p-Index From 2021 - 2026
6.007
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran Jurnal Teknik Sipil Majalah Kedokteran Bandung Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik Althea Medical Journal Jurnal Riset Mahasiswa Akuntansi (JRMA) KURVA S JURNAL MAHASISWA Prosiding Teknologi Pendidikan Jurnal Farmasi Klinik Indonesia Jurnal Transformatika Global Medical and Health Communication LITERARY CRITICISM Majalah Obstetri dan Ginekologi Sari Pediatri Journal of Biology Education Paediatrica Indonesiana JET (Journal of Electrical Technology) Indonesian Journal of Obstetrics & Gynecology Science Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI) Jurnal Psikologi Media Mahardhika Jurnal Pendidikan dan Pelayanan Kebidanan Indonesia (Indonesian Journal of Education and Midwifery Care) Sketsa Bisnis Majalah Anestesia dan Critical Care Journal of Innovative Science Education JURNAL BISNIS & AKUNTANSI UNSURYA JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) JURNAL PEMBANGUNAN HUKUM INDONESIA Ekspresi dan Persepsi : Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Asia Jurnal Digit : Digital of Information Technology Ekobis: Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Jurnal Aplikasi Ilmu Teknik Industri (JAPTI) Prima Abdika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Djtechno: Jurnal Teknologi Informasi BiosciED: Journal of Biological Science and Education Archives of Pediatric Gastroenterology, Hepatology, and Nutrition Jurnal Psikologi : Media Ilmiah Psikologi Journal of Islamic Business Management Studies (JIBMS) Bengawan :Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Inovatif Wira Wacana THE COMMERCIUM Journal of Community Services and Engagement: Voice of Community (VOC) Journal of Transportation and Society Empowerment Indonesian Journal of Marine Engineering Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Journal of Blockchain, Nfts and Metaverse Technology Senarai: Journal of Islamic Heritage and Civilization SEMINAR TEKNOLOGI MAJALENGKA (STIMA) ABDI DALEM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Sari Pediatri

Korelasi Kadar Ion Kalsium Serum dengan Dimensi, Fungsi Sistol dan Diastol Ventrikel Kiri pada Thalassemia Mayor dengan Hemosiderosis Ira Furnia; Dwi Prasetyo; Lelani Reniarti
Sari Pediatri Vol 17, No 3 (2015)
Publisher : Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia (BP-IDAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14238/sp17.3.2015.195-9

Abstract

Latar belakang. Kalsium berperan penting dalam kontraksi miokardium. Besi bebas/non-transferrin bound iron (NTBI) padathalassemia mayor (TM) dengan kelebihan besi (hemosiderosis) masuk ke dalam sel jantung menggunakan L-typ e calcium channel(LTCC) sehingga mengganggu transportasi kalsium.Tujuan. Menganalisis korelasi kadar ion kalsium serum dengan dimensi, fungsi sistol, dan diastol ventrikel kiri pada TM yangsudah mengalami hemosiderosis.Metode. Penelitian potong lintang dilaksanakan dari Desember 2014–Januari 2015 melibatkan 67 kasus TMusia 7–14 tahun yangdisertai hemosiderosis. Pemeriksaan kadar ion kalsium serum menggunakan metode ion selective electrode (ISE) dan pemeriksaandimensi serta fungsi jantung menggunakan ekokardiografi 2 dimensi, M-mode, dan Doppler oleh dokter spesialis kardiologi anak.Analisis korelasi dengan uji Spearman dan Pearson.Hasil. Uji korelasi Spearman menunjukkan korelasi negatif yang signifikan antara kadar ion kalsium serum dan left ventricularposterior wall thickness/LVPWd (r=-0,25; p=0,04). Uji korelasi Pearson menunjukkan korelasi negatif yang signifikan antara kadarion kalsium serum dan ejection fraction/EF (r=-0,294; p=0,016) serta fractional shortening/FS (r=-0,252; p=0,039), tetapi tidakdengan fungsi diastol (p>0,05).Kesimpulan. Semakin rendah kadar ion kalsium serum maka semakin tinggi nilai LVWP, EF, dan FS. Kadar ion kalsium serumtidak berkorelasi dengan fungsi diastol.
Efektivitas Terapi Infeksi Helicobacter Pylori pada Anak dengan Keluhan Sakit Perut Berulang Setelah Satu Tahun Terapi Eradikasi Tina Ramayanthi; Dwi Prasetyo; Herry Garna
Sari Pediatri Vol 15, No 2 (2013)
Publisher : Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia (BP-IDAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14238/sp15.2.2013.111-5

