p-Index From 2021 - 2026
6.136
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan JPK (Jurnal Pendidikan Khusus) INFORMASI Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Autotech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Agroland : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Reaktor Masalah-Masalah Hukum BULETIN OSEANOGRAFI MARINA International Journal of Science and Engineering (IJSE) TEKNIK Jurnal Masyarakat Informatika Perkebunan dan Lahan Tropika e-Journal Pustaka Kesehatan Elkom: Jurnal Elektronika dan Komputer Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik Jurnal Inspirasi Pendidikan ELTE Journal (English Languange Teaching and Education) Interest : Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Pseudocode Jurnal EECCIS Techno LPPM Jurnal Agro Jurnal Pendidikan Fisika Jurnal Penelitian Ekosistem Dipterokarpa Jurnal Litbang Industri MIX : Jurnal Ilmiah Manajemen Wahana Teknik Sipil: Jurnal Pengembangan Teknik Sipil Kurva S : Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil Jurnal Kajian Pembelajaran Matematika Jurnal Akta Jurnal Manajemen Jurnal Manajemen dan Bisnis Indonesia JURNAL INTEGRASI PRISMA MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Jurnal Eksplora Informatika Jurnal Pemikiran Sosiologi Agrin : Jurnal Penelitian Pertanian Jurnal Perikanan Universitas Gadjah Mada Jurnal Penelitian Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Journal TEPAT: Teknologi Terapan untuk Pengabdian Masyarakat JURNAL SILOGISME : Kajian Ilmu Matematika dan Pembelajarannya Jurnal Ilmiah Ecobuss Jurnal Kesehatan Indonesia FIRM: Journal of Management Studies Jurnal Penelitian Enjiniring Fakultas Teknik Unhas Jurnal Ilmiah Dunia Hukum PENA AKUATIKA : JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN SIGMA TEKNIKA Civil Service : Jurnal Kebijakan dan Manajemen PNS ASSET: Jurnal Manajemen dan Bisnis Inobis: Jurnal Inovasi Bisnis dan Manajemen Indonesia BioEksakta : Jurnal Ilmiah Biologi Unsoed J-PEN Borneo : Jurnal Ilmu Pertanian Civics Education And Social Science Journal (CESSJ) SKANIKA: Sistem Komputer dan Teknik Informatika Jurnal Idea Hukum Jurnal Penelitian Ekosistem Dipterokarpa Jurnal Serambi Abdimas Kresna: Jurnal Riset dan Pengabdian Masyarakat Jurnal Penyuluhan Pertanian Journal Of Business, Finance, and Economics (JBFE) Jurnal Sistem Informasi Universitas Dinamika Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR Jurnal Litbang Industri Jurnal Teknologi Informasi Cyberku Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan Indonesian Journal of Cancer Jurnal Universal Technic Jurnal Ilmiah Media Agrosains Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin Jurnal Teknik Mesin, Industri, Elektro dan Informatika An Idea Nursing Journal INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Jurnal Nusantara Berbakti Jurnal Pendidikan Sultan Agung Jurnal Motivasi Pendidikan dan Bahasa Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Manajemen Jurnal Literasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Jurnal Sains dan Teknologi Transformasi Masyarakat : Jurnal Inovasi Sosial dan Pengabdian Globe: Publikasi Ilmu Teknik, Teknologi Kebumian, Ilmu Perkapalan Jurnal Ticom: Technology of Information and Communication Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan Referendum Jurnal Kemitraan Masyarakat Jurnal Pelayanan Masyarakat Dinamika Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Transformasi Kesejahteraan Karya Nyata: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Pemberdayaan Masyarakat: Jurnal Aksi Sosial Jurnal Bengawan Solo: Pusat Kajian Penelitian dan Pengembangan Daerah Kota Surakarta Asskruie: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Publikasi Manajemen Informatika Journal of Pharmascience JDPN
Claim Missing Document
Check
Articles

