p-Index From 2021 - 2026
12.537
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Mimbar Sekolah Dasar Pedagogia: Jurnal Pendidikan Jurnal Manajemen & Supervisi Pendidikan Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Jurnal Administrasi Pendidikan Indonesia JPI Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar IRJE (Indonesian Research Journal in Education) Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Batoboh : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Basicedu Journal on Education EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Jurnal Lentera Pendidikan Pusat Penelitian LPPM UM Metro Academy of Education Journal Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Jurnal Educatio FKIP UNMA AS-SABIQUN: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini EARR Indonesian Journal of Instructional Media and Model Eduproxima : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Jurnal Pasca Dharma Pengabdian Masyarakat International Journal of Educational Management and Innovation (IJEMI) Didaktika: Jurnal Kependidikan Indonesian Journal of Elementary Education (IJOEE) Indo-MathEdu Intellectuals Journal Didaktis: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Journal of Education Research Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Humanis Jurnal Cakrawala Pendas Journal of General Education and Humanities Edu Research : Jurnal Penelitian Pendidikan Jurnal Basicedu PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran JGK (Jurnal Guru Kita) Innovative: Journal Of Social Science Research Science and Education Journal Walada: Journal of Primary Education QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Riemann : Research of Mathematics and Mathematics Education Edukasi Jurnal Elementaria Edukasia Journal of Current Studies in SDGs Journal of Current Studies in SDGs
Claim Missing Document
Check
Articles

Efektifitas Media Pop-Up Book terhadap Peningkatan Literasi Sains di Kelas IV pada Materi Tumbuhan Yuliyana Yuliyana; Cucun Sunaengsih; Atep Sujana
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol. 9 No. 3 (2024): Edisi September 2024
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v9i3.1313

Abstract

Learning oriented towards scientific literacy has not been fully implemented well in learning. Training to fulfill these abilities can be trained since elementary school. The low ranking of scientific literacy in Indonesia in PISA data is a necessity to modify learning that is oriented towards scientific literacy, especially science learning. This research aims to determine the effectiveness of media in increasing the scientific literacy skills of students in elementary schools using pop-up book media. This research uses the Pre-Experiment Design (non-design) method with One-Group Pretest-Posttest Design. The research subjects consisted of 34 class IV students. Research data was obtained from expert validation on the media to be used and the effectiveness of the media using pretest and posttest written tests. The results of this research show that the pop-up book media obtained a material expert validation score of 88.09% in the very feasible category and a media expert validation score of 94.83% in the very feasible category. Then, the results of the pop-up book effectiveness test using pretest and posttest showed an N-Gain result of 0.6273 in the "quite effective" category. So it can be concluded that pop-up book media can be used to train and improve scientific literacy skills in elementary schools. The use of pop-up book media is expected to be able to improve students' scientific literacy skills in the aspects of content, context, process and attitudes towards science.
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN POP-UP BOOK PADA MATERI PECAHAN TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP Destiyanti Putri; Maulana Maulana; Cucun Sunaengsih
JURNAL LENTERA [PENDIDIKAN PUSAT PENELITIAN LPPM UM METRO] Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Lentera Pendidikan Pusat Penelitian LPPM UM Metro
Publisher : LPPM UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jlpp.v9i1.3445

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui media pembelajaran Pop-Up Book memiliki pengaruh terhadap kemampuan pemahaman konsep pembelajaran matematika pada materi pecahan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Dengan subjek penelitian yang dipilih adalah peserta didik kelas II MI Ketib Sumedang sebanyak 35 orang. Instrumen yang digunakan untuk mengukur kemampuan pemahaman konsep adalah tes, tes ini berupa pretest dan posttest. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa media pembelajaran Pop-Up Book dapat berpengaruh terhadap kemampuan pemahaman konsep peserta didik kelas II MI Ketib Sumedang, karena terjadinya peningkatan setelah diberikan perlakuan berupa pembelajaran. Maka media pembelajaran Pop-Up Book dianggap efektif untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep pada materi pecahan.
Measuring Student Readiness for Independent Learning Programs in Higher Education to Support SDG 4: Quality Education Muthahharah Thahir; Widiawati Widiawati; Ananda Rachmaniar; Cucun Sunaengsih
Journal of Current Studies in SDGs Vol. 2 No. 2 (2026): June
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Sabilul Muttaqin Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63230/jocsis.2.2.181

