Claim Missing Document
Check
Articles

Penyusunan Review Dokumen Perencanaan Gedung RSUD Kota Tangerang Selatan ANDI HERMAWAN; Ratna Widyawati; Aleksander Purba
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 3 No. 2 (2023): Prosiding SNIP Vol.3 No.2 Tahun 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/snip.v3i2.448

Abstract

Rumah Sakit Umum Daerah adalah salah satu fasilitas pelayanan kesehatan yang utama di setiap daerah Kabupaten atau Kota. Rumah Sakit Umum Daerah Kota Tangerang Selatan dan dibangun mulai tahun 2011 dimana proses pembangunannya dilakukan secara bertahap sampai dengan tahun 2016. Permasalahan hukum yang diselidiki oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang terjadi di Pemerintah Kota Tangerang Selatan pada tahun 2013, termasuk pembangunan Gedung RSUD ini, sempat menunda lanjutan/tahapan pekerjaan ini sehingga bangunan Gedung II tahap 1 yang mulai dibangun pada tahun 2012 menjadi terbengkalai dan tidak berfungsi dan mengganggu pelayanan kepada masyarakat. Untuk itu, agar pelayanan rumah sakit tidak berhenti dan dapat berjalan maksimal, Pemerintah Kota Tangerang Selatan dengan menggandeng Jaksa Pengacara Negara (JPN) Kejaksaan Negeri Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, meminta pendampingan dalam rangka legal opinion terhadap lanjutan pelaksanaan pekerjaan pada bangunan yang telah menjadi bukti perkara pidana dalam pengadilan. Pada tahun 2016, telah dialokasikan kegiatan penyusunan review dokumen perencanaan untuk melengkapi kekurangan pada proses perencanaan dan pembangunan sebelumnya. Lokasi penelitian merupakan lokasi pekerjaan yang berada di kawasan Rumah Sakit Umum Daerah Kota Tangerang Selatan di Kecamatan Pamulang
IDENTIFIKASI KETIDAKSESUAIAN PENGGUNAAN LAHAN PADA KAWASAN SEMPADAN SITU TERHADAP RENCANA TATA RUANG NOVA CHOIRIYYAH; ALEKSANDER PURBA; RATNA WIDYAWATI
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 3 No. 2 (2023): Prosiding SNIP Vol.3 No.2 Tahun 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/snip.v3i2.453

Abstract

Situ Ciledug merupakan salah satu dari 7 Situ yang ada di Kota Tangerang Selatan. Situ yang berlokasi di Jalan Siliwangi, Kelurahan Pondok Benda, Kecamatan Pamulang. Pada awalnya memiliki luas 32 Ha, namun kini luas Situ hanya 20,52 Ha dengan luas sempadan 31,84 Ha. Hal itu terjadi karena banyaknya alih fungsi lahan yang dipergunakan untuk daerah permukiman, bisnis dan industri. Dengan adanya permasalahan tersebut, maka dilakukan Identifikasi Ketidaksesuaian Penggunaan Lahan Pada Kawasan Sempadan Situ Ciledug Terhadap Rencana Tata Ruang.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi ketidaksesuaian penggunaan lahan di Kota Tangerang Selatan terhadap rencana tata ruang khususnya pada lokasi Situ Ciledug sebagai bahan evaluasi dan bahan pengambilan kebijakan lebih lanjut. Metode analisis yang digunakan adalah analisis survei, analisis kesesuaian kebijakan pemanfaatan ruang dengan penggunaan lahan pada sempadan situ, analisis ketidaksesuaian penggunaan lahan sempadan situ berdasarkan kriteria pemanfaatan ruang.Berdasarkan analisa permasalahan didapatkan beberapa kesimpulan yaitu Penggunaan lahan yang ada di Sempadan Situ Ciledug terbagi atas 12 (dua belas) klasifikasi, dengan sebagian besar yaitu penggunaan lahan perumahan seluas 3,93 ha. Pola ruang sempadan Situ Ciledug yaitu sebagaiKawasan Ruang Terbuka Non Hijau (RTNH) memiliki luas 0,92 ha. Sementara untuk kawasan sempadan danau atau waduk memiliki luas 7,7 ha. Jumlah bangunan di Sempadan Situ Ciledug memiliki jumlah 450 unit bangunan. Fungsi bangunan yang dilakukan analisis terbagi atas 77 (tujuh puluh tujuh) klasifikasi. Bangunan yang memiliki kesesuaian fungsi lahan yaitu berjumlah 22 (dua puluh dua) unit bangunan, dan tidak sesuai berjumlah 494 (empat ratus sembilan puluh empat) unit bangunan.
ANALISIS KEKUATAN STRUKTUR BANGUNAN GEDUNG SAMSAT RAJABASA Ria Oktaviani Sinia; Ratna Widyawati; Muh Sarkowi
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 3 No. 2 (2023): Prosiding SNIP Vol.3 No.2 Tahun 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/snip.v3i2.459

