Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KELAYAKAN USAHATANI BAWANG MERAH DENGAN SISTEM BAGI HASIL DI KECAMATAN WERA KABUPATEN BIMA Ishmah, Laili Zatil; Ibrahim, Ibrahim; Nursan, Muhammad
JURNAL AGRIMANSION Vol 25 No 2 (2024): Jurnal Agrimansion Agustus 2024
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v25i2.1612

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui jenis sistem bagi hasil usahatani bawang merah yang diterapkan di Kecamatan Wera Kabupaten Bima; (2) Untuk mengetahui kelayakan usahatani bawang merah di Kecamatan Wera Kabupaten Bima; (3) Untuk mengetahui kendala usahatani bawang merah dengan sistem bagi hasil di Kecamatan Wera Kabupaten Bima. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Unita analisisnya adalah ushatani bawang merah dengan sistem bagi hasil di Desa Hidirasa dan Desa Ranggasolo Kecamatan Wera Kabupaten Bima. Penentuan jumlah sampel responden menggunakan “quota sampling” yaitu dengan menetapkan 30 orang dan penentuan jumlah sampel responden masing-masing desa menggunakan “proportional sampling” yaitu 16 sampel responden dari Desa Hidirasa dan 14 sampel responden dari Desa Ranggasolo. Pengumpulan data dilakukan dengan cara survey yaitu wawancara langsung dengan responden dengan alat bantu kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah analisis biaya, analisis pendapatan, analisis kelayakan, dan analisis kendala. Hasil penelitian ini yaitu rata-rata biaya produksi usahatani bawang merah sebesar Rp. 20.065.885/LLG atau Rp. 87.242.979/Ha. Rata-rata produksi bawang merah yaitu 2.705 Kg/LLG atau 11.761 Kg/Ha, rata-rata harga jual Rp. 15.933 dan rata-rata pendapatan Rp. 23.033.781/LLG atau Rp. 100.146.876/Ha. Semua responden menggunakan sistem mrapat (80:20) pada usahatani bawang merahnya. Rata-rata R/C Ratio usahatani bawang merah yaitu 2,1. Kata kunci: Bawang merah, Bagi hasil, Kelayakan. ABSTRACT This research aims to (1) find out the type of onion farming profit-sharing system implemented in Wera District, Bima Regency; (2) determine the feasibility of shallot farming in Wera District, Bima Regency; (3) identify the obstacles to shallot farming using a profit-sharing system in Wera District, Bima Regency. This research uses a descriptive method. The unit of analysis is shallot farming with a profit-sharing system in Hidirasa Village and Ranggasolo Village, Wera District, Bima Regency. The number of sample respondents was determined using "quota sampling," with 30 people selected, and the number of sample respondents for each village was determined using "proportional sampling," with 16 sample respondents from Hidirasa Village and 14 sample respondents from Ranggasolo Village. Data collection was carried out through a survey, involving direct interviews with respondents using a questionnaire tool. The data analysis included cost analysis, income analysis, feasibility analysis, and obstacle analysis. The results of this research show that the average production cost of shallot farming is IDR 20,065,885/LLG or Rp. 87,242,979/Ha. The average production of shallots is 2,705 Kg/LLG or 11,761 Kg/Ha, with an average selling price of IDR 15,933 and average income of Rp. 23,033,781/LLG or Rp. 100,146,876/Ha. All respondents use the mrolimo (80:20) system in their shallot farming. The average R/C Ratio for shallot farming is 2.1. Keywords: Red Onion, Profit Sharing, Feasibility
STRATEGI PEMASARAN USAHA KERAJINAN ANYAMAN BAMBU DI DESA SERMONG KECAMATAN TALIWANG KABUPATEN SUMBAWA BARAT Supriastuti, Eko; Nursan, Muhammad; Rakhman, Amry
JURNAL AGRIMANSION Vol 25 No 2 (2024): Jurnal Agrimansion Agustus 2024
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v25i2.1729

