Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kesalahan Tata Bahasa dan Diksi para Debator dalam Debat Ilmiah Bahasa Arab Muktamar ITHLA IX Mahdi, Rijal; Amin, Irsal; Latif, Abdul; Shiddiq, Jamaluddin; Hidayat, Ahmad Fadhel Syakir
Al-Ma‘rifah Vol 19 No 1 (2022): Al-Ma'rifah: Jurnal Budaya, Bahasa, dan Sastra Arab
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/almakrifah.19.01.01

Abstract

The object of this research is the Arabic diction of debaters in the scholarly arabic debate competition organized by the Indonesian Arabic Student Association (ITHLA) at the IX 2021 congress. This study aims to explain some of the Arabic diction mistakes made by debaters in the Arabic scientific debate competition in Indonesia. In addition, this study also provides an alternative Arabic diction that should be used when conveying ideas in scholarly debates. This research method is a type of descriptive qualitative research. The source of research data is transcription obtained from two stages, namely observation and documentation. This study shows that there are many grammatical and diction errors used by the debaters. In general, the errors can be classified as follows: Errors in unsuitable use of ḥarf al-jar, errors in the use of vocabulary, country name, adjectives, word construction, singular and plural, error words, junctions, incorrect use of conjunctions, etc. After understanding these grammatical and diction errors, it is hoped that they can improve students' Arabic skills at the upcoming Arabic scientific debate.
A Review of the Goals of Learning Arabic among Indonesian Students at Domestic and Foreign Universities Ahmad Fadhel Syakir Hidayat; Irwansyah, Irwansyah; Badrun Nisyam; Dimas Aditia; Muhammad Syihab As’ad; Adamu Abubakar Muhammad; Akhirudin, Akhirudin
Al-Jawhar : Journal of Arabic Language Vol 2 No 2 (2024): Al-Jawhar : Journal of Arabic Language, Volume 2 (Nomor 2), Desember 2024
Publisher : Diwan Media Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69493/ajoal.v2i2.52

Abstract

The increasing interest of Indonesian students in studying Arabic, both domestically and abroad, highlights the importance of this language in the context of globalization and intercultural interconnectivity. This interest is reflected in their various learning goals, ranging from understanding the Islamic religion to exploring the rich Arab culture. However, differences in learning contexts between studying at home and abroad may affect students' formulation of learning goals, motivation, and learning outcomes. This study aims to review the Arabic learning goals of Indonesian students at domestic and overseas universities. Using a descriptive quantitative approach, this study analyzes data from university students to understand their goals, confidence levels, and evaluations of Arabic language learning. The results show that most students have a high level of confidence in learning Arabic, with varied goals, with domestic students tending to be more about deepening religious knowledge and supporting their careers, while overseas students are more about deepening religious knowledge and communication skills. Different evaluation methods and perceptions of the learning environment reflect the differences in learning goals between domestic and international students. Overseas students tend to feel more supported and have greater access to support resources, while domestic students may face challenges obtaining adequate support. Despite this, both groups showed high confidence in achieving their learning goals.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BAHASA ASING (ARAB & INGGRIS) BERBASIS HOTS DI MADRASAH KALIMANTAN TIMUR Toba, Rostanti; Syarifaturrahmatullah, Syarifaturrahmatullah; Hidayat, Ahmad Fadhel Syakir; Wardhana, Kautsar Eka
Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol 10 No 2 (2023): TARBIYAH WA TA'LIM July 2023
Publisher : UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/twt.v9i3.3993

