p-Index From 2021 - 2026
12.163
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Ulul Albab: Jurnal Studi dan Penelitian Hukum Islam TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Jurnal Al-Ijtimaiyyah Jurnal Progres Ekonomi Pembangunan JEP (Jurnal Ekonomi Pembangunan) Jurnal Ilmiah Peuradeun Jurnal Kesehatan Bina Generasi Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Journal of Agribusiness and Local Wisdom Unes Law Review axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan Jurnal Humaniora : Jurnal Ilmu Sosial, Ekonomi dan Hukum BISEI: Jurnal Bisnis dan Ekonomi Islam Bidayah: Studi Ilmu-Ilmu Keislaman Yumary: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indonesian Journal of Industrial Engineering & Management Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital (MINISTAL) Jurnal Talenta Sipil Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Syarah: Jurnal Hukum Islam dan Ekonomi Jurnal Kajian Ilmu Manajamen Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, dan Akuntansi) Journal of Applied Mechanical Engineering and Renewable Energy (JAMERE) Al-Hiwalah : Journal Syariah Economic Law Mestaka: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sasana: Jurnal Pendidikan Agama Islam JEP (Jurnal Ekonomi Pembangunan) Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (Nadimas) LOGIC : Jurnal Ilmu Komputer dan Pendidikan BULLET : Jurnal Multidisiplin Ilmu Sabangka Abdimas Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka Journal Economics Technology and Entrepreneur Al-Qiyadi Jurnal Manajmen Pendidikan Islam Journal Pemberdayaan Ekonomi dan Masyarakat Al-Jamahiria : Jurnal Komunikasi dan Dakwah Islam Jurnal Hukum Islam dan Hukum Keluarga Jurnal Penelitian Teknik Sipil Konsolidasi JMTSS Journal of Green Complex Engineering Journal of Muhammadiyah’s Application Technology
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 57 Documents
Search
Journal : Journal of Muhammadiyah’s Application Technology

Perancangan Kawasan Kantor Pemerintahan Di Kabupaten Takalar Dengan Pendekatan Arsitektur Biophilik Setiawan, Aldi; Syarif, Muhammad; Rohana, Rohana; Abdullah, Ashari; Idrus, Irnawaty; Amal, Citra Amalia
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v4i1.17580

Abstract

Perancangan kawasan kantor pemerintahan yang efisien dan berkelanjutan menjadi tantangan utama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Kabupaten Takalar, sebagai wilayah yang berkembang, membutuhkan desain kantor pemerintahan yang tidak hanya fungsional tetapi juga ramah lingkungan dan mendukung kesejahteraan penggunanya. Oleh karena itu, penelitian ini mengusulkan penerapan pendekatan arsitektur biophilic dalam perancangan kawasan kantor pemerintahan di Kabupaten Takalar. Pendekatan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan kerja yang nyaman dan produktif dengan mengintegrasikan elemen alam ke dalam desain bangunan, seperti pencahayaan alami, ventilasi yang baik, vegetasi, dan penggunaan material alami. Metode penelitian yang digunakan mencakup observasi lapangan, studi literatur, serta analisis tapak dan kebutuhan ruang. Hasil perancangan menunjukkan bahwa penerapan arsitektur biophilic dapat meningkatkan kualitas lingkungan kerja, mengurangi dampak lingkungan, serta memperkuat identitas kawasan perkantoran sebagai ruang yang berkelanjutan. Dengan konsep ini, diharapkan kawasan kantor pemerintahan di Kabupaten Takalar dapat menjadi contoh bagi pembangunan infrastruktur pemerintahan yang lebih hijau dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat serta keberlanjutan lingkungan.
Pendekatan Arsitektur Tropis pada Perancangan Pelabuhan Kapal Feri di Maluku Tengah Akit, Afdin; Yusri, Andi; Syarif, Muhammad; Abdullah, Ashari; Alhumairah, Siti Fuadillah; Rohana, Rohana
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v4i1.18559

