Claim Missing Document
Check
Articles

SOSIALISASI DAN PENDAMPINGAN TEKNIS KARANTINA BENIH LOBSTER PASIR Panulirus homarus DI KUB SEGARE LAUQ DUSUN UJUNG BETOK JEROWARU LOMBOK TIMUR Asri, Yuliana; Hizbulloh, Lalu; Diniariwisan, Damai; Sumsanto, Muhammad; Affandi, Rangga Idris; Dwiyanti, Septiana; Farizi, Muh. Rizawan
Jurnal Pepadu Vol 6 No 3 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i3.8474

Abstract

Lobster pasir (Panulirus homarus) salah satu komoditas perikanan dengan nilai ekonomi tinggi yang memiliki permintaan besar di pasar lokal maupun internasional. Peningkatan kebutuhan tersebut menjadikan budidaya lobster pasir sebagai peluang usaha yang potensial dan menguntungkan bagi masyarakat pesisir di Dusun Ujung Betok. Dusun Ujung Betok merupakan wilayah pesisir yang memiliki potensi sumber daya laut dan wilayah yang ditetapkan sebagai kawasan budidaya lobster pasir di NTB. Masyarakat nelayannya memiliki sebuah Kelompok Usaha Bersama (KUB) yang bernama Segare Lauq yang bergerak dibidang perikanan dan hasil budidaya laut terutama lobster. Kendala utama yang dihadapi oleh pembudidaya adalah kondisi benih tidak 100% sehat dan siap dibudidayakan. Hampir 50% benih yang didatangkan dari luar atau ditangkap dari alam, dalam satu hingga dua hari pemeliharaan akan mengalami kematian. Permasalahan tersebut dapat diatasi dengan cara penanganan (karantina) benih di dalam sebuah wadah yang disebut wadah karantina sebelum ditebar. Tim pengabdian melakukan sosialisasi dan pendampingan teknis dalam pembuatan wadah karantina dan pemanfaatannya. Wadah karantina didisain berbentuk tabung dengan ketinggian 1,5 m, diameter 1 m dan ukuran mata jaring 1 inch. Melalui penyediaan wadah karantina diharapkan mampu mendukung kegiatan budidaya lobster untuk menghasilkan benih yang lebih sehat, seragam dan siap dibudidayakan. Selain itu wadah karantina berfungsi untuk menampung lobster yang baru dipanen, sehingga dapat memudahkan pembudidaya dalam sortasi dan  mengurangi stress pada lobster yang siap kirim. Kegiatan program pengabdian melalui skema Pengabdian Karya Dosen yang Dimanfaatkan Masyarakat ini juga diharapkan bisa meningkatkan kinerja yaitu pada IKU 5, hasil kerja dosen dapat digunakan dan dimanfaatkan oleh masyarakat.
PENGARUH KONSENTRASI NITROGEN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKTIVITAS Chaetoceros amami SEBAGAI PAKAN ALAMI LARVA KERANG MUTIARA Royatunnahdiah, Siti; Sumsanto, Muhammad; Mukhlis, Alis
Journal of Fish Nutrition Vol. 6 No. 1 (2026): Journal of Fish Nutrition
Publisher : Journal of Fish Nutrition

