Claim Missing Document
Check
Articles

THE RELATIONSHIP BETWEEN GENDER AND THE LEVEL OF DEPRESSION AMONG STUDENTS IN INDONESIA: A CROSS-SECTIONAL STUDY Sa’adah, Irma Hanifatu; Wardani, Rifka Pramudia; Wardani, Yuniar Laksmi Eka; Aini, Wahyu Nur; Sari, Jayanti Dian Eka
Journal of Community Mental Health and Public Policy Vol. 7 No. 1 (2024): OCTOBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Terapan untuk Kesehatan Jiwa (Lenterakaji)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51602/cmhp.v7i1.182

Abstract

Background: College students are vulnerable to depression and anxiety, which are the main symptoms of mental emotional disorders that often occur today. Student depression can occur in female students or male students. The prevalence of mental illness characterized by symptoms and anxiety in the population aged 15 years and over is 6.1% of the total population. Purpose: The purpose of this study was to determine the relationship between gender and the incidence of depression in college students. Methods: This study used quantitative methods with data collection by incidental sampling on 54 (consisting of 36 women and 18 men) active students of the 6th semester of FIKKIA Universitas Airlangga Banyuwangi. Data collection was done online and analyzed using chi-square, using the CES-D instrument. Results: The results of the study found no relationship between gender and the level of depression in sixth semester students, with a value of ρ = 0.325 from the chi-square test, which shows there is no relationship between gender and depression. Conclusion: In this study it showed no relationship was found between gender and levels of depression in students. Abstrak Latar Belakang: Mahasiswa rentan terhadap depresi maupun kecemasan, yang merupakan gejala utama dari gangguan mental emosional yang sering terjadi saat ini. Depresi mahasiswa dapat terjadi pada mahasiswa perempuan ataupun mahasiswa laki-laki. Prevalensi penyakit jiwa yang ditandai dengan gejala dan kecemasannya pada penduduk usia 15 tahun ke atas yaitu 6,1% dari total penduduk. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara jenis kelamin dengan kejadian depresi pada mahasiwa. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pengambilan data dengan incidental sampling pada 54 (terdiri dari 36 orang perempuan dan 18 orang laki-laki) mahasiswa aktif semester VI FIKKIA Universitas Airlangga Banyuwangi. Pengumpulan data dilakukan secara daring dan dianalisis menggunakan chi-square, dengan menggunakan instrumen CES-D. Hasil: Hasil penelitian menemukan tidak ada hubungan antara jenis kelamin dan tingkat depresi pada mahasiswa semester VI, dengan nilai ρ=0,325 dari uji chi-square, yang menunjukkan tidak ada hubungan antara jenis kelamin dengan depresi. Kesimpulan: Dalam penelitian ini tidak ditemukan hubungan antara jenis kelamin dengan tingkat depresi pada mahasiswa.
THE RELATIONSHIP BETWEEN ORGANIZATIONAL ACTIVITY AND THE LEVEL OF DEPRESSION AMONG STUDENTS IN INDONESIA: A CROSS-SECTIONAL STUDY Wardani, Yuniar Laksmi Eka; Sa'adah, Irma Hanifatu; Sari, Jayanti Dian Eka
Journal of Community Mental Health and Public Policy Vol. 7 No. 1 (2024): OCTOBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Terapan untuk Kesehatan Jiwa (Lenterakaji)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51602/cmhp.v7i1.183

