Claim Missing Document
Check
Articles

NASKAH AKADEMIS PERDA TENTANG BANGUNAN GEDUNG KOTA TANGERANG SELATAN Quinta Normalita; Ratna Widyawati; Mardiana Mardiana
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 3 No. 2 (2023): Prosiding SNIP Vol.3 No.2 Tahun 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/snip.v3i2.532

Abstract

Naskah Akademik ini merupakan suatu dokumen kajian akademis yang disusun sebagai landasan perumusan Rancangan Peraturan Daerah Kota Tangerang Selatan tentang Bangunan gedung. Peraturan Daerah Kota Tangerang Selatan tentang Bangunan gedung merupakan instrumen penting untuk mengendalikan penyelenggaraan Bangunan Gedung di daerah. Perda ini sangat penting karena pengaturan yang dimuat mengakomodasi berbagai hal yang bersifat administratif dan teknis dalam penyelenggaraan Bangunan Gedung sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan di Indonesia serta dilengkapi dengan muatan lokal yang spesifik untuk setiap daerah. Sesuai dengan tugas dan kewenangannya terkait sub urusan Bangunan Gedung untuk mengendalikan pembangunan Bangunan Gedung, Pemerintah Kota Tangerang Selatan telah membuat Peraturan Daerah nomor 6 Tahun 2015 tentang Perubahan atas Peraturan Daerah nomor 5 Tahun 2013 tentang Bangunan Gedung, dimana dalam perda Bangunan Gedung diatur segala sesuatu tentang peraturan ataupun persyaratan yang harus dipenuhi untuk pembangunan Bangunan Gedung baik milik pemerintah ataupun swasta. Namun pada saat ini telah disahkan beberapa peraturan terbaru, yaitu Undang Undang No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan turunannya Peraturan Pemerintah No.16 Tahun 2021 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2002 Tentang Bangunan Gedung, serta beberapa peraturan menteri antara lain Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat No. 27/PRT/M/2018 tentang SLF (Sertifikat Laik Fungsi), Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat No. 11/PRT/M/2018 tentang Tim Ahli Bangunan Gedung, Pengkaji Teknis dan Penilik Bangunan, Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 18 Tahun 2021 tentang Standar Pembongkaran Bangunan Gedung, Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 19 Tahun 2021 tentang Pedoman Teknis Penyelenggaraan Bangunan Gedung Cagar Budaya yang Dilestarikan, Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 21 Tahun 2021 tentang Penilaian Kinerja Bangunan Gedung Hijau, dan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 22 Tahun 2021 tentang Pendataan Bangunan Gedung. Berdasarkan Ketentuan Pasal 14 UU No. 12 Tahun 2011 dan juga Pasal 250 UU No. 23 Tahun 2014 materi muatan Peraturan Daerah adalah dalam rangka penyelenggaraan otonomi daerah dan tugas pembantuan dan penjabaran lebih lanjut mengacu pada Peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi dan tidak boleh bertentangan. Oleh karena itu dengan adanya peraturan terbaru dari perundang-undangan diatasnya, perlu adanya penyesuaian terhadap Peraturan Daerah Kota Tangerang Selatan.
An Implicit Finite Difference Method for Thin Film Flow Gusrian Putra; Leo Hari Wiryanto; Ratna Widyawati
Journal of the Indonesian Mathematical Society VOLUME 29 NUMBER 1 (MARCH 2023)
Publisher : IndoMS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22342/jims.29.1.1110.99-105

Abstract

Thin film flow on an inclined plane can be modeled from lubrication theory. Together with boundary conditions, the governing equations can be formulated into a single equation of the thickness of the fluid, and solved numerically by an implicit finite difference method. In analyzing the equation, the linearized equation is considered here, to see the characteristic of the solution as wave propagation and the effect of the physical parameter. We found that the wave propagates by reducing the amplitude, and the wave speed is affected by the steepness of the plane. All of these can be indicated in the linearized equation. Numerical wave-simulation is presented in this paper.
Analisis Kebutuhan Pengembangan Perumahan Dan Kawasan Permukiman Kabupaten Pesisir Barat Tahun 2018 – 2037 Fahmi; Widyawati, Ratna
Jurnal Profesi Insinyur Universitas Lampung Vol. 1 No. 2 (2020)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (768.677 KB) | DOI: 10.23960/jpi.v1n2.49