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jfn.v6i1.9342

Abstract

Kerang mutiara (Pinctada maxima) merupakan komoditas perikanan bernilai ekonomi tinggi yang keberhasilan budidayanya sangat bergantung pada ketersediaan pakan alami berkualitas pada fase larva. Chaetoceros amami merupakan mikroalga dari kelompok diatom yang berperan untuk mendukung pertumbuhan larva. Nitrogen merupakan faktor penting yang mempengaruhi pertumbuhan mikroalga karena berperan fundamental dalam sintesis protein, asam nukleat, dan klorofil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konsentrasi nitrogen terhadap pertumbuhan dan produktivitas Chaetoceros amami sebagai pakan alami larva Pinctada maxima. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Pembenihan Kerang Mutiara PT. Mutiara Surya Indonesia menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan lima perlakuan konsentrasi nitrogen (0; 2,5; 5; 7,5; 10 ppm) dan tiga ulangan. Parameter yang diamati meliputi kepadatan puncak, laju pertumbuhan relatif, dan waktu penggandaan diri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi nitrogen memberikan pengaruh sangat nyata (p<0,05) terhadap pertumbuhan Chaetoceros amami. Konsentrasi nitrogen 7,5 ppm menghasilkan rata-rata kepadatan puncak dan laju pertumbuhan relatif tertinggi dengan nilai masing-masing secara berurutan 1.985×10³ sel/mL dan 133%, serta waktu penggandaan diri tercepat (39 jam), berbeda nyata dengan perlakuan lainnya. Peningkatan konsentrasi nitrogen hingga 10 ppm justru menurunkan performa pertumbuhan sebesar 31,8% akibat efek toksisitas nitrogen berlebih. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konsentrasi nitrogen 7,5 ppm merupakan konsentrasi optimal untuk kultivasi Chaetoceros amami sebagai pakan alami larva kerang mutiara Pinctada maxima, dengan peningkatan produktivitas biomassa sebesar 43% dibandingkan kontrol.
RESTOCKING 2.000 EKOR IKAN BADUT KOLABORASI BPBL LOMBOK DAN KKN-KKB SEKOTONG BARAT Bagus Dwi Hari Setyono; Dwi Aprilianingsih; Weni Rahmawati; Winggi Anggita; Sima Lafina Ziqri; Gina Maulina; Damai Diniariwisan; Muhammad Sumsanto; Rangga Idris Affandi; Thoy Batun Citra Rahmadani
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.57531

Abstract

Ekosistem terumbu karang, padang lamun, dan mangrove berperan penting dalam menopang keanekaragaman biota laut, termasuk ikan hias bernilai ekonomi seperti ikan badut. Tingginya permintaan pasar terhadap ikan badut berpotensi meningkatkan eksploitasi dari alam, sehingga diperlukan upaya pengelolaan berkelanjutan. Salah satu pendekatan yang diterapkan adalah restocking menggunakan ikan hasil budidaya yang dipadukan dengan edukasi kepada masyarakat dan pemangku kepentingan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini melaporkan restocking sekitar 2.000 ekor ikan badut hasil budidaya Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) Lombok di Pantai Elak-Elak, Sekotong Barat, Lombok Barat pada 24 Oktober 2025. Program ini melibatkan mahasiswa PKL (Praktik Kerja Lapang) dan KKN-KKB (Kuliah Kerja Nyata-Kegiatan Kampus Berdampak) Universitas Mataram, masyarakat lokal, dan siswa sekolah dasar. Metode pelaksanaan mencakup budidaya ikan, survei lokasi, proses pengemasan beroksigen, serta penebaran secara kolaboratif. Hasil kegiatan menunjukkan keberhasilan penebaran ikan ukuran 5–7 cm dengan teknik pengemasan sekitar 10 liter per kantong berisi 50–70 ekor, serta terlaksananya kegiatan edukatif dan partisipatif. Namun, tidak tersedia data monitoring pascapenebaran maupun evaluasi terstruktur, sehingga dampak ekologis belum dapat diukur secara pasti. Kegiatan ini berpotensi mendukung konservasi ikan badut dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga ekosistem terumbu karang.
Paparan Mikroplastik PVC melalui Media Air Menurunkan Kelangsungan Hidup dan Performa Pertumbuhan Ikan Guppy (Poecilia reticulata) Bagus Dwi Hari Setyono; Rifki Rijal Hapriawan; Muhammad Sumsanto
Jurnal Aquaculture Indonesia Vol 5, No 2 (2026)
Publisher : Prodi Akuakultur Fakultas Perikanan Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jai.v5i2.8614

