p-Index From 2021 - 2026
11.005
P-Index
This Author published in this journals
All Journal DIDAKTIKA: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar JURNAL PENELITIAN ILMU PENDIDIKAN MAJALAH ILMIAH PEMBELAJARAN Jurnal Visi Ilmu Pendidikan Edutech Jurnal Pendidikan Indonesia Psikopedagogia ELEMENTARY SCHOOL JOURNAL PGSD FIP UNIMED JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Al Ishlah Jurnal Pendidikan EDUHUMANIORA: Jurnal Pendidikan Dasar DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Jurnal Moral Kemasyarakatan Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Kurios Jurnal Basicedu Journal of Education Technology Mimbar Ilmu Jurnal At-Tarbiyat (Jurnal Pendidikan Islam) JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Buana Ilmu Indonesian Journal of Education and Mathematical Science Ghancaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia IJECA (International Journal of Education and Curriculum Application) Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran These proceedings represent the work of researchers participating in The International Conference on Elementary Education (ICEE) which is being hosted by the Elementary Education Study Programme School of Postgraduate Studies, Universitas Pendidikan JURNAL EDUPENA Inovasi Kurikulum Indonesian Journal of Educational Development (IJED) International Journal of Cyber and IT Service Management (IJCITSM) Jurnal Basicedu Curricula: Journal of Curriculum Development Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Dikdimas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat IJOEM: Indonesian Journal of Elearning and Multimedia West Science Interdisciplinary Studies West Science Interdisciplinary Studies West Science Social and Humanities Studies Educandumedia: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kependidikan Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Jurnal Elementaria Edukasia The Journal of Educational Development SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA Jurnal Pendidikan Progresif International Conference On Social Science Education Proceeding Khazanah Pendidikan Islam
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kompetensi Digital Guru Sekolah Dasar Syahid, Aah Ahmad; Hernawan, Asep Herry; Dewi, Laksmi
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2909

Abstract

Perubahan dunia secara global turut menghadirkan pelbagai alat-alat teknologi yang semakin canggih, termasuk dalam dunia pendidikan. Dibutuhkan peningkatan kualitas guru sebagai penyeimbang kemajuan pendidikan 4.0 ini, salah satunya adalah meningkatkan kompetensi digital guru. Namun, kenyataan di lapangan masih terdapat kondisi ketertinggalan teknologi. Penelitian ini memfokuskan untuk (1) mengetahui intensitas penggunaan perangkat digital dalam pembelajaran, (2) mengetahui program aplikasi komputer yang paling sering digunakan dalam pembelajaran, dan (3) mengetahui penguasaan guru dalam menggunakan program aplikasi komputer untuk pembelajaran. Penelitian ini menggunakan deskriptif survei dengan melibatkan 70 guru sekolah dasar dengan teknik secara acak. Instrumen pengumpulan data berupa angket didampingi pula dengan penjaringan data melalui kegiatan wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) Intensitas penggunaan perangkat digital menunjukkan angka 53% guru sudah menggunakannya setiap mengajar, 31% berselangan dan 16% tidak pernah menggunakan. (2) Program aplikasi komputer yang sering digunakan adalah melalui media sosial (68%) dan video conference (59%) yang merupakan media paling sering digunakan untuk alternatif komunikasi pembelajaran. (3) Sebanyak 44% guru berada pada tingkat sangat mampu dalam penguasaan menggunakan program aplikasi komputer untuk pembelajaran.
Komparasi Implementasi Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Kabupaten Garut Angga, Angga; Suryana, Cucu; Nurwahidah, Ima; Hernawan, Asep Herry; Prihantini, Prihantini
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3149

