Articles
PROFIL KOMPETENSI PEDAGOGIK PENDIDIK ANAK USIA DINI DI KABUPATEN BANDUNG BARAT
Kurniati, Euis;
Robandi, Babang;
Setiawardani, Wawan
JURNAL EDUPENA Vol. 1 No. 1 (2020): Juni 2020
Publisher : JURNAL EDUPENA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pendidikan masa usia dini merupakan pendidikan yang sangat penting bagi perkembangan anak, maka diperlukan pendidik yang berkompeten dan profesional dalam mengelola pendidikan dan pembelajaran. Kompetensi pedaogogik merupakan hal wajib yang harus dimiliki oleh pendidik. Melalui penelitian ini peneliti berupaya mengungkap kompetensi pedagogik pendidik anak usia dini di Kabupaten Bandung Barat. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian analisis deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian adalah para pendidik PAUD di Kabupaten Bandung Barat. Dari sejumlah partisipan pendidik yang mengisi kuisioner rata-rata skor adalah 74, skor tertinggi 96 dan skor terendah adalah 46. Dengan demikian, secara keseluruhan kompetensi pendidik anak usia dini di Kabupaten Bandung Barat dapat dikategorikan cukup baik. Meski, ada beberapa bagian dari kompetensi pedagogik belum maksimal, terutama dalam hal mengidentifikasi karakteristik dan perkembangan anak usia dini.
STEM Flexibel Model in Kindergarten
Lestari, Maya;
Kurniati, Euis
PAEDAGOGIA Vol 24, No 2 (2021): PAEDAGOGIA Jilid 24 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/paedagogia.v24i2.53774
The purpose of this study is to explore how the concept of STEM were used and negotiated by teachers in kindergarten. Science, Technology, Engineering, and Mathematics are inseparable parts of everyday life. This study was focused on teachers' perspectives on STEM learning in kindergarten level. STEM learning in this article included activities integrated into the existing themes in kindergarten. STEM learning involves children's creativity and stimulation to solve problems, know the solutions, and think logically, mathematically, and critically. In its implementation, STEM learning cannot be separated from the teachers' perspectives. Thus, analysing teachers' perspectives on STEM learning in kindergarten, including what activities were included, will contribute to early childhood education development. This research was a qualitative study and carried out using an online interview. Drawing on data from 50 kindergarten teachers in Indonesia as the respondents, findings of this study indicated that the term STEM was still considered unfamiliar for kindergarten teachers, the implementation and benefits of STEM in kindergarten also implemented with a more flexible model.
The Effectiveness of Playing Based Learning (PBBK) Model for Developing Kindness Character in Early Childhood
Kurniati, Euis
Indonesian Journal of Early Childhood Education Studies Vol 4 No 2 (2015): November 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/ijeces.v4i2.9457
This study focused on the effectiveness of the PBBK model for developing kindness character in early childhood. The method in this research is pre experiments, with designd one-group pretest-posttest design. The research conducted in TK Labschool UPI. Sample used by 16 students who are at group A. Decision-makingis donein two ways, namelybycomparing thet valuet tableorby comparing theprobabilityvaluesobtainedwithα=0.05. The results showed ofa paired t test(paired sample t test) of datapretest and posttestoverall kindness character student issignificantbecause ithas avalue of p<0.05. This meansthatthere aresignificantdifferences inthe kindness character beforeandafterthe