p-Index From 2021 - 2026
10.73
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Lensa: Kajian Kebahasaan, Kesusastraan, dan Budaya Litera Paradigma : Journal of Science, Religion and Culture Studies BAHASA DAN SASTRA Pedagogi : Jurnal Penelitian Pendidikan KEMBARA JPsd ( Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar ) IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature JPPM (JURNAL PENELITIAN DAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA) Naturalistic : Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Al Ishlah Jurnal Pendidikan KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Aksara QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Educatio Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar MENDIDIK: Jurnal Kajian Pendidikan dan Pengajaran Journal on Education Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini Metalingua: Jurnal Penelitian Bahasa Deiksis Literasi : Jurnal Ilmu Pendidikan Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Jurnal Basataka (JBT) Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Journal of Accounting Auditing and Business Bahtera Indonesia; Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia Scope: Journal of English Language Teaching JIPIS Buana Ilmu Ghancaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Sustainable: Jurnal Kajian Mutu Pendidikan Journal of Educational Experts (JEE) Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Didaktika: Jurnal Kependidikan Indonesian Journal of Elementary Education (IJOEE) KLITIKA Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jo-ELT (Journal of English Language Teaching) Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris IKIP Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Journal Corner of Education, Linguistics, and Literature Cendikia : Media Jurnal Ilmiah Pendidikan Indonesian Journal of Social Science Research International Journal of STEM Education for Sustainability Jurnal Pendidikan Indonesia Gemilang International Journal of Humanities Education and Social Sciences Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Widyaparwa Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Keislaman Innovative: Journal Of Social Science Research Hortatori : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Leksema: Jurnal Bahasa dan Sastra PPSDP International Journal of Education Buletin Pengembangan Perangkat Pembelajaran Jurnal Cendekia Ilmiah Jurnal Pendidikan Progresif Jurnal Profesi Keguruan Al-Kautsar: Knowledge Advancemenets in Teaching Strategies and Research Aksara Prakata: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Serta Pembelajaran Indonesian Language Education and Literature
Claim Missing Document
Check
Articles

EFEKTIVITAS PENGGUNAAN METODE SCRAMBLE DAN METODE MIND MAPPING TERHADAP KETERAMPILAN MENYIMAK BERITA SISWA KELAS VIII SMPN 4 TIGARAKSA Pujawati, Lulu; Muhyidin, Asep; Hilaliyah, Tatu
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4648

Abstract

Menyimak berita seringkali menjadi tantangan bagi para siswa. Siswa yang tidak memiliki motivasi belajar, minimnya bahan bacaan, serta kurangnya fasilitas pembelajaran akan mengalami kesulitan dalam memahami pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas penggunaan metode scramble dan metode mind mapping, serta mendeskripsikan perbedaan keduanya dalam meningkatkan keterampilan menyimak berita pada siswa kelas VIII. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif, serta desain penelitian berupa pretest-posttest control group design. Teknik pengambilan sample menggunakan simple random sampling, kelas VIII E sebagai kelompok eksperimen dan kelas VIII F sebagai kelompok kontrol. Data dikumpulkan dari hasil pretest dan posttest keterampilan menyimak menggunakan instrumen penilaian yang mencakup unsur-unsur berita, pokok-pokok berita, dan kesimpulan isi berita, kemudian dianalisis menggunakan SPSS versi 31. Uji hipotesis dilakukan dengan paired sample test (t-test) yang menunjukkan nilai Sig. (Two-Sided P) antara metode scramble dan metode mind mapping sebesar 0.001 < 0.005, artinya Ha diterima dan H0 ditolak. Hasil menunjukkan efektivitas penggunaan metode scramble dengan nilai rata-rata prestest sebesar 53.07 dan posttest sebesar 76.87. Sedangkan, efektivitas metode mind mapping menunjukkan nilai rata-rata pretest sebesar 51.97 dan posttest sebesar 70.00. Perbedaan nilai posttest menunjukkan bahwa metode scramble lebih unggul dengan selisis 6.87 poin. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa metode scramble lebih efektif terhadap keterampilan menyimak berita siswa kelas VIII SMPN 4 Tigaraksa.
The lexicon and meanings of local banana names in Banten: An anthropolinguistics study Amalia, Metta Dian; Muhyidin, Asep; Maryani, Nani
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 12 No. 1 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v12i1.42619

