p-Index From 2021 - 2026
10.254
P-Index
This Author published in this journals
All Journal DIDAKTIKA: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar JURNAL PENELITIAN ILMU PENDIDIKAN MAJALAH ILMIAH PEMBELAJARAN Jurnal Visi Ilmu Pendidikan Edutech Jurnal Pendidikan Indonesia Psikopedagogia ELEMENTARY SCHOOL JOURNAL PGSD FIP UNIMED JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan AL ISHLAH Jurnal Pendidikan EDUHUMANIORA: Jurnal Pendidikan Dasar Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Jurnal Moral Kemasyarakatan Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Basicedu Journal of Education Technology Mimbar Ilmu Jurnal At-Tarbiyat (Jurnal Pendidikan Islam) JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Buana Ilmu Khazanah Pendidikan Islam Ghancaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia IJECA (International Journal of Education and Curriculum Application) Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran These proceedings represent the work of researchers participating in The International Conference on Elementary Education (ICEE) which is being hosted by the Elementary Education Study Programme School of Postgraduate Studies, Universitas Pendidikan JURNAL EDUPENA Inovasi Kurikulum Indonesian Journal of Educational Development (IJED) Jurnal Basicedu Curricula: Journal of Curriculum Development Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Dikdimas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat IJOEM: Indonesian Journal of Elearning and Multimedia West Science Interdisciplinary Studies West Science Interdisciplinary Studies West Science Social and Humanities Studies Educandumedia: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kependidikan Jurnal Elementaria Edukasia The Journal of Educational Development SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA Jurnal Pendidikan Progresif International Conference On Social Science Education Proceeding
Claim Missing Document
Check
Articles

The Role of Teachers and Islamic Activities In Developing The Character of Students Isniatun Munawaroh; Mohammad Ali; Asep Herry Hernawan
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 03 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i03.4468

Abstract

The purpose of this study is to investigate the role of the teacher who serves as a role model for developing the character of students at the junior high school level. The research method used is descriptive qualitative research. The participants involved in this study were school principals, deputy principals, teachers of Islamic religious education and PKN, guidance and counseling teachers, homeroom teachers, and students from three junior high schools in Bandung. Data is collected through several techniques, namely interviews, observation and documentation. Data were analyzed using an interactive model from Miles & Huberman which includes the steps of: data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The research findings show that several aspects of the teacher's personality that can be role models in developing student character are the use of language, behavior, and personality. The values that can be learned from the teacher's example are honesty, responsibility, courtesy, tolerance, discipline, and caring. There are several factors that become inhibiting and supporting. Several supporting factors in developing student character include curriculum content standards, leadership, commitment, and togetherness. Factors that become obstacles to developing student character are the low level of parental concern, the apathy of teachers and students, and the use of funds that are not optimal.
Analysis of The Teacher's Role in The Implementation and Development of The Al-Qur'an Tahfiz Curriculum in Islamic Boarding Schools Murtaqia Tusholihat; Mohammad Ali; Asep Herry Hernawan; Laksmi Dewi
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 03 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i03.4349

Abstract

This study aims to formulate learning objectives, strategies in achieving memorization targets, how to carry out the Al-Qur'an tahfiz learning curriculum. The research method used is a qualitative approach by directly analyzing the daily activities of teachers and participants through various processes including muayasyah, research and development, interview, library, and documentation. This research was conducted in five Islamic boarding schools in West Java, Indonesia. The results of the research show that teachers are at the forefront of curriculum development, that every teacher must be smart in capturing every situation that develops. The results of research on Islamic boarding schools show that by giving teachers the widest possible authority to carry out the curriculum and develop it according to situations and conditions in the field, it has succeeded in facilitating students to achieve memorization targets according to their respective abilities. That the materials and learning strategies that have been developed can be used as comparisons in order to improve teacher quality. From this study it can be concluded that in the work of compiling the curriculum it is not enough to only use experts but also must involve experienced teachers as a team and contributors of ideas from the field.
KEBIJAKAN SEKOLAH BERTARAF INTERNASIONAL (SBI) ANTARA IDEALIS DAN DILEMATIS Isniatun Munawaroh; Mohammad Ali; Asep Herry Hernawan
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 1, No 02 (2012): Jurnal Edukasi Islami - Juli 2012
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (585.33 KB) | DOI: 10.30868/ei.v1i02.22