application ofthe PBBK model orin other words the PBBK model is effective for developing kindness character in TK LabschoolUPI. Averagekindness characterbeforeapplication ofthe PKBB model amounted to16.133andthe averageincreased to19.733afterthe application ofthe PKBB model. Recommendations from this study is that this model more broadly validated by involving more schools to pilot the PBBK model.How to citeKurniati, E. (2015). The Effectiveness of Playing Based Learning (PBBK) Model for Developing Kindness Character in Early Childhood. Indonesian Journal of Early Childhood Education Studies, 4(2), 64-69. doi:10.15294/ijeces.v4i2.9457DOI 10.15294/ijeces.v4i2.9457
EFEKTIVITAS PENDIDIKAN GIZI MELALUI MEDIA VIDEO DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN GIZI ANAK USIA DINI
Adawiyah, Elya Robiatul;
Kurniati, Euis;
Romadona, Nur Faizah
Edusentris VOL 4, NO 1 (2017): MARET
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (279.309 KB)
|
DOI: 10.17509/edusentris.v4i1.369
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penggunaan media video dalam meningkatkan pengetahuan gizi anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode quasi experimen. Sampel pada penelitian ini berjumlah 60 anak berusia 5-6 tahun yang berasal dari dua sekolah berbeda dalam satu kelurahan, yaitu kelurahan Teluk Pucung Bekasi Utara Kota Bekasi. 30 anak sebagai kelompok eksperimen berasal dari PAUD YAIZNA dan 30 anak sebagai kelompok kontrol berasal dari RA. Srikandi II. Data diuji secara statistik menggunakan uji statistik Mann-Whitney U. Hasil penelitian pada kelompok eksperimen diperoleh peserta didik yang berada pada kriteria sangat menguasai 87%, cukup menguasai 10%, dan belum menguasai 3%. Sementara data posttest pada kelompok kontrol diperoleh peserta didik yang berada pada kriteria sangat menguasai 53%, cukup menguasai 27%, dan belum menguasai 20%. Selanjutnya hasil uji statistik menggunakan uji Mann-Whitney U diperoleh nilai signifikansi (Sig. (2-tailed)) < 0.05. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan dari penggunaan media video terhadap peningkatan pengetahuan gizi pada anak kelompok eksperimen.
PANDANGAN GURU TENTANG PENANAMAN NILAI NILAI KEWIRAUSAHAAN UNTUK ANAK USIA DINI
Putri, Illene Nabila;
Kurniati, Euis;
Rudiyanto, Rudiyanto
Edukids: Jurnal Pertumbuhan, Perkembangan, dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 17, No 2 (2020)
Publisher : Prodi PGPAUD
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/edukids.v17i2.24287
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pandangan guru tentang penanaman nilai nilai kewirausahaan untuk anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus pada tiga orang guru berbeda sekolah dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara. Pengolahan data menggunakan grounded theory dalam proses analisis data yang dihasilkan. Hasil wawancara yang telah dilakukan disimpulkan mengenai pandangan guru tentang pendidikan kewirausahaan untuk anak usia dini bahwa pendidikan kewirausahaan dipandang sebagai pendidikan karakter, pendidikan kewirausahaan sebagai upaya untuk melatih inovasi pada anak, pendidikan kewirausahaan dapat diintegrasikan dalam kegiatan pembelajaran, dan pendidikan kewirausahaan memiliki kesamaan dengan pendekatan saintifik. Dan rekomendasi dari penelitian ini bagi guru Melalui penelitian ini penulis berharap agar guru lebih mengetahui tentang pendidikan kewirausahaan untuk anak usia dini sehingga guru dapat merencanakan suatu pembelajaran yang dapat di integrasikan dalam pendidikan kewirausahaan untuk anak usia dini.
