This Author published in this journals
All Journal Pixel : Jurnal Ilmiah Komputer Grafis Al-Hikmah Ta´dib Jurnal Pendidikan Bahasa Empowerment : Jurnal Pengabdian Masyarakat al-Afkar, Journal For Islamic Studies Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar TAHKIM International Journal of Economics, Business and Accounting Research (IJEBAR) Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (JIMT) Jurnal JEETech Jurnal Rechten : Riset Hukum dan Hak Asasi Manusia SainsTech Innovation Journal Edubiologica Jurnal Penelitian Ilmu dan Pendidikan Biologi Diadik: Jurnal Ilmiah Teknologi Pendidikan Dakwatussifa: Journal of Da'wah and Communication Jurnal Pepadu JPMP Swakarya: Jurnal Penelitian Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Quagga: Jurnal Pendidikan dan Biologi ENVIBILITY: Journal of Environmental and Sustainability Studies Ihsanika : Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Tarbiyah: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam At Tahfidz Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Al Adawat : Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Jurnal Ar Ro'is Mandalika (Armada) Jurnal Kedokteran Meditek Jurnal Ekonomika dan Bisnis Depik Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan, Pesisir, dan Perikanan International Journal of Health Literacy and Science Al-Musthafa: Jurnal Kependidikan dan Keilmuan Berbasis Islam ZIJEn: Zabags International Journal of Engagement Jupiter: Publikasi Ilmu Keteknikan Industri, Teknik Elektro dan Informatika Jurnal Perikanan Edukasia Islamika: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) Jurnal Matematika Ilmiah Universitas Muhammadiyah Kuningan Edubiologica: Jurnal Penelitian Ilmu dan Pendidikan Biologi Ekopedia: Jurnal Ilmiah Ekonomi Journal of Advances in Information Systems and Technology Indonesian Journal of Mathematics and Natural Sciences Jurnal Pendidikan dan Pengembangan Sumber Daya Pertahanan SainsTech Innovation Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search
Journal : Jurnal Perikanan

PENGARUH JENIS PAKAN YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN BELUT SAWAH (Monopterus albus zuieuw) Mashuri Mashuri; Sumarjan Sumarjan; Zaenal Abidin
Jurnal Perikanan Unram Vol 1 No 1 (2012): Jurnal Perikanan Unram
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v1i1.7

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan kelangsungan hidup belut sawah (Monopterus albus zuieuw) pada pemberian jenis pakan yang berbeda. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan yaitu ; cacing tanah, cacing sutra (Tubifex sp.), keong mas (Pomacea canaliculata Lamarck), ikan rucah, dan pellet, setiap perlakuan diulang sebanyak 4 kali ulangan sehingga banyak satuan percobaan adalah 20 unit akuarium. Kegiatan penelitian ini dilaksanakan selama 2,5 bulan mulai pada tanggal 28 Februari sampai 24 April 2012 di Rumah Kaca Program Studi Pemuliaan Tanaman Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Mataram. Hasil penelitian menujukkan bahwa perbedaan jenis pakan tidak berpengaruh (p>0,05) terhadap tingkat kelangsungan hidup, tetapi sangat berpengaruh (p<0,05) terhadap pertumbuhan berat dan panjang belut. Nilai pertumbuhan berat dan panjang belut tertinggi terdapat pada perlakuan cacing tanah dengan nilai pertumbuhan berat 7,38 g dan panjang 5,61 cm. Sedangkan pertumbuhan terendah terdapat pada perlakuan pellet dengan nilai pertumbuhan berat 1,50 g dan panjang 1,83 cm.
Pengaruh Pembatasan Konsumsi Pakan Terhadap Bobot Tubuh Ikan Nila (Oreochromis sp.) Siap Panen Tomy Rosady; Sadikin Amir; Zaenal Abidin
Jurnal Perikanan Unram Vol 1 No 1 (2012): Jurnal Perikanan Unram
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v1i1.8