Abstract

The development of housing and residential areas is a basic human need that has a strategic function as a center for family education, cultural nursery, and improving the quality of future generations, and is a manifestation of identity. One of the manifestations of the achievement of people's welfare is marked by increasing the quality of a decent and dignified life through meeting the needs of boards as one of the basic human needs. Thus the development of housing and settlement areas is one of the strategic fields in the efforts of Indonesian human development as a whole and the construction of housing and settlement areas is a multi-sector activity, the results of which directly touch one of the basic needs of the community. Meeting the needs of decent housing in a healthy environment is certainly the duty of the community itself, the government in this case has the task of creating a conducive development climate so as to provide opportunities for businesses to provide housing and residential areas. The dynamics of the development of spatial use in the area of Pesisir Barat Regency has an impact on the occurrence of a shift in the use of space from areas that are characterized by rural areas to areas that are characterized by urban areas, increased growth of built areas and misuse of land allotment for settlements A backlog of houses can be measured from two perspectives, from the residential and ownership aspects. Home backlog from the perspective of occupancy is calculated by referring to the ideal calculation concept: 1 family occupies 1 house. The formula used to calculate the house backlog from the perspective of occupancy is: Backlog = ∑Family - ∑Home. The concept of inhabiting in the calculation of the backlog represents that each family is not required to own a house, but the Government facilitates / encourages that every family, especially those belonging to Low Income Communities (MBR), can inhabit decent homes, either by leasing / contracting, buying / inhabiting own house, or living in a house owned by a relative / family as long as security of residence (secure tenure) is guaranteed. Ownership backlog is calculated based on the home ownership rate / percentage of households (households) occupying their own home. The development of housing and settlements in Pesisir Barat Regency is caused by several factors that ultimately require a large amount of space in carrying out their activities. In determining the allocation of space for meeting housing needs, the number of housing needs in Pesisir Barat Regency is determined first. Determination of the needs for the number of houses up to 2037 is calculated from the population of the predicted year.
Penentuan Garis Sempadan Sungai dan Irigasi di Wilayah Ibukota Kabupaten Lampung Tengah Mukhlis, Muhammad; Kustiani, Ika; Widyawati, Ratna
Jurnal Profesi Insinyur Universitas Lampung Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.88 KB) | DOI: 10.23960/jpi.v2n1.57

Abstract

In order to preserve, reassure, maintain and sustainablity of water, water sources and structures, it is necessary to efforts and restraint the water's destruction their sources and the surrounding area. Border Line is the outer safety boundary line that is determined structures and / or border drawn at a parallel to the road median, the outside edge of the bridge head, river bank, channel edge, embankment, edge of the swamp, edge of reservoir, edge of spring , railway tracks, electric power lines and gas pipes, depending on the type of border line listed. On the outside of this line, landowners are not allowed to build buildings. Nowadays, especially in the area of ​​ Lampung Tengah Regency, there are many violations of this border line, both on the river border and irrigation border line. To anticipate this continuing situation, before constructing a building and applying for a building permit, landowners must know the various lines that are on the land they own. The control can be carried out in stages starting from giving a warning letter to this violation and providing an opportunity to correct before the last warning comes, which is then followed by an act of forced demolition.
DETERMINASI VARIASI KANDUNGAN AIR PADA LAPISAN BATUBARA BERDASARKAN NILAI SPEKTRUM AMPLITUDO MENGGUNAKAN METODE COMPOSITE TRAPEZOIDAL Ibrahim , Eddy; Suharno , Suharno; Widyawati, Ratna
Jurnal Profesi Insinyur Universitas Lampung Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpi.v3n2.83

Abstract

Karakteristik batubara karena tidak berpori maka kandungan air sebagian besar menempati bidang- bidang perlapisan didalam lapisan batubara, sehingga jelas dalam proses pemboran atau pengambilan sampel akan mengganggu keutuhan sifat- sifat batubara secara menyeluruh, sehingga proses kehilangan sifat ‘insitu’ akan terjadi tentu akan mengurangi makna analisa terhadap sifat- sifat batubara setempat dengan cara tersebut. Disamping itu teknik tersebut hanya akan memberikan informasi secara setempat sehingga untuk memperoleh validitas informasi secara menyeluruh akan sangat dibutuhkan jumlah bor maupun sampel yang banyak. Untuk itu diperlukan teknik pengukuran yang tidak destruktif dalam skala terbatas yang diperoleh secara langsung terhadap batubara tersebut dengan resolusi tinggi. Dan teknik tersebut diharapkan dapat mendeterminasi kandungan air dilapisan batubara secara ‘insitu’ dan ‘non-invasive’. GPR karena sifatnya ‘non-invasive’ dengan resolusi tinggi diharapkan dapat mengatasi keterbatasan dari teknik yang ada. Adapun teknik analisa menggunakan nilai- nilai spektrum amplitudo berdasarkan pendekatan metoda ‘composite trapezoidal’. Dari penggunaan analisa ini dapat ditentukan secara lateral variasi kandungan air dibatubara
KAJIAN KERUSAKAN JALAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI), PADA RUAS JALAN SIRAH PULAU PADANG – PAMPANGAN KM. 17+800 – KM. 19+200, KABUPATEN OGAN KOMERING ILIR Wardono , Herry; Widiatmoko , Laksi; Widyawati, Ratna
Jurnal Profesi Insinyur Universitas Lampung Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpi.v3n2.85

