p-Index From 2021 - 2026
12.791
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Mimbar Sekolah Dasar Pedagogia: Jurnal Pendidikan Jurnal Manajemen & Supervisi Pendidikan Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Jurnal Administrasi Pendidikan Indonesia JPI Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar IRJE (Indonesian Research Journal in Education) Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Batoboh : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Basicedu Journal on Education EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Jurnal Lentera Pendidikan Pusat Penelitian LPPM UM Metro Academy of Education Journal Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) JURNAL PENDIDIKAN MIPA Jurnal Educatio FKIP UNMA AS-SABIQUN: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini EARR Indonesian Journal of Instructional Media and Model Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Jurnal Pasca Dharma Pengabdian Masyarakat International Journal of Educational Management and Innovation (IJEMI) Didaktika: Jurnal Kependidikan Indonesian Journal of Elementary Education (IJOEE) Indo-MathEdu Intellectuals Journal Didaktis: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Journal of Education Research Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Humanis Jurnal Cakrawala Pendas Journal of General Education and Humanities Edu Research : Jurnal Penelitian Pendidikan Jurnal Basicedu PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Venn: Journal of Sustainable Innovation on Education, Mathematics and Natural Sciences JGK (Jurnal Guru Kita) Innovative: Journal Of Social Science Research Science and Education Journal Walada: Journal of Primary Education QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Riemann : Research of Mathematics and Mathematics Education Edukasi Jurnal Elementaria Edukasia Journal of Current Studies in SDGs Journal of Current Studies in SDGs
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Penggunaan Google Lens Terhadap Kemampuan Identifikasi Tumbuhan Siswa Kelas IV Pada Pembelajaran IPAS Sekolah Dasar Arcelia Vernanda; Regina Lichteria Panjaitan; Cucun Sunaengsih
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.683

Abstract

Kemampuan identifikasi tumbuhan merupakan salah satu keterampilan penting dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar yang mendukung pemahaman konsep keanekaragaman hayati dan klasifikasi makhluk hidup. Namun, kemampuan tersebut masih tergolong rendah karena pembelajaran cenderung bersifat konvensional dan belum memanfaatkan teknologi digital secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan Google Lens terhadap kemampuan identifikasi tumbuhan siswa kelas IV sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment dan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri atas 60 siswa kelas IV yang terbagi ke dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan identifikasi tumbuhan yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, uji-t, dan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai kelas eksperimen meningkat dari 55,47 menjadi 71,00, sedangkan kelas kontrol meningkat dari 53,93 menjadi 66,47. Nilai N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,3488 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 0,2663. Meskipun hasil uji independent sample t-test menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok (Sig. = 0,081 > 0,05), penggunaan Google Lens memberikan dampak terhadap peningkatan kemampuan identifikasi tumbuhan siswa melalui pembelajaran yang lebih interaktif, kontekstual, dan berbasis teknologi.
Pengaruh Model Pembelajaran Predict-Observe-Explain terhadap Kecerdasan Logis Matematis Siswa Kelas IV SD Lisdiana Utami; Cucun Sunaengsih; Regina Lichteria Panjaitan
AS-SABIQUN Vol 8 No 4 (2026): JULI
Publisher : Pendidikan Islam Anak Usia Dini STIT Palapa Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36088/assabiqun.v8i4.6278

Abstract

This study was motivated by the limited implementation of learning models that specifically develop elementary school students’ logical-mathematical intelligence in science learning. Although the Predict-Observe-Explain (POE) model has been widely used, studies linking it to logical-mathematical intelligence remain limited. This study aims to analyze the implementation and influence of the POE learning model on the logical-mathematical intelligence of fourth-grade students on the topic of changes in states of matter. This study employed a quantitative approach with a quasi-experimental method and a non-equivalent control group design. The research sample consisted of 35 students in the experimental group and 30 students in the control group, determined using a saturated sampling technique. Data were collected through observation, pretest, and posttest and were then analyzed through statistical tests. The results showed that the implementation of POE learning was carried out very well and had a significant effect on improving students’ logical-mathematical intelligence, with a significance value of 0.000 (< 0.05). The improvement score in the experimental class was also higher than that in the control class, namely 0.4577 > 0.2331. These findings affirm that students’ active involvement in the predict, observe, and explain stages contributes to the development of logical-mathematical intelligence. The conclusion of this study indicates that the POE learning model is effective for developing students’ logical-mathematical intelligence in science learning. The implications of this study provide practical contributions for teachers in designing science learning that is more active, meaningful, and oriented toward strengthening elementary school students’ logical-mathematical thinking skills.
Analisis Penggunaan Tes Diagnostik Three Tier Untuk Mengidentifikasi Miskonsepsi Siswa Kelas IV SD Abel Naila Adiba Sumarna; Cucun Sunaengsih; Rana Gustian Nugraha
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 4 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/pijar.v4i3.1711