Abstract

Objective: To measure the level of student readiness for participating in the Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Program at higher education institutions, particularly at Ma’soem University. Method: The study employed a quantitative survey method. Data were collected from 112 students selected from a population of 935 students using the Slovin formula. A Likert-scale questionnaire was used to assess three dimensions of readiness: physical readiness, psychological readiness, and material readiness. Instrument validity and reliability were tested, yielding a Cronbach’s Alpha of 0.960. Results: The findings revealed that students’ readiness to participate in the MBKM program was in the “Good” category, with an achievement percentage of 80.81%. Although overall readiness was satisfactory, the material readiness dimension, particularly the learning-recording sub-indicator, required further improvement. Novelty: This study proposes a comprehensive readiness assessment framework for Independent Learning Programs (MBKM) by simultaneously evaluating students’ physical, psychological, and material readiness. The framework contributes to SDG 4 (Quality Education) by providing evidence-based information to support inclusive, student-centered, and effective implementation of independent learning programs in higher education while identifying specific readiness dimensions that require improvement.
Pengaruh Pendekatan Pembelajaran Mendalam Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas IV Pada Materi Fotosintesis Siti Omala; Regina Lichteria Panjaitan; Cucun Sunaengsih
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.362

Abstract

Penelitian ini ditujukan untuk dapat mengetahui pengaruh pendekatan pembelajaran mendalam terhadap peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa kelas IV materi fotosintesis. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan model nonequivalent control group design. Sampel yang digunakan berjumlah 56 siswa dengan masing-masing kelas berjumlah 28 siswa. Penentuan dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol menggunakan random sampling yang menunjukkan kelas A untuk kelas eksperimen menggunakan pendekatan pembelajaran mendalam dan kelas B untuk kelas kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Tes yang diberikan berupa soal essay  dengan indikator berpikir kritis, yang diberikan saat pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah diberikan perlakukan, hasil nilai rata-rata memiliki peningkatan terhadap keterampilan berpikir kritis yakni kelas eksperimen sebesar 73,79, sedangkan pada kelas kontrol sebesar 60,68. Selanjutnya, hasil hipotesis menunjukkan bahwa kelas eksprimen dan kelas kontrol sama-sama memiliki pengaruh terhadap keterampilan berpikir kritis yang menunjukkan nilai siginfikasi (p <  0,05). Namun, kedua kelas tersebut memiliki perbedaan pengaruh terhadap keterampilan berpikir kritis dengan menunjukkan bahwa kelas eksperimen memiliki pengaruh yang lebih tinggi yakni sebesar 61,64% yang masuk dalam katogori cukup efektif, sedangkan kelas kontrol memiliki pengaruh sebesar 42,96 yang masuk kategori kurang efektif. Dengan demikian, pendekatan pembelajaran mendalam cukup efektif untuk digunakan sebagai alternatif strategi pembelajaran dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis.
Pengaruh Penggunaan Google Lens Terhadap Kemampuan Identifikasi Tumbuhan Siswa Kelas IV Pada Pembelajaran IPAS Sekolah Dasar Arcelia Vernanda; Regina Lichteria Panjaitan; Cucun Sunaengsih
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.683

Abstract

Kemampuan identifikasi tumbuhan merupakan salah satu keterampilan penting dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar yang mendukung pemahaman konsep keanekaragaman hayati dan klasifikasi makhluk hidup. Namun, kemampuan tersebut masih tergolong rendah karena pembelajaran cenderung bersifat konvensional dan belum memanfaatkan teknologi digital secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan Google Lens terhadap kemampuan identifikasi tumbuhan siswa kelas IV sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment dan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri atas 60 siswa kelas IV yang terbagi ke dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan identifikasi tumbuhan yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, uji-t, dan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai kelas eksperimen meningkat dari 55,47 menjadi 71,00, sedangkan kelas kontrol meningkat dari 53,93 menjadi 66,47. Nilai N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,3488 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 0,2663. Meskipun hasil uji independent sample t-test menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok (Sig. = 0,081 > 0,05), penggunaan Google Lens memberikan dampak terhadap peningkatan kemampuan identifikasi tumbuhan siswa melalui pembelajaran yang lebih interaktif, kontekstual, dan berbasis teknologi.
Pengaruh Model Pembelajaran Predict-Observe-Explain terhadap Kecerdasan Logis Matematis Siswa Kelas IV SD Lisdiana Utami; Cucun Sunaengsih; Regina Lichteria Panjaitan
AS-SABIQUN Vol 8 No 4 (2026): JULI
Publisher : Pendidikan Islam Anak Usia Dini STIT Palapa Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36088/assabiqun.v8i4.6278