Abstract

Dalam perencanaan jalan usia pelayanan merupakan satu komponen yang sangat penting, dikarenakan lalu lintas jalan raya harus terus terlayani dengan kondisi terbaik. Untuk mencapai tujuan tersebut diperlukan adanya pemeliharaan jalan raya dengan manajemen asset. Dalam rangka pemeliharaan dan untuk mengetahui usia pemeliharaan tersebut diperlukan suatu system evaluasi kondisi perkerasan jalan. Pavement Condition Index (PCI) merupakan salah satu metode evaluasi perkerasan jalan yang telah diadaptasi secara luas dalam pemeliharaan jalan, jalan lapangan terbang dan juga perkerasan lahan parkir (Shahin, 2005). Dalam artikel ini objek penelitian dengan metode evaluasi PCI berlokasi di Jalan Sirah Pulau Padang dengan Pampangan KM. 17+800 – KM. 19+200 sepanjang 1400 meter, di Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan. Metode yang digunakan untuk mendapatkan nilai PCI akhir ruas jalan tersebut adalah dengan pengumpulan data melalui survey dan pengamatan visual, yang didata menggunakan format formulir data unit sample jalan yang mengacu pada standar ASTM International. Dari pengumpulan data tersebut selanjutnya akan didapati identifikasi tipe kerusakan, tingkat kerusakan (severity) dan juga kuantitas kerusakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji kondisi perkerasan jalan ruas Sirah Pulau Padang-Pampangan Kabupaten Ogan Komering Ilir dengan metode PCI. Dengan sampel KM. 17+800 – KM. 19-200 per 200-meter sepanjang 1400 m dengan jenis perkerasan aspal, sehingga didapati perolehan usulan penanganan yang lebih detail dan tenggat waktu pemeliharaan. Hasil akhir yang didapatkan melalui sampel yang diambil ini adalah 59,57% dimana nilai kondisi rata-rata jalan sepanjang 1400 meter yang dimulai dari KM. 17+800 – KM. 19+200 tersebut adalah Fair atau Sedang. Melalui metode PCI ini pula dapat diidentifikasi kerusakan spesifik yang perlu perhatian khusus agar tindakan perbaikan yang tepat dan efisien dapat diambil.
Pengaruh Camber Vertikal Dan Lateral Terhadap Stabilitas Pc-I Girder Dan Penanganannya Terhadap Roll Over Putra, M Darmawan; Widyawati, Ratna; Purba, Aleksander
Jurnal Profesi Insinyur Universitas Lampung Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpi.v4n2.104

Abstract

PC-I Girder post tension merupakan gelagar beton prategang yang umum digunakan pada konstruksi jembatan. Proses pekerjaan PC-I Girder post tension dimulai dari tahap desain, produksi, stressing, hingga erection PC-I Girder. Pada tahapan erection PC-I Girder perlu dilakukan beberapa pengecekan sesuai metode kerja mulai dari kinematika erection, alat angkat, dan material PC-I Girder itu sendiri. Segmental PC-I Girder disatukan dengan dilakukan stressing sesuai dengan analisa tahapan – tahapan stressing. Hasil dari stressing PC-I Girder akan mengakibatkan girder tersebut mengalami perubahan bentuk akibat adanya gaya dari tarikan jacking force sehingga terwujudnya camber vertikal dan lateral. Hal ini akan mempengaruhi stabilitas pada saat proses erection dan perlu dilakukan pengecekan safety factor terhadap stabilitas girder tersebut. Apabila dari girder tersebut memiliki safety factor yang rendah maka perlu dilakukan treatment pada girder tersebut untuk meningkatkan stabilitas girder terhadap roll over dan crack. Cara untuk meningkatkan stabilitas tersebut memiliki banyak metode antara lain penambahan stiffner pada girder, merubah titik angkat girder, menaikkan sumbu putar pada titik angkat girder.
Analisis Perbaikan Tanah Jalan Akses Pelabuhan New Palembang Tanjung Carat dengan Metoda PVD Pre-loading. Susilo, Hendri; Widyawati, Ratna; Sep, Trisya
Jurnal Profesi Insinyur Universitas Lampung Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpi.v4n2.115

