Claim Missing Document
Check
Articles

Diskriminasi Hukum Pidana Terhadap Ras Kulit Hitam Dalam Novel A Time To Kill Karya John Grisham Endang Mulyani; Sekar Hanifah; Budi Tri Santosa
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 4 (2021): Inovasi Riset dan Pengabdian Masyarakat Post Pandemi Covid-19 Menuju Indonesia Tangguh
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keadilan dalam hukum pidana tidak lah mudah didapat oleh golongan minoritas. Diskriminasimerupakan masalah yang dianggap sepele oleh sebagian masyarakat. Serta kerap kali terjadi padasegelintir golongan minoritas. Kaum negro adalah contoh dari korban diskriminasi ras. PadahalKeadilan tidak boleh memihak atau condong kepada salah satu pihak. Baik dari agama, suku, maupunras seseorang. Semua berhak medapatkan pelayanan hukum yang adil dan juga setara dengan yanglainnya. Sistem hukum pidana harus selalu mendengar suara ketidakadilan tanpa terkecuali. Perlunyauntuk mendengar suara kaum negro yang terwakilkan oleh subaltern dikarenakan pola ketidakadilan sertapenindasan masih terus berlanjut dalam masyarakat. Mengatasi setiap masalah yang ada di masyarakatmenggunakan teori pascakolonial Gayatri Spivak dan perlawanan subaltern dalam novel John Grisham ATime To Kill.  Kata Kunci : Keadilan, Diskriminasi, Ras, Subaltern, Hukum Pidana, negro
ANALISIS KRITERIA GREEN BUILDING PADA GEDUNG LABORATORIUM TERPADU IAIN PONTIANAK Uli Trisnawati; Endang Mulyani; Rafie Rafie
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 8, No 1 (2021): JeLast Edisi Februari 2021
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v8i1.44592

Abstract

Meningkatnya pertambahan penduduk berdampak kepada semakin bertambahnya kebutuhan, salah satunya adalah kebutuhan di sektor pembangunan. Pembangunan sarana dan prasarana fisik merupakan salah satu penyebab dari kerusakan lingkungan serta pemanasan global. Salah satu upaya untuk mengurangi hal tersebut yaitu dengan menerapkan konsep green building. Secara umum, tidak ada satupun gedung di lingkungan IAIN Pontianak yang sepenuhnya berkonsep green building dan memiliki sertifikat green building dari lembaga GBCI. Oleh karena itu, Gedung Laboratorium Terpadu IAIN Pontianak dipilih mewakili gedung-gedung lain sebagai objek penelitian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu membandingkan kondisi eksisting gedung dengan perangkat penilaian Greenship untuk Bangunan Baru versi 1.2. Kemudian dilakukan analisis kesesuaian untuk masing-masing kriteria dengan metode observasi langsung, wawancara, dan menggunakan data sekunder. Hasil penilaian akhir menunjukkan bahwa Gedung Laboratorium Terpadu IAIN Pontianak belum bisa dikatakan sebagai bangunan yang berkonsep green building dikarenakan hanya memenuhi 4 kriteria syarat kelayakan bangunan, serta 2 kriteria prasyarat. Sedangkan untuk penilaian kriteria kredit dan bonus, gedung ini berhasil memperoleh 20 poin (19,80%), yang mana belum memenuhi nilai minimum untuk mendapatkan peringkat Perunggu. Oleh karena itu, penerapan rekomendasi perbaikan pada gedung perlu dilakukan sehingga dapat mencapai poin yang disyaratkan agar gedung ini dapat tersertifikasi Green Building.Kata Kunci: Bangunan Hijau, Gedung Laboratorium Terpadu IAIN Pontianak, Greenship untuk Bangunan Baru versi 1.2
STUDI BIAYA PENDAHULUAN PEKERJAAN PONDASI PADA BANGUNAAN BERTINGKAT BANYAK DI KOTAMADYA PONTIANAK - Yadi; Endang Mulyani; Riyanny Pratiwi
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 6, No 3 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2019
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.171 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v6i3.38945

