This Author published in this journals
All Journal Cakrawala Pendidikan Sains Olahraga : Jurnal Ilmiah Ilmu Keolahragaan Competitor : Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Emerging Science Journal JURNAL PENDIDIKAN JASMANI DAN OLAHRAGA JPI JOURNAL SPORT AREA JSKK (Jurnal Sains Keolahragaan dan Kesehatan) Halaman Olahraga Nusantara : Jurnal Ilmu Keolahragaan Bisma The Journal of Counseling JUARA : Jurnal Olahraga Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran Jambura Health and Sport Journal ACTIVE: Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreation JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES) Jurnal Sporta Saintika Jurnal Sains Riset Journal of SPORT (Sport, Physical Education, Organization, Recreation, and Training) Jurnal PORKES Jorpres (Jurnal Olahraga Prestasi) Jurnal Maenpo : Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi Physical Activity Journal (PAJU) Multilateral: Jurnal Pendidikan Jasmani Dan Olahraga Journal of Innovation in Educational and Cultural Research Edu Sportivo: Indonesian Journal of Physical Education Jurnal Pendidikan Jasmani (JPJ) SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga Indonesian Journal of Sport Management Edusentris: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pengajaran Jurnal Dunia Pendidikan Gladi : Jurnal Ilmu Keolahragaan Asean Journal of Sport for Development and Peace Jurnal Keolahragaan JUARA JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat Champions: Education Journal of Sport, Health, and Recreation Jurnal Elementaria Edukasia ACTIVE: Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreation Journal of Sport Coaching and Physical Education
Claim Missing Document
Check
Articles

Preferensi Gaya Kepemimpinan Pelatih terhadap Gender pada Olahraga Individu dan Olahraga Tim Ramadhan, Muhammad Tareq Urfi; Hamidi, Ahmad; Subarjah, Herman
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol 14 No 6 (2024): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpo.v14i6.2082

Abstract

Peran dan tanggung jawab pelatih kepada atlet sangat mempengaruhi lingkungan olahraga untuk membantu mereka maju kompetitif, maka dari itu pelatih harus menjadi pemimpin tim yang tepat, memiliki pengetahuan dalam perspektif kepemimpinan sesuai berdasarkan situasi pribadi dan lingkungannya. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi perbandingan preferensi kepemimpinan pelatih pada atlet taekwondo dan atlet voli dewasa berdasarkan jenis kelamin, menggunakan pendekatan kuantitatif. Partisipan berjumlah 91 terdiri dari atlet taekwondo dan atlet voli kota Bandung. Pengambilan sampelnya menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Leadership Sport Scale (LSS) untuk mengukur preferensi kepemimpinan pelatih pada atlet. Analisis data dilakukan dengan melakukan uji Manova. Hasil penelitian menunjukkan terdapat berbedaan preferensi kepemimpinan pelatih pada atltet baik dari cabor (sig 0,00<0,05) dan jenis kelamin atlet (sig 0,00<0,05). Jenis Kelamin laki-laki dengan cabang olahraga Voli cenderung menyukai perilaku pelatih demokratis dan social support (4,19±0,217 & 4,01±0,344), sedangkan laki-laki dengan cabang olahraga taekwondo lebih menyukai pelatihan dan intruksi, perilaku demokratif dan positif feedback (4,26±0,263; 4,09±0,299; & 4,14±0,259). Lalu, pada jenis kelamin Perempuan dengan cabang olahraga voli lebih menyukai pelatihan dan instruksi dan social support (4,13±0,207 & 4,15±0,295), dan Perempuan cabang olahraga taekwondo lebih menyukai pelatihan dan instruksi dan positif feedback (4,32±0,303 & 4,43±0,501). Peneliti merekomendasikan penelitian lebih lanjut mengenai preferensi kepemimpinan pelatih pada atlet dengan menambahkan variabel baru seperti menggunakan atlet internasional, usia pelatih, lokasi pembinaan dan sifat aktual atlet, dapat mendapatkan hasil yang berbeda di penelitian selanjutnya.
Perbandingan Urutan Item Tes Daya Tahan Otot Tungkai Berdasarkan Sumber Energi Juniadi, Raafi Rizky; Imanudin, Iman; Umaran, Unun; Subarjah , Herman
JSKK (Jurnal Sains Keolahragaan dan Kesehatan) Vol 9 No 2 (2024)
Publisher : Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/jskk.2024.9.2.4

