p-Index From 2021 - 2026
7.958
P-Index
This Author published in this journals
All Journal J-Sil (Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan) Vegetalika Cakrawala Pendidikan Inersia : Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Katalogis AGRIKA Bulletin of Electrical Engineering and Informatics Jurnal Theologia Teosofi: Jurnal Tasawuf dan Pemikiran Islam Rekayasa Mesin JURNAL VARIASI Kodifikasia: Jurnal Penelitian Islam AGRIVITA, Journal of Agricultural Science Fakultas Pertanian Teras Jurnal Jurnal Akta Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan JURNAL SINEKTIK SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Jurnal Pertanian Agros Jurnal Teknologi & Industri Hasil Pertanian Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Logista: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat YUME : Journal of Management BUANA SAINS Jurnal Engine: Energi, Manufaktur, dan Material Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan EduTeach: Jurnal Edukasi dan Teknologi Pembelajaran Quantum Teknika Jurnal Agrinika : Jurnal Agroteknologi dan Agribisnis Jurnal Komposit : Jurnal Ilmu-Ilmu Teknik Sipil Community Empowerment Jurnal Ekonomi Idea Pengabdian Masyarakat Jurnal PKM Manajemen Bisnis Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Humanis Jurnal Pustaka Mitra : Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat Journal Of Sustainability Perspectives JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM AGRIEKSTENSIA Journal of International Conference Proceedings Borobudur Engineering Review Journal of Sustainability Perspectives Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Multidisiplin Sahombu Indonesian Journal of Islamic Elementary Education Jurnal Pembelajaran dan Ilmu Pendidikan Journal of Innovation and Teacher Professionalism Life Science and Biotechnology Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Jurnal Greenation Ilmu Teknik Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian J-Sil (Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan) SNTE
Claim Missing Document
Check
Articles

Respon Kailaan (Brassica oleraceae L.) Terhadap Media Tanam Dan POC Nasa Pada Sistem Vertikultur Dhone, Emiliyani Meo; Astutik, Astutik; Sutoyo, Sutoyo
Fakultas Pertanian Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Efforts that can be mode to increase the production of crops on narrow land by using chaff charcoal and POC Nasa composition. The objective of this research is to know the effect of charcoal charcoal on growth media and application of NASA liquid organic fertilizer to the production of kailaan plants. This research uses factorial RAK consisting of 3 replications. Factor I is the dose of charcoal husk (A) that is: A0 = 0 kg, A1 = 0.5 kg of charcoal husk and A2 = 1 kg of husk charcoal. Factor II is a dosage of POC Nasa (N) consisting of 3 levels, namely : N0 = 0 ml/l water, N1 = 5 ml/l water and N2 = 10 ml/l water. The analysis was analyzed statistically using F test, if the result of the variance were significantly different (F arithmetic> F table), then to compare the two treatment treatments was done by the advanced test with the BNT's Smallest Differential Test of 5% level. The result of this research can be concluded that there is interaction between husk husk and POC Nasa dose to leaf area at age 2 and 6 weeks. The best growth of kuta was obtained on the treatment of 0.5 kg/paralon husk husk and the dosage of POC Nasa 10 ml/L water showed the highest yield of leaf at 6 weeks at 684,00cm2. The best kailaan result was obtained from 0.5 kg/paralon husk husk (44.37 g/plant) and Nasa 5-10 ml/L water dose (41,22-42,63 g/plant). The best kailaan result was obtained from 0.5 kg/paralon husk husk (44.37 g/plant) and Nasa 5-10 ml/L water dose (41,22-42,63 g/plant). Usaha yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi tanaman pada lahan sempit dengan menggunakna komposisi arang sekam dan POC nasa. Penelitian bertujuan untuk mengetahui dampak penggunaan arang sekam pada media pertumbuhan dan aplikasi pupuk organik cair NASA terhadap produksi tanaman kailaan. Penelitian ini menggunakan RAK faktorial yang terdiri atas 3 ulangan. Faktor I adalah takaran arang sekam (A) yaitu : A0 = 0 kg, A1 = 0,5 kg arang sekam dan A2 = 1 kg arang sekam. Faktor II adalah dosis POC Nasa (N) terdiri dari 3 taraf, yaitu : N0 = 0 ml/l air, N1 = 5 ml/l air dan N2 = 10 ml/l air. Analisis dianalisis secara statistik menggunakan uji F, apabila hasil ragam berbeda nyata (F hitung > F tabel), maka untuk membandingkan dua rata-rata perlakuan dilakukan uji lanjut dengan Uji Beda Nyata Terkecil BNT taraf 5%. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat interaksi antara arang sekam dan dosis Nasa terhadap luas daun umur 2 dan 6 minggu. Pertumbuhan kailaan terbaik diperoleh pada arang sekam 0,5 kg/paralon sebesar 343,72 cm2 ditindai pada luas daun dan diawali hasil interaksi serta dosis Nasa 10 ml/L air terhadap luas daun umur 6 minggu dengan luas daun sebesar 264,86 cm2. Hasil tanaman kailaan terbaik diperoleh pada penambahan arang sekam 0,5 kg/paralon (44,37 g/tanaman) dan dosis Nasa 5-10 ml/L air (41,22-42,63 g/tanaman).