Abstract

Gedung Samsat Rajabasa Kota Bandar Lampung merupakan salah satu gedung pelayanan umum yang ada di Kota Bandar Lampung. Memasuki umur bangunan lebih dari sepuluh tahun, terlihat retakan-retakan yang mengkhawatirkan pada sambungan balok – kolom juga retakan yang ada di hampir semua bagian dinding bangunan baik itu dilantai satu maupun di lantai dua. Adanya retakan yang terihat jelas ini, mengakibatkan ketidaknyamanan bagi para pemakai bangunan baik itu Pegawai Pemerintah Daerah ataupun Masyarakat yang sesekali datang untuk melakukan pembayaran registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor. Tujuan Penelitain ini adalah : (1) Mengetahui Jenis kerusakan yang terjadi Pada Gedung Samsat Rajabasa; (2) Mengetahui Kuat Tekan Beton Gedung Samsat Rajabasa, (3) Mengetahui Kedalaman Tanah Keras di Sekitar Bangunan Gedung Samsat Rajabasa. Berdasarkan Pengamatan langsung di lapangan, Pengujian Hammer Test dan Pengujian Sondir yang dilakukan didapat kesimpulan bahwa nilai kuat tekan (fc’) beton struktur eksisting gedung kurang dari nilai kuat tekan beston struktur yang disyaratkan oleh SNI dalam Persyaratan Beton Struktural Untuk Bangunan Gedung Standar Nasional Indonesia
Rencana Tata Ruang Kawasan Berorientasi Transit/Transit Oriented Development (TOD) Terminal Pondok Cabe Ghalih Huriarto; DIKPRIDE DESPA; RATNA WIDYAWATI
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 3 No. 2 (2023): Prosiding SNIP Vol.3 No.2 Tahun 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan merencanakan Kawasan Berorientasi Transit / Transit Oriented Development (Kawasan TOD) pada Terminal Pondok Cabe, Kota Tangerang Selatan. Kawasan TOD Terminal Pondok Cabe ditetapkan di dalam radius 400 m – 800 m dari Terminal Pondok Cabe sebagai simpul transit meliputi Kelurahan Pondok Cabe Udik Kecamatan Pamulang. Metode penelitian menggunakan pendekatan perencanaan berupa pendekatan perencanaan komprehensif dan perencanaan berkelanjutan, perencanaan supply-demand. Pendekatan lainnya yang digunakan adalah pendekatan spasial. Metode analisis yang digunakan adalah Analisis Sosial Kependudukan, Analisis Deliniasi Kawasan TOD, Analisis Daya Dukung Fisik dan Lingkungan Kawasan, Analisis Daya Tampung Ruang Kawasan, Analisis Kondisi Kawasan, Analisis Kesesuaian Lahan dengan Rencana Tata Ruang. Dalam Perencanaan Kawasan dilakukan penyusunan visi kawasan, strategi, dan prinsip pengembangan kawasan. Visi yang akan digunakan sebagai landasan dalam penentuan kegiatan di dalam kawasan TOD Pondok Cabe adalah menciptakan pusat kegiatan kota yang hidup dan berkelanjutan dan saling terintegrasi dengan mengedepankan lingkungan yang ramah pejalan kaki. Perencanaan pola ruang terdapat 11 zona yang direkomendasikan menjadi zona acuan pemanfaatan ruang di Kawasan TOD Pondok Cabe. Berbagai zona dalam Kawasan ini bertujuan untuk menciptakan Kawasan yang merealisasi prinsip dari TOD dengan zona utama, yaitu zona transportasi, zona perdagangan dan jasa, zona perkantoran dan zona perumahan kepadatan tinggi. Perencanaan Jaringan Infrastruktur meliputi Jaringan Sistem Jaringan Jalan, Pergerakan, dan Sirkulasi Kendaraan, Sistem Ruang Terbuka dan Tata Hijau, Sistem Jaringan Air Bersih, Sistem Jaringan Drainase, Sistem Pengelolaan Persampahan, Sistem Jaringan Energi dan Telekomunikasi, dan Sistem Jaringan Jalur Penyelamatan atau Evakuasi. Untuk mewujudkan kawasan TOD Terminal Pondok Cabe juga diatur ketentuan intensitas pemanfatan ruang dan peraturan zonasi.
EMBUNG UNIVERSITAS SRIWIJAYA SEBAGAI KONSERVASI DAN PENGENDALI BANJIR DI KABUPATEN OGAN ILIR Rio Trianto; Aleksander Purba; Ratna Widyawati
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 3 No. 2 (2023): Prosiding SNIP Vol.3 No.2 Tahun 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/snip.v3i2.463