Abstract

Latar belakang. Infeksi Helicobacter pyloripada anak dapat menyebabkan beberapa penyakit, seperti gastritis, ulkus peptikum, dan kanker gaster. Sakit perut berulang (SPB) merupakan keluhan tersering terinfeksi H. pylori,terutama pada usia sekolah. Pada anak yang telah diberikan terapi eradikasi, respons pengobatan harus dipantau, salah satunya dengan pemeriksaan serologis antibodi IgG. Tujuan.Mengetahui apakah telah terjadi perubahan status serologis IgG H. pylori satu tahun setelah terapi eradikasi pada anak dengan keluhan sakit perut berulang (SPB) pada yang terinfeksi H. pylori. Metode. Penelitian dengan rancangan cross sectionalperiode Juli–September 2011 yang dilakukan pada siswa anak usia 6–18 tahun di beberapa SD, SMP, atau SMA di kota Bandung. Subjek dengan keluhan sakit perut berulang dengan status serologis IgG H. pyloripositif sebelum diberikan terapi dan telah diberikan terapi eradikasi satu tahun yang lalu. Uji ExactFisher digunakan untuk analisis data. Hasil.Tigapuluh empat anak memenuhi kriteria inklusi. Semua anak memperlihatkan perubahan serologis IgG H. pylorimenjadi negatif. Terdapat 4 anak yang masih mengalami gejala SPB, dan 30 anak tidak terdapat gejala SPB setelah terapi eradikasi (Prevalensi 11,8%, IK: 4,7–26,6). Kesimpulan.Status serologis IgG H. pylorisemuanya negatif, setelah satu tahun selesai terapi eradikasi pada anak dengan keluhan sakit perut berulang.
Hubungan Kadar Matriks Metaloproteinase-2 Serum dan Skor Aspartate To Platelet Ratio Index untuk Menilai Fibrosis Hati antara Penyandang Thalassemia yang Mendapat Terapi Kelasi Besi Deferoksamin dan Deferipron Asep Aziz Asopari; Dwi Prasetyo; Budi Setiabudiawan
Sari Pediatri Vol 16, No 1 (2014)
Publisher : Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia (BP-IDAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14238/sp16.1.2014.57-63

Abstract

Latar belakang. Penyandang thalassemia secara progresif akan mengalami keadaan kelebihan besi yang dapat menyebabkan terbentuknya peroksidase lipid dan merusak sel hati sehingga terbentuk fibrosis hati. Terapi kelasi besi bertujuan untuk mengurangi kelebihan besi.Tujuan. Mengetahui hubungan kadar MMP-2 serum dan peningkatan skor APRI untuk menilai fibrosis hati antara penyandang thalassemia yang mendapat terapi kelasi besi deferoksamin dengan deferipron.Metode. Penelitian potong lintang dilaksanakan dari Juli–Agustus 2013, dilibatkan 42 penyandang thalassemia usia 2,5–14 tahun yang mendapat terapi kelasi besi deferoksamin dan deferipron. Kadar MMP-2 serum diperiksa dengan metode ELISA dan perhitungan skor APRI dengan Rumus Wai. Perbedaan dan korelasi ditentukan antara varibel dengan uji Mann-Whitney dan Rank Spearmann. Analisis kovariat digunakan untuk menghilangkan faktor perancu.Hasil. Terdapat 44 subjek, 22 mendapat terapi kelasi besi deferoksamin dan 22 deferipron. Kadar MMP-2 serum kelompok deferipron lebih rendah (130ng/mL) dibandingkan deferoksamin (314ng/mL). Skor APRI kelompok deferipron rata-rata lebih tinggi (1,584) dibanding deferoksamin (0,575). Perbedaan skor APRI dan kadar MMP-2 serum kedua kelompok sangat bermakna (p<0,001). Terdapat korelasi negatif antara kadar MMP-2 serum dan skor APRI, yaitu semakin tinggi skor APRI maka semakin rendah kadar MMP-2 serum penyandang thalassemia yang mendapat terapi kelasi besi deferipron dan deferoksamin (r=-0,726, p=<0,001).Kesimpulan. Penurunan kadar MMP-2 serum dan peningkatan skor APRI untuk menilai fibrosis hati pada kelompok terapi kelasi besi deferipron lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok deferoksamin serta terdapat korelasi negatif antara kadar MMP-2 serum dan skor APRI
Hubungan Kadar Vitamin D dengan Anak Atopi dan Obesitas Elza Noviani; Dwi Prasetyo; Budi Setiabudiawan
Sari Pediatri Vol 16, No 5 (2015)
Publisher : Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia (BP-IDAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14238/sp16.5.2015.342-6

