Articles
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Pengetahuan Keluarga Pasien Mengenai Cuci Tangan
Surya, Surya;
Maryana, Maryana;
Fitria, Nurwijaya
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 1 (2025): Februari 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jppp.v7i1.4039
Infeksi nosokomial dapat ditularkan dari interaksi antara perawat, pasien, dan keluarga pasien. Sebagai orang yang paling dekat dengan pasien, keluarga harus patuh terhadap kegiatan cuci tangan sebelum dan sesudah berinteraksi dengan pasien. Perilaku cuci tangan oleh keluarga pasien, sangat dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan keluarga dimana terdapat beberapa faktor yang berhubungan langsung dengan tingkat pengetahuan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor faktor yang berhubungan dengan pengetahuan keluarga pasien mengenai cuci tangan.Penelitian ini menggunakan desain cross sectional study. Penelitian ini dilakukan dengan cara membagikan kuisioner tentang pengetahuan keluarga mengenai cuci tangan pada 107 keluarga pasien di ruang rawat inap RSUD Depati Bahrin Sungailiat pada tanggal 8 – 31 Mei 2024. Data yang terkumpulkan kemudian analisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa terdapat hubungan antara faktor usia (p-value=0,0001), jenis kelamin (p-value=0,002), dan pendidikan (p-value=0,001) dengan pengetahuan keluarga mengenai cuci tangan
Pengaruh Terapi Relaksasi Autogenik Zikir terhadap Kecemasan pada Pasien Hemodialisa
Komariah, Komariah;
Fitri, Nurwijaya;
Maryana, Maryana
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 5 (2024): Oktober 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jppp.v6i5.4366
Kecemasan adalah kondisi pada psikologis seseorang yang penuh dengan rasa takut dan khawatir, dimana perasaan takut dan khawatir akan sesuatu hal yang belum pasti akan terjadi. Salah satu intervensi nonfarmakologi untuk mengurangi kecemasan yaitu dengan terapi relaksasi autogenik, teknik relaksasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah terapi relaksasi autogenik zikir, yaitu suatu metode yang memadukan antara relaksasi dan zikir dengan focus latihan pada relaksasi dan kata yang terkandung di dalam zikir yang dapat memunculkan respon relaksasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi relaksasi autogenik zikir terhadap kecemasan pada pasien hemodialisa di RSUD Depati Bahrin Sungailiat Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan desain eksperimental one grup pre test dan post test. Penelitian ini di lakukan pada 26 pasien hemodialisa di RSUD Depati Bahrin Sungailiat pada tanggal 1 Juli – 5 Juli 2024. Peneliti melakukan pengukuran sebelum dan sesdudah diberikan terapi relaksasi autogenic zikir. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai rata rata tingkat kecemasan sebelum dilakukan terapi relaksasi autogenic zikir adalah (M=13,11 ± SD= 2,519). Setelah diberikan terapi relaksasi autogenic zikir, nilai tingkat kecemasan pada pasien hemodialisa mengalami penurunan menjadi (M= 9,76 ± SD= 2,285). Hasil uji dependent t-test (paired t-test) didapatkan nilai p-value = 0,000 < 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh terapi relaksasi autogenik zikir terhadap kecemasan pada pasien hemodialisa di RSUD Depati Bahrin Sungailiat Tahun 2024.
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Penyembuhan Luka Post Operasi
Oktalio, Oktalio;
Faizal, Kgs. M.;
Maryana, Maryana
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 5 (2024): Oktober 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jppp.v6i5.4397
Laparatomi merupakan prosedur yang membuat irisan vertikal yang besar pada dinding perut ke dalam rongga perut. Setelah bedah laparatomi, sayatan menyebabkan luka yang dalam dan besar yang membutuhkan waktu penyembuhan dan perawatan yang berkelanjutan. Perawatan luka dapat dilakukan perawatan dengan baik tetapi ada beberapa faktor yang menghambat dalam penyembuhan luka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan penyembuhan luka post operasi. Jenis penelitian dilakukan dengan desain cross sectional. Populasi semua pasien yang selesai menjalani tindakan operasi di RSUD Drs. H. Abu Hanifah Bangka Tengah tahun 2023 seabanyak 279. Cara menentukan sampel menggunakan rumus Slovin didapatkan 83 responden. Teknik yang digunakan yaitu purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah data sekunder dari rekam medis pasien. Analisa data yang digunakan adalah analsis univariat dan analisis bivariat dengan uji statistik chi square. Hasil uji statistik Chi-square didapatkan usia (p-value=0,000) dan status gizi (p-value=0,000). Kesimpulan ada hubungan usia dan status gizi dengan penyembuhan luka post operasi di RSUD Drs. H. Abu Hanifah tahun 2024.