Abstract

Studi biaya pedahuluan merupakan suatu bagian penting dalam perencanaan anggaran biaya suatu proyek. Studi biaya pendahuluan sendiri adalah suatu kegiatan yang meramalkan atau memperkirakan suatu biaya yang dilakukan sebelum suatu proyek itu sendiri dilaksanakan. Studi biaya pendahuluan ini juga biasa disebut estimasi biaya pendahuluan.Dengan menggunakan data volume gedung kemudian menghitung biaya gedung berdasarkan harga satuan tahun 2019. Dengan menghubungkan antara biaya sebagai variabel tetap (Y) dengan jumlah lantai (X1) dan luasan (X2) sebagai variabel bebas. Untuk mendapatkan biaya tersebut digunakan analisis regresi dan dengan melakukan pemeriksaan terhadap persamaan regresi (model), sehingga didapatkan hasil bahwa analisis regresi non linier berganda merupakan persamaan regresi (model) yang baik,dengan persamaan sebagai berikut : 
MENGAPLIKASIKAN METODE LEAN PROJECT MANAGEMENT DAN METODE PENJADWALAN CCPM DALAM TAHAP PERENCANAAN PROYEK KONSTRUKSI Muhammad Nurfitriansyah; Endang Mulyani; M. Indrayadi
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 6, No 1 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2019
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.857 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v6i1.32197

Abstract

Pada pelaksanaan proyek konstruksi, ada dua kemungkinan yang bisa saja terjadi, bisa berhasil ataupun mengalami kegagalan. Proyek akan dikatakan berhasil apabila proyek tersebut selesai tepat waktu serta tepat juga anggarannya, sebaliknya akan dikatakan gagal bila proyek tersebut terlambat atau anggaran proyek membengkak. Kegagalan proyek biasa disebabkan oleh kurangnya perencanaan yang baik dan matang sehingga pada akhirnya tidak dapat memberi nilai tambah pada proyek atau biasa dikenal dengan sebutan Non Value-Adding Activities atau bisa juga disebut waste. Untuk mengatasi hal tersebut dapat kita terapkan pendekatan Lean Project Management (LPM). Pada LPM ada beberapa prinsip yang dapat kita terapkan kedalam tahap perencanaan dan pengerjaan proyek. Berkaitan dengan masalah perencanaan manajemen proyek yang baik, maka tidak lepas dari penjadwalan proyek konstruksi yang baik pula, maka di gunakanlah metode penjadwalan baru yaitu CCPM. Berdasarkan hasil identifikasi pada proyek pembangunan gedung IPDN Kampus Kalimantan Barat, didapatkan waste yang berpotensi muncul saat pelaksanaan proyek yaitu defect, waiting, unnecessary inventory dan innappropriate processing. Waste yang terjadi pada proyek ini disebabkan karena faktor cuaca, kekurangan tenaga kerja, keterlambatan material dan peralatan yang rusak,  Untuk menghindari hal  tersebut ditempuh beberapa tindakan yaiu seperti menambah jam kerja (lembur), menyiapkan cadangan vendor untuk resource material, menambah jumlah peralatan. Adanaya  waste akan mengakibatkan keterlambatan prroyek, untuk itu perlu adanya safety time (buffer time) yang terdapat dalam penjadwalan dengan metode CCPM.  Dari hasil penanganan waste menggunakan penjadwalan CCPM didapatkan penghematan waktu pengerjaan proyek selama 29 hari  dan penghematan biaya sebesar Rp. 195.764.500,00Kata Kunci : Waste; Lean Project Management; CCPM.
ANALISIS BIAYA PERAWATAN BANGUNAN GEDUNG DI KOTA PONTIANAK Ridha Mahendra Nursukma Akbar; Endang Mulyani; M. Indrayadi
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 8, No 2 (2021): JeLAST Juni 2021
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v8i2.48920

Abstract

Pada era revolusi industri 4.0 saat ini yang berfokus pada digitalisasi, analisis biaya perawatan bangunan akan dirancang dalam bentuk Sistem Informasi. Sistem Informasi ini diharapkan akan mempermudah analisis biaya pekerjaan perawatan bangunan. Dalam analisis biaya pekerjaan Perawataan Bangunan pada Gedung Kuliah Theater 1 Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura masih menggunakan metode konvensional yaitu dihitung secara manual dan terpisah untuk setiap item pekerjaan. Sehingga diharapkan perancangan sistem informasi ini dapat mempermudah dalam melakukan penyusunan rencana anggaran biaya hingga tingkat tingkat kerusakan serta prediksi biaya perawatan tahun mendatang. Hasil dari sistem informasi yang dirancang berupa Laporan Rencana Anggaran Biaya, Tingkat Kerusakan Bangunan, dan Laporan Prediksi Biaya Perawatan untuk 5 Tahun Mendatang yang disajikan dalam Tabel dan dilengkapi dengan Grafik. Kata Kunci: perawatan, bangunan, analisis, biaya, sistem informasi
IDENTIFIKASI KONSEP GREEN CONSTRUCTION PADA PERENCANAAN GEDUNG PERPUSTAKAAN PUSAT UNIVERSITAS TANJUNGPURA Nur Asriani Maulidianti; Endang Mulyani; Safarudin Muhammad Nuh
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 8, No 1 (2021): JeLast Edisi Februari 2021
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v8i1.44606