Abstract

This research is motivated by the decreasing documentation and understanding of the younger generation regarding the names of local Banten bananas and their philosophical meanings, even though the lexicon represents local wisdom and traditional knowledge of the community. This study aims to examine and describe the lexicon and philosophy of local Banten banana names from an anthropolinguistic perspective as an effort to document culture. The method used is descriptive qualitative with an anthropological approach. Data were obtained through observation, in-depth interviews with 13 informants across four districts in Banten Province, and visual documentation and field notes. From 166 initial data from interviews that have been deduplicated, 62 lexicons of local banana names were obtained, all of which are in the form of attributive endocentric noun phrases. Analysis shows that 57 names still have philosophical meanings that can be explained based on physical characteristics, colour, taste, texture, aroma, consumption habits, and symbolic associations. In contrast, the others have experienced a loss of meaning due to social and generational changes. In conclusion, the lexicon of local Banten banana names serves not only as a varietal marker but also as a cultural archive that reflects the relationship among language, culture, and environment, making its documentation important for preserving the identity and traditional knowledge of the Banten people.
ANALISIS KOHESI GRAMATIKAL SUBSTITUSI DALAM KUMPULAN CERITA PENDEK TANPA RENCANA KARYA DEE LESTARI DAN RELEVANSINYA SEBAGAI MODUL AJAR Hoirun Nisa; Asep Muhyidin; Sundawati Tisnasari
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i1.734

Abstract

Cerita pendek yang menggunakan piranti kohesi gramatikal substitusi cenderung lebih bervaritif, tidak monoton, dan mengurangi kebosanan saat membaca. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk kohesi gramatikal substitusi dalam kumpulan cerita pendek Tanpa Rencana karya Dee Lestari dan penyusunan modul ajar materi teks cerita pendek. Penelitian ini menggunakan metode simak untuk mengumpulkan data dengan teknik studi pustaka, teknik simak, teknik sadap, dan teknik catat. Pada tahap analisis data menggunakan metode agih dengan melibatkan teknik ganti, teknik balik, dan teknik lesap. Data penelitian diteguhkan validitasnya menggunakan teknik triangulasi penyidik. Berdasarkan uraian hasil dan pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa kumpulan cerpen Tanpa Rencana karya Dee Lestari di dalamnya memiliki tingkat kohesi yang cukup baik jika ditinjau dari aspek gramatikal substitusi. Adapun hasil penelitian ini ditemukan kohesi gramatikal sebanyak 80 data. dengan rincian: 1) Substitusi nomina 38 data (48%) mengacu pada penggantian nama orang, penggantian nama tempat, nama profesi dan bersifat anafora dan katafora (data: frasa Semua kenalanku digantikan mereka; sebuah kedai menggantikan Kedai Asam Garam; bosku menggantikan Dai); 2) Substitusi verba 36 data (46%) mengacu pada penggantian kata kerja aktif dengan kata kerja aktif, serta mengacu pada penggantian kata kerja aktif dengan kata kerja pasif bersifat anafora (data: berjumpa diganti bertemu; berhenti berbunyi digantikan oleh kata terbungkam); dan 3) Substitusi klausa 6 data (6%) penggantian kalimat secara keseluruhan dengan kata demonstratif, dan berupa penggantian kalimat secara keseluruhan dengan frasa nomina bersifat anaforis dan kataforis (data: Untuk melengkapi kisah tentang Beni, datanglah Roti Bakar Sihotang, yang tak lain adalah roti beroles mentega dan gula. “Seperti beginilah Beni suka makan roti”. Kalimat sebelumnya mengalami penggantian klausa dengan kata demonstratif beginilah). Penelitian ini relevan sebagai modul ajar sehingga dapat digunakan dalam membuat modul ajar materi teks cerita pendek pada jenjang sekolah menengah kejuruan (SMK) kelas XI, menggunakan kurikulum merdeka yang merujuk pada buku teks yang telah disediakan oleh kemendikbud.
Reading Interest and Mastery of Foreign Absorbing Vocabulary (Minat Baca dan Penguasaan Kosakata Serapan Asing) Asep Muhyidin
Indonesian Language Education and Literature Vol. 3 No. 2 (2018)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v3i2.1835

