p-Index From 2021 - 2026
9.841
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Teknologi Perikanan dan Kelautan Journal of Food and Pharmaceutical Science Jurnal Ilmiah Farmasi Microbiology Indonesia ASPIRATOR Jurnal Farmasi Sains dan Terapan (Journal of Pharmacy Science and Practice) Pharmaciana: Jurnal Kefarmasian Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology Jurnal Kimia dan Kemasan Planta Tropika Lentera Pustaka MPI (Media Pharmaceutica Indonesiana) E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Wiyata : Penelitian Sains dan Kesehatan Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada ALCHEMY Jurnal Penelitian Kimia JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Journal of Pharmacopolium Sains Natural: Journal of Biology and Chemistry Media Ilmu Kesehatan Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JURNAL PengaMAS Jurnal Kreativitas PKM FITOFARMAKA: Jurnal Ilmiah Farmasi Abdimas Umtas : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat JURNAL FARMASI GALENIKA To Maega: Jurnal Pengabdian Masyarakat Pharmacoscript ad-Dawaa : Journal of Pharmaceutical Sciences Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Community Empowerment Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Jurnal Kimia dan Kemasan J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Journal of Food and Pharmaceutical Sciences Jurnal Pengabdian Masyarakat (Jupemas) Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada Journal of Tropical Pharmacy and Chemistry Jurnal Farmasi Galenika Jurnal abimana (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nasional) Jurnal Ilmiah Manuntung: Sains Farmasi dan Kesehatan ASPIRATOR - Journal of Vector-Borne Diseases Studies Jurnal Farmasi Sains dan Terapan (Journal of Pharmacy Science and Practice)
Claim Missing Document
Check
Articles

ISOLASI DAN IDENTIFIKASI BAKTERI PENGHASIL PROTEASE EKSTRASELULER DARI LIMBAH CAIR TAHU PUTIH R, Lina Rahmawati; Adlina, Salsabila; Yuliana, Anna
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 21, No 2 (2021)
Publisher : STIKes Bakti Tunas Husada Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v21i2.748

Abstract

PENGGUNAAN LIMBAH TAHU SEBAGAI NUTRISI SUBSITUSI PADA MEDIA PERTUMBUHAN Staphylococcus aureus Yuliana, Anna; Adlina, Salsabila; Rahmawati, Lina
Journal of Pharmacopolium Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : P3M STIKes Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jop.v4i2.744

Abstract

Limbah tahu diketahui masih mengandung nutrisi yang dapat dimanfaatkan salah satunya sebagai sumber media pertumbuhan mikroba. Telah dilakukan penelitian mengenai Penggunaan Limbah tahu sebagai nutrisi substitusi pada media pertumbuhan Staphylococcus aureus. Metode yang dilakukan adalah metode plate count dengan beberapa pengujian, yaitu uji kualitatif & kuantitatif protein, uji kualitatif & kuantitatif karbohidrat dan uji penentuan pertumbuhan bakteri. Penentuan kadar protein dan karbohidrat dilakukan dengan menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa limbah tahu (padat & cair) mengandung protein dengan kadar 278 ppm pada limbah padat dan pada limbah cair sebesar 250 ppm, selain itu limbah tahu juga mengandung karbohidrat yaitu pada limbah padat sebesar 3861 ppm dan pada limbah cair sebesar 2761 ppm. Untuk uji penentuan pertumbuhan bakteri, limbah yang digunakan dibuat dalam beberapa konsentrasi yaitu 20,50 dan 80%. Dari hasil penelitian didapat bahwa limbah padat 50% mempunyai potensi yang lebih baik untuk dijadikan nutrien pada pertumbuhan Staphylococcus aureus.
UJI SENSITIVITAS ANTIBIOTIK LEVOFLOXACIN YANG ADA DI PASARAN TERHADAP BAKTERI Salmonella thyphosa ATCC 2401 Yuliana, Anna
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 14, No 1 (2015)
Publisher : STIKes Bakti Tunas Husada Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.914 KB) | DOI: 10.36465/jkbth.v14i1.105

