p-Index From 2021 - 2026
10.254
P-Index
This Author published in this journals
All Journal DIDAKTIKA: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar JURNAL PENELITIAN ILMU PENDIDIKAN MAJALAH ILMIAH PEMBELAJARAN Jurnal Visi Ilmu Pendidikan Edutech Jurnal Pendidikan Indonesia Psikopedagogia ELEMENTARY SCHOOL JOURNAL PGSD FIP UNIMED JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan AL ISHLAH Jurnal Pendidikan EDUHUMANIORA: Jurnal Pendidikan Dasar Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Jurnal Moral Kemasyarakatan Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Basicedu Journal of Education Technology Mimbar Ilmu Jurnal At-Tarbiyat (Jurnal Pendidikan Islam) JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Buana Ilmu Khazanah Pendidikan Islam Ghancaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia IJECA (International Journal of Education and Curriculum Application) Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran These proceedings represent the work of researchers participating in The International Conference on Elementary Education (ICEE) which is being hosted by the Elementary Education Study Programme School of Postgraduate Studies, Universitas Pendidikan JURNAL EDUPENA Inovasi Kurikulum Indonesian Journal of Educational Development (IJED) Jurnal Basicedu Curricula: Journal of Curriculum Development Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Dikdimas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat IJOEM: Indonesian Journal of Elearning and Multimedia West Science Interdisciplinary Studies West Science Interdisciplinary Studies West Science Social and Humanities Studies Educandumedia: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kependidikan Jurnal Elementaria Edukasia The Journal of Educational Development SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA Jurnal Pendidikan Progresif International Conference On Social Science Education Proceeding
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Penggerak Sekolah Dasar Ineu Sumarsih; Teni Marliyani; Yadi Hadiyansah; Asep Herry Hernawan; Prihantini Prihantini
Jurnal Basicedu Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3216

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui dan menelaah tentang "Analisis Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Penggerak SDN Guruminda 244 Kota Bandung. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang melihat dan mendengar lebih dekat dan terperinci penjelasan dan pemahaman individual tentang pengalaman-pengalamannya. Pendekatan fenomenologi tersebut didasari dari adanya ketertarikan peneliti untuk mengkaji lebih mendalam mengenai fenomena yang dialami oleh informan kunci. Penelitian dilaksanakan di SDN Guruminda 244 Kota Bandung. Informan dalam penelitian ini adalah guru, kepala sekolah, pengawas. Pengumpulan data dilakukan dengan beberapa teknik, yaitu; (a) observasi; (b) wawancara; dan (c) studi dokumentasi. Untuk menjamin keabsahan data dilakukan dengan beberapa upaya sebagai berikut: (a) memperpanjang masa pengumpulan data, (b) melakukan observasi secara terus-menerus dan sungguh-sungguh, (c) melakukan triangulasi, dan (d) melibatkan teman sejawat untuk berdiskusi. Dari hasil penelaahan dalam penelitian ini ditemukan adanya kurikulum merdeka yang menjadi acuan di sekolah penggerak, yang menghasilkan siswa yang berakhlak mulia, mandiri, bernalar kritis, kreatif, gotong royong, rasa kebhinekaan. Kepala sekolah penggerak mendorong berbagai macam program partisipatif, unik, dan banyak inovasi. Memupuk kerja sama dengan guru-guru yang mendukung pemimpinnya berpartisipasi dalam mewujudkan sekolah penggerak.
PEMBINAAN PENGEMBANGAN KURIKULUM MERDEKA BERBASIS BEST PRACTICES PROGRAM SEKOLAH PENGGERAK Rudi Susilana; Asep Herry Hernawan; Angga Hadiapurwa; Nanda Khaerunnisa Syafitri; Lien Halimah; Hafsah Nugraha
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 29, No 1 (2023): JANUARI-MARET
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v29i1.39161