Abstract

Pelabuhan kapal feri memegang peranan penting dalam mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi barang di wilayah kepulauan, seperti di Maluku Tengah. Namun, desain arsitektural pelabuhan sering kali kurang mempertimbangkan karakteristik iklim tropis, seperti suhu tinggi curah hujan yang tinggi, dan intensitas radiasi matahari. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pendekatan arsitektur tropis dalam perancangan Pelabuhan kapal feri di Maluku Tengah.yang responsif terhadap iklim yang meningkatkan efisiensi energi dan kenyamanan termal sekaligus mengurangi ketergantungan pada pendinginan mekanis. Tujuan utamanya adalah untuk mengintegrasikan teknik pendinginan pasif, seperti ventilasi alami, perangkat peneduh, dan penggunaan bahan hemat energi, untuk menciptakan infrastruktur yang berkelanjutan secara lingkungan dan ekonomi.Pendekatan ini difokuskan padaaspek manajemen panas dan radiasi matahari, pengelolaan air dan kelembapan, efesiensi energi dan penerangan alami dan integrasi dengan alam, adaptasi sosial dan budaya, performa termal bangunan. Metode penelitian yang digunakan study literatur, analisis Lokasi dan evaluasi kasus pada perancangan Pelabuhan kapal feri di Maluku Tengah. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi desain Pelabuhan yang ramah lingkungan nyaman bagi pengguna dan hemat energi. Dengan demikian penelitian ini berkontribusi pada pengembangan arsitektur yang selaras dengan kebutuhan masyarakat local dan tantangan lingkungan di kawasan tropis khususnya di Maluku Tengah.
Pendekatan Arsitektur Bioklimatik pada Perancangan Pondok Pesantren Modern di Kabupaten Takalar Syam, Nurleha; Mustafa, Mursyid; Latif, Sahabuddin; Syarif, Muhammad; Syahruddin, Andi Syahriyunita; Amal, Citra Amalia; Syahdan, Muh. Rizal
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v1i1.7273

Abstract

Ditinjau sistem pendidikan pondok pesantren di Indonesia masih jauh dengan sistem pendidikan modern atau sebagian besar pondok pesantren masih menggunakan pola pendidikan tradisional yaitu pola salafiyah. Bangunan pesantren di wilayah Sulawesi Selatan, masih banyak yang bangunannya belum mengadaptasikan arsitektur yang ramah lingkungan. Konsep perancangan pondok pesantren di Takalar ini menerapkan konsep pendekatan arsitektur bioklimatik yang merupakan salah satu konsep arsitektur ramah lingkungan. Metode yang diterapkan adalah studi observasi lapangan dan studi literatur. Hasil konsep bangunan peondok pesantren ini memiliki karakteristik seperti penentuan orientasi bangunan, peletakan sun-shuding, peletakan bukaan, pemilihan material, pemilihan warna bangunan dan peletakan vegetasi yang menjadi keunggulan bangunan ini.
Perancangan Pusat Kerajinan Tenun Sutera dengan Konsep Arsitektur Metafora di Kabupaten Wajo Safitri, Sulfika; Fuadillah, Siti; Amalia, Andi Annisa; Syarif, Muhammad; Paddayatu, Nurhikmah; Rohana, Rohana
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v1i1.7304

Abstract

Pusat kerajinan tenun sutera adalah tempat pemusatan suatu kegiatan keterampilan tangan yaitu kegiatan yang berkaitan dengan barang yang dihasilkan melalui keterampilan yang berbahan baku kepompong dalam pembuatan sutera. Kain tenun sutera menjadi kebanggaan masyarakat Bugis yang dahulu hanya bisa digunakan oleh kalangan bangsawan. Namun seiring waktu semakinmodern, kini kain sutera dapat digunakan oleh semua kalangan. Rancangan pusat kerajinan tenun sutera ini dimaksudkan sebagai wadah untuk mengembangkan keahlian masyarakat sengkang, memamerkan dan memasarkan kain tenun sutera. Perancangan Pusat Kerajinan Tenun Sutera Dengan Konsep Arsitektur Metafora Di KabupatenWajo, tepatnya di Jl. Budi Utomo.Konsep Arsitektur Metafora merupakan sebuah kiasan atau ungkapan bentuk yang mewujudkan dalam bangunan dengan harapan akan menimbulkan tanggapan dari orang yang menikmati atau memakai karyanya. Hasil perancangan Pusat Kerajinan Tenun Sutera ini mencakup konsep analisis tapak dengan luas 5 ha. Penelitian ini menyimpulkan untuk menciptakan desain yang unik dan menarik melalui konsep arsitektur metafora dalam pengolahan bentuk bangunan, sehinggadengan begitu pengunjung dapat merasakan kesan khas dari Bugis Wajo.
Perancangan Makassar Art Center dengan Konsep Arsitektur Metafora Nurkhafifah, Nurkhafifah; Syarif, Muhammad; Rasmawarni, Rasmawarni; Paddiyatu, Nurhikmah; Dollah, Aris Sakkar; Amal, Citra Amalia
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v1i1.7316