Abstract

This research aims to provide trainers with an understanding of the preparation of test items and measurement of physical condition based on physiological principles by comparing the results of leg muscle endurance tests carried out at the end and at the beginning. The method used is one group pretest-posttest design using an experimental design and quantitative approach. Using SPSS 25, data analysis procedures include normality testing, descriptive statistics, and hypothesis testing. The results obtained from testing using average values, data analysis and hypothesis testing resulted in the finding that the test carried out at the end was more effective, namely 53.90 and the test value at the beginning was 32.35. With a significant value (2-tailed) of 0.000 < 0.05 obtained from hypothesis testing, it can be concluded that Hα is accepted and Ho is rejected. Based on computational findings and descriptive statistical values of the test at the end and the test at thebeginning, it can be concluded that there is a comparison of the order of leg muscle endurance test items based on energy source.
Analisis Stress Level Terhadap Resiko Cedera Olahraga pada Mahasiswa Atlet Muhamad Hilal Luthfi; Herman Subarjah; Ahmad Hamidi
SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga Vol. 5 No. 2 (2024): SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/spr.v5i2.544

Abstract

Stres menjadi hal umum bagi mahasiswa atlet, karena mahasiswa memiliki ketidakstabilan yang cukup rentan terhadap stres berlebih dan kecemasan. Permasalahan pada penelitian ini yaitu bagaimana tingkatan stres berdampak pada resiko cedera berulang, karena cedera olahraga dapat menjadi hal yang serius dan berdampak negatif bagi atlet. Untuk mengetahui bagaimana kedua variabel berhubungan satu sama lain, teknik korelasional kuantitatif digunakan. Sampel terdiri dari 22 mahasiswa atlet Universitas Pendidikan Indonesia, yang dipilih berdasarkan populasi dan kriteria khusus. Untuk memecahkan masalah kuesioner digunakan dalam  penelitian ini. Perceived Stress Scale (PSS) digunakan agar mengetahui tingkatan stres pada mahasiswa atlet, kuesioner ini memiliki nilai Alpha Cronbach 0,801 yang berarti memiliki nilai realibilitas yang tinggi. Sedangkan Re-Injury Anxiety Inventory (RIAI) memiliki nilai Alpha Cronbach 0,959 yang berarti memiliki nilai realibilitas yang sempurna. Data diolah menggunakan SPSS versi 25 dengan Uji Regresi untuk mengetahui pengaruh antara dua variabel tersebut. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tingkatan stres memiliki pengaruh terhadap resiko cedera berulang pada mahasiswa atlet. Dapat dibuktikan dengan nilai signifikansi 0,003 yang berarti jika nilai Sig < 0,05 maka data yang dianalisis memiliki pengaruh.
Perbandingan Hasil Tes Speed Dilihat Dari Urutan Item Tes Berdasarkan Sumber Energi Mutaqim, Imam; Imanudin, Iman; Umaran, Unun; Subarjah, Herman
Jurnal Porkes Vol 7 No 2 (2024): PORKES
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/porkes.v7i2.28867