Abstract

Banyak kalangan mensejajarkan berpikir HOTS atau berpikir tingkat tinggi dengan sesuatu yang rumit, sulit, dan menyusahkan. Hal ini misalnya kita dapatkan saat guru di kelas akan mengaplikasikan soal berbasis HOTS dalam proses pembelajaran maupun penilaian atau assesmen, maka peserta didik akan langsung berpikir bahwa soal yang akan dikerjakan dalam penilaian atau assesmen merupakan soal yang sulit untuk dijawab dan diselesaikan. Inilah yang menjadi tanggungjawab bukan hanya guru, akan tetapi seluruh komponen dan stakeholder dalam dunia pendidikan, untuk merubah paradigma peserta didik maupun guru terhadap pendekatan pembelajaran berbasis Higher Order Thinking Skill. Pembelajaran yang berbasis HOTS menitikberatkan siswa untuk tidak hanya bersandar pada proses menghafal materi pelajaran tetapi lebih kepada pendekatan dan pemahaman kontekstual dan aplikatif dalam kehidupan sehari-hari siswa itu sendiri. Peran guru di dalam kelas juga menjadi sangat penting untuk menstimulan dan memberi motivasi kepada siswa untuk berpikir tingkat tinggi (HOTS). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif yaitu jenis penelitian yang berusaha mendeskripsikan secara kualitatif dan membahas dengan dalam dan bersifat holistik terkait dengan implementasi pembelajaran bahasa asing berbasis HOTS di Madrasah Kalimantan Timur dan apa saja kendala dalam proses implementasi pembelajaran bahasa berbasis HOTS di Madrasah Kalimantan Timur. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi dan wawancara. Data yang didapatkan kemudian dianalisis dengan tahapan; (1) kondensasi data, (2) display data, (3) conclusing drawing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Perencanaan pembelajaran Bahasa inggris pada kategori baik, dengan nilai 83,67, dan pada pembelajaran Bahasa Arab di kategorikan baik dengan nilai 83,63, (2) Evaluasi pembelajaran berbasis HOTS pada mata pelajaran bahasa Inggris pada kategori baik dengan nilai 82,98 dan Bahasa Arab dikategorikan baik dengan nilai 83,10. Adapun faktor pendukung dalam implementasi pembelajaran bahasa asing berbasis HOTS adalah; (1) sarana dan prasarana yang cukup, (2) persepsi positif guru terhadap implementasi pembelajaran bahasa asing berbasis HOTS, (3) dukungan dan komitmen Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Timur, (4) karakteristik siswa yang cenderung aktif, dan (5) kualifikasi pendidikan guru yang memadai. Adapun faktor yang menjadi penghambat adalah: (1) kurangnya pemahaman guru tentang cara merumuskan indikator, (2) sekolah masih pada tahapan perubahan kurikulum dari kurikulum K13 menuju Kurikulum MBKM, (3) pemahaman guru tentang konsep dan penerapan, (4) minimnya pelatihan dan pendampingan tentang HOTS, dan (5) pendampingan yang sifatnya aplikatif dan praktik masih kurang.
Mapping the Application of Language Learning Strategies to the Language Skills: A Content Analysis Based on Oxford's Book Hidayat, Ahmad Fadhel Syakir; Bahruddin, Uril; Mustofa, Syaiful; Duraković, Esad; Abidin, Nadiah
Arabiyat : Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Kebahasaaraban Vol 11, No 2 (2024)
Publisher : Syarif Hidayatullah State Islamic University of Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/a.v11i2.43965

Abstract

This study aims to map the application of language learning strategies based on Rebecca L. Oxford's theory in her book Language Learning Strategies: What Every Teacher Should Know for four primary skills: listening, speaking, reading, and writing. Using a qualitative approach with content analysis, this study analyzed direct (memory, cognitive, compensatory) and indirect (metacognitive, affective, social) strategies. Data were collected through a literature review and analyzed using the content analysis method based on Klaus Krippendorff's framework. The results showed that memory strategies significantly affected listening and reading skills, cognitive strategies were applied evenly across all skills, while compensatory strategies focused more on speaking skills. Metacognitive and affective strategies are important for learning management, and social strategies support all language skills. The findings guide educators in designing effective teaching methods, particularly in Arabic language learning.
Memperkuat Kesadaran Beragama Untuk Mendorong Toleransi dan Harmoni di Kampung Moderasi Beragama Kelurahan Kanaan Bontang Barat Darwis, Darwis; Muliyandari, Atika; Setiawan, Agus; Wardhana, Kautsar Eka; Saparuddin, Muhammad; Hidayat, Ahmad Fadhel Syakir
Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al Khidma Vol. 5 No. 1 Januari 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/ak.v5i1.4716