Abstract

This study was motivated by the limited implementation of learning models that specifically develop elementary school students’ logical-mathematical intelligence in science learning. Although the Predict-Observe-Explain (POE) model has been widely used, studies linking it to logical-mathematical intelligence remain limited. This study aims to analyze the implementation and influence of the POE learning model on the logical-mathematical intelligence of fourth-grade students on the topic of changes in states of matter. This study employed a quantitative approach with a quasi-experimental method and a non-equivalent control group design. The research sample consisted of 35 students in the experimental group and 30 students in the control group, determined using a saturated sampling technique. Data were collected through observation, pretest, and posttest and were then analyzed through statistical tests. The results showed that the implementation of POE learning was carried out very well and had a significant effect on improving students’ logical-mathematical intelligence, with a significance value of 0.000 (< 0.05). The improvement score in the experimental class was also higher than that in the control class, namely 0.4577 > 0.2331. These findings affirm that students’ active involvement in the predict, observe, and explain stages contributes to the development of logical-mathematical intelligence. The conclusion of this study indicates that the POE learning model is effective for developing students’ logical-mathematical intelligence in science learning. The implications of this study provide practical contributions for teachers in designing science learning that is more active, meaningful, and oriented toward strengthening elementary school students’ logical-mathematical thinking skills.
Analisis Penggunaan Tes Diagnostik Three Tier Untuk Mengidentifikasi Miskonsepsi Siswa Kelas IV SD Abel Naila Adiba Sumarna; Cucun Sunaengsih; Rana Gustian Nugraha
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 4 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/pijar.v4i3.1711

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya miskonsepsi siswa pada materi Kebudayaan Indonesia yang dapat memengaruhi pemahaman konsep dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan tes diagnostik three-tier dalam mengidentifikasi miskonsepsi, mengetahui bentuk miskonsepsi yang paling dominan, serta mengungkap faktor-faktor penyebab terjadinya miskonsepsi pada siswa kelas IV SD. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes diagnostik three-tier, wawancara guru dan siswa, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tes diagnostik three-tier efektif digunakan untuk mendeteksi miskonsepsi siswa karena mampu mengidentifikasi jawaban, alasan, dan tingkat keyakinan siswa secara bersamaan. Bentuk miskonsepsi yang paling dominan adalah miskonsepsi parsial dengan persentase sebesar 29%, yang menunjukkan bahwa siswa mampu menjawab benar tetapi belum memahami alasan konseptual secara utuh. Miskonsepsi siswa dipengaruhi oleh pemahaman yang masih bersifat hafalan, kesalahan menghubungkan konsep budaya, keterbatasan pengalaman budaya, pengaruh lingkungan, serta penggunaan media pembelajaran yang kurang konkret. Dengan demikian, penggunaan tes diagnostik three-tier dapat membantu guru memahami letak miskonsepsi siswa secara lebih mendalam sehingga dapat merancang pembelajaran yang lebih kontekstual, interaktif, dan bermakna.
Peningkatan Literasi Sains Pada Materi Tata Surya Melalui Penerapan Model Problem Based Learning Berbantuan Augmented Reality Amalia Yoharti; Ali Ismail; Cucun Sunaengsih
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 3: Juni 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v10.i3.74864