Abstract

Penelitian ini adalah untuk mengetahui sensitivitas Salmonella typhosa terhadap berbagai jenis antibiotik. Penelitian bersifat invitro dilakukan dengan media lingkungan buatan dan terkontrol bukan pada organisme hidup. Pada pengujian ini menggunakan strain murni Salmonella typhosa ATCC 2401 yang dilakukan uji sensitivitas terhadap 3 jenis antibiotik yaitu, levofloxacin, cefixim, dan cefditoren. Penelitian ini dilakukan dengan metode sumuran Kirby-Bauer. Interprestasi hasil dilihat dari zona bening yang terbentuk disekitar sumuran dan dibandingkan dengan standar sensitivitas menurut standar Ferraro. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Salmonella typhosa masih sensitif terhadap lefovloxacin pada konsentrasi terendah 20mg/mL; cefixim 50mg/mL; dan cefditoren 10mg/mL; resisten terhadap levofloxacin pada konsentrasi 10mg/mL; cefixim 10mg/mL; dan cefditoren 5mg/mL; intermediet terhadap cefixim terjadi pada konsentrasi 25mg/mL dan 20mg/mL. Sehingga dapat ditarik kesimpulan semua antibiotik tersebut resisten terhadap bakteri Salmonella typhosa.Kata kunci : levofloxacin, cefixim, cefditoren, Salmonell typhosa ATCC 2401.
UJI AKTIVITAS ANTIMIKROBA INFUSUM BUNGA ROSELLA (Hibiscus sabdariffa. L) DENGAN METODE DIFUSI AGAR Yuliana, Anna
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 7, No 1 (2011): JKBTH
Publisher : STIKes Bakti Tunas Husada Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.401 KB) | DOI: 10.36465/jkbth.v7i1.477

Abstract

Uji aktivitas antimikroba infusum bunga rosella (Hibiscus sabdariffa L)terhadap Staphylococcus aureus ATTC 29231 dan Candida albicans ATTC 10231telah dilaksanakan dengan metode difusi agar teknik perforasi. Infusum bungaRosella dibuat dengan cara mecampurkan bunga rosella kering dengan aquadestdengan perbandingan (1:1) dan dipanaskan sampai suhu 900 C selama 30 menit. Infusum dibuat beberapa konsentrasi yaitu 100% b/v lalu diencerkan menjadi 25, 20, 15, 10 dan 5% v/v. Hasil penapisan fitokimia infusum bunga rosella menunjukan adanya golongan senyawa alkaloid, saponin, flavonoid, polifenol, monoterpenoid dan seskuiterpenoid. Pada konsentrasi infusum Rosella yang digunakan, aktivitas antimikroba ditunjukkan terhadap Staphylococcus aureus, namun tidak terhadap Candida albicans. Konsentrasi Hambat Minimun (KHM) sediaan infusum bunga rosella terhadap Staphylococcus aureus dengan kepadatan jumlah bakteri 1,4 x 106 CFU/ml, adalah 2% v/v. Pada uji kesetaraan, konsentrasi 25% v/v infusum bunga rosella mempunyai aktivitas antimikroba yang setara dengan konsentrasi baku Tetrasiklin HCl 18,62 µg/ml.
AKTIVITAS KANGKUNG AIR (Ipomoea aquatica) TERHADAP JAMUR Pityrosporum ovale HASIL ISOLASI SECARA IN VITRO Yuliana, Anna
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 9, No 1 (2013)
Publisher : STIKes Bakti Tunas Husada Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.392 KB) | DOI: 10.36465/jkbth.v9i1.87