RESPON TANAMAN SAWI HIJAU (Brassica juncea L.) TERHADAP PUPUK KOMPOS DAN PUPUK UREA Duka, Ngailu Beko; Hamzah, Amir; Sutoyo, Sutoyo
Fakultas Pertanian Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mustard green (Brassica juncea L.) is one of the leafy vegetable horticulture commodities that are favored by the community because it tastes good (Pardosi et al., 2014). The area of harvest of mustard plant production in 2011 was 376 ha with a yield of 3,410 tons with an average yield of 9.07 tons of ha-1 for 2012, while the average is still very low when compared to the national production scale that is between 9.44 Ton ha-1 (Pardosi at al., 2014). One important factor in the cultivation that supports the success of the production of mustard plants is fertilization. The efficiency of N fertilization in mustard plants is low, ranging from 30-40%. This study aims to determine the response of green mustard plants to the application of compost fertilizer from municipal waste and urea fertilizer to the growth and yield of green mustard plants. The tool used for this research is hoe, arit, gembor, meter, scales, bucket, camera, stationery, paper label, sieve, polybag with volume 10 kg, calculator and handsprayer. The materials used in this research are green mustard seed, compost fertilizer and urea fertilizer. The study used Factorial Randomized Block Design (RAK) consisting of two factors. The first factor is the dosage of compost fertilizer from municipal wastes with 5 levels ie (1) No Compost, (2) Compost 20 ton / ha, (3) Compost 40 ton / ha, (4) Compost 60 ton / ha, (5) Compost 80 tons / ha. The second factor was the dose of urea fertilizer (N) with 5 levels: (1) without Urea, (2) 100 Urea kg / ha, (3) 150 Urea kg / ha, (4) 200 Urea kg / ha and (5 ) 250 Urea kg / ha. Both factors yielded 25 treatment combinations, each repeated 3 times. Observation variables consist of plant height, Number of leaves, Leaf Area, Wet Weight and Fresh Weight of Plant. The data obtained were analyzed using variance (ANOVA). Conclusion of research (1) There is interaction between compost fertilizer and urea fertilizer on observation of leaf number and leaf area, (2) Compost fertilizer giving effect to the height of mustard plant, leaf area, leaf number and wet weight of plant, (3) Of plant height, number of leaves, leaf area and wet weight of the plant. Sawi (Brassica juncea L.) merupakan salah satu komoditas hortikultura sayuran daun yang banyak digemari oleh masyarakat karena rasanya enak, mudah didapat serta proses budidayanya tidak terlalu sulit Salah satu faktor penting dalam budidaya yang menunjang keberhasilan produksi tanaman sawi adalah pemupukan. Efisiensi pemupukan N pada tanaman sawi tergolong rendah, berkisar antara 30-40%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahaui respon tanaman sawi hijau terhadap pemberian pupuk kompos dari limbah kota dan pupuk urea terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi hijau. Alat yang digunakan untuk penelitian ini adalah cangkul, arit, gembor, meteran, timbangan, ember, kamera, alat tulis, kertas label, ayakan, polybag dengan volume 10 kg, kalkulator dan handsprayer. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah benih sawi hijau, pupuk kompos dan pupuk urea. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama yaitu dosis pemberian pupuk kompos dari limbah kota dengan 5 taraf yaitu (1) Tanpa Kompos, (2) Kompos 20 ton/ha, (3) Kompos 40 ton/ha, (4) Kompos 60 ton/ha, (5) Kompos 80 ton/ha. Faktor kedua dosis pemberian pupuk urea (N) dengan 5 taraf yang yaitu : (1) Tanpa Urea, (2) 100 Urea kg/ha, (3) 150 Urea kg/ha, (4) 200 Urea kg/ha dan (5) 250 Urea kg/ha. Kedua faktor menghasilkan 25 kombinasi perlakuan, masing-masing diulang 3 kali. Variabel pengamatan terdiri dari tinggi tanaman, Jumlah daun, Luas Daun, Bobot basah tanaman dan Bobot Segar Tanaman. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan sidik ragam (ANOVA). Kesimpulan penelitian yaitu (1) Terjadi interaksi antara pupuk kompos dengan pupuk urea pada pengamatan jumlah daun dan luas daun, (2) Pemberian pupuk kompos berpengaruh terhadap tinggi tanaman sawi, luas daun, jumlah daun dan berat basah tanaman, (3) Pemberian pupuk urea berpengaruh terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun dan berat basah tanaman.