Abstract

BUDAYA GEMAR MEMBACA SEJAK USIA DINI Murtaqia Tusholihat; Mohammad Ali; Asep Herry Hernawan; Laksmi Dewi
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 1, No 01 (2012): Jurnal Edukasi Islami - Januari 2012
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.19 KB) | DOI: 10.30868/ei.v1i01.15

Abstract

Orang mukmin hendaknya mampu mensyukuri anugerah tersebut dengan memfungsikan potensi dan kapasitasnya untuk selalu belajar. Belajar adalah key term (istilah kunci) yang paling vital dalam setiap usaha pendidikan, sehingga tanpa belajar sesungguhnya tak pernah ada pendidikan.[1]Sebagai suatu proses, belajar hampir selalu mendapat tempat yang luas dalam berbagai disiplin ilmu yang berkaitan dengan upaya kependidikan. Perubahan dan kemampuan untuk berubah merupakan batasan dan makna yang terkandung dalam belajar. Karena kemampuan berubahlah, manusia terbebas dari kemandegan fungsinya sebagai khalifah di bumi. Selain itu, dengan kemampuan berubah melalui belajar, manusia secara bebas dapat mengeksplorasi, memilih, dan menetapkan keputusan-keputusan penting untuk kehidupannya. Belajar juga memainkan peranan penting dalam mempertahankan kehidupan sekelompok umat manusia (bangsa) di tengah-tengah persaingan yang semakin ketat di antara bangsa-bangsa lainnya yang lebih dahulu maju karena belajar.[1] Muhibbin Syah, Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru, Bandung, Remaja Rosdakarya, 2000, hlm:94.
Metode Implementasi Kurikulum Rehabilitasi Pecandu Napza Nurhamzah C S; Asep Herry Hernawan; Rusman Rusman
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 001 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Article In Progress Special Issue 20
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i001.5483

Abstract

Proses pendidikan adalah proses mendidik manusia, inti manusia adalah jiwa, jadi pendidian adalah mendidik jiwa. Mendidik pecandu napza dinamakan rehabilitasi. Rehabilitasi pecandu napza tidak lain dalam rangka membantu para pecandu napza jiwanya terlepas di ketergantungan napza melalui program tertentu. Di Inabah proses rehabilitasi dilakukan dengan mengintensifkan kegiatan mandi malam, zikir, dan shalat (wajib dan sunat) dan keberhasilannya sudah mendapat pengakuan dari berbagai pihak dan berbagai penelitian menunjukkan efek amaliah tersebut terhadap perubahan perilaku para pcandu napza setelah menjalani pembinaan kurang lebih minimal empatpuluh hari lamanya. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis metode yang digunakan dalam implementasi kurikulum pembinaan jiwa para pecandu napza. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode yang digunakan dalam membina para pecandu napza di Inabah adalah metode latihan jiwa (riyadlatu al-nafs) sebagai proses pensucian jiwa (tazkiyat al-nafs) dan pembersihan hati (tashfiyat al-qulb) dengan melalui tiga tahapan, takhliyat, pengosongan dari kotoran jiwa dan hati, tahalliyat pengiassan jiwa dan hati dengan akhlak dan sifat-sifat Allah, dan tajalliyat Allah dalam jiwa dan hati pecandu napza sebagai hasil dari amaliah yang konsisten dan inten serta continue.
Teachers' perceptions of media literacy in Junior High School Ahmad Fajar Fadlillah; Mohammad Ali; Asep Herry Hernawan; Cepi Riyana
Inovasi Kurikulum Vol 20, No 2 (2023): Inovasi Kurikulum, August 2023
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia (HIPKIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jik.v20i2.61704