Abstract

Kabupaten Ogan Ilir adalah sebagian dari Kabupaten yang ada di Provinsi Sumatera Selatan. Banjir adalah perluapan atau genangan yang berasal dari sungai, hujan atau kumpulan air lainnya yang menyebabkan kerusakan, Banjir dapat terjadi karena debit atau volume air yang mengalir pada suatu sungai atau saluran drainase melebihi atau diatas kapasitas pengalirannya. Overlay antara peta ketinggian lahan jaringan sungai bahwa luas tangkapan air yang berpengaruh terhadap embung di kawasan Universitas Sriwijaya Kabupaten Ogan Ilir. Saat ini volume tampungan 0,9 juta m3 serta menggunakan 2 unit pintu klep untuk mengaliri limbah rumah tangga dan limbah Hasil Risert dari Universitas Sriwijaya, untuk menambah daya tampung embung perlu dilakukan perlusan dan pembuatan landsacape penghijauan pada embung Universitas Sriwijaya
ANALISIS DEBIT AIR PADA DAERAH ALIRAN KALI JALETRENG (STUDI KASUS PADA KOTA TANGERANG SELATAN) Nur Dewisri Fatihawati; Ratna Widyawati; Trisya Septiana
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 3 No. 2 (2023): Prosiding SNIP Vol.3 No.2 Tahun 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan banyak penduduk dan laju pertumbuhan yang tinggi akan selaras dengan kebutuhan berbagai sumber daya untuk mendukung keberlangsungan hidup penduduknya, salah satunya adalah sumber daya air (Steven dkk, 2017). Debit air yang mengalir di sungai sangat bergantung pada beberapa faktor antara lain bentuk sungai dan besarnya curah hujan yang turun. Faktor Karakteristik Daerah Aliran Sungai (DAS) diantaranya yaitu luas dan bentuk das, topografi, dan tata guna lahan. Kemampuan pengukuran debit aliran sangat diperlukan untuk mengetahui potensi sumberdaya air di suatu wilayah. Potensi tersebut dapat dimanfaatkan sebagai sumber air baku untuk nantinya dapat di olah dan didistribusikan ke wilayah pelayanan terdekat dengan kapasitas yang bisa diambil dari debit handal anak sungai/kali tersebut. Metode pada penelitian ini yang digunakan dari mulai mendapatkan data hingga menganalisisnya debit pada lokasi studi dilakukan dengan cara menggunakan software seperti Google Earth, Microsoft Excel, QGIS dan CAD, serta dilakukan pula analisis dengan pengamatan langsung dan dilanjutkan dengan menggunakan rumus hidrolika. Hasil analisis pada daerah titik aliran Kali Jaletreng (Daerah Aliran Perumahan Puri Serpong) didapatkan hasil pengukuran rata-rata luas penampang air 2,90 m2, kecepatan aliran air 0,50 m/s, dan debit 1,29 m³/s. Jika akan dilakukan pengajuan pemanfaatan air baku, maka disarankan maksimal hanya 20% dengan hasil analisis SNI No. 19-6738-2015 dari debit terendah Q80% yaitu 0,66 m³/s = 0,132 m³/s ≈ 132 l/s dan Q90% yaitu 0,56 m³/s = 0,112 m³/s ≈ 112 l/s dan Qsesaat yaitu 1,01 m³/s = 0,202 m³/s ≈ 202 l/s, apabila dilakukan rata-rata debit dari hasil analisis tersebut didapatkan 0,148 m³/s ≈ 148 l/s.