PUPUK BAYFOLAN DAN PENGARUHNYA PADA PERTUMBUHAN VEGETATIF SELADA HIJAU Handari, Linda Wahyu; Sutoyo, Sutoyo; Hamzah, Amir
Fakultas Pertanian Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Green lettuce (Lactuca sativa L.) is one of the vegetables of high economic value, one an increase in production with fertilizer applications bayfolan. Research conducted in the villages Lowokwaru (+ 450 m asl) Lowokwaru District Malang using a completely randomized design with a dosage of bayfolan consists of 3 levels of dosage and one control treatment (p0 = control, p1 = 0.5 ml, p2 = 1.0 ml and p3 = 1.5 ml), where each treatment was replicated four times and green lettuce grown hydroponically. Results showed bayfolan fertilizer dosing 1.5 ml deliver increased growth of plant height and leaf area better than without fertilizer bayfolan although not significantly different from the other dose treatment. While the dose of fertilizer bayfolan not significant effect on the number of leaves. Penelitian ini dilaksanakan didesa Kabupaten Malang Jawa Timur dengan ketinggian + 450 meter dpl. Waktu penelitian ini dilakukan selama 32 hari yaitu dimulai tanggal 4 September ? 4 Oktober 2015 dengan tujuan dilakukan penelitian ini adalah mengetahui peningkatan pertumbuhan vegetatif ( tinggi tanaman, jumlah daun dan luas daun ) terhadap tanaman Selada (Lactuca sativa L) dengan pemberian pupuk cair Bayfolan yang berbeda. Penelitian ini menggunakan percobaan disusun dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL), diulang 3 kali dan setiap perlakuan terdiri dari 2 sampel. Adapun perlakuannya sebagai berikut : P0= Kontrol, P1 = Pupuk 0,5 ml , P2 = Pupuk 1 ml dan P3 = Pupuk 1,5 ml. Variabel ? variabel yang diamati pada penelitian ini sebagai berikut : Tinggi Tanaman, Jumlah Daun dan Luas Daun. Data hasil pengamatan dianalisis dengan ( uji F ) dengan taraf nyata 5%. Jika pada anlisis ragam terdapat pengaruh yang nyata maka dilanjutkan dengan uji Duncan untuk mengetahui perbedaan diantara perlakuan yang dicoba. Pemberian berbagai dosis pupuk bayfolan pada tanaman selada Lettuce (Lactuca sativa L.) cenderung mempercepat semua variabel pengamatan. Namun tidak berbeda nyata secara uji statistik Uji Anova taraf 5%.