Abstract

Telah dilakukan penelitian Aktivitas kangkung Air (Ipomoea aquatica) dengan menggunakan jamur Pityrosporum ovale yang diperoleh dari hasil isolasi Ketombe. Ketokonazol sebagai pembanding. Metode yang digunakan adalah difusi agar  dengan  perforasi. Bahan pemeriksaan berupa kerokan skuama kulit kepala penderita ketombe. Dilanjutkan dengan pembiakan pada Sabouraud Dekstrose Agar (SDA) olive oil pada suhu 37,0o C selama 3 hari. Hasil biakan (+) diencerkan dalam larutan NaCl Fisiologis steril dan dibuat sama kekeruhannya dengan larutan Mc Farland 0,5 kemudian diambil 0,2 cc dan ditanamkan pada media SDA olive oil dan dibuat lubang dengan diameter 6mm yang masing-masing lubang mengandung air rendaman kangkung dan ketokonazol 2%. Selanjutnya di inkubasi pada suhu 37,0o C selama 3 hari. Hasil menunjukan adanya aktivitas antijamur dengan konsentrasi hambat minimum (KHM) 40% v/v terhadap Pityrosporum ovale. Konsentrasi 40% v/v infusum setara dengan konsentrasi 0,013%v/v Ketokonazol.
UJI AKTIVITAS ANTIJAMUR FORMULASI EMULSI MINYAK CENGKEH (Syzygium aromaticum L. Merr) Yuliana, Anna
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 11, No 1 (2014)
Publisher : STIKes Bakti Tunas Husada Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.041 KB) | DOI: 10.36465/jkbth.v11i1.44

Abstract

Cengkeh merupakan tanaman yang dapat menghasilkan minyak atsiri. Minyak atsiri bunga cengkeh memiliki khasiat diantaranya sebagai antiseptik dan antimikrobial. Cengkeh juga memiliki efektivitas untuk membasmi serangga, cendawan atau jamur. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui formula yang paling baik dalam pembuatan sediaan emulsi minyak atsiri bunga cengkeh (Syzygium aromaticum) dan mengetahui aktivitas antijamur pada kayu. Metode yang digunakan dalam pembuatan sediaan emulsi minyak atsiri bunga cengkeh yaitu dengan cara memvariasikan jenis dan konsentrasi emulgator yang berbeda diantaranya yaitu PGA (Pulvis Gummi Arabicum), CMC (Carboxymethylselulosa) dan Tragakan. Setelah dilakukan pengujian organoleptik, pH, viskositas, uji homogenitas, tipe emulsi dan uji aktivitas sediaan. Didapatlah sediaan yang paling baik yaitu pada formula 4 dengan konsentrasi CMC (Carboxymethylselulosa) sebesar 0,5%. Dan pada pengujian aktivitas sediaan menunjukan diameter hambat yang didapat sebesar 29mm. Kata Kunci :Minyak Atsiri Bunga Cengkeh (Syzygium aromaticum), Emulsi, Antijamur pada kayu.
ANALISIS MIKROBIOLOGI MINUMAN TEH KEMASAN BERDASARKAN NILAI APM KOLIFORM Yuliana, Anna; Amin, Saeful
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 15, No 1 (2016): Pebruari 2016
Publisher : STIKes Bakti Tunas Husada Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.361 KB) | DOI: 10.36465/jkbth.v15i1.142

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Nilai APM koliform dan koliform fekal serta Kualitas mikrobiologi dari minuman teh kemasan. Data penelitian hasil perhitungan nilai APM koliform dan koliform fekal, ditunjukkan pada nilai standar APM koliform maksimum BPOM RI Nomor HK.00.06.1.52.4011 tahun 2009. Hasil penelitian menunjukkan Nilai APM koliform dan koliform fekal pada sampel minuman teh kemasan memiliki nilai APM koliform melebihi standar yang disyaratkan yaitu kurang dari 2 sel/100 mL untuk APM koliform negatif/100 mL untuk APM koliform fekal. Ditemukan hasil positif Escherichia coli pada sampel KBK 1 dan KBK 2. Ditinjau dari nilai APM koliform dan nilai koliform fekal dapat disimpulkan bahwa kualitas mikrobiologi minuman teh kemasan pada semua sampel yang diuji pada penelitian ini tidak memenuhi syarat kualitas mikrobiologi air minum.
UJI MPN BAKTERI ESCHERICHIA COLI PADA AIR SUMUR BERDASARKAN PERBEDAAN KONSTRUKSI SUMUR DI WILAYAH NAGRAK KABUPATEN CIAMIS Yuliana, Anna
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 16, No 1 (2016): Agustus 2016
Publisher : STIKes Bakti Tunas Husada Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (34.296 KB) | DOI: 10.36465/jkbth.v16i1.158