Formulasi Pendidikan Multikultural Transformatif dalam Bingkai Filsafat Rekonstruksi Sosial Purwanto Purwanto
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 12 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v12i1.2951

Abstract

Tujuan penulisan makalah ini adalah untuk menjelaskan peta konflik identitas di Indonesia, konsep dasar pendidikan multikultural, pendidikan multikultural menurut Islam, dan formulasi pendidikan multikultural transformatif dalam bingkai filsafat rekonstruksi sosial meliputi landasan filosofis, psikologis, dan pedagogis, dalam rangka menghasilkan model desain pendidikan multikultural yang cocok untuk Indonesia. Penelitian ini bersifat kepustakaan (library research), dengan metode deskriptif-analitik. Hasil penelitian ini adalah: (1) Faktor penyebab konflik berbasis identitas di Indonesia, selain karena dipicu oleh kelompok-kelompok kecil yang mengambil keuntungan dari pertikaian antarwarga, juga karena jaminan kesetaraan dan kesatuan antaranggota masyarakat dalam dasar filsafat dan konstitusi negara, belum secara otomatis dapat menekan potensi konflik dalam masyarakat Indonesia, atau menciptakan masyarakat multikultural yang demokratis, adil, dan inklusif; (2) Pendidikan multikultural menjadi tantangan bagi masya­rakat Indonesia baru. Ia menempati tempat yang sangat sentral untuk membangun masyarakat demokratis. Model pendidikan multikultural di Indonesia harus berdasar Pancasila yang telah disepakati para pendiri bangsa sebagai jaminan NKRI. Model pendidikan multikultural di Indonesia harus didasarkan pada kondisi perkembangan sosial politik, ekonomi dan budaya Indonesia, bukan hasil adopsi pendidikan multikultural bangsa lain; (3) Praktik multikulturalisme dalam Islam dapat dilihat secara legal-formal dalam suatu dokumen yang dikenal dengan "Piagam Madinah". Perjanjian dalam dokumen tersebut merupakan “Kesepakatan Tripartit” antara Muhajirin atau imigran Mekkah, Anshor atau penganut Islam Madinah, dan orang-orang Yahudi. Pandangan Islam tentang keragaman diletakkan sebagai pandangan moral atas dua tataran, yakni: Pertama, Penghargaan atas akal budi. Al-Quran menegaskan betapa pentingnya akal budi bagi manusia. Menjadi seorang Muslim adalah persoalan pilihan hidup dan pengambilan tanggung jawab, "tidak ada paksaan dalam agama”. Demikian juga untuk menjadi manusia yang baik atau buruk terletak pada kehendak akal budi; Kedua, penerimaan sosial nilai-nilai Islam sejalan dengan pemahaman dari beragam individu dan komunitas; dialektika sosial menjadikan nilai etik Islam berkembang dan diterapkan oleh masyarakat. (4) Pendidikan Multikultural Transformatif merupakan pendidikan yang diperlukan bagi bangsa Indonesia untuk menghadapi tantangan masyarakat multikultural saat ini dan masa datang. Pendidikan multikultural merupakan keharusan yang mutlak ada dalam konteks sosial politik dan ekonomi bangsa Indonesia saat ini baik dalam tataran nasional maupun global. Pendidikan Multikultural Transformatif dikembangkan dari tiga konsepsi dasar yaitu konsepsi diri, konsepsi budaya, dan konsepsi bernegara yang semuanya berakar pada Dasar Filsafat Negara Kesatuan Republik Indonesia. Konsepsi ini dikembangkan lagi menjadi nilai inti (core values) yang menjadi patokan pengembangan tujuan, kompetensi, proses, materi, dan evaluasi dalam pendidikan multikultural. Nilai-nilai inti tersebut adalah: “Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, tanggung jawab terhadap negara kesatuan, penghargaan dan penerimaan terhadap keragaman budaya, menjunjung tinggi supremasi hukum, dan menghormati martabat manusia dan hak azasi manusia
Review Buku  ‘Major Themes of the Quran’  oleh Fazlur Rahman dan Teori Double Movement Purwanto Purwanto
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 12 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v12i4.3096