APLIKASI PUPUK ORGANIK CAIR URINE KELINCI DAN SAPI TERHADAP PRODUKSI TANAMAN BROKOLI (BrassicA oleraceae L.) Maulana, Eko; Astutik, Astutik; Sutoyo, Sutoyo
Fakultas Pertanian Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Brokoli merupakan tanaman sayur yang memiliki gizi dan nilai ekonomis tinggi sedangkan produktivitas brokoli Indonesia belum maksimal. Penelitian betujuan untuk mengetahui pengaruh jenis dan dosis pupuk organik cair pada produktivitas brokoli. Penelitian dilaksanakan di lahan SMP Arjuno di desa Wonorejo kec. Bumiaji, kota Batu, bulan September - November 2015. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial yang terdiri dari dua faktor yaitu Faktor 1 : Jenis pupuk organik cair, yaitu : P1 Pupuk organik cair urine kelinci, P2 Pupuk organik cair urine sapi, Faktor 2 adalah dosis pupuk organik cair, terdiri dari 5 level yang sebagai berikut: D0 = 0 ml/l air, D1 = 75 ml/l air, D2 = 150 ml/l air, D3 = 225 ml/l air, D4 =300 ml/l air. Sehingga kedua faktor tersebut diperoleh 10 kombinasi perlakuan, yang diulang sebanyak 3 kali masing-masing terdiri 3 unit percobaan sehingga keseluruhan percobaan ada 90 polybag. parameter yang diamati tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, diameter batang, saat muncul bunga, waktu panen, berat buah, diameter buah dan berat buah per ha. Hasil penelitian menunjukan terdapat interaksi antara jenis dan dosis pupuk organik cair terhadap tinggi tanaman umur 28, 35 dan 42 hari, Jumlah daun pada umur 28, 35, 42 hari, Luas daun pada umur 42 hari, Diameter batang pada umur 28, 42 hari, secara terpisah jenis pupuk organik cair berpengaruh pada diameter buah. Pertumbuhan (luas daun) umur 42 hst pada perlakuan urine kelinci dengan dosis 75 ml/liter air yaitu 202.78 cm2 namun tidak berbeda dengan Urine kelinci (kontrol). Produktivitas brokoli pada pupuk organik cair urine sapi 225 ml/l air menghasilkan 253.33 g/tanaman atau 14.88 t/ha namun tidak berbeda dengan perlakuan lain dan hasil terendah perlakuan urine sapi (kontrol)
APLIKASI PUPUK CAIR LIMBAH BAGLOG PADA PENINGKATAN PRODUKSI TANAMAN SAWI UNGGUL LIMAN (Brassica juncea L.) rozi, Fahrur; Astutik, Astutik; Sutoyo, Sutoyo
Fakultas Pertanian Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pupuk organik cair limbah bag log pada peningkatan produksi tanaman Sawi Liman (Brassica Juncea L). Penelitian ini dilaksanakan dalam bentuk percobaan lapangan yang dilakukan di Kampus Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang. Waktu pelaksanaan dimulai pada bulan November 2014 sampai Januari 2015. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Tunggal dengan 6 (enam) Level perlakuan, yaitu C0 = Kontrol, C1 = 5 ml.l-1 air, C2 = 10 ml.l-1 air, C3 = 15 ml.l-1 air, C4 = 20 ml.l-1 air dan C5 = 25 ml.l-1 air dan diulang sebanyak 4 kali (empat), masing-masing perlakuan terdiri dari 5 polybag, sehingga secara keseluruhan jumlah populasi terdapat 120 tanaman. Variabel yang diamati adalah: Tinggi tanaman, jumlah daun, bobot basah tanaman dan bobot kering Tanaman, bobot basah akar dan bobot kering akar tanaman yang akan diambil pada saat panen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan terbaik adalah perlakuan C2 = 10 ml pupuk organik cair limbah bag log yang dicampurkan dengan 1 liter air menghasilkan bobot segar lebih tinggi yaitu (55,99 g) dan yang rendah adalah pada perlakuan C1 = 5 ml dengan hasil rerata (35,16 g).
RESPON TANAMAN KACANG TANAH (Arachis hypogaea L.) TERHADAP PUPUK BOKASHI DAN NPK Jumadi, Jumadi; Astutik, Astutik; Sutoyo, Sutoyo
Fakultas Pertanian Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the fertilization combination effect of Bokashi and NPK on growth and yield of peanut. The research was conducted on land Gading Kulon village,Dau Subdistrict, Malang District in July to September 2014. The study was conducted using a randomized block design (RAK), which consists of two factors: 1) Factor 1 Type Bokashi: B1 = Bokashi chicken manure and B2 = Bokashi husk, 2) factor 2 dose NPK: D0 = Without NPK, D1 = 50 kg / ha of NPK and D2 = 100 kg / ha NPK. There were six combinations of treatments, each treatment was repeated 4 times, so there were 24 experiments. The variables measured were plant height, leaf number, number of branches, biomass plants, pods, pods wet weight, dry weight of pods. Each plot experiment was observed 5 plants. The results showed that there were an interaction between Bokashi type and NPK fertilizer on the plant height age of 21 days, the number of leaves 14 days old, 14 days old branch number and weight of pods wet and dry peas weight. Separately, NPK fertilizer effect on plant height age of 21 days while Bokashi fertilizer effect on plant biomass. The best result of Peanut yield (pod wet, dry pods) is obtained at treatment Bokashi chicken manure with NPK 50 kg / ha (B1D1) and did not differ with Bokashi husk without NPK (B2D0) and Bokashi rice husk with NPK 100 kg / ha (B2D2 ). Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi pemupukan bokashi dan NPK terhadap pertumbuhan dan hasil kacang tanah. Penelitian dilaksanakan di lahan Desa Gading Kulon, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang pada bulan Juli sampai bulan September 2014. Penelitian dilakukan dengan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 2 faktor yaitu: 1) Faktor 1 Jenis Bokashi:B1 = Bokashi kotoran ayam dan B2 = Bokashi arang sekam, 2) Faktor 2 Dosis NPK: D0 = Tanpa NPK, D1 = 50 kg/ha NPK dan D2 = 100 kg/ha NPK. Jadi terdapat 6 kombinasi perlakuan, masing-masing perlakuan diulang 4 kali, sehingga terdapat 24 perlakuaan.Variabel yang diamati, tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah cabang, biomassa tanaman, jumlah polong, bobot polong basah, bobot polong kering. Setiap petak percobaan diamati 5 tanaman. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat interaksi antara jenis bokashi dan pupuk NPK terhadap tinggi tanaman umur 21 hari, jumlah daun umur 14 hari, jumlah cabang umur 14 hari, berat polong basah dan berat polong kering. Secara terpisah pupuk NPK berpengaruh terhadap tinggi tanaman umurn 21 hari sedangkan pupuk bokashi berpengaruh terhadap biomassa tanaman.Hasil kacang tanah (polong basah dan polong kering) terbaik diperoleh pada bokashi kotoran ayam dengan NPK 50 kg/ha (B1D1) dan tidak berbeda dengan bokashi arang sekam tanpa NPK (B2D0) maupun dengan NPK 100 kg/ha (B2D2).
RESPON TANAMAN MENTIMUN (Cucumis sativus L.) TERHADAP PUPUK NPK MUTIARA DAN PUPUK ORGANIK CAIR NASA Barus, Robertus; Sutoyo, Sutoyo; Karamina, Hidayati
Fakultas Pertanian Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cucumber (Cucumis sativus L.) is a plant that is widely consumed by the people. Besides consumed also has many benefits, it is necessary to make efforts to increase productivity. The aim of this research is to determine the effect of NPK Mutiara Fertilizer and Organic liquid Fertilizer Nasa to cucumber production. The research was conducted from March to May 2017 at Tlogomas Village, Lowokwaru Subdistrict, Malang City with altitude of ± 450 m dpl, temperature range between 20 - 28 oC, humidity 74 - 82% and rainfall intensity 20-50 mm / day. This study used a randomized block design factorial with there replication and two factors. factor is fertilizer NPK consists of four levels, namely 100 kg.ha-1, 200 kg.ha-1, 300 kg.ha-1 and 400 kg.ha-1. and second factors of organic liquid fertilizer Nasa consists of there levels is 100 cc.l, 150 cc.l and 200 cc.l. Research data were analyzed using Variety Analysis and continued with BNT Test at 5% real level. The results showed that interaction between NPK Mutiara fertilizer and organic liquid fertilizer Nasa has not real effect on all observed variables. Likewise also the treatment of NPK Mutiara fertilizer and Organic liquid Fertilizer Nasa has not real effect on all variables observed. However, physically the dosage of NPK Mutiara fertilizer and Organic Liquid fertilizer give fruit weight per plant, fruit length per plant, and fruit diameters per plant better at doses of 200 kg.ha-1 and 100 cc.l compared to others. Mentimun (Cucumis sativus L.) merupakan tanaman yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Selain dikonsumsi juga mempunyai banyak manfaat, maka perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan produktifitasnya. Penelitian bertujuan menentukan pengaruh Pupuk NPK Mutiara dan Pupuk Organik Cair (POC) Nasa terhadap produksi tanaman mentimun. Penelitian dilaksanakan Maret - Mei 2017 dilahan petani Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang dengan ketinggian tempat ± 450 m dpl, berkisar suhu antara 20 - 28 o C, kelembaban 74 - 82 % dan intensitas curah hujan sebesar 20-50 mm/hari. Percobaan mengunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial yang terdiri dari dua faktor dan diulang 3 kali. Faktor pertama NPK Mutiara terdiri dari 4 taraf yaitu 100 kg.ha-1, 200 kg.ha-1, 300 kg.ha-1 dan 400 kg.ha-1. dan faktor kedua POC (Pupuk Organik Cair) Nasa terdiri dari 3 taraf yaitu 100 cc.l, 150 cc.l dan 200 cc.l. Data penelitian dianalisis menggunakan Analisis Ragam dan dilanjutkan dengan Uji BNT pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukan interaksi antara pupuk NPK Mutiara dan POC (Pupuk Organik Cair) Nasa belum memberikan pengaruh nyata pada semua variabel yang diamati. Begitupun juga perlakuan pupuk NPK Mutiara dan Pupuk Organik Cair Nasa belum memberikan pengaruh nyata pada semua variabel yang diamati. Namun demkian secara fisik dosis pupuk NPK Mutiara dan Pupuk Organik Cair Nasa memberikan bobot buah per tanaman, panjang buah per tanaman, dan diameter buah per tanaman lebih baik pada dosis 200 kg.ha-1 dan 100 cc.l dibanding lainnya.