Abstract

Background: Students are free and want to innovate, but often experience stress and psychological problems due to academic and organizational responsibilities. According to the latest data, around 10.7% of Indonesia's population aged 15 years and over experience depression, and a survey of university students showed that 76% experience psychological pressure. Purpose: This study explored the relationship between the level of organizational activity and depression in sixth-semester public health students at the Faculty of Health, Medicine and Natural Sciences (FIKKIA) Universitas Airlangga. Methods: This research used quantitative methods and the CES-D instrument. The research design is a chi-square test with STATA software. Results: The results of the analysis showed that 45.83% of public health students who did not join organizations had moderate depression and 16.67% had very severe depression. Meanwhile, 40% of those who participated in the organization had moderate depression and 10% had very severe depression. Conclusion: Research shows there is no relationship between organizational activity and depression levels, with a value of (ρ=0.382 > 0.05). A recommendation to improve student well-being is to provide easily accessible counseling services so that students can understand and overcome their depression. Abstrak Latar Belakang: Mahasiswa merupakan individu yang bebas dan berkeinginan untuk berinovasi, namun sering kali mengalami stres dan masalah psikologis akibat tanggung jawab akademis dan organisasi. Menurut data terkini, sekitar 10,7% populasi Indonesia berusia 15 tahun ke atas mengalami depresi, dan survei terhadap mahasiswa menunjukkan bahwa 76% mengalami tekanan psikologis. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara tingkat keaktifan organisasi dengan tingkat depresi mahasiswa kesehatan masyarakat semester VI di Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dengan mengguakan instrumen CES-D. Desain penelitian berupa uji chi square dengan software STATA. Hasil: Hasil analisis menunjukkan mahasiswa kesehatan masyarakat yang tidak mengikuti organisasi, 45,83% memiliki depresi sedang dan 16,67% depresi sangat parah. Sementara yang mengikuti organisasi, 40% depresi sedang dan 10% depresi sangat parah. Kesimpulan: Penelitian menunjukkan tidak ada hubungan antara keaktifan organisasi dan tingkat depresi, dengan nilai (ρ=0,382 > 0,05). Rekomendasi untuk meningkatkan kesejahteraan mahasiswa adalah menyediakan layanan konseling yang mudah diakses, agar mahasiswa dapat memahami dan mengatasi depresi mereka.
Generasi Z Siap Jadi Pemimpin: Edukasi Leadership dan Decision Making Kesehatan Remaja di Banyuwangi Lailiyah, Syifa'ul; Sebayang, Susy Katikana; Dewi, Desak Made Sintha Kurnia; Astutik, Erni; Puspikawati, Septa Indra; Prayoga, Diansanto; Sari, Jayanti Dian Eka; Hariyani, Rizki Putri; Aini, Erlin Qur'atul
Media Gizi Kesmas Vol 10 No 1 (2021): MEDIA GIZI KESMAS (JUNE 2021)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mgk.v10i1.2021.89-96

