Claim Missing Document
Check
Articles

The Influence of Principal Supervision on High School Teacher Performance Gesti Meriani; Bambang Ismaya; Abduloh
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2540

Abstract

This study aims to analyze the influence of principal supervision on teacher performance at SMAN 1 Cikarang Pusat, Bekas Regency, West Java. In the VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, and Ambiguity) era, the world of education is facing rapid changes that require continuous adaptation to improve the quality of teachers as a key factor in achieving effective learning. However, preliminary studies show gaps in teacher performance, especially in learning planning, learning delivery, interpersonal relationships, and assessment methods. This study uses a quantitative approach with a correlational regression method to test the relationship between principal supervision and teacher performance. Data was collected through a questionnaire involving 63 teachers as respondents. The results showed that the supervision of the principal had a significant effect on teacher performance, with a positive correlation coefficient of 0.869 and an R-Square value of 55.8%, which showed that more than half of the variation in teacher performance could be explained by supervision. However, there are still gaps in implementation, especially in the implementation and follow-up of supervision. This research highlights the importance of a structured supervision program, continuous professional development, and active involvement of teachers in the supervision process. These findings contribute to the development of a more effective supervision model to improve teacher performance and ultimately improve the quality of education in Indonesia.
The Influence of School Culture on the Performance of Senior High School Teachers Dwi Liswantari; Maman Suryaman; Bambang Ismaya
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2725

Abstract

This study aims to analyze the influence of school culture on teacher performance at SMAIT Mentari Ilmu Karawang. A positive school culture is expected to improve teacher performance, which in turn will affect the quality of education in the school. This study uses a quantitative approach with a regressional survey method to analyze the relationship between school culture as an independent variable and teacher performance as a dependent variable. Data was collected through a questionnaire filled out by 35 teachers. The results of the analysis showed that school culture had a positive and significant effect on teacher performance, with a correlation coefficient of 0.719 and an R-Square value of 51.7%, indicating that more than half of the variation in teacher performance can be explained by school culture. However, this study also found that the dimension of teacher and student involvement in school activities still needs to be improved. The implication of this research is the importance of creating an inclusive and collaborative school culture to improve teacher performance. The suggestion for schools is to strengthen teacher and student engagement and provide greater space for participation in decision-making to improve school culture and support teacher performance improvement more effectively.
Pengaruh Metode Motor Educability terhadap Kemampuan Teknik Dasar Futsal pada Ekstrakurikuler di SMA Negeri 1 Anjatan Titin Sri Lani; Bambang Ismaya; Fahrudin; Dira Fauzi
SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga Vol. 7 No. 1 (2026): SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/spr.v7i1.927

Abstract

This study aims to determine the effect of the application of the motor educability method on improving basic futsal technique skills in extracurricular activities of SMA Negeri 1 Anjatan students. The research method used a pre-experimental design with a one-group pretest-posttest design model on 32 students who participated in futsal extracurriculars. The research instrument used the Iowa Brace Test to measure motor educability and the FIFA standard test to measure basic futsal technique skills which include passing, ball control, dribbling, and shooting. The treatment program was carried out for 2 weeks with an intensity of 6 times per week and a duration of 90 minutes per session. Data were analyzed using a paired sample t-test with a significance level of α=0.05. The results showed a significant increase in all components of the basic futsal technique with a significance value of p<0.001. Total basic engineering skills increased by 31.17% from an average of 69.47 to 91.13. The highest increase occurred in dribbling (34.93%), followed by ball control (32.75%), shooting (31.11%), and passing (26.67%). The conclusion of this study shows that the motor educability method has a very significant influence on improving the basic futsal technique skills of high school students.
Peningkatan Kesadaran Masyarakat terhadap Perlindungan Hak Asasi Manusia dalam Pembentukan Undang-Undang Henny Saida Flora; Bambang Ismaya
SABAJAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 03 (2026): SABAJAYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SABA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59561/sabajaya.v4i03.790

