. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran kondisi perumahan di wilayah kampung Bugis, kecematan Ampenan, Kota mataram, NTB. Instrumen dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan form persyaratan rumah sehat menurut Kemenkes RI No.829/Menkes/ SK/VII/1999 tentang persyaratan kesehatan permukiman. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh warga kampung Bugis. Sampel dalam penelitian ini adalah adalah 15 orang. Lokasi penelitian di kampung Bugis. Hasil dari penelitian, penilaian rumah sehat ini adalah ditinjau dari 3 aspek ialah komponen rumah, sanitasi dan perilaku penghuni dari 15 rumah tersebut semuanya termasuk kategori tidak sehat. Survey of Criteria for Healthy Homes in the Bugis Village Area: Environmental Health Challenges and SolutionsAbstractResidential housing that does not meet the requirements for healthy housing will affect the quality of health of the community, resulting in health problems such as acute respiratory infections (ARI), tuberculosis (TBC), dengue hemorrhagic fever (DHF), diarrhea and other diseases. The approach to this research is quantitative descriptive. Quantitative descriptive is research carried out with the main aim of creating an objective picture or description of a situation. This research was conducted to determine the description of housing conditions in the Bugis village area, Ampenan sub-district, Mataram City, NTB. The instrument in this research was to use the healthy house requirements form according to the Indonesian Ministry of Health No.829/Menkes/SK/VII/1999 concerning residential health requirements. The population in this study were all residents of Bugis village. The sample in this study was 15 people. Research location in Bugis village. As a result of the research, the assessment of healthy houses is seen from 3 aspects, namely house components, sanitation and the behavior of the occupants of the 15 houses, all of which fall into the unhealthy category.
Peran Petugas Kesehatan dalam Pencegahan Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Rasana’e Timur Kota Bima Tahun 2025 Niatullah, Nini; Hayati, Zaharatul; Antiyani, Rini; Mujiburrahman, Mujiburrahman
Empiricism Journal Vol. 6 No. 4: December 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ksr1nr69

Abstract

Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat kronis dan multidimensional di Indonesia, termasuk di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2023, prevalensi stunting nasional mencapai 21,5%, masih jauh dari target nasional sebesar 14%. Kondisi ini menunjukkan bahwa stunting tidak hanya disebabkan oleh kekurangan gizi, tetapi juga mencerminkan keterbatasan efektivitas layanan kesehatan primer dalam menjangkau determinan sosial, perilaku, dan lingkungan secara terintegrasi, terutama pada tingkat wilayah mikro. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran petugas kesehatan dalam pencegahan stunting pada layanan kesehatan primer berbasis wilayah mikro di wilayah kerja Puskesmas Rasana’e Timur, Kota Bima, tahun 2025. Penelitian ini menawarkan kebaruan dengan memposisikan petugas kesehatan sebagai aktor institusional lokal yang menjembatani kebijakan nasional dengan praktik promotif dan preventif yang kontekstual serta berbasis keluarga. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan desain eksploratif-tematik, melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan telaah dokumentasi terhadap petugas kesehatan yang terlibat langsung dalam program stunting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petugas kesehatan memiliki peran strategis sebagai pelaksana teknis sekaligus aktor adaptif, inovatif, dan berjejaring dalam pencegahan stunting, dengan dampak nyata pada wilayah spesifik. Simpulan penelitian menegaskan bahwa keberhasilan penurunan stunting sangat bergantung pada kapasitas adaptif petugas kesehatan dalam mengintegrasikan data, inovasi lokal, dan jejaring komunitas, sehingga kebijakan stunting perlu diarahkan pada penguatan layanan primer berbasis wilayah. The Role of Health Care Workers in Stunting Prevention in the Work Area of the Rasana'e Timur Public Health Center, Bima City 2025 Abstract Stunting remains a chronic and multidimensional public health problem in Indonesia, including in West Nusa Tenggara Province. According to the 2023 Indonesian Nutritional Status Survey (SSGI), the national prevalence of stunting reached 21.5%, which is still far above the national target of 14%. This condition indicates that stunting is not merely a reflection of nutritional deficiencies, but also highlights limitations in the effectiveness of primary health care services in addressing social, behavioral, and environmental determinants in an integrated manner, particularly at the micro-regional level. This study aims to analyze the role of health workers in stunting prevention within a micro-area–based primary health care context in the working area of Rasana’e Timur Primary Health Center, Bima City, in 2025. The study offers novelty by repositioning health workers as local institutional actors who bridge national policies with contextual, family-based promotive and preventive practices. A descriptive qualitative approach with an exploratory thematic design was employed, utilizing in-depth interviews, participant observation, and document review involving key health workers directly engaged in stunting interventions. The findings indicate that health workers play a strategic role not only as technical implementers but also as adaptive, innovative, and networked local institutional actors, producing tangible impacts in specific areas. The study concludes that the effectiveness of stunting reduction is largely determined by the adaptive capacity of health workers to integrate data, local innovations, and community networks; therefore, stunting policies should prioritize strengthening primary health care actors and mainstreaming area-based approaches as a sustainable strategy to achieve national targets.
