Claim Missing Document
Check
Articles

The Influence of Parking Careers and Parking Facilities on User Satisfaction of Car Parking on Ngurah Rai Street Gianyar City Ida Bagus Wirahaji; I Ketut Sutapa
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol. 21 No. 3 (2021): November
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.919 KB) | DOI: 10.31940/logic.v21i3.212-217

Abstract

Driver satisfaction in making a trip is influenced by the quality of parking services. The purpose of this study was to analyze the effect of parking attendants and parking facilities on the satisfaction of car park users on Jalan Ngurah Rai, in Gianyar City, which is currently working on revitalizing traditional markets with modern concepts. Research using survey methods, distributing questionnaires to obtain 100 sheets of parking service user perception data. The results of the analysis show that the regression equation obtained is Y = 2.354 + 0.281 X1 + 0.672 X2. The parking attendant and parking facilities variables both partially and simultaneously have a significant positive effect on the user satisfaction variable. Value of Sig. variable parking attendant and parking facilities respectively 0.000 < 0.05. The value of tcount for parking attendants and parking facilities are 9,500 and 20.921, respectively > ttable = 1.9872. Fcount = 312.296 > 0.025324. The ability of the parking attendant and parking facilities variable in influencing the user satisfaction variable is quite large, as indicated by the coefficient value. determination (R2) of 86.3%.
ANALYSIS OF SMK3 IMPLEMENTATION LEVEL AND ACCIDENT RISK IN THE ADMINISTRATION OFFICE BUILDING DEVELOPMENT PROJECT AT GUSTI NGURAH RAI AIRPORT BALI I Ketut Sutapa; I Nyoman Ardika; I Nyoman Sutapa; I Nengah Darma Susila; I Putu Agus Krisnadinata
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol. 22 No. 2 (2022): July
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (865.689 KB) | DOI: 10.31940/logic.v22i2.167-173

Abstract

Every construction project, whether high-tech or simple, certainly has risks in its implementation process, therefore it is necessary to establish an Occupational Safety and Health Management System to minimize Occupational Safety and Health (K3) risks, but there are still many construction companies that are lacking in identifying K3 risks. and implementing an Occupational Health and Safety Management System (SMK3) in the process of implementing a construction project. The purpose of this study was to determine the level of OSH risk based on work items, as well as to measure the level of implementation of SMK3 in a construction project. In this research, the object of the case study is the construction project of the Administration Office Building at I Gusti Ngurah Rai Airport, Bali, during the lower structure work. After carrying out risk identification, 35 risk questions and 5 jobs are obtained, namely Borepile, Pilecap, Pendestal Column, Sloff, Roof Frame, then the results of the identification are processed and the risk level is obtained from the implementation of the Administration Office Building Construction Project at I Gusti Ngurah Rai Airport, Bali. Enter the Medium Category with a risk value of 8.69, while for the implementation of the Occupational Safety and Health Management System (SMK) the Administration Office Building Construction Project at I Gusti Ngurah Rai Airport, Bali is included in the good category with a total application value of 83%. Hopefully this research can become a reference in identifying K3 risks and a reference in implementing the Occupational Health and Safety Management System (SMK).
Analysis of Financial Feasibility of Tourism Transport and Shuttle Transport Business: (Case Study: PT. Penjor Bali Transport) I Gede Fery Surya Tapa; I Nyoman Indra Kumara; I Nengah Darma Susila; I Ketut Sutapa
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol. 22 No. 3 (2022): November
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (876.096 KB) | DOI: 10.31940/logic.v22i3.276-282