Abstract

Para mufasir terus mendialogkan teks al-Quran dengan problem sosial yang terus berkembang menjadi salah satu latar belakang munculnya tafsir kontemporer. Semangat reinterpretasi ini dibuktikan dengan munculnya beberapa pendekatan tafsir al-Quran mulai dari tafsir global (ijmali), tafsir analitik (tahlili), tafsir perbandingan (muqaran), hingga tafsir tematik (maudhu’i). Beberapa contoh mufasir kontemporer adalah Nasr Hamid Abu Zaid dengan semiotika al-Qur’annya, Muhammad Syahrur dengan teori  hudud-nya, dan Fazlur Rahman dengan metode sosio-historis dengan pendekatan hermeneutika gerakan ganda (double movement), dan sintesis logisnya (maudhu’i). Peneliti tertarik untuk membahas metodologi tafsir Fazlur Rahman dalam bukunya “Major Themes of The Quran” dengan alasan, metodologi yang digunakan dalam buku tersebut masih terkesan baru, walaupun terdapat kemiripan dengan tafsir tematik klasik. Hasil penelitian ini adalah: Pertama, Buku ‘Major Themes of The Quran’ memuat enam tema yang kesemuanya ditata secara sistematis. Keenam tema tersebut adalah tema tentang Tuhan, manusia sebagai individu, manusia sebagai anggota masyarakat, alam semesta, kenabian dan wahyu, eskatologi, setan dan kejahatan serta lahirnya masyarakat muslim. Pada akhir buku tersebut juga terdapat apendiks tentang situasi religius yang dihadapi oleh masyarakat muslim di mekkah, kaum ahli kitab, dan mengenai keanekaragamaman “agama-agama”. Dengan pendekatan tematik, Rahman berpendapat bahwa al-Quran hendaknya dibiarkan “berbicara” mengenai apa yang dikandungnya sehingga hal tersebut dapat mengurangi subjektifitas penafsir. Kedua, konsep hermeneutika Al-Qur’an yang dibangun oleh Fazlur Rahman merupakan pengembangan dari konsep Islam yang sudah ada sebelumnya, seperti asbâb an-nuzûl, Qiyâs, illat al-hukm, tafsîr sistematis , ‘Amm dan Khâshsh. Hanya saja, konsep-konsep ini oleh Fazlur Rahman diberi muatan makna yang baru, sehingga konsep tersebut memiliki makna yang lebih luas dan kontekstual. Ketiga, prinsip penafsiran  Fazlur Rahman adalah prinsip diferensiasi, prinsip holistik dan menolak atomisasi, prinsip kontekstualisasi penafsiran, prinsip sunnah nabi sebagai metode ijtihad, prinsip objektivitas penafsiran, prinsip deotonomisasi teks, dan prinsip sinonimitas. Keempat, tiga metode penafsiran yang ditawarkan Fazlur Rahman, yaitu sintesis-logis, sosio-historis, dengan pendekatan hermeneutika double movement (gerakan ganda). Sedangkan pada buku Major Themes of The Quran, digunakan metode Sintesis-Logis. Kelima, metode penafsiran gerakan ganda (double movement) berisi model penafsiran from the present situation to Quranic time, then back to the present. Bila gerakan pertama merupakan kerja ahli sejarah, maka gerakan yang kedua merupakan kerja ahli para saintis sosial, tetapi orientasi efektif dan rekayasa etis yang sebenarnya adalah kerja para ahli etika.
TELAAH ABILITY GROUPING KELAS TAHFIDZ DI SDIT AL-ANIS Umi Latifah; Purwanto Purwanto
Jurnal Pendidikan Sultan Agung Vol 5, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp-sa.5.3.500-510