Co-Authors A, Nini Niatullah Abdus Salam, Abdus Abubakar, Bahrun Ade Ikhsan Kamil Aflia Riski Agam Muarif Agustin, Rizki Dwi Ahmad Muzanni, Ahmad Ahmad, Shukri Ahzan, Moh Zainul Ahzan, Moh. Zainul Ainal Mardhiah Akbar, Djalaludin M. Akmal, Rifqi Al Usrah, Cut Rizka Alawi, Fahrudin Antiyani, Rini Ariani, Asriani Asmawati Asmawati Aspini, Aspini Baiq Sarlita Kartiani, Baiq Sarlita Kartiani Bastika, Ayu Chalid, Ibrahim Dedi Fariadi Dedy Wahyudin Dewi Kumala Sari Elsa, Rima Erika Erika Fadillah, Siti Fakhrul Rijal, Fakhrul Fatmasari, Desy Fernando, Ginanjar Fery, Muammad Fitri, Dwi Galang Prayoga Garnika, Eneng Habiburrahim Habiburrahim Hadi, M. Samsul Hadini Hadini, Hadini Hanafi Hanafi Hanangga, Lalu Danal Hartati, Aluh Hasnul Arifin Melayu Hayati Hayati Hayati, Zaharatul I Dewa Ayu Made Budhyani I Gede Ratnaya I Gst Lanang Agung Parwata Ibnu Ali Ida Bagus Made Astawa Ilham Ilham Ilham, Iromi Indah Nurhidayati, Indah Inka, Novina Insyiroh, Salsabila Irawan, Heri Irfan, Ahmad Zainul Ismail Anshari Ismail, Nurjanah Jasafat Jaswandi, Lalu Juliadini, Khairunnisa Dhea Junaidi Junaidi Kamil, Ade Ihsan KETUT SUKARMA . Khaerul Anam KHAIRUL HUDA, KHAIRUL Khoirudin Lubis, Bahtera Kurniawati Kurniawati Lalu Parhanuddin Lana Safitri, Lana Safitri laxmi zahara M. Zainal Mustamiin Maharani, Deswita Mahsup, Mahsup Maimun Mainisa, Mainisa Maisyura, Maisyura Mamat, Masajidi Mardiah Astuti MasrurohMasruroh, Masruroh Ma’arif , Syamsul Md Ghazali, Nor Hasnida Meliza, Richa Mochammad Imron Awalludin Muhammad Fazil, Muhammad Muhammad Firman Muhammad Habibi Muhammad Ichsan Muhammad Rusydi Muhammad Suhufi Muhammad Zainal Abidin Muliari Muliari Munir, Shirozul Musa Alfadhil Mustakim Mustakim Muzakkir Muzakkir Nagari, Raja Mahendra Najamuddin, M Najamuddin, M. Najwa, Lu'Luin Natalia, Septimi Hartati Ni'mah, Mamluatun Niatullah, Nini Nilfaita, Jumaati Nizar, Raudatun Nizza, Indriya Asmara Nur Hafni Nuraeni Nuraeni Nuraiza, Nuraiza Nurhidayanti, Nurhidayanti Nurhidayati , Vivi Nurul Azmi, Nurul Nurul Iman, Nurul Pratama, Fredo Pujiastuti, Nur Apriliani Purmadi, Ary Rahmatika, Assyfa Ramandha, Inka Okta Rangkuty, Rakhmadsyah Putra Razali Razali Rendi Rendi, Rendi Rizki, Dini Rochayah, Anita RR. Ella Evrita Hestiandari Rudi Hariawan Samsul Hadi Sanusi Sanusi Sardana, Ahmad Septiana, Dini Silahuddin Silahuddin Sofyandi, Arif Sri Hartati Suadi Suadi Sudarwo, Raden Suja, Wayan Suparmanto Suprapto, Muhammad Suriana Suriana Susanti, Weti Sutajaya, Made Sutarto Sutarto Syibran Mulasi Tengku Riza Zarzani N Teuku Zulfikar Tihalimah, Tihalimah Ummah, Kholifatul Usman Usman Wardani, Vera Wibawa, Restu Winata, Aliahardi Yeniningsih, Taat Kurnita Yulia, Ruka Yulianto, Dian Dwi Zinnurain Zinnurain, Zinnurain