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kualitas Hidup pada Pasien CHF
Soleha, Soleha;
Kusumajaya, Hendra;
Maryana, Maryana
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 1 (2025): Februari 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jppp.v7i1.5596
Penyakit kardiovaskuler saat ini masih menjadi ancaman global dan menjadi penyebab kematian nomor satu di dunia. Gagal jantung menjadi masalah kesehatan masyarakat dengan angka morbiditas dan mortalitas yang tinggi baik di negara maju maupun berkembang. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kualitas hidup pada pasien CHF. Penelitian ini dilaksanakan di unit rawat inap RSUD Sejiran Setason pada tanggal 31 Oktober-01 Desember 2024. Penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain Cross Sectional. Populasi pada penelitian ini adalah pasien CHF di unit rawat inap pada tahun 2023 sebanyak 278 pasien. Sampel menggunakan rumus slovin didapatkan 81 responden, teknik sampling yang digunakan yaitu purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner yang terdiri dari karakterisitik responden dan MLHFQ. Data dianalisis secara univariat dan bivariat mengunakan uji statistik chi square dengan nilai α 0,1. Hasil uji statistik Chi-square didapatkan variabel usia nilai p value 0.022, jenis kelamin nilai p value 0.551, riwayat merokok nilai p value 0.043 dan komorbiditas nilai p value 0.002. Kesimpulan terdapat hubungan antara usia, merokok dan komorbiditas dengan kualitas hidup pada pasien CHF di Ruang Rawat Inap RSUD Sejiran Setason tahun 2024.
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Komplain Pasien Rawat Jalan di Poli THT
Putra, Septian Aditya;
Maryana, Maryana;
Agustin, Agustin
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 1 (2025): Februari 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jppp.v7i1.5648
Komplain merupakan keluhan yang disampaikan pasien terhadap pelayanan yang diberikan. Standar kualitas yang berbeda antara pasien dan penyedia layanan dapat menimbulkan keluhan. Keluhan adalah istilah yang muncul dari ketidaksesuaian antara persepsi pelanggan apa yang dilihat dan yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Fakto-Faktor yang berhubungan dengan komplain pasien di Rumah Sakit Bakti Timah Pangkalpinang Tahun 2023. Desain penelitian yang dilakukan dalam penlitian ini adalah penelitian kuantitatif yang dilakukan dengan pendekatan cross sectional yaitu penelitian yang pendekatan pengumpulan datanya sekaligus objek penelitian dianggap hanya sekali, dengan hasil berupa analisa univariat dan analisa bivariat. Populasi penelitian yaitu seluruh pasien bulanan di poli THT Rumah Sakit Bakti Timah Pangkalpinang, sampel yang diambil berjumlah 36 orang di Poli THT Rumah Sakit Bakti Timah Pangkalpinang. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa ada hubungan antara komplain pasien terhadap aspek manusia dan pelayanan dengan Uji statistik p value=0,000 <0,05, dan ada hubungan komplain pasien terhadap waktu tunggu dengan Uji statistik p value=0,000<0,05. Saran dari penelitian ini adalah agar pelayanan lebih ditingkatkan lagi dan waktu tunggu di pelayanan lebih di persingkat lagi supaya tidak ada pasien yang komplain.