PENINGKATAN PRODUKSI JAGUNG (Zea mays L.) DENGAN APLIKASI BIOCHAR DAN PUPUK ORGANIK PADA TANAH REGOSOL Ghudi, Enos Magho; Indawan, Edyson; Sutoyo, Sutoyo
Fakultas Pertanian Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Biochar and organic fertilizers have potential to improve the physical, chemical, and biological properties of soil, including increasing the capacity to hold water and nutrients, soil resistance, as a source of nutrients and energy sources for soil microorganisms. This study aimed to determine the effect of biochar application and organic fertilizer on regosol soil in increasing corn production. This research was carried out in Bawang Village, Tunggulwulung Subdistrict, Malang, East Java from May-November 2017. The study used a single factor Randomized Block Design (RBD) with 9 treatments and was repeated 3 times. Observations were made when plants aged 2WAP, 4WAP, 6WAP, 8WAP ( Week After Plant), and harvest time with observed parameters including growth parameters: plant height, number of leaves, stem diameter and yield parameters including: corncob length, diameter, seedless weight, dry shell weight and the weight of 100 corn seeds. The results of this study indicated that the application of biochar and organic fertilizer gave a better growth of corn plants than the control. The addition of rice husk biochar and chicken manure fertilizer increased corn yield by 41.86% from 3.29 tons / ha to 7.86 tons / ha and showed better results compared to other treatments. Biochar dan pupuk organik sangat berpotensi untuk memperbaiki sifat fisik, kimia, dan biologi tanah diantaranya meningkatkan kapasitas menahan air dan unsur hara, meningkatkan daya sanggah tanah, sebagai sumber unsur hara dan sumber energi bagi mikroorganisme tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari aplikasi biochar dan pupuk organik pada tanah regosol terhadap peningkatan produksi jagung. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Bawang, Kecamatan Tunggulwulung Kota Malang, Provinsi Jawa Timur dimulai pada bulan Mei-November 2017. Penilitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktor tunggal dengan 9 perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Pengamatan dilakukan saat tanaman umur 2MST, 4MST, 6MST, 8MST, serta panen dengan parameter yang diamati meliputi parameter pertumbuhan: tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang dan parameter hasil meliputi: panjang tongkol, diameter tongkol, berat tongkol tanpa biji, berat pipilan kering, berat 100 biji jagung. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa aplikasi biochar dan pupuk organik terhadap pertumbuhan tanaman jagung memberikan hasil yang lebih baik dari pada kontrol. Penambahan biochar sekam padi dan pupuk kotoran ayam meningkatkan hasil jagung sebesar 41,86% dari 3,29 ton/ha menjadi 7,86 ton/ha dan menunjukan hasil yang lebih baik dibanding dengan perlakuan yang lainnya.
PENGARUH LAMA PERENDAMAN BENIH DAN NAUNGAN TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN SAWI (Brassica Juncea L) Agustian, Agustian; Sutoyo, Sutoyo; Adisarwanto, Titis
Fakultas Pertanian Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di lahan terpadu Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang, Jalan Telaga Warna, Kelurahan Tlogomas, Kota Malang, Jawa Timur. Mulai bulan November 2015 sampai dengan Maret 2016. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh lama perendaman dan pemberian naungan terhadap pertumbuhan tanaman sawi. Penelitian ini disusun berdasarkan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 2 faktor yaitu faktor I Lama erendaman yang terdiri dari empat level, dan factor II adalah pemberian naungan yang terdiri dari tiga tarap. Pada kedua perlakuan tersebut terdapat 12 kombinasi perlakuan dan diulang sebanyak 3 kali, setiap perlakuan terdapat 4 biji tanaman sawi, sehingga terdapat 144 tanaman. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perendaman benih tidak pengaruh terhadap kecepatan berkecambah. Pemberian naungan 50% dan 80% memiliki pengaruh nyata pada kecepatan berkecambah 4 HSS. Pemberian naungan tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan sawi.