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan literasi sains siswa kelas V pada mata pelajaran IPAS melalui model Problem Based Learning berbantuan Augmented Reality. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experimental tipe non-equivalent control group, penelitian ini melibatkan masing-masing 30 siswa pada kelas eksperimen dan kontrol di Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon. Instrumen yang digunakan berupa 16 butir tes uraian dan lembar observasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji nonparametrik Mann Whitney karena data tidak memenuhi asumsi parametrik. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata kelas eksperimen melonjak dari 46,00 menjadi 81,57, sedangkan kelas kontrol hanya dari 45,43 menjadi 57,57. Hal ini diperkuat uji N-Gain, di mana kelas eksperimen mencapai 66% (kriteria sedang) dan kelas kontrol 21% (kriteria rendah). Uji Mann Whitney menghasilkan nilai Sig. 2-tailed 0,000 (< 0,05), membuktikan adanya perbedaan signifikan. Kesimpulannya, model Problem Based Learning berbantuan Augmented Reality efektif meningkatkan literasi sains siswa.
Analisis Komparatif Efektivitas Media Papan Nilai Tempat terhadap Pemahaman Konsep Matematis Siswa Adela Nur Intani; Maulana Maulana; Cucun Sunaengsih
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 3: Juni 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v10.i3.75005

Abstract

Pemahaman konsep siswa pada materi nilai tempat bilangan masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh penggunaan media papan nilai tempat terhadap pemahaman konsep siswa dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen dan desain non-equivalent control group design. Sampel penelitian terdiri atas 62 siswa, yaitu 32 siswa kelas eksperimen dan 30 siswa kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui tes uraian pemahaman konsep dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon, uji Independent Sample t-test, analisis N-gain, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai kelas eksperimen meningkat dari 57,22 menjadi 73,92 dengan N-gain 0,4073, sedangkan kelas kontrol meningkat dari 45,53 menjadi 62,25 dengan N-gain 0,3228. Koefisien determinasi menunjukkan kontribusi media papan nilai tempat sebesar 42% dan pembelajaran konvensional sebesar 39,43%. Namun, hasil uji hipotesis menunjukkan tidak terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara kedua kelompok (p = 0,270 ≥ 0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa media papan nilai tempat belum terbukti lebih efektif dibandingkan pembelajaran konvensional. Hasil tersebut diduga dipengaruhi oleh perbedaan kemampuan awal siswa serta penggunaan media yang belum optimal selama pembelajaran.
Media Project Cat Walk Berbasis Scratch pada Materi Pola Bilangan: Dampaknya terhadap Kemampuan Berpikir Logis Matematis Siswa Sekolah Dasar Ratih Ambar Sari; Cucun Sunaengsih; Isrok’atun Isrok’atun
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 3: Juni 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v10.i3.75093