Abstract

Latar belakang. Angka kejadian penyakit atopik dan obesitas meningkat bersamaan. Hubungan kadarvitamin D dengan atopi masih kontroversial.Tujuan. Menilai hubungan kadar vitamin D dengan anak atopi dan obesitas.Metode. Penelitian desain potong silang, sejak bulan Agustus sampai Desember 2013, terhadap 62 anakobesitas dan gizi normal murid sekolah dasar Kota Bandung. Kadar vitamin D-25 OH serum diukur denganmetode chemiluminescent immunoassay, dilakukan uji tusuk kulit dan kuosioner The International StudyOf Asthma And Allergies In Childhood. Analisis data dengan uji chi Kuadrat dan two-way Anova.Hasil. Tidak terdapat perbedaan rerata kadar vitamin D antara kelompok anak obesitas dan status gizi normal(p=0,994). Tidak terdapat perbedaan rerata kadar vitamin D antara kelompok atopi dan non-atopi (p= 0,58).Tidak terdapat interaksi antara kelompok atopi dan status gizi terhadap kadar vitamin D (p= 0,24).Kesimpulan. Tidak terdapat hubungan antara kadar vitamin D dengan anak atopi dan obesitas.
Risiko Gangguan Perkembangan Neurologis antara Bayi Kurang Bulan Lanjut dan Bayi Cukup Bulan Sesuai Usia Kehamilan Ike Dwi Wahyuni; Nelly Amalia Risan; Dwi Prasetyo
Sari Pediatri Vol 17, No 3 (2015)
Publisher : Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia (BP-IDAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.316 KB) | DOI: 10.14238/sp17.3.2015.190-4

Abstract

Latar belakang. Bayi kurang bulan lanjut mempunyai fisiologis, metabolik, dan imunologi imatur, serta merupakan periodetercepat pertumbuhan dan perkembangan otak. Pada awal kehidupan, BKBL rentan mengalami komplikasi dan mempunyairisiko gangguan perkembangan neurologis (GPN).Tujuan. Menentukan risiko GPN antara BKBL dan BCB sesuai usia kehamilan pada usia 3–6 bulan.Metode. Penelitian dilaksanakan periode Oktober–Desember 2014 di RS Dr. Hasan Sadikin Bandung. Subjek penelitian adalahbayi BKBL usia 3–6 bulan dengan BCB sebagai kontrol yang memenuhi kriteria inklusi. Risiko GPN diperiksa menggunakanBayley infant neurodevelopmental screener (BINS) dan dianalisis menggunakan uji chi-square dan rasio odds.Hasil. Terdapat 36 BKBL dan 36 BCB, dengan usia rerata 5,58 bulan pada BKBL dan 5,26 pada BCB. Perawakan pendek lebihbanyak pada BKBL dibanding BCB. Sebagian besar subjek pada kedua kelompok tidak mendapatkan ASI eksklusif. Pendidikanterbanyak orangtua adalah SMP dan SMA dengan sebagian besar orangtua bekerja, tetapi mempunyai pendapatan/bulan yangrendah. Risiko GPN pada kelompok BKBL 22 dan BCB 10 bayi (p=0,004) dengan kekuatan hubungan risiko GPN pada BKBL4,086 kali dibanding dengan BCB (RO=4,086; IK95%:1,518–11,000).Kesimpulan. Bayi kurang bulan lanjut sesuai usia kehamilan dan sesuai usia koreksi mempunyai risiko gangguan perkembanganneurologis 4,086 kali lebih besar dibanding dengan bayi cukup bulan.
Perbedaan Myocardial Performance Index Ventrikel Kiri pada Remaja Obes dengan dan tanpa Sindrom Metabolik Riri Adriana; Dwi Prasetyo; Sri Endah Rahayuningsih
Sari Pediatri Vol 17, No 4 (2015)
Publisher : Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia (BP-IDAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.065 KB) | DOI: 10.14238/sp17.4.2015.307-11