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan Memperkuat Kesadaran Beragama untuk Mendorong Toleransi dan Harmoni di Kampung Moderasi Beragama Kelurahan Kanaan Bontang Barat. Kampung Moderasi Beragama dipilih sebagai lokasi penelitian karena keberagamannya serta tantangan yang muncul dalam menjaga toleransi dan harmoni antar umat beragama. Metode: Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan dalam penelitian ini, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan kajian dokumen. Responden meliputi tokoh agama, masyarakat lokal, serta pihak pemerintah setempat yang terlibat dalam program PkM. Hasil PkM menunjukkan bahwa meskipun masyarakat secara umum menunjukkan toleransi yang baik, beberapa isu tetap mengemuka, seperti kedekatan fisik antara masjid dan gereja yang dapat memicu ketegangan sosial. Selain itu, penggunaan pengeras suara azan sering kali menimbulkan keluhan dari warga non-Muslim di sekitar, yang mengindikasikan perlunya pengelolaan suara yang lebih baik. Kurangnya pemahaman masyarakat terhadap konsep moderasi beragama juga menjadi kendala dalam menciptakan kehidupan sosial yang harmonis. Program-program pendidikan lintas agama dan forum dialog terbuka sangat diperlukan untuk membangun kesadaran bersama. Keterbatasan infrastruktur, seperti ruang pertemuan lintas agama yang memadai dan teknologi untuk mengatur kebisingan azan, menjadi tantangan yang perlu diatasi. Di sisi lain, resistensi dari kelompok konservatif menunjukkan pentingnya pendekatan berbasis dialog dan edukasi yang melibatkan tokoh agama. Dengan upaya kolektif dari semua pihak, isu-isu ini dapat ditangani, sehingga toleransi dan harmoni dapat lebih ditingkatkan. Meskipun terdapat tantangan, penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan kesadaran beragama melalui program PKM memiliki potensi besar untuk meningkatkan toleransi dan menciptakan harmoni di Kampung Moderasi Beragama Kelurahan Kanaan, Bontang Barat. Upaya ini dapat dijadikan model untuk wilayah lain dalam membangun kehidupan sosial yang lebih inklusif dan damai.
Pendampingan Pembelajaran Ilmu Nahwu Sharaf Hidayat, Ahmad Fadhel Syakir; Anhar, Muhammad; Syarifaturrahmatullah, Syarifaturrahmatullah; Khotijah, Siti
TAFANI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 2 (2022): TAFANI
Publisher : LP2M UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/tafani.v1i2.5455

Abstract

Bahasa Arab memiliki keterkaitan yang sangat erat dengan bangsa Indonesia sejak agama Islam masuk ke negeri ini. Bahasa Arab digunakan untuk berdoa, beribadah dan memperdalam pengetahuan mereka tentang Islam. Pengaruh bahasa Arab demikian kentalnya dengan bangsa Indonesia, ia digunakan untuk dapat memahami dan menguasai ajaran Agama Islam, mengingat bahasa Arab adalah bahasa yang digunakan dalam teks-teks primer umat Islam yaitu Alqur'an dan hadits maupun teks-teks skunder seperti fiqh, akhlaq dan sebagainya serta ilmu pengetahuan lainnya. Dengan demikian untuk dapat membaca dan memahami literature bahasa Arab setidaknya harus menguasai ilmu-ilmu yang mendukung yaitu Ilmu Nahwu dan Sharaf dan juga menguasai mufrodat sehingga dapat membantu pembaca untuk mengerti tentang isi teks yang sedang dibacanya.
Pendampingan Kemampuan Berbahasa Melalui Pelajaran Tambahan Bahasa Arab di Pondok Pesantren Salsabila Samarinda Syarifaturrahmatullah, Syarifaturrahmatullah; Hidayat, Ahmad Fadhel Syakir; Rusdi, Rusdi; Ameda, Putri
TAFANI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 2 (2022): TAFANI
Publisher : LP2M UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/tafani.v1i2.5600

Abstract

Bahasa Arab merupakan bahasa kitab suci dan tuntunan agama Islam sedunia. Sebagai bahasa Al-Qur'an dan As-Sunnah yang merupakan sumber utama agama Islam, tentu bahasa Arab menjadi salah satu bahasa yang harus dikuasai atau paling tidak dimengerti oleh umat Islam. Bahasa Arab di samping sebagai alat komunikasi manusia sesamanya juga komunikasi manusia beriman kepada Allah, yang terwujud dalam bentuk shalat, do'a dan lain sebagainya. Secara umum, tujuan belajar bahasa Arab adalah untuk memahami Al-Qur’an dan Hadits. Kuatnya bahasa Arab adalah salah satu sebab kemuliaan Islam dan kaum muslimin, sehingga dibutuhkannya pembelajaran bahasa Arab sedari dini.
KEUTAMAAN ASPEK LINGUISTIK BAHASA ARAB MENURUT PEMIIKIRAN IBNU KATSIR Latif, Abdul; Shiddiq, Jamaluddin; Hidayat, Ahmad Fadhel Syakir; Mahdi, Rijal; Amin, Irsal
Hijai - Journal on Arabic Language and Literature Vol 5 No 1 (2022): Hijai - Journal on Arabic Language and Literature
Publisher : Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hijai.v5i1.17627