Abstract

Ikan nila merupakan ikan air tawar yang paling banyak dibudidayakan. Salah satu permasalahan pada sistem pemasaraannya yakni para petani yang ikannya siap panen kebanyakan menunggu para pembeli. Selama pemeliharaan tersebut petani harus masih mengeluarkan biaya pakan agar bobot tubuh ikan tetap terjaga, yang akan menambah biaya produksi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pembatasan konsumsi pakan pada ikan nila (Oreochromis sp.) yang siap panen terhadap bobot tubuh dan nilai ekonomisnya bagi petani. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 4 perlakuan yang diulang sebanyak 5 kali. Perlakuannya yaitu A = Pemberian pakan 2 kali sehari (kontrol), B = Pemberian pakan 1 kali sehari, C = Pemberian pakan setiap 2 hari sekali (puasa 24 jam), D = Pemberian pakan setiap 3 hari sekali (puasa 48 jam). Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian pakan 2 kali sehari menghasilkan pertambahan bobot tertinggi (1,0772 ± 0,68 g). Nilai konversi pakan terbaik pada perlakuan pemberian pakan setiap 2 hari sekali (111,57). Berdasarkan B/C ratio pemberian pakan setiap 2 hari sekali dapat meminimalisir kerugian dengan tingkat biaya paling kecil.
Pengaruh Sistem Pemeliharaan dan Padat Penebaran Terhadap Pertumbuhan dan Tingkat Kelangsungan Hidup Lobster Air Tawar (Cherax quadricarinatus) Ida Bagus Yogi Pebriana; I Ketut Ngawit; Zaenal Abidin
Jurnal Perikanan Unram Vol 1 No 1 (2012): Jurnal Perikanan Unram
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v1i1.11

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh sistem pemeliharaan dan padat penebaran terhadap pertumbuhan dan tingkat kelangsungan hidup dari lobster air tawar. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dan percobaan dirancang dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan pola Faktorial. Perlakuan terdiri atas dua faktor yaitu faktor sistem pemeliharaan (S) dan faktor padat penebaran populasi (P). Hasil Penelitian menunjukkan sistem pemeliharaan secara individu memiliki tingkat kelangsungan hidup sebesar 100% dan lebih tinggi dibandingkan dengan sistem pemeliharaan secara massal yaitu sebesar 65,25%. Terdapat interaksi yang berbeda antara sistem pemeliharaan dengan padat penebaran. Pertumbuhan berat mutlak sistem massal lebih tinggi yaitu sebesar 4,59 gram, dibandingkan dengan sistem individu yaitu sebesar 4,24 gram, sedangkan padat penebaran tidak berbeda dan tidak terdapat interaksi antara sistem pemeliharaan dengan padat penebaran. Tingkat kecacatan sistem massal sebesar 59,87%, lebih tinggi dibandingkan sistem individu yaitu sebesar 0%. Padat penebaran tidak berbeda terhadap tingkat kecacatan lobster air tawar dan tidak terdapat interaksi yang berbeda antara sistem pemeliharaan dengan padat penebaran terhadap tingkat kecacatan lobster air tawar.
Pengaruh Metode Aklimatisasi Salinitas Terhadap Kelangsungan Hidup Benih Ikan Nila (Oreochromis sp.) Padusung Padusung; Yuliana Asri; Zaenal Abidin
Jurnal Perikanan Unram Vol 1 No 1 (2012): Jurnal Perikanan Unram
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v1i1.12

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode aklimatisasi salinitas yang terbaik terhadap kelangsungan hidup benih ikan nila (Oreochromis sp.). Metode aklimatisasi salinitas yang digunakan yaitu metode interval dan metode kontinyu. Aklimatisasi dilakukan selama enam hari dengan peningkatan salinitas 5 ppt/hari hingga mencapai salinitas 30 ppt dan dipelihara selama tujuh hari. Hasil penelitian menunjukkan, pada masing-masing metode interval atau metode kontinyu tidak memberikan pengaruh nyata terhadap tingkat kelangsungan hidup benih ikan nila (Oreochromis sp.). Hasil uji t rerata antara metode kontinyu dan metode interval menunjukkan bahwa, metode kontinyu memberikan nilai kelangsungan hidup yang lebih tinggi bagi benih ikan nila (Oreochromis sp.).
TlNGKAT PENETASAN TELUR DAN PERTUMBUHAN BENIH IKAN GURAMI (Osphronemus gouramy) PADA SUHU YANG BERBEDA Nurul Rahmatia Ardianti; Sadikin Amir; Zaenal Abidin
Jurnal Perikanan Unram Vol 3 No 2 (2013): Jurnal Perikanan Unram
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v3i2.37

