Articles
Efek Norma Subyektif terhadap Sikap Wirausaha Mahasiswa Calon Guru
Rasidi, Ahmad;
Satriawan, Rodi;
Endriana, Neny;
Muliadi, Agus
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2024 (1)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53299/jppi.v4i1.497
Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh norma subjektif terhadap sikap kewirausahaan mahasiswa. Studi ini merupakan penelitian ex post facto dengan pendekatan deskriptif eksploratif dengan responden sebanyak 33 mahasiswa calon guru sains. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuesioner tertutup dengan pilihan jawaban yang bergradasi berdasarkan skala Likert yang telah divalidasi oleh ahli dan dinyatakan valid. Data penelitian dianalisis menggunakan statistik deskriptif kuantitatif dan statistik inferensial dengan uji regresi linier sederhana pada tingkat signifikansi 5%. Hasil studi menunjukkan bahwa (1) persepsi mahasiswa calon guru sains mengenai norma subyektif memiliki rata-rata skor sebesar 3,01 yang tergolong dalam kategori Tinggi, sedangkan sikap wirausaha memperoleh rata-rata skor sebesar 3,26, yang tergolong dalam kategori Sangat Tinggi; (2) ada pengaruh signifikan norma subyektif terhadap sikap wirausaha mahasiswa dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 lebih kecil dari nilai alpha pengujian 0,05 (<0,05); (3) norma subyektif berkontribusi sebesar 49,8% terhadap sikap wirausaha dan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain, yang dibuktikan dengan nilai R Square sebesar 0,498.
Bioteknologi Berbasis Bioentrepreneurship: Persepsi Mahasiswa Biologi
Muliadi, Agus;
Imran, Ali;
sabrun, sabrun
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 7, No 4 (2021): Jurnal Ilmiah Mandala Education
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58258/jime.v7i4.2461
Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi mahasiswa pendidikan biologi terhadap pembelajaran bioteknologi berbasis bioentrepreneurship. Studi ini merupakan penelitian deskriptif eksploratif dimana responden adalah 56 mahasiswa pendidikan biologi di Universitas Pendidikan Mandalika. Instrumen yang digunakan berupa angket tertutup dengan skala Guttman dan yang telah divalidasi (validasi ahli). Data penelitian dianalisis secara deskriptif dan statistik inferensial dengan uji Kruskal Wallis. Hasil studi yaitu (1) persepsi mahasiswa pendidikan biologi di Universitas Pendidikan Mandalika terhadap pembelajaran bioteknologi berbasis bioentrepreneurship adalah sangat baik dengan rincian persentase pesepsi mahasiswa semester II sebesar 67,5%, semester IV sebesar 82,5%, semester VI sebesar 96,9%, dan semester VIII sebesar 90%; (2) hasil uji kruskal wallis dengan nilai signifikansi sebesar 0,002 lebih kecil dari nilai alpha pengujian alpha pengujian (>0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan signifikan persepsi mahasiswa pendidikan biologi terhadap pembelajaran bioteknologi berbasis bioentrepreneurship.
Pembelajaran Daring di Masa Pandemi Covid-19: Persepsi Mahasiswa Berbasis Gender
Kusuma, Dadang Warta Candra Wira;
Muliadi, Agus;
Imran, Fathurrahman
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 7, No 3 (2021): Jurnal Ilmiah Mandala Education
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58258/jime.v7i3.2340
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi mahasiswa pendidikan olahraga terhadap efektivitas pembelajaran daring pada masa pandemi Covid-19 ditinjau berdasarkan gender. Penelitian ini merupakan penelitian eksploratif dengan subyek penelitian sebanyak 166 mahasiswa pendidikan olahraga Universitas Pendidikan Mandalika. Instrumen yang digunakan berupa angket tertutup dengan skala Likert dan yang telah divalidasi (validasi ahli). Data penelitian dianalisis secara deskriptif dan statistik inferensial dengan uji-t. Hasil studi yaitu (1) persepsi mahasiswa terhadap pembelajaran daring pada pendidikan olahraga ditinjau dari gender yaitu laki-laki memiliki rata-rata skor sebesar 2,23 dengan kategori Cukup Baik dan perempuan sebesar 2,02 dengan kategori Cukup Baik; (2) ada perbedaan yang signifikan persepsi mahasiswa terhadap pembelajaran daring antara mahasiswa berjenis kelamin laki-laki dan perempuan yang dibuktikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,023 lebih kecil dari nilai alpha pengujian 0,05 (<0,05). Oleh sebab itu, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran daring di pendidikan olahraga pada semester genap tahun akademik 2019/2020 di masa pandemi covid-19 berlangsung kurang efektif.