Abstract

Teachers play an essential role in the success of school media literacy programs. This study analyzes teachers' current perceptions of media literacy competence in junior high schools in West Java, Indonesia. Descriptive research methods have been used to describe and summarize data using statistical techniques. The sample consisted of 381 respondents obtained using a purposive sampling technique. Data collection was obtained from questionnaires distributed through online platforms. The results analyze teachers' perceptions of their knowledge, skills, and attitudes towards media literacy. Teachers understand this concept strongly, recognizing that it goes beyond traditional literacy concepts, including reading and writing. Expertise is also demonstrated in accessing various forms of media. However, media skills are still relatively weak in content analysis and integration into teaching practice because teachers lack the necessary skills to integrate concepts into their teaching practice effectively. A particularly positive attitude towards this concept, recognizing the ability to equip students with the 21st-century skills necessary for today and the future. The research implications describe their literacy conditions as a basis for developing media literacy education. AbstrakGuru memegang peranan penting dalam keberhasilan program literasi media di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi guru saat ini terhadap kompetensi literasi media di sekolah menengah pertama di Jawa Barat, Indonesia. Metode penelitian deskriptif digunakan untuk mendeskripsikan dan merangkum data dengan menggunakan teknik statistik. Sampel berjumlah 381 responden yang diperoleh dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data diperoleh dari kuesioner yang disebar melalui platform online. Hasilnya menganalisis persepsi guru saat ini mengenai pengetahuan, keterampilan, dan sikap mereka terhadap literasi media. Para guru memiliki pemahaman yang kuat tentang konsep ini, menyadari bahwa konsep ini melampaui konsep literasi tradisional yang mencakup membaca dan menulis. Keahliannya juga ditunjukkan dalam mengakses berbagai bentuk media. Namun, keterampilan media masih relatif lemah dalam bidang analisis isi dan integrasi ke dalam praktik mengajar karena guru kurang memiliki keterampilan yang diperlukan untuk secara efektif mengintegrasikan konsep ke dalam praktik mengajar mereka. Sikap yang sangat positif terhadap konsep ini, mengakui kemampuan membekali siswa dengan keterampilan abad ke-21 yang diperlukan untuk saat ini dan masa depan. Implikasi penelitian tersebut menggambarkan kondisi literasi mereka sebagai landasan dalam mengembangkan pendidikan literasi media.Kata Kunci: Literasi media; persepsi guru; sekolah menengah pertama
BUDAYA GEMAR MEMBACA SEJAK USIA DINI Murtaqia Tusholihat; Mohammad Ali; Asep Herry Hernawan; Laksmi Dewi
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 01 (2012): Jurnal Edukasi Islami - Januari 2012
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v1i01.15

Abstract

Orang mukmin hendaknya mampu mensyukuri anugerah tersebut dengan memfungsikan potensi dan kapasitasnya untuk selalu belajar. Belajar adalah key term (istilah kunci) yang paling vital dalam setiap usaha pendidikan, sehingga tanpa belajar sesungguhnya tak pernah ada pendidikan.[1]Sebagai suatu proses, belajar hampir selalu mendapat tempat yang luas dalam berbagai disiplin ilmu yang berkaitan dengan upaya kependidikan. Perubahan dan kemampuan untuk berubah merupakan batasan dan makna yang terkandung dalam belajar. Karena kemampuan berubahlah, manusia terbebas dari kemandegan fungsinya sebagai khalifah di bumi. Selain itu, dengan kemampuan berubah melalui belajar, manusia secara bebas dapat mengeksplorasi, memilih, dan menetapkan keputusan-keputusan penting untuk kehidupannya. Belajar juga memainkan peranan penting dalam mempertahankan kehidupan sekelompok umat manusia (bangsa) di tengah-tengah persaingan yang semakin ketat di antara bangsa-bangsa lainnya yang lebih dahulu maju karena belajar.[1] Muhibbin Syah, Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru, Bandung, Remaja Rosdakarya, 2000, hlm:94.
KEBIJAKAN SEKOLAH BERTARAF INTERNASIONAL (SBI) ANTARA IDEALIS DAN DILEMATIS Isniatun Munawaroh; Mohammad Ali; Asep Herry Hernawan
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 02 (2012): Jurnal Edukasi Islami - Juli 2012
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v1i02.22