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konstruksi sumur terhadap kandungan bakteri E.coli pada air sumur gali di Wilayah Nagrak Kabupaten Ciamis. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional dengan desain deskriptif yaitu peneliti melakukan observasi terhadap konstruksi sumur beton dan non beton. Setelah dilakukan observasi maka akan dilakukan analisis laboratorium dari 5 sampel air sumur yang diambil. Kandungan E.coli dalam air sumur dihitung dengan menggunakan metode Most Probable Number. Perhitungan total bakteri ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui jumlah total bakteri E.coli yang terkandung pada sampel dengan media yang spesifik yaitu media Eosin Methylen Blue (EMB). Hasil penelitian menunjukan bahwa kandungan bakteri E.coli pada sumur beton memenuhi syarat sedangkan kandungan bakteri E.coli pada air sumur non beton tidak memenuhi syarat karena jumlahnya melebihi batas yang ditentukan oleh Permenkes keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 416/MENKES/IX/1990 tentang syarat-syarat dan pengawasan air menyatakan bahwa kualitas bakteriologis air bersih adalah 50sel/100ml. Nilai rerata MPN air sumur dengan konstruksi beton sampel 1,2,3 adalah 23/100mL, 39/100mL, 23/100mL dan nilai rerata MPN air sumur dengan konstruksi non beton sampel 1 dan 2 adalah 210/100mL dan 1100/100mL. Hal ini terjadi karena pada konstruksi sumur non beton mempunyai konstruksi sumur seadanya tidak menggunakan batu bata dan tidak diplester sehingga air dengan mudah dapat membawa kotoran masuk ke dalam sumur.
ANALISIS DAN UJI KESTABILAN ZAT WARNA KAYU SECANG (Caesalpinia sappan L.) MENGGUNAKAN SPEKTROFOTOMETERUV-VISIBLE DAN INFRAMERAH Amin, Saeful; Yuliana, Anna
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 15, No 1 (2016): Pebruari 2016
Publisher : STIKes Bakti Tunas Husada Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.886 KB) | DOI: 10.36465/jkbth.v15i1.151

Abstract

Kayu Secang (Caesalpinia sappan L.) dari famili caesalpiniaceae merupakan salah satu jenis tanaman yang memiliki potensi sebagai zat warna alami.Zat warna dihasilkan dari ekstrak hasil ekstraksi menggunakan pelarut air.Tahapan pengujian stabilitas dilakukan optimasi pH dan optimasi suhu pemanasan. Optimasi pH dilakukan dengan penambahan buffer sitrat pada pH 4,0; pH 4,5; pH 5,0; pH 5,5; pH 6,0 dan uji stabilitas terhadap suhu pemanasan dilakukan pada suhu 25oC, 30oC, 40oC, 50oC, 60oC, 70oC, 80oC, 90oC, 100oC selama 21 menit yang dilihat berdasarkan nilai absorbansi tertinggi pada panjang gelombang yang sama. Hasil dari penelitian diketahui bahwa kondisi optimum untuk ekstraksi zat warna dari kayu secang pada pH 6 dan suhu 90oC. Spektrum inframerah ekstrak kayu secang suhu 25oC dan suhu 90oC tidak menampakkan spektrum yang berbeda akan tetapi pada suhu 100oC terjadi perubahan pola spektrum.
UJI AKTIVITAS ANTIJAMUR FORMULASI EMULSI MINYAK CENGKEH (Syzygium aromaticum L. Merr) Yuliana, Anna
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 12, No 1 (2014)
Publisher : STIKes Bakti Tunas Husada Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.612 KB) | DOI: 10.36465/jkbth.v12i1.85