Preservice Teachers’ Perceptions of Science Literacy through Indigenous Science in Sasaknese Traditional Games: A Comparative Study Based on Gender and Semester
Sukarso, AA;
Yamin, Muhammad;
Muliadi, Agus
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 13 No. 2 (2025): June
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33394/bioscientist.v13i2.16300
This study aims to investigate compare the perceptions of preservice teachers regarding the use of indigenous science in Sasaknese traditional games as a medium for strengthening science literacy based on gender and semester. This exploratory research was conducted at the Mandalika University of Education with a subject pool of 234 preservice teacher students. The research utilized a validated closed questionnaire instrument with responses gathered using a Likert scale. The data from this study were analyzed using t-test and Anova test. The results of this study are (1) There is no significant difference in the perceptions of male and female students regarding the use of indigenous science in Sasaknese traditional games as a medium for strengthening science literacy, as evidenced by a significance value of 0.899, which is greater than 0.05 (>0.05); (2) There is no significant difference in the perceptions of third, fifth, and seventh-semester students regarding the use of indigenous science Sasaknese traditional games as a medium for strengthening science literacy, as indicated by a significance value of 0.114, which is greater than 0.05 (>0.05).
Kontribusi Sikap Terhadap Minat Berwirausaha Mahasiswa?
Imran, Ali;
Muliadi, Agus
Jurnal Pendidik Indonesia (JPIn) Vol 4, No 1: April 2021
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47165/jpin.v4i1.174
Studi ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi sikap kewirausahaan terhadap minat berwirausaha mahasiswa. Studi ini merupakan penelitian ex post facto dengan pendekatan deskriptif eksploratif dengan subyek penelitian sebanyak 56 mahasiswa pendidikan biologi. Instrumen yang digunakan berupa angket tertutup dengan skala Likert dan yang telah divalidasi (validasi ahli). Data penelitian dianalisis secara deskriptif dan statistik inferensial dengan uji Regresi Linier. Hasil studi yaitu (1) sikap kewirausahaan mahasiswa sebesar 3,13 dengan kategori Baik, sedangkan minat berwirausaha mahasiswa sebesar 3,11 dengan kategori Baik; (2). Tidak ada pengaruh yang signifikan sikap kewirausahaan terhadap minat berwirausaha mahasiswa dengan nilai signifikansi sebesar 0,418 lebih besar dari nilai alpha pengujian 0,05 (>0.05); (3) Sikap kewirausahaan berkontribusi terhadap minat berwirausaha mahasiswa sebesar 1,2% (R Square = 0,012) dan sisanya dipengaruhi variabel atau faktor lainnya.
Pemanfaatan Augmented Reality sebagai Media Pembelajaran Interaktif untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep IPA Siswa Sekolah Dasar
Muzanni, Ahmad;
Kusuma, Dadang Wartha Chandra Wira;
Muliadi, Agus
Jurnal Pendidik Indonesia (JPIn) Vol 7, No 1: April 2024
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47165/jpin.v7i1.650
Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam di tingkat sekolah dasar sering menghadapi tantangan dalam menjelaskan konsep-konsep abstrak yang sulit dipahami oleh siswa. Kurangnya visualisasi yang interaktif dalam metode pembelajaran konvensional dapat menghambat pemahaman konseptual siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas Augmented Reality (AR) dalam meningkatkan pemahaman konsep IPA. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen dengan kelompok kontrol dan kelompok eksperimen, melibatkan siswa kelas 5 di SDN 5 Mataram sebagai sampel. Data dikumpulkan melalui pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan uji t-test untuk mengukur signifikansi perbedaan hasil belajar antara kedua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang belajar menggunakan augmented reality mengalami peningkatan pemahaman konseptual yang signifikan dibandingkan dengan siswa yang belajar dengan metode konvensional (p 0.05). Implikasi dari penelitian ini menegaskan bahwa teknologi augmented reality dapat menjadi media pembelajaran yang inovatif dan efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep IPA. Namun, implementasi augmented reality dalam pendidikan memerlukan strategi yang tepat, termasuk pelatihan bagi pendidik dan penyediaan infrastruktur yang memadai. Oleh karena itu, studi lebih lanjut diperlukan untuk mengkaji dampak jangka panjang augmented reality dalam pembelajaran serta potensinya untuk diintegrasikan ke dalam berbagai metode pembelajaran.
Profile of Entrepreneurial Interests of Science Teacher Candidates
Yamin, M.;
Imran, Ali;
Muliadi, Agus
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 9, No 2 (2024): JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala (Juni)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58258/jupe.v9i2.6943
This study aims to describing biology students’ perceptions of entrepreneurial interest. This study is an exploratory research with 55 biology education students as respondents. The research instrument used was a closed questionnaire with degraded answers according to a Likert scale that had been validated by experts and declared valid. Analysis of research data used is descriptive quantitative statistics and inferential statistics with Anova test at a significance level of 5%. The results of the study show that (1) the perceptions of biology education students regarding entrepreneurial interest are as follows: second-semester students have an average score of 3.05 with a category of Tall, fourth-semester students have an average score of 3.01 with a category of Tall, sixth-semester students have an average score of 3.23 with a category of Tall, and eighth-semester students have an average score of 3.00 with a category of Tall; (2) no significant difference in the perceptions of second, fourth, sixth, and eighth-semester students regarding entrepreneurial interest, which is proven by a significance value of 0.554, which is greater than 0.05 (>0.05).