Abstract

Pelaksanaan program tahfidz Al-qur’an dalam pendidikan Islam memiliki tantangan dalam menyusun pembelajaran yang efektif. Perbedaan latar belakang kemampuan yang dimiliki masing-masing individu, melalui ability grouping atau pengelompokan dapat meningkatkan hafalan Al-qur’an. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan dengan jenis studi kasus, bertujuan untuk mengetahui penerapan ability grouping dalam program kelas tahfidz di SDIT AL-Anis. Melalui strategi pengelompokan berdasarkan kemampuan (ability grouping) diterapkan dalam proses pembelajaran tahfidz, serta dampak terhadap pendidikan dan karater siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan ability grouping dalam program tahfidz memberikan dampak yang positif dan signifikan. Pengelompokan berdasarkan tingkat kemampuan hafalan menjadikan proses pembelajaran yang efektif. The implementation of the Al-qur’an memorization program in islamic education has challenges in designing effective learning. Differences in the background of abilities possessed by each individual, trough ability grouping can improve memorization of the Al-qur’an. This study uses a qualitative approach and with a case study type, aims to determine the application of ability grouping in the tahfidz class program at SDIT Al-anis. Through the grouping strategy based on ability (ability grouping) applied in the tahfidz learning process, as well as the impact on student education and character. The results of the study show that the application  of ability grouping in the tahfidz program has a positive and significant impact. Grouping based on the level of memorization ability makes the learning process affective.
PENGARUH KADAR LUMPUR PADA AGREGAT HALUS DALAM MUTU BETON Purwanto Purwanto; Yulita Arni Priastiwi
TEKNIK Vol 33, No 2 (2012)
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (989.594 KB) | DOI: 10.14710/teknik.v33i2.4385

Abstract

Clay lumps on the aggregate levels is one of the factors that may cause disruption of the binding process andhardening of concrete. Clay lump can not blend with cement so that blocking a merger between the cement withaggregates which eventually led to the compressive strength of concrete will be reduced in the absence ofbinding to each other. SK SNI S-04-1989-F, the allowable levels of clay lump maximum of 5% to fine aggregate(sand) and maximum of 1% for coarse aggregate (split).In this study to determine the effect of the clay lump on the fine aggregate content on compressive strength ofconcrete on five (5) variations levels of the category of clean clay lump with content of 1% and 2%, medium claylump 4% and dirty sand with levels 7 % and 11%, whereas for the coarse aggregate clay lump content was0.7%.From the results of a study of 90 cylindrical specimens showed that the small amount of clay lump, the higherthe compressive strength of concrete. Concrete compressive strength test results on average with dirty clay lumpcontent was 31.30 MPa, compressive strength for the concrete medium with clay lump levels were at 33.92 MPaand compressive strength for the concrete clean of clay lump 36.68 MPa. Compared to the dirty clay lump anincrease in the levels of average compressive strength for moderate levels of 8,37% and the clean sand of17,19%. Besides affecting in compressive strength, clay lump levels also affect the weight of concrete, andconcrete density. The greater the level of clay lump, weight of concrete and concrete density will be lower.Compared to the dirty clay lump an increase in the levels of average concrete density for moderate levels of 6,54% and the clean sand of 12,59%.
TESTING OF CONCRETE PAVING BLOCKS THE BS EN 1338:2003 BRITISH AND EUROPEAN STANDARD CODE Purwanto Purwanto; Yulita Arni Priastiwi
TEKNIK Vol 29, No 2 (2008)
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4570.828 KB) | DOI: 10.14710/teknik.v29i2.1936