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya miskonsepsi siswa pada materi Kebudayaan Indonesia yang dapat memengaruhi pemahaman konsep dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan tes diagnostik three-tier dalam mengidentifikasi miskonsepsi, mengetahui bentuk miskonsepsi yang paling dominan, serta mengungkap faktor-faktor penyebab terjadinya miskonsepsi pada siswa kelas IV SD. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes diagnostik three-tier, wawancara guru dan siswa, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tes diagnostik three-tier efektif digunakan untuk mendeteksi miskonsepsi siswa karena mampu mengidentifikasi jawaban, alasan, dan tingkat keyakinan siswa secara bersamaan. Bentuk miskonsepsi yang paling dominan adalah miskonsepsi parsial dengan persentase sebesar 29%, yang menunjukkan bahwa siswa mampu menjawab benar tetapi belum memahami alasan konseptual secara utuh. Miskonsepsi siswa dipengaruhi oleh pemahaman yang masih bersifat hafalan, kesalahan menghubungkan konsep budaya, keterbatasan pengalaman budaya, pengaruh lingkungan, serta penggunaan media pembelajaran yang kurang konkret. Dengan demikian, penggunaan tes diagnostik three-tier dapat membantu guru memahami letak miskonsepsi siswa secara lebih mendalam sehingga dapat merancang pembelajaran yang lebih kontekstual, interaktif, dan bermakna.
Peningkatan Literasi Sains Pada Materi Tata Surya Melalui Penerapan Model Problem Based Learning Berbantuan Augmented Reality Amalia Yoharti; Ali Ismail; Cucun Sunaengsih
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 3: Juni 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v10.i3.74864

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan literasi sains siswa kelas V pada mata pelajaran IPAS melalui model Problem Based Learning berbantuan Augmented Reality. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experimental tipe non-equivalent control group, penelitian ini melibatkan masing-masing 30 siswa pada kelas eksperimen dan kontrol di Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon. Instrumen yang digunakan berupa 16 butir tes uraian dan lembar observasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji nonparametrik Mann Whitney karena data tidak memenuhi asumsi parametrik. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata kelas eksperimen melonjak dari 46,00 menjadi 81,57, sedangkan kelas kontrol hanya dari 45,43 menjadi 57,57. Hal ini diperkuat uji N-Gain, di mana kelas eksperimen mencapai 66% (kriteria sedang) dan kelas kontrol 21% (kriteria rendah). Uji Mann Whitney menghasilkan nilai Sig. 2-tailed 0,000 (< 0,05), membuktikan adanya perbedaan signifikan. Kesimpulannya, model Problem Based Learning berbantuan Augmented Reality efektif meningkatkan literasi sains siswa.
Analisis Komparatif Efektivitas Media Papan Nilai Tempat terhadap Pemahaman Konsep Matematis Siswa Adela Nur Intani; Maulana Maulana; Cucun Sunaengsih
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 3: Juni 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v10.i3.75005

Abstract

Pemahaman konsep siswa pada materi nilai tempat bilangan masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh penggunaan media papan nilai tempat terhadap pemahaman konsep siswa dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen dan desain non-equivalent control group design. Sampel penelitian terdiri atas 62 siswa, yaitu 32 siswa kelas eksperimen dan 30 siswa kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui tes uraian pemahaman konsep dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon, uji Independent Sample t-test, analisis N-gain, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai kelas eksperimen meningkat dari 57,22 menjadi 73,92 dengan N-gain 0,4073, sedangkan kelas kontrol meningkat dari 45,53 menjadi 62,25 dengan N-gain 0,3228. Koefisien determinasi menunjukkan kontribusi media papan nilai tempat sebesar 42% dan pembelajaran konvensional sebesar 39,43%. Namun, hasil uji hipotesis menunjukkan tidak terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara kedua kelompok (p = 0,270 ≥ 0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa media papan nilai tempat belum terbukti lebih efektif dibandingkan pembelajaran konvensional. Hasil tersebut diduga dipengaruhi oleh perbedaan kemampuan awal siswa serta penggunaan media yang belum optimal selama pembelajaran.
Media Project Cat Walk Berbasis Scratch pada Materi Pola Bilangan: Dampaknya terhadap Kemampuan Berpikir Logis Matematis Siswa Sekolah Dasar Ratih Ambar Sari; Cucun Sunaengsih; Isrok’atun Isrok’atun
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 3: Juni 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v10.i3.75093