Abstract

Pembentukan undang-undang yang berperspektif hak asasi manusia (HAM) menuntut adanya partisipasi masyarakat yang bermakna sebagai bagian dari prinsip negara hukum dan demokrasi. Namun, dalam praktiknya, partisipasi publik masih sering bersifat prosedural dan belum didukung oleh pemahaman hukum yang memadai. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kapasitas masyarakat dalam mengawal pembentukan undang-undang yang berorientasi pada perlindungan HAM. Metode pelaksanaan dilakukan melalui kegiatan pelatihan yang meliputi penyampaian materi, diskusi kelompok, dan simulasi partisipasi publik. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep HAM, mekanisme pembentukan undang-undang, serta peran masyarakat sebagai subjek hukum yang memiliki hak konstitusional untuk berpartisipasi. Selain itu, pelatihan ini juga mendorong perubahan sikap masyarakat dari pasif menjadi lebih kritis dan partisipatif, serta meningkatkan kemampuan praktis dalam menyusun dan menyampaikan masukan yang berperspektif HAM. Kegiatan ini berkontribusi dalam memperkuat partisipasi publik yang bermakna dan mendukung terwujudnya proses legislasi yang demokratis, inklusif, dan menghormati hak asasi manusia.
Program Pendidikan Nonformal Bagi Anak Putus Sekolah Di Wilayah Pedesaan Cianjur Lisa Chandrasari Desianti; Bambang Ismaya
SABAJAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 03 (2026): SABAJAYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SABA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59561/sabajaya.v4i03.791

Abstract

Permasalahan anak putus sekolah di wilayah pedesaan Indonesia merupakan isu kompleks yang dipengaruhi oleh faktor ekonomi, keterbatasan akses geografis, rendahnya motivasi belajar, serta minimnya dukungan keluarga. Data Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia dan Badan Pusat Statistik menunjukkan bahwa kesenjangan akses dan kondisi sosial-ekonomi masih menjadi penyebab dominan tingginya angka putus sekolah. Sebagai respons terhadap permasalahan tersebut, program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat peran pendidikan nonformal sebagai solusi second chance education melalui pendekatan partisipatif dan berbasis kebutuhan lokal. Kegiatan yang melibatkan 25 peserta ini dilaksanakan selama enam bulan dengan tahapan persiapan dan analisis kebutuhan menggunakan metode Participatory Rural Appraisal (PRA), perencanaan kurikulum adaptif yang mengintegrasikan literasi, numerasi, pendidikan karakter, serta pelatihan keterampilan berbasis potensi desa, pelaksanaan pembelajaran partisipatif dan kontekstual (CTL) berbasis proyek, serta monitoring dan evaluasi berkala melalui pre-test dan post-test. Hasil program menunjukkan tingkat retensi peserta sebesar 84%, peningkatan literasi dan numerasi rata-rata 35%, serta 52% peserta mulai terlibat dalam usaha produktif atau aktivitas ekonomi lokal. Selain itu, terjadi peningkatan motivasi belajar, kepercayaan diri, serta dukungan keluarga melalui kegiatan parenting education. Terbentuknya Kelompok Belajar Mandiri dan penguatan kapasitas tutor lokal menjadi indikator keberlanjutan program. Dengan demikian, pendidikan nonformal terbukti efektif sebagai strategi intervensi sosial yang fleksibel, inklusif, dan replikatif dalam menekan angka putus sekolah serta mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkelanjutan di wilayah pedesaan.
Penerapan Teknologi Smart Farming dalam Meningkatkan Produktivitas dan Efisiensi Usahatani Padi di Karawang Emmy Hamidah; Bambang Ismaya
SABAJAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 03 (2026): SABAJAYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SABA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59561/sabajaya.v4i03.794