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang : Kabupaten Banyuwangi merupakan kabupaten dengan jumlah kasus pernikahan dini tertinggi di Jawa Timur tahun 2019 sebanyak 352. Pernikahan dini memberikan dampak yang serius terhadap kesehatan reproduksi dan mental perempuan. Remaja perempuan yang menikah usia muda berpotensi mengalamai kehamilan berisiko tinggi dan bahkan kematian. Pernikahan dini juga membatasi perkembangan kedewasaan fisik, emosional, dan pribadi yang diperlukan untuk keberhasilan dan keamanan transisi menuju dewasa. Secara umum, pernikahan dini memiliki dampak yang besar bagi kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, remaja penting dibekali pengetahuan dan kemampuan untuk menangkal pengaruh negatif, informasi kesehatan yang tidak benar (hoax) dan mencegah terjadinya perilaku yang berisiko terhadap kesehatan.Tujuan : Pengabdian kepada masyarakat Siap Jadi Pemimpin bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang leadership dan decision making dalam kesehatan remaja pada generasi Z di Banyuwangi.Metode : Metode kegiatan pengabdian kepada masyarakat Siap Jadi Pemimpin adalah edukasi secara daring. Edukasi secara daring menggunakan aplikasi zoom meeting. Media edukasi yang digunakan adalah video dan poster. Edukasi dilaksanakan sebanyak 3 sesi. Sasaran kegiatan ini adalah siswa kelas VII sampai XI di Kecamatan Licin dan Kecamatan Banyuwangi Kabupaten Banyuwangi. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2020. Evaluasi pengabdian kepada masyarakat meliputi kehadiran peserta, pelaksanaan kegiatan, dan pengetahuan peserta. Hasil : Jumlah peserta yang hadir adalah 120 orang (27,21%). Evaluasi pelaksanaan kegiatan termasuk dalam kategori sangat baik. Peningkatan pengetahuan peserta kegiatan sebesar 3,63%. Jumlah peserta yang pengetahuannya meningkat sebesar 36,36% dengan peningkatan pengetahuan sebesar 15,63%.Kesimpulan : Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat meningkatkan pengetahuan peserta kegiatan tentang leadership dan decision making dalam kesehatan remaja pada generasi Z di Kabupaten Banyuwangi.  Kata Kunci : Edukasi, Generasi Z, leadership, decision makingABSTRACTBackground : Banyuwangi was the district with the highest early marriage number of cases in East Java in 2019, with amount were 352 cases. Early marriage has a serious impact on women's reproductive and mental health. The adolescent girls who married at a young age have the potential to experience high-risk pregnancies and even death. Early marriage also limited the development of physical, emotional, and personal maturity necessary for a successful and secure transition to adulthood. In generally, early marriage has a big impact on public health. Therefore, it was important for adolescents to be equipped with the knowledge and abilities toward off negative influences, false health information (hoaxes) and prevented behaviors that posed a risk to health.Objective : The purpose of Ready to be a Leader Community Services was to increasing the knowledge about leadership and decision making adolescent health in Banyuwangi District.Methods : Leadership and decision  making in adolescent health education for generation Z used the zoom meeting application. The media education  were video and poster. The method of Ready to be a Leader Community Services was online education. The education was carried out in 3 sessions. The target of this activity were students in grades VII to XI in Licin Sub-district and Banyuwangi Sub-district, Banyuwangi District. This activity was held in October 2020. Evaluation of community service included participant attendance, activity implementation, and participant knowledge.Results : The number of participants who attended were 120 people (27.21%). The result evaluation of the implementation of the activities was very good category. The increased knowledge of participants was 3.63%. Tthe number of participants whose knowledge increased was 36.36% with an increased knowledge was 15.63%.Conclusions : This community services activity increased the knowledge of participants about leadership and decision making of  generation Z adolescents health in Banyuwangi District. Keywords : Education,  Z Generation, leadership, decision making 
Analysis between Vaccination Status and Gender with Level of Confidence to Use of Covid-19 Vaccination in Community Wasi, Athiya Adibatul; Prayoga, Diansanto; Lailiyah, Syifaul; Sari, Jayanti Dian Eka; Fatah, Mohammad Zainal; Rahayu, Ajeng Febrianti
Media Gizi Kesmas Vol 11 No 2 (2022): MEDIA GIZI KESMAS (DECEMBER 2022)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mgk.v11i2.2022.358-364

Abstract

Background: The cases of Covid-19 in Indonesia continues to increase, various policies have been set by the government to prevent cases increase, one of which is the implementation of the vaccination program. However, there are still people who are hesitant or afraid to COVID-19 vaccination. Based on a survey conducted by the Indonesian Ministry of Health in 2021, some of the most common reasons for refusing the COVID-19 vaccine are related to vaccine safety (30%); doubts about the effectiveness of the vaccine (22%); distrust of vaccines (13%); concern about side effects such as fever and pain (12%); and religious reasons (8%).Objectives: To Analyze the relationship between vaccination status and gender with level of confidence to use of Covid-19 vaccination in the community.Methods: Observational research using a survey approach, cross-sectional study design. The population is adults who access the Healthy People Mall program in Banyuwangi, with a total sample of 437. Conducted from March to October 2021. Collecting data by studying literature and distributing online questionnaires using google forms. The level of confidence is obtained from the total score of 3 confidence indicators. Processing and analysis of research data using the Chi-square test.Results: 87.8% of females and 82% of males were vaccinated. A significant relationship between the level of confidence to use of the Covid-19 vaccine and vaccination status (P-value = 0.000), and no relationship between the level of confidence to use of the Covid-19 vaccine and gender (P-value = 0.124).Conclusions: The Majority of people who access the Healthy People Mall in Banyuwangi are vaccinated. The proportion of vaccinated, women is higher than men. The variable that has a relationship with the level of confidence in the use of the Covid-19 vaccine is vaccination status, while gender does not have a relationship.
Faktor Dominan yang Berhubungan dengan Kekurangan Energi Kronis pada Ibu Hamil di Tlogosari, Bondowoso: Dominant Factors Associated with Chronic Energy Deficiency in Pregnant Women in Tlogosari, Bondowoso Asdam, Wulan Syarani; Puspikawati, Septa Indra; Sari, Jayanti Dian Eka; Bakomora, Brenda
Amerta Nutrition Vol. 9 No. 4 (2025): AMERTA NUTRITION (Bilingual Edition)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/amnt.v9i4.2025.629-639