Sikap Entrepreneur Mahasiswa Pendidikan Biologi
Muliadi, Agus
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 4, No 3 (2020): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58258/jisip.v4i3.1208
Kualitas lulusan pendidikan di Indonesia harus mendapatkan perhatian serius, karena data Badan Pusat Stastistik (BPS) menunjukkan bahwa lulusan pendidikan di Indonesia masih menyumbang angka pengangguran yang cukup tinggi termasuk lulusan pendidikan tinggi. Salah satu faktor penyebabnya adalah rendahnya keterampilan (life skill) yang dimiliki oleh setiap lulusan lembaga pendidikan termasuk perguruan tinggi. Perguruan tinggi memerlukan kurikulum yang link and match dengan kebutuhan dunia kerja dan berorientasi kecakapan hidup (life skill). Sikap dan keterampilan entrepreneur diperlukan oleh setiap lulusan pendidikan tinggai agar dapat menciptakan kreativitas dan inovasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) deskripsi sikap entrepreneur mahasiswa Pendidikan Biologi berdasarkan tingkat semester; (2) hubungan antara tingkat semester dengan sikap entrepreneur mahasiswa Pendidikan Biologi. Penelitian ini merupakan penelitian ex post facto dengan pendekatan deskriptif kuantitatif dan deskriptif korelasional. Sampel penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Pendidikan Biologi FSTT UNDIKMA sebanyak 114 orang. Instrumen yang digunakan adalah angket tertutup dengan skala likert. Teknik analisis adalah menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial uji korelasi product moment (rxy) dan dibantu dengan software SPSS 16 for windows. Hasil penelitian ini adalah (1) nilai sikap entrepreneur mahasiswa semester VIII adalah yang terbaik dengan rata-rata sebesar 3,43 dengan kategori Baik; (2) Hasil uji korelasi product moment (rxy) bahwa nilai signifikansi sebesar 0,003 lebih kecil dari nilai alpha pengujian 0,05 (<0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara tingkat semester mahasiswa dengan sikap entrepreneur
Cultural Literacy in Ethnoscience Learning: Perseption of Science Teacher Candidate
Agus Muliadi;
Joni Rokhmat;
Aliefman Hakim;
AA Sukarso
International Journal of Contextual Science Education Vol. 2 No. 1 (2024): January - March 2024
Publisher : Postgraduate Program, University of Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/ijcse.v2i1.574
This study aims to explore the perceptions of prospective science teacher students regarding cultural literacy in science learning. This study is an exploratory research with research subjects as many as 28 biology education students. This research uses a research instrument in the form of a closed questionnaire with answers using a Likert scale and has been validated by experts. This research data was analyzed using quantitative descriptive statistics and inferential statistics of the t-test and Anova test. The results of this research are (1) male students have an average score of 3.00 in the Tall category and female students have an average score of 2.79 in the Tall category; (2) students from Mataram have an average score of 2.79 in the Tall category, West Lombok is 2.93 in the Tall category, Central Lombok is 2.95 in the Tall category, East Lombok is 2.88 in the Tall category , North Lombok at 2.78 in the Tall category; (3) students' perceptions of the indicator of understanding the value of diversity have an average score of 2.40 in the Low category, sensitivity to culture is 3.22 in the Tall category, and Interaction with culture is 3.23 in the Tall category; (4) there is no significant difference in the perceptions of male and female students regarding cultural literacy in ethnoscience learning as evidenced by a significance value of 0.384 which is greater than 0.05 (>0.05); (5) there is no significant difference in students' perceptions of cultural literacy in ethnoscience learning based on their region of origin as evidenced by a significance value of 0.914 which is greater than 0.05 (>0.05).
Effectiveness of Ethnoscience Learning Based on Sasaknese Traditional Games: Preservice Teacher’s Perception
Agus Muliadi;
M. Khairul Wazni;
Suhirman Suhirman;
Dadang Warta Chandra Wira Kusuma
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 9 (2024): September
Publisher : Postgraduate, University of Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jppipa.v10i9.10298
This study aims to explore the perceptions of preservice teachers on the effectiveness of ethnoscience learning based on Sasaknese traditional games. This exploratory research was conducted at the Mandalika University of Education with a subject pool of 294 preservice teacher students. The research utilized a validated closed questionnaire instrument with responses gathered using a Likert scale. The data from this study were analyzed using quantitative descriptive statistics. The results of this study are (1) preservice teachers’ perceptions of the effectiveness of ethnoscience learning based on Sasaknese traditional games in each item of the statement, namely item 1 scored 3.41, categorized as Very High; item 2 scored 3.19, categorized as Very High; item 3 scored 3.28, categorized as Very High; item 4 scored 3.13, categorized as Tall; item 5 scored 3.38, categorized as Very High; item 6 scored 3.37, categorized as Very High; and item 7 scored 3.47, categorized as Very High; (2) preservice teachers hold highly favorable perceptions regarding the effectiveness of ethnoscience learning based on Sasaknese traditional games have an average score of 3.32, categorized as Very High.