Abstract

The purpose of this study was to examine the comparison of speed test results seen from the order of test items based on energy sources and those that are not. The method of this research is an experimental method, using a one group pretest-posttest design. The population in this study were all Sports Science students who were contracting the Test and Measurement course, 33 sports science students participated in this study selected using purposive sampling technique. Each sample performs tests and physical condition measurements with a sequence of test items based on energy sources and those that are not. The research instrument used in carrying out data collection from this study is a pattern of test item arrangement. The results of the speed test with the order of test items and measurements based on energy sources and those that do not have a difference in the average value of 0.15242 points.  With the results of statistical analysis using IBM SPSS Statistics 23 software, it is known that the Sig, (2-tailed) value is 0.000 < 0.05. The average pretest with a value of 3.7139 and a standard deviation of 0.52093. While the average posttest result is 3.8664 with a standard deviation of 0.55640. So it can be concluded that there is a significant difference between the results of the speed test whose test item order is based on energy sources and those that are not.
Comparison of Quickness Item Test Results Based on Energy Source Rahadiansyah, Muhammad Rizqi; Imanudin, Iman; Umaran, Unun; Subarjah, Herman
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES) Vol 7 No 1 (2025): Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES)
Publisher : Program Studies of Physical Education, Faculty of Teacher Training and Education, Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Objective. This study aimed to investigate how various energy sources impact individual reaction speed, formulate strategies for performance enhancement, and add to the body of scientific knowledge. This investigation examined the differences in quickness test outcomes according to various sequences of energy sources, emphasizing the impact of these sequences on quickness or reaction time among university students. Materials and methods. The investigation included 32 individuals from the Faculty of Sports Education and Health at Universitas Pendidikan Indonesia, class of 2022, comprising an equal number of male and female participants. The pretest-posttest experimental design involving a single group was employed, wherein the participants' speed was assessed through a straightforward test utilizing a falling ruler that needed to be caught with two fingers. A posttest was administered following the pretest, which featured the correct sequence of energy sources. The posttest utilized an incorrect order of energy sources to assess variations in performance. Data collection was conducted through purposive sampling, followed by analysis utilizing a paired t-test. Results. The findings indicated a notable reduction in quickness performance during the posttest. The statistical analysis indicated a significant reduction in the distance the ruler fell during the posttest when compared to the pretest (p < 0.05). A majority of participants demonstrated a reduction in reaction time, particularly among those with less favorable posttest outcomes. In summary, the arrangement of various energy sources notably influences performance in the quickness test. The results highlight the significance of adhering to established guidelines during training or testing, and offer valuable perspectives on how enhancing energy sources can elevate performance across different scenarios, particularly in athletic endeavors. Conclusion. The findings of this study indicate that varying sequences of energy sources significantly influence performance outcomes in the quickness test. The examination of the pretest and posttest outcomes revealed a distinct variation in participants' speed following the implementation of the energy source sequence. Suggestions for additional investigation involve examining a wider range of energy sources, utilizing varied subjects, taking psychological factors into account, and implementing long-term studies to gain a more profound understanding of the impact of energy sources on performance and health.
Building a Champion Mentality: Coaches’ Behavior on Karate Athletes’ Psychological Health Rahma, Vilandra Irmalia; Subarjah, Herman; Williyanto, Septian
COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Vol 17, No 1 (2025): February
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/cjpko.v17i1.70497

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi lebih lanjut bagaimana perilaku pelatih karate di Kota Banjar dapat berkontribusi pada pembentukan mentalitas juara dan seberapa besar pengaruhnya dalam kesehatan psikologis para atlet. Jenis penelitian ini bersifat kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Instrumen yang digunakan adalah kombinasi dari Coaching Behavior Scale for Sport (CBS-S) dan The Warwick-Edinburgh Mental Well-being Scale (WEMWBS). Sampel dikumpulkan menggunakan teknik purposive sampling dengan memperhatikan pertimbangan tertentu. Atlet yang terpilih untuk menjadi sampel memiliki persyaratan minimal 6 bulan yang telah dibor oleh pelatih yang sama secara rutin minimal 3 kali seminggu. Populasi dalam penelitian ini adalah atlet karate di Kota Banjar dengan sampel sebanyak 25 atlet. Data yang telah dikumpulkan diolah dan dianalisis menggunakan perangkat lunak berupa Statistical Product and Service Solution (SPSS) 27 dengan menggunakan uji Pearson Correlation dan uji koefisien determinasi ( R Square ). Hasil analisis data menunjukkan perilaku pelatih berhubungan kuat dengan kesehatan psikologis atlet yang signifikan. Dengan persentase sebesar 37.7% dari kesehatan psikologis atlet dipengaruhi oleh perilaku pelatih, persentase ini dinilai cukup besar pengaruhnya karena terdapat faktor lain di luar perilaku pelatih yang mempengaruhi kesehatan psikologis atlet, baik faktor internal maupun eksternal. Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa dari 25 atlet yang menjadi sampel penelitian, 10 atlet di antaranya memiliki tingkat psikologis yang baik, 9 atlet mengalami depresi ringan, dan 6 atlet lainnya mengalami depresi berat. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah perilaku pelatih berpengaruh terhadap kesehatan psikologis atlet termasuk memberikan motivasi untuk membangun mental juara pada atlet.
STUDI PERBANDINGAN GAYA KEPEMIMPINAN PELATIH DAN POSISI BERMAIN TERHADAP KECOCOKAN HUBUNGAN PELATIH-ATLET SEPAKBOLA REMAJA Al Faridzi, Anelka Pratama; Fitri, Mustika; Subarjah, Herman; Apriady, Hilmy
Jambura Health and Sport Journal Vol 7, No 1 (2025): Februari
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37311/jhsj.v7i1.30639