Abstract

Background: The high prevalence of Chronic Energy Deficiency (CED) in Bondowoso Regency, affecting 16.4% of women of reproductive age and 17.67% of pregnant women in 2023, indicates the need for further analysis of its contributing factors. CED increases the risk of maternal and infant mortality, as well as adverse cases such as low birth weight and stunting. Objectives: This study aimed to analyze suspected contributing factors and determine the most dominant factor associated with Chronic Energy Deficiency (CED) among pregnant women in the working area of Tlogosari Health Center, Bondowoso Regency, East Java Province, Indonesia. Methods: This study used a case-control design, involving 96 pregnant women (48 with CED and 48 without CED) in Tlogosari Subdistrict. The analyzed variables included age, education, history of infectious diseases, parity, pregnancy spacing, dietary patterns, nutritional knowledge, and socioeconomic status. Data were collected through questionnaire and analyzed using descriptive statistics, chi-square tests, odds ratios, and logistic regression. The sample was selected using simple random sampling. Results: The logistic regression test results indicated that nutritional knowledge (OR=7.509; 95%CI=1.948-28.954; p-value=0.003) and history of infectious diseases (OR=0.091; 95%CI=0.023-0.367; p-value=0.001) were significantly associated with Chronic Energy Deficiency (CED) among pregnant women in the working area of Tlogosari Community Health Center. Conclusions: Poor nutritional knowledge and a history of infectious diseases were significantly associated with CED, with nutritional knowledge emerging as the most dominant factor. Improving personal hygiene practices and enhancing nutritional education during pregnancy are essential to reduce the risk of CED.
Kesiapan BCC (Banyuwangi Children Center) dalam Upaya Mencegah Kekerasan Seksual pada Anak di Banyuwangi: Readiness of BCC (Banyuwangi Children Center) in Efforts to Prevent Sexual Violence among Children in Banyuwangi Nurmala, Ira; Sari, Jayanti Dian Eka; Dewi, Desak Made Sintha Kurnia; Devi, Yuli Puspita
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 7 (2023): July 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i7.2961