Abstract

Desa Sermong merupakan salah satu Desa yang dikenal dengan usaha kerajinan anyaman bambu yang bekerjasama dengan BUMDes di Desa Sermong Kecamatan Taliwang. Strategi pemasaran yang dilakukan oleh pengrajin usaha kerajinan anyaman bambu masih bersifat tradisional. Akan tetapi, BUMDes Desa Sermong sudah mencoba strategi pemasaran lewat medsos seperti FB, IG, dan lain-lain namun belum ada peningkatan. Salah satunya karena selama ini belum ada inovasi produk yang pemasaran dalam usaha kerajinan anyaman bambu di Desa Sermong saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor internal dan faktor eksternal yang mempengaruhi pemasaran usaha kerajinan anyaman bambu dan untuk mengetahui strategi pemasaran yang diprioritaskan pada usaha kerajinan anyaman bambu di Desa Sermong Kecamatan Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah non-probability dengan teknik purposive sampling dimana pemilihan responden berdasarkan pertimbangan peneliti. Metode penelitian deskriptif kualitatif dan kuantitatif, dengan menganalis strategi dengan menggunakan analisis SWOT. Hasil penelitian dengan menggunakan anlisis SWOT menunjukan bahwa strategi pemasaran yang diprioritaskan yaitu dengan memanfaatkan digital marketing dalam pemasaran online dan memperluas kerjasama dengan jejaring stakeholder. Dengan memaksimalkan SDM yang terampil dan menjaga kuantitas produk kerajinan anyaman bambu untuk menghadapi persaingan terutama terhadap produk dari bahan plastik, mengoptimalkan kualitas produk dengan cara berinovasi dalam menciptakan produk dengan desain baru dan memaksimalkan hasil produksi lebih kontinyu untuk pemasaran yang lebih efektif dan efisien.
EFEKTIVITAS PENANGKAPAN IKAN (JARING INSANG MENGGUNAKAN MATA JARING YANG BERBEDA) DI DESA LABUHAN LALAR KABUPATEN SUMBAWA BARAT Supriastuti, Eko; Rakhman, Amry; Nursan, Muhammad; Antonindo, Anton; Apriani, Ari
JURNAL AGRIMANSION Vol 25 No 3 (2024): Jurnal Agrimansion Desember 2024
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v25i3.1732

Abstract

Sebagian besar masyarakat yang tinggal di Desa Labuhan Lalar bermata pencaharian dan penghasilan sebagai nelayan, khususnya nelayan tangkap. Hasil nelayan tangkap ikan masyarakat yang ada di Desa Labuhan Lalar saat ini masih sangat minim dan belum dapat memenuhi jumlah permintaan konsumen, hal ini dibuktikan adanya ikan hasil tanggap yang di datangkan dari luar daerah. Jumlah ikan hasil tangkap yang di datangkan dari luar daerah jauh lebih banyak dan ukurannya lebih besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas hasil penangkapan dengan menggunakan ala tangkap jaring insang dengan mata jaring yang berbeda di Desa Labuhan Lalar Kabupaten Sumbawa Barat. Data primer diperoleh dari hasil pengamatan terhadap alat tangkap dan yang diperoleh dari hasil wawancara kepada responden sebanyak 35 orang, khususnya nelayan jaring insang. Metode analisis dengan menggunakan uji normalitas dan homogenitas Dari hasil uji normalitas dan homogenitas mendapatkan nilai signifikan lebih besar dari 0,05 di antaranya uji normalitas memperoleh nilai signifikan Ukuran Mata jaring 1 ¼” (0,073) dan ukuran 2” (0,105), kemudian dari uji homogenitas memperoleh nilai signifikan sebesar (0,127) lalu pada uji hipotesis memperoleh nilai signifikan sebesar (0,004), sementara dari hasil penangkapan kedua jenis mata jaring yang digunakan mempengaruhi hasil tangkapan jaring insang. Dari hasil penelitian yang dilakukan ukuran mata jaring 1 ¼” lebih banyak hasil tangkapannya. Kesimpulannya jaring insang dengan ukuran mata jaring 1 ¼” lebih efektif hasil tangkapannya.
Potensi Pengembangan Ekowisata Pada Kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Nuraksa Kabupaten Lombok Barat Provinsi NTB Yusuf, M; Nursan, Muhammad; Aji, Irwan Mahakam Lesmono
Journal of Forest Science Avicennia Vol. 6 No. 1 (2023): FEBRUARI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/avicennia.v6i1.22046