Abstract

Hubungan antara pelatih dan atlet merupakan faktor penting dalam perkembangan atlet remaja, dengan kepemimpinan pelatih memainkan peran kunci dalam membentuk dinamika tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan dan membandingkan gaya kepemimpinan otoriter dan demokratis terhadap kompatibilitas hubungan pelatih-atlet dalam sepak bola remaja. Selain itu, penelitian ini juga menyelidiki apakah posisi bermain berkontribusi terhadap perbedaan dalam hubungan pelatih-atlet. Metode kuantitatif komparatif dengan pendekatan cross-sectional digunakan, melibatkan 30 atlet sepak bola berusia 12-17 tahun. Data dikumpulkan menggunakan Leadership Scale for Sport (LSS) untuk mengukur persepsi atlet terhadap kepemimpinan pelatih dan Coach-Athlete Relationship Questionnaire (CART-Q) untuk menilai kualitas hubungan pelatih-atlet. Analisis data dilakukan dengan independent sample t-test dan one-way ANOVA menggunakan SPSS 24. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara gaya kepemimpinan demokratis dan otoriter terhadap kompatibilitas hubungan pelatih-atlet (p 0,05). Kepemimpinan demokratis memiliki nilai rata-rata hubungan pelatih-atlet yang lebih baik dibandingkan kepemimpinan otoriter (MD=4.824). Namun, tidak ditemukan perbedaan yang signifikan dalam hubungan pelatih-atlet berdasarkan posisi bermain atlet (p 0,05). Studi ini memberikan wawasan bagi pelatih dalam mengadopsi gaya kepemimpinan yang lebih inklusif untuk meningkatkan hubungan dengan atlet dan mendukung perkembangan mereka dalam olahraga.
Bibliometric analysis of psychometrics in sports and physical education Triansyah, Andika; Subarjah, Herman; Hidayat, Yusuf; Lukitowati, Suci; Agus, Herdiansyah
Multilateral : Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol 24, No 1 (2025): February
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/multilateral.v24i1.20439