Abstract

Ikan guramy (Osphronemus gouramy) merupakan komoditas perikanan air tawar yang memiliki pertumbuhan lambat, salah satunya dipengaruhi oleh suhu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat penetasan telur dan pertumbuhan benih ikan gurami pada suhu yang berbeda. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli-Agustus 2012 di Laboratorium Program Studi BudidayaPerairan Universitas Mataram. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental dengan rancangan acak lengkap (RAL) terdiri dari 5 perlakuan suhu yaitu A (19-21oC), B (22-24oC), C (25-27oC), D(28-30oC) dan E (31-33oC), dengan 4 kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu penetasan semakin singkat seiring dengan peningkatan suhu media pemeliharaan sampai suhu 33oC.Suhu 19oC-33oC tidak mempengaruhi tingkat penetasan telur dengan tingkat penetasan adalah 96,67 – 100%. Rata-rata pertambahan berat ikan semakin meningkat seiring dengan meningkatnya suhu sampai suhu 30 oC.Tingkat kelangsungan hidup pada ikan yang dipelihara selama 30 hari pada suhu 19-21oC lebih rendah dibandingkan dengan yang dipelihara pada suhu 22- 33oC. Bcnih yang dipelihara pada suhu 19-21oC dapat menyebabkan terjadinya kecacatan sedangkan pada suhu 25oC sampai 33oC tidak mengakibatkan kecacatan. Hasil uji BNJ menunjukkan bahwa suhu memberikan pengaruh yang nyata terhadap lama waktu inkubasi telur, pertumbuhan, kelangsungan hidup dan persentase kecacatanbenih ikon gurami, namun tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap tingkat penetasan telur ikan gurami.
PENGARUH SALINITAS TERHADAP PERTUMBUHAN, TINGKAT KELANGSUNGAN HIDUP, DAN KONVERSI PAKAN BENIH lKAN NILA Oreochromis niloticus Didit Haryadi; Salnida Yuniarti Lumbessy; Zaenal Abidin
Jurnal Perikanan Unram Vol 6 No 1 (2015): Jurnal Perikanan
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v6i1.52

Abstract

Ikan nila (Oreochromis niloticus) merupakan jenis ikan bemilai ekonomis tinggi dan merupakan komoditas penting dalam bisnis ikan air tawar dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbu­ han, tingkat kelangsungan hidup dan konversi pakan benih ikan nila (Oreochromis niloticus) pada salinitas yang berbeda. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental mengunakan Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari perlakuan salinitas yang berbeda yaitu: 0 ppt, 10 ppt, 15 ppt, 20 ppt, 25 ppt, 30 ppt, 35 ppt, setiap perlakuan diulang sebanyak tiga kali sehingga diperoleh 21 unit percobaan. Hasil penelitian menun­ jukan pemberian salinitas yang berbeda (p>0,05) mempengaruhi pertumbuhan, tingkat kelangsungan hidup dan konversi pakan benih ikan nila, dimana salinitas 10 ppt memberikan pertumbuhan yang cenderung lebih tinggi yaitu 21,23 g dan terendah pada salinitas 30 ppt yaitu 8,97 g. Tingkat kelangsungan hidup cender ung lebih tinggi pada salinitas 0 ppt yaitu 70 % dan terendah pada salinitas 35 ppt yaitu 0 %. Nilai konversi pakan cenderung lebih tinggi pada salinitas 0 ppt yaitu 3,63 dan terendah pada salinitas 30 ppt yaitu 0,47.
PENGARUH FREKUENSI PEMBERIAN PAKAN ALAMI Navicula sp. YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN SINTASAN LARVAABALON Haliotis squamata Laili Hidayanti; Zaenal Abidin; Ayu Adhita Damayanti
Jurnal Perikanan Unram Vol 7 No 2 (2015): Jurnal Perikanan
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v7i2.58

Abstract

Penelitian ini tentang frekuensi pemberian Navicula sp. sebagai pakan larva abalon guna mendukung tingkat pertumbuhan dan kelangsungan hidup. Tujuan dari penelitian ini untuk rnengetahui pengaruh frekuensi pemberian Navicula sp. terhadap pertumbuhan dan tingkat kelangsungan hidup larva abalon. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dimana sebagai perlakuan yaitu frekuesi pernberian Navicula sp. Satu kali dalam 7 hari, dua kali dalam 7 hari, tiga kali dalam 7 hari, ernpat kali dalam 7 hari dan kontrol (tanpa pem­ berian pakan) dengan dosis pernberian Navicula sp. sebanyak 50 sel/ml. Ukuran bak yang di gunakan adalah 120 L dengan padat tebar 10 ekor/L. Hasil perlakuan frekuensi satu, dua kali, tiga kali, dan ernpat kali dalam 7 hari menunjukkan hasil yang tidak signifikan terbadap panjang, lebar cangkang dan laju pertumbuhan harian namun signifikan dengan kontrol. Sedangkan SR menunjukkan hasil yang tidak signifikan antar sernua perlakuan. Apabila ketersediaan pakan tidak sesuai akan mengakibatkan perturnbuhan larva abalon tidak optimal bahkan mati.
PENGARUH PENGGANTIAN TEPUNG IKAN DENGAN TEPUNG Spirulina sp TERHADAP PERTUMBUHAN IKAN BAWAL AIR TAWAR Colossoma macropomum Tofik Akbar; Zaenal Abidin; Bagus Dwi Hari Setyono
Jurnal Perikanan Unram Vol 7 No 2 (2015): Jurnal Perikanan
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v7i2.61