PEMBELAJARAN CALISTUNG (MEMBACA, MENULIS, BERHITUNG) DENGAN RESIKO TERJADINYA STRESS AKADEMIK PADA ANAK USIA DINI
Ghina Wulansuci;
Euis Kurniati
Tunas Siliwangi Vol 5, No 1 (2019): VOL 5 NO 1, APRIL 2019
Publisher : IKIP Siliwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22460/ts.v5i1p44-50.1272
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah calistung (membaca, menulis, berhitung) memiliki resiko terjadinya stress akademik anak usia dini. penelitian yang dilakukan adalah penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus. terdapat subjek dalam penelitian ini yaitu guru dari tiga TK sekecamatan Banjaran, wawancara dan observasi digunakan untuk proses pengumpulan data, selain itu analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan analisis data Grounded Theory.Kata Kunci : Membaca, Menulis, Berhitung, Stress Akademik, Anak Usia Dini
PERPADUAN TOTALLY PHYSICAL RESPONSE METHOD (TPR METHOD) DENGAN LAGU DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BAHASA INGGRIS ANAK USIA DINI
Ririn Hunafa Lestari;
Euis Kurniati
Tunas Siliwangi Vol 5, No 1 (2019): VOL 5 NO 1, APRIL 2019
Publisher : IKIP Siliwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22460/ts.v5i1p23-28.1270
Pada saat ini, anak-anak dituntut untuk memiliki kemampuan berkomunikasi dan bekerjasama dengan berbagai pihak sebagai sumber daya manusia di abad 21, sehingga sekolah sebagai lingkungan belajar anak perlu memperkenalkan bahasa asing, salah satunya adalah bahasa Inggris. Untuk itu guru dituntut untuk berkreasi dan berinovasi dalam menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan, mampu memotivasi anak, mudah ditiru serta memberikan pengalaman yang berkesan dalam proses pembalajaran bahasa Inggris, salah satunya adalah menggabungkan beberapa metode pengajaran. Pada sekolah PG-TK @Delft’s Education guru telah menggabungkan metode TPR dengan teaching English using by song dalam mengembangkan bahasa Inggris. Penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi tentang krativitas dan inovasi guru dalam menggabungkan metode TPR dan teaching English using by song untuk mempermudah anak dalam memahami konsep dasar bahasa Inggris. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa pemahaman anak terhadap bahasa Inggris menjadi lebih mudah dipahami oleh anak dan memberikan informasi tentang kreativitas dan inovasi guru dalam mengembangkan bahasa Inggris. Maka dari itu, penelitian ini direkomendasikan kepada pendidik anak usia dini bahwa penggabungan metode TPR dengan teaching English using by song dapat mengembangkan kemampuan bahasa Inggris anak usia dini.Kata Kunci: Bahasa Inggris, anak usia dini, Metode TPR, Lagu
ASSESSING PERCEPTION AND ACTION OF PARENTS, TEACHERS, AND SCHOOL LEADERS ON SCHOOL READINESS. A CASE OF MTWARA REGION-TANZANIA
Ibrahim Emilly Nzunda;
Euis Kurniati
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2021: Proceeding The 12th International Conference On Lesson Study (ICLS-XII)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
School readiness as a concept has been there for a long period of time but has gained attention in the last few years. The perception of parents, teachers and school leaders on school readiness are very important to determine the extent to which children are ready to enter in the school setting. Therefore, this study specifically examines the perceptions and actions of parents, teachers, and school leaders on school readiness and how they contribute to the smooth transformation of children into school settings in Mtwara Region-Tanzania. However, many studies have been done on school readiness and many of them focused much on educational result oriented rather that system and mechanical oriented. Furthermore, this research has used qualitative methods such as online survey (interview, questionnaire and web search), document analysis. The result of this findings demonstrates that there is a need of the government intervention toward understanding of school readiness to parents, teachers, and school leaders. 70 percent of the teachers, parents and school leaders are not aware of the learning autonomous, therefore through this study the government should start to formulate and implement learning autonomous and online studies particularly in tragedy pandemic era such as Covid-19. Key words: school readiness; perceptions; childhood; learning autonomous; Tanzania.