APLIKASI PUPUK ORGANIK CAIR URIN KELINCI DAN SAPI PADA PRODUKSI TERUNG UNGU (Solanum melongena L) Santoso, Apri; Sutoyo, Sutoyo; Astutik, Astutik
Fakultas Pertanian Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terung merupakan tanaman sayuran yang termasuk famili Solanaceae. Penelitian betujuan untuk mengetahui pengaruh jenis dan dosis pupuk organik cair urin kelinci dan sapi pada produksi terung ungu. Penelitian dilaksanakan di desa Dadaprejo kec Junrejo, kota Batu. pada bulan Mei sampai September 2015. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial yang terdiri dari dua faktor yaitu Faktor 1 : Jenis pupuk organik cair, yaitu : P1 Pupuk organik cair urine kelinci, P2 Pupuk organik cair urine sapi, Faktor 2 adalah dosis pupuk organik cair, terdiri dari 5 level : D0 = 0 ml/l air, D1 = 75 ml/l air, D2 = 150 ml/l air, D3 = 225 ml/l air, D4 =300 ml/l air. Sehingga diperoleh 10 kombinasi perlakuan, dan diulang 3 kali masing-masing terdiri 3 unit percobaan sehingga keseluruhan percobaan ada 90 polybag. Parameter yang diamati meliputi Tinggi Tanaman(cm), Jumlah daun, Luas Daun (p x l), Jumlah Cabang, Saat Muncul Bunga, Jumlah Bunga, Fruitset, Jumlah Buah, Berat Buah, Panjang Buah, Lingkaran Buah, Berat Buah ton/ha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada interaksi antara perlakuan jenis pupuk cair urin kelinci dan sapi maupun dosis terhadap hasil tanaman terung ungu, namun secara terpisah baik jenis maupun dosis berpengaruh terhadap fruit set, jumlah buah, berat buah, dan berat buah ton/ha. Produksi terung ungu yang terbaik pada poc urin kelinci sebesar 5.53 buah per tanaman, namun dosis 75-300 ml/l air menghasilkan produksi tanaman yang tidak berbeda.
Co-Authors A. F., Elisabeth Abdur Rahim, Abdur Agi Ginanjar Agnes Putri Astuti Agustian Agustian Agustina Nurhayati Aimmann J, Revaldy Alexandrea Tasia Benita Widyasari Ama, Karolus Asan Boli Amir Hamzah Amrullah Amrullah Anang Priyanto Anita Trisiana, Anita Apriadi, Apriadi Aprilia, Miftah Aprizal Zainal Ardhiana Puspitacandri, Ardhiana Ardiansyah, Bagas Raka Arief Nugroho, Danang Arien Heryansyah Arimbi, Vina Aryanti, Windy D Astri Sumiati Astutik Astutik Astutik, Astuttik Aswat, Amarilla Athourrohman, Muhammad Auzar Syarif Ayuningtyas, Tantri Raras Azhar Azhar Azifah, Nur Bambang Siswanto Bambang Widiyatmoko Barus, Robertus Bilqist, Fitri W Cahyarani, Elvina Chusnul Arif Damayanti, Elok dedi irawan Demus, Niko Devara, Muhammad Ryan DEWI SARTIKA Dewi Yustiana Dewi, Amanda Kusuma Dhone, Emiliyani Meo Diah, Muhammad Dora Kusumastuti Duka, Ngailu Beko Dulloh, Zenda Junai Asad Dwi Hanto Edyson Indawan Effendy, Fauzan Ema Butsi Prihastari Ratna Widyaningrum, Ema Butsi Prihastari Erizal Erizal Esti Utarti Etti Swasti Fahrur Rozi Faiq, Muhammad F Farida Sari, Ama FARIDA, AMA Farij Ibadil Maula Fatimah Zuhra Faustina, Grace Safara Fazero Siregar, Mario