DESAIN TANGUL PELINDUNG UNTUK DAERAH IRIGASI RAWA YANG MENGALAMI KERUSAKAN AKIBAT BANJIR DI PERSAWAHAN 100 HEKTARE Arlinsyah Arlinsyah; Ratna Widyawati; Dikpride Despa
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 3 No. 2 (2023): Prosiding SNIP Vol.3 No.2 Tahun 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daerah irigasi rawa sering kali menghadapi risiko banjir yang dapat menyebabkan kerusakan pada tanggul pelindung yang sudah ada. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah tanggul pelindung yang efektif untuk memperbaiki kerusakan yang disebabkan oleh banjir di persawahan seluas 100 hektare. Studi ini menggunakan metode analisis terhadap kondisi lingkungan, pola aliran air, dan struktur tanah di daerah irigasi rawa. Dalam analisis tersebut, berbagai faktor seperti curah hujan, elevasi lahan, dan karakteristik hidrologi dipertimbangkan. Data tersebut dikumpulkan melalui survei lapangan dan sumber-sumber terkait lainnya. Berdasarkan analisis data, dirancanglah sebuah tanggul pelindung yang kokoh dan sesuai dengan kondisi geografis dan hidrologi daerah tersebut. Desain tanggul mencakup pemilihan bahan konstruksi yang kuat dan tahan terhadap tekanan air serta kekuatan tanah yang cukup untuk menahan beban tanggul. Selain itu, tanggul pelindung ini juga mempertimbangkan sistem drainase yang efisien untuk mengontrol aliran air dan mencegah genangan yang berkepanjangan. Sistem pengendalian pintu air juga diterapkan untuk mengatur tinggi dan kecepatan aliran air ke dalam persawahan, sehingga meminimalkan risiko banjir dan kerusakan lebih lanjut. Melalui desain tanggul pelindung ini, diharapkan dapat meningkatkan keberlanjutan dan keandalan sistem irigasi di daerah irigasi rawa. Hal ini akan membantu petani dalam menjaga kestabilan produksi pertanian mereka dan mengurangi kerugian ekonomi yang disebabkan oleh kerusakan tanggul akibat banjir.
EVALUASI AIR LIMPASAN AKIBAT PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN (STUDI KASUS KAWASAN RS. EKA HOSPITAL BSD, KOTA TANGERANG SELATAN) Ade Suprizal; Dikpride Despa; Ratna Widyawati
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 3 No. 2 (2023): Prosiding SNIP Vol.3 No.2 Tahun 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/snip.v3i2.483