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menganalisis potensi pengembangan ekowisata pada kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Nuraksa; (2) Menganalisis rumusan konsep kebijakan pemerintah dalam pengelolaan ekowisata pada kawasan Tahura Nuraksa; (3) Menganalisis model pengembanganekowisata pada kawasan Tahura Nuraksa; dan (4) Mengetahui sikap masyarakat terhadap pengembangan ekowisata pada kawasan Taman Hutan Raya NuraksaKabupaten Lombok Barat, Provinsi NTB. Penelitian dilaksanakan di Desa Pakuan Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat dengan menggunakan data tahun 2019. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif, sedangkan pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara mendalam (in-depth interview), dokumentasi, FGD, dan triangulasi. Data dianalisis dengan menggunakan model Miles dan Huberman, serta analisis SWOT.Hasil penelitian menunjukkan: (1)  Kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Nuraksa  merupakan wilayah yang potensial untuk dikembangkan menjadi kawasan ekowisata; (2)   Pengembangan ekowisata di wilayah kawasan Taaman Hutan Raya Nuraksa hendaknya dapat diselaraskan dengan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat, sertatidak berbenturan dengan upaya konservasi yang telah dilakukan pemerintah; (3) Model agrosylvo tourism (ekowisata) pada kawasan TahuraNuraksa, adalah model partisipasi-kemitraan antara pemerintah (Balai Taman Hutan Raya (Tahura)Nuraksa) dan masyarakat; dan (4)  Sebagian besar masyarakat (86,67%) di sekitar kawasan Tahura Nuraksa setuju dan mendukung terhadap pengembangan kawasan ini sebagai kawasan ekowisata.
Pendampingan Penyusunan Aturan Lokal (Awiq-Awiq) Penangkapan Rajungan Di Desa Pemongkong Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur Husni, Syarif; Suparmin; M. Yusuf; Nursan, Muhammad; Utama FR, Aeko Fria; Widiyanti, Ni Made Nike Zeamita
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i4.9841

Abstract

Untuk menjaga kelestarian rajungan dari aktivitas penangkapan yang begitu tinggi intensitasnya, maka perlu disusun aturan lokal (awiq-awiq) untuk mengatur kegiatan penangkapan baik penggunaan alat tangkap, lokasi tamgkap, ukuran rajungan yang boleh ditangkap dan sanksi bagi nelayan yang melanggar. Tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat adalah mendampingi dalam penyusunan aturan lokal (awiq-awiq) penangkapan rajungan di Desa Pemongkong. Metode kegiatan penyusunan Awiq-Awiq melalui Focus Group Discussion (FGD) yang dikobinasikan dengan metode sosialisasi. Penyusunan aturan lokal (awiq-awiq) melalui beberapa tahap kegiatan yaitu identifikasi dan perumusan masalah, sosialisasi, Focus Group Discussion (FGD), dan penyusunan draf aturan lokal (awiq-awiq). Dalam awiq-awiq mengatur pasal tentang kegiatan yang dilarang, sanksi hukum dan lembaga pengelola Badan Pengelolaan Perikanan Laut Desa (BP2LD)
Transfer Teknologi Pakan Pellet Komplit untuk Menunjang Agribisnis Susu Kambing Lokal di Korporasi Ridho Ilahi Sukarne; Yusuf Akhyar Sutaryono; Muhammad Nursan
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i4.10028