Abstract

Suatu proyek konstruksi jika tidak dikelola dengan baik maka dapat memproduksi limbah dan energi dalam jumlah yang besar .Oleh karena itu diperlukannya suatu pengelolaan proyek konstruksi yang berbasis lingkungan yaitu Green construction. Pembangunan Gedung Perpustakaan Pusat Universitas Tanjungpura merupakan pembangunan yang berupaya merencanakan green construction sebagai proses untuk mewujudkan green building. Maka dari itu perlu adanya penelitian untuk mengidentifikasi green construction pada perencanaan pembangunan gedung tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan mengidentifikasi indikator green construction dengan menggunakan data indikator green construction dari Dr. Wulfram I. Ervianto. Dari hasil penelitian ini didapat Aspek Tepat Guna Lahan mencapai 86,3%. Aspek Kesehatan dan Kenyamanan di lingkungan proyek mencapai 69,4%, Aspek Manajemen lingkungan bangunan mencapai 33,3%, Aspek Sumber dan Siklus Material mencapai 73,3%, Aspek konservasi dan efisiensi energi mencapai 25% dan Aspek konservasi air mencapai 30%. Dilihat dari indikator terpenuhi yaitu mencapai lebih dari 50%, sehingga Aspek yang memenuhi kriteria green construction pada gedung perpustakaan pusat yaitu pada Aspek Tepat Guna Lahan, Aspek Kesehatan dan Kenyamanan di lingkungan Proyek dan Aspek Sumber dan Siklus Material. Oleh karena itu dari identifikasi didapat total pencapaian indikator green construction pada pembangunan Gedung Perpustakaan Universitas Tanjungpura yaitu sebesar 53,52%.Kata Kunci : Gedung Perpustakaan Pusat Universitas Tanjungpura, green construction, identifikasi, perencanaanABSTRACT
PERBANDINGAN BIAYA PADA PENGGUNAAN SISTEM BONDEK SEBAGAI ALTERNATIF PLAT LANTAI KONVENSIONAL Gunawan Hadi; Endang Mulyani; Riyanni Pratiwi
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 6, No 3 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2019
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v6i3.36521

Abstract

Pengusaha konstruksi berusaha merealisasikan proyek dengan tercapainya efisiensi biaya dan waktu tetapi tetap memenuhi mutu. Dengan pesatnya perkembangan teknologi, membuat pengelola proyekmemilih metode pelaksanaan konstruksi dari beberapa alternatif metode. Penelitian dengan judul “Perbandingan Biaya Pada Penggunaan Sistem Bondek Sebagai Alternatif Plat Lantai Konvensional”, memiliki rumusan masalah membandingkan biaya pelaksanaan plat lantai beton dengan menggunakan sistem bondek sebagai alternatif plat lantai konvensional. Tujuan penelitian memberikan gambaran dan komponen-komponen biaya pelaksanaan plat lantai, mengetahui besar selisih biaya, dan kelebihan serta kekurangan antara penggunaan plat bondek dan plat konvensional. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan jenis penelitian metode survey. Menggunakan data primer dengan melakukan observasi, jumlah pekerja, dan harga bahan. Sedangkan untuk data sekunder yaitu data dari kontraktor yang menerapkan tinjauan biaya pada proyek pembangunan ruang kelas baru Institut Agama Islam Negeri Pontianak. Landasan teori yang digunakan adalah teori yang berhubungan dengan sistem plat lantai menggunakan bondek dan perbandingannya dengan sistem plat lantai konvensional.Kata kunci : Plat lantai, Bondek, Konvensional, Biaya
Identifikasi Dan Evaluasi Lean Contruction Pada Proyek Konstruksi Pembangunan Jalan Kakap - Punggur - Julisa; Endang Mulyani; Safaruddin M. Nuh
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 6, No 1 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2019
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v6i1.32208