Abstract

Mikroplastik merupakan kontaminan perairan yang dapat menimbulkan gangguan fisiologis pada ikan, termasuk penurunan performa pertumbuhan dan kelangsungan hidup. Polivinil klorida (PVC) merupakan salah satu polimer yang relevan dalam konteks ini karena persisten di lingkungan dan berpotensi melepaskan aditif kimia. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh paparan mikroplastik PVC melalui media air terhadap kelangsungan hidup dan performa pertumbuhan ikan guppy (Poecilia reticulata). Penelitian dilaksanakan pada Oktober–November 2025 di Laboratorium Produksi dan Reproduksi Ikan, Fakultas Pertanian, Universitas Mataram. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap yang terdiri atas empat perlakuan dan tiga ulangan, yaitu P1 (0 mg/L), P2 (5 mg/L), P3 (15 mg/L), dan P4 (20 mg/L) mikroplastik PVC. Ikan dipelihara selama 45 hari dengan kepadatan 10 ekor per akuarium. Parameter yang diamati meliputi kelangsungan hidup (SR), pertumbuhan panjang mutlak, pertumbuhan bobot mutlak, laju pertumbuhan spesifik (SGR), rasio konversi pakan (FCR), dan kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SR berkisar antara 66,67–100%, dengan nilai terendah pada perlakuan 20 mg/L. Analisis ragam menunjukkan bahwa paparan mikroplastik PVC berpengaruh nyata terhadap SR, pertumbuhan bobot mutlak, dan SGR, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap FCR. Pertumbuhan panjang mutlak tidak menunjukkan variasi antarperlakuan. Uji lanjut menunjukkan bahwa perlakuan 20 mg/L memiliki SR, bobot mutlak, dan SGR yang lebih rendah dibandingkan kontrol dan 5 mg/L, sedangkan perlakuan 15 mg/L cenderung berada pada posisi intermediat. Secara umum, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa paparan mikroplastik PVC melalui media air lebih cepat tercermin pada penurunan kelangsungan hidup dan pelemahan pertumbuhan berbasis bobot dibandingkan pada pertumbuhan panjang ikan guppy
PEMETAAN AWAL KEBERLANJUTAN BUDIDAYA NILA KOLAM AIR DERAS BERORIENTASI PASAR PEMANCINGAN DI DESA SIGERONGAN, LOMBOK BARAT Bagus Dwi Hari Setyono; Rizky Regina Kawirian; Syawalina Fitria; Rangga Idris Affandi; Muhammad Sumsanto; Laily Fitriani Mulyani; Meci Salsabila; Iva Naya Sulistya; Lalu Irfan Hadi Nugraha; Marsya Andini
Indonesian Journal of Fisheries Community Empowerment Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppi.v6i1.9962

Abstract

Artikel ini menyajikan tahap pemetaan awal dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang menelaah keberlanjutan usaha budidaya nila kolam air deras berorientasi pasar kolam pemancingan di Desa Sigerongan, Lombok Barat. Kegiatan ini dirancang untuk mengidentifikasi faktor teknis, pasar, dan modal kerja yang membentuk kelangsungan usaha serta menyusun prioritas tindak lanjut bagi fase pendampingan berikutnya. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi lapangan, dan telaah dokumen dengan melibatkan pembudidaya, pengelola kolam pemancingan, dan pemasok pakan. Usaha mitra mengoperasikan 9 kolam aktif pada lahan 5 are, memanfaatkan air sungai dan irigasi, serta menyalurkan sekitar 80% penjualan ke segmen pemancingan. Pada siklus terakhir, panen dilakukan bertahap sebanyak 300–500 ekor dengan total sekitar 300 kg, bobot 700 g–1,5 kg per ekor, survival rate 99%, FCR 1,1–1,3, dan harga jual Rp30.000/kg. Namun demikian, diagnosis juga menunjukkan adanya risiko musiman terhadap kualitas air, belum rutinnya pemantauan kualitas air, praktik grading yang masih terbatas, risiko distribusi ikan hidup, persaingan harga, serta lemahnya pencatatan teknis dan administrasi usaha. Luaran utama kegiatan ini ialah peta awal keberlanjutan usaha yang menegaskan bahwa kelangsungan budidaya ditentukan oleh keterkaitan antara stabilitas produksi, kesesuaian ukuran dan vitalitas ikan dengan permintaan pasar pemancingan, serta kelenturan pembayaran pakan berbasis kepercayaan. Tindak lanjut prioritas meliputi penguatan pencatatan kualitas air, penambahan aerasi, perencanaan panen, dan penataan dokumentasi transaksi.
Penerapan Teknologi Induction Sealer pada Pengemasan Sambal Gurita di Desa Pringgabaya, Lombok Timur Thoy Batun Citra Rahmadani; Laily Fitriani Mulyani; Salnida Yuniarti Lumbessy; Damai Diniariwisan; Rangga Idris Affandi; Muhammad Sumsanto; Yuliana Asri; I Kadek Sumiana
Indonesian Journal of Fisheries Community Empowerment Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppi.v6i1.9973