Abstract

This study aimed to determine whether there is 1) the relationship between read interest with reading comprehension skill, 2) the relationship between foreign vocabulary mastery with reading comprehension skill, and 3) the relationship between read interest and foreign vocabulary mastery together with reading comprehension skill. This research was conducted at SMA Negeri 4 Kota Serang, February to June 2016. The research method used is survey method with correlation techniques. The population was tenth grade students of SMA Negeri 4 Kota Serang. The sample of 66 people taken by simple random sampling. Instruments to collect data is a test of reading comprehension skill, test of foreign vocabulary mastery, and questionnaire for reading interest. The results of research as follows: 1) there is a positive and significant relationship between read interest with reading comprehension skill; 2) there is a positive and significant relationship between foreign vocabulary mastery with reading comprehension skill; and 3) there is a positive and significant relationship between read interest and foreign vocabulary mastery together with reading comprehension skill. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan ada tidaknya (1) hubungan antara minat baca dengan kemampuan membaca pemahaman, (2) hubungan antara penguasaan kosakata serapan asing dengan kemampuan membaca pemahaman, serta (3) hubungan antara minat baca dan penguasaan kosakata serapan asing secara bersama-sama dengan kemampuan membaca pemahaman. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 4 Kota Serang, pada bulan Februari sampai dengan Juni 2016. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dengan teknik korelasional. Populasi adalah siswa kelas X SMA Negeri 4 Kota Serang. Sampel 66 orang yang diambil secara simple random sampling. Instrumen untuk mengumpulkan data adalah tes kemampuan membaca pemahaman, tes kosakata, dan angket minat baca. Hasil penelitian: 1) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara minat baca siswa dengan kemampuan membaca pemahaman; 2) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara penguasaan kosakata serapan asing dengan kemampuan membaca pemahaman; dan 3) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara minat baca dan penguasaan kosakata serapan asing secara bersama-sama dengan kemampuan membaca pemahaman.
Representasi Kearifan Lokal Jawara dalam Novel Kelomang (The Representation of the Champion's Local Wisdom in the Kelomang Novel) Asep Muhyidin
Indonesian Language Education and Literature Vol. 6 No. 2 (2021)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v6i2.5230

Abstract

The aim of this study is to examine how the champion's local wisdom is depicted in Qizink La Aziva's novel entitled Kelomang. The method used in this study is descriptive qualitative. The data sources are represented in the novel as words that describe the champion's local wisdom. The data were analyzed using qualitative descriptive techniques in three stages: categorization, tabulation, and inference. The study's findings show that the champion's figure in the novel's characters is good at self-defence, courage, leadership, armed with machetes and agate, speaking candidly, and a culture of violence. In this novel, a black champion is depicted in the form of Sakib, who is always willing to justify any means to achieve his goal. The idea of a white champion, on the other hand, is portrayed in the character of Saija, who battles for the betterment of society. This study's findings may have implications for learning Indonesian in senior high schools. This is because there are learning components connected to character education in the 2013 Curriculum. The novel's good characters can serve as role models for students.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui representasi kearifan lokal jawara dalam novel Kelomang karya Qizink La Aziva. Penelitian ini menggunakan metode yang bersifat deskriptif kualitatif. Data berupa kalimat-kalimat dalam novel yang menggambarkan kearifan lokal jawara. Analisis data dilakukan dengan teknik deskriptif kualitatif melalui beberapa tahapan, yaitu 1) kategorisasi, 2) tabulasi, dan 3) inferensi. Hasil penelitian menunjukkan representasi sosok jawara yang terdapat pada tokoh-tokoh yang ada pada novel tersebut bersifat jago bela diri,  pemberani, berjiwa pemimpin, bersenjatakan golok dan memakai batu akik, berbicara ceplas-ceplos, dan budaya kekerasan. Dalam novel ini muncul sosok jawara hitam yang tergambar pada sosok Sakib yang selalu menghalalkan segala cara demi mendapatkan tujuannya. Sebaliknya, sosok jawara putih tergambar pada sosok tokoh Saija yang berjuang demi kepentingan masyarakat. Hasil penelitian ini dapat diimplikasikan dalam pembelajaran bahasa Indonesia di Sekolah Menengah Atas. Hal demikian disebabkan karena di dalam Kurikulum 2013 terdapat komponen-komponen pembelajaran yang berkaitan dengan penguatan pendidikan karakter. Siswa dapat meneladani karakter baik pada tokoh-tokoh yang ada pada novel tersebut.
Fostering Quality Education Through Learning Models: Evidence from Problem-Based and Cooperative Learning with Interpersonal Intelligence on Students’ Learning Outcomes Iman Sampurna; Asep Muhyidin; Lukman Nulhakim
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 12 No 4 (2026)
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v12i4.14699