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir logis matematis siswa akibat pembelajaran konvensional yang monoton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Project Cat Walk berbasis Scratch terhadap kemampuan berpikir logis matematis siswa kelas IV sekolah dasar pada materi pola bilangan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group. Melalui teknik purposive sampling, terpilih sampel sebanyak 55 siswa kelas IV di Kota Depok, yang terbagi menjadi 27 siswa kelas eksperimen (Project Cat Walk berbasis Scratch) dan 28 siswa kelas kontrol (pembelajaran konvensional). Instrumen pengumpulan data menggunakan tes kemampuan berpikir logis matematis. Hasil penelitian menunjukkan kelas eksperimen mengalami peningkatan nilai rata-rata dari pretest 51,1 menjadi posttest 71,7 (N-Gain 0,46). Sementara itu, kelas kontrol meningkat dari pretest 50,7 menjadi posttest 60,7 (N-Gain 0,18). Berdasarkan hasil tersebut, disimpulkan bahwa terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan, di mana penggunaan Project Cat Walk berbasis Scratch memberikan pengaruh positif yang lebih tinggi dibandingkan pembelajaran konvensional.
Pengembangan Media Berbasis Google Sites dengan Memanfaatkan Cerita Rakyat untuk Pembelajaran Menulis Surat Pribadi di Sekolah Dasar Aura Meissa; Cucun Sunaengsih; Prana Dwija Iswara
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 3: Juni 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v10.i3.75094

Abstract

Siswa kelas IV sekolah dasar sering kesulitan menemukan dan mengembangkan gagasan ketika menulis surat pribadi, sehingga menghasilkan tulisan yang cenderung meniru contoh dan belum memenuhi struktur surat yang lengkap. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis Google Sites yang memanfaatkan cerita rakyat sebagai stimulus untuk menulis surat pribadi dan untuk menentukan tingkat kelayakan media yang dikembangkan. Studi ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE, yang mencakup tahapan analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek penelitian terdiri dari seorang guru kelas IV, tiga ahli media, empat ahli materi, serta 29 siswa kelas IV pada salah satu sekolah dasar negeri di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, angket ahli media, angket ahli materi, dan angket respons siswa. Data dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif menggunakan rumus persentase kelayakan. Hasil menunjukkan bahwa media yang dikembangkan termasuk dalam kategori sangat layak, dengan persentase 95,18% dari ahli media, 96,05% dari ahli materi, dan 86,76% dari respons siswa. Media ini terbukti sangat efektif dalam membantu siswa mengeksplorasi gagasan, menyusun isi surat dengan lebih terarah, dan meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran.
Pengaruh Model Role Playing Berbantuan Kartu Informasi Digital Terhadap Keterampilan Berbicara Siswa Kelas IV Gerry Fedian; Cucun Sunaengsih; Prana Dwija Iswara
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.619

Abstract

Keterampilan berbicara merupakan salah satu komponen krusial dalam pendidikan dasar yang berfungsi membentuk kemampuan siswa dalam mengekspresikan ide secara aktif dan komunikatif. Namun, kondisi di lapangan menunjukkan rendahnya keterampilan ini akibat pembelajaran konvensional yang berpusat pada guru, yang memicu keterbatasan keterampilan bahasa, rendahnya rasa percaya diri, serta kecemasan berkomunikasi (communication cemas ) pada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh, perbedaan, dan efektivitas penerapan model pembelajaran Role Playing berbantuan Kartu Informasi Digital terhadap keterampilan berbicara siswa kelas IV sekolah dasar. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen (Non-Equivalent Control Group Design), sampel penelitian dipilih melalui teknik purposive sampling yang melibatkan 32 siswa kelas IV SDN Panyingkiran II sebagai kelas eksperimen dan 35 siswa kelas IV SDN Panyingkiran III sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan melalui instrumen tes unjuk kerja menceritakan kembali cerita rakyat yang dinilai berdasarkan aspek kebahasaan dan non-kebahasaan, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil uji hipotesis (Uji Wilcoxon) membuktikan adanya pengaruh signifikan dengan nilai signifikansi 0,000 (<0,05) serta peningkatan rerata skor post-test kelas eksperimen secara drastis dari 15,75 menjadi 22,31. Selanjutnya analisis N-Gain Score menunjukkan bahwa kelas eksperimen mencapai indeks efektivitas sebesar 80,86% (kategori efektif), jauh melampaui kelas kontrol yang hanya mencapai 26,03% (kategori tidak efektif). Kesimpulannya, model integrasi Role Playing berbantuan Kartu Informasi Digital terbukti secara empiris sangat efektif meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas IV sekolah dasar sekaligus sukses mereduksi hambatan kecemasan berbahasa anak.
Pengaruh Penggunaan Virtual PhET pada Materi Rangkaian Listrik terhadap Keterampilan Proses Sains Siswa SD Ummi Muthi'ah Zaujaha; Cucun Sunaengsih; Regina Lichteria Panjaitan
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 6 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i6.2667