Abstract

The study of psychometrics in sports and physical education has developed over time and has become an international concern. So this study aims to find trends in themes that are popularly used in psychometric studies in sports and physical education based on Scopus-indexed articles. The research method used to conduct the analysis is bibliometrics. Search and filtering strategies use PRISMA flowcharts. The research review used data in Comma-Separated Values (CSV) format, which was then exported to Microsoft Excel to visualize the search results of bibliometric analysis, the tool used was VOSviewer. The results of the analysis of the development of psychometric publications in sports and physical education explain the trend of publications, journals, and authors with the highest citations, the publication network between countries, and the most widely used keywords. The conclusion of the study results in the development of psychometric publications in sports and physical education in the period 1981-2023 tends to increase. This shows that the trend of research with psychometric topics in sports and physical education is of international concern.
Hubungan Motivasi dan Ketangguhan Mental Terhadap Prestasi AtletTaekwondo di Kota Bandung Tiara Khumairah Juliany Rukman; Herman Subarjah; Septian Williyanto; Mustika Fitri; Sandey Tantra Paramitha; Ahmad Hamidi
Journal of Sport Coaching and Physical Education Vol. 9 No. 2 (2024): November 2024 (Sports Science and Global Growth Challenge)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Athletes' success in achieving optimal performance is not solely dependent on physical and technical abilities but is also influenced by psychological factors such as motivation and mental toughness. This study aims to examine the relationship between motivation and mental toughness in relation to the performance of Taekwondo athletes in Bandung City. Using a correlational quantitative method with 36 respondents, the study employed the Sport Motivation Scale (SMS-28) and the Sport Mental Toughness Questionnaire (SMTQ). The analysis revealed that motivation has a significant positive relationship with athletic performance, with higher motivation increasing the likelihood of achieving optimal results. Mental toughness also contributes significantly to performance, although its impact is somewhat weaker than motivation. Motivation provides the primary drive for athletes to continue training, face challenges, and maintain consistency in competition. Mental toughness enables athletes to stay focused under pressure, manage stress, and recover from setbacks, thereby supporting optimal performance. The results indicate that a combination of strong motivation and high mental toughness is a key factor in athletes' success. Support from coaches, families, and mental strength programs is crucial for optimizing both of these factors. This study offers valuable insights into the psychological aspects affecting athlete performance and suggests the development of interventions based on motivation and mental toughness to enhance the performance of Taekwondo athletes
ANALISIS KARAKTERISTIK KECEPATAN SHUTTLECOCK HOME INDUSTRY INDONESIA Romdona, Muhammad Zulfikar; Agus Rusdiana; Herman Subarjah; Iman Imanudin; Tian Kurniawan; Iik Hajarudin; Darandhika Jufri
Sains Olahraga : Jurnal Ilmiah Ilmu Keolahragaan Vol. 9 No. 1: April 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/so.v9i1.65269

