Claim Missing Document
Check
Articles

Mengembangkan Karakter Aktif dan Mandiri Dengan Metode Experiental Learning di SD IT Alam Nurul Islam Diky Ramadhan; Inayati Nurlaili; Kurnia Pawestri Primastuti; Ratna Widyawati; Vika Farida; Taufik Muhtarom
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i2.7195

Abstract

Seorang pelajar yang aktif dan mandiri akan cenderung lebih proaktif terhadap perubahan di sekitarnya. Problem yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana membangun rasa percaya diri siswa sejak dini yang bisa dilakukan dengan pendekatan experiential learning seperti yang terapkan di SD IT Alam Nurul Islam. Secara faktual, penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif yang ditujukan untuk memberikan gambaran yang beragam dengan cara menganalisis dan memahami perilaku pelaku penelitian dalam konteks Interaksi antara siswa dan pendidik di SD Alam itu sendiri. Penelitian Kualitatif deskriptif adalah yang menggunakan data kualitatif, pendekatan dan konteks yang bersifat tekstual. Jenis pelajaran ini memadukan pengalaman aktif siswa dengan menganalisis tindakan dan proses berpikir untuk menarik kesimpulan. Siswa yang Mandiri akan memfokuskan usaha mereka untuk belajar dan tidak akan tergantung pada orang lain. Dalam cara belajar seperti ini, pengalaman belajar dibuat semenarik mungkin. Pembelajaran memerlukan pengalaman dan pengalaman pembelajaran akitif maka bisa menjadi siswa yang benar-benar aktif. Dalam konteks pembelajaran di SD IT Alam Nurul Islam, terdapat berbagai cara untuk meningkatkan aktfikitas siswa di kelas. Siswa belajar dengan cara yang saling mendukung dan mengogo dengan anak-anak kelas bersebelahan. Untuk mencapai tujuan tersebut, pembelajaran bisa dilaksanakan di luar kelas dengan cara yang menyenangkan.
ANALISA KUAT TEKAN BETON PADA PENINGKATAN JALAN PERCHA LEANPURI KOTA LUBUKLINGGAU Widiastuti, Ari; Widyawati, Ratna; Despa, Dikpride
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 4 No. 1 (2024): Prosiding SNIP Vol.4 No.1 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/snip.v4i1.352

Abstract

Material beton merupakan salah satu material penting yang sering digunakan pada pembangunan infrastruktur di Indonesia. Beton pada dasarnya adalah campuran yang terdiri dari agregat kasar dan agregat halus yang dicampur dengan air dan semen sebagai pengikat dan pengisi antara agregat kasar dan agregat halus serta kadang-kadang ditambahkan additive (Adi, 2013). Mutu beton merupakan bentuk dari pengklasifikasian jenis beton yang digunakan pada dunia konstruksi dengan mempunyai mutu atau kualitas yang berbeda. Kegagalan konstruksi dapat mengakibatkan kerugian yang tidak sebanding terhadap perencanaan awal yang dilakukan dengan baik [3]. Wiyana berpendapat bahwa kegagalan konstruksi berkaitan dengan tidak terpenuhinya kualitas dan spesifikasi teknis yang sesuai pada tahap pelaksanaan konstruksi tersebut [4]. Oleh karena itu analisis mutu yang baik terhadap konstruksi dinding penahan tanah pada proyek jalan tol sangat diperlukan. Syarat mutu dari suatu struktur beton yakni kuat tekan yang diperoleh dai hasil pengujian kuat tekan benda uji beton [5]. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui bobot mutu beton pekerjaan Peningkatan Jalan Percha Leanpuri Kota Lubuklinggau serta kesesuaian hasil akhir mutu beton dengan standar yang ada dengan metode pengumpulan data primer dan sekunder dimana Data primer adalah data yang diperoleh dari sumber asli atau sumber pertama dalam hal ini data yang penulis lakukan penelitian. Data sekunder adalah data yang sudah tersedian di berbgai sumber seperti perpustakaan, perusahan dan sumber referensi lainnya. Pengujian mutu beton / Tes kuat tekan beton K-350 untuk kegiatan pekerjaan Peningkatan Jalan Percha Leanpuri Kota Lubuklinggau dilakukan dengan mengambil sampel beton balok (15 x 15) dengan umur beton 7, 14 dan 28 hari menggunakan metoda SNI03-1974-1990. Persamaan mutu beton (Kg/Cm2) = Beban Maksimum (KG) / Luas Penampang (cm2). Berdasarkan hasil analisis pengujian Beton K-350 diatas dapat dilihat bahwa hasil rata-rata pada setiap jenis pengujian diperoleh nilai yang sudah melebihi batas standar yang ditentukan. Oleh karena itu mutu baja tulangan yang digunakan dalam proyek sudah memiliki sifat mekanis yang sesuai dengan standar yang dipersyaratkan.
Database Inventarisasi Jaringan Irigasi di Kota Lubuklinggau Berbasis Geographic Information System (GIS) Lenggana, M. Kendy; Despa, Dikpride; Widyawati, Ratna
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 4 No. 1 (2024): Prosiding SNIP Vol.4 No.1 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/snip.v4i1.548