Abstract

Pendidikan dasar di Indonesia telah mengalami berbagai perkembangan kurikulum. Saat ini, Kurikulum 2013 tengah menjadi kurikulum utama yang diterapkan di sekolah-sekolah. Namun, ada beberapa Sekolah Penggerak yang digagas oleh Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknlogi yang dibina untuk mengimplementasikan kurikulum khusus, yaitu Kurikulum Sekolah Penggerak atau dikenal dengan istilah Kurikulum Merdeka, sebagai program mewujudkan Merdeka Belajar. Bahkan tahun ini, semua sekolah diberikan pilihan dalam mengimplementasi Kurikulum Merdeka disesuaikan dengan kesiapan sekolah tersebut. Kurikulum ini diimplementasikan di semua jenjang sekolah, tidak terkecuali Sekolah Dasar di Kabupaten Garut. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mengetahui perbedaan Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka, (2) membandingkan Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar, serta (3) menganalisis kesulitan-kesulitan yang dihadapi oleh dalam menerapkan Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Kabupaten Garut. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum 2013 memiliki konsep sangat baik dalam proses pendidikan. Akan tetapi, implementasi di lapangan tidak berjalan sebagaimanamestinya. Banyak kekurangan terjadi dalam penerapan di berbagai Sekolah Dasar Kabupaten Garut, dimulai dari perencanaan sampai evaluasi pembelajaran. Sementara, implementasi Kurikulum Merdeka di beberapa Sekolah Penggerak dilaksanakan di tahun pertama, kemudian dikembangkan di banyak sekolah tahun berikutnya. Beberapa sekolah masih merancang formula yang tepat dalam pelaksanaan Kurikulum Merdeka ini. Berdasarkan uraian tersebut, maka kedua kurikulum setelah dianalisis memiliki konsep yang sesuai dengan kultur pendidikan Indonesia. Namun demikian, beberapa hal ini haruslah menjadi pertimbangan pemangku kebijakan dan pelaksana pendidikan, sehingga kedua kurikulum ini dapat terimplementasi dengan tepat, bukan sekadar program yang dipaksa diterapkan dalam pendidikan di Sekolah Dasar, khususnya di Kabupaten Garut.
Analisis Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Penggerak Sekolah Dasar Sumarsih, Ineu; Marliyani, Teni; Hadiyansah, Yadi; Hernawan, Asep Herry; Prihantini, Prihantini
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 5 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3216

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui dan menelaah tentang "Analisis Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Penggerak SDN Guruminda 244 Kota Bandung. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang melihat dan mendengar lebih dekat dan terperinci penjelasan dan pemahaman individual tentang pengalaman-pengalamannya. Pendekatan fenomenologi tersebut didasari dari adanya ketertarikan peneliti untuk mengkaji lebih mendalam mengenai fenomena yang dialami oleh informan kunci. Penelitian dilaksanakan di SDN Guruminda 244 Kota Bandung. Informan dalam penelitian ini adalah guru, kepala sekolah, pengawas. Pengumpulan data dilakukan dengan beberapa teknik, yaitu; (a) observasi; (b) wawancara; dan (c) studi dokumentasi. Untuk menjamin keabsahan data dilakukan dengan beberapa upaya sebagai berikut: (a) memperpanjang masa pengumpulan data, (b) melakukan observasi secara terus-menerus dan sungguh-sungguh, (c) melakukan triangulasi, dan (d) melibatkan teman sejawat untuk berdiskusi. Dari hasil penelaahan dalam penelitian ini ditemukan adanya kurikulum merdeka yang menjadi acuan di sekolah penggerak, yang menghasilkan siswa yang berakhlak mulia, mandiri, bernalar kritis, kreatif, gotong royong, rasa kebhinekaan. Kepala sekolah penggerak mendorong berbagai macam program partisipatif, unik, dan banyak inovasi. Memupuk kerja sama dengan guru-guru yang mendukung pemimpinnya berpartisipasi dalam mewujudkan sekolah penggerak.
Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di Sekolah Penggerak Rahayu, Restu; Rosita, Rita; Rahayuningsih, Yayu Sri; Hernawan, Asep Herry; Prihantini, Prihantini
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3237