Abstract

Art Center merupakan suatu tempat atau wadah untuk kegiatan yang berkaitan dengan seni budaya yang biasanya menyediakan fasilitas-fasilitas seni seperti ruang teater, ruang galeri, tempat pertunjukan musik, area bengkel, fasilitas pendidikan, peralatan teknis dan sebagainya. Permasalahan utama kegiatan yang berkaitan dengan seni di adalah kurangnya wadah atau fasilitas yang dapat menampung kegiatan seni atau karya seni yang ada di Kota Makassar. Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang bangunan Makassar Art Center yang dimaksudkan untuk memberikan wadah untuk pelestarian dan pengembangan seni serta dapat mejadi sarana edukasi dan rekreasi kepada pengunjung tentang kesenian dan kebudayaan khas Sulawesi Selatan. Metode penelitian yang digunakan dalam perancangan Makassar Art Center ini menggunakan pendekatan arsitektur. Metafora dalam arsitektur merupakan gaya arsitektur yang mengambil bentuk dari sebuah kiasan atau perumpamaan dari sesuatu yang kemudian akan diwujudkan dalam sebuah bentuk bangunan atau karya arsitektur. Hasil perancangan Makassar Art Center ini meliputi konsep tapak seluas 5,05 Ha, yang terdiri dari ruang primer seluas 1340 m², ruang sekunder 951 m², dan ruang penunjang 5490 m², kemudian dilanjutkan dengan gambar perancangan mulai dari denah sebanyak 2 lantai, denah situasi, blok plan, site plan, denah, tampak, potongan, rencana-rencana, detail arsitektur, serta gambar 3D, dan video animasi yang di buat sesuai dengan konsep arsitektur metafora. Kesimpulan dari penelitian maka diperoleh konsep dan desain bangunan berbentuk songkok bone yang dipadukan dengan kipas tarian khas Sulawesi Selatan sehingga pengunjung dapat merasakan kesan budaya yang khas dari kebudayaan daerah Makassar yang beraneka ragam
Pendekatan Arsitektur Inklusif pada Perancangan Mall Pelayanan Publik di Kabupaten Takalar Yusri, Andi; Idrus, Irnawaty; Amal, Citra Amalia; Syahruddin, Andi Syahriyunita; Syarif, Muhammad; Abduh, Muhammad
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/hq1v5p61

Abstract

ABSTRAKMall Pelayanan Publik (MPP) merupakan inovasi pelayanan terpadu yang bertujuan meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan pemerintah kepada masyarakat. Namun, banyak fasilitas MPP yang belum sepenuhnya memperhatikan aspek aksesibilitas bagi seluruh kelompok pengguna, khususnya penyandang disabilitas, lansia, ibu hamil, dan kelompok rentan lainnya. Penelitian ini bertujuan merancang Mall Pelayanan Publik di Kabupaten Takalar dengan pendekatan arsitektur inklusif guna mewujudkan fasilitas pelayanan publik yang adil, setara, dan mudah diakses oleh semua kalangan. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode perancangan arsitektur, melalui studi literatur, observasi tapak, analisis kebutuhan ruang, serta studi banding terhadap proyek sejenis di dalam dan luar negeri. Hasil perancangan menunjukkan bahwa penerapan prinsip universal design mampu meningkatkan kualitas aksesibilitas melalui penyediaan ramp standar, lift, sirkulasi ramah disabilitas, sistem wayfinding berbasis visual dan warna, serta fasilitas pendukung seperti toilet disabilitas, ruang laktasi, dan ruang bermain anak. Selain itu, pemilihan material yang aman dan tidak licin turut meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi prinsip arsitektur inklusif sejak tahap perencanaan sangat penting dalam menciptakan ruang pelayanan publik yang manusiawi, responsif, dan berkelanjutan.Kata Kunci: Arsitektur Inklusif, Pelayanan Publik, Disabilitas, Aksesibilitas, Universal Design.ABSTRACTPublic Service Malls (Mall Pelayanan Publik/MPP) are integrated service facilities aimed at improving the efficiency and quality of public services. However, many existing MPP buildings have not fully considered accessibility for all user groups, particularly people with disabilities, the elderly, pregnant women, and other vulnerable communities. This study aims to design a Public Service Mall in Takalar Regency using an inclusive architectural approach to ensure equal, safe, and convenient access to public services. The research adopts a qualitative descriptive method based on architectural design processes, including literature review, site observation, spatial needs analysis, and comparative studies of similar projects at national and international levels. The design results demonstrate that the application of universal design principles significantly improves accessibility through standard-compliant ramps, elevators, disability-friendly circulation, visual and color-based wayfinding systems, and inclusive supporting facilities such as accessible toilets, lactation rooms, and child-friendly spaces. In addition, the use of safe and non-slip materials enhances user comfort and safety. This study emphasizes that integrating inclusive design principles from the early planning stage is essential for creating public service facilities that are humane, responsive, and sustainable, while also supporting equitable access to government services.Keyworsds: Inclusive Architecture, Publik Service, Disability, Accesibility, Universal Design.
Menerapkan Pendekatan Eco-Tech pada Perancangan Agrowisata di Kabupaten Enrekang Abdullah, Ashari; Amin, Siti Fuadillah Alhumairah; Idrus, Irnawaty; Yusri, Andi; Syarif, Muhammad; hatta, ramadhan
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/3h17ss38