Abstract

Before the Covid-19 pandemic, an increase in the number of foreign and domestic tourists. With the increase in the number of tourists, the number of tourist travel efforts to increase the mode of transportation, with the aim of travel and shuttle visits increases every year. The objectives of the study are to analyze most of the BOK of tourist and shuttle transportation, to analyze the revenue of financial transportation and shuttle transportation, and to analyze the feasibility of tourist and shuttle transportation. The data needed for this study are primary data obtained from questionnaire surveys and interviews, and secondary data obtained through related institutions. The total operational cost of the tourist transportation vehicle is Rp. 5,937,007,065 12 vehicles / year, shuttle transportation of Rp. 5,975,220,122 17 vehicles / year. The total tourism transportation revenue is Rp. 7,158,878,400 12 vehicles / year, and shuttle transportation of Rp. 8,978,130,221 17 vehicles / year. The financial feasibility of tourist transportation with an NPV value of Rp. 100,640,493,054> 0 (feasible), BCR value 1.95> 1 (feasible), IRR value 42.478%> 15% MARR (feasible), and PBP time of 7 years and 1 month. Shuttle transportation NPV value of Rp. 734,194,558> 0 (feasible), BCR value 1.02> 1 (feasible), IRR value 19.649%> 15% MARR (feasible), and PBP time of 6 years 4 months. Sensitivity analysis of tourist transportation costs increased by 34%, income decreased by 34% and shuttle costs increased by 1.5%, income decreased by 1.5%. Losses during 2020-2021, for tourist transportation amounted to -Rp. 10,782,606,379 12 vehicles / 2 years, shuttle transportation of -Rp. 16,866,802,314 17 vehicles / 2years
Pengabdian Kepada Masyarakat Kelompok Air Bersih “Tirta Sukapura” Di Desa Jagaraga, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, Bali I Made Jaya; I Ketut Sutapa; I Nengah Darma Susila
Jurnal Abdimas: Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Vol 3 No 1 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (765.774 KB)

Abstract

Permasalahan yang dialami oleh Kelompok Unit Pengelola Sarana Air “Tirta Sukapura” adalah terjadinya kerusakan pada instalasi jaringan perpipaan mulai dari tempat pengambilan sumber mata air sampai ke bak penampungan. Kurang besarnya ukuran diameter pipa, sehingga volume debit yang dapat dialirkan kurang besar. Perlunya perbaikan pada instalasi pipa air, sehingga pada musim kemarau, masih bisa melayani kebutuhan masyarakat akan air bersih. Saat ini manajemen pengelolaan air secara manual dan belum tertata dengan baik sehingga belum mampu memberikan pelayanan yang memadai. Sehingga, kondisi saat ini kelompok mitra belum bisa memanfaatkan sumber air bersih bagi warga secara optimal. Melalui Program Pengabdian Kepada Masyarakat ini akan dilakukan beberapa tahap kegiatan sebagai solusi dari permasalahan yang dihadapi saat ini yaitu : penyempurnaan jaingan instalasi pemipaan, penambahan sarana instalasi pipa air, pelatihan keterampilan teknis dalam pemeliharaan instalasi pemipaan. Pemahaman dan kemampuan manajemen dan keterampilan teknik dalam pengelolaan kelompok air bersih ini diharapkan akan dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya anggota kelompok air bersih..
Pengabdian Kepada Masyarakat Pemahaman Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Bidang Konstruksi Pada Pekerja Bangunan Di Desa Patas , Kecamatan Gerokgak , Kabupaten Buleleng, Bali I Ketut Sutapa; I Made Jaya; Putu Gde Sukarata; I Wayan Suasira
Jurnal Abdimas: Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Vol 4 No 1 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.542 KB) | DOI: 10.30630/jppm.v4i1.793