Abstract

Kota Palembang merupakan kota perdagangan, tentu salah satu fasilitas penunjangnya adalah pelabuhan, namun jenis pelabuhan yang dimiliki Kota Palembang adalah pelabuhan sungai. kapasitas pelabuhan Boom Baru Saat ini sudah tidak memadai lagi, kapal-kapal dengan panjang 200 m saja yang bisa bersandar, sementara kapal-kapal yang panjang 400 m dengan bobot yang berat tidak bisa bersandar. Masalah pendangkalan alur pelayaran Sungai Musi menjadi salah satu persoalan ketika kapal ingin bersandar di pelabuhan tersebut. Hal inilah yang menjadi dasar pemikiran Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan untuk memindahkan pelabuhan Boom Baru ke tempat yang baru. Rencana perpindahan Pelabuhan (New Palembang) tanjung carat ini belum memiliki jalan akses menuju ke pelabuhan, tentunya diperlukan sebuah perencanaan trase jalan yang menghubungkan ke pelabuhan tersebut. Adapun masalah yang muncul pada trase jalan rencana adalah Kondisi pasang surut yang terjadi di lokasi perencanaan, Kondisi tanah dasar yang sangat lunak. Maksud dari analisis perbaikan tanah ini adalah untuk menyusun suatu perencanaan yang komprehensip dan matang sehingga permasalahan konstruksi jalan akses ke pelabuhan dapat di minimalisir. Tujuan analisis perbaikan tanah adalah untuk meningkatkan kualitas karakteristik tanah, parameter kuat geser tanah yang akan mendukung sebuah struktur sehingga mampu menahan beban struktur yang akan dibangun dengan deformasi yang diizinkan. Dari hasil analisa perbaikan tanah jalan akses pelabuhan (New Palembang) tanjung carat di dapat kesimpulan sebagai berikut: (1) Profil pelapisan tanah terbagi menjadi 5 lapisan, (2) Waktu konsolidasi tanah jika tidak menggunakan PVD+ Preloading adalah 46 bulan, (3) Pola pemasangan PVD pada kedalaman tanah Lunak menggunakan Pola segiempat dengan jarak 1 m, kedalaman pemasangan PVD adalah 13 m s/d 20 m, dan waktu untuk mencapai derajat konsolidasi U = 90 % adalah 6 bulan, (4) Tinggi rencana timbunan tertinggi adalah 3 m, (5) Diperlukan Perbaikan Tanah berupa PVD + Preloading untuk menangani kondisi tanah di area Tanjung Carat dengan total penurunan sekitar 90 cm.
Identifikasi Ketidaksesuaian Penggunaan Lahan Pada Kawasan Sempadan Situ Terhadap Rencana Tata Ruang Choiriyyah, Nova; Purba, Aleksander; Widyawati, Ratna
Jurnal Profesi Insinyur Universitas Lampung Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpi.v5n1.121