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi mengenai data prasarana fisik jaringan irigasi di wilayah Kota Lubuklinggau sehingga dapat mempermudah dalam pengambilan kebijakan serta agar setiap program kegiatan dalam pelaksanaan pembangunan yang terkait dengan jaringan irigasi dapat berjalan dengan terarah. Metodologi yang digunakan adalah metode geotagging peta berbasis Geographic Information System (GIS). Inventarisasi jaringan irigasi dilakukan untuk mendapatkan data jumlah, dimensi, jenis, kondisi dan fungsi seluruh asset irigasi serta data ketersediaan air, nilai asset jaringan irigasi dan areal pelayanan pada setiap daerah irigasi.Inventarisasi jaringan irigasi dilaksanakan setiap tahun mengacu pada ketentuan/pedoman yang berlaku. Pelaksanaan inventarisasi jaringan irigasi ini dilaksanakan secara partisipatif melalui penelusuran jaringan irigasi. Hasil inventarisasi didapatkan panjang, lebar, bentuk dan jenis perkerasan daerah irigasi yang beragam, infrastruktur pendukung daerah irigasi seperti jalan, jembatan, plat deuker/ gorong-gorong, dan bangunan pelengkap juga terinventaris sebagai sarana dan prasarana dalam daerah irigasi Kota Lubuklinggau.Penyajian data inventaris daerah irigasi Kota Lubuklinggau dituangkan dalam laporan dan juga sistem informasi geografis dengan memanfaatkan aplikasi berbasis GIS (Geographic Information System) berupa database yang dapat diakses dan di update secara berkelanjutan.
Inventarisasi Kondisi Jembatan Kab. Musi Rawas Utara Mebro, Helson; Purba, Aleksander; Widyawati, Ratna
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 4 No. 1 (2024): Prosiding SNIP Vol.4 No.1 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/snip.v4i1.549