Abstract

Keterampilan proses sains merupakan salah satu kemampuan penting yang perlu dikembangkan dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar. Namun, keterampilan proses sains siswa pada materi rangkaian listrik masih tergolong rendah karena pembelajaran cenderung berpusat pada guru dan kurang memberikan pengalaman ilmiah secara langsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan Virtual PhET pada materi rangkaian listrik terhadap keterampilan proses sains siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri atas 32 siswa kelas eksperimen dan 30 siswa kelas kontrol. Instrumen penelitian berupa tes keterampilan proses sains dan lembar observasi. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji homogenitas, uji beda rata-rata, dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai keterampilan proses sains pada kelas eksperimen meningkat dari 47 menjadi 77, sedangkan pada kelas kontrol meningkat dari 46 menjadi 69. Nilai rata-rata N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,55 dan kelas kontrol sebesar 0,37 dengan kategori sedang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Virtual PhET berpengaruh terhadap keterampilan proses sains siswa sekolah dasar pada materi rangkaian listrik dibandingkan penggunaan media video pembelajaran. Dengan demikian, Virtual PhET dapat digunakan sebagai alternatif media pembelajaran untuk mendukung pengembangan keterampilan proses sains siswa dalam pembelajaran IPAS.
Pengaruh Penggunaan Virtual PhET pada Materi Rangkaian Listrik terhadap Keterampilan Proses Sains Siswa SD Ummi Muthi&#039;ah Zaujaha; Cucun Sunaengsih; Regina Lichteria Panjaitan
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 6 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i6.2667