Abstract

Penerapan smart farming berbasis Internet of Things (IoT) menunjukkan peran strategis dalam meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan keberlanjutan pertanian padi sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional. Melalui pemanfaatan teknologi digital seperti sensor kelembapan tanah, sistem irigasi otomatis, dan analisis data real-time, petani mampu mengoptimalkan penggunaan sumber daya, menekan biaya operasional, serta mengurangi ketergantungan pada pupuk, pestisida, dan air. Hasil pelatihan terhadap 50 peserta menunjukkan peningkatan efisiensi penggunaan air hingga 30%, penurunan penggunaan pupuk sebesar 20%, serta peningkatan hasil panen rata-rata 13–17% per hektar. Selain itu, teknologi ini mendorong transformasi pola manajemen usahatani dari berbasis intuisi menuju pengambilan keputusan berbasis data (data-driven decision making). Dampak positif lainnya meliputi peningkatan adaptasi terhadap perubahan iklim, minat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian, serta pengurangan dampak negatif terhadap lingkungan melalui praktik pertanian berkelanjutan. Meskipun demikian, implementasi smart farming masih menghadapi kendala berupa keterbatasan literasi digital, infrastruktur internet, dan biaya investasi awal. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, lembaga pendidikan, dan kelompok tani menjadi faktor kunci untuk memperluas penerapan dan memastikan keberlanjutan smart farming sebagai model pertanian modern yang efisien, berdaya saing, dan ramah lingkungan.
HUBUNGAN MODIFIKASI TOLAK PELURU DENGAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN ATLETIK DI SMA NEGERI 2 CIKARANG PUSAT annas Solehudin; Bambang Ismaya; Resty Gustiawati
Jurnal Olahraga Kebugaran dan Rehabilitasi (JOKER) Vol 1 No 1 (2021): Jurnal Olahraga Kebugaran dan Rehabilitasi (JOKER)
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/joker.v1i1.5263

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan antara Modifikasi Tolak Peluru dengan tingkat Motivasi Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Atletikkelas XI di SMA Negeri 2 Cikarang Pusat. Dalam penelitian ini diajukan hipotesis, yaitu terdapat hubungan yang signifikan antara Modifikasi Tolak Peluru dengan tingkat Motivasi Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Atletik di kelas XI di SMA Negeri 2 Cikarang Pusat,Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan studi korelasional. Adapun terdapat pengambilan sampel menggunakan teknik sampling purposive, dengan jumlah sampel sebanyak 30 orang siswa kelas XI di SMA Negeri 2 Cikarang Pusat. Alat pengumpulan data yang digunakan yaitu: 1. Alat untuk mengukur Tolak Peluru menggunakan Tes Kemampuan Tolak Peluru. 2. Alat untuk mengukur Motivasi Belajar Siswa menggunakan Angket Motivasi Belajar Siswa. Dari perhitungan uji korelasi product moment diperoleh nilai koefisien korelasi pada hubungan Modifikasi Tolak Peluru dengan Motivasi Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Atletik sebesar 0,623. Artinya hubungan yang kuat antara Modifikasi Tolak Peluru dengan Motivasi Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Atletik siswa dapat dikatakan positif. hasil dari t hitung 4,21<2,04 maka terbukti adanya hubungan yang signifikan antara Modifikasi  Tolak Peluru Dengan Motivasi Siswa Dalam Pembelajaran Atletik.
SURVEI MOTIVASI SISWA KELAS VIII DALAM MENGIKUTI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN DI SMP NEGERI 1 KARAWANG BARAT ade kamaludin; Bambang Ismaya; Akhmad Dimyati
Jurnal Olahraga Kebugaran dan Rehabilitasi (JOKER) Vol 1 No 1 (2021): Jurnal Olahraga Kebugaran dan Rehabilitasi (JOKER)
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/joker.v1i1.5265