Abstract

This study examines differences in student learning outcomes based on learning models (Problem-Based Learning and Cooperative Learning) and students’ levels of interpersonal intelligence. This study employed a quasi-experimental design using a 2 × 3 factorial framework. This research was conducted in the 2nd semester of the elementary school teacher education study program, the Basic Concepts of Basic Science/Social Studies course at Setiabudi Rangkasbitung University in Banten Province. A total of 100 students participated in the study, with each group including fifty students. The sampling method used, cluster random sampling. The interpersonal intelligence instrument uses a questionnaire with a Likert scale of 1-5 and the learning outcomes of the instrument are multiple choice pre- and post-test questions. This study yielded three main findings. There was a significant difference in learning outcomes between students taught using different learning models (PBL vs Cooperative), as indicated by an F-value of 10.739 and a significance level of p < 0.001. There were also significant differences in learning outcomes among students with high, medium, and low levels of interpersonal intelligence, as shown by an F-value of 23.419 and a significance level of p < 0.001. In addition, there was a significant interaction effect between the learning model and students’ levels of interpersonal intelligence on learning outcomes, as evidenced by an F-value of 8.357 and a significance level of p< 0.006. This study implies that the choice of learning model plays a crucial role in improving learning outcomes, as problem-based learning and cooperative learning contribute in different ways.
Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah Dalam Program Pengenalan Perusahaan ke Management Trainee PT Krakatau Steel Yudha Dwi Laksono; Asep Muhyidin
Buletin Pengembangan Perangkat Pembelajaran 2025: Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bppp.v7i2.13642

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan model pembelajaran berbasis masalah (problem based learning/PBL) dalam program pengenalan perusahaan bagi Management Trainee di PT Krakatau Steel serta menganalisis dampaknya terhadap pemahaman organisasi dan kompetensi awal peserta. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan Management Trainee, trainer, dan perwakilan unit kerja, observasi terhadap rangkaian sesi pengenalan perusahaan, serta telaah dokumen modul pelatihan. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PBL dalam program pengenalan perusahaan memfasilitasi peserta untuk memahami proses bisnis, struktur organisasi, budaya kerja, dan tantangan strategis perusahaan melalui pemecahan kasus nyata yang diangkat dari konteks PT Krakatau Steel. PBL juga mendorong pengembangan kemampuan berpikir kritis, kerja sama tim, dan pemecahan masalah sejak awal masa penugasan. Namun, ditemukan beberapa kendala, antara lain keterbatasan waktu, variasi pengalaman kerja sebelumnya, dan kesiapan fasilitator dalam mengelola diskusi berbasis masalah. Secara keseluruhan, penerapan PBL dinilai efektif untuk memperkaya program pengenalan perusahaan dan direkomendasikan untuk dikembangkan lebih lanjut dengan penguatan kapasitas fasilitator dan penyempurnaan bank kasus
INTERNALISASI NILAI-NILAI ETNOPEDAGOGI MELALUI TRADISI SEBA BADUY PADA GENERASI MUDA Adang Sutarman; Ujang Jamaludin Jamaludin; Asep Muhyidin; Aan Aspianto
Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Keislaman Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Keislaman
Publisher : STAI Darul Qalam Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55883/jipkis.v6i1.247