Abstract

Budidaya ikan bawal memerlukan pakan yang cukup secara kuantitas dan kualitas. Penggunaan tepung ikan sebagai pakan menimbulkan dampak negatif pada perekonomian jangka panjang. Selain karena sebagian besar bahan baku tepung ikan yang berkualitas harus didatangkan dari luar negeri, penggunaan ikan laut sebagai bahan baku pakan bisa memicu eksploitasi secara besar-besaran. Hal tersebut disebabkan karena perbandingan antara jumlah ikan yang dihasilkan oleh budidaya dan jumlah ikan laut yang dibutuhkan untuk membuat pakan lebih besar. Oleh kama itu penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggantian tepung ikan dengan tepung Spirulina sp. terhadap pertumbuhan ikan bawal (Colossoma macropomum). Metode yang digunakan adalah Rangcangari Acak Lengkap (RAL) dengan 3 kali ulangan dan 6 perlakuaan yaitu PI 100%, P2 80%, P3 60%, P4 40%, P5 20% dan P6 0% tepung spirulina. Pakan diberikan 3 kali sehari setiap perlakuaan. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Budidaya Perairan Universitas mataram selama 45 hari. Dari hasil penelitian pertumbuhan berat mutlak pada percobaan menunjukkan adanya perbedaan yang nyata. Pertumbuhan mutlak selama pemeliharaan menunjukkan bahwa pakan ikan yang tidak menggunakan tepung spirulina (0% tepung spirulina) lebih tinggi yaitu 8,3+0,82 gram diband ingkan dengan pakan ikan dengan tepung spirulina 100% (2,7+0,18 gram), dan 80% (5,0+0,17 gram), dan 20% (5,1+0,91 gram). Di sisi lain, penggunaan tepung ikan yang dikombinasikan dengan tepung spirulina sebanyak 60% yang terdapt pada P4 40% menghasilkan pertumbuhan mutJak 6,1+1,09 gram yang tidak berbeda nyata dengan pakan ikan yang tidak menggunakan tepung spirulina (0% tepung spirulina).
PENGARUH PENGGUNAAN PROBIOTIK YANG DIFERMENTASI DENGAN SUMBER KARBON YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN UDANG VANNAME (Litopenaeus vannamei) Ika Citria; Zaenal Abidin; Baiq Hilda Astriana
Jurnal Perikanan Unram Vol 8 No 1 (2018): Jurnal Perikanan
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v8i1.71

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan karbon yang berbeda dalam perbanyakan probiotik terhadap jumlah koloni bakteri, dan aplikasinya dalam pemeliharaan udang vanammei (Litopenaeus vannamei). Penelitian ini dilakukan di Balai Pengembangan Budidaya Perikanan Pantai (BPBPP) Sekotong, Lombok Barat. Sumber karbon yang digunakan dalam fermentesi bakteri probiotik adalah tapioka, dedak halus, dan jagung. Probiotik hasil perbanyakan kemudian diujikan ke udang post larva 20 untuk mengetahui tingkat pertumbuhan udang yang diberikan probiotik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah koloni bakteri mengalami peningkatan yang lebih tinggi dari kontrol pada masing-masing media fermentasi yang dihitung pada hari ke-7dan hari ke 30. Penggunaan tapioka sebagai sumber karbon menghasilkan jumlah bakteri paling banyak yaitu 3.69x1011 CFU/ml dibandingkan dengan sumber karbon dari dedak dan jagung. Hasil uji penggunaan probiotik tersebut ke udang menunjukkan bahwa probiotik dengan sumber karbon tapioka menghasilkan pertumbuhan harian udang tertinggi yaitu 4,36% dibandingkan dengan dua probiotik lainnya.
PEMANFAATAN LIMBAH BUDIDAYA IKAN UNTUK PENINGKATAN PERTUMBUHAN BIOMASSA CACING SUTRA (Tubifex sp.) Putu Pande Nico Ardana; Zaenal Abidin; Nanda Diniarti
Jurnal Perikanan Unram Vol 8 No 1 (2018): Jurnal Perikanan
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v8i1.75