Abstract

Latar belakang: Salah satu permasalahan anak di Banyuwangi adalah kekerasan seksual pada anak. Kekerasan seksual pada anak merupakan masalah yang vital karena dapat mengganggu perkembangan anak khususnya psikis anak. Banyuwangi Children Center (BCC) didirikan pada Mei 2016 bertugas untuk merespon dan menangani berbagai kasus kekerasan pada anak melalui tim terpadu. Tujuan: Untuk menganalisis kesiapan Banyuwangi Children Center dalam upaya menurunkan kekerasan seksual pada anak di Banyuwangi. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam pada 7 informan. Hasil: Kesiapan BCC dalam mencegah kekerasan seksual pada anak meliputi tiga aspek yaitu organizational factor, program yang dijalankan, dan sumber daya manusia (SDM). Kendala yang dihadapi BCC adalah banyaknya undang-undang yang diambil dalam visi organisasi sehingga tidak ada monitoring dan evaluasi yang jelas. Keterbatasan SDM dan program yang dijalankan menyebabkan masyarakat Banyuwangi kurang mengetahui tentang peran BCC. Kesimpulan: Kesiapan BCC dalam mencegah kekerasan seksual pada anak masih memiliki kendala dan keterbatasan. Oleh karena itu perlu adanya rencana strategis program berkelanjutan BCC dari stakeholder yang melibatkan masyarakat secara terstruktur agar dapat mencegah kekerasan seksual pada anak secara efektif.
Determinants of Iron Supplementation Adherence in Pregnancy and Their Implications for Maternal Health Outcomes: A Systematic Literature Review [Accepted] Nurfaizah, Diza Ulya; Sari, Jayanti Dian Eka; Lestari, Endang
Health Dynamics Vol 3, No 2 (2026): February 2026 (In progress)
Publisher : Knowledge Dynamics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: The maternal mortality rate in the world based on data from the World Health Organization (WHO) in 2017 was 817 people every day. Based on UNICEF data in 2020, the Infant Mortality Rate (IMR) in the world reached 2.5 million deaths before the age of one month. The Ministry of Health in 2020 estimated that in 2024 the MMR in Indonesia would reach 183/100,000 KH and in 2030 it would be 131/100,000 KH. Objective: This study aims to explore in depth the relationship between the consumption of iron tablets and the risk of maternal death. Method: Using a literature review method and searching for articles using the Preferred Reporting Items for Systematic Reviews & Meta-Analyses (PRISMA) method with inclusion and exclusion criteria, combining language keywords. The database used to search for articles is PubMed and Web of Science. Results: There are 5 articles that match the topic and can be used for a systematic literature review. Conclusion: Compliance of pregnant women in consuming iron tablets (Fe)  greatly influences the prevention of anemia during pragnency. So there is a relationship between the consumption of iron tabltes and the risk of maternal death.
Revitalisasi Kader Sebagai Motivator Kesehatan Pra-Kehamilan Melalui Inovasi Media Komunikasi Amalia, Nabila Khusna; Mandagi, Ayik Mirayanti; Nurmala, Ira; Hargono, Rachmat; Sintha Kurnia Dewi, Desak Made; Eka Sari, Jayanti Dian; Laliyah, Syifa'ul; Prayoga, Diansanto; Sebayang, Susy Katikana; Puspikawati, Septa Indra; Fatah, Mohammad Zainal
Preventia: The Indonesian Journal of Public Health Vol. 6, No. 2
Publisher : citeus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maternal Mortality Rate and Infant Mortality Rate is still far from the target of SDGs 2030 is an indicator depicting low society prosperity in Indonesia. One of the factors were due to Women of Fertile Age at risk of Chronic Energy Deficiency at age 15 until 19 years. This situation is exacerbated by the high age of marriage less than 20 years which certainly interfere with reproductive health. Nutrition motivationer program in Banyuwangi isn’t optimal yet because it does not cover health aspect pre pregnancy and cadre isn’t functioning as health motivationer. Therefore, it is necessary to empower the cadres to optimize the health service. The aimed to increase cadre knowledge about pregnancy and reproductive health as well as to improve cadre communication skill as health motivationer. The conducted in Segobang Village, District of Licin, Banyuwangi on September 2016. The target was Segobang Village cadres who are active in Posyandu. Then result was more than 67 percent knowledge of cadres were good and 94 percent of cadre knowledge increases. Communication skills were demonstrated by the evaluation of Women of Fertile Age that comes during simulation, almost all cadres can deliver well and clearly so understood by the woman. It was be concluded that almost all cadre increased him knowledge according to pre-test and post-test questionnaires. Communication skills of the cadres showed good results.
Sosialisasi CERDAS (Cegah Rokok, Dukung Anak Sehat) di SDN 1 Licin Banyuwangi Cindi Tri Septiani; Jayanti Dian Eka Sari; Nadranabila Intani Hidayat; Ni Putu Citra Wulandari; Hilyana Alifia; Destia Ika Fitriana; Arsila Khabibi; Kezia Cathrine Siswoko; Heca Anggreana; Lia Nita Arizahro; Asma Fajar Muttaqien
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/bnvj1d36