GERAKAN MASYARAKAT UNTUK MELAKUKAN PRILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DI LINGKUNGAN NELAYAN II SUNGAILIAT
Anggraini, Rima Berti;
Maryana, Maryana
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Citra Delima Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Citra Delima
Publisher : Institut Citra Internasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33862/jp.v1i1.366
PHBS merupakan komponen strategis pembangunan kesehatan yang optimal. Program PHBS adalah bentuk pemberdayaan masyarakat bersifat preventif dan promotif dengan cara yang sangat mudah dan murah, namun hasilnya sangat luar biasa untuk meningkatkan derajat kesehatan. Namun, masih rendahnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga PHBS menyebabkan masih tinggginya penyakit. Metode yang digunakan dalam sosialisasi ini terdiri dari tahap persiapan, Tahap kerja dan evaluasi. Kegiatan sosialisasi dilakukan dengan menggunakan metode ceramah dan diskusi dan menghasilkan kesepakatan untuk melakukan kegiatan gotong royong dan mencuci tangan 6 langkah. Kesimpulan dalam kegiatan ini bahwa masyarakat nelayan II sangat antusias dalam mengikuti kegiatan sosialisasi dan menyadari pentingnya menerapkan PHBS untuk mencegah penyakit.
PENINGKATAN SDM BERBASIS EKONOMI KREATIF MELALUI OLAHAN PEPAYA MUDA
Maryana, Maryana;
Shalawati, Shalawati;
Maisyuri, Maisyuri;
Alfahmi, M. Lutfi;
Keumala, Cut Muftia;
Fazilah, Nura;
Ramadhanty, Helsy
RAMBIDEUN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2024): Rambideun: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Al Muslim
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51179/pkm.v7i3.2854
Creative economy is a concept in the new economic era that intensifies information and creativity by relying on ideas and knowledge from human resources as the main production factors. The secret of the creative economy lies in creativity and innovation. The creative economy emphasizes the power of ideas and concepts that are based on the strength of human resources aspects. Optimizing the capacity of human resource empowerment in the village is done by providing socialization and training to process the potential that exists around the community and providing reinforcement to the community in the village. Gampong Jawa Baru is located in the coastal area of Lhokseumawe City and papaya plants are often found and planted by the residents on their yards. However, the use of papaya among the community was still less than optimal due to the lack of knowledge, ideas and creativity from the community. Therefore, it was considered necessary to conduct training related to the processing of papaya fruit, one of which is in the form of processed papaya sticks. The method of implementing the activity was carried out through the delivery of materials, discussions, and product making practices. The results of the implementation of this community service activity showed an increase in the knowledge and creativity of the community in utilizing local food, specifically papaya fruit, and the participants were very enthusiastic and even the community expected further training on product packaging and marketing.
MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA EKSTRAKURIKULER DALAM MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA DI SD NEGERI 3 NISAM KABUPATEN ACEH UTARA
Maryana, Maryana;
Yanti, Hera;
Najmuddin, Najmuddin
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.34052
Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan manajemen sarana dan prasarana ekstrakurikuler dalam meningkatkan kreativitas siswa di SD Negeri 3 Nisam Kabupaten Aceh Utara dengan menggunakan metode kualitatif yang bersifat penelitian lapangan. Informan berjumlah lima orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan sarana dan prasarana ekstrakurikuler dalam meningkatkan kreativitas siswa sudah terencana dengan baik, tahapan perencanaan dimulai rapat perencanaan, penetapan kebutuhan sarana dan prasarana, perencanaan laporan kebutuhan dan perencanaan keuangan dengan membentuk tim perencanaan. Pelaksanaan sarana dan prasarana ekstrakurikuler dalam meningkatkan kreativitas siswa belum sepenuhnya baik. Pelaksanaan dilakukan dengan cara mengadakan sarana dan prasarana ekstrakurikuler tetapi masih kurang dalam kegiatan olahraga, pengadaan keuangan sarana dan prasarana ekstrakurikuler masih terbatas, pemanfaatan sarana dan prasarana dilakukan dengan baik dengan alakadarnya saja, serta pemeliharaan sarana dan prasarana yang masih kurang. Pengadaan sarana dan prasarana juga dilakukan meliputi menyewa, membeli barang, dan hibah/bantuan dari pemerintah. Evaluasi sarana dan prasarana ekstrakurikuler sudah dilakukan dengan baik. Evaluasi tersebut direalisasikan dengan menganalisis faktor pendukung dan penghambat manajemen sarana dan prasarana seperti kendala pemeliharaan barang yang teledor, rusak, hilang maka solusinya disampaikan kemanfaatan dan penggunaan dari barang-barang sarana prasarana tersebut secara kontinyu. Mengadakan pembinaan dan berdiskusi terkait masalah yang perlu diselesaikan adalah solusi dari kebersamaan dan kekompakkan yang tidak berjalan.