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan biomassa cacing sutra yang dikultur menggunakan limbah budidaya ikan lele, mas, dan nila, serta menghitung kemampuan cacing sutra untuk mereduksibahan organik di air. Pemeliharaan cacing sutra dilaksanakan di kolam pemeliharaan ikan di Desa Sokong, Kecamatan Tanjung,Kabupaten Lombok Utara sedangkan analisa kualitas air dilakukan di Laboratorium Budidaya Perairan Universitas Mataram. Penelitian menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap dengan 3 perlakuan media yaitu feses ikan lele, feses ikan mas, dan feses ikan nila dengan biomassa cacing sutra tertinggi diperoleh pada penggunaan feses ikan lele yaitu 712,7 g/m2. Cacing sutra memiliki kemampuan untuk mereduksi TOM dan NH­3 di air. Hal terlihat dari adanya penurunan selisih konsentrasi TOM dan NH­3­ pada air yang digunakan sebelum dan selama pemeliharaan cacing sutra berlangsung.
Co-Authors A. Syamsi aam alamsyah Abd Rahman R Adilla Dwi Septia Afifah, Khoiri Yahya Aghniyah Mawaddah Mahar Azizi Soewondo Agung Muttaqien Agus Susilo Ahmad Faizin Ahmad Muhibbin Ahmad Sofyan Ahmad Ubaidilah Yahya Alisyah Pitri Amelia Nisa Amelia Zakiyah Solichin Andi Satrianingsih Andik Rosnawati Angga Adiansya Anisa Fadilah Hidayati Anita Veronica Anna Fitri Hindriana Apit Hidayat Arief Budi Laksono Arip, Asep Ginanjar Aryeni Ika Febriyana ASEP SUPARMAN Ayu Adhita Damayanti Bagas Cesar Bastomi Bagus Dwi Hari Setyono Baiq Hilda Astriana Binti Nuraisyah Brilian Swastika Budi Murtiyasa Danang Tejo Kumoro Darsinah Darsinah Daud Della putri rahayu Dewa Gede Semara Edi Dewi Putri Lestari, Dewi Putri Dini Ayu Lestari Euis Saribanon, Euis Fadlil Zulfan Ishomi Faizal Faried Nur Imanudin FATIMATUZZAHRO Ferdika Setiadi Kurniawan Fikri Riski Utama Fitri Nurdianingsih Gede Agus Surya Pratama Gede Sudiarta Gerard Sean Dwayne Gracia Winaktu Gusti Ngurah Sugiana H Ahmad Hapsari Anggrahenny Harsono Harya Ramadanu Hasna Dewi I Ketut Ngawit I Ketut Sudiarta Ida Bagus Yogi Pebriana Ika Citria imam sonny Iqbal Ade Saputra Izyam B. Jevva Edya saputra Julia Rizki Jumas Khoiri Yahya Afifah Kurniawan Kuswanto Laili Hidayanti Lilis Fauziah Balgis Lumbessy Lumbessy, Salnida Yuniarti Lutfiah Lukman M. Ahmed M. Arif Musthofa M. Lais Shofil Muna Manasya Khulafa Alief Rahman Mashuri Mashuri Mira Astika Mochammad Imron Awalludin Mudafiqil Ilmi Muhammad Aflah Kafabi Muhammad Ash Shaff Muzakki Muhammad Hamzani Wahid Muhammad Junaidi Muhammad Kafnun Kafi Muhammad Kusnadi Muhammad Mashduqi Muhammad Nasir Muhammad Suhufi Nafik Burhanudin Nanda Diniarti Ni Made Darmadi Ninoy Octavines Nunik Cokrowati Nurul Rahmatia Ardianti Okin Ringan Purba Padusung Padusung Paryono . Peppy Fachrial Pipid Ari Wibowo Puput Agustin Putu Pande Nico Ardana Rangga Idris Affandi Reza Harianto Rezky, Nurhani Rizky Eliandi Rocmansyah, M Ronaldo Tri Nova Caesa Rusdi Zaini Fajri Sadikin Amir Sahril Sahrul Alim Sang Ayu Made Putri Suryani Santosa Santosa Santoso Sari Setiyani Setyo Wuri Kartika Nugraheni Sheva Bayu Firmansyah Solahudin Soraya, Nova Dewi Sudirman Suhadi Prayitno Sumarjan Sumarjan Sumliyah, Sumliyah Syahiruddin Tarigan, Junaidi Thoy Batun Citra Rahmadani Tofik Akbar Tomi Hardjatno Tomy Rosady Ulfatul Fitriana, Rizha Ulul Ilmi Wafrotur Rohmah Wargo Wastu Ayu Diah Mahesa1 Wiyan Herra Herviana Yuliana Asri