Abstract

Jembatan merupakan suatu konstruksi yang berfungsi untuk meneruskan jalan melalui suatu rintangan, rintangan ini biasanya jalan lain yang berupa jalan air atau jalan lalu lintas biasa. Pada umumnya jembatan yang direncanakan dapat berfungsi selama masa layan tertentu. Dalam masa layannya jembatan memerlukan pemeliharaan, karena semakin menuanya usia jembatan akan mengalami degradasi, baik disebabkan karena durabilitas material jembatan, kondisi lingkungan maupun akibat bencana alam yang dapat mengurangi kemampuan layan jembatan tersebut. Selain itu juga untuk antisipasi apabila terjadi perkembangan atau perubahan jenis dan muatan angkutan yang meningkat baik volume maupun berat muatan yang bisa lebih besar dari beban rencana (BMS, 1993). Penelitian ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan data kondisi jembatan terkini yang dapat digunakan dalam penyusunan perencanaan program jembatan di tahun berikutnya serta dapat digunakan sebagai masukan dalam perencanaan teknis jembatan. Hasil inventarisasi didapatkan jumlah jembatan dengan nilai kondisi, panjang, lebar dan jumlah bentang yang beragam. Total jembatan yang ada di Kabupaten Musi Rawas Utara adalah 103 buah jembatan dan panjang 2004 m. Jembatan terpanjang adalah Jembatan Rupit Lamo dengan panjang jembatan 178,7 m, lebar 4 m, jumlah bentang 7 buah terletak pada ruas jalan Muara Rupit – Lawang Agung.
Kajian Program Bantuan Pembangunan Rumah Layak Huni (BAPERLAHU) sebagai Upaya Pengendalian Perumahan dan Permukiman Kumuh di Desa Wiralaga Mulya, Kecamatan Mesuji, Kabupaten Mesuji Tahun 2022 Murni; Widyawati, Ratna; Purba, Aleksander
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 4 No. 1 (2024): Prosiding SNIP Vol.4 No.1 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/snip.v4i1.550

Abstract

Desa Wiralaga Mulya merupakan pusat kegiatan lokal (PKL) yaitu kawasan perkotaan yang berfungsi untuk melayani kegiatan skala kabupaten atau beberapa kecamatan. Desa Wiralaga Mulya merupakan ibukota Kabupaten Mesuji. Kegiatan ekonomi yang terdapat di Desa Wiralaga adalah kegiatan industri, perikanan dan perkebunan. Berdasarkan Surat Keputusan Bupati Mesuji Nomor B/194/I.02/HK/MSJ/2022 tentang Perubahan Atas Keputusan Bupati Mesuji Nomor B/217/I.02/HK/MSJ/2019 tentang Penetapan Lokasi Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh di Kabupaten Mesuji, Desa Wiralaga Mulya merupakan salah satu desa yang termasuk dalam kategori perumahan dan permukiman kumuh. Total luasan kumuh di Desa Wiralaga Mulya adalah 3,44 Ha dengan kategori kumuh ringan. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Mesuji membuat dan melaksanakan program Bantuan Pembangunan Rumah Layak Huni (BAPERLAHU) bagi masyarakat berpenghasilan rendah sebagai upaya pengendalian perumahan dan permukiman kumuh di Kabupaten Mesuji. Metode penelitian yang digunakan dalam pembuatan jurnal ini adalah metode deskriptif kualitatif menggunakan dua kelompok data yaitu data kualitatif dan data kuantitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini bersumber dari dokumen-dokumen rencana dan strategis sektor perumahan dan kawasan permukiman di Kabupaten Mesuji dan laporan capaian kinerja program BAPERLAHU. Penelitian ini berfokus pada program BAPERLAHU Tahun 2022 yang terdapat di Desa Wiralaga Mulya yang berada di Kecamatan Mesuji. Hasil yang diperoleh dari pelaksanaan program ini adalah berkontribusi pada penurunan tingkat kekumuhan di Desa Wiralaga Mulya, pada aspek bangunan gedung dengan indikator ketidaksesuaian bangunan hunian dengan standar teknis.
KONSEP PENATAAN DESAIN TAMAN KOTA DALAM PENGEMBANGAN INFRASTRUKTUR RUANG TERBUKA HIJAU DI KOTA SEKAYU Ariesanthy, Yenni; Widyawati, Ratna; Kustiani, Ika
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 4 No. 1 (2024): Prosiding SNIP Vol.4 No.1 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/snip.v4i1.552