Abstract

Keadaan masyarakat Desa Patas mengalami perkembangann, khususnya di bidang pekerja bangunan. Dalam mengerjakan bangunan, salah satu keadaan yang mempengaruhi produktivitas dalam bekerja adalah sakit dan kecelakaan kerja. Kecelakaan kerja tidak dapat dihindari namun sebenarnya dapat dikendalikan atau diminimalkan kejadiannya. Penyakit dan kecelakaan akibat pekerjaan pada bidang konstruksi dapat mempengaruhi tingkat produktivitas tenaga kerja sebagai akibat dari berkurangnya sumber daya tenaga kerja. Dalam upaya mengendalikan dan meminimalkan kecelakaan kerja, maka dilakukan penyuluhan K3 konstruksi. Tujuan kegiatan pengabdian adalah untuk meningkatkan pemahaman pekerja bangunan tentang K3 dalam pekerjaan konstruksi bangunan. Dalam pelaksanaannya, kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan metode pelaksanaan melalui 3 tahapan yaitu tahap persiapan, pelaksanaan pelatihan, dan tahapan evaluasi. Kegiatan pelatihan diikuti oleh kelompok tukang bangunan Mekar sari Jaya sejumlah 15 orang. Materi pelatihan terkait pemahaman materi K3 bidang konstruksi utamanya yang berhubungan dengan pekerjaan-pekerjaan konstruksi Berdasrkan hasil diskusi dengan perwakilan pekerja dan ketua kelompok pekerja bangunan mekar Sari Jaya, rata-rata tidak mengetahui tentang K3
Pembinaan Kelompok Pertukangan Melalui Kegiatan Manajemen Pengelolaan Proyek Di Banjar Petak, Desa Petak Kaja , Kecamatan Gianyar , Kabupaten Gianyar, Bali I Ketut Sutapa; I Wayan Sudiasa; I Nyoman Suardika; I Ketut Suarta; Made Sudiarsa
Jurnal Abdimas: Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Vol 4 No 1 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (583.711 KB) | DOI: 10.30630/jppm.v4i1.811

Abstract

Desa Petak Kaja membujur dari Utara ke Selatan yang diapit dua sungai, sebelah barat sungai Pakerisan dan sebelah timur sungai Sangsang II. Desa Petak Kaja memiliki luas 325 Ha. Keadaan masyarakatnya mengalami perkembangan khususnya di bidang tukang bangunan. Tujuan kegiatan pengabdian ini untuk mengetahui kondisi sosial ekonomi masyarakat di Bajar Petak Desa Petak Kaja, mengetahui bagaimana manajemen pengelolaan proyek pertukangan di Banjar Petak Desa Petak Kaja. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian melalui 3 tahapan yaitu tahap persiapan, pelaksanaan pembinaan, dan tahapan evaluasi. Kegiatan pelatihan diikuti oleh kelompok tukang bangunan “Wayan Kanca” sejumlah 10 orang. . Program Pengabdian Kepada Masyarakat Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Bali akan dilaksanakan di Desa Petak Kaja, Kecamatan Ganyar, Kabupaten Gianyar. Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah dalam rangka membantu dan meningkatkan peran aktif masyarakat dalam membangun daerahnya secara swadaya. Permasalahan yang dihadapi adalah masyarakat setempat belum mengetahui cara perhitungan biaya proyek yang lebih efektif dalam melakukan kegiatan di proyek dan penggunaan baja ringan sebagai material kap dari bangunan . Semoga dengan program Pengabdian Masyarakat ini, masyarakat terbantu dan bisa lebih mandiri membangun dan memelihara apa yang sudah mereka bangun nantinya
Pemberdayaan Masyarakat Kader Kesehatan Lingkungan (Kesling) Dalam Menangani Sampah Rumah Tangga Dan Sampah Sejenis Rumah Tangga Di Desa Keliki, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali I Wayan Suparta; I Ketut Sutapa; Yuliana Sukarmawati
Jurnal Abdimas: Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Vol 4 No 2 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.514 KB) | DOI: 10.30630/jppm.v4i2.839