Abstract

Concrete paving blocks are the choice for road and urban road’s surfacing. Besides their ease inapplication, they also provide design freedom by coloring off the material.Of major importance is their compression strength. The Indonesian SNI categorizes strength to theirpurposes i.e., for parking areas, pedestrian walking areas and heavy industrial estates.According to the SNI 03 – 0691 -1989 and British Standard BS 6717:1986 the strength of a paving blockis determined by the maximum carrying capacity under distributed load. The blocks are placed under acompression apparatus, and the compression strength at failure is recorded.As being observed in the field paving block’s failure pattern differs as to the failure under distributedloading. The paving’s failure mode is distinguished by a bending failure plain at the smallest crosssection.The BS EN 1338 code proposes a different approach. This paper will discuss the methods being used inthe BS EN 1338 code, and evaluates the effectiveness of Indonesian standards to date.
Pelatihan Pengembangan Produk dan Packaging Sebagai Strategi Marketing Pada Industri Rumahan Abon Ikan Tongkol di Desa Bawean, Kabupaten Gresik Muhammad Rizqi Alriansyah Manurung; Purwanto Purwanto
Jurnal Literasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4, No 1 (2025): Maret
Publisher : CV Litera Inti Aksara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61813/jlppm.v4i1.149

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas produk industri rumahan di Desa Bawean, Kabupaten Gresik, dengan fokus pada pengembangan abon ikan tongkol. Kegiatan ini mencakup pelatihan produksi higienis, standarisasi produk, strategi marketing digital, serta perbaikan aspek manajerial dan perizinan usaha. Salah satu inovasi utama adalah pengemasan modern berbasis teknologi vakum dan material food-grade untuk meningkatkan daya saing produk. Hasil program menunjukkan adanya peningkatan keterampilan pelaku usaha, daya saing produk, serta perluasan akses pasar, baik secara konvensional maupun digital. Dengan strategi yang tepat, abon ikan tongkol dari Desa Bawean berpotensi menjadi produk unggulan yang mampu menembus pasar nasional maupun internasional
Co-Authors . Supriyanto A. S.D. Purwantono Abadyo Abadyo Agung Budi Supangat Agung Doni Anggoro Agung Prasetyo Fitrianto Agung Teguh Setyadi Agus Somamihardja Agustina Retnoasih Ahmad Agus Saikhoni Ahmad Syaickhu Alfa Mariana Bleszyski Alter Lasarudin Aminatul Zahroh Amos Amos Anastasia Intan Sawitri Andriana Yeni Oswita Aningtyas Diningrum Anna Tri Wahyuni Apriangga Rachmandinur Aprilina Purbasari Ardian Prima Putra Ardian Putra Putra Arif Rakhman Suharso Arif Rianto Budi Nugroho Ario Hendartono Arrahman Arrahman Arwan Nur Ramadhan Aryanti Virtanti Anas Asmara Indahingwati Asta Arjunoarwan Hatta Ayu Devina Putri Azam Bachur Zaidy Azis N. Bambang B. Amrulloh B.M.A.S. Anaconda Bangkara Baehaqi Baharinawati Wilhan Hastanti Bambang Nur C Bambang Nur Cahyaningrum Bambang Rudianto Wijonarko Beatrix Samosir Budi Purnomo Budi Supono Indaryanto Catur Aryanto Rahman Catur Supriyanto Damar Irsyad Ustadz Dedy