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan memperoleh informasi tentang penerapan kurikulum merdeka di sekolah penggerak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif, yaitu menggambarkan subjek tentang situasi dan data yang diperoleh selama pengamatan dan pertanyaan sehingga menjadi informasi yang berguna dan mudah dipahami oleh pembaca. Penelitian ini menjelaskan dan memberi gambaran mengenai implementasi kurikulum merdeka di sekolah penggerak. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa implementasi kurikulum di sekolah penggerak telah dilaksanakan dengan optimal dan sedang berlangsung, walaupun dalam pelaksanaannya masih banyak kekurangan dan hambatan. Kunci keberhasilan dari adanya penerapan kurikulum di sekolah penggerak adalah dari kepala sekolah dan guru-gurunya harus memiliki kemauan untuk melakukan perubahan. Kepala sekolah selaku pemimpin harus dapat merubah mindset Sumber Daya Manusia yang ada di sekolah tersebut untuk mau melakukan perubahan sehingga kurikulum merdeka dapat diterapkan.
Kontekstualisasi Kemaritiman dalam Desain Framework Sistem Pembelajaran Bahasa Indonesia Arwan, Juwintar Febriani; Dewi, Laksmi; Hernawan, Asep Herry
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.v5i1.8081

Abstract

One of the characteristics of the Kurikulum Merdeka policy is that it gives freedom for teachers to develop learning paths and subject matter. This is intended to create meaningful and contextual learning with students' daily lives. This study aimed to design Indonesian language learning that is in line with maritime literacy. Development of learning using the Dick and Carrey model. The results of the learning design showed that the learning design is in accordance with the learning objectives and achievements. Continuous development and improvement still needs to be done to produce contextual learning and can be used to increase ocean literacy capacity
Teacher Strategies for Creating Interesting and Dynamic Learning Kinanti, Ratna Ayu; Hernawan, Asep Herry
Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Vol 4 No 3 (2022): Pendidikan Islam dan Multikulturalisme
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/scaffolding.v4i3.4141

Abstract

This research discusses the key role of teachers in creating interesting and dynamic learning. Many elementary school teachers still use the lecture method in learning, so learning becomes monotonous and unpleasant for elementary school students, especially at SD Negeri Pinayungan II, the subject of this research. To improve the quality of education, teachers need to develop various strategies that can make learning more interesting for students. This research aims to inspire teachers, educators, and educational practitioners to improve the effectiveness of their teaching so that they can create more interesting and dynamic learning for students. The research approach used is qualitative with a case-based method regarding teacher strategies for creating interesting and enjoyable learning. The data collection technique uses interview, observation, and documentation techniques. Data analysis techniques in this study use qualitative descriptive analysis techniques. The research results using interview, observation, and documentation techniques showed that many teachers used the lecture method, making students disinterested in learning. There are many strategies that teachers can use to make learning in the classroom interesting and dynamic, namely by using strategies such as educational technology, applying a variety of teaching methods, and so on. Teachers must innovate by trying interesting and dynamic strategies to achieve this.
Curriculum Development at PT. KAI Training Center Ir. H. Djuanda Bandung Saputra, Yori Andes; Hernawan, Asep Herry
West Science Interdisciplinary Studies Vol. 2 No. 01 (2024): West Science Interdisciplinary Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsis.v2i01.580

Abstract

Investing in Human Resources (HR) is crucial for a company's success despite technological advancements. High-quality human resources are essential, serving as the driving force within an organization. The Manager Curriculum collaborates to design a competency-based curriculum tailored to the company's needs, emphasizing attitude, skills, and knowledge. The syllabus outlines long-term learning plans. Learning methods include discussions, case studies, and exercises to engage participants effectively. Teaching materials, in the form of handouts, are prepared and approved to facilitate systematic learning. Overall, nurturing human resources is vital for an organization's growth and competitiveness.
Analisis Reformasi Kurikulum terhadap Kualitas Pendidikan SD di Indonesia Fatimah, Aah Siti; Hernawan, Asep Herry; Prihantini, Prihantini
ELEMENTARY SCHOOL JOURNAL PGSD FIP UNIMED Vol 13, No 4 (2023): ELEMENTARY SCHOOL JOURNAL PGSD FIP UNIMED
Publisher : FIP Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/esjpgsd.v13i3.46636