Abstract

Desa Keliki, Kecamatan Tegallang, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali terdiri dari tujuh (7) Banjar Dinas yaitu: Banjar Keliki, Banjar Triwangsa Keliki, Banjar Pacung, Banjar Salak, Banjar Sebali, Banjar Triwangsa Sebali dan Banjar Bangkiang Sidem, dengan luas wilayah 560 Ha, jumlah penduduk 4.773 jiwa dalam 1.028 kepala keluarga, saat ini telah ditetapkan sebagai salah astu Desa Wisata di Kabupaten Gianyar. Beberapa fasilitas yang ada di Desa Keliki yaitu: hotel 9 unit, villa 106 unit, restaurant 9 unit, warung 130 unit, dan minimarket 4 unit. Sampah yang dihasilkan di Desa Keliki saat adalah 7.134,35 kg/hari (profil Desa Keliki, 2021). Permasalahan sampah di Desa Keliki telah menimbulkan berbagai persoalan seperti penyebab terjadinya banjir, estetika lingkungan, dan juga masalah sosial, yang jika tidak ditangani dengan baik akan menjadi masalah yang sangat serius. Permasalahan sampah adalah merupakan tanggung jawab semua pihak yaitu: Pemerintah, Masyarakat, stakeholder termasuk Perguruan Tinggi. Dalam pengelolaan sampah di Desa keliki Pemerintah Provinsi Bali telah membantu membangun tempat pengolahan sampah (TPS 3R) dari dana alokasi khusus fisik tahun 2021. Peran yang dapat diambil oleh Perguruan Tinggi untuk mengatasi permasalahan sampah ini adalah membantu masyarakat melakukan uji karakteristik sampah dan pemberdayaan masyarakat berupa pembentukan kader kesehatan lingkungan (kesling) dan pelatihan pemilahan sampah bekerjasama dengan BUMDES Yowana Bhakti Desa Keliki sebagai salah satu badan usaha milik desa sebagai pengelola persampahan di Desa Keliki. Tujuan dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk mengetahui karakteristik dan jumlah timbulan sampah yang ada di Desa Keliki, membentuk kader kesehatan lingkungan (kesling) dibawah koordinasi BUMDES dan melakukan pelatihan pemilahan sampah khusunya kepada kader kesling, sehingga sampah yang dihasilkan dapat dikelola dengan baik dan berkelanjutan. Hasil yang diperoleh dari pengabdian ini adalah data tentang timbulan sampah rumah tangga atau sampah sejenis rumah tagga di Desa Keliki yaitu 7,20 lt/or/hr dan terbentuknya kader kesehatan lingkungan (kesling) atau kader keberisihan Desa Keliki sebagai kader penggerak yang mampu dan terampil dalam pemilahan sampah dibawah koordinasi BUMDES Yowana Bhakti Desa Keliki.
Analisis Perbandingan Perkerasan Kaku dan Perkerasan Lentur Pada Proyek Peningkatan Jalan Celukan Bawang-Pelabuhan I Ketut Sutapa; Ida Bagus Wirahaji; I Made Gita Ariadi
Reinforcement Review in Civil Engineering Studies and Management Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (672.552 KB) | DOI: 10.38043/reinforcement.v1i1.4099

Abstract

Road pavement is a layer structure located above the subgrade, there is a layer of upper foundation and sub-base which each layer consists of compacted aggregates which have a function to transmit stress due to wheel load. There are 3 road pavements, asphalt or flexible pavement, concrete/ rigid pavement (rigid pavement) and composite pavement (Composit pavement). In determining pavement thickness there are several methods to use, including in this study using the 1993 AASHTO method for flexible pavements and the 2017 Road Pavement Manual method (Bina Marga 2017) for rigid pavements. The location of this research is located on Jalan Celukan Bawang – Pelabuhan, Kec. Gerokgak, Kab. Buleleng. This final project aims to determine the comparison of flexible pavement thickness using the 1993 AASHTO method compared to rigid pavement using the 2017 Highways method and the comparison of implementation costs and maintenance costs on flexible0pavement0and rigid pavement0with0a design life of 10 years. From the results of calculations that have been carried out, the 1993 AASHTO method produces a total thickness of 61 cm with an implementation cost of Rp. 2.363.603.825,33 and maintenance costs of Rp 118.180.191,27, and the 2017 Road Pavement Manual method produces a total thickness of 54.5 cm with an implementation cost of Rp.5.230.581.646,07 and maintenance costs of Rp. 261.529.082,30. From the results obtained, flexible pavement using the 1993 AASHTO method has agreate thickness with lower implementation and maintenance costs than rigid pavement using the 2017 Road Pavement Manual method.
Performance Analysis of Public Transport in Gianyar Regency Ida Bagus Wirahaji; I Ketut Sutapa; I Gede Fery Surya Tapa
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol. 23 No. 1 (2023): March
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/logic.v23i1.62-67