Abstract

Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) bangsa Indonesia saat ini masih sangat rendah jika dibandingkan dengan negara lain. Salah satu faktor utama rendahnya kualitas SDM ini tentu berhubungan dengan dunia pendidikan nasional. Program pendidikan nasional yang telah dirancang diyakini belum berhasil menjawab harapan dan tantangan masa kini maupun masa depan. Padahal, dunia pendidikan nasional perlu dirancang agar mampu melahirkan generasi atau SDM yang memiliki keunggulan pada era globalisasi.Di sisi lain, era globalisasi ditandai dengan persaingan antar negara, baik tingkat regional (ASEAN) maupun tingkat internasional. Oleh karena itu, tidak hanya potensi sumber daya alam semata yang diperhatikan, tetapi juga dibutuhkan SDM yang berkualitas dan mampu bersaing dengan negara lain.Fakta-fakta tersebut mendorong perlunya peningkatan kualitas layanan pendidikan, seperti layanan pendidikan berstandar internasional yang berbasis teknologi informasi maupun pembelajaran dengan metode bilingual. Salah satu realisasinya adalah dengan dikeluarkannya kebijakan pengembangan Sekolah Bertaraf Internasional (SBI) guna meningkatkan kemampuan dan daya saing bangsa Indonesia di forum internasional. Kebijakan SBI merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan mutu pendidikan nasional melalui kerjasama dengan negara-negara maju yang memiliki keunggulan, khususnya dalam bidang pendidikan. Pendidikan diperkaya dengan mengacu pada standar pendidikan salah satu negara anggota Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) dan negara maju lainnya.Di sisi lain, penyelenggaraan SBI dapat melahirkan konsep pendidikan yang diskriminatif, dimana pada realitasnya sekolah ini hanya mampu dijangkau oleh siswa yang memiliki kemampuan/kecerdasan unggul dan cenderung ekslusif. Layanan pendidikannya juga seakan diperuntukan bagi anak orang kaya atau kaum “the have”, dan sangat berpotensi terjadinya komersialisasi pendidikan. Dalam makalah ini, penulis mencoba mendeskripsikan secara global salah satu isu kritis dalam pendidikan, yakni seputar penyelenggaraan Sekolah Bertaraf Internasional tersebut yang masih ditanggapi pro dan kontra oleh banyak kalangan, termasuk para pemerhati dunia pendidikan dan lebih-lebih oleh para orang tua siswa. Pemerintah menuai banyak pujian dan juga kritikan, seakan konsep dan penyelenggaraan SBI dinilai belum dikaji secara mendalam.  Keywords : international school, teknologi informasi, analisis, public policy, idealist and dilematis
Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) di Sekolah Dasar dalam Mengembangkan Profil Pelajar Pancasila Angga; Asep Herry Hernawan; Tita Mulyati
Jurnal Elementaria Edukasia Vol. 6 No. 3 (2023): september
Publisher : Elementary Teacher Education Program, Majalengka University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jee.v6i3.6107

Abstract

The application of the Pancasila student profile can strengthen character and competency development, train problem-solving skills, and be responsible and concerned about issues around. This study aims to describe the implementation of the independent curriculum in developing the profile of Pancasila students in elementary schools. The research method used is the study of literature. Data collection with the keywords "independent curriculum" and "Pancasila student profile" through books and journals or articles from google scholar. The stages of research are carried out through: (1) reviewing the formulation of questions; (2) conduct literature reviews; (3) filter and select relevant literature; (4) analyze and synthesize the content of the appropriate literature; (5) control the quality of writing journal articles according to predetermined topics; and (6) present the results of the literature review. The results showed that IKM began to be implemented by elementary schools that were selected to become Driving Schools with the mandatory option of Mandiri Berbagi. The Merdeka Curriculum is devoted to developing the Pancasila Student Profile through intracurricular, co-curricular, extracurricular, and positive cultural activities in elementary schools. Elementary schools that have not yet become Driving Schools are given the option to implement the Independent Curriculum in accordance with school conditions. SMIs at the primary school level have so far been organized quite well and will be improved in the following year. So, this IKM will be implemented thoroughly in elementary schools in 2024.
Curriculum Development at PT. KAI Training Center Ir. H. Djuanda Bandung Yori Andes Saputra; Asep Herry Hernawan
West Science Interdisciplinary Studies Vol. 2 No. 01 (2024): West Science Interdisciplinary Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsis.v2i01.580