Abstract

Indonesia telah mengalami perubahan kurikulum dari semenjak kemerdekaan sebanyak 11 kali. Kurikulum di mulai dari Kurikulum 1947, Kurikulum 1952, Kurikulum 1964, Kurikulum 1968, Kurikulum 1975, Kurikulum 1984, Kurikulum 1994, Kurikulum 2004, Kurikukum 2006, Kurikulum 2013, Kurikulum Darurat dan terakhir Kurikulum Merdeka 2022. Perubahan yang terjadi tentunya terdapat reformasi di dalamnya. Masing-masing reformasi kurikulum sesuai dengan kebutuhannya mengikuti perkembangan zaman dari awal kemerdekaan hingga saat ini memasuki masa era industri 5.0. Penelitian ini menggunakan metode Study Literatur Riview (SLR) dengan menggunakan referensi yang sesuai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reformasi kurikulum yang ada selama ini memberikan kontribusi terhadap kualitas pendidikan yang ada di Indonesia. Keywords: Reformasi, Kurikulum, dan kualitas pendidikan
ANALYSIS OF VOCATIONAL TEACHER TRAINING NEEDS FOR PKK SUBJECTS (CREATIVE PROJECTS AND ENTREPRENEURSHIP) Astuti, Widya Puji; Hernawan, Asep Herry
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 9, No 1: JANUARY 2024
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v9i1.25234

Abstract

Several previous studies have revealed that training provides positive and significant benefits to employees. Vocational school teachers are seen as needing to improve their competence in order to meet the demands of their work. This research aims to conduct an analysis of the training needs for vocational school teachers who teach PKK subjects within the framework of the Merdeka Curriculum. Survey methods and quantitative approaches are the methods and approaches applied in this research. The population in this study was 22 teachers who taught PKK (Creative Projects and Entrepreneurship) subjects at SMKN 1 Pacet Cianjur. The sampling technique used in this research was saturated sampling. Data collection in this research used a questionnaire prepared on a Likert scale. The data in this study were analyzed using descriptive statistics. The results obtained in this study indicate that teachers at SMKN 1 Pacet Cianjur who teach PKK (Creative Projects and Entrepreneurship) subjects need training to improve and develop their competencies. The majority of teachers consider that they need advanced training about PKK subjects. The advanced level training teachers require is focused on training regarding learning materials and implementation of learning. The implications of the research show that educational institutions need to prioritize developing the competencies of their teachers and provide training that is able to meet the needs identified in this research.
The iPosyandu Application for Midwives as Learning Media in Continuity Midwifery Care Training Curriculum Susanti, Ari Indra; Mohammad Ali; Asep Herry Hernawan; Fedri Ruluwedrata Rinawan
Journal of Education Technology Vol. 6 No. 4 (2022): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jet.v6i4.46064