Abstract

The performance of an urban public transport plays an important role in accommodating population mobility and realizing sustainable transportation. The performance of public transport can be influenced by several factors, including the quality of public transport services themselves and the accessibility of the roads they pass. Service quality concerns arrival frequency, waiting time, travel time and so on. Road accessibility is influenced by the presence of side barriers, such as parking vehicles on the road, vehicles in and out, slow vehicles, and so on. This study analyzes the exogenous latent variables of Service Quality and Road Accessibility that affect the endogenous variables of Public Transportation Performance in Gianyar Regency, especially on the Batubulan-Ubud Terminal Route. The method of collecting community perception data is by distributing 250 questionnaires to respondents who live along the Batubulan-Ubud Terminal Route Corridor. The data analysis method used Statistical Equation Modeling (SEM) AMOS. Validity and reliability tests were carried out using the confirmatory factor analysis (CFA) method. Based on the results of the analysis, it was found that the quality of public transportation services had a significant positive effect, with p value = 0.18 <0.05, path coefficient 0.049. Road accessibility also has a significant positive effect, with p value = 0.035 < 0.05, coefficient. line 0.225. The Goodness of Fit test also fulfills parameters such as: Chi-square count 66.27 < Chi-square table 81.381; Probability 0.332 0.05; CMIN/DF 1.069 2.00; GFI 0.961 0.960; AGFI 0.943 0.90; TLI 0.995 0.950; CFI 0.995 0.95; RMSEA 0.000 0.08 all meet. The performance of public transportation on the Batubulan-Ubud Terminal Route is considered very bad due to poor service quality and road accessibility.
KEGIATAN PERBAIKAN PADA BANGUNAN FASILITAS PENUNJANG DI KAWASAN SANGGAH DADYA KELOD KAUH , DESA BENGKALA, KECAMATAN KUBUTAMBAHAN, KABUPATEN BULELENG, SINGARAJA Fransika Moi; Gede Yasada; I Ketut Sutapa; I Komang Sudiarta
Jurnal Vokasi Vol 7, No 3 (2023): Jurnal Vokasi (November)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v7i3.4330