Abstract

Keterampilan proses sains merupakan salah satu kemampuan penting yang perlu dikembangkan dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar. Namun, keterampilan proses sains siswa pada materi rangkaian listrik masih tergolong rendah karena pembelajaran cenderung berpusat pada guru dan kurang memberikan pengalaman ilmiah secara langsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan Virtual PhET pada materi rangkaian listrik terhadap keterampilan proses sains siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri atas 32 siswa kelas eksperimen dan 30 siswa kelas kontrol. Instrumen penelitian berupa tes keterampilan proses sains dan lembar observasi. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji homogenitas, uji beda rata-rata, dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai keterampilan proses sains pada kelas eksperimen meningkat dari 47 menjadi 77, sedangkan pada kelas kontrol meningkat dari 46 menjadi 69. Nilai rata-rata N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,55 dan kelas kontrol sebesar 0,37 dengan kategori sedang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Virtual PhET berpengaruh terhadap keterampilan proses sains siswa sekolah dasar pada materi rangkaian listrik dibandingkan penggunaan media video pembelajaran. Dengan demikian, Virtual PhET dapat digunakan sebagai alternatif media pembelajaran untuk mendukung pengembangan keterampilan proses sains siswa dalam pembelajaran IPAS.
Co-Authors Aah Ahmad Syahid Aah Ahmad Syahid, Aah Ahmad Aan Komariah Aan Komariah Abel Naila Adiba Sumarna Adela Nur Intani Adilah, Raisya Rahma Aeni, Nita Nur Akbar, Moch Rizkia Alam Gymnastiar Ali Ismail Ali Sudin Ali Sudin Ali, Enjang Yusup Alifia, Silvy Lafthi Alkiftiyah, Mariyah Allwatie, Miar Amalia Yoharti Amalia, Kaniati Amalia, Nindia Amanina, Syahidah Asma Amelia Karlina, Dety Aminudin Aminudin Ananda Rachmaniar Anggarani, Mayang Anggarani, Mayang Ani Nur Aeni, Ani Nur Ani, A. Anisa Rahmaniyah Anugrah, Dini Arcelia Vernanda Atep Sujana Atep Sujana Aura Meissa Aurora, Urfi Azzahra, Syabilla Badrud Tamam Cepi Triatna, Cepi Dadan Djuanda Dadan Djuanda, Dadan Dadan Nugraha Dadang Kurnia, Dadang Dede Tatang Sunarya Dede Tatang Sunarya Dedy Achmad Kurniady Destiyanti Putri Dety Amelia Karlina Diana Fatimah Ratnasari Dwi Kemaliah, Lula Eka Wahyuning Tyas Elin Rosalin Faizal, Ajie FANDI ACHMAD Fatimah, Fatmah Hafsari Fitriyani Fitriyani Gerry Fedian Gustiana, Rina Hadiyani, Nurani Hana Fitriani Hardani, Nadia Sumaya Hartini, Nani Ima Rahmawati Irawati, Riana Irma Aulia Isrokatun Isrokatun Isrok’atun Isrok’atun Isrok’atun, Isrok’atun ISTIQOMAH, IIS Jannah, Sri Rodiyatul Jastiana Anggia Jatnika, Jamil Jatnika, Widuri Tresnawati Jayadinata, Asep Kurnia Jihan Saidatul Hasinah Julaeha, Eha Siti Julia Julia Julia Julia Julia, J. Juneli, Juni Artha Juni Artha Juneli Kamilah, Nayla Rosiana Karlina, Dety Amelia Khairunnisa, Ajeng Alya Kurniatun, Taufani C. Lala Shofhatun Nida Latifah Latifah Lisdiana Utami Listy Sri Mulyani Luthfi Luthfi, Luthfi Maharani, Kania Maulana Maulana Maulana Maulana Maulana, Maulana Maulana, M. Mayang Anggarani Meilinda, Ghina Meisarah, Epita Mustasphia, Anggi Niswa Muthahharah Thahir Muthahharah Thahir Muthahharah Thahir Muyasaroh, Kunti Naelin, Syifa Diana Nela Nurmalasari Novi Rahmawati Nugraha Suharto Nugraha Suharto Nurafifah, Tias Siti Nuraisyah, Iis Nurdinah Hanifah Nurfadhillah, Nanda Nurfatmala, Silmaulan Nurfatmala, Silmaulan Nurhayati, Siti Annisa Nusyaebah, Anisa Nadya Oktaviani, Nurjamilah Oktaviani, Sabrina Dwi Paridah, Anisa Nur Patmawati, Pupun Pebiantina, Sanita Popoh Rohaeti Prana Dwija Iswara, Prana Dwija Primadi, Diaz Andhika Putri, Agusty Yarsiska Putri, Destiyanti Putri, Lala Sulistia Putri, Zakia Eka Rahmafinia, Wulan Rahmawati, Resti Ramdayani, Nurlaila Rana Gustian Nugraha Rana Gustian Nugraha Rana Gustian Nugraha, Rana Gustian Ratih Ambar Sari Razakia Azhara, Akbar Regina Lichteria Panjaitan Rena Rohmawati Reza Mahendra Rifa’ul Khulqi Rizka Amalia Rizkia, Zakiyah Septia Rohaeti, Popon Rohmawati, Rena S Silfiany Safarina, Nadia Safitri, Bunga Sahmanita, Riqqah Salsabila Saleha, Zahra Salsabil, Syifa Hanifa Salsabilla Ramadhanti Santika, Ajeng Amalia Sartika, Santi SATRIYAS ILYAS Septi Aditia Ahmad Setiawardani, Wawan Silfiani, Sindy Siti Afifah Khoirul Muslim SITI MARYAM Siti Nur Haslinda Siti Omala Solihah, Endang Sujana, Asep sutarsih, cicih Thahir, Muthahharah Trisnawati, Inne Wulan Ummi Muthi&#039;ah Zaujaha Ummi Muthi'ah Zaujaha Vina Amalia Ramadhan Viona Ratna Sariputri Wafa, Agung Ali Wahyuni, Irene Fitriana Wardani, Yusi Yustiani Wawan Setiawardani Widiawati Widiawati Widya Dwi Cahyani Wigalina, Suci Wijayanti, Sakti Wina Puspita Wirdiyana, Adhista Ayu Yasmin, Elza Alida Yogi Fernando, Yogi Yolanda S, Monika Yuliana Yuliana Yuliyana Yuliyana Yusuf Ali, Enjang Zahwa Imala Zidane Ardiansyah Zidane Ardiansyah