Abstract

Mitra kegiatan ini adalah Tarmizi, S.Pt, manajer Korporasi Tunaas Ridho Ilahi di Kecamatan Wanasaba. Korporasi ini fokus pada pembibitan dan penggemukan sapi, serta mulai merambah usaha ternak kambing. Namun, masih ada tantangan dalam pengelolaan pakan berkualitas dan manajemen agribisnis yang perlu diatasi untuk meningkatkan produktivitas dan pendapatan peternak. Tujuan dari program ini adalah memberikan pelatihan mengenai pakan pellet komplit berbasis sumber daya lokal, manajemen pemeliharaan kambing perah, dan peningkatan keterampilan agribisnis. Mitra menghadapi kendala dalam pengolahan pakan yang berkualitas dan manajemen agribisnis yang kurang efektif, yang berdampak negatif pada produktivitas dan pendapatan mereka. Solusi yang diberikan melalui program ini mencakup pelatihan tentang pembuatan pakan pellet komplit dan manajemen agribisnis, dengan fokus pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan metode Participatory Rural Appraisal (PRA) dengan melibatkan para peserta secara aktif. Pelaksanaannya meliputi koordinasi, konsolidasi dengan mitra, pelatihan teori dan praktik, serta evaluasi untuk memastikan efektivitas program. Peserta yang terlibat pada acara pelatihan ini adalah 20 orang dengan proporsi 16 laki-laki dan 4 orang perempuan. Para peserta berasal dari semua kabupaten yang ada di pulau Lombok. Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini menunjukkan peningkatan wawasan agribisnis peserta, dihasilkannya inovasi pakan pellet, dan adanya peningkatan produksi susu kambing sebesar 120 ml/ekor/hari. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pelatihan pembuatan pellet komplit untuk menunjang agribisnis susu kambing ini memberikan dampak yang positif terhadap peningkatan produksi susu kambing lokal maupun penguasaan agribisnis susu kambing bagi para peserta
Penyuluhan Teknik Pembuatan Pupuk Organik dari Kotoran Kambing dalam Mendukung Ketahanan Pangan di Desa Paok Pampang, Kabupaten Lombok Timur, NTB Setiawan, Rifani; Yusuf, M.; Anwar; Hidayanti, Anna Apriana; Mandalika, Eka Nurminda Dewi; Widiyanti, Ni Made Nike Zeamita; Fadli; Nursan, Muhammad; FR, Aeko Fria Utama; Kusuma, Wirajaya
Agrimas : Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Pertanian Vol. 2 No. 1 (2023): APRIL
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/agrimas.v2i1.23

Abstract

Salah satu kelompok tani yang berada di Desa Paok Pampang adalah kelompok tani Bila Sundung. Salah satu komoditi unggulan dari kelompok tani tersebut adalah cabai, dimana hasilnya telah dipasarkan  ke Pulau Bali, Jawa maupun Batam. Dalam pembangunan pertanian, pupuk adalah unsur strategis untuk meningkatkan produktivitas dan menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari sistem usaha tani. Namun, saat ini para petani mengeluhkan pupuk subsidi yang langka dan sulitnya proses dalam mendapatkan pupuk subsidi tersebut, sehingga para petani harus membeli pupuk non subsidi dengan harga sangat mahal. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberi penyuluhan tentang cara pembuatan pupuk organik dari kotoran kambing. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan beberapa hal sebagai berikut: (1) Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan untuk anggota kelompok tani Bila Sundung tentang pembuatan pupuk organik dari limbah kotoran kambing; (2) Meningkatkan kemampuan manajemen kelompok dalam memanfaatkan potensi yang ada; (3) Respon anggota kelompok tani Bila Sundung terhadap materi yang telah diberikan menunjukkan hal yang positif; (4) Menjalin hubungan Perguruan Tinggi khususnya Universitas Mataram dengan masyarakat yang tergabung dalam kelompok tani Bila Sundung.
Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani Dalam Pemanfaatan Lahan Pekarangan Sebagai Sarana Pengembangbiakan Tanaman Rimpang Jahe Merah Di Kecamatan Sukamulia Kabupaten Lombok Timur Eka Nurminda Dewi Mandalika; Anna Apriana Hidayanti; Rifani Nur Sindy Setiawan; Ni Made Nike Zeamita Widiyanti; Fadli Fadli; Muhammad Nursan; Sharfina Nabilah
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 5 No. 4 (2023): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v5i4.1577