Abstract

Ruang Terbuka Hijau (RTH) perkotaan adalah bagian dari ruang-ruang terbuka (open spaces) suatu wilayah perkotaan yang diisi oleh tumbuhan, tanaman dan vegetasi (endemik maupun introduksi) guna mendukung manfaat ekologis, sosial-budaya dan arsitektural yang dapat memberikan manfaat ekonomi (kesejahteraan) bagi masyarakatnya.Kawasan perkotaaan Kota Sekayu memiliki luas 264,6 Ha, yang meliputi sebagian Kelurahan Kayu Ara, Serasan Jaya, Soak Baru, dan Balai Agung ( sumber : RDTR Kota Sekayu 2005) , artinya kota Sekayu memerlukan RTH minimal 20 persen dari luas total wilayah kota yaitu 52,96 Ha sedangkan luas total RTH kota Sekayu yang sudah terbangun adalah +- 11,52 Ha.Menurut Rancangan RTRW Kabupaten Musi Banyuasin 2013 Pengembangan dan Pemanfaatan lahan untuk RTH khususnya di Kota Sekayu diperuntukan untuk Pemenuhan Kebutuhan akan areal rekreasi sebagai tempat interaksi masyarakat dikombinasikan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas Lingkungan karena Pemerintah Daerah Musi Banyuasin diberi tanggung jawab oleh Pemerintah Pusat untuk melaksanakan program local action plan atau rencana aksi kota sehat (RAKS) dengan kualitas lingkungan yang baik.Salah satu untuk mewujudkan hal tersebut perlu dibangun suatu Taman kota sebagai bagian dari Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kota yang memenuhi fungsi dari proteksi, rekreasi, estetika dan Fungsi sosial budaya lainnya .Taman Kota dapat dimanfaatkan penduduk untuk melakukan berbagai kegiatan sosial pada satu kota atau bagian wilayah kota. Taman ini dapat berbentuk sebagai lapangan hijau, yang dilengkapi dengan fasilitas rekreasi, taman bermain anak, taman bunga, taman khusus untuk lansia, fasilitas olah raga terbatas yang semua fasiltas terbuka untuk umum.
Kajian Kebutuhan Luas Lahan Pengembangan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sampah Tipe Sanitary Landfill Lubuk Binjai Kota Lubuklinggau Ihwan; Purba, Aleksander; Widyawati, Ratna
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 4 No. 1 (2024): Prosiding SNIP Vol.4 No.1 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/snip.v4i1.554

Abstract

Pengelolaan sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), hingga saat ini di Indonesia pada umumnya sudah menerapkan sistem Sanitary landfill untuk penanganan sampah di tingkat akhir. Metode Sanitary Landfill merupakan metode terbaik dibandingkan dengan metode landfill lainnya, terlebih lagi jika dibandingkan dengan Open Dumping dalam hal penanggulangan dampak negatif sampah terhadap lingkungan. TPA Lubuk Binjai Kota Lubuklinggau merupakan TPA yang didesain menggunakan sistem Sanitary Landfill yang sudah beroperasi dari tahun 2016 dan memiliki 1 sel untuk menampung sampah yang masuk ke TPA. Semakin bertambahnya volume sampah yang masuk ke TPA Lubuk Binjai menyebabkan semakin berkurangnya kapasitas penampungan sampah yang dimiliki. Peningkatan jumlah penduduk dan persentasi cakupan wilayah pelayanan serta masih ada potensi lahan pengembangan juga menjadi alasan diperlukannya penambahan area landfill pada TPA Lubuk Binjai. Oleh karena itu, dibutuhkan adanya sel baru yang bertujuan untuk dapat membantu mempanjang usia operasional TPA dalam menampung volume sampah yang masuk. Setelah melakukan perhitungan timbulan sampah didapatkan proyeksi volume sampah yang masuk ke TPA selama 10 tahun mendatang mencapai 413.727,30 m3, untuk dapat menampung volume sampah yang masuk sampai dengan 10 tahun kedepan dibutuhkan lahan TPA seluas 8,293 Hektar. Luas lahan yang tersedia di lokasi TPA Lubuk Binjai adalah seluas 25,4 ha.
Desain Engineering Detail Peningkatan Jaringan Irigasi D.I. Air Kesie I Kota Lubuklinggau Kumar, Hetzy Mericuri; Purba, Aleksander; Widyawati, Ratna
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 4 No. 1 (2024): Prosiding SNIP Vol.4 No.1 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/snip.v4i1.558