Abstract

Latar belakang. Myocardial performance index (MPI) merupakan pemeriksaan ekokardiografi yang lebih sensitif dalam mendeteksi disfungsi diastolik ventrikel kiri.Tujuan. Menentukan perbedaan MPI ventrikel kiri pada remaja obes dengan SM, obes tanpa SM, dan non-obes.Metode. Penelitian analitik potong silang pada 30 remaja obes (dengan dan tanpa sindrom metabolik) dan 30 non-obes usia 10-19 tahun yang memenuhi kriteria inklusi. Penelitian dilakukan di Instalasi Pelayanan Jantung RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung selama November 2014–Januari 2015. Pemeriksaan MPI dilakukan dengan alat ekokardiografi GE tipe Vivid 7. Dilakukan pemeriksaan kolesterol total, trigliserida, LDL, HDL, dan gula darah menggunakan alat Architect. Kriteria SM ditegakkan apabila terpenuhi dua dari parameter trigliserida >150 mg/dL, HDL <40 mg/dL, GDP >100 mg/dL, hipertensi, dan kegemukan sentral. Perbedaan nilai MPI antara remaja obes dengan SM, obes tanpa SM, dan remaja non-obes ditentukan dengan uji ANOVA satu arah.Hasil. Nilai MPI pada remaja obes dengan SM, obes tanpa SM, dan remaja non-obes adalah 0,35, 0,36, dan 0,36 (p=0,778).Kesimpulan. Tidak terdapat perbedaan nilai MPI pada remaja obes dengan SM, obes tanpa SM, dan remaja non-obes.
Jadwal Imunisasi Anak Usia 0-18 Tahun Rekomendasi Ikatan Dokter Anak Indonesia Tahun 2024 Kaswandani, Nastiti; Gunardi, Hartono; Prayitno, Ari; Kartasasmita, Cissy B.; Prasetyo, Dwi; Husada, Dominicus; Sarosa, Gatot Irawan; Oswari, Hanifah; Ismoedijanto, Ismoedijanto; Rusmil, Kusnandi; Maddepunggeng, Martira; Sitaresmi, Mei Neni; Raihan, Raihan; Handryastuti, Setyo; Soedjatmiko, Soedjatmiko; Hadinegoro, Sri Rezeki S.; Munasir, Zakiudin
Sari Pediatri Vol 26, No 5 (2025)
Publisher : Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia (BP-IDAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14238/sp26.5.2025.328-36