Abstract

Situ Ciledug merupakan salah satu dari 7 Situ yang ada di Kota Tangerang Selatan. Situ yang berlokasi di Jalan Siliwangi, Kelurahan Pondok Benda, Kecamatan Pamulang. Pada awalnya memiliki luas 32 Ha, namun kini luas Situ hanya 20,52 Ha dengan luas sempadan 31,84 Ha. Hal itu terjadi karena banyaknya alih fungsi lahan yang dipergunakan untuk daerah permukiman, bisnis dan industri. Dengan adanya permasalahan tersebut, maka dilakukan Identifikasi Ketidaksesuaian Penggunaan Lahan Pada Kawasan Sempadan Situ Ciledug Terhadap Rencana Tata Ruang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi ketidaksesuaian penggunaan lahan di Kota Tangerang Selatan terhadap rencana tata ruang khususnya pada lokasi Situ Ciledug sebagai bahan evaluasi dan bahan pengambilan kebijakan lebih lanjut. Metode analisis yang digunakan adalah analisis survei, analisis kesesuaian kebijakan pemanfaatan ruang dengan penggunaan lahan pada sempadan situ, analisis ketidaksesuaian penggunaan lahan sempadan situ berdasarkan kriteria pemanfaatan ruang. Berdasarkan analisa permasalahan didapatkan beberapa kesimpulan yaitu Penggunaan lahan yang ada di Sempadan Situ Ciledug terbagi atas 12 (dua belas) klasifikasi, dengan sebagian besar yaitu penggunaan lahan perumahan seluas 3,93 ha. Pola ruang sempadan Situ Ciledug yaitu sebagai Kawasan Ruang Terbuka Non Hijau (RTNH) memiliki luas 0,92 ha. Sementara untuk kawasan sempadan danau atau waduk memiliki luas 7,7 ha. Jumlah bangunan di Sempadan Situ Ciledug memiliki jumlah 450 unit bangunan. Fungsi bangunan yang dilakukan analisis terbagi atas 77 (tujuh puluh tujuh) klasifikasi. Bangunan yang memiliki kesesuaian fungsi lahan yaitu berjumlah 22 (dua puluh dua) unit bangunan, dan tidak sesuai berjumlah 494 (empat ratus sembilan puluh empat) unit bangunan.
Effectiveness of Snakehead Fish (Channa striata) and Turmeric (Curcuma domestica) Extract towards Wound Healing in Rats (Rattus norvegicus) Widyawati, Ratna
Veterinary Biomedical and Clinical Journal Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.VetBioClinJ.2020.002.02.6