Abstract

Sambal gurita merupakan salah satu produk olahan hasil perikanan yang berpotensi dikembangkan sebagai produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Namun, permasalahan utama yang dihadapi masyarakat adalah teknik pengemasan yang kurang baik sehingga produk cepat rusak dan sulit dipasarkan secara lebih luas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat mengenai teknik pengemasan sambal gurita menggunakan teknologi induction sealer (induksi sealer) serta pembuatan desain kemasan yang menarik. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 16–17 Desember 2025 di Sekretariat Pokmaswas Tanjung Menangis, Desa Pringgabaya, Lombok Timur, dengan melibatkan 15 peserta yang terdiri atas anggota kelompok pengawas dan ibu-ibu nelayan. Metode yang digunakan meliputi survei, Focus Group Discussion (FGD), pelatihan praktik pembuatan sambal gurita, penggunaan induksi sealer, dan pelatihan desain kemasan menggunakan aplikasi Canva. Evaluasi dilakukan melalui observasi serta pemberian kuesioner pre test dan post test. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum pelatihan seluruh peserta belum mengetahui teknik pengemasan menggunakan induction sealer. Setelah pelatihan, terjadi peningkatan pengetahuan peserta sebesar 92%. Sambal gurita yang dihasilkan memiliki kemasan yang lebih rapat, higienis, dan menarik sehingga berpotensi meningkatkan daya simpan serta nilai jual produk. Meskipun demikian, hasil evaluasi menunjukkan bahwa peserta masih memerlukan pendampingan lanjutan, khususnya terkait penggunaan aplikasi Canva dan pembuatan desain kemasan secara mandiri.
PEMANFAATAN TUMBUHAN AIR SEBAGAI PAKAN TAMBAHAN UNTUK  PERTUMBUHAN IKAN NILA KECAMATAN LINGSAR Septiana Dwiyanti; Lailly Fitriani Mulyani; Dewi Putri Lestari; Yuliana Asri; Rangga Idris Affandi; Muhammad Sumsanto; Thoy Batun Citra Rahmadani; Damai Diniariwisan
Indonesian Journal of Fisheries Community Empowerment Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppi.v6i1.9979