Abstract

Satuan Tugas Imunisasi Ikatan Dokter Anak Indonesia secara periodik melakukan kaji ulang jadwal imunisasi dengan menyelaraskan dengan buku pedoman imunisasi di Indonesia edisi ke 7 tahun 2024, dan sumber-sumber lainnya. Jadwal imunisasi selalu dievaluasi ulang karena beredarnya vaksin baru yang telah disetujui oleh BPOM dan vaksin yang tidak tersedia lagi di Indonesia. Terdapat beberapa perubahan dalam jadwal imunisasi rekomendasi IDAI tahun 2024 yaitu ketersediaan jenis vaksin, seperti pada pneumococcal conjugate vaccine (PCV), vaksin rotavirus, vaksin varisela, vaksin dengue, dan vaksin human papillomavirus (HPV). Agar dalam pelaksanaan lebih mudah, disertakan juga tabel jadwal imunisasi tahun 2024 di akhir.
Co-Authors A Halim Aditya Marianti Adzilla, Wilma Nurrul Agus Arnold Nalle Agus Firmansyah Ahmad Muhtadi Akbar, Aswin Al-Fayez, Youssef Alhakim, Fakhri Taufik Ali Sungkar Amalia, Firdausha AngDjadi, Jessica Stephanie Antarest Erland Prasetyo Ari Prayitno, Ari Ariati, Nining Arif, Lukman Asep Aziz Asopari Ati Retna Sari Aulia Afniar Rahmawati AULIA, RIZKA AWANG DHARMAWAN, AWANG Aziz, Muhammad Alamsyah Aziz, Muhammad Hilmy Bambang Noegroho Bambang S Nugroho Baskoro, Lorenzo Heyting Baskoro Baswara Yua Kristama Benny Purwara Budi Setiabudiawan Cissy B. Kartasasmita DANANG TANDYONOMANU Danny Hilmanto, Danny Dany Hilmanto Deny Kurniadi Sunjaya Dewanto, Naomi E.F. Dewi Marhaeni Diah Herawati Dewi Nurlaela Sari, Dewi Nurlaela Dima, Alfred O M Dominicus Husada Dyah Rahmawanti Dzulfikar Djalil Lukmanul Hakim Eli Halimah, Eli Elly Yana, Elly Elsa Setiawati Elza Noviani Endang Mulyani Endang Sutedja Farid Husin Farid Husin Firmannandya, Ade FM Suhartati FM Suhartati Gatera, Vesara A. Gatot Irawan Sarosa, Gatot Irawan Gerritsen H. J Gusti, Putri Pinaring Habibilah, Burhanuddin Hanifah Oswari Hapsari, Alifia Priyayitha Hartono Gunardi Heni Masri Henni Djuhaeni Herri S. Sastramihardja Herry Garna Ibrahim Ibrahim Iceu Mulyati Ida Suryani Iesje Martiza Ike Dwi Wahyuni Ike MP Siregar, Ike MP Ilham Asrori Azka Imam Cahyadi, Imam Ina Rosalina Ina Rosalina Ira Furnia Ismoedijanto jannah, lailatul Jannati , Eidelweis Dewi Johanes C Mose Joice Jusmiaty Bana Jokhanan Kristiyono Kittie Uda, Saritha Krispinus Kedati Pukan Kuijper E. J Kusnandi Rusmil Kuswinarti Kuswinarti Labrune V. Laukamang, Vicky Olfianto N. Lawa, Yosep Leclipteux T Lelani Reniarti lilis Sumiati Lubis, Harmoko M. Rizkar Arev Sukarsa Maddepunggeng, Martira Maya Tejasari Mei Neni Sitaresmi Meita Dhamayanti Mertens P. Mola, Sebastianus A. S. Nahas, Agustina Ethin Nana Usnawati Nani Dharmasetiawani Nastiti Kaswandani Nelly Amalia Risan Nenotek, Petronella Syahyanti Ningrum, Mega Ratna Novda, Septa Nurfadilla, Destiani Irma Nurfauzi, Ivant Aditya Nurhalim Shahib Nurhidayat, Muhammad Zaky Nurul Husna Nurwahid, Aditya Fahmi Nurwiana, Ida PONPON IDJRADINATA Prasetyo, Antarest Erland Puspita Sari, Maria Putranto, Teguh Dwi Qolbidiasih, Miftahul Nurul Rahayu, Listyowati Puji Raihan Raihan, Raihan Ratna Herawati Refli, Refli Reza Latumahina Rhomadhani, Noviana Ardi Riri Adriana Robby Godlief Romadhon, Mohammad Syaifullah Anam Rulina Suradi, Rulina Rustamaji, R.M. Sabrina Aulia Rahmah Safitri Safitri Safitri, Unna Ria Salleh, Muhammad Amiruddin Saptawati Bardosono Saputri, Dwi Anggraeni Sasotya, R.M. Sonny Setyo Handryastuti Siahaan, Goklas Sina, Derwin R. Siti Alimah Siti Aminah Abdurachman Siti B. Kresno Soedjatmiko Soedjatmiko Sri Endah Rahayuningsih Sri Ngabekti Sri Rezeki S. Hadinegoro, Sri Rezeki S. Suarna, Nana Sudigdo Sastroasmoro Sulis Mariyanti Sulistiyasni . Sulistyani, Atikah Sunaryono Sunaryono, Sunaryono Susiarno, Hadi Sutha, Diah Wijayanti Syafa’at, Imam Tati Suprapti Tina Ramayanthi Tsuroyya, Tsuroyya Tungga Dewi, Imelda Zahra Uda, Saritha Kittie Uda, Subrata Aditama Kittie Aidon Uly J. Riwu Kaho Utari, Riyadini van Leeuwen, Thomas Vita Murniati Tarawan Vita Murniati Tarawan Vivi Bachtiar Wahyuni, Besse Wardhana Suryapratama Wijaya, Arya Tri Wijaya, Hananda Surya Yani Dewi Suryani Yati Soenarto Yoni F Syukriani Yudith Setiati Ermaya Yudith Setiati Ermaya Yudith Setiati Ermaya Yuli Priyana Yuliarman Saragih Zahrotul Afifah, Nafila Zakiudin Munasir Zulvayanti Zulvayanti