Abstract

Sanggah Dadya Tangkas Kori Agung, Banjar Kelod Kauh terletak di Desa Bengkala, kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, Singaraja. Sanggah Dadya Tangkas Kori Agung pengemponnya 87 kepala keluarga. Terdapat beberapa fasilitas penunjang yang terdapat dalam kawasan sanggah. Fasilitas penunjang penunjang yang belum ada adalah tempat kamar mandi/WC. Selama ini kalau ada acara persembahyangan dan kegiatan keagamaan menggunakan kamar mandi/wc pada rumah tinggal yang ada di dekat sanggah. Dalam rangka kondisi tersebut, maka dilakukan kegiatan pembangunan kamar mandi/wc untuk mendapatkan kenyamanan. Program Pengabdian Kepada Masyarakat dengan tahapan yaitu: peninjauan lokasi, dilakukan terhadap jumlah bahan dan jenis bahan yang diperlukan, sebagai solusi pembangunan. Pemahaman dan kemampuan melaksanakan pembangunan melalui pekerjaan fondasi dan beton diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dalam melakukan persembahyangan di Sanggah. Disamping itu meningkatkan keterampilan dan pengetahuan bagi pekerja bangunan dibidang pekerjaan fondasi dan beton
Co-Authors Adi Prawito Agung Rai Antara, I Made Amrina, Amrina Arcana, Kadek Artha, Kadek Karunia Aryawan, I G M Oka Aslam Aslam, Aslam Bendesa, I Wayan Pariasta Budiadi, I Made Candrawengi, Ni Luh Putu Ika Dahlan Abdullah Decky Cipta Indrashwara Denin Lintang Tuhujati Desak Made Purnama Dewi Deta Cahya Ramadhani Dewa Nyoman Sumardiana, Durrotun N, Ronny Durrotun, Ronny Erna Wiles Fransika Moi Gede Yasada Gusti Ayu Oka Cahya Dewi Hanung, Yuliana Devila Hartana, I Nyoman Kharisma Aditya Hj. Zainordin, Nadzirah I G M Oka Aryawan I Gede Fery Surya Tapa I Gede Sastra Wibawa I Gede Sastra Wibawa I Gede Sastra Wibawa I Kadek Andita Putra I Ketut Gede Bendesa I Ketut Mahardika I Ketut Suarta I Ketut Widana I Ketut Widana I Ketut Widana I Ketut Widana I Komang Sudiarta I Komang Suta Wijaya I Made Agus Mertha Dana I Made Anom Santiana I Made Anom Santiana I Made Bayu Wisnawa I Made Gede Darma Susila I Made Gita Ariadi I Made Jaya I Made Suardana Kader I Made Sudiarsa I Made Tapa Yasa I Nengah Darma Susila I Nengah Darma Susila I Nengah Darma Susila, I Nengah Darma I Nyoman Ardika I Nyoman Indra Kumara I Nyoman Ramia I Nyoman Suardika I Nyoman Sutapa I Nyoman Sutapa I Nyoman Sutarna I P. Alit Suthanaya I Putu Agus Krisnadinata I Putu Arya Setya Dharma I Wayan Budiarsa I Wayan Darya Suparta I Wayan Intara I Wayan Kartimin I Wayan Suasira I Wayan Suasira I Wayan Sudiasa I Wayan Suparta I Wayan Suweda Ida Ayu Karina Putri Ida Ayu Trisnawati, Ida Ayu Ida Ayu Wimba Ruspawati, Ida Ayu Ida Bagus Wirahaji Ida Bagus Yodhie Harischandra Irwansyah, Defi Islam, Khoirul Ismawati Ismawati Isyoratullatifah Kadek Adi Suryawan Karyana, I Made Dendi Dwi Koespiadi KOMPYANG AYU, NI GUSTI AYU MADE AMBAR Kurniawansyah, Kurniawansyah Kusumayana, I Made Alam Made Sudiarsa Made Sudiarsa Made Sudiarsa Moi, Fransiska Ni Kadek Indah Rohani Ni Ketut Ayu Pratini Wulandari Ni Luh Putu Agustini Karta Ni Made Ary Widiastini Ni Made Eka Sanisca Dewi Ni Nyoman Ardani Ni Wayan Mekarini Ni Wayan Sadiyani Ni Wayan Suartini Ni Wayan Sumetri Ni Wayan Sumetri Nugraha, I Wayan Nur Alfionita, Firda Bunga Oktaviani Putri, A. A. Ayu Asta Prakasa, I Made Panji Tirta Putu Agus Prayogi Putu Agus Prayogi Putu Doddy Heka Ardana Putu Gde Sukarata Putu Hermawati Raditya, Rizky Putra Ramadhani, Deta Cahya Rani Kusumo Wardani Rizal Bahaswan Ronny Durrotun Nasihien, Ronny Durrotun Rudi Setiawan Santiana, I Made Anom Setiawan, Muhammad Ikhsan Suasira, I Wayan Sudiarsa, Made Sudiasa, Wayan Sudiyani, Gusti Ayu Fera Dewi Sulistyani Sulistyani Sulistyani Sulistyani Sulistyani Sumetri, Ni Wayan Suminto Suminto Tapayasa, I Made Wayan Sudiasa Wei Eng, Thung Wibawa, I Gede Sastra Wiraga, I Wayan Wulandari, Pande Putu Yasa, I Made Tapa Yasada, Gede Yoga, Ni Made Galuh Citra Yuliadewi, Ni Putu Ary Yuliana Sukarmawati Zainordin, Nadzirah Zalfie Ardian