Abstract

Kurikulum merdeka sedang ramai dibicarakan saat ini. Terlebih lagi sebagai salah satu upaya untuk memulihkan pembelajaran pasca pandemi. Pengembangan kurikulum seyogianya diharapkan terarah secara holistik, berbasis kompetensi, kontekstual, dan personalisasi. Kurikulum merdeka ini diharapkan sama terarah demikian. Berkenaan dengan upaya pelaksanaan kurikulum merdeka ini, pemerintah telah melaksanakan program sekolah penggerak, sebagai pilot project pengembangan program-program sekolah sebagai upaya menuju pelaksanaan kurikulum merdeka ini. Saat ini belum banyak sekolah yang melaksanakan program sekolah penggerak, berdasarkan hal tersebut program pengabdian ini berupaya untuk melaksanakan pembinaan pengembangan kurikulum merdeka berbasis best practices program sekolah penggerak. Diharapkan sekolah yang telah melaksanakan program sekolah penggerak dapat mendiseminasikan dan juga berkolaborasi dengan Program Studi Pengembangan Kurikulum UPI untuk membina sekolah yang belum melaksanakan program sekolah penggerak.Kata kunci: Kurikulum Merdeka, Pengembangan Kurikulum, Pilot project, Sekolah PenggerakAbstractThe independent curriculum is being discussed at this time as an effort to restore learning after the pandemic. Curriculum development should be directed holistically, competency-based, contextual, and personalized. The independent curriculum expected will have the same direction. Concerning the effort to implement this independent curriculum, the government has implemented a “Sekolah Penggerak” program as a pilot project for the development of school programs as an effort toward implementing this independent curriculum. Currently, there are not many schools that implement “Sekolah Penggerak” program. Based on this, this service program seeks to develop an independent curriculum based on the best practices of the “Sekolah Penggerak” program. It is expected that schools that have implemented “Sekolah Penggerak” program can disseminate and collaborate with the UPI Curriculum Development Study Program to foster schools that have not implemented it.Keywords: Curriculum Development, Independent Curriculum, Pilot Project, Sekolah Penggerak
IMPLEMENTASI INTEGRASI KURIKULUM 2013 DAN MERDEKA BELAJAR DI SDIT AL FITRAH KOTA BANDUNG Aneka Ahmadi; Aceng Ali Nurdin; Ishmahani Sobarningsih; Asep Herry Hernawan
Jurnal Visi Ilmu Pendidikan Vol 15, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jvip.v15i1.54841

Abstract

Education has a goal to create a generation that is intelligent and has good character. This study aims to describe the implementation of the Education Unit Level curriculum, K-13 or the Operational Curriculum of the SDIT Al-Fitrah Driving School in Bandung, which is based on KSDIT-AF Number 54 of 2021 and in accordance with the guidelines for developing KTSP in accordance with Permendikbud no. 81a of 2013 and This year's Al Fitrah SDIT curriculum adheres to the 2013 Curriculum. Using a qualitative descriptive approach. The object being observed is SDIT Al-Fitrah in Bandung. Data in the form of documents. The research strategy uses content analysis. The results showed that the curriculum design at SDIT Al-Fitrah Bandung was designed with various patterns, including the use of a curriculum structure that applies to all general subjects and Mapel Mulok Khas Islam Terpadu for all classes. Supporting curriculum such as intracurricular, curricular and extracurricular. Then regarding implementation guidelines in the form of priority programs, self-development and life skills education. As for the implementation of independent learning, SDIT Al-Fitrah Bandung has only implemented it in grades I and IV of the Driving School Program.
Penguatan Peran Bidan dalam Memberikan Konseling Asuhan Kebidanan Berkelanjutan melalui Pelatihan Web Centric Course Ari Indra Susanti; Mohammad Ali; Asep Herry Hernawan; Flora Honey Darmawan
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2022): Oktober - Desember
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1016.518 KB) | DOI: 10.33860/pjpm.v3i4.1236