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah pembelajaran PJOK menjadi mata pelajaran yang digemari oleh siswa terbukti dengan nilai pelajaran mereka yang cukup tinggi, sehingga peneliti tertarik mencari tahu faktor apa saja yang mempengaruhi hal tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa tinggi faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi siswa kelas VIII dalam mengikuti pelajaran PJOK di SMP Negeri 1 Karawang Barat. Pendekatan penelitian menggunakan penelitian kuantitatif. Metode yang digunakan adalah survei dengan teknik pengambilan data menggunakan angket. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII K dan L di SMP Negeri 1 Karawang Barat yang berjumlah 78 siswa. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif yang dituangkan dalam bentuk persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi siswa kelas VIII K dan L dalam mengikuti pembelajaran PJOK di SMP Negeri 1 Karawang Barat berada pada kategori sangat kurang baik sebesar 1,28% 1 siswa, kurang baik sebesar 44,87% 35 siswa, cukup baik sebesar 24,35% 19 siswa, baik sebesar 20,91% 16 siswa, dan sangat baik sebesar 8,97% 7 siswa. Berdasarkan nilai rata-rata, yaitu 76,75, motivasi siswa kelas VIII K dan L dalam mengikuti pembelajaran PJOK di SMP Negeri 1 Karawang Barat dalam kategori cukup baik.
SURVEI KECEMASAN SISWA KELAS X TERHADAP PEMBELAJARAN RENANG DI SMK TELEKOMEDIKA KOTA BOGOR Aris Rizki solehudin; Bambang Ismaya; Akhmad Dimyati
Jurnal Olahraga Kebugaran dan Rehabilitasi (JOKER) Vol 1 No 1 (2021): Jurnal Olahraga Kebugaran dan Rehabilitasi (JOKER)
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/joker.v1i1.5266