Abstract

Salah satu komponen utama dalam budidaya ikan nila dalah pakan. Pakan memiliki kontribusi besar terhadap pertumbuhan, dan kesehatan.Namun, ketergantungan pada pakan komersial yang relatif mahal menjadi permasalahan umum bagi pembudidaya. Pemanfaatan pakan alami berupa tumbuhan air menjadi salah satu solusi yang dapat diterapkan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Beberapa tumbuhan air yang potensial dimanfaatkan sebagai sumber pakan alami diantaranya Azolla sp., Lemna sp.  dan Hydrilla. Tujuan pengabdian kepada masyarakat Pembudidaya Aiq Ambur, Kecamatan Lingsar, yang berfokus pada pemanfaatan tumbuhan air sebagai pakan tambahan ikan nila untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesejahteraan pembudidaya ikan nila di kecamatan Lingsar. Kegiatan pengabdian ini memiliki beberapa tahapan yaitu terdiri dari tahap persiapan, tahap pelaksanaan, monitoring dan evaluasi. Kegiatan pengabdian ini berjalan lancar dan antusias yang  dihadiri peserta pengabdian diantaranya tim pengabdian, mitra dan mahasiswa. Berdasarkan hasil kegiatan diketahu tumbuhan air pada kolam mitra yang banyak ditemukan adalah azolla, hydrlla, Lemna namun pemanfaatan tumbuhan air tersebut masih sebatas dimanfaatkan sebagai substrat dalam proses pembenihan ikan hias.Teknik budidaya tumbuhan air pada pengabdian ini menggunakan teknik sederhana yang mudah ditemukan oleh pembudidaya diantaranya  kolam beton dangkal yang sudah tersedia di kolam mitra dan waring sesuai ukuaran kolam. Kegiatan pengabdian ini memberikan dampak positif bagi mitra antara lain peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam budidaya tumbuhan air,pemanfaatan sumber daya lokal sebagai pakan alternatif, pengurangan ketergantungan pada pakan komersial.
Deseminasi Sistem Terintegrasi Budidaya Lobster dan Kerang Abalon di Desa Ekas Buana Kabupaten Lombok Timur Muhammad Junaidi; Syawalina Fitria; Awan Dermawan; Muhammad Sumsanto
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 2 (2026): April-Juni 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i2.15514

Abstract

Lobster and abalone cultivation with an integrated system is a technological innovation that has the potential for development, in addition to increasing business productivity with an integrated system capable of reducing environmental impacts and optimizing water quality to support the growth of cultivated commodities. Therefore, this integrated cultivation system needs to be disseminated to the farming community through various dissemination methods. Therefore, the purpose of this community service activity is to disseminate the integrated system of lobster and abalone cultivation to the community to address the productivity of the cultivation business through demonstration plots. The dissemination activity of the integrated system of lobster and abalone cultivation was carried out with the partners involved, namely the Pokdakan Pasir Putih Desa Ekas Buana. The activity stages include the stages of preparation of materials and tools, coordination and socialization, implementation of demplots, monitoring and evaluation. The results of this dissemination activity to the farming community are very effective through demonstration plot activities. The demonstration plot of lobster and abalone cultivation with an integrated system obtained a significant increase in the growth performance of lobster and abalone weight by 209% and 74%, respectively. The practice of an integrated lobster and abalone cultivation system is effective in overcoming the low productivity of floating net cage cultivation businesses, where farmers harvest two commodities, namely lobster and abalone.
PEMBERDAYAAN KUB SEGARE LAUK MELALUI LITERASI PEMBUKUAN KEUANGAN DIGITAL DI DUSUN UJUNG BETOK Lalu Hizbulloh; Yuliana Asri; Muhammad Sumsanto; Thoy Batun Citra Rahmadani; Septiana Dwiyanti; I Gusti Ngurah Aryawan Asasandi; Syarif Husni; Sab&#039;ul Masani; M. Yusuf
Indonesian Journal of Fisheries Community Empowerment Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppi.v6i2.10495