Multimodal Hand Hygiene Improvement Strategy Meningkatkan Kepatuhan Cuci Tangan Five Moment
maryana, maryana;
Anggraini, Rima Berti
Citra Delima Scientific journal of Citra Internasional Institute Vol. 7 No. 2 (2024): Citra Delima Scientific journal of Citra Internasional Institute
Publisher : Institut Citra Internasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33862/citradelima.v7i2.388
Nurses can be a source of nosocomial infections in hospital. Nurse’s Hand Hygiene is most important step to reduce infection. The study aims to export the multimodal Hand Hygiene improvement strategy as a solution for PPI managers in increasing nurses handwashing compliance according to standards in hospitals. This research uses an observational pilot studi approach. The room used as a pilot study was a pediatric nursing room which consisted of 12 implementing nurses, 1 specialist doctor, and 1 assistant doctor. The results showed that the hand washing compliance of nurses’ increased to 80% after implementation of the Multimodal Hand Hygiene Improvement Strategy. The conlusion. nurses’ hand washing compliance is classified as obedient after the Multimodal Hand Hygiene Improvement Strategy is carried out. It is recommended that the Multimodal Hand Hygiene Improvement Strategy can be used as an approach to improve Five Moment Hand Hygiene compliance in hospitals.
Fitoremediasi Menggunakan Variasi Kombinasi Tanaman Kiambang (Salvinia molesta M) dan Tanaman Kayu Apu (Pistia stratiotes L) dalam Menurunkan Besi (Fe) dengan Sistem Batch
Maryana, Maryana;
Oktorina, Sarita;
Auvaria, Shinfi Wazna;
Setyowati, Rr diah Nugraheni
Al-Ard: Jurnal Teknik Lingkungan Vol. 6 No. 1 (2020): September
Publisher : Department of Environmental engineering, Faculty of Science and Technology, Islamic State University Sunan Ampel Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29080/alard.v6i1.976
The increased industrial development can cause pollution and environmental damage. Iron metal (Fe) is an essential metal whose existence is a certain amount needed by living organisms, but in excessive amounts will cause toxic effects. To overcome this problem, an environmentally friendly technology is needed, namely phytoremediation technology using kiambang plants (Salvinia molesta M) and Kayu apu plants (Pistia stratiotes L). The purpose of this study was to determine the efficiency of reducing the concentration of iron (Fe) in ground water using a combination of kiambang (Salvinia molesta M) and a combination of Kayu apu plants (Pistia stratiotes L). This research method is experimental and the research approach used is qualitative analysis. The process of phytoremediation with a batch system using a Kiambang plant (Salvinia molesta M) and wooden apu (Pistia stratiotes L) as much as 300 grams (uses a variation of the amount different from the same weight (25:75) (150:150) (75:25)) in each reactor. The results showed a decline on the 12th day. In the reactor treatment group of 1 is 0.30 mg/l and efficiency at 47%, reactor 2 is 0.06 mg/l and efficiency of 93%, and reactor 3 is 0.49 mg/l and efficiency of 9%. The highest efficiency value in decreasing the concentration of iron (Fe) in groundwater using variations in the combination of Kiambang plant (Salvinia molesta M) and the wooded plant (Pistia stratiotes L) in the reactor treatment group 2 is 93% on the 12th day.