Abstract

Secara umum kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani Dalam Pemanfaatan Lahan Pekarangan Sebagai Sarana Pengembangbiakan Tanaman Rimpang Jahe Merah Di Kecamatan Sukamulia Kabupaten Lombok Timur. Sedangkan tujuan khususnya adalah: (1) Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang pemanfaatan tanaman rimpang jahe merah pada lahan pekarangan warga; (2) Menunjukkan kepada anggota kelompok wanita tani  jika tanaman rimpang jahe merah dapat menjadi salah satu komoditas hortikultura yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan tumbuhan herbal yang dapat di manfaatkan untuk kesehatan dan menjaga sistem imune tubuh terutama untuk mencegah paparan Virus COVID-19, serta dapat di manfaatkan sebagai sumber pendapatan tammbahan bagi masyarakat; dan (3) Menjalin hubungan antara UNRAM dengan masyarakat. Pelaksanaan pengabdian dilakukan dengan metode andragogi yang dilakukan melalui penyuluhan dan pendampingan kepada kelompok wanita tani. Dalam kegiatan pengabdian ini diikuti oleh 15 orang peserta yang merupakan anggota kelompok wanita tani Bila Sundung. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan bahwa: (1) Kegiatan ini telah mampu meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan peserta sebesar 60% dari sebelum diadakan kegiatan penyuluhan, terutama  yang berkaitan dengan aspek teknik dan  aspek sosial ekonomi terutama terkait dengan peningkatan ekonomi masyarakat, khusunya kelompok wanita tani di desa Paok Pampang dengan mengembangbiakan tanaman rimpang jahe merah, hal ini dapat dilihat dari hasil evaluasi yang telah dilakukan menunjukan danya tambahan pendapatan rata-rata sebesar Rp. 50.000 dari hasil pengembangbiakan jahe merah di lahan pekarangan warga, artinya selain dapat sebagai pemenuhan kebutuhan pribadi juga dapat menjadi sumber pendapatan tambahan bagi warga masyarakat di Desa Paok Pampang; (2) Respon anggota kelompok tani Bila Sundung terhadap kegiatan penyuluhan cukup tinggi yakni dengan persentase respon positif sebesar 100% dari 15 orang peserta; (4) Kegiatan ini juga telah ikut mendorong semakin intensifnya komunikasi timbal balik antara, UNRAM dengan masyarakat yang tergabung dalam kelompok tani Bila Sundung. Empowerment of Women Farmers Groups in Utilizing Yard Land as a Means of Breeding Red Ginger Rhizome Plants in Sukamulia District, East Lombok Regency  In general, this service activity aims to empower the Women Farmers Group in utilizing yard land as a means of breeding red ginger rhizome plants in Sukamulia District, East Lombok Regency. While the specific objectives are: (1) This activity aims to increase knowledge about the utilization of red ginger rhizome plants on residents' yard land; (2) Showing members of the farmer women's group if red ginger rhizome plants can be one of the horticultural commodities that can meet the community's need for herbal plants that can be used for health and maintain the body's immune system, especially to prevent exposure to the COVID-19 Virus, and can be used as a source of additional income for the community; and (3) Establishing a relationship between UNRAM and the community. The implementation of the service was carried out using the andragogy method which was carried out through counseling and mentoring to farm women's groups. This service activity was attended by 15 participants who were members of the Bila Sundung farm women's group. The results of the implementation of the activity show that : (1) This activity has been able to increase the knowledge and skills of participants by 60% from before the extension activities were held, especially those related to technical aspects and socio-economic aspects, especially related to improving the community's economy, especially the women's farmer group in Paok Pampang village by breeding red ginger rhizome plants, this can be seen from the results of evaluations that have been carried out showing and the additional income of an average of Rp. 50,000 from the breeding of red ginger in the residents' yards, meaning that in addition to meeting personal needs it can also be an additional source of income for community members in Paok Pampang Village.; (2) The response of Bila Sundung farmer group members to extension activities is quite high, with a percentage of positive responses of 100% of the 15 participants; (4) This activity has also helped encourage the intensification of mutual communication between UNRAM and the community who are members of the Bila Sundung farmer group.
Determination of Superior Aquaculture Commodities Around the Mandalika Special Economic Zone Through the Integration of LQ-AHP Analysis Muhammad Nursan; Aeko Fria Utama FR; Ni Made Nike Zeamita Widiyanti
SOCA: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Vol 19 No 1 (2025)
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Udayana Jalan PB.Sudirman Denpasar, Bali, Indonesia. Telp: (0361) 223544 Email: soca@unud.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/SOCA.2025.v19.i01.p01