Abstract

Upaya menjaga dan meningkatkan kesehatan siswa di sekolah memerlukan peran aktif pemerintah,terutama dalam menangani masalah kebiasaan merokok yang kini semakin marak di kalangan anak-anak dan remaja. Untuk mengatasi hal ini, penting untuk memberikan edukasi sejak dini tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan bahaya rokok bagi kesehatan. Tujuan kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan guna menumbuhkan kesadaran serta pemahaman peserta didik tingkat sekolah dasar mengenai nilai penting menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekitar, menerapkan pola hidup sehat, serta memahami bahaya merokok bagi kesehatan, sehingga siswa dapat mengimplementasikan PHBS dalam aktivitas sehari-hari. Metode menggunakan pendekatan ceramah interaktif yang dilengkapi dengan media visual dan eksperimen bahaya merokok untuk menarik minat peserta. Untuk mengukur pemahaman siswa digunakan metode One Group Pretest-Posttest Design guna mengevaluasi hasil sosialisasi tersebut. Berdasarkan hasil kegiatan menunjukkan peningkatan dalam pemahaman peserta didik, dengan rata-rata skor pre-test (70,30) meningkat menjadi (91,21) pada post-test.  Temuan ini menunjukkan bahwa kegiatan sosialisasi yang dilakukan mampu meningkatkan pengetahuan siswa terkait PHBS dan bahaya merokok. Oleh karena itu, program edukasi kesehatan di sekolah perlu dilaksanakan secara berkelanjutan dengan dukungan sekolah, masyarakat, dan pemerintah melalui penguatan program promosi kesehatan serta penyediaan sarana edukasi yang memadai guna mendorong terbentuknya perilaku hidup sehat sejak dini.
Co-Authors Abdul Fattah Farid Aditya Sukma Pawitra Adnan, Airil Haimi Mohd Afan Alfayad Afan Alfayad Aidi, Bagas Aini, Erlin Qur'atul Aini, Wahyu Nur Ajeng Febrianti Rahayu Alami, Nungki Najfaris Alamiyyah, Mirah Amalia, Nabila Khusna Andrei Ramani Aninditya Ardhana Riswari Anjali Putri Agustin Annisa, Nijma Anysiah Ely Yulianti Arini Khoirunnisa Arsila Khabibi Asdam, Wulan Syarani Asma Fajar Muttaqien Astutik, Erni Ayu Fitri Lestari Azzahra, Asma Bakar, Norasma Bakomora, Brenda Bawazier, Kamila Fihir Bela Yuli Selfia Chintya Devi Cindi Tri Septiani Destia Ika Fitriana Dewi, Desak Made Sintha Kurnia dewi, putri anggita Diana Agustina Diansanto Prayoga Dinayah, Khuliyah Candraning Dwi Nanda Rachman Endang Dwiyanti Endang Lestari Eny Qurniyawati Eqia Arum Azzahro Fadhillah, Farah Faisal Fikri Farapti Farapti Farezi, Reza Adrio Fariani Syahrul Fatah, Mohammad Zainal Febriana, Melati Octavia Febrianti Rahayu, Ajeng Fika Ardiana Firmansyah, Januar Gomaa Nasr, Nayla Mohamed Hadina Habil Haditanojo , Wiyanto Haditanojo, Wiyanto Hairi, Farizah Mohd