Abstract

One of the competencies that must be possessed by midwives is communication and counseling techniques. Currently, there are still some midwives who have not been able to communicate and counsel properly, so that the health information conveyed cannot be understood and is not implemented by the client. This community service activity aims to provide health education to clients starting from pregnancy, childbirth, to postpartum by the village midwife. The method of this activity includes the preparation, implementation, and evaluation of activities. As many as 25 midwives were given refreshing in the form of counseling training first, before providing direct counseling to 25 people consisting of pregnant women and postpartum mothers. The results of this activity, it was found that midwives had an increase in counseling competence with a mean value before (79.54), and after (87.03), so that after training the village midwives could provide counseling to clients more optimally. Recommendations for this community service activity can be carried out in an integrated and sustainable manner with other teams of health workers in providing counseling to clients. ABSTRAK Salah satu kompetensi yang harus dimiliki bidan adalah teknik komunikasi dan konseling. Saat ini, masih ada sebagian bidan yang belum dapat melakukan komunikasi dan konseling dengan baik, sehingga informasi kesehatan yang disampaikan tidak dapat dimengerti dan tidak dilaksanakan oleh klien. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi kesehatan kepada klien dimulai sejak kehamilan, persalinan, sampai dengan nifas oleh bidan desa. Metode kegiatan ini, meliputi persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan. Bidan sebanyak 25 orang diberikan refreshing berupa pelatihan konseling terlebih dahulu, sebelum memberikan konseling secara langsung kepada 25 orang yang terdiri dari ibu hamil dan ibu nifas. Hasil kegiatan ini, didapatkan bahwa bidan memiliki peningkatan kompetensi konseling dengan nilai mean sebelum (79,54), dan sesudah (87,03), sehingga setelah pelatihan bidan desa dapat memberikan konseling kepada klien dengan lebih optimal. Rekomendasi untuk kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat dilakukan secara terintegrasi dan berkesinambungan bersama tim tenaga kesehatan lain dalam memberikan konseling kepada klien.
Problematika kesulitan belajar membaca menulis permulaan (MMP) di sekolah dasar kelas rendah Dewi Siti Solihah; Asep Herry Hernawan
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v1i1.16366

Abstract

Problematika pendidikan kerap kita temui di lingkungan sekolah. Di sekolah dasar khususnya di kelas rendah terdapat problematika yang sangat penting untuk diselesaikan. Problematika tersebut adalah mengenai kesulitan belajar membaca menulis permulaan. Berdasarkan hal tersebut, maka penelitian ini mengambil permasalahan mengenai problematika peserta didik pada kesulitan membaca menulis permulaan (MMP) di sekolah dasar kelas rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan problematika kesulitan belajar peserta didik dalam membaca menulis permulaan (MMP) dengan menggunakan berbagai metode membaca menulis permulaan. Secara lebih khusus tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan problematika kesulitan belajar peserta didik pada kemampuan membaca menulis permulaan (MMP) di sekolah dasar dan mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan peserta didik sulit membaca dan menulis permulaan. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode penelitian studi kasus terhadap peserta didik kelas rendah di SDN Toblong 02 Desa Neglasari Kec. Majalaya Kab. Bandung tahun ajaran 2022-2023. Berdasarkan identifikasi masalah, masalah umum yang muncul dan perlu ditindaklanjuti adalah dengan mengimplementasikan metode pembelajaran membaca menulis permulaan sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan membaca menulis permulaan di sekolah dasar. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa faktor yang menjadi penyebab kesulitan membaca menulis permulaan yang tejadi di SDN Toblong 02 yaitu disebabkan oleh faktor intelektual, faktor lingkungan, dan faktor motivasi serta minat peserta didik.
Desain Pelatihan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Lintas Jenjang Pendidikan di Dinas Pendidikan Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat Budi Setiawan; Laksmi Dewi; Rusman Rusman; Zainal Arifin; Asep Herry Hernawan
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 7, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v7i1.65625