Abstract

Banyak ilmuwan telah menjelaskan keunggulan bahasa Arab dari berbagai aspeknya, namun belum ada yang menjelaskan secara spesifik tentang keunggulan bahasa Arab dari aspek kebahasaannya sendiri. Kajian ini berupaya menggali dan memaknai keutamaan bahasa Arab dari segi lingusitik berdasarkan pendapat Ibnu Katsir yang berpendapat bahwa bahasa Arab adalah bahasa yang paling fasih, paling jelas, paling luas, dan paling bermakna bagi jiwa. Penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan dengan analisis isi deskriptif. Penelitian ini sampai pada kesimpulan bahwa bahasa Arab memiliki keunggulan aspek linguistik karena empat alasan. Pertama, bahasa Arab adalah bahasa yang paling fasih karena memiliki fonologi unik yang disebut Makharijul Huruf. Kedua, bahasa Arab adalah bahasa yang paling jelas karena bahasa Arab memiliki Ilmu Balaghah dengan berbagai aspeknya. Ketiga, bahasa Arab merupakan bahasa dengan perbendaharaan kata dan makna yang paling luas karena bahasa Arab memiliki konsep untuk menghasilkan banyak makna kalimat, di antaranya konsep al-Isytiqaq (derivasi), al-Mutaradif (sinonim), dan al-Musytarak al-lafdzi (polisemi). Keempat, bahasa Arab dapat sangat bermakna bagi jiwa karena Ilmu Uslub yang dapat menyampaikan makna yang efektif.
Efektifitas Media Audio Visual Terhadap Pengusaan Kosakata Siswa MI Al Ma’arif Samarinda Mustamin, Mustamin; Hidayat, Ahmad Fadhel Syakir; Rachmasari, Fithri
Borneo Journal of Primary Education Vol 2 No 2 (2022): Borneo Journal of Primary Education, 2(2), Juni 2022
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training of UINSI Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.806 KB) | DOI: 10.21093/bjpe.v2i2.5587

Abstract

The background of this research is that Arabic students at SD Al-Maaref Nahdlatul Ulama 003 Samaranda are still experiencing difficulties in mastering vocabulary and lack of interesting teaching aids in vocabulary teaching materials. This study aims to determine the ability to master Arabic vocabulary before and after the application of audio-visual aids and to determine the effectiveness of using audio-visual aids in mastering Arabic vocabulary in sixth grade students of Al-Maaref Nahdlatul Ulama Elementary School. 003 Samarinda. This research is a quantitative research. The type used is a quasi-experimental design with an asymmetric control group design. The population in this study were students of class VI SD Al-Maaref Nahdlatul Ulama 003 Smaranda. The sampling technique was purposive sampling obtained by class IV C with a total of 28 students as the experimental group and class IV D with a total of 20 students as the control group. This study uses data collection techniques, namely observation, documentation and tests. The statistics used to prove the hypothesis of data analysis are paired sample t-test and independent sample t-test. From the research results it is clear from the results of the descriptive analysis that the average post-test score for the experimental group using audio-visual aids was 80.20 and for the control class was 75.25. The results of the hypothesis analysis using the paired sample T test in the experimental group obtained a t value of 11.079 > 2.048 and a Sig (2-Tailed) value of 0.000, and an independent sample T test obtained a Sig (2-Tailed) value of 0.023 <0.05. Thus, it can be concluded that the use of audio-visual aids is effective in increasing Arabic vocabulary mastery at SD Al-Maaref Nahdlatul Ulama 003 Smaranda. Keywords: effectiveness, audiovisual aids, vocabulary mastery.
Students' Perceptions of ChatGPT as a Learning Aid in Arabic Language Education at Universitas Islam KH. Ruhiat Cipasung Muttaqin, Cecep; Nukman, Nukman; Hidayat, Ahmad Fadhel Syakir; Lestari, Lita; Taufiq, Furqon; Sofian, Ganjar Yusup
Borneo Journal of Language and Education Vol 5 No 2 (2025): Borneo Journal of Language and Education, Vol.5 (No.2), Agustus 2025
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeru Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/benjole.v5i2.11183