Abstract

Investing in Human Resources (HR) is crucial for a company's success despite technological advancements. High-quality human resources are essential, serving as the driving force within an organization. The Manager Curriculum collaborates to design a competency-based curriculum tailored to the company's needs, emphasizing attitude, skills, and knowledge. The syllabus outlines long-term learning plans. Learning methods include discussions, case studies, and exercises to engage participants effectively. Teaching materials, in the form of handouts, are prepared and approved to facilitate systematic learning. Overall, nurturing human resources is vital for an organization's growth and competitiveness.
Co-Authors Aah Ahmad Syahid Aah Ahmad Syahid, Aah Ahmad Aceng Ali Nurdin Adestipa Adi Prehanto Afidah, Naila Tazkiyatil Ahmad Fajar Fadlillah Al Arsuadhi, Nurul Laily Ana Ratnasari Ana Ratnasari, Ana Aneka Ahmadi Angga Angga Angga Angga Angga Angga Angga Hadiapurwa Ari Indra Susanti Ari indra Susanti Aristo, Thomas Joni Verawanto Arwan, Juwintar Febriani Asep Nuryadin Barkah, Taopik Budi Setiawan Budi Setiawan Cantika, Varary Mechwafanitiara Cepi Riyana Cepi Riyana, Cepi Chevy Kusumah Wardhana Cucu Suryana Damayanti, Vismaia S Dano Ali, Yusuf Nugraha Dewi Siti Solihah Dinn Wahyudin, Dinn Dudun Najmudin Emilzoli, Mario Endah Permatasari Eneng Mardiana Fadlillah, Ahmad Fajar Fatimah, Aah Siti Fedri Ruluwedrata Rinawan Fiony Flora Honey Darmawan Gandasari, Adriana Gema Rullyana Gumelar, Muhammad Raffy Maulana Gupi Rohman Nurmansyah Hadiyansah, Yadi Hafsah Nugraha Ida Arina Ida Fiteriani Ima Nurwahidah Ineu Sumarsih Irfan Hendrawan Ishmahani Sobarningsih Isniatun Munawaroh Jaka Nurhidayat Kailani, Rizal Khairunnisa, Azizah Nurul Khoirunnisa, Azizah Nurul Kinanti, Ratna Ayu kurniawati, weni Laksmi Dewi Laksmi dewi Laksmi Dewi, Laksmi Lia Susanti Lien Halimah Marliyani, Teni Mawardi Megandarisari, Megandarisari Mohammad Ali Mohammad Ali Mubiar Agustin Murtaqia Tusholihat Murtaqiatusholihat Murtaqiatusholihat Nanda Khaerunnisa Syafitri Neneng Rostika Neti Budiwati Nugroho, Rudi Adi Nurhamzah C S Nurhasanah, Yulianti Nurmansyah, Gupi Rohman Nurrani, Nisya Nurul Laily Al Arsyadhi Nurwahidah, Ima Pamuji, Gita Mahardika Pitri Maharani Efendi Priandani, Ai Pemi Prihantini Prihantini Prihantini R. Nadia Hanoum, R. Nadia Rahayu, Restu Rahayuningsih, Yayu Sri Restu Rahayu Risa Ginting Rita Rosita Rita Rosita Rofita Rahayu Rohim Abdurohim Ropo, Eero Rosyanto, Rosyanto Rudi Susilana, Rudi Rullyana, Gema Rusman Rusman Rusman Rusman Rusman Rusman S, Nurhamzah C Saputra, Yori Saputra, Yori Andes Selvi, Anastasia Setiawan, Dadan Setiyadi, Ruli Sipayung, Amy Theresia Sukirman, Dadang Sumarsih, Ineu Supiandi, Markus Iyus Suryana, Cucu Suwandi, Metsa Fajrianti Kusumah Teni Marliyani Tita Mulyati Tita Mulyati, Tita Triana Lestari Triana Lestari Tusholihat, Murtaqia Ursula Dwi Oktaviani, Ursula Dwi Wahyu Sopandi Wahyudin Wahyudin, Din Widya Puji Astuti, Widya Puji Wiguna Kusuma, Zakia Nur Aras Wijaya, Maurra Syifah Yadi Hadiyansah Yani Yani Yayu Sri Rahayuningsih Yori Andes Saputra Yulianti Nurhasanah Yunus Abidin Yusuf Tri Herlambang, Yusuf Tri Zainal Arifin