Abstract

ABSTRAKIndonesia, dengan iklim tropisnya, menawarkan beragam potensi wisata dari Sabang sampai Merauke. Kabupaten Enrekang di Sulawesi Selatan merupakan salah satu daerah dengan kekayaan alam yang menonjol, terutama dalam sektor pertanian sayuran. Secara geografis, 84,96% wilayah Kabupaten Enrekang didominasi oleh bukit dan gunung, dengan hanya 15,04% area datar dari total luas 46.717,48 km². Kabupaten ini terdiri dari 12 kecamatan dengan populasi 234,47 ribu jiwa pada tahun 2024, mayoritas berprofesi sebagai petani yang menghasilkan komoditas seperti bawang merah, sayuran, kopi, dan buah-buahan. Melihat potensi tersebut, perancangan Agrowisata menjadi sangat relevan untuk Kabupaten Enrekang, ditunjang oleh iklim yang mendukung, pemandangan pegunungan yang indah, dan mata pencaharian masyarakat. Proyek ini diharapkan menjadi destinasi wisata yang diminati baik oleh masyarakat Sulawesi Selatan maupun pengunjung dari luar daerah, sekaligus mengembangkan potensi daerah. Pendekatan Arsitektur Ekologi dan Teknologi (eco-tech) dipilih sebagai tema perancangan, yang menggabungkan kelestarian lingkungan dengan teknologi canggih dan terbarukan. Dengan pendekatan ini, Agrowisata Kabupaten Enrekang diharapkan memiliki desain yang harmonis dengan alam dan berkelanjutan.Kata Kunci: Agrowisata, Arsitektur Ekologi dan Teknologi, Eco-Tech Architecture, Kawasan Wisata, Pertanian Sayuran ABSTRACTIndonesia, with its tropical climate, offers a wide range of tourism potential stretching from Sabang to Merauke. Enrekang Regency in South Sulawesi is one of the regions with outstanding natural wealth, particularly in the vegetable farming sector. Geographically, 84.96% of Enrekang Regency's area is dominated by hills and mountains, with only 15.04% consisting of flat land out of a total area of 46,717.48 km². The regency comprises 12 districts with a population of 234.47 thousand in 2024, the majority of whom work as farmers producing commodities such as shallots, vegetables, coffee, and fruits. Considering this potential, the development of Agrotourism is highly relevant for Enrekang Regency, supported by a favorable climate, beautiful mountainous landscapes, and the community's agricultural livelihood. This project is expected to become a popular tourist destination for both the people of South Sulawesi and visitors from outside the region, while also enhancing the area's local potential. The design adopts the theme of Ecological and Technological Architecture (eco-tech), combining environmental sustainability with advanced and renewable technology. Through this approach, the Enrekang Regency Agrotourism is envisioned to feature a design that is harmonious with nature and sustainable in the long term.Keyworsds: Agrotourism, Ecological and Technological Architecture, Eco-Tech Architecture, Tourism Area, Vegetable Farming.