Abstract

Along with the rapid development of artificial intelligence technology, ChatGPT, as one of the AI-based learning tools, is increasingly used across various educational sectors. However, are students truly prepared to embrace this change in Arabic language learning? This research is essential to investigate how students of Arabic Language Education at Universitas Islam KH. Ruhiat Cipasung responds to the use of ChatGPT, given that this application offers easy access to information but also brings potential negative impacts that have not been widely discussed. This study aims to explore students’ perceptions regarding the benefits, challenges, and impacts of using ChatGPT in Arabic language learning. This research employs a qualitative approach, utilizing in-depth interviews with students as participants. The results show that while students view ChatGPT as a tool that can accelerate information access and enhance learning efficiency, they also identify several limitations, such as a lack of understanding of cultural and religious contexts, technical issues, and concerns about over-reliance on technology, which could diminish critical thinking skills. This study offers recommendations to strike a balance between the use of ChatGPT and traditional teaching methods that emphasize direct interaction and discussion, thereby creating a balance between technology and social skills in Arabic language education.
Co-Authors Abdul Karim Abdul Latif Abdul Latif Abdul Latif Abdul Latif Adamu Abubakar Muhammad Adi Siswanto Afrah Masood Agus Setiawan Aidah, Adhe Nor Aidillah Suja Akhirudin Akhirudin Akhirudin Akhirudin Akhirudin Akhirudin, Akhirudin Alawadi, Elsayed Mohamed Salem Alzidan, Yazid Fachri Amalia, Dian Risky Ameda, Putri Amrulloh Khoirul Ma'arif Anhar, Muhammad Annisa, Maryam Nur Armella, Rega Atika Muliyandari Azwar Annas Badriyah, Lala Lailatul Badrun Nisyam Bakri Mohammad Bkheet Ahmed Dahmah, Khaled Ali Ali Darwis Darwis darwis darwis, darwis Diah Aulia Ulfah Dimas Aditia Duraković, Esad era sastra Ernayanti, Ernayanti Evi Nursaudah Apriani Evi Zuliyanti Faradilla Zulvanni Anggraini Firdaus, Muhammad Yoga Ananta Ihda Filzafatin Habibah Irsal Amin Irwansyah Irwansyah Kautsar Eka Wardhana Khairy Abusyairi Khairy Abusyairy Lasman, Lasman Lathifah Al Husna Lestari, Lita M, Fathurrahman M. Jafar Shodiq Mahdi, Rijal Mahmudah, Lailatul Mamluatul Hasanah Mar’ie Muhamad Melya Sari, Melya Miftahul Huda Miftahul Huda Miftahul Khair Mowafg Masuwd Muhamad Hasan Abdillah Muhamad, Mar'ie Muhammad Saparuddin Muhammad Syihab As’ad Muhammad Yamin Mulyono, Edy Rizki Mustamin Mustamin Mustamin Mustamin Muttaqin, Cecep Nadiah Abidin Nisa, Ummu Khairin Nisyam, Badrun Nur Syakinah Nurul Fauziyah, Nurul Qoyyim, Muhammad Hammam Abdul Rachmasari, Fithri Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahman, Rifqi Aulia Rahmatia Rahmatia, Rahmatia Ramadhini, Ariani Renti Yasmar, Renti Rijal Mahdi Rijal Mahdi Rostanti Toba RR. Ella Evrita Hestiandari Rusdi Rusdi Sari, Devi Rafika Shiddiq, Jamaluddin Siti Nur Aisyah Siti Sulaikho Siti Sulaikho Slamet Mulyani Sofian, Ganjar Yusup Sugirma Sugirma Sugirma Sulaikho, Siti Sulaiman, Suzana Sutiah Syaiful Mustofa Syarifaturrahmatullah, Syarifaturrahmatullah Taufiq, Furqon Thariq, Muflih Agil Tunaimah, Siti Kholifah Uril Bahruddin, Uril Widyaputri, Rizky Ayu Wildana Wargadinata Yulianti, Nela Putri Zulfa, Alif Zulfi Irkhamni