Hamonangan, Jonathan Mark Hariyani, Rizki Putri Heca Anggreana Herdiansyah, Akbar Dimas Hilmin, Siti Nur Hilyana Alifia Hodimatum Mahiroh Ianatul Ulya Dewi Imey Pratiwi, Xindy Indah Sari, Kurnia Indana Zulva, Dewi Inriza Yuliandari Intan Ayu Kusuma Wardani Intan Putri Rahayu Ira Nurmala Ira Nurmala Islam, Khandaker Fadwana Ismayani Ismayani Ismayani Izzato Millati Jessika Pramudya Wardani Jr, Fernando B. Garcia Karindra, Nisrina Auliyah Laras Kartika, Prima Kenconojati, Hapsari Kezia Cathrine Siswoko Lailiyah , Syifa'ul Lailiyah, Syifa'ul Lailiyah, Syifa’ul Laliyah, Syifa'ul Lia Nita Arizahro Lilis Sulistyorini Lucia Yovita Hendrati M. Farid Dimjati Lusno M. Rifqo H. Farid Mabub Junaidi Mahiroh, Hodimatum Mandagi, Ayik Mirayanti Maskinah, Eni Mufasirin Muhamad Saliluddin, Suhainizam Bin Muhammad Harisul Ilmi Mukarromah, Nur Makkatul Muslimah, Bintang Muthmainnah Muthmainnah Nabila Khusna Amalia Nadranabila Intani Hidayat Namirah Aulia Rizki Herdianisah Nasr, Nayla Mohamed Gomaa Ni Putu Citra Wulandari Nikita Meilia Prita Dewi Nisa', Nahdhiah Khoirun Nurfaizah, Diza Ulya Nurul Fitriyah Oktario Dinansa Khoir Praja, Ratih Novita Pratama, Rochmad Ardiansyah Pratiwi, Xindy Imey Puspikawati, Septa Indra Puspikawati, Septa Indra Puspikawati, Septa Indra Putri Anggita Dewi Putri, Firrial Eksa Maulidania Rachma, Erica Feby Rachmah Indawati Rachmat Hargono Rahayu Lubis Rahayu, Ajeng Febrianti Rahmasari, Nadiyah Ramadhanny, Syahrul Novenda Retno Adriyani Reynaldy Bimatara Rido’i Yuda Prayogi, Ahmad Rifka Pramudia Wardani Riris Diana Rachmayanti Riris Diana Rachmayanti Riswari, Aninditya Ardhana Rizki, Meirna Mega Rochmad Ardiansyah Pratama Rosyida, Naila Zulfa Rudiansyah, Fajrinia Putri Sa'adah, Irma Hanifatu Saksono, Bayu Saliluddin, Suhainizam Bin Muhamad Salsabila, Annisa Clara Santi Martini Sarda Ika Devi Sa’adah, Irma Hanifatu Sebayang, Susy Katikana Setya Haksama Shabrina, Izzah Nur Shah, Dianna Suzieanna Mohamad Sintha Kurnia Dewi, Desak Made Siti Nuraini Soetojo Soetojo Sukarno, Gerda Susilo, Rahadian Indarto Syadza Zahrah Shedyta Syahprevi Rayyan Zeinsar Syahrul R, Syahrul Syahrul Ramadan Syahrul Ramadhan Syifaul Lailiyah, Syifaul Syifa’ul Lailiyah Syifa’ul Lailiyah Syifa’ul Lailiyah Syifa’ul Lailiyah Tyas, Laila Wahyuning Utomo, Moch. Wirjo Vidia Nuria Rahman Wahyu Febriawan Wardani, Dian Wahyu Wardani, Rifka Pramudia Wardani, Yuniar Laksmi Eka Wasi, Athiya Adibatul Wulan Syarani Asdam Xindy Imey Pratiwi Yarshynta Aprilia Marshanty Yasutome, Takako Yudhana, Aditya Yudho, Haryo Bimo U. Yuli Puspita Devi Yuli Puspita Devi Yulianti, Anysiah Elly Yulianti, Yunika Tri Yustari, Agatha Yuvianti, Yeshita Alifia Zida Husnina Zuhro, Andina Fatimatus