Abstract

Berkembangnya suatu kawasan perkotaan, selalu diikuti dengan berkurangnya daerah resapan air hujan (Kartika, 2017). Kondisi ini dapat ditandai dengan laju infiltrasi yang rendah, khususnya pada jenis penggunaan lahan permukiman dan tempat kegiatan (Raden dkk, 2022). Menurut Suripin (2004) berdasarkan klasifikasi usaha structural dan non-structural dalam manajemen dataran banjir, prioritas utama kegiatan harus ditujukan untuk mengelola limpasan permukaan dengan cara mengembangkan fasilitas untuk menahan air hujan (rainfall retention facilities). Dengan melakukan analisa hasil evaluasi air limpasan akibat perubahan penggunaan lahan (lahan terbangun), maka dapat diketahui kuantitas (volume) air yang perlu dikelola pada kawasan terbangun. Metode pada penelitian ini yang digunakan dari mulai mendapatkan data hingga menganalisisnya debit pada lokasi studi dilakukan dengan cara menggunakan Microsoft Office, Google Earth dan ArcGIS, serta dilakukan pula analisis lanjutan dari studi literatur sebelumya yaitu debit air limpasan pra-kontruksi dilanjutkan dengan menganalisis debit air limpasan pasca-kontruksi. Pada wilayah studi penelitian ini, evaluasi air limpasan yang ditinjau hanya pada suatu kawasan sehingga drainase yang ditinjau pun merupakan drainase di dalam suatu kawasan yang kecil, maka periode ulang yang digunakan adalah periode ulang 2 tahunan. Sehingga didapatkan perbandingan debit air limpasan dengan menggunakan metode rasional untuk masing masing periode ulang pada kondisi sebelum pembangunan yaitu 0,509m3/s dan setelah pembangunan yaitu 1,047m3/s. Outlet saluran di dalam Kawasan RS. Eka Hospital BSD dapat dibuang melalui saluran kota yang berada di sisi Timur Kawasan RS. Eka Hospital BSD. Pengelolaan utama untuk limpasan air hujan dengan menyediakan tampungan atau Long Soak Pond (LSP) pada Kawasan berjumlah 6 buah. Total volume air kelola Kawasan RS. Eka Hospital BSD sebesar 2.351 m3 dengan mempertimbangkan jumlah tempat tidur pasien serta jagaan sebesar 10%. Adapun Jenis material konstruksi saluran yang digunakan adalah beton atau pasangan bata dengan Kemiringan saluran internal minimal sebesar 0,5%.
PEMBUATAN SIG JEMBATAN BERBASIS WEB Rizal Hermansyah; Ratna Widyawati; Trisya Septiana
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 3 No. 2 (2023): Prosiding SNIP Vol.3 No.2 Tahun 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/snip.v3i2.485

Abstract

Seiring dengan perkembangan teknologi, sistem informasi jembatan berbasis WEB diharapkan dapat mempercepat dalam pemberian informasi jembatan yang lebih akurat dan ter-update seperti informasi kerusakan jembatan serta kondisi jembatan yang diharapkan dapat membantu dalam membuat rencana dan program penanganan jembatan secara cepat dan tepat sehingga nantinya dapat menjamin bahwa jembatan dalam keadaan aman dan layak. Tujuan penelitiaan ini adalah: (1) untuk mempermudah user mendapatkan dan mengupdate data jembatan dengan basis web dalam jaringan internet; (2) Membuat software Sistem Informasi Geografis (SIG) Jembatan berbasis WEB yang terintegrasi dengan software SIG jalan; dan (3) Sebagai acuan dan dasar penetapan penanganan jembatan secara cepat dan tepat sehingga nantinya dapat menjamin bahwa jembatan dalam keadaan aman dan layak. Hasil dari penelitian ini didapat kesimpulan bahwa: (1) Program Sistem Informasi Geografis Jembatan berbasis WEB ini dapat memberikan informasi yang cepat tentang data – data hasil pemeriksaan jembatan seperti data inventarisasi jembatan, pemeriksaan rutin jembatan dan pemeriksaan detail jembatan; (2) Program Sistem Informasi Geografis jembatan dilengkapi dengan peta jaringan jalan dan jembatan dan juga menggunakan peta online yaitu peta Google Map, yang dapat menampilkan lokasi jembatan dengan sitem koordinat; (3) Program Aplikasi database ini bersifat opensource sehingga memudahkan sistem ini untuk dapat dibagi secara gratis tanpa harus memperdulikan license, sehingga dapat diakses oleh berbagai pihak termasuk masyarakat umum dapat memberikan masukan tentang pengelolaan atau kondisi jembatan diwilayah yang belum terpantau oleh petugas atau mengikuti jajak pendapat yang dibuat oleh pengelola jembatan, sehingga software SIG berbasis WEB ini mampu menjadi acuan dan dasar penetapan penanganan jembatan secara cepat dan tepat.
STUDI PEMBERIAN PUPUK PELENGKAP CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT ANGGREK BULAN (Phalaenopsis amabilis) Firnawati Sakalena; Ratna Widyawati; M Sarkowi
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 3 No. 2 (2023): Prosiding SNIP Vol.3 No.2 Tahun 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/snip.v3i2.489