Abstract

D.I. Air Kesie I memiliki luas baku sebesar ± 347 Ha. Bangunan pengambilan air utama untuk memenuhi kebutuhan air areal persawahan D.I. Air Kesie I saat ini menggunakan bangunan free intake yang bersumber langsung dari Sungai Air Kesie. Bangunan free intake ini setiap tahun mengalami kerusakan akibat diterjang luapan Sungai Air Kesie, sehingga perlu dilakukan perbaikan/rehabilitasi secara kontinyu. Untuk itu perlu dilakukan penanganan khusus untuk mengatasi permasalahan ini. Juga pekerjaan peningkatan D.I. Air Kesie I dilakukan untuk mengembangkan areal-areal yang berpotensi dijadikan persawahan khususnya pada bagian hilir areal layanan baku D.I. Air Kesie I, sehingga diharapkan D.I. Air Kesie I mampu meningkatkan produksi pangan di Kota Lubuklinggau. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan desain penampang bangunan dan saluran irigasi, mendapatkan gambar detail desain peningkatan irigasi, mendapatkan estimasi biaya konstruksi. Metode penelitian ini adalah dilakukan dengan Pengumpulan Data Sekunder dan Studi Terdahulu, Survey Pendahuluan Lapangan, Desain Peningkatan Jaringan Irigasi. Hasil penelitian maupun analisis yang dilakukan dapat disimpulkan total service area sawah yang dapat dioptimalkan adalah seluas ± 109,30 Ha, yaitu dari sawah fungsi ± 83,80 Ha menjadi ± 193,10 Ha. 4. Estimasi biaya konstruksi pekerjaan Peningkatan Jaringan Irigasi D.I. Air Kesie I Kota Lubuklinggau adalah Rp. 12.351.720.000,00.
Pengembangan Green Corridor pada Koridor Rupit Kabupaten Musi Rawas Utara Arief, Eldowan; Purba, Aleksander; Widyawati, Ratna; Silvia Ruhma Dewi, Niky
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 4 No. 1 (2024): Prosiding SNIP Vol.4 No.1 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/snip.v4i1.560

Abstract

Kota adalah ruang yang sifatnya mati namun dapat tumbuh dan berkembang seperti organisme, dan menjadi tempat tinggal bagi beberapa ribu penduduk atau lebih. Kota Rupit merupakan perkotaan baru di Provinsi Sumatera Selatan, yang berada di sepanjang jalur arteri jalan lintas tengah Sumatera. Perkembangan infrastruktur dasar pada suatu daerah dapat mendukung aktifitas masyarakat setempat. Keberlanjutan suatu kota bergantung pada kelayakan hidup, kualitas lingkungan, dan identitasnya. Lynch (1981) membuat beberapa kriteria bahwa performa kota dapat dikatakan baik apabila memiliki vitalitas, rasa, fit, aksesibilitas, dan kontrol yang baik. Tujuan proyek Green Corridor adalah untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dari kendaraan bermotor, industri, dan aktivitas transportasi di Rupit, Indonesia. Ini akan meningkatkan kualitas udara dengan mengurangi emisi gas rumah kaca dari kendaraan bermotor. Koridor hijau akan dibangun sebagai bagian dari proyek. Ini akan mencakup vegetasi, manajemen air, dan pengurangan limbah. Penelitian kualitatif dilakukan pada 2022–2023 dan menggunakan pengumpulan data, analisis, dan interpretasi. Kondisi fisik dan sosial, konsep proyek, dan kualitas udara rusak menjadi fokus penelitian ini.
Pelaksanaan Pengawasan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun PT.X oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandar Lampung Prigato, Teja; Purba, Aleksander; Widyawati, Ratna; Wahyudi, Ahmat
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 4 No. 1 (2024): Prosiding SNIP Vol.4 No.1 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/snip.v4i1.562