Abstract

Sisa material atau waste masalah yang cukup serius pada proyek konstruksi. Proyek Konstruksi Pembangunan Jalan Kakap – Punggur merupakan proyek pembangunan jalan yang terletak di Kabupaten Kubu Raya dengan panjang penangan  ± 6000 Meter. Identifikasi dan evaluasi dengan metode lean construction ini dilakukan untuk mengetahui material yang berpotensi menjadi waste dan mengetahui berapa biaya kerugian yang disebabkan oleh terjadinya waste . Teknik analisa data dilakukan dengan beberapa cara, diantaranya Trading Consumable Material, Analisa Pareto, Menghitung material terpasang, Analisa Waste Level, Analisa Waste Cost, Kuesioner, Metode Borda. Dari hasil perhitungan dan analisis item – item pekerjaan pada proyek yang menimbulkan waste adalah Perkerasan Beton K-350 dengan waste level 0,079 % dan waste cost Rp.455.129,573. LPB dengan waste level 0,565 % dan  waste cost Rp.8.448.185,693. Timbunan Bahu Jalan dengan waste level 0,152 % dan waste cost Rp.185.297,612. Geotextile Stabilisator 150/150 kN dengan waste level 2,857 % dan waste cost Rp.49.930.577,143. Bekisting dengan waste level 3,158 % dan waste cost Rp.46.861.931,171. Besi ø16 mm dengan waste level 3,215 % dan waste cost Rp.12.581.538,352. Bahan Plastik Cor Beton dengan waste level 0,199 % dan waste cost Rp.25.844,708. Faktor yang mempengaruhi waste pada proyek ini antara lain adalah kesalahan manusia atau kurangnya kwalitas sumber daya manusia yang memadai menyebabkan proyek ini mengalami waste yang dapat diminimalisir.    Kata kunci : lean construction, waste level, waste cost, konstruksi pembangunan jalan
PERENCANAAN JOB SAFETY OBSERVATION (JSO) PADA GEDUNG KULIAH BARU TOWER C. INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) PONTIANAK Fahru Razi; Endang Mulyani; Riyanny Pratiwi
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 6, No 3 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2019
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v6i3.36763

Abstract

Metode yang digunakan untuk dapat meningkatkan mutu pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja K3 yaitu job safety observasi di metode ini dilakukan sewaktu-waktu oleh para pengawas tanpa sepengetahuan operator yang di observasi, hal ini bertujuan memperbaiki atau meningkatkan mutu keselamatan dan kesehatan kerja melaluai pengamatan sikap pekerja dalam melakukan pekerjaan.Tujuan dari penelitian ini adalah merencanakan Job Safety Observation (JSO) pada proyek gedung kuliah baru tower C.institut agama islam negeri (IAIN) Pontianak. Berdasarkan hasil Observasi dan Analisis menunjukan bahwa metode job safety observasi dapat mengetahui risiko dan faktor – faktor yang terjadi pada pekerjaan yang di lakukan, tiga faktor yang sangat mempengaruhi terjadinya kecelakaan kerja yaitu faktor manusia, lingkungan, dan peralatan. Jadi dapat disimpukan bahwa hasil observasi yang dilakukan terdapat tiga item perkerjaan yang mengalami kecelakan atau risiko yaitu pada pekerjaan pemasangan plat bondek di mana tangan pekerja terkena alat pemotong, pekerjaan pemasangan bekesting di mana pekerja terjatuh pada saat proses pemasangan bekesting lantai 3, Pekerjaan pemasangan bata ringan dimana pekerja tertimpa bata pada saat pekerjaan telah selesai, dimana kecelakaan yang terjadi diakibatkan penggunaan alat pelindung diri tidak digunakan.Kata kunci : Perencanaan Job Safety Observation
ANALISIS ANGGARAN BIAYATERHADAP KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA PROYEK PEMBANGUNAN DUPLIKASI JEMBATAN LANDAK Rachmad Junaidi; Endang Mulyani; - Rafie
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 6, No 3 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2019
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v6i3.36531