Abstract

Badminton adalah olahraga yang menggunakan sarana prasarana yang cukup banyak, diantaranya ada raket, net, lapang, dan salah satunya shuttlecock. Shuttlecock ini yang cukup signifikan dalm perbincangan analisis biomekanika. Maka tujuan penelitian ini adalah menganalisis karakteristik shuttlecock home induatry Indonesia khususnya pulau jawa, dengan metode eksperimental kuantitatif, dan menggunakan instrument analisis video. Hasil dari penelitian ini membuktikan adanya kecepatan yang berbeda di antara lima shuttlecock home industri Indonesia. dari penelitian ini menghasilkan analisis karakteristik shuttlecock dengan kecepatan (velocity) tertinggi dan terendah dalam gerakan lob dan smash, dalam gerakan lob nilai kecepatan yang tertinggi adalah samurai hijau dengan nilai kecepatan sebesar 36,02 m/s, sedangkan nilai lob terendah yaitu shuttlecock romeo biru dengan nilai 21,15 m/s. Untuk gerakan smash nilai tertinggi yaitu shuttlecock mostro dengan nilai kecepatan 43,29 m/s sedangkan nilai terendah dalam gerakan smash adalah shuttlecock romeo biru dengan nilai 26,95 m/s. Kesimpulan shuttlecock samurai hijau memiliki kecepatan paling tinggi diantara lima shuttlecock home industri lainnya dalam gerakan lob dalam gerakan smash shuttlecock yang memiliki nilai tertinggi yaitu romeo biru, akan tetapi dalam gerakan smash kecepatan tertinggi adalah shuttlecok mostro dan kecepatan terendah yaitu shuttlecock romeo biru.
Co-Authors Adang Suherman Adi Rahadian Agus Rusdiana,, Agus Agus, Herdiansyah Agustin, Devi Agy Fhandu Awally Ahmad Hamidi Ahmad Hamidi Ahmad Hamidi Al Faridzi, Anelka Pratama Alba, Hasanul Fitrah Amung Ma&#039;amun Amung Ma&#039;mun Andika Triansyah Apriady, Hilmy Aris Risyanto Arpandi, Mihdan Atep Sujana Ayi Suherman B, Badruzaman Bambang Abduljabar Berliana Berliana Boyke Mulyana Budi, Didik Rilastiyo Budiana, Dian Dadan Djuanda, Dadan Darandhika Jufri Davi Sofyan Dea Siti Nurjanah Dede Rohmat Nurjaya, Dede Rohmat Dewi Susilawati Didin Budiman, Didin Dilal Hamdi Dwijayanti, Riska Fahmi Abdul Fatah Fahmi Hidayat Fatmawati, Finna Fadilla Fauzi Setiadi Firdaus Firmana, Iif Galih Satria Satria Hafidz Nashrul Ghani Hambali, Burhan Haryani, Eni Helmy Firmansyah I Made Sriundy Mahardika Iif Firmana Iik Hajarudin ILHAM Iman Imanudin Iman Imanudin Indah Pakarti, Hemas Indra Safari Irawati, Riana Irawati, Riana Isrokatun Isrokatun Iwa Akhwan Hidayat Jajang Dede Mulyani Jayadinata, Asep Kurnia Jayadinata, Asep Kurnia Julia Julia Juniadi, Raafi Rizky Jusuf Blegur Komariah, Ririn Siti Komarudin Komarudin, Komarudin Kukuh Wahyudin Pratama Kulsum, Vivi Septiani Kusdinar, Yopi Kusmaghassani, Tsaniya Putri Lukitowati, Suci Lutfi Nur Ma'mun, Amung ma'mun, Amung Mahendra, Agus Mahendra, Agus Manap, Aqilah Fitra Maulana Maulana, Maulana Maulana Yusup, Maulana Maulana, M. Ma’mun, Amung Mesa Rahmi Stephani, Mesa Rahmi Mitta Pratama Mohammad Zaky Muhamad Hilal Luthfi Muhamad Ismam Muhdian Muhammad Bikri Ash Shiddiq Mulyana Mulyana Mulyana Mulyana Mustika Fitri Mutaqim, Imam Nina Sutresna Nugraha, Anggi Anggriyana Nur, Lutfi Nurcahya, Yudi Nurdinah Hanifah Nurhamidah, Fitri Nurlan Kusmaedi Nurlan Kusmaedi Nurliani, Nina Nurpratama, Regita Nurwijayanti Nurwulan, Intan Nuryadi Nuryadi Nuryadi Nuryadi, , OKTADINATA, ALEK Oman Hadiana Pangestu, Moh Yogi Paramitha, Sandey Tantra Permadi, Asep Angga Pitriani, Pipit Prabowo, Indra Pramutadi, Asril Pratama, Rio Isham Purnama, Mutiara Mega Putri, Dea Yantono Putri, Lutfhiyyah Arief Rahadiansyah, Muhammad Rizqi Rahma, Vilandra Irmalia Ramadhan, Muhammad Tareq Urfi Rian Kurnia Ricky Wibowo Rismayadi, Alen Riyantini, Yolanda Anugrah Romdona, Muhammad Zulfikar Rosdiana, Daniar Rusmitaningsih, Fika Nuraini Saepul, Rizky Saputra, Deddy Rahmat Saputra Rahmat Saputra, Mochamad Yamin Sefri Hardiansyah Selvi Amelia Seno Aji Wicaksono Septian, Adly Setiawan, Moza Zeane Sidik, Dikdik Zafar Solly Aryza Sonjaya, Azhar Ramadhana Sopyan Sauri Sudrazat, Adang Surachman, Meylani Angelia Sutisna, Andi Permana Syahid, Angga Muhamad Syahriadi, Syahriadi Syam Darwis Taopik, Mohamad Tasya Fatimah Taupiqkurrohman, Miqdad Tian Kurniawan Tiara Khumairah Juliany Rukman Tomi Efendi Tono Haryono Tubagus Nur Muhamad, Al Afgani Umaran, Unun Unun Umaran Wicaksono, Seno Aji Wildan Akbar Firdaus Williyanto, Septian Yanyan Sofyan Yogi Slamet Yuda Yudistira, Yuda Yudha M Saputra Yudha M. Saputra, Yudha M. Yudha, Brio Alfatihah Rama Yulianto, Ari Gana Yunyun Yudiana Yusi Riksa Yustiana, Yusi Riksa Yusuf Hidayat Yusuf Hidayat Yusuf Hidayat Yusuf Hidayat Z Arifin Z. Arifin Zen, Zaenudin Maulana