Ansari Harahap Devit Setiono Dewi Retna Indrawati Didik Setiyawan Dita Amanah Djamaluddin Djamaluddin Djoko Santosa Djoko Sudarmono Dwi Achadiani Dwi Ayu Lutfiani Amalia Dyah Hesti Wardhani Eddy Madiono Sutanto Eka Junianti Eka Oktaviani Eko Pudjianto Eko Siswanto Elly Proklamasiningsih Emi Rizky Eneng Martini Erik Tri Wahyuni Erlyna Hidyantari Erwin Sutomo Evi Thelia Sari Faiqotul Falah Faizah Wardhina Faizal Beni Akbar Fajar Hanung Basworo Fathorazi Nur Fajri Fenandi Bilian Firdaus Kamilullah Suhada Fitria Roviqowati Flamboyan El Grascia H Hadiyanto Halimatus Sa’dyah Hardiono, Hardiono Hardjianto, Mardi Hargono Hargono Hartati S Hartmantyo Pradigto Utomo Heri Cahyono Heribertus Himawan Hijrah Faqih Ramadhan I Nengah Parta Ichwan Mochammad Buchori Iin Novitasari Imam Sujaj Intan Paramita Haty Irzal Nur, Irzal Jajang Hendar H Jatmiko Rinto Wahyudi Johan Suryo Prayogo Joko Christian Chandra Joko Tri Haryanto Kholisa Kholisa Kristian Korniadi Laela Nikmatul Wafiroh Laksono Trisnantoro Lamhot P Manalu Lenny Sari Lili Halimah M. Shodikin Marcellino Aditya Masyithoh G Meta Diana Moch Arief Soeleman Mochammad Ricky Andriyanto Mohammad Alif Riskyansah Mohammad Fathoni Mu'izzaddin Wa'addulloh Muh Qorik Maulana Asim Aldifa Muhammad - Ramli Muhammad Anasrulloh Muhammad Aziz Muslim Muhammad Dwi Nursansyah Muhammad Khoiri Muhammad N. Misuari Muhammad Rasnijal Muhammad Rizqi Alriansyah Manurung Muis Nanja Muji Gunarto Mujiono Mujiono Mustofa Mustofa Nadia Sasmita Wijayanti Naja Alwi Mawardy Nana Haryanti Nedya Varchaty Nilna Hidayah Nina Aini Mahbubah Nining Wahyuningrum Nirmana Fiqra Qaidahiyani Nufus M Nunun Tri Widarwati Nur Sakinah Asaad Nurita Widianti nurtyas Laras Oedjijono Oedjijono Ori T Hartonegoro Pendik Hanafi Prijantono Dilyanto Pudail, M. Pudoli, Ahmad Pulung Nurtantio Purnomo , Budi Purwanto Purwanto Putri Ariatna Alia R. Prasetyo Agung Nugroho Rahmad Tullah Ramli sangaji Rani Pratikaningtyas Ratri Nugraheni Ricardus Anggi Pramunendar Rika Rizki Rohmah Rini Novrianti Sutardjo Rizanatu Fikrina Rizka Noor Miftakhul Ulum Rizki Amalia Robertus Sudaryanto Rony Kriswibowo Rosariastuti MMAR Rudi Santoso Rusina Widha Febriana S H Poromarto S. Agung S. Raharjo S. Mardin S. Mudmainah S. Suripin Safarudin Safarudin Salman Suleman Sari Widati Selfya Ningrum Setiyo Utomo Siswo Sumardiono Siti Nurchasanah Siti Nurul Azimi Slamet Minardi Slamet Prayitno Slamet Rohadi Suparto Soekma Akhriani Sri Hartati Sri Hernawati Sri Rukiyawati Sri Tutie Rahayu Sri Wahyu Agustiningsih Sri Widodo Stephanus Angger Cahyo Pratono Sudarno Sudarno Sufriadin, Sufriadin Sugiarto Sugiarto Sugiarto Sugiarto Suhaila Hasibuan Sujiono Sujiono Sukarmi Sukarmi Sumani Sumani Sunu Arsy Pratomo Suprapedi Suprapedi SUPRIYADI DARSOWIYONO Supriyadi Supriyadi Supyani Supyani Sutikno Sutikno Sutirman Sutirman Syafrudin Syafrudin Syahrul Donie syaifuddin syaifuddin Syamsul Huda T. Agustono T. Syahzaeni Tarjoko Tarjoko TATI NURHAYATI Tio Ari Laksono Umi Latifah Utomo Utomo Virgiawan Toti Viriani Noviasari Dewi Wahyu Wahyu Wahyudi Wahyudi Wahyuningsih Wahyuningsih Yulita Arni Priastiwi Yunus Indra Gunawan Zainul Asror