Abstract

Limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) adalah zat, energi, dan/atau komponen lain yang karena sifat, konsentrasi, dan/atau jumlahnya, baik secara langsung maupun tidak langsung, dapat mencemarkan dan/atau merusak lingkungan hidup, dan/atau membahayakan lingkungan hidup, kesehatan, serta kelangsungan hidup manusia dan makhluk hidup lain. Klasifikasi limbah B3menurut Peraturan Pemerintah nomor 101 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun), limbah B3 dapat dibagi menjadi dua yaitu berdasarkan karakteristik dan berdasarkan sumbernya, dimana Limbah B3 kategori karakteristik terdiri dari dampak yang langsung terhadap manusia dan tidak langsung. Kemudian untuk Limbah B3 yang berdasarkan sumbernya terdiri dari sumber tidak spesifik, sumber spesifik dan sumber bahan kimia kadaluarsa. Oleh sebab itu perlu dilakukan pengawasan melekat baik secara langsung maupun tidak langsung oleh Instansi Pengawas Lingkungan Hidup dimana wewenang ini melekat terhadap Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandar Lampung terhadap sumber atau penghasil limbah B3 tersebut, untuk mencegah terjadinya pencemaran yang diakibatkan oleh limbah B3 dan juga sebagai alat control kepada perusahaan/industry agar dapat mengelola dan menyimpanya dengan baik sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Co-Authors Abdul Latief Gunawan Abdullah, Habib Ilham Achmad Dinan Agustian Achmad Samudra Ade Suprizal Adi , Amir Kerisna Ahmad Farid Effendy Ahmad Sahara Aini , N Aleksander Purba Alexander Purba Alexander Purba Ambarwati, Anissa Putri Amilia, Rahma Aminudin, Aminudin Aminudin, KM Andi Hermawan Andi Kusnadi Andika Wiratama Suparto Andini Frananda Andri Yulianto Anggarani Budi Ribowo Anissa Putri Ambarwati Apriansyah KM Aprilia Wijaya Apritya, Desty Ardiansyah Ardiansyah Ardini Yuliastri Putri ARI DAMAN HARIS Arief, Eldowan Ariesanthy, Yenni Aritonang, Erfan Andrianto Arlinsyah Arlinsyah Aryan Saruhian Awaludin Yoga Aziz, Sholhan Bayzoni Bayzoni Bayzoni Bayzoni, Bayzoni Bele, Alexander Joharry Leto Budhi Dharma Chatarina Niken Chatarina Niken Cheria Ayu Aditya Choiriyyah, Nova Darmawan, Rizqi Dayanti, Ika Ayu Anita Dedi Pria Armada Deni Danial Diego Maradona Maharduta Diego Dikpride Despa Dikpride Despa Dikpride Despa Dikpride Despa Dikpride Despa Dikpride Despa Dikpride Despa Diky Ramadhan Dimas, Muhammad Seriz Djawa, Marselinus Ndilu Landu Doni Irawan Efransyah Eko Widiyanto Endang Wahyuni Fachrial Ikram Ayusar Fahmi Farhan Nurrohmat Fauzi Antoni Antoni Febriani, Sylvawiedya Meutia Fikri Alami Fikri Alami Fikri Alami Firdha, Risty Amelia Firmansyah Firmansyah Novandaya Firnawati Sakalena Fitra, Rifandy Fransiska, Reissa Yunia Ghalih Huriarto Girinandi, I Goentur Permata Hanafi Grady