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk pemberdayaan Kelompok Usaha Bersama (KUB) Segare Lauk dalam pengelolaan keuangan usaha melalui penerapan pembukuan keuangan digital. KUB Segare Lauk merupakan kelompok pembudidaya lobster pasir di Dusun Ujung Betok yang masih menghadapi kendala dalam mencatat keuangan, pengelolaan arus uang kelompok, dan penyusunan laporan keuangan yang sebagian besar masih dilakukan secara manual. Metode pelaksanaan kegiatan yaitu, sosialisasi literasi keuangan digital, pelatihan penggunaan aplikasi pembukuan digital, pendampingan, serta evaluasi kegiatan. Aplikasi yang digunakan dalam pelatihan dirancang untuk membantu anggota kelompok mencatat pemasukan, pengeluaran, serta menyusun laporan keuangan secara sederhana dan sistematis. Hasil kegiatan memperlihatkan adanya peningkatan pemahaman pengetahuan anggota kelompok dalam mengelola keuangan secara digital. Peserta mampu melakukan pencatatan transaksi harian, memisahkan keuangan usaha dan pribadi, serta memanfaatkan aplikasi pembukuan untuk memantau kondisi keuangan usaha budidaya lobster. Selain meningkatkan efisiensi administrasi keuangan, kegiatan ini juga mendorong transparansi dan akuntabilitas pengelolaan usaha kelompok. Dengan demikian, program pemberdayaan ini berkontribusi dalam memperkuat kapasitas kelembagaan KUB Segare Lauk serta mendukung pengembangan usaha budidaya lobster yang lebih profesional, berkelanjutan, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.
DARI POTENSI LOKAL MENUJU BUDIDAYA BERKELANJUTAN: PENYULUHAN PAKAN MANDIRI KEPITING BAKAU BAGI POKDARWIS BAGEK KEMBAR Wastu Ayu Diamahesa; Bagus Dwi Hari Setyono; Muhammad Baiul Hak; Zaenal Abidin; Damai Diniariwisan; Rangga Idris Affandi; Yuliana Asri; Muhammad Sumsanto; Septiana Dwiyanti
Indonesian Journal of Fisheries Community Empowerment Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppi.v6i2.10794