Abstract

This study aims to analyze the process of internalizing ethnopedagogical values through the Seba Baduy tradition among the younger generation and to examine its relevance in strengthening character education based on local wisdom. The Seba Baduy tradition is a cultural heritage of the Baduy indigenous community that embodies moral, social, spiritual, and ecological values and serves as a non-formal educational medium for young people. This study employed a qualitative descriptive approach. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation involving traditional leaders, youth, and educators in the Baduy community of Lebak Regency, Banten Province, Indonesia. Data analysis was conducted through data reduction, data display, and conclusion drawing, supported by source and technique triangulation to ensure data validity. The findings reveal that the Seba Baduy tradition contains significant ethnopedagogical values, including simplicity, honesty, adherence to customary laws, mutual cooperation, social solidarity, spirituality, and harmony with nature. The internalization process occurs through role modeling by traditional leaders, active participation of youth in cultural rituals, social interactions within the community, and habituation in everyday life. Supporting factors include the role of family, strong social cohesion within the indigenous community, and the continuity of cultural traditions. Meanwhile, inhibiting factors arise from globalization, modernization, digital media influences, and the limited integration of local cultural values into formal education. The study concludes that the Seba Baduy tradition serves as a strategic source of ethnopedagogy that effectively contributes to character formation and strengthens cultural identity among the younger generation. Therefore, collaboration among schools, indigenous communities, and government institutions is essential to integrate ethnopedagogical values into the education system in a contextual and sustainable manner.
Co-Authors Aan Aspianto Adang Sutarman Ade Anggraini Kartika Devi Afrizal, Muhamad Agus Arifin Agus Suherman Amalia, Metta Dian Amarullah, Ahmad Amilul Ulum, Uyung ANDRI KURNIAWAN Andriani, Lia Ardita Puspitasari Ari Gunardi Aries Denta Putra Atika Puji Lestiyani Azzahra, Maulida Sarah Busro, B. Darnita Diana Dase Erwin Juansah Desma Yuliadi Saputra Dimas Pratama Rustianto Dody S. Truna Elfa Ridhaswara Eliza Anasera Br Bangun Encep Andriana Erwin Salpa Riansi Etika Khaerunnisa Fachry Abda El Rahman Fadhilah, Indriani Nurul Farid Ibnu Wahid Gunardi, Ari Guntoro, Dede Tri Hadiansyah, Firman Hanafi, M. Syadeli Hidayat, Dede Hidayat, Sholeh Hilaliyah, Tatu Hoirun Nisa Ida Dahlia Iin Indriyani Ikhlasul Amal Ima Maisaroh Imam Suyudi, Imam Iman Sampurna Intan Sari Ramdhani Ishak, Ishak Jakaria Jakaria John Pahamzah Juniardi, Yudi Khaerunnisa, Etika Kristanto, Dodi LEKSONO, SUROSO Lia Andriani Harahap Lukman Nulhakim M. Syadeli Hanafi M. Taufiq Rahman, M. Taufiq Maman Fathurrohman Maria, Vera Maryani, Nani Masrupi Masrupi Miftahul Ulum Muldawati Muldawati, Muldawati Mulyanah, Euis Yanah Mumtaz, Zauhar Labib Nuraini, Hery Nurfauziah, Farah Latifah Odien Rosidin Odien Rosidin Odin Rosidin Pahamzah, Jhon Pujawati, Lulu Puput Puspito Rini Rahayu, Bening Mujianti Rahman, Mohammad Taufiq Riansi, Erwin Salpa Ridhaswara, Elfa Rima, Rosmania Rinsi, Erwin Salpa Rohmahnah, Nurul Rosidin, Odien Rosnaningsih, Asih Rosyad, Rifki Rusbiansyah Perdana Kusuma Rusman Zaenal Abidin Rusman Zainal Abidin Santani, Santani Sari, Fevi Indah Satiri Satiri Satiri, Satiri Senjaya, Arip Septiani, Erika Arya Sintaningrum, Tiara Putri Siti Rodhia Siti Setiawati Sjaifuddin, Sjaifuddin Sobri Sobri Sobri, Sobri Solihat, Ilmi Sri Suharti Subagio, Rohmad Subihah Subihah Sudadio Sudadio Sudadio Sudadio Sujanah, Nanah Sulaeman, Agus Sumiyani, Sumiyani Sundawati Tisnasari Supena, Ahmad Supriyati . Suroso Mukli Leksono Suroso Mukti Leksono Suryadi Suryadi Syafrianto syafrizal Syafrizal Syafrizal Tisnasari, Sundawati Ujang Jamaludin Ujang Jamaludin Jamaludin Ujang jamaludin, Ujang Utami, Titania Putri Vivi Intan Pangestuti Wahid, Farid Ibnu Wahyuni, Sasa Indri Warno Warno Wulandari, Ratih Ayu Yeni Huriani Yudha Dwi Laksono Yuliyanti, Khusnul Yuliyanti, Putri Alifia Yuyu Yuhana Yuyu Yuhana, Yuyu