Co-Authors A. Amin, Siti Fuadillah Abdillah, Muh Abdul Jalil Salam Abdulah, Ashari Abdullah, Ashari Abu Bakar Adelina, Adelina Agustina, Lusiana Wahyu Eka Ahmad Fadli Ahmad, Abd Muis Ahmad, Andi Firman Akbar, Muhammad Fauzan Akit, Afdin Al Resky, Muh. Ibnu Ammar Alamsyah, Misdar Aldi Setiawan, Aldi Alhumairah Amin, Siti Alhumairah Alhumairah Amin, Sitti Fuadillah Alhumairah, Siti Fuadillah Alni, Annisa Maulidina Amal, Citra Amalia Amalia, A. Annisa Amalia, Andi Annisa Amir, Amrin Amrullah Amrullah Anal, Citra Amalia Andi Rumpang Yusuf Anggini, Canda Putri Aprilliani, Cindy Dwi Ardiyanto, Kevin Ariani, Wa Ode Rachmasari Arisnaini, Arisnaini Armen Mara Asriadi Asriadi Astika, Sri Aulia, Chintya Azhar, Alif Azisah, Andi Balqis Mutiara Azman, Andi Badrun, Burhanuddin Baharsin, Syamsir Aman Baheri, Baheri Casande, Suwito Casi Setianingsih Chaliddin, Chaliddin Cholida, Nur Fithriani Fatma Daud, Muslem Dayat, Sapril Hidayat Dollah, Aris Sakkar Ernawati Ernawati Fahrul, Ahmad Fantriany, Gian Nanda Fath, Raja Fatta, Fajar Friezka Aina, Brilliant Fuadi Mardatillah Furqan Furqan, Furqan Giyantara, Andhika Hanafi Ashad Hartawan Nurdin, Rezki Muhammad Suharto Hasbi, Husnaini Hasriati Nasution Hatta, Ramadhan Huddin, Misba Hutwan Syarifuddin Ibrahim Ibrahim Idrus, Irnawaty Imran, Andrial Indra Suharman Irawati Irawati Iriani Iriani Ismail Ibrahim Joni Pasau, Fransye Karo, Mia Fahira Karo Khadijah Khadijah Khafidah, Wahyu Lamu, Ferdi Latief, Sahabuddin Lau Yalla, Yosua Lindasari, Lindasari Littaqwani, Tasya M. Natsir M. Yusuf Maman Somantri Margarettha Margarettha, Margarettha Masbur Masbur Maulana Akbar, Reza Mawardani, Cita Agustin Meta Kallista Monarchi, Angie Melody MR, M Ghazali Prasetyo Mubaraq, Ahmad Muhamad Ilham Pasiori, Ilham Muhammad Abdillah Muhammad Abduh Muhammad Imron Hamzah Muhammad Natsir Muhammad Nazir Munawir Munawir Musfira, Musfira Mustafa, Mursyid Nengsih, Anni Syahrilia Nizar, Muhammad Chairus Novianti Nugroho, Dwiky Izul Nugroho, Tri Haryo Nur, Syamsir Nurdiana, Siti Nurita Andriani Nurkhafifah, Nurkhafifah Nursafaat, Fadel Paddayatu, Nurhikmah Paddiyatu , Nurhikmah Paddiyatu, Nurhikah Paddiyatu, Nurhikmah Permata, Tri Wahyuni Indah Pramono Rahmadon, Rahmadon Rahmah, Berkah Fadhila Rahman, Heri Hermawan Rahmat Hidayat Rahmawati, Lusy Ramadan, Rahmat Ramadhan, Afif Alfatwa Rasmawarni, Rasmawarni Renaldi, Aldhy Rezeki, Wahyu Rio Trianto, Rio Riza, Syahrul Rizqi Utami, Amalia Rohana ROHANA ROHANA Rosady Mulyadi Ruslang, Ruslang Safitri, Sulfika Sahabuddin Latif Sakkar, Aris Sani Rusminah Sari, Ni Wayan Ayu Permata Sembiring, Rinawati Simons, Yuliana Suaib, Muhammad Sulfajri, Andi Surianti Surianti, Surianti Sutarno, Bambang Bintoro Suyono Suyono Syaharuddin, A. Syahriyunita Syahdan, Muh. Rizal Syahril Syahril Syahriyunita Syahruddin, Andi Syahriyunita, Andi Syahrizal Abbas Syahruddin, A. Syahriyunita Syahruddin, Andi Syahriyunita Syam, Nurleha syam, Syam Syofiarti Tahang, Mejeiling Tajuddin Tajuddin, Tajuddin Tammeng, Supardi Jaya Taufiq, Maura Sabrina Thamara, Shely Dinar Tiranda, Muhammad Artha Ulwiyah, Ulwiyah Umar Latif Umar, Fitrawan Utina, Toni Valentino Aris, Valentino Waruwu, Ahmad Aswan Widiyawati, Ari Yayan Sudrajat Yoseph, Yoseph Yuli Christiyono Yusprasetyo, Dwi Yusri, Andi Zainuddin, Salmiah Zakaria Zakaria Zulhamdi, Zulhamdi Zulhamdi, Zulhamdi