Abstract

Cengkeh merupakan tanaman yang dapat menghasilkan minyak atsiri. Minyak atsiri bunga cengkeh memiliki khasiat diantaranya sebagai antiseptik dan antimikrobial. Cengkeh juga memiliki efektivitas untuk membasmi serangga, cendawan atau jamur. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui formula yang paling baik dalam pembuatan sediaan emulsi minyak atsiri bunga cengkeh (Syzygium aromaticum) dan mengetahui aktivitas antijamur pada kayu. Metode yang digunakan dalam pembuatan sediaan emulsi minyak atsiri bunga cengkeh yaitu dengan cara memvariasikan jenis dan konsentrasi emulgator yang berbeda diantaranya yaitu PGA (Pulvis Gummi Arabicum), CMC (Carboxymethylselulosa) dan Tragakan. Setelah dilakukan pengujian organoleptik, pH, viskositas, uji homogenitas, tipe emulsi dan uji aktivitas sediaan. Didapatlah sediaan yang paling baik yaitu pada formula 4 dengan konsentrasi CMC (Carboxymethylselulosa) sebesar 0,5%. Dan pada pengujian aktivitas sediaan menunjukan diameter hambat yang didapat sebesar 29mm.
Co-Authors Abdurrasyid Abna, Inherni Marti Ade Yeni A Afifah, Nadya Nurul Agustiani, Cica Ahmad Fauzi Aldiany, Elsa Alicia Nadira Andriyani, Yuni Aneu Nia Rolita Pasa Anindita Tri Kusuma Pratita Anindita Tri Kusuma Pratita Anindita Tri Kusuma Pratita Anindita Trikusuma Pratita Anis Khoirunisa Anis Khoirunisa, Anis Anisa Pebiansyah Anisa Pebiansyah Anisa Pebiansyah Anisa Pebiansyah Annisa Nurfauziyah Annisa Pebiansyah Annisa Pebiansyah ANNISA SALSABILA Annysa Ellycornia Silvyana Aprila, Zessa Aprilita Rina Yanti Eff Ardianes Firmansya Arif Budiman Arif Budiman Atmodjo Reubun, Yonathan Tri Ayudia, Sukma Aziz, Haniifa Nur Benny Permana Brilyan Zulfikar Ar Rabbani Cindi Kartika Citra Dewi Salasanti De Hiban Fauzan Mabruro De Hiban Fauzan Mabruro Deliaz, Mochamad Fajar Dewi Rostina Dewi, Nida Puspa Dewi, Rika Zahara Dhea Sinta Nurjanah Diana Sri Zustika Dichy Nuryadien Z Dikri Fadhlurrohman Dwi Lista Ligarsari Eden, Yonatan Elin Julianti Fajar Setiawan Fajar Setiawan Fajar Setiawan FAJAR SETIAWAN Fanisa Riadhiani Farid Maulana Farid, Rifa Agnia Fathurohman, Mochamad Fathurohman, Mochamad Fauziah, Mina Fawwaz Hanifa Febriana Nur Anggraeni Febriana Nur Anggraeni Firman Gustaman Firman Gustaman Firmansya, Ardianes Fitriani Fitriani Fitriani, Windi Fujiyanti, Melia Gina Maya Lestari Gustaman, Firman Gustriani Hendy Suhendy Hendy Suhendy Heni Pujiastuti Herdiana, Yana Hidayah, Nauval Aqil Hilman Fitriaji S P Hurit, Herman Ehe Ilham Alifiar Ilham Alifiar Ilham Alifiar Ilham Alifiar Ilham Alifiar Ilham Alifiar, Ilham Imam Asngari indra indra Indriyanti Indriyanti, Indriyanti