Abstract

Indonesia merupakan negara berkembang dengan banyak sekali pembangunan infastruktur. Salah satunya di kota Pontianak. Dalam pekerjaan proyek salain di butuhkan waktu yang tepat, mutu dan biaya, perusahaan juga harus memperhatikan keselamatan dan kesehatan kerja pada suatu proyek tersebut. Tidak sedikit kecelakaan kerja terjadi di proyek. Oleh sebab itu penulis ingin sekali mengambil penelitian tentang analisis anggaran biaya terhadap kesehatan dan keselamatan kerja pada proyek pembangunan duplikasi jembatan Landak yang mana skripsi ini bertujuan untuk mengetahui tingkat resiko setiap pekerjaan, pengendalian kecelakan kerja dan mendapatkan anggaran biaya K3, dalam membuat skipsi ini penulis mengunakan hard analisis untuk metode pengendalain kecelakaan yang di mulai mencari identifikasi resiko selanjutnya mencari kekeraban dan keparahan menggunakan kuesioner lalu mancari skor resiko dan membuat tabel job safety analisis (JSA)  pekerjaan sampai mencari anggaran biaya K3 di proyek tersebut. untuk yang pertama mendapatakan hasil skor resiko yang masuk katagori high risk 6 jenis pekerjaan, sedangkan katagori moderite risk 32 pekerjaan dan katagori yang termasuk low risk 21 jenis pekerjaan  untuk yang kedua di didapat anggaran biaya K3 yang di hitung dari setiap pekerjaan dari high risk,mederite risk dan low risk mendapatkan anggaran biaya sebesar Rp.381,734.000 hanya 0,58% dari nilai kontrak proyek.Kata kunci : analilis anggaran biaya keselaman dan kesahatan kerja, laporan
Co-Authors - Julisa - Rafie - Yadi Abubakar Alwi Afriyanti Agatha Saputri Ahmad Chafid Alwi Ali Muhson Alqaf, Ammar Rafhei Ananda, Rizky Andini, Niluh Dewi Anggy Tiarani Putri Anik Widiastuti, Anik Anton Wijaya Aprilia, Rennanti Lunnadiyah Asmaul Husna Asnah, Nurul Aurelia, Audina Barkah Lestari Budi Tri Santosa Budiman Arpan Catarina Wahyu Dyah Purbaningrum Daru Wahyuni Devita Riandika Dewi Amaliah Nafiati Dhewi Suryani Dwi Prasetyo Dwi Prasetyo Evan Zulis, Evan Fahlia Fahlia Fahru Razi Ferri Darmawan, Ferri firharmawan, Hastri Gunawan Hadi H, Diana Petra Hadi Cahyono Hari Purnomo Susanto Hayyun Lathifaty Yasri Hazlansyah, Muhammad Ira, Nurmaya Putri Kiromim Baroroh LAILATUL MAGHFIROH Lailatul Maghfiroh Lestari, Arfena Deah Lilia Pasca Riani Lusiana . M. Indrayadi M. Nuh, Safaruddin M.Nuh, Safarudin Manik, Yuni Mariani Manurung, Sondang Sylvia Marzuki Marzuki Mispandi Muhammad Nurfitriansyah Muhammad Roestam Afandi Nabila, Zulfa Nenden Susilowati Ngadiyono Ngadiyono, Ngadiyono Novita Sari Nugroho, Rahmat Joko Nuh, Safaruddin Muhammad Nur Asriani Maulidianti Nurazizah, Fani Pratiwi Lesmana Priambodo, Danang Prilanita, Yeni Nur Rachmad Junaidi Rafi’e, - Rafie Rafie Rafie, - Rafie, Rafie Rahayu, Aryati Puji Rambe, Dzaki Ramdhani, Luthfi Aji Ria, Sefriani Riandika, Devita Riani, Lilia Pacsa Ridha Mahendra Nursukma Akbar Rifani, Yuda Rini Setyowati, Rini Riyanni Pratiwi Riyanny Pratiwi Ryan Dwi Cahya Safaruddin M. Nuh Safarudin Muhammad Nuh Samsudin, Norsamsinar Samsuri . Saor Maruli Hasibuan Sekar Hanifah Setiawan, Refki Feri Siti Irene Astuti Dwiningrum Sri Sumardiningsih Sri Sumarsih Subekti Triyana Atmaja Suhadi, Heri Sukidjo . Sukirno Sukirno Sukirno Sukirno Supriyanto Supriyanto Supriyanto Syahrudin . Syahrudin, - TRI UTARI Trias Sitaresmi U Hizra Ryan Fietra Uli Trisnawati umi barokah Vintari Pakarwati Yesicha, Lidya Yudi Pramono Yuli Noor Kusumawati