Survey Kepuasan Konsumen Terhadap Produk Pasta Pembersih Sepatu (Papepa)
Asep Deni Gustiana;
Heny Djoehaeni;
Euis Kurniati
Jurnal Manajemen Bisnis Performa Vol 17, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29313/performa.v17i1.6927
ABSTRAK Pasta pembersih sepatu (PAPEPA) merupakan produk yang berguna untuk membersihkan sepatu dengan jenis sneakers. Papepa dipasarkan sejak tahun 2018, diperlukan evaluasi produk yang didasarkan pada keinginan konsumen. Dikarenakan konsumen merupakan penunjang utama berjalannya suatu usaha. Oleh karena itu maka perlu dilakukannya survey kepuasan konsumen terhadap produk papepa. Konsumen yang merasa puas terhadap suatu produk akan menguntungkan penjual dikarenakan pembeli akan membeli kembali produk tersebut serta secara sukarela akan mempromosikannya. Metode yang digunakan yaitu metode survey dengan responden sebanyak 100 orang yang mengisi kuesioner yang telah disediakan. Instrument penelitian merujuk pada dimensi kepuasan pelanggan yang dikemukakan oleh Tjiptono (2014). Hasil survey menyatakan bahwa sebanyak 81% responden menyatakan sangat puas terhadap produk papepa serta 19% menyatakan puas. Pada setiap indikator, hasil survey rata-rata berada pada kategori sangat puas. Solusi yang dapat diberikan sebagai bahan evaluasi produk yaitu pertama konsistensi komposisi pada setiap tube hendaknya ditetapkan sehingga kualitas produk setiap tube sama. Kedua yaitu hendaknya produk dipasarkan diberbagai market place sehingga konsumen lebih mudah membeli produk papepa.Kata Kunci: sepatu, pembersih, kepuasan konsumen ABSTRACT Shoe cleaning paste (PAPEPA) is a product that is useful for cleaning sneakers with types of sneakers. Papepa has been marketed since 2018, a product evaluation is required based on consumer desires. Because consumers are the main support for the running of a business. Therefore, it is necessary to conduct a consumer satisfaction survey of Papepa products. Consumers who are satisfied with a product will benefit the seller because the buyer will buy back the product and will voluntarily promote it. The method used is a survey method with 100 respondents who filled out the questionnaire provided. The research instrument refers to the dimensions of customer satisfaction suggested by Tjiptono (2014). The survey results stated that as many as 81% of respondents said they were very satisfied with papepa products and 19% said they were satisfied. For each indicator, the average survey results are in the very satisfied category. The solution that can be given as material for product evaluation is first the consistency of the composition for each tube should be determined so that the product quality for each tube is the same. Second, the product should be marketed in various market places so that consumers will find it easier to buy Papepa products.Keywords: shoes, cleaning, satisfaction consumer
Identifikasi Kesiapsiagaan Guru PAUD sebagai Upaya Pengurangan Risiko Bencana Banjir di Bandung
Euis Kurniati;
Vina Adriany;
Mirawati Mirawati;
Ridha Marissa El-Seira;
Ina Winangsih
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v4i2.388
Artikel ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana sikap kesiapsiagaan guru yang tinggal di daerah kawasan rawan bencana banjir sebagai upaya pengurangan risiko bencana banjir. Banjir merupakan salah satu potensi bencana yang sering terjadi di Bandung dengan curah hujan yang tinggi. Penelitian sebelumnya menunjukkan banyaknya kerugian yang disebabkan oleh bencana banjir. Penelitian ini menggunakan studi kasus, dengan melakukan observasi, wawancara, dan forum group discussion untuk mendalami pandangan guru PAUD tentang bancana banjir dan kesiapsiagaan guru PAUD terhadap bencana banjir. Temuan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa guru PAUD sudah memiliki kesadaran akan potensi bencana banjir di wilayahnya, begitu juga dengan berbagai faktor yang bisa menyebabkan banjir. Kesiapsiagaan guru terkait bencana dilakukan melalui pemberian informasi pada orang tua siswa terkait potensi banjir upaya yang dapat dilakukan orang tua ketika banjir terjadi. Adapun upaya mitigasi yang dimasukkan dalam program sekolah baru terbatas pada pengenalan bencana banjir dalam pembelajaran bagi anak usia dini.