Abstract

This study aimed to determine the effect of snakehead fish extracts (Channa striata) and turmeric extract (Curcuma domestica) towards incision wound healing in rats (Rattus norvegicus). Twenty-four male rats, aged 8-week-old, 200-300 grams of body weight divided into 4 groups: control (P0), treatment with povidone iodine as positive control (P1), treatment with snakehead fish extract (P2) and treatment with turmeric extract (P3). The rats were given premedication consisting of acepromazine 0.5 mg kg / BW and atropine 10 mg / kg BW. The rats were then anesthetized using ketamine 0.1 mg / kg BW. An incision was made on each rats’ back area along 2 cm with 0.05 mm depth and observed for 14 days. Observations were carried out every day with data collection at <7 days, 7-14 days, and 14 days. The One-Way ANOVA statistical analysis resulted that the wound fluid parameters and the duration of wound healing showed no significant difference between P0, P1, P2 and P3. This study concluded that the administration of povidone iodine, snakehead fish extract, and turmeric extract influenced the healing of incision wounds in rats.
Co-Authors Abdul Latief Gunawan Abdullah, Habib Ilham Achmad Dinan Agustian Achmad Samudra Ade Suprizal Adi , Amir Kerisna Ahmad Farid Effendy Ahmad Sahara Aini , N Aleksander Purba Alexander Purba Alexander Purba Ambarwati, Anissa Putri Amilia, Rahma Aminudin, Aminudin Aminudin, KM Andi Hermawan Andi Kusnadi Andika Wiratama Suparto Andini Frananda Andri Yulianto Anggarani Budi Ribowo Anissa Putri Ambarwati Apriansyah KM Aprilia Wijaya Apritya, Desty Ardiansyah Ardiansyah Ardini Yuliastri Putri ARI DAMAN HARIS Arief, Eldowan Ariesanthy, Yenni Aritonang, Erfan Andrianto Arlinsyah Arlinsyah Aryan Saruhian Awaludin Yoga Aziz, Sholhan Bayzoni Bayzoni Bayzoni Bayzoni, Bayzoni Bele, Alexander Joharry Leto Budhi Dharma Chatarina Niken Chatarina Niken Cheria Ayu Aditya Choiriyyah, Nova Darmawan, Rizqi Dayanti, Ika Ayu Anita Dedi Pria Armada Deni Danial Diego Maradona Maharduta Diego Dikpride Despa Dikpride Despa Dikpride Despa Dikpride Despa Dikpride Despa Dikpride Despa Dikpride Despa Diky Ramadhan Dimas, Muhammad Seriz Djawa, Marselinus Ndilu Landu Doni Irawan Efransyah Eko Widiyanto Endang Wahyuni Fachrial Ikram Ayusar Fahmi Farhan Nurrohmat Fauzi Antoni Antoni Febriani, Sylvawiedya Meutia Fikri Alami Fikri Alami Fikri Alami Firdha, Risty Amelia Firmansyah Firmansyah Novandaya Firnawati Sakalena Fitra, Rifandy Fransiska, Reissa Yunia Ghalih Huriarto Girinandi, I Goentur Permata Hanafi Grady Suharyono, Ivander Gusrian Putra Habib Ilham Abdullah Habibi , Budi Muhammad Habibi, Budi M. Habibi, L Hadi, Ayatullah Hanaf Qowiyyul Adib Hanafi, Goentur Permata Hartopo, Popo Haryono Haryono Hasti Riakara Husni Hasti Riakara Husni HENI FITRIANI Herianto Herry Wardono Heru Purnomo Ibrahim , Eddy Ihwan Ika Kustiani IMAM SANTIKO RAHARJO Inayati Nurlaili Indra Alfandi Ramlie Ishak Iskandar Pani Isneini, M Isneini, Mohd Jaya, Eka Putra Junianto Wika Adi Pratama Karyatama , Coco Cesar Kasy, Ferrini Kekang, Yosefi Yuanita Kristanto Usman Kumar, Hetzy Mericuri Kurnia Pawestri Primastuti Kurniawan, M. Tito Laksmi Irianti Laksmi Irianti Lanosin Lenggana, M. Kendy Leo Hari Wiryanto lexono x nadeak LOPULALAN, MARCELLO Lusmeilia Afriani Lusmeilia Afriani M Sarkowi Mardhotillah, Nur Anisa MARDIANA Mardiana Mardiana Marsela Irnawati Nuwa Masdar Helmi Matemba, Esther Elly Mebro, Helson Meiza, Ricky Melwi Melwi Mohammad Syafrizal Mohd Isneini Mohd. Isneini Mohd. Isneini Muh Sarkowi Muh. Sarkowib Muhamad Hafiz Muhammad Habibie B. Muhammad Ridho Saputra Muhammad Sarkowi Muhammad Seriz Dimas Murdapa, Fauzan Murni Muslichah, Ajeng Dafiq N.S, Masri nadeak, lexono x Nasution, Ali Napiah Ningsih, Jeni Yunita Noor Rahman, Muhammad Noor Sulistiyono Notodarmojo , S NOVA CHOIRIYYAH Nur Dewisri Fatihawati Nur ‘Azah Nurrohmat, Farhan Nurul Hidayah Otten Rinaldi Parliansyah, Parliansyah Prigato, Teja Putra, Asyrofi Miranda Putra, M Darmawan Putra, Rivaldo Hartono Putri, Ardini Yuliastri Quinta Normalita Radiansyah, Rizki Rahmad Syah Putra Rahman, Muhammad Noor Rahmanisa, Laila Indah Ramadhan, Vernady Napatino Ratrianto, Ratrianto Ratu Chintami Ria Oktaviani Sinia Rifki Imanuddin Kunto Rio Trianto RIO, M. ROMA Rio, Roma Ristama, M Alvany Veschonanda Risty Amelia Firdha Riyan Rahmawan Rizal Ardiana Rizal Ayodya Hapsoro Rizal Hermansyah Rizqi Darmawan Sabila, Thifan Arel Sandewa, Ricky Santoso, Teguh Ilman Saputra, Fauzi Saputra, Muhammad Ridho Sarinurrohman Sarkowi Satria, Fungky Andi Sep, Trisya Setiawan, Riesal Sibuea, Lungguk Sidarto, K Adji Silvia Ruhma Dewi, Niky Siti Nurul Khotimah Sri Waluyo Stephanus Martua Turnip Sugianto Sugianto Suharno Suharno , Suharno Sultan , Masri Nur Surahman, R Surya Sebayang Surya Sebayang Surya Sebayang Susanti, Sevi Susanto, Rino Abi Susilo, Hendri Suyadi Suyadi Suyadi Suyadi Taufik Muhtarom Taufik Qurrahman Trisya Septiana Turnip, Stephanus Martua Utami, Faradina Veithzal Rivai Zainal Vera Agustriana Noorhidana Vika Farida Wahyu Kurniawati Wahyudi, Ahmat Wardhani Lailia Dwi Kusuma Werena, Rosalia Dwi Widiastuti, Ari Widiatmoko , Laksi Widjatmoko, Eko Nugroho Yanuar Aulia Kamal Yolanda, Sylvia Yoriska Indah Sari YUDHO JOKO PRESETYO Yulyah Agustina Yunani, Retina Zahra, Ainaya Maudia ZUBAIDI ZUBAIDI1 Zulfi, M. Ichfan