Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja, konflik kerja, dan stres kerja terhadap kinerja karyawan di DITPAM Batam. Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh motivasi, konflik kerja, dan stres kerja terhadap kinerja karyawan secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian berjumlah 830 karyawan DITPAM Batam tahun 2025, sedangkan sampel penelitian sebanyak 89 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling dengan rumus Slovin. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner menggunakan skala Likert lima tingkat. Instrumen penelitian diuji menggunakan uji validitas dan reliabilitas, sedangkan teknik analisis data menggunakan uji asumsi klasik, regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²) dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja, konflik kerja, dan stres kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan baik secara parsial maupun simultan. Variabel konflik kerja menjadi faktor yang paling dominan memengaruhi kinerja karyawan. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan motivasi, konflik kerja yang konstruktif, dan stres kerja yang terkendali mampu meningkatkan kinerja karyawan pada lingkungan kerja dengan tingkat tekanan tinggi.