Abstract

Kepiting bakau merupakan salah satu komoditas perikanan bernilai ekonomi tinggi yang memiliki prospek untuk dikembangkan oleh masyarakat pesisir. Namun, keterbatasan pengetahuan mengenai pakan mandiri dan pemanfaatan bahan baku lokal masih menjadi kendala dalam pengelolaan budidaya yang efisien. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) Bagek Kembar, Desa Cendi Manik, Kecamatan Sekotong, mengenai pemanfaatan bahan lokal sebagai alternatif pakan kepiting bakau. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif yang meliputi survei kebutuhan, penyuluhan, diskusi, dan evaluasi menggunakan metode pre-test dan post-test. Materi yang diberikan mencakup konsep pakan mandiri, jenis bahan pakan berbasis hewani yang dapat dimanfaatkan dari lingkungan sekitar, teknik pemberian pakan, serta kaitannya dengan pertumbuhan dan moulting kepiting. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta pada seluruh indikator yang diukur, terutama terkait pemanfaatan limbah olahan laut dan pengalaman membuat pakan berbasis bahan lokal. Penyuluhan juga meningkatkan kesadaran peserta terhadap potensi sumber daya lokal sebagai bahan pakan alternatif yang dapat mendukung efisiensi usaha budidaya. Kegiatan ini menunjukkan bahwa penyuluhan berbasis potensi lokal mampu memperkuat kapasitas masyarakat dalam pengelolaan pakan kepiting bakau serta membuka peluang pengembangan budidaya yang lebih mandiri, produktif, dan berkelanjutan di kawasan pesisir.
Co-Authors A Rahman Abd Saddam Mujib Abidin, Z Adli Adli Putra Ermanda Affandi, Rangga I. Agustin, Pradita Ayu Ahyani, Dina Alis Mukhlis Ananda, Riza Anastasia Andre Rachmat Scabra Andriana, Ina Eka Angga, Prayogi Dwina Anindita Moelya Tsafitri Ardi Ikhsan Ardyen Saputra, Ardyen Ashari, Rowi Asri, Yuliana Asus Maizar Suryanto H Atiatun Shalehah Auliah, Jami'atul Awan Dermawan Ayu Adhita Damayanti Ayu Diamahesa, Wastu Badrun Badrun Baehaqi Bagus Dwi Hari Setyono Bagus Dwi Hari Setyono Bagus Dwi Hari Setyono Chandrika Eka Larasati, Chandrika Eka Chen, Peter Damai Diniariwisan Damai Diniariwisan Damai Diniariwisan Dermawan, Awan Dewa Gede Semara Edi, Dewa Gede Semara Dewi Putri Lestari Dewi Putri Lestari, Dewi Putri Dewi Wulandari Diamahesa, Wastu A. Diamahesa, Wastu Ayu Dina Ahyani Diniariwisan, Damai Dwi Aprilianingsih Dwina Angga, Prayogi Dwiyanti, Septiana Elmeizy Arafah Elmeizy Arafah Elsa Sabathini Fadiya Astiarini Fadliana Khofiatun Fahmi, Rizkan Fariq Azhar Farizi, Muh. Rizawan Fazirra , Erra Fitriani Mulyani, Laily Gigentika, Soraya Gina Maulina Guttifera Guttifera Guttifera, Guttifera Hadzriil Jeeffry , Ku Haini, Naufara Hizbulloh, Lalu I Gusti Ngurah Aryawan Asasandi I Kadek Sumiana I Made Kawan, I Made I Nyoman Dodik Prasetia Idris Affandi, Rangga Ikromatun Nafsiyah Ina Eka Andriana Insani Jati Surya Iva Naya Sulistya Jefri, Edwin Junaidi, Muhammad Kaswadi, Hendri Ketut Sudiarta, Ketut Khairul Umam Khofiatun, Fadliana Laila Sahira Nur Lailly Fitriani Mulyani Laily Fitriani Laily Fitriani Mulyani Laily Fitriani Mulyani Lalu Hizbulloh Lalu Hizbulloh Lalu Imam Anggara Lalu Imam Anggara Lalu Irfan Hadi Nugraha Lestariningsih, Wiwid Andriyani Liana, Sesa Safitrah Lili Indiria Ganadi Lumbessy, Salnida Yuniarti M Junaidi, M M. Yusuf Made Dwipa Kusuma Maharani Maharani, Dela Shinta Mahardika Rizqi Himawan Maknun, Lu’lu’il Maknun, Lu’lu’il Malik, Muhammad Dzakiy Marsya Andini Martanina, Martanina Meci Salsabila Miranti, Sevia Muhammad Baiul Hak Muhammad Junaidi Muhammad Junaidi Muhammad Marzuki Muhammad Subhan Hamka Mulyani, Laily Fitriani Murdin, Lalu Ferdi Alfarisi Nanda Diniarti Naufara Haini Ni Made Darmadi Nunik Cokrowati Nunik Cokrowati Nuri Muahiddah nurliah, nurliah Nursadilah Nurul Aeni Parawangsa, Nyoman Yoga Paryono Pikha bimon Prariska, Donny Pratama, Gede Agus Puteri Anugerah Putri, Rizki Eka Rahmadani, Thoy Bathun Citra Rahmadani, Thoy Batun Citra Rahmadhani, Thoy Batun Citra Rahman, Ibadur Rangga Idris Affandi Raudhatus Saadah Retno Palupi Rhojim Wahyudi Rifki Rijal Hapriawan Rizki Eka Putri Rizky Regina Kawirian Royatunnahdiah, Siti Rusman Rusman Rusmin Nuryadin Saadah, Raudhatus Sab&#039;ul Masani Sadikin Amir Sahrul Alim Sakina, Sholihati Lathifa Sang Ayu Made Putri Suryani, Sang Ayu Made Putri Saomadia, Baiq T. Saptono Waspodo Selly Ratna Sari Septiana Dwiyanti Septiana Dwiyanti Septiana Dwiyanti Septiana Dwiyanti Septiana Dwiyanti Sesa Safitrah Liana Setyono, Bagus D. H. Sevia Miranti Shalehah, Atiatun Sima Lafina Ziqri Siti Lestari Siti Lestari Sitti Hilyana Sudiarta, Gede Susianti, Lena Syarif Husni Syawalina Fitria Syukerti, Nanda Thoy Batun Citra Rahmadani Triayu Rahmadiah Tsafitri, Anindita Moelya Utami, Wiyat Zahroh Sepia Wastu Ayu Diamahesa Weni Rahmawati Windi Yuastika Winggi Anggita Wulandari, Witri Yanti, Septiana Dwi Yanuhar, Uun Yatin, Nur Yesica Marcelina Romauli Sinaga Yuastika, Windi Yuliana Asri Yuliana Asri Yuliana Asri Yuliana Asri Yuliana Asri Zaenal Abidin Zaenal Abidin