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan desain model pengembangan Profil Pelajar Pancasila yang diwujudkan melalui sistem pendidikan, sekaligus merupakan komitmen penyelenggara pendidikan dalam membangun sumber daya manusia Indonesia.  Profil pelajar, profil lulusan (graduate profile), potret lulusan (portrait of a graduate), atau luaran dari sistem pendidikan (student outcomes) adalah beberapa istilah yang memiliki makna serupa dengan Profil Pelajar Pancasila. Profil Pelajar Pancasila merupakan jawaban dari pertanyaan penting: “karakter serta kemampuan esensial apa yang perlu dipelajari dan dikembangkan secara terus-menerus oleh setiap individu warga negara Indonesia, sejak pendidikan anak usia dini hingga mereka menamatkan sekolah menengah atas?” Kemampuan esensial yang dimaksud adalah kemampuan yang tidak hanya melekat pada mata pelajaran, melainkan kemampuan yang bertahan lama (dibandingkan pengetahuan yang diingat), yang dibangun selama seseorang belajar di satuan pendidikan, bahkan hingga individu sudah bertahun-tahun menyelesaikan pendidikannya. Karakter dan kompetensi yang termuat dalam Profil Pelajar Pancasila diharapkan menjadi bekal yang cukup bagi setiap pelajar Indonesia untuk memaksimalkan potensi diri dan kecakapan hidupnya, serta hidup di tengah masyarakat dan turut berkontribusi dalam memajukan bangsa.
Innovation Curriculum on Coffee Barista Education Adi Prehanto; Asep Herry Hernawan; Gupi Rohman Nurmansyah; Asep Nuryadin; Ana Ratnasari
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 7, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v7i1.69362

Abstract

Pendidikan kurikulum kopi barista merupakan bagian dari inovasi kurikulum untuk pendidikan dan pelatihan. Penelitian ini bertujuan untuk  memahami inovasi kurikulum Pendidikan Barista sebagai bentuk pemecahan masalah pendidikan dan pelatihan barista profesional. Penelitian ini menerapkan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data berasal dari studi literatur yang relevan terkait pengembangan kurikulum barista dan wawancara kepada para praktisi, seperti kopi barista, pemerintah, dan mahasiswa. Hasil penelitian ini adalah tentang inovasi kurikulum pendidikan barista yang terdiri dari ide dan produk. Ide kurikulum barista memfasilitasi kandidat atau barista junior menjadi profesional dalam pekerjaan mereka, melalui tujuan, konten, strategi, dan evaluasi. Inovasi produk dilengkapi dengan dokumen kurikulum, disertai dengan rencana pembelajaran dan buku pegangan. Inovasi kurikulum pendidikan barista merupakan bagian dari implementasi kurikulum dan evaluasi untuk meningkatkan tujuan kurikulum barista.
MANAJEMEN UNTUK MENINGKATKAN AKUNTABILITAS DAN TRANSPARANSI DALAM PENGELOLAAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) DI SEKOLAH DASAR (Studi Kasus pada Sekolah Dasar di Kecamatan Tapos) Rofita Rahayu; Asep Herry Hernawan
Jurnal Edupena Vol. 3 No. 2 (2022): Volume 3, Nomor 2, Desember 2022
Publisher : Jurnal Edupena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerintah Indonesia berupaya meningkatkan pelayanan dan kualitas pendidikan dengan memberikan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pada sekolah dasar. Guna mewujudkan layanan pendidikan yang terjangkau dan bermutu bagi semua lapisan masyarakat dan dalam rangka mendukung program Pendidikan diperlukan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang diperoleh dari SD Negeri Sukamaju 4 Kota Depok, Jawa Barat. Metode atau pendekatan yang akan digunakan pada penelitian ini menggunakan metode studi kasus. Program Bantuan Operasional Sekolah wajib dikelola dengan baik, yang dalam pelaksanaannya, penyaluran dan pengelolaan dana BOS wajib berpedoman pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 2 Tahun 2022, tentang Petunjuk Teknis Penggunaan Bantuan Operasional Sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui permasalahan dalam proses pengelolaan dana bantuan operasional sekolah (BOS) pada lembaga pendidikan dasar negeri, penyebab terjadinya sistem pengendalian dana BOS yang tidak transparan serta solusi yang dapat dilakukan yaitu dengan penerapan Good School Governance (akuntabilitas, transparansi dan partisipasi) dalam pengelolaan dana bantuan operasional sekolah.
Pelatihan Metode Tilawah Evaluasi Simpel (TES) Untuk Meningkatkan Kompetensi Guru Tahfidz Alquran Murtaqiatusholihat Murtaqiatusholihat; Mohammad Ali; Asep Herry Hernawan
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 7, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v7i1.73597