Abstract

Currently, village midwives are experiencing an increased workload because there are more and more health service programs, so they cannot provide optimal sustainable midwifery care. This study analyzes the relationship between iPosyandu application-based training media and training materials for continuing midwifery care and learning evaluation. This type of research is analytical research with a cross-sectional research design. The research subjects were 110 people. Data was collected by providing the village midwife with an online questionnaire (google form). Univariate data were processed and analyzed to determine all research variables' mean and standard deviation values. Bivariate data analysis with Pearson test due to the type of numeric data. The study found no correlation between the components of the training curriculum (including training materials, learning media, and learning evaluation) and continuing midwifery care competencies. However, there is a significant correlation between training materials and learning media. In addition, a significant correlation was found between learning evaluation and learning media. It was concluded that the components of the training curriculum were interrelated so that the iPosyandu application could be used as a training medium for all competencies in training. This research implies that midwives can use the iPosyandu application as a learning medium that makes it easy to access training materials, thereby saving training costs for midwives as training participants and organizers.
Co-Authors Aah Ahmad Syahid Aah Ahmad Syahid, Aah Ahmad Aceng Ali Nurdin Adestipa Adi Prehanto Afidah, Naila Tazkiyatil Ahmad Fajar Fadlillah Al Arsuadhi, Nurul Laily Ana Ratnasari Ana Ratnasari, Ana Aneka Ahmadi Angga Angga Angga Angga Angga Angga Angga Hadiapurwa Ari Indra Susanti Ari indra Susanti Aristo, Thomas Joni Verawanto Arwan, Juwintar Febriani Asep Nuryadin Baharudin Baharudin Barkah, Taopik Budi Setiawan Budi Setiawan Cantika, Varary Mechwafanitiara Cepi Riyana Cepi Riyana, Cepi Chevy Kusumah Wardhana Cucu Suryana Damayanti, Vismaia S Dano Ali, Yusuf Nugraha Dewi Siti Solihah Dinn Wahyudin, Dinn Dudun Najmudin Emilzoli, Mario Endah Permatasari Eneng Mardiana Fadhillah, Lola Fadlillah, Ahmad Fajar Fatimah, Aah Siti Fedri Ruluwedrata Rinawan Fiony Flora Honey Darmawan Gandasari, Adriana Gema Rullyana Gifari, Muhamad Kosim Gumelar, Muhammad Raffy Maulana Hadiyansah, Yadi Hafsah Nugraha Ida Arina Ida Fiteriani Ima Nurwahidah Ineu Sumarsih Irfan Hendrawan Ishmahani Sobarningsih Isniatun Munawaroh Jaka Nurhidayat Kailani, Rizal Khairunnisa, Azizah Nurul Khoirunnisa, Azizah Nurul Kinanti, Ratna Ayu kurniawati, weni Laksmi Dewi Laksmi dewi Laksmi Dewi, Laksmi Lia Susanti Lien Halimah Marliyani, Teni Mawardi Megandarisari, Megandarisari Mohammad Ali Mohammad Ali Mubiar Agustin Murtaqia Tusholihat Murtaqiatusholihat Murtaqiatusholihat Naila Tazkiyatil Afidah Nanda Khaerunnisa Syafitri Neneng Rostika Neti Budiwati Novi Indah Susanthi Nugroho, Rudi Adi Nurhamzah C S Nurhasanah, Yulianti Nurmansyah, Gupi Rohman Nurrani, Nisya Nurul Laily Al Arsyadhi Nurwahidah, Ima Pamuji, Gita Mahardika Pitri Maharani Efendi Priandani, Ai Pemi Prihantini Prihantini Prihantini R. Nadia Hanoum, R. Nadia R. Nadia, Hanoum Rahayu, Restu Rahayuningsih, Yayu Sri Restu Rahayu Risa Ginting Rita Rosita Rita Rosita Rofita Rahayu Rohim Abdurohim Ropo, Eero Rosyanto, Rosyanto Rudi Susilana, Rudi Rullyana, Gema Rusman Rusman Rusman Rusman Rusman Rusman Rusman S, Nurhamzah C Saidah, Zahrani Putri Saputra, Yori Saputra, Yori Andes Selvi, Anastasia Setiawan, Dadan Setiyadi, Ruli Sipayung, Amy Theresia Sukirman, Dadang Sumarsih, Ineu Supiandi, Markus Iyus Suryana, Cucu Susanti, Lia Suwandi, Metsa Fajrianti Kusumah Teni Marliyani Tita Mulyati Tita Mulyati, Tita Triana Lestari Triana Lestari Tuju, Rifky Serva Tusholihat, Murtaqia Ursula Dwi Oktaviani, Ursula Dwi Wahyu Sopandi Wahyudin Wahyudin Wahyudin, Din Widya Puji Astuti, Widya Puji Wiguna Kusuma, Zakia Nur Aras Wijaya, Maurra Syifah Yadi Hadiyansah Yani Yani Yayu Sri Rahayuningsih Yori Andes Saputra Yulianti Nurhasanah Yunus Abidin Yusuf Tri Herlambang, Yusuf Tri Zainal Arifin