Ferriawan Yudhanto, Ferriawan Firmansyah, Denny Ghudi, Enos Magho Gustian Gustian Haikal Akhmad, Fadel Haikal Muhammad, Arsya Halimah, Noer Handari, Linda Wahyu Hasdifa, Abu Rizal Hasmiandy Hamid Hasugian, Sereati Hayati, PK Dewi Hendiyani, Dina Hidayat, Cecep Taupik Hidayat, Febrian R Hidayati Karamina Hutapea, Jose T I Made Indra Agastya IBNUL QAYIM Indra Dwipa Indri Kusumaningrum, Fitria Irfan, Dhia Kamal Ishak, Yanuar Istri Sri Wahyuni, Anak Agung Jalil, Muhamad Jamhari Jamhari Jehani, Hironimus Jelita, Marhama Jumadi Jumadi Kanangahu, Mercy M Khayyira, Avrill Kleor, Fransesko Rudianto Koen Irianto Uripan Kurniawan Kurniawan Kuswandi Kuswandi Lado, Oldiana Umbu Laksono Trisnantoro Lalo, Yakub Didimus Liong, Octafiandy Christian Listyo Yudha Irawan Lubis, Arul Anwar Lukmanul Hakim Manang, Aleksius Pongu Lima marwoto marwoto Maryanti, Siti Nur Matheus Kamdiono, Matheus Maulana Ibrahim Rau, Maulana Ibrahim Maulana, Eko Maulana, Rizkha Megawati, Rina Mentari, Sekar Miftah Tedy gautama, Miftah Tedy Gautama Mudjijana, Mudjijana Muhammad Nurdin Muhammad Sahal Munawar, Muhammad A I Murdiono, Jatmiko Musliar Kasim Muzakki, M Harir Nalwida Rozen Nanda Putri Miefthawati Nasdeko, Gandha Ndjurumana, Erlon Nofiyanti, Fifi Nome, Erton Nora H. Pandjaitan Novita, Vivi Tria Nur Oktavia, Bella Nuriman Nuriman, Nuriman Oktafiani, Pradyta Galuh Patimah, Siti Patimah Praditya, Meindika R Prakoso, Dwi Bangkit Prasetyaningsih, Bernadetta Ika Prayoga , Adi Pribawanto, Achmad Yopi Suyitno Purwanto, M. Y. J. Putra, Heriansyah Putri Zafira, Aura Putri, Zenia Dwi Qintana, Muhammad Raka Rafi Aji, Prihandoko Rizqi Rahmawan, Rama Zaky Ramadhanis, Zainab Ricky Indri Hapsari Riduansyah, Muhammad Iqbal Rika Puspita Sari Rita Alfin Ritonga, Zuriani Rizal Ibrahim, Muhammad Rudiyanto Rudiyanto, Rudiyanto S Siswanto Sadewo, Titon Safri, Hayanuddin Sagita, Wilda Nurfi Dera Saifudin Saifudin Saktioto Saktioto Salman, Salwa Nabila SANGAD, SANGAD Santika, Cut Santoso, Apri Saptomo, S. K. Sattya Arimurti Setiawan, Ariyono Sholikha, Devita Eka Zulfiatus Simanjorang, Bernando Agung Saputra Siti Supeni Slamet, Alim S Sobang, Adrianus Janga Son Maria, Putut Sri Astuti Sri Hidayati Sri Murniyanti Sri Umi Lestari Sugiaryo, Sugiaryo Suharyono Suharyono Sujatmika, Sujatmika Sumiati, Astri Sumiati, Astri Susilo Ribut Anggarbeni Sutomo Sutomo Sutralinda, Dety Suyani, Ida Sugeng Syahbani, Toha Syahruddin Syahruddin Syamsiar, Syamsiar Teguh Budi Prasetyo Theresia Sumei, Theresia Titiek Islami Titis Adisarwanto, Titis Tri Satyaning Prabu, Dewanta Firdaus Tri Sudibyo Tridaryanto, Anto Uripan, Koen Irianto Utami, Anisa D Utami, Anisa Dwi Utomo, Tri Rizki Uyun, Nur Rohmatul Vincent Vincent, Vincent WAZIN WAZIN, WAZIN Widada, Heru Widi Ariyawan, Krisna Widowati Wilhelmina Medho Kota, Wilhelmina Medho Wisnujati, Andika Yastutik, Yastutik Zainuddin Iba Zuhrotun, Zuhrotun Zulfatri Aini