Suharyono, Ivander Gusrian Putra Habib Ilham Abdullah Habibi , Budi Muhammad Habibi, Budi M. Habibi, L Hadi, Ayatullah Hanaf Qowiyyul Adib Hanafi, Goentur Permata Hartopo, Popo Haryono Haryono Hasti Riakara Husni Hasti Riakara Husni HENI FITRIANI Herianto Herry Wardono Heru Purnomo Ibrahim , Eddy Ihwan Ika Kustiani IMAM SANTIKO RAHARJO Inayati Nurlaili Indra Alfandi Ramlie Ishak Iskandar Pani Isneini, M Isneini, Mohd Jaya, Eka Putra Junianto Wika Adi Pratama Karyatama , Coco Cesar Kasy, Ferrini Kekang, Yosefi Yuanita Kristanto Usman Kumar, Hetzy Mericuri Kurnia Pawestri Primastuti Kurniawan, M. Tito Laksmi Irianti Laksmi Irianti Lanosin Lenggana, M. Kendy Leo Hari Wiryanto lexono x nadeak LOPULALAN, MARCELLO Lusmeilia Afriani Lusmeilia Afriani M Sarkowi Mardhotillah, Nur Anisa MARDIANA Mardiana Mardiana Marsela Irnawati Nuwa Masdar Helmi Matemba, Esther Elly Mebro, Helson Meiza, Ricky Melwi Melwi Mohammad Syafrizal Mohd Isneini Mohd. Isneini Mohd. Isneini Muh Sarkowi Muh. Sarkowib Muhamad Hafiz Muhammad Habibie B. Muhammad Ridho Saputra Muhammad Sarkowi Muhammad Seriz Dimas Murdapa, Fauzan Murni Muslichah, Ajeng Dafiq N.S, Masri nadeak, lexono x Nasution, Ali Napiah Ningsih, Jeni Yunita Noor Rahman, Muhammad Noor Sulistiyono Notodarmojo , S NOVA CHOIRIYYAH Nur Dewisri Fatihawati Nur ‘Azah Nurrohmat, Farhan Nurul Hidayah Otten Rinaldi Parliansyah, Parliansyah Prigato, Teja Putra, Asyrofi Miranda Putra, M Darmawan Putra, Rivaldo Hartono Putri, Ardini Yuliastri Quinta Normalita Radiansyah, Rizki Rahmad Syah Putra Rahman, Muhammad Noor Rahmanisa, Laila Indah Ramadhan, Vernady Napatino Ratrianto, Ratrianto Ratu Chintami Ria Oktaviani Sinia Rifki Imanuddin Kunto Rio Trianto RIO, M. ROMA Rio, Roma Ristama, M Alvany Veschonanda Risty Amelia Firdha Riyan Rahmawan Rizal Ardiana Rizal Ayodya Hapsoro Rizal Hermansyah Rizqi Darmawan Sabila, Thifan Arel Sandewa, Ricky Santoso, Teguh Ilman Saputra, Fauzi Saputra, Muhammad Ridho Sarinurrohman Sarkowi Satria, Fungky Andi Sep, Trisya Setiawan, Riesal Sibuea, Lungguk Sidarto, K Adji Silvia Ruhma Dewi, Niky Siti Nurul Khotimah Sri Waluyo Stephanus Martua Turnip Sugianto Sugianto Suharno Suharno , Suharno Sultan , Masri Nur Surahman, R Surya Sebayang Surya Sebayang Surya Sebayang Susanti, Sevi Susanto, Rino Abi Susilo, Hendri Suyadi Suyadi Suyadi Suyadi Taufik Muhtarom Taufik Qurrahman Trisya Septiana Turnip, Stephanus Martua Utami, Faradina Veithzal Rivai Zainal Vera Agustriana Noorhidana Vika Farida Wahyu Kurniawati Wahyudi, Ahmat Wardhani Lailia Dwi Kusuma Werena, Rosalia Dwi Widiastuti, Ari Widiatmoko , Laksi Widjatmoko, Eko Nugroho Yanuar Aulia Kamal Yolanda, Sylvia Yoriska Indah Sari YUDHO JOKO PRESETYO Yulyah Agustina Yunani, Retina Zahra, Ainaya Maudia ZUBAIDI ZUBAIDI1 Zulfi, M. Ichfan