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran renang masih ada siswa yang takut atau cemas saat berenang sehingga pembelajaran tidak kondusif dan belum tercapai tujuan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kecemasan siswa kelas X dalam kegiatan pembelajaran renang di SMK Telekomedika Kota Bogor. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif menggunakan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMK Telekomedika Kota Bogor. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan angket, sedangkan teknik samplingnya adalah Cluster Random Sampling. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X SMK Telekomedika Kota Bogor sebanyak 60 siswa. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif dengan persentase. Hasil penelitian ini menunjukan kecemasan siswa kelas X di SMK Telekomedika, secara terperinci memliki kategori sangat baik yaitu 16 siswa sebesar 26,7%, kategori baik sebanyak 24 siswa sebesar 40%, kategori cukup sebanyak 20 siswa sebesar 33,3%, dalam kategori kurang  dan sangat kurang berjumlah 0 siswa 0,00%.
ROLE IN HOUSE TRAINING AND ACADEMIC SUPERVISION IN IMPROVING TEACHER PERFORMANCE IN HIGH SCHOOL Yudi Kirmadi; Bambang Ismaya; Maman Suryaman
Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue (MORFAI) Vol. 6 No. 3 (2026): Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Education is a dynamic sector that continually undergoes policy changes in line with societal demands and the pace of global development. These policy shifts directly impact the role of teachers, both in their pedagogical functions and in maintaining professional standards. Teachers are required to adapt to new regulations to perform their duties effectively. Failure to adapt may lead to decreased performance, ultimately affecting the quality of classroom learning. The implementation of the Merdeka Curriculum, which adopts a deep learning approach, demands teachers to adjust their competencies to carry out learning activities in accordance with its requirements. To address these challenges, the school implements In House Training (IHT) and academic supervision as strategies for professional teacher development. This study aims to analyze the role of IHT and academic supervision in improving teacher performance in the domain of pedagogical competence across three key aspects: lesson planning, instructional implementation, and learning evaluation. This research employs a qualitative case study approach, with data collected through in-depth interviews, classroom observations, and document analysis. The main informants include school supervisors, the school principal, the vice principal for curriculum, and teachers. The results indicate that IHT significantly enhances teachers’ understanding of lesson plan development, differentiated instruction, and formative assessment. Meanwhile, academic supervision ensures the implementation of these competencies through pre-observation, classroom observation, reflection, and follow-up activities. Overall, there is a substantial improvement in teachers’ abilities to design relevant instructional materials, apply active learning strategies, utilize digital media, and conduct more systematic learning assessments.
Co-Authors Abd Rahim ABDUL GANI Abdul Salam Hidayat Abdul Wahab Abduloh Abduloh Abduloh Abduloh Abduloh, Abduloh Abdussyukur ade kamaludin Afrinaldi, Rolly Ahmad Fathan Kamil Kamil Akhmad Dimyati Akhmad Fikri Azzi Rizqulloh Aliansyah, Reynaldi Aminuyati Anasa Firman Maliki Andi Arifuddin Iskandar Aniati Aniati annas Solehudin Arifin, Ardian Aris Rizki solehudin Astuti Darmiyanti Bambang, Bambang Mochamad Faisal Barqah, Rajifiar Br. Sembiring, Tamaulina Citra Resita Daheri, Mirzon Dasep Supriatna dermawan, dikdik fauzi Didit Darmawan Dikdik Fauzi Dermawan Diki Wahyudin Dina Mayadiana Suwarma Dira Fauzi Dwi Liswantari Dwi Puspita Anggraeni Edo Yahya Alfian Emmy Hamidah fahrudin Fahrudin Fajar Noor Fuji Sutarjo Farid Haluti Fauzi Dermawan, Dikdik Febi Kurniawan Ferdiansah, Renaldi Ferly Aninditya Finorita, Eny Tantia Gamar Al Haddar Gesti Meriani Guntur Ageng Auliawan Gustiana Pramudia Wardani Gustiawati, Resty Hadiyan Haq, Bilal Al HALUTI, FARID Henny Saida Flora Ichsan Ichsan Iif Miftahuddin Indra Perdana Irfan Zinat Achmad Iriana Bakti Iskandar, Yogi Izzuddin, Deden Akbar J, Jihan Jahroni, Jahroni Jarkawi Jenuri Jihan J Jihan J Khoeriyah, Riska Ummu Kholis Ernawati Khuromadhan, Mochammad Gilang Kirmadi, Yudi Kurdi, Muqarramah Sulaiman Kurdi, Musyarrafah Sulaiman Kurniawan Kurniawan Kusuma Yuda R, Aria Latifah Hanum Latifah Hanum Lestari, Dessy Ari Lestari, Desy Ari Lisa Chandrasari Desianti M. Ihsan Dacholfany M. Mury Syafei Maisura Maman Suryaman Maman Suryaman Markus Asta Patma Nugraha Mas'ud Muhammadiah Meriani, Gesti Mia Aina Mirzon Daheri Mohamad Sudi Muhamad Reza Nur Hakim Muhamad Ricky Mahandary Ardhi Muhammad Ade Kurnia Harahap Muhammad Ikra Muhammad Mury Syafei Muhtadin Muhtadin Mulyati, Imas Muqarramah Sulaiman Kurdi Musyarrafah Sulaiman Kurdi Mutiara Indah Nancy Riana NI PUTU AYU KARTIKA SARI DEWI Ningsih, Syafitri Ninik Sudarwati Ninik Sudarwati Novanto Cristover Noviani Cahya Nur Asri Nugroho, Setio Nur Kholis Nurfachrirezi, Aldi Nurjanah Petrus Mikel Rahim, Abd Raka Adhitya Dhermawan Raswati, Devi Ratih Kusumastuti Resty Gustiawati Rifqi Husaini Ruslan Abdul Gani Saifuddin Zuhri Sakerani Sakerani Samuel PD Anantadjaya Sari Dewi, Ni Putu Ayu Kartika SATRIYAS ILYAS Saud, M. Yamin Sholeh, Slamet Siti Fadjarajani Sitti Nadirah Slamet Maryoso Sri Mulyani St Rahmah Subandi, Ika Suhardi Suhardi Suhardi Suhardi Suparni, Sri Susatyo Adhi Pramono, Susatyo Adhi Sutinah, Titin Sutrisno, Sutrisno Syahra, Aodien Syahra Maharani Titin Sri Lani Trisnawati, Acih Umar, Abubakar Undang Ruslan Wahyudin Wasitoh, Evi Yamin S, Muhammad Yudi Kirmadi Zulham Zulham