Abstract

The potential of fishery resources around the Mandalika Special Economic Zone (KEK) has not been optimally utilized. This region possesses significant potential in aquaculture commodities that can support both industry and tourism. The selection of commodities should be based on the comparative advantages of each area to enhance productivity and sustainability of resources. The objective of this research is to identify the leading aquaculture commodities in the vicinity of the Mandalika Special Economic Zone in Central Lombok Regency. This study employs a descriptive approach. Data collection was conducted using survey techniques through interviews with 30 respondents selected via purposive sampling. Data analysis utilized Location Quotient (LQ) analysis and Analytical Hierarchy Process (AHP). The results indicate that the leading aquaculture commodities around the Mandalika Special Economic Zone include marine and pond aquaculture commodities, which are prominent in one district, while pond fishery commodities are identified as leading in all districts except for Pujut District. Cage fishery commodities are leading in two districts, and rice-fish farming is leading in eight districts. The priority leading marine aquaculture commodities are seaweed, lobster, pearls, and grouper. The priority leading freshwater aquaculture commodities are tilapia, catfish, gourami, and goldfish. Additionally, the priority leading brackish water aquaculture commodities are vannamei shrimp, tiger shrimp, and milkfish. These findings can serve as a foundation for determining policies in the planning and development for sustainable fisheries around the Mandalika Special Economic Zone.
Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani Dalam Pembuatan Pupuk Kompos dari Limbah Organik Rumah Tangga di Desa Sugian, Lombok Timur, NTB Yusuf, M; Nursan, Muhammad; Asasandi, IGN Aryawan; Fria Utama FR, Aeko; Efendy, Efendy; Anwar, Anwar; Husni, Syarif
Jurnal SIAR ILMUWAN TANI Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Siar Ilmuwan Tani
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jsit.v6i1.192