Abstract

Hasil riset IIQ tahun 2018 menunjukkan bahwa 65% umat Islam di Indonesia buta huruf dalam Alquran, dan data dari Susenas BPS pada tahun 2018, 58,57% umat Islam di Indonesia tidak dapat membaca Alquran, kondisi masyarakat sangat kurang dalam pemahaman, cara membaca dan pencapaian menghafal Alquran rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mencari solusi terhadap hambatan yang dialami guru tahfidz alquran dan menjelaskan dampak pelaksanaan pelatihan tahfidz Al-Qur'an dengan metode TES (Simple Evaluation Tilawah) terhadap kompetensi guru tahfidz Alquran di di Jawa Barat. Penelitian dilakukan dengan kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilakukan pada 6 kabupaten di Jawa Barat, sampel diambil dari guru Alquran di Jawa Barat. Sumber data dari penelitian terdiri dari data primer dan data skunder. Data primer diperoleh dari Kepala sekolah, atau pimpinan lembaga.  Data skunder diperoleh dari hasil wawancara, data catatan coordinator Alquran, guru, jelajah referensi seperti jurnal, e-book, dan buku. Berdasarkan hasil wawancara dengan Ustadz Jemmi Gumilar ST, selaku pemilik Metode TES, mengatakan hasil pelatihan guru tahfidz Al-Qur'an dengan Metode TES, dapat meningkatkan kompetensi guru dalam membina bacaan dan hafalan siswa.
MENGOPTIMALKAN PERAN PIHAK EKSTERNAL MELALUI JALINAN KEMITRAAN DI SD NEGERI JALANCAGAK (Studi Kasus di SD Negeri Jalancagak Kecamatan Pacet Kabupaten Bandung) Pitri Maharani Efendi; Asep Herry Hernawan
Jurnal Edupena Vol. 4 No. 1 (2023): Volume 4, Nomor 1, Juni 2023
Publisher : Jurnal Edupena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keoptimalan peran pihak eksternal di SD Negeri Jalancagak, menguraikan faktor-faktor yang mempengaruhi keoptimalan peran pihak eksternal di SD Negeri Jalancagak serta menerapkan kemitraan sebagai solusi dari permasalahan yang berkaitan dengan pihak eksternal di SD Negeri Jalancagak. Pihak eksternal di sini merupakan kumpulan orang, lembaga, organisasi yang seharusnya ikut terlibat dalam peningkatan mutu pendidikan di sekolah. Metode yang digunakan adalah metode studi kasus yang di dasarkan pada kejadian yang terjadi di sekolah dengan menggunakan pendekatan studi kepustakaan yakni mengkaji kepustakaan atau mencari literatur yang sesuai sebagai langkah untuk menentukan solusi dari problematika tersebut. Subjek penelitian meliputi sekolah dasar yaitu SD Negeri Jalancagak serta pihak-pihak eksternal yang berada di lingkungan sekolah. Berdasarkan kajian literatur yang dilakukan bahwa salah satu solusi untuk menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan pihak eksternal adalah melalui jalinan kemitraan antara pihak eksternal dan sekolah.