Ira Rahmiayani Ira Rahmiyani Ira Rahmiyani Ira Rahmiyani Ira Rahmiyani Ira Rahmiyani Ira Rahmiyani Iskandar, Choirunnisa Iskandar, Natasya Tastaftiani Julianti, Elin Jutti Levita Khayla, Rahmalia Putri Khofi Siti Mukhaufillah Kiki Vidia Amelia Kristiana, Wiwin Lestari, Gina Maya Lilis Tuslinah Lilis Tuslinah, Lilis Lina Rahmawati Lina Rahmawati R Lina Rahmawati R Lina Rahmawati Rizkuloh Linda Rindjani Linda Rindjani, Linda Lusi Nurdianti Lusi Nurdianti, Lusi M. Faturohman Maria, Hana Diana Marlia Singgih Marlia Singgih Marlia Singgih Melia Fujiyanti Melina Faulina Melina Faulina, Melina Mina Fauziah Mitha Anggitha Mochamad Fajar Deliaz Mochamad Fathurahman Mochamad Fathurohman Muhamad Rifki Nuriman Muhammad Fauzan Maulana Zidane Muharam Priatna Muharam Priatna Nadira, Alicia Neng Widy Widiyawati Neng Widy Widiyawati Nida Nursyifa Nida Puspa Dewi Novianti, Anugrah Nunik Sri Mareta Nunung Nurhayati Nur Laili Dwi Hidayati Nur Rahayuningsih Nur Rahayuningsih, Nur Nurdianti Lusi Nurfauziyah, Annisa Nuridanti, Lusi Nuriman Muhamad Rifki Nurjahan Nurjahan Nurul Kamilah Nurul Kamilah Oktaviani Ayu Saputri Oktaviani Ayu Saputri Oktaviani, Widya Paras Layna Safa Pebiansyah, Anisa Pratita, Anindita Tri kusuma Putri Nita Raden Anisa Maharani Rahmawati R, Lina Rahmiyani Ira Ramdhanti, Febby Nuzuliyah Raras, Euis Resha Resmawati S Resha Resmawati Shaleha Resha Resmawati Shaleha Rhesa Resmawati Shaleha Riadhiani, Fanisa Rida Nurihayati Rika Zahara Dewi Rinaldi, Rusdi Aris Rofi, Uyep Muhamad Rostina, Dewi Roswandi, Wemfi Riska Rukmana, Dea Helyani Rusdi Aris Rinaldi Ruswanto, Ruswanto S, Resha Resmawati Saeful Amin Saeful Amin Saeful Amin Saeful Amin Saeful Amin Saeful Amin, Saeful Safa, Paras Layna Saka Bekti Subagja Salsabila Adlina Saputri, Oktaviani Ayu Selvira Anandia Intan Maulidya Setiawan, Fajar Setiawati, Wina Aprilia Shaleha Resha Shaleha, Resha Resmawati Sinta Amelia Tri Utami Soesilo, Deffa Ambarwati Sri Adi Sumiwi Subarna, Sony Sandria Sudianto Sudianto Sudianto Sudianto Suhendy, Hendy Suhendy, Hendy Sukma Ayudia Suripah Suripah Tary Novitri Taufik Hidayat Taufik Hidayat Taufik Hidayat Tisnawati, Eva Tita Nofianti Tita Nofianti Tita Nofianti Tita Novianti Tresna Lestari, Tresna Tuslinah, Lilis Vera Nurviana Wahyudin Nabila Aini Wahyuni, Alia Wahyuni, Wini Warti, Lia Wemfi Riska Roswandi Widia Ningsih Widia Ningsih, Widia Widya Oktaviani Wina Aprilia Setiawati Winda Trisna Wulandari, Winda Trisna Windi Susi Indryani Wini Wahyuni Wiwin Kristiana Yana Herdiana Zahra, Aliyah Zain, Dichy Nuryadin Zaitun, Sherin Theresina Zalfa Zahira Fauziah Zaniera, Zaniera