Abstract

Pengolahan limbah organik rumah tangga menjadi pupuk kompos berkontribusi dalam mengurangi volume sampah, meningkatkan kesuburan tanah, dan memperkuat praktik pertanian berkelanjutan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk: (1) meningkatkan pengetahuan dan keterampilan teknis Kelompok Wanita Tani (KWT) dalam pembuatan kompos; (2) memberikan pelatihan langsung melalui praktik pembuatan pupuk kompos; serta (3) membangun sinergi antara Fakultas Pertanian Universitas Mataram dengan masyarakat, khususnya KWT. Pendekatan yang digunakan berbasis community development dengan metode andragogi dan Participatory Rural Appraisal (PRA), melibatkan 17 anggota kelompok secara aktif. Hasilnya menunjukkan keberhasilan dalam pencapaian sasaran. Pertama, terjadi peningkatan kapasitas KWT dalam mengelola limbah organik rumah tangga menjadi kompos, serta pemahaman mengenai aspek kelembagaan dan ekonomi limbah. Kedua, kegiatan ini menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kebersamaan dalam kelembagaan tani sebagai dasar pengelolaan sampah yang efektif. Ketiga, peserta memperoleh pengalaman nyata melalui praktik langsung pembuatan kompos. Keempat, kegiatan ini memperkuat hubungan dan alih pengetahuan antara universitas dan masyarakat, menciptakan model kolaborasi berkelanjutan dalam pengembangan pertanian ramah lingkungan.
Co-Authors Ade Dwi Sasanti Aeko Firia Utama FR Aeko Fria Utama FR Aeko Fria Utama FR Aeko Fria Utama FR Aeko Fria Utama FR Aeko Fria Utama FR Afriansyah, Azmi Ahmad Jufri Ahmadi, Fadlika Akhmad Syafruddin Akhyar, Ramaulvi Muhammad Amiruddin Amrussalam Amrussalam Amry Rakhman Amry Rakhman Anas Pattaray Andi Iva Mundiyah Anisah Resty Ulfiyah Anna Apriana Hidayanti Anna Apriana Hidayanti Antonindo, Anton Anwar Anwar Anwar Anwar Anwar Anwar Anwar Anwar Apriana, Anna Apriani, Ari Ardhana Reswari Utami Ary Apriyani ASASANDI, I GUSTI NGURAH ARYAWAN ASASANDI, IGN ARYAWAN Asri Hidayati Asri Hidayati, Asri Ayu, Candra Azizah Ulfa Baiq Saopi Nadiawati Cadra Ayu Candra Ayu Candra Ayu Cornelius Sopar Nababan Dahlanuddin Dahlanuddin Deni Irawan Dipokusumo, Bambang Dudi Septiadi Dudi Septiadi Dudi Septiadi Dudi Septiadi Dudi Septiadi Dudi Septiadi Dudi Septiadi Efendi, Efendy Efendy Efendy, Efendy Eka Numinda Dewi Mandalika Eka Nurminda Dewi Mandalika Eka Nurminda Dewi Mandalika Eka Nurminda Dewi Mandalika Eka Nurminda Dewi Mandalika Eko Supriastuti Fadli Fadli Fadli Fadli Fadli FADLI FADLI Fadli Fadli Fadli Fadli Fahrullah Fahrullah Fauzan Fahrussiam Fernandez, F.X. Edy Fria Utama FR, Aeko Guswulandari, Guswulandari Halimatus Sa’diyah Handayanti, Anna Apriana Heri Heryanto Holyness Nurdin Singadimedja I G N Anom I Ketut Budhastra I Ketut Widnyana I Putu Eka Indrawan Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim IGN Aryawan Asasandi Irwan Mahakam Lesmono Aji Ishmah, Laili Zatil Johan Wahyudi Ketut Budastra L. Sukardi L. Sukardi Lalu Sukardi Lalu Sukardi, Lalu M Yusuf M Yusuf M Yusuf M Yusuf M. Yusuf M. Yusuf M. Yusuf M. YUSUF M. Yusuf M. Yusuf M. Yusuf Mandalika, Eka Nurminda Dewi Melina, Rizky Muhamad Emil Rachman Muhammad Yusuf Muji Rahayu Muji Rahayu Nabilah, Sharfina Ni Luh Sri Supartiningsih Ni Made Nike Zeamita Widiyanti Ni Made Nike Zeamita Widiyanti Ni Made Nike Zeamita Widiyanti Ni Made Wirastika Sari, Ni Made Wirastika Niechi Valentino Nurrachman Nurrachman Nurtaji Wathoni Nurtaji Wathoni Pande Komang Suparyana Pande Komang Suparyana Putu Eka Pasmidi Ariati Rakhman, Amry Revita Syefti Palmi Rifani Nur Sindy Setiawan Rika Andriati Sukma Dewi Rinda Desan Rizka Amalia Satrijo Saloko Septiadi, Dudi Setiawan, Rifani Shelly Sylvia Agustina Sofiati Wardah Sopiandi Sopiandi Sri Mulyawati Sri Wahyuni Sudjatmiko, Dwi Praptomo Sukarne Sukarne Sulaimansyah Suparmin Supartiningsih, Sri Supriastuti, Eko Surya Febrianti Sutaryono, Yusuf Akhyar Syamsul Bahri Agus, Syamsul Bahri Syarif Husni Syarif Husni Syarifuddin Syarifuddin Tamara Donna Shaifarahma Tarmizi Tarmizi Taropi, Marina The Best Akbar Esa Putra Utama FR, Aeko Firia Utama FR, Aeko Priya Wathoni, Nurtaji Widiyanti, Ni Made Nike Zeamita Widiyanti Widyanti, Ni Made Zea Mita Wirajaya Kusuma Wuryantoro Wuryantoro Wuryantoro Wuryantoro Wuryantoro, Wuryantoro Yanuartati, Baiq Yulfia Elsadewi Yonvitner - Yuansa Aneswari Yusuf Akhyar Sutaryono Yusuf, Muhammad - zeamita Zulkarnaen