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir logis matematis siswa akibat pembelajaran konvensional yang monoton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Project Cat Walk berbasis Scratch terhadap kemampuan berpikir logis matematis siswa kelas IV sekolah dasar pada materi pola bilangan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group. Melalui teknik purposive sampling, terpilih sampel sebanyak 55 siswa kelas IV di Kota Depok, yang terbagi menjadi 27 siswa kelas eksperimen (Project Cat Walk berbasis Scratch) dan 28 siswa kelas kontrol (pembelajaran konvensional). Instrumen pengumpulan data menggunakan tes kemampuan berpikir logis matematis. Hasil penelitian menunjukkan kelas eksperimen mengalami peningkatan nilai rata-rata dari pretest 51,1 menjadi posttest 71,7 (N-Gain 0,46). Sementara itu, kelas kontrol meningkat dari pretest 50,7 menjadi posttest 60,7 (N-Gain 0,18). Berdasarkan hasil tersebut, disimpulkan bahwa terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan, di mana penggunaan Project Cat Walk berbasis Scratch memberikan pengaruh positif yang lebih tinggi dibandingkan pembelajaran konvensional.
Co-Authors Aah Ahmad Syahid Aah Ahmad Syahid, Aah Ahmad Aan Komariah Aan Komariah Abel Naila Adiba Sumarna Adela Nur Intani Adilah, Raisya Rahma Aeni, Nita Nur Akbar, Moch Rizkia Alam Gymnastiar Ali Ismail Ali Sudin Ali Sudin Ali, Enjang Yusup Alifia, Silvy Lafthi Alkiftiyah, Mariyah Allwatie, Miar Amalia Yoharti Amalia, Kaniati Amalia, Nindia Amanina, Syahidah Asma Amelia Karlina, Dety Aminudin Aminudin Ananda Rachmaniar Anggarani, Mayang Anggarani, Mayang Anggia, Jastiana Ani Nur Aeni, Ani Nur Ani, A. Anisa Rahmaniyah Anugrah, Dini Arcelia Vernanda Atep Sujana Atep Sujana Aura Meissa Aurora, Urfi Azzahra, Syabilla Badrud Tamam Cahyani, Widya Dwi Cepi Triatna, Cepi Dadan Djuanda Dadan Djuanda, Dadan Dadan Nugraha Dadang Kurnia, Dadang Dede Tatang Sunarya Dede Tatang Sunarya Dedy Achmad Kurniady Destiyanti Putri Dety Amelia Karlina Diana Fatimah Ratnasari Dwi Kemaliah, Lula Elin Rosalin Faizal, Ajie FANDI ACHMAD Fatimah, Fatmah Hafsari Fitriyani Fitriyani Gerry Fedian Gustiana, Rina Hadiyani, Nurani Hana Fitriani Hardani, Nadia Sumaya Hartini, Nani Ima Rahmawati Irawati, Riana Irma Aulia Isrokatun Isrokatun Isrok’atun Isrok’atun Isrok’atun, Isrok’atun ISTIQOMAH, IIS Jannah, Sri Rodiyatul Jatnika, Jamil Jatnika, Widuri Tresnawati Jayadinata, Asep Kurnia Jihan Saidatul Hasinah Julaeha, Eha Siti Julia Julia Julia Julia Julia, J. Juneli, Juni Artha Juni Artha Juneli Kamilah, Nayla Rosiana Karlina, Dety Amelia Khairunnisa, Ajeng Alya Kurniatun, Taufani C. Lala Shofhatun Nida Latifah Latifah Lisdiana Utami Listy Sri Mulyani Luthfi Luthfi, Luthfi Maharani, Kania Maulana Maulana Maulana Maulana Maulana, Maulana Maulana, M. Mayang Anggarani Meilinda, Ghina Meisarah, Epita Mustasphia, Anggi Niswa Muthahharah Thahir Muthahharah Thahir Muthahharah Thahir Muyasaroh, Kunti Naelin, Syifa Diana Nela Nurmalasari Novi Rahmawati Nugraha Suharto Nugraha Suharto Nurafifah, Tias Siti Nuraisyah, Iis Nurdinah Hanifah Nurfadhillah, Nanda Nurfatmala, Silmaulan Nurfatmala, Silmaulan Nurhayati, Siti Annisa Nusyaebah, Anisa Nadya Oktaviani, Nurjamilah Oktaviani, Sabrina Dwi Paridah, Anisa Nur Patmawati, Pupun Pebiantina, Sanita Prana Dwija Iswara, Prana Dwija Primadi, Diaz Andhika Putri, Agusty Yarsiska Putri, Destiyanti Putri, Lala Sulistia Putri, Zakia Eka Rahayu, Dita Rahmafinia, Wulan Rahmawati, Resti Ramdayani, Nurlaila Rana Gustian Nugraha Rana Gustian Nugraha Rana Gustian Nugraha, Rana Gustian Ratih Ambar Sari Razakia Azhara, Akbar Regina Lichteria Panjaitan Rena Rohmawati Reza Mahendra Riana Irawati Rifa’ul Khulqi Rizka Amalia Rizkia, Zakiyah Septia Rohaeti, Popoh Rohaeti, Popon Rohmawati, Rena S Silfiany Safarina, Nadia Safitri, Bunga Sahmanita, Riqqah Salsabila Saleha, Zahra Salsabil, Syifa Hanifa Salsabilla Ramadhanti Santika, Ajeng Amalia Sartika, Santi SATRIYAS ILYAS Septi Aditia Ahmad Setiawardani, Wawan Silfiani, Sindy Siti Afifah Khoirul Muslim SITI MARYAM Siti Nur Haslinda Siti Omala Solihah, Endang Sujana, Asep sutarsih, cicih Thahir, Muthahharah Trisnawati, Inne Wulan Ummi Muthi'ah Zaujaha Vina Amalia Ramadhan Viona Ratna Sariputri Wafa, Agung Ali Wahyuni, Irene Fitriana Wardani, Yusi Yustiani Wawan Setiawardani Widiawati Widiawati Wigalina, Suci Wijayanti, Sakti Wina Puspita Wirdiyana, Adhista Ayu Yasmin, Elza Alida Yogi Fernando, Yogi Yolanda S, Monika Yuliana Yuliana Yuliyana Yuliyana Yusuf Ali, Enjang Zahwa Imala Zidane Ardiansyah Zidane Ardiansyah