Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kepemimpinan transformasional dan kompetensi digital terhadap kinerja inovatif dengan sistem reward sebagai variabel mediasi pada Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Barito Timur. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan explanatory research. Populasi penelitian berjumlah 1.254 ASN, dan sampel sebanyak 93 responden ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan teknik proportional random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional dan kompetensi digital berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja inovatif, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui sistem reward. Selain itu, sistem reward berpengaruh signifikan terhadap kinerja inovatif dan terbukti memediasi pengaruh kepemimpinan transformasional serta kompetensi digital terhadap kinerja inovatif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan yang efektif, kompetensi digital yang memadai, serta sistem reward yang adil merupakan faktor strategis dalam meningkatkan kinerja inovatif ASN di sektor publik.