Co-Authors Aah Ahmad Syahid Aah Ahmad Syahid, Aah Ahmad Aceng Ali Nurdin Adestipa Adi Prehanto Afidah, Naila Tazkiyatil Ahmad Fajar Fadlillah Al Arsuadhi, Nurul Laily Ana Ratnasari Ana Ratnasari, Ana Aneka Ahmadi Angga Angga Angga Angga Angga Angga Angga Hadiapurwa Ari indra Susanti Ari Indra Susanti Aristo, Thomas Joni Verawanto Arwan, Juwintar Febriani Asep Nuryadin Barkah, Taopik Budi Setiawan Budi Setiawan Cantika, Varary Mechwafanitiara Cepi Riyana Cepi Riyana, Cepi Chevy Kusumah Wardhana Cucu Suryana Damayanti, Vismaia S Dano Ali, Yusuf Nugraha Dewi Siti Solihah Dinn Wahyudin, Dinn Dudun Najmudin Emilzoli, Mario Endah Permatasari Eneng Mardiana Fadlillah, Ahmad Fajar Fatimah, Aah Siti Fedri Ruluwedrata Rinawan Fiony Flora Honey Darmawan Gandasari, Adriana Gema Rullyana Gumelar, Muhammad Raffy Maulana Gupi Rohman Nurmansyah Hadiyansah, Yadi Hafsah Nugraha Ida Arina Ida Fiteriani Ima Nurwahidah Ineu Sumarsih Irfan Hendrawan Ishmahani Sobarningsih Isniatun Munawaroh Jaka Nurhidayat Kailani, Rizal Khairunnisa, Azizah Nurul Khoirunnisa, Azizah Nurul Kinanti, Ratna Ayu kurniawati, weni Laksmi Dewi Laksmi dewi Laksmi Dewi, Laksmi Lia Susanti Lien Halimah Marliyani, Teni Mawardi Megandarisari, Megandarisari Mohammad Ali Mohammad Ali Mubiar Agustin Murtaqia Tusholihat Murtaqiatusholihat Murtaqiatusholihat Nanda Khaerunnisa Syafitri Neneng Rostika Neti Budiwati Nugroho, Rudi Adi Nurhamzah C S Nurhasanah, Yulianti Nurmansyah, Gupi Rohman Nurrani, Nisya Nurul Laily Al Arsyadhi Nurwahidah, Ima Pamuji, Gita Mahardika Pitri Maharani Efendi Priandani, Ai Pemi Prihantini Prihantini Prihantini R. Nadia Hanoum, R. Nadia Rahayu, Restu Rahayuningsih, Yayu Sri Restu Rahayu Risa Ginting Rita Rosita Rita Rosita Rofita Rahayu Rohim Abdurohim Ropo, Eero Rosyanto, Rosyanto Rudi Susilana, Rudi Rullyana, Gema Rusman Rusman Rusman Rusman Rusman Rusman S, Nurhamzah C Saputra, Yori Saputra, Yori Andes Selvi, Anastasia Setiawan, Dadan Setiyadi, Ruli Sipayung, Amy Theresia Sukirman, Dadang Sumarsih, Ineu Supiandi, Markus Iyus Suryana, Cucu Suwandi, Metsa Fajrianti Kusumah Teni Marliyani Tita Mulyati Tita Mulyati, Tita Triana Lestari Triana Lestari Tusholihat, Murtaqia Ursula Dwi Oktaviani, Ursula Dwi Wahyu Sopandi Wahyudin Wahyudin, Din Widya Puji Astuti, Widya Puji Wiguna Kusuma, Zakia Nur Aras Wijaya, Maurra Syifah Yadi Hadiyansah Yani Yani Yayu Sri Rahayuningsih Yori Andes Saputra Yulianti Nurhasanah Yunus Abidin Yusuf Tri Herlambang, Yusuf Tri Zainal Arifin