Abstract

Anggrek pada umumnya memerlukan perawatan yang baik supaya mendapatkan hasil yang baik atau yang kita inginkan, tanaman anggrek umumnya mengalami pertumbuhan secara terus-menerus sepanjang hidupnya. Pertumbuhan dan perkembangan tanaman anggrek selain dipengaruhi oleh faktori klim juga dipengaruhi oleh ketersediaan unsur hara. Pemupukan dapat meningkatkan unsur hara pada pertumbuhan dan perkembangan tanaman anggrek. Pupuk sebagai unsur hara bagi tanaman biasanya diberikan melalui daun dalam bentuk unsur hara pada media tanam. Jenis pupuk yang digunakan yaitu pupuk majemuk dengan merk dagang Hyponex. Pupuk Hyponex merupakan pupuk daun yang dapat dipergunakan untuk tanaman anggrek, Karena mengandung unsur hara makro yaitu N, P, K, Mg, S dan Ca sedangkan mikro yaitu Cl, Mn, Fe, Cu, Zn, dan Mo. Pemberian pupuk melalui daun lebih efisien dari pada lewat media tanam, hal ini disebabkan karena daun mampu menyerap pupuk sekitar 90%. Perlakuan selang waktu pemberian pupuk pelengkap cair 10 hari, sekali memberikan hasil lebih baik dibandingkan dengan selang waktu pemberian pupuk pelengkap cair 6 hari sekali dan 14 hari sekali. Hal ini disebabkan karena selang waktu 10 hari sekali merupakan waktu yang tepat untuk memenuhi kebutuhan hara yang dibutuhkan tanaman pada setiap fase pertumbuhannya.
Co-Authors Abdul Latief Gunawan Abdullah, Habib Ilham Achmad Dinan Agustian Achmad Samudra Ade Suprizal Adi , Amir Kerisna Ahmad Farid Effendy Ahmad Sahara Aini , N Aleksander Purba Alexander Purba Alexander Purba Amilia, Rahma Aminudin, Aminudin Aminudin, KM Andi Hermawan Andi Kusnadi Andika Wiratama Suparto Andini Frananda Andri Yulianto, Andri Anissa Putri Ambarwati Apriansyah KM Apritya, Desty Ardiansyah Ardiansyah Ardini Yuliastri Putri ARI DAMAN HARIS Arief, Eldowan Ariesanthy, Yenni Aritonang, Erfan Andrianto Arlinsyah Arlinsyah Aryan Saruhian Awaludin Yoga Aziz, Sholhan Bayzoni Bayzoni Bele, Alexander Joharry Leto Budhi Dharma Budi Ribowo, Anggarani Cheria Ayu Aditya Choiriyyah, Nova Dayanti, Ika Ayu Anita Dedi Pria Armada Deni Danial Diego, Diego Maradona Maharduta Dikpride Despa Dikpride Despa Dikpride Despa Dikpride Despa Dikpride Despa Dikpride Despa Dikpride Despa Diky Ramadhan Dimas, Muhammad Seriz Djawa, Marselinus Ndilu Landu Doni Irawan Efransyah Eko Widiyanto Endang Wahyuni Fachrial Ikram Ayusar Fahmi Farhan Nurrohmat Fauzi Antoni Antoni Febriani, Sylvawiedya Meutia Fikri Alami Fikri Alami Fikri Alami Firdha, Risty Amelia Firmansyah Firmansyah Novandaya Firnawati Sakalena Fitra, Rifandy Fransiska, Reissa Yunia Ghalih Huriarto Girinandi, I Goentur Permata Hanafi Gusrian Putra Habibi , Budi Muhammad Habibi, Budi M. Habibi, L Hadi, Ayatullah Hanaf Qowiyyul Adib Hanafi, Goentur Permata Hartopo, Popo Haryono Haryono Hasti Riakara Husni Hasti Riakara Husni HENI FITRIANI Herianto Herry Wardono Heru Purnomo Ibrahim , Eddy Ihwan Ika Kustiani IMAM SANTIKO RAHARJO Inayati Nurlaili Indra Alfandi Ramlie Ishak Iskandar Pani Isneini, M Isneini, Mohd Jaya, Eka Putra Junianto Wika Adi Pratama Karyatama , Coco Cesar Kasy, Ferrini Kekang, Yosefi Yuanita Kristanto Usman Kumar, Hetzy Mericuri Kurnia Pawestri Primastuti Kurniawan, M. Tito Laksmi Irianti Lanosin Lenggana, M. Kendy Leo Hari Wiryanto lexono x nadeak LOPULALAN, MARCELLO Lusmeilia Afriani Lusmeilia Afriani M Sarkowi Mardhotillah, Nur Anisa MARDIANA Mardiana Mardiana Marsela Irnawati Nuwa Masdar Helmi Matemba, Esther Elly Mebro, Helson Meiza, Ricky Melwi Melwi Mohammad Syafrizal Mohd Isneini Mohd. Isneini Mohd. Isneini Muh Sarkowi Muh. Sarkowib Muhamad Hafiz Muhammad Habibie B. Muhammad Ridho Saputra Muhammad Sarkowi Muhammad Seriz Dimas Mukhlis, Muhammad Murdapa, Fauzan Murni Muslichah, Ajeng Dafiq N.S, Masri Nasution, Ali Napiah Niken, Chatarina Ningsih, Jeni Yunita Notodarmojo , S NOVA CHOIRIYYAH Nur Dewisri Fatihawati Nurrohmat, Farhan Nurul Hidayah Otten Rinaldi Parliansyah, Parliansyah Prigato, Teja Putra, Asyrofi Miranda Putra, M Darmawan Putra, Rivaldo Hartono Quinta Normalita Radiansyah, Rizki Rahmad Syah Putra Rahman, Muhammad Noor Rahmanisa, Laila Indah Ramadhan, Vernady Napatino Ratrianto, Ratrianto Ratu Chintami Ria Oktaviani Sinia Rifki Imanuddin Kunto Rio Trianto RIO, M. ROMA Rio, Roma Ristama, M Alvany Veschonanda Risty Amelia Firdha Riyan Rahmawan Rizal Ardiana Rizal Ayodya Hapsoro Rizal Hermansyah Rizqi Darmawan Sabila, Thifan Arel Sandewa, Ricky Santoso, Teguh Ilman Saputra, Fauzi Saputra, Muhammad Ridho Sarinurrohman Sarkowi Satria, Fungky Andi Sep, Trisya Setiawan, Riesal Sibuea, Lungguk Sidarto, K Adji Silvia Ruhma Dewi, Niky Siti N Sri Waluyo Stephanus Martua Turnip Sugianto Sugianto Suharno Suharno , Suharno Sulistiyono, Noor Sultan , Masri Nur Surahman, R Surya Sebayang Surya Sebayang Surya Sebayang Susanti, Sevi Susanto, Rino Abi Susilo, Hendri Suyadi Suyadi Taufik Muhtarom Taufik Qurrahman Trisya Septiana Utami, Faradina Veithzal Rivai Zainal Vera Agustriana Noorhidana Vika Farida Wahyu Kurniawati Wahyudi, Ahmat Wardhani Lailia Dwi Kusuma Werena, Rosalia Dwi Widiastuti, Ari Widiatmoko , Laksi Widjatmoko, Eko Nugroho Wijaya, Aprilia Yanuar Aulia Kamal Yolanda, Sylvia Yoriska Indah Sari YUDHO JOKO PRESETYO Yulyah Agustina Yunani, Retina Zahra, Ainaya Maudia